Saturday, June 15, 2013

Recaps SHARK Episode 5

Hae-woo bertemu Kim-jun (Yi-soo) di danau. Hae-woo terlihat bingung. Kim-jun menjelaskan bahwa dia akan mengadakan pertemuan bisnis dengan Kakek Jo di villa.
----
Kakek Jo dan Tuan Jo sedang di perjalanan menuju villa. Tuan Jo mengeluh, mengapa mereka harus jauh-jauh datang ke tempat itu hanyan untuk menemui orang yang tidak penting. Kakek Jo memarahinya, dan menyuruhnya memikirkan kematian detektif Jung, tapi Tuan Jo bilang itu bukan urusannya.
----

Kim-jun bertanya pada Hae-woo apa nama danau itu. Sama seperti remaja dulu, Hae-woo hanya menyebutnya "danau'.
Kim-jun berkata, bintang pasti akan terlihat sangat bagus jima dilihat dari sini. Kata-kata itu adalah kata-kata yang sama persis dikatakab Yi-soo remaja, membuat Hae-woo kembali bersedih mengingat Yi-soo.
Mereka meninggalkan danau, menuju villa. Kim-jun berjalan di belakang Hae-woo. Dia terlihat sangat ingin sekali menyentuh Hae-woo. Dia mengambilkan scraf Hae-woo yang terbang terkena angin.
Joon-young datang, dan Kim-jun memperkenalkan dirinya sebagao CEO dari Giant Hotel.
----

Kim-jun bertemu dengan keluarga Jo. Dia memperkenalkan diri pada Kakek Jo yang baru ditemuinya sekarang.
Kim-jun dan Tuan Jo mempersebatkan suatu hal, sampai akhirnya Kim-jun berkata, "Saya berpikir tidak ada orang yang benar-benar jujur. Semua orang menyembunyikan kebenaran tentang dirinya sendiri. Dan terkadang untuk itu, orang berpura-pura jujur."
----
Hae-woo mendapatkan sebuah paket. Dia membukanya di depan semua orang. Dan ternyata isinya adalah jam tangan Rolex yang mirip dengan milik ayahnya dulu.
Hae-woo terkejut, begitupula Tuan Jo. Dia berusaha menutupi kegugupannya. Kim-jun melihat dengan sinis ke arah Tuan Jo.
----
Di tempat lain, detektif Byun mencoba menemukan alasan dibalik kematian detektif Jung. Dan akhirnya dia menemukan bahwa kematian detektif Jung berhubungan dengan kematian ayah Yi-soo dan insiden tabrak lari Tuan Jo.
----

Tuan Jo menghibungi Jaksa Oh, dia meminta Jaksa Oh untuk mengeluarkan Hae-woo dari kasus itu dengan segala cara.
Hae-woo menanyakan pada ayahnya tentang jam tangan itu, dan menebak bahwa yang melakukan tabrak lari itu ayahnya bukan ayah Yi-soo.
Hae-woo mendapatkan kembali sebuah pesan foto, seperti yang sebelumnya membuat dia pergi ke perpustakaan. Kali ini foto nya adalah bagian belakang sebuab bus. Detektif Byun juga mendapatkan pesan yang sama.
----
Joon-young menanyakan apa yang ada di pikiran Hae-woo. Dia menyarankan Hae-woo untuk keluar dari kasus itu. Hae-woo bilang dia juga ingin keluar, tapi hatinya menginginkan ia menangani kasus itu. Hae-woo berjanji akan segera keluar dari kasus itu jika sudah terasa berat baginya.
----

Anak kecil yang merupakan saksi tabrak lari itu menuju rumah sakit untuk menemui kakeknya. Kemudian dia mengetahui bahwa tagihan rumah sakitnya telah dibayar oleh seseorang. Dia berlari keluar mencoba mengejar orang itu. Dia tidak menyadari ada Yi-soo disana. Mungkinkah Yi-soo yang melakukannya.

Kemudian dia menghubungi seseorang, So-hyun, menanyakan apakah dia yang melakukannya atau bukan, karena sebelumnya So-hyun memberikan uang untum biaya operasi kakeknya. (untuk apa So-hyun memberi uang?)
----

Tuan Jo memberitahu kakek bahwa Hae-woo menangani kasus kematian detektif Jung, kemungkinan Hae-woo akan menemukan kebenarannya.bahwa dialah pelaku sebenarnya.
Dan sekertaris Park mendengar semuanya.
---
Yi-soo meninggalkan amplop si loker stasiun kereta yang sama dengan stasiun kereta ayah Yi-so menyimpan amplopnya. Kemudian Hae-woo dan detektif Byun mencari minimarket yang ada di foto.
----
Sekertaris Jang memberikan hadiah seekor ikan hiu untuk Kim-jun.
Dia ingin memberikannya sejak bertemu di Jepang waktu itu. Dan dia sekarang merasa senang karena bisa berada di dekat Kim-jun.
 

----
Dong-soo sangat gembira karena mendapatkan pekerjaan sebagai sopir CEO Giant Hotel.

Yi-hyun mendapatkan hadiah, entah dari siapa, sebuah teleskop yang selama ini sering dia lihat di etalase toko.

Yi-soo mempunyai teleskop yang sama di kamar hotelnya. Dia tersenyum. Dan kita tahu siapa yang mengirimkannya untuk Yi-hyun.
 

----
Hae-woo dan detektif Byun menemukan mini market itu. Disana sudah ada So-hyun, kebetulan kah?
Gadis kasir di minimarket itu berkomunikasi dengan Hae-woo menggunakan tulisan dan memberikan Hae-woo sebuah kunci. Dia mencocokan wajah Hae-woo dengan foto yang dia punya. Hae-woo bertanya siapa yang memberikan itu padanya. Si gadis hanya menjawab "ahjussi".

Kunci itu ternyata cocok dengan kunci apartemen milik si pemilik amplop yang meninggal itu. Mereka masuk ke dalam dan menemukan lingkaran berwarna merah di dinding sama persis dengan tanda yang ada di perut almarhun detektif Jung.

Detektif Byun akhirnya menceritakan tentang hubungab semuanya. Bahwa ayah Yi-soo adalah orang yang terakhir bertemu dengan profesor amplop, karena ayah Yi-soo yang mengantarnya pulang atas perintah Kakek Jo. Dan pada malam yang sama terjadi kecelakaan tabrak lari yang dilakukan oleh Tuan Jo.
Dan esoknya ayah Yi-soo terbunuh, dan kemudian Yi-soo.

Tiga kejadian itu ada hubungannya, mereka hanya tinggal mencari apa hubungannya itu.
Hae-woo ingin memberi tahu tentang kemungkinan keterlibatan ayahnya, tapi dia mengurungkan niatnya.
 


---
Sekertaris Jang mendapati Kim-jun yang merasa kesakitan pada kakinya.

Junichiro mengatakan pada Sekertaris Jung bahwa dia tidak pernah mempercayai siapapun kecuali dirinya sendiri.

------
Hae-woo mendatangi sebuah restoran yang biasa dia kunjungi. Dan disana sudah ada Kim-jun. Kim-jun meminta Hae-woo untuk menjadi teman minumnya.
Hae-woo mengatakan pada Kim-jun tentang kerumitan kasus yang sedang ditanganinya. Kim-jun bertanya pada Hae-woo, bagaimana jika ia kehilangan seseorang yang dekat dengannya saat ia mencari kebenaran.
Kim-jun juga bilang, jika ingin mencari kebenaran, terkadang seseorang harus siap kehilangan orang yang sangat berharga baginya.
 

---

Hae-woo dan Kim-jun menunggu hujan reda di luar restoran. Setelah mengobrol lagi beberapa saat, Hae-woo menyuruh Kim-jun untuk pergi duluan saja. Kim-jun pun melangkah pergi, tapi kemudian dia berbalik kembali menghanpiru Hae-woo dan menarik Hae-woo mendekat dan Kim-jun mencium Hae-woo.

 


----

Komentar:
Terlihat jelas bahwa Hae-woo masih mencintai Yi-soo dan berharap Yi-soo masih hidup. Kematian Yi-soo yang membuat dia bertekad menjadi seorang jaksa dan mengungkap di balik kematiannya. Hal ini cukup untuk membuktikan betapa berartinya Yi-soo untuknya. Tapi anehnya, kenapa dia tidak mengetahui sama sekali tentang kejadian sesungguhnya ya..
Oya, masih penasaran dengan alazan dibalik Junichiro menolong Yi-soo, apakah untuk membalas dendam pada Kakek Jo karena kematian ayahnya? Dan untuk apa Junichiro mengutus sekertaris Jang untuk memata-matai Yi-soo? Apakah untuk memastika bahwa Yi-soo benar-benar membalaskan dendamnya sampai akhir?






Sumber bacaan dan gambar: Dramabeans

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD