Sinopsis MASTER’S SUN Episode 7 - 1

Master's.Sun.E07.FLV_000040040 Master's.Sun.E07.FLV_000065566

Joong Won mendekatkan wajahnya pada Gong Shil, seperti hendak mencium. Namun Joong Won tersadar dan menggelengkan kepalanya. Joong Won menarik kembali tangannya dan meletakan kertas perjanjian di pangkuan Gong Shil. Joong Won meniup tangannya lalu memukul tangan Gong Shil hingga Gong Shil terbangun karena kaget.

“Bangun. Mobilnya sudah di jalan.”

“Tertidur di sampingmu, Presdir, sangat menyenangkan. Aku tidur nyenyak.”

Master's.Sun.E07.FLV_000088088 Master's.Sun.E07.FLV_000093427

Joong Won mengatakan Gong Shil mengeluarkan air liur saat tidur ke sofa, Gong Shil harus membeli sofa itu. Gong Shil tersenyum digoda seperti itu oleh Joong Won dan berkata dia bisa membersihkannya (tanpa membeli). Sekali lagi Gong Shil tersenyum senang dan mengatakan dia tidur dengan baik, dan akan sangat bagus jika dia bisa tidur sebentar lagi. Gong Shil menyandarkan kepalanya pada Joong Won dan merangkul lengannya.

“Lakukan saja sesukamu, taoi aku pikir kau punya kencan.” Kata Joong Won mengingatkan. Gong Shil teringat janjinya dengan Kang Woo.

Joong Won beranjak keluar. Gong Shil menyusulnya, tapi di tahan sebentar oleh manager toko dan memberikan surat pernyataan yang telah ditanda tangani tadi.

Master's.Sun.E07.FLV_000132366 Master's.Sun.E07.FLV_000147714

Gong Shil memanggil Joong Won dan menyerahkan salinan surat pernyataan yang diberi oleh manager toko. Gong Shil juga kemudian akan memberikan hadiah kipas pasangan yang diberi manager tadi. Tapi Joong Won menolak, “Mengapa aku harus membagi itu denganmu? Aku tidak mau dilibatkan dengan mu sebagai ‘pasangan’.” Joong Won juga meminta Gong Shil menjauhkan kipasnya yang digunakan Gong Shil.

“Mengapa kau belum juga pergi? Mengapa kau masih berdiri disini?” Tanya Joong Won.

“Apakah kau tidak akan memberikan aku tumpangan?” Gong Shil balik bertanya.

“Aku sangat lelah hari ini. Aku juga hampir tertembak, saat aku terlibat denganmu.”

“Maafkan aku, Presdir.” Gong Shil tertunduk merasa bersalah.

Joong Won berpikir sangat berbahaya untuknya terseret ke dalam dunia yang Gong Shil lihat, dan tidak boleh pergi lebih jauh lagi. Perlu garis tegas di antara Joong Won dan Gong Shil. Joong Won menghadangkan tangannya disamping Gong Shil.

Gong Shil bertanya apakah Joong Won mengatakan akan membuat sebuah garis dan memintanya untuk menghilang. Tapi Joong Won tidak menjawab dan berkata untuk tetap focus pada kegunaan satu sama lain.

Master's.Sun.E07.FLV_000176877 Master's.Sun.E07.FLV_000189289

“Mulai sekarang dari sini ke sini adalah zona Tae Gong Shil. Jika kau membutuhkan tempat persembunyian, daripada berbicara padaku, sentuh saja aku disini, dan pergi.” Joong Won menunjukan batas dari pergelangan tangan sampai sikunya pada Gong Shil. “Bicara padaku hanya saat kau melihat sesuatu yang berguna untukku, seperti Cha Hee Joo.” Lanjut Joong Won.

Gong Shil terlihat sedih, “Bagiku, berbicara padamu mengenai banyak hal membuatku merasa lebih baik.”

“Aku tidak menyukainya, jadi tetaplah mematuhi pada peraturan.” Ujar Joong Won tanpa menatap Gong Shil.

Joong mengatakan dia sudah memberikan zona Tae Gong Shil, jadi jangan menyentuhnya di tempat lain. Tidak ada mata, telinga, atau mulut di tangannya. Jadi Gong Shil jangan mengharapkan Joong Won untuk melihat, mendengar dan berbicara. Gong Shil mengatakan dia berbicara pada Joong Won karena Joong Won tidak takut hantu. Gong Shil memegang zona Tae Gong Shil.

Master's.Sun.E07.FLV_000208542 Master's.Sun.E07.FLV_000237537

“Itu benar, aku tidak takut hantu. Aku takut padamu, Tae Gong Shil.”

Master's.Sun.E07.FLV_000249983

Sekertaris Kim datang. Joong Won langsung masuk ke dalam mobil. Sekertaris Kim bertanya apakah Gong Shil tidak ikut dengan mereka. Joong Won menjawab Gong Shil punya janji kencan dan meminta untuk cepat pergi. Mobil pun melaju meninggalkan Gong Shil.

***

Master's.Sun.E07.FLV_000256556

Gong Shil berjalan berkata sendiri, “Baik, dia hampir saja tertembak karena aku. Itu dapat dimengerti bahwa dia berpikir aku berbahaya.” Sepertinya Gong Shil sedikit terluka dengan kata-kata Joong Won tadi.

Lalu ada yang memanggilnya, Yi Ryeong.

Master's.Sun.E07.FLV_000265732

“Apakah kau datang untuk menyaksikan musical?”

“Ya. Kau juga?”

“Aku akan pergi, tapi aku baru saja menyaksikan sesuatu yang sangat menarik.” Ujar Yi Ryeong dengan tawa sinisnya.

Master's.Sun.E07.FLV_000285452 Master's.Sun.E07.FLV_000293126

Gong Shil pun pamit pergi, tapi dia berbalik lagi dan berkata, “Kau tahu…aku pikir kau akan pergi dengan perpura-pura bahwa kau tidak melihatku. Terima kasih untuk mengatakan ‘halo’ itu sangat bagus bertemu denganmu. Sampai jumpa, Taeyang (matahari) kecil.” Gong Shil melambaikan tangan dan tersenyum.

“Oke..semoga berhasil Taeyang besar.”

Master's.Sun.E07.FLV_000305305

Setelah Gong Shil pergi, Yi Ryeong berkata dia menebak bahwa Taeyang besar tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

Master's.Sun.E07.FLV_000317450 Master's.Sun.E07.FLV_000310110

Flashback.

Kang Woo menjelaskan pada Yi Ryeong: “Sesuai permintaan klien, aku mengawasi orang yang dekat dengan Presdir Joo. Tae Gong Shil salah satunya.”

Yi Ryeong: “Jadi kau sangat baik padanya karena kau mau menyelidikinya?”

Kang Woo: “Aku melakukannya untuk melindungi Presdir Joo. Mulai sekarang, jangan mencampuri dan mengganggu pekerjaanku.”

Yi Ryeong: “Aku tidak akan mengganggu. Kau mengatakan akan menyaksikan musical bersama Gong Shil, kan? Lakukan pekerjaanmu dengan baik.”

Flashback end.

(Dari perkataan Kang Woo pada Yi Ryeong, dia mengisyaratkan bahwa yang menyuruhnya adalah Joong Won kan? Berarti dia bohong pada Yi Ryeong kan? Masih menjadi misteri apa sebenarnya tujuan Kang Woo mengawasi Joong Won)

Master's.Sun.E07.FLV_000341808

Yi Ryeong melihat Gong Shil yang sedang bercermin, dan menduga bahwa Gong Shil datang kesana dengan berpikir akan melakukan kencan. “Menyedihkan sekali, Taeyang besar.”

***

Master's.Sun.E07.FLV_000346980

Gong Shil memanggil Kang Woo yang telah menunggunya di dalam gedung. Dia bertanya apakah Kang Woo marah padanya karena dia terlambat dan mengajak Kang Woo untuk segera masuk. Tapi Kang Woo menolaknya.

Master's.Sun.E07.FLV_000375675 Master's.Sun.E07.FLV_000366466

“Sekarang, aku tidak ingin melihat orang berakting tentang sesuatu yang tidak nyata. Mari kita lakukan sesuatu yang lain.” Ajak Kang Woo.

“Sejujurnya, aku juga tidak ingin berada di tempat yang gelap. Lalu, apa yang harus kita lakukan?” Tanya Gong Shil.

“Mari lakukan apa yang kau ingin lakukan. Aku akan mengikutimu tanpa bertanya apapun.”

Gong Shil mengangguk. So sweet… ^^

***

Master's.Sun.E07.FLV_000399032 Master's.Sun.E07.FLV_000396863

Di rumah Joong Won. Sekertaris Kim menanyakan perihal surat pernyataan yang di tanda tangani Joong Won, apakah sudah diperiksa. Joong Won mengatakan Gong Shil membacakan untuknya.

“Apakah kau memberitahunya tentang diseleksia (ketidakmampuan) mu?” Tanya Sekertaris Kim.

“Ya. Aku tidak akan terseret oleh Tae Gong Shil lagi. Setelah hampir tertembak, aku sudah memberinya sebuah peringatan.”

“Kau pasti sangat terkejut. Akankah satu pil obat anti penenang, sudah cukup?” Tanya Sekertaris Kim lagi.

Joong Won bilang cukup. Dia lalu meminta Sekertaris Kim untuk segera menelpon Gong Shil jika ada masalah dengan surat pernyataannya, karena Gong Shil juga memiliki salinannya. Sekertaris Kim bilang dia akan menghubunginya besok, karena Joong Won mengatakan Gong Shil sedang berkencan, jadi dia tidak bisa menghubungi dan merusak kencannya. Sekertaris Kim juga mengatakan mereka akan mengundang musical itu ke acara kebudayaan musim gugur di Kingdom.

“Aku kira itu pertunjukan yang menarik.”

Master's.Sun.E07.FLV_000440240 Master's.Sun.E07.FLV_000447814

Joong Won tersenyum sinis, “Tidak mungkin dia bisa duduk dengan baik dan menyaksikannya. Dia akan lari keluar dengan berteriak setelah sesuatu melompat ke arahnya, atau melakukan pengejaran setelah dia menemukan sesuatu yang menyedihkan. Itu pasti tejadi salah satunya.”

Sekertaris Kim berpikir sebentar, “Kau salah. Jika dia ada masalah, kau akan menerima panggilannya. Karena terlihat tenang, kencannya berjalan baik.”

Raut muka Joong Won berubah dan menatap ponselnya. Sekerteis Kim sepertinya berusaha menghibur dengan berkata, “Taeyang menjadi sangat egois. Pergi berkencan di saat Tuan disini dalam keterkejutan dan meminum pil obat penenang! Aku kira dia tidak bisa menunda kencannya bahkan jika dia mulai mengkhawatirkanmu.”

Master's.Sun.E07.FLV_000483483 Master's.Sun.E07.FLV_000489122

Sekertaris Kim kemudian beranjak pergi dan meminta Joong Won beristirahat. Sekertaris Kim batuk-batuk. Joong Won menanyakan apakah ada masalah. Sekertaris Kim ternyata sedang pilek. Joong Won bilang dia akan membuatkan janji dengan dokter dan meminta Sekertaris Kim untuk ke rumah sakit.

“Sekertaris Kim, kau tidak boleh sakit.” Sekertaris Kim bilang tentu saja, dia tidak akan bisa sakit sampai dia menemukan seseorang untuk menggantikannya.

***

Master's.Sun.E07.FLV_000510510  Master's.Sun.E07.FLV_000522389

Joong Won berbaring di tempat tidur. “Sekarang, karena aku sudah minum pil obat penenang. Aku harus tidur.” Joong Won memejamkan matanya sambil menepuk-nepuk dadanya.

Joong Won membuka matanya lagi, “Saat seseorang mengalami kesulitan untuk tidur bahkan setelah meminum pil pahit anti kegelisahan. Aku rasa seseorang baik-baik saja dan menikmati waktu yang manis.” Joong Won melihat ponselnya, pasti yang dimaskud Joong Won adalah Gong Shil…

***

Master's.Sun.E07.FLV_000528661

Kang Woo mengajak Gong Shil ke sungai Han. Dia mengatakan mengajak Gong Shil kesana karena tidak ada tempat khusus yang ingin dikunjungi Gong Shil. Gong Shil bilang ini pertama kalinya dia kesana, sejak kecelakaan saat dia disana makan ayam bersama kakaknya dan hampir terseret ke dalam air. Gong Shil tampak ketakutan.

Master's.Sun.E07.FLV_000539606 Master's.Sun.E07.FLV_000541841

Kang Woo: “Kau pernah hampir tenggelam di dalam air?”

Gong Shil: “Ya. Kang Woo, ayo jangan terlalu dekat dengan air.”

Kang Woo kemudian mengajak Gong Shil melihat pertunjukan air mancur. Gong Shil mengiyakan dan berjalan di depan Gong Shil. (sepertinya Gong Shil melihat sesuatu di air, hantukah?)

Master's.Sun.E07.FLV_000567233 Master's.Sun.E07.FLV_000566066

Kemudian di jalan, Gong Shil terkejut melihat hantu pelari dengan wajah menakutkan. Gong Shil berbalik arah. Kang Woo yang heran menyakan Gong Shil mau kemana.

“Kang Woo, ayo jalan kesana.”

“Jembatannya ada di arah sana. Jika kesana, ada penyewaan sepeda. Apa kau mau bersepeda?”

Master's.Sun.E07.FLV_000589155 Master's.Sun.E07.FLV_000585452

Mereka pun bersepeda. Kang Woo bertanya apakah anginnnya dingin. Gong Shil menjawab iya. Tapi yang sebenarnya Gong Shil di belakang sibuk mengusir si hantu pelari yang mengejarnya. Pelari itu sepertinya meminta sesuatu pada Gong Shil, karena dia mengacungkan 1 jarinya, seperti berkata, “tolonglah, sekali saja…”

Gong Shil meminta Kang Woo mempercepat laju sepedanya, sambil terus mengusir hantu pelari itu.

Master's.Sun.E07.FLV_000615048 Master's.Sun.E07.FLV_000617884

Kang Woo dan Gong Shil kini berjalan lagi. Kang Woo mengatakan sangat menyenangkan bersepeda karena sudah lama sekali sejak terakhir kali dia bersepeda. Sedangkan Gong Shil masih sibuk mengusir hantu itu, tentu saja Kang Woo tidak melihat Gong Shil.

“Haruskan kita kembali lagi kesini nanti dan bersepeda lagi?” Tanya Kang Woo.

“Aku sudah mengatakannya padamu aku tidak menyukainya. Mengapa kau terus memintanya?” Gong Shil kesal pada si hantu sehingga keceplosan bicara di saat Kang Woo bertanya, dan membuatnya salah paham.

Kang Woo pun mengatakan jika Gong Shil tidak menyukainya, lupakan saja. Gong Shil pun berdalih, bukan seperti itu. Dia tidaksuka kepanasan, sekarang dia kepanasan. Kang Woo menawarkan membeli minuman. Gong Shil menunjukan tempat yang menjual minuman, dan meminta Kang Woo membelikannya minuman.

Gong Shil kemudian bertanya pada hantu pelari itu, “Ahjussi, akankah sekali pertandingan saja cukup?”

Master's.Sun.E07.FLV_000687987 Master's.Sun.E07.FLV_000684184

Gong Shil kemudian mengambil plastik panjang di tempat sampah, dan meminta bantuan pada sepasang kekasih yang kebetulan lewat untuk memegang tiap ujungnya menjadi seperti tali di garis finish. Walaupun keheranan, mereka berdua tetap mengikuti permintaan Gong Shil.

Gong Shil kemudian memberikan aba-aba pada hantu pelari. Hantu pelari bersiap dan berlari sampai ke garis “finish”. Gong Shil bertepuk tangan memberikan semangat. Kemudian dia menyuruh hantu itu untuk pergi. Hantu itu tersenyum dan melambaikan tangannya kemudian berlari menjauh.

Master's.Sun.E07.FLV_000709609 Master's.Sun.E07.FLV_000717750

Kedua orang tadi memandang Gong Shil dengan aneh. Gong Shil yang tersadar, kemudian mengambil kembali tali itu dan mengucapkan permintaan maaf.

“Apa kau baik-baik saja?”

Gong Shil tersenyum dan menggeleng, “Terima kasih. Maafkan aku.”

Si wanita merangkul pacarnya sambil pergi, “Mereka mengatakan bahwa ada perempuan gila disekitar sini. Itu pasti dia.”

Pacar: “Sayang, kau juga harus hati-hati. Kau tidak pernah tahu apa yang akan terjadi padamu.”

Gong Shil sedikit kesal mendengar perkataan mereka.

Master's.Sun.E07.FLV_000724857

Gong Shil kemudian menyusul Kang Woo.

“Kau seharusnya menunggu. Mengapa kau datang kesini?”

“Karena aku merasa bersalah.”

“Lalu, haruskah kita minum saat kita melihat pertunjukan air?”Kang Woo mulai berjalan.

Master's.Sun.E07.FLV_000735602

Gong Shil merajuk sendiri, “Aku sangat membenci hantu air. Tolong. Jangan keluar. Tolong! Tolong, jangan keluar.” Kemudian Gong Shil menyusul Kang Woo.

***

Master's.Sun.E07.FLV_000765598 Master's.Sun.E07.FLV_000783650

Gong Shil dikamarnya, berkata bahwa hantu air sangat menakutkan. Gong Shil celingukan, takut hantu itu mengikutinya. Kemudian Gong Shil mengambil ponselnya hendak menghubungi Joong Won, namun teringat perkataan Joong Won padanya tadi.

“Kau benar, aku tidak takut hantu. Aku takut padamu, Tae Gong Shil.”

Gong Shil pun kembali meletakan ponselnya dan mengeluarkan kipas pasangan itu. “Dia mungkin takut diganggu oleh peristiwa berhantu karena aku.”

Ponselnya bordering, dari Joong Won. Gong Shil dengan cepat menjawabnya.

Master's.Sun.E07.FLV_000796229

“Halo, Presdir. Aku baru saja berdebat antar menelponmu atau tidak hanya dalam keadaan beberapa hantu mengikutiku.” Gong Shil menerima telpon sambil memegang tangan bonekanya, seakan itu adalah Joong Won.

“Lupakan itu. Aku menelponmu hanya untuk urusan bisnis. Aku berpikir untuk mengundang tim musical yang kau tonton hari ini ke Festival Musim Gugur. Beritahu aku seberapa bagus mereka.”

Master's.Sun.E07.FLV_000809642

“Aku tidak bisa menontonnya hari ini.” Gong Shil terlihat sedih.

“Kau tidak bisa menontonnya?” Joong Won tersenyum licik.

“Kami pergi ke sungai Han untuk menghirup udara segar.”

“Oh ya?”

Master's.Sun.E07.FLV_000823923

“Tapi seorang pelari hantu terus mengikutiku. Sangat sulit untuk berpura-pura terlihat normal.” Gong Shil menatap bonekanya.

“Aku tahu hal itu akan terjadi.” Joong Won tersenyum penuh kemenangan.

“Dan juga, kami pergi melihat pertunjukan air. Seorang hantu air terus saja melompat masuk dan keluar dari air. Kau tidak akan bisa membayangkan bagaimana ketakutannya aku. Jadi aku berpikir untuk menghubungimu jika saja hantu itu mengikuti kemari. Tapi kau menghubungiku tepat waktu. Aku sangat berterima kasih.” Gong Shil tersenyum senang pada bonekanya.

Master's.Sun.E07.FLV_000842975

“Aku tidak menelpon untuk membuatmu berterima kasih. Dan juga, aku sudah mengatakan padamu untuk tidak mengatakan hal seperti itu padaku, kan? Oke, jika kau tidak melihat musikalnya. Pergilah…tidak, tutuplah.”

Master's.Sun.E07.FLV_000857757

Joong Won menutup telponnya dan tersenyum. Dia berkata Gong Shil juga akan membutuhkan obat pahit itu (karena takut hantu). Kemudian Joong Won menguap, dia akhirnya mengantuk setelah berbicara dengan Gong Shil. (Sebenarnya Joong Won menelpon Gong Shil untuk mengetahui keadaannya kan? Bukan untuk menanyakan musikalnya? ^^)

Master's.Sun.E07.FLV_000866265

Gong Shil pun menutup telponnya dengan senyuman. Hanya dengan berkomunikasi (telpon) dengan tempat persembunyiannya, dia merasa ketakutannya banyak berkurang. Dia mengelus tangan bonekanya, dan berkata bahwa itu zona Tae Gong Shil, dia tidak diijinkan menyentuh di tempat lain. Tapi Gong Shil merasa zona itu sangat kecil.

***

Master's.Sun.E07.FLV_000892091 Master's.Sun.E07.FLV_000905772

“Batu, kertas, gunting!” Seung Joon sedang bermain sendirian disamping boneka using itu. Dan Seung Moo sedang menelpon ibunya yang akan pulang terlambat lagi. Seung Mo mengatakan pada ibunya bahwa Seung Joon sakit.

Seung Moo bertanya pada adiknya, “Seung Joon, dimana kau merasakan sakit? Apakah kau benar-benar tidak mau makan nasi?”

Seung Joon menggeleng. Seung Moo lalu permisi keluar untuk membelikan roti yang Seung Joon sukai.

Master's.Sun.E07.FLV_000928094

“Batu, kertas, gunting! Batu, kertas, gunting! Batu, kertas, gunting! “

Setelah Seung Moo pergi, terlihat ternyata Seung Joon tidak main sendirian, tapi bersama tiga arwah anak kecil yang merasuki boneka usang itu.

***

Master's.Sun.E07.FLV_000946345 Master's.Sun.E07.FLV_000955688

“Noona! Noona!” Gong Shil terbangun dari tidurnya mendengar panggilan Seung Moo.

Gong Shil dan Seung Moo berjalan dengan cepat di lorong menuju kamar Seung Moo. Gong Shil bertanya mengapa Seung Joon terlihat aneh. Gong Shil membuka pintu kamar dan terlihat Seung Joon sedang duduk sambil memeluk boneka usang itu.

Master's.Sun.E07.FLV_000960493 Master's.Sun.E07.FLV_000968968

Gong Shil menghampiri Seung Joon, “Apa kau sakit? Mengapa kau sangat dingin? Apa kau salah makan? Aku akan mengambil obat.” Gong Shil keluar kamar lagi untuk mengambil obat. Sebelumnya Seung Moo ijin pergi untuk menjemput ibunya.

Master's.Sun.E07.FLV_000986752

Setelah Gong Shil keluar, ketiga hantu anak kecil itu dan berkata pada Seung Joon, “Ibumu tidak datang bahkan di saat kau sakit, kan? Kau mungkin benar-benar akan menjadi teman kami.”

Gong Shil mencari obat di ruangan pemilik kostan. Kemudian datang Seung Moo bersama ibunya yang menuju kamarnya.

Master's.Sun.E07.FLV_001013813

Begitu sampai, ibu langsung memeluk Seung Joon dan meminta maaf, kemudian mengajak Seung Joon ke rumah sakit. Seung Joo menangis dalam pelukan ibunya. Ibu memeluk anak-anaknya.

Master's.Sun.E07.FLV_001025191 Master's.Sun.E07.FLV_001028928

Ibu menggendong Seung Joo menuruni tangga bersama Seung Moo hendak ke rumah sakit. Di tangga, ketiga hantu anak kecil itu memandanginya. Mereka berkata Seung Joon tidak akan menjadi teman mereka, ibunya memeluknya dengan erat.

Master's.Sun.E07.FLV_001039171

Kemudian datang Gong Shil, “Pasti kalian! Kalian yang mengganggu Seung Joon, kan?”

“Sembunyi!” ketiga hantu anak kecil itu pun segera berlarian.

Master's.Sun.E07.FLV_001072738 Master's.Sun.E07.FLV_001077043

Gong Shil mengejarnya sampai ke kamar Seung Joon. Tapi Gong Shil tidak menemukan mereka. Gong Shil memanggil mereka keluar. Lalu Gong Shil melihat boneka usang itu di kasur. Gong Shil menghampirinya dan menggoyangkan boneka dengan kakinya, “Apa kalian bersembunyi disana?” Mata boneka itu menjadi berwarna biru dan merah membuat Gong Shil terkejut.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001085918 Master's.Sun.E07.FLV_001098798

Esok paginya di kantor. Gong Shil menunjukan tas berisi boneka usang itu pada Joong Won.

“Apa itu?” Tanya Joong Won.

“Ada anak kecil aneh didalamnya. Tapi….”

Joong Won memberikan isyarat pada Gong Shil untuk diam dan menunjukan zona Tae Gong Shil.

“Tidak, ini bukan karena aku takut.” Elak Gong Shil.

“Kalau begitu, pergilah.”

“Tapi, Presdir..”

“Dalam zona Tae Gong Shil, tidak ada percakapan lanjutan setelah ‘tapi’. Pergilah menjauh. Menghilanglah!”

Master's.Sun.E07.FLV_001119819 Master's.Sun.E07.FLV_001123289

Joong Won masuk ke dalam kantornya. Diam-diam Gong Shil masuk dan meletakan tas berisi boneka itu di balik pintu, namun sayang hal itu di ketahui Joong Won dan bertanya mengapa itu disimpan disana. Gong Shil menjelaskan bahwa itu sedikit berbahaya jadi Gong Shil hendak meninggalkannya disana sebentar.

Joong Won dengan marah bertanya lagi, mengapa Gong Shil malah menaruh hal yang berbahaya di tempatnya, apakah untuk membuat Joong Won masuk ke dalam bahaya. Gong Shil mengatakan bahwa Joong Won tidak takut akan hal seperti ini, ada tiga hantu anak kecil disana.

Master's.Sun.E07.FLV_001154286

“Tae Gong Shil, aku hampir tertembak kemarin. Dalam waktu seperti itu, kau seharusnya membawa vitamin dan mengatakan ‘Presdir, aku tidur dengan baik kemarin. Sebelum kau tidur, kau harus meminum pil obat penenang’ atau jika tidak seharusnya membawa tiga hantu kesini.”

Master's.Sun.E07.FLV_001165731 Master's.Sun.E07.FLV_001180079

“Aku bisa melakukannya? Apakah aku diijinkan untuk mengkhawatirkanmu? Aku pikir kau benci jika aku mengkhawatirkanmu, jadi aku tidak mengatakan hal semacam itu. Apakah aku diijinkan?” Gong Shil tersenyum.

Joong Won terlihat sedikit malu, “Ya, katakan padaku. Karena telingaku punya lubang, aku tidak punya pilihan selain mendengarkan.”

“Presdir… apakah kau tidur nyenyak? Kau sangat terkejut kan kemarin? (Joong Won tersenyum dan mengangguk) Aku membawa ini karena ini manjur setelah aku melihat hantu yang menakutkan. Tolong ambil ini Presdir.” Gong Shil dengan tersenyum menyodorkan satu botol pil.

Master's.Sun.E07.FLV_001199098

Joong Won mengambilnya dan bertanya apakah ini diakui oleh FDA (Food and Drugs Administration). Gong Shil membelinya dari apotik, dan akan membaginya denganmu mulai sekarang. Joong won bertanya lagi apakah Gong Shil mengatakan padanya untuk terkejut bersama dengan Gong Shil selamanya.

Gong Shil mengatakan sebelumnya dia menggunakan itu saat ketakutan sendirian, sekarang dia punya Joong Won disampingnya. Jadi Gong Shil tidak berpikir memerlukan obat lebih banyak. Lalu Gong Shil meminta Joong Won mengawasi boneka itu, karena Joong Won adalah orang paling aman di Kingdom.

Master's.Sun.E07.FLV_001237002 Master's.Sun.E07.FLV_001247046

“Kau bilang itu berbahaya. Hal yang menakutkan dan berbahaya seharusnya dijaga oleh tim keamanan. Bukankah seharusnya kau memberikannya pada Permen Kang?”

Gong Shil menggeleng, “Aku tidak bisa melakukan itu padanya. Dia sangat membenci hal semacam itu. Bagaimana jika itu membuatnya sangat ketakutan?”

Joong Won tersenyum mencurigakan dan meletakan kembali botol pil itu di tangan Gong Shil, “Jika dia merasa ketakutan, beri dia makan ini, dengan itu (boneka)…menghilanglah.” Joong Won pergi dengan cemberut.

Master's.Sun.E07.FLV_001261227

Gong Shil kemudian keluar dengan membawa boneka itu, tapi dia meletakan botol pil di lantai.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001268167 Master's.Sun.E07.FLV_001269935

“Dia membuat zona TGS padamu?” Tanya Sekertaris Kim tak percaya.

“Ya, tapi itu terlalu kecil.”

“Itu akan menjadi lebih besar.” Sekertaris Kim tersenyum. (Aku masih bingung, sebenarnya Sekertaris Kim tahu atau tidak tentang Gong Shil yang bisa melihat hantu?)

Master's.Sun.E07.FLV_001285584 Master's.Sun.E07.FLV_001296695

Sekertaris Kim memberikan apa yang diminta Gong Shil sebelumnya dalam sebuah ampop. Gong Shil mengeluarkan isinya. Ada foto kalung berlian ibunya Joong Won. Gong Shil mengatakan kalung yang dicari Presdir ini tidak terlihat bernilai 10 milyar won (terlihat lebih mahal), Sekertaris Kim mengangguk. Lalu ada foto Cha Hee Joo. Gong Shil tersenyum dan mengatakan Hee Joo lebih cantik saat masih hidup.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001306806 Master's.Sun.E07.FLV_001313746

“Apa ini? Dia meninggalkannya disini.” Joong Won berjongkok memandangi botol pil yang ditinggalkan Gong Shil.

Joong won kemudian mengambilnya, “Saat sesuatu yang manis untuk Tae Gong Shil, mengaoa aku merasa pahit?” Joong Won memakan satu pilnya dan merasa kepahitan, sangat pahit.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001334800 Master's.Sun.E07.FLV_001336569

“Aku harus mencari seseorang selain kalian. Jangan membuang waktuku dan cepatlah keluar. Kalian adalah anak nakal yang mengganggu anak baik, kan? Katakan padaku mengapa kalian melakukan perbuatan nakal. Kau tidak akan berbicara?” Gong Shil meletakan amplop yang diberikan Sekertaris Kim di laci dan berkata pada boneka usang itu.

Gong Shil kesal karena mereka tidak juga keluar, Gong Shil kemudian mengguncang-guncang bonekanya, “Keluar, keluar! Keluar, keluar. Aku bilang padamu untuk keluar! Keluar sekarang!”

Tepat saat itu Kang Woo masuk ke dalam ruangan Gong Shil.

Master's.Sun.E07.FLV_001352318 Master's.Sun.E07.FLV_001353419

“Tae Gong Shil. Apa yang kau lakukan dengan boneka itu? Kau tidak benar-benar bicara dengan boneka itu, kan? Aku tahu semuanya. Aku sudah melihatmu melakukannya beberapa kali.”

Gong Shil terpaku, “Kau melihat semuanya?”

“Kau, Tae Gong Shil, pernah berbicara dengan tong sampah, dan berbincang dengan gambar di dinding.”

Kang Woo mengatakan ada seseorang yang seperti Gong Shil di sekolahnya dulu. Dia bahkan menamai pensilnya dan berbicara dengannya. “Apa kau tahu…dimana dia sekarang?”

“Rumah sakit….jiwa?” tebak Gong Shil.

Master's.Sun.E07.FLV_001396128   Master's.Sun.E07.FLV_001398230

Kang Woo tersenyum, “Dia bekerja di NASA. Dia dulu berkata dia akan membuat pesawat luar angkasa untuk pergi ke Andromeda. Dia benar-benar melakukannya. Aku kira kau sungguh imaginatif seperti dia.”

Gong Shil tersenyum, “Itu benar, imaginatif…”

Master's.Sun.E07.FLV_001425791 Master's.Sun.E07.FLV_001424423

Kang Woo memberikan Gong Shil kopi yang dibawanya. Gong Shil pun pura-pura berbicara dengan kopi hitam itu. Kang Woo tersenyum dan mengatakan selamat mengobrol dan jika kopi hitam itu tidak cocok maka Gong Shil bisa menambahkan sedikit krim. Gong Shil tersenyum manis. Namun saat Kang Woo sudah pergi, Gong Shil menghela nafas.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001439138 Master's.Sun.E07.FLV_001443676

“Andromeda…Pria yang ku temui di rumah sakit waktu itu mengatakan padaku bahwa dia bertemu alien disana.” Gong Shil curhat pada kakaknya, yang menyarankan agar Gong Shil tidak mengatakan pada Kang Woo perihal dia yang pernah keluar masuk rumah sakit dan kantor polisi.

“Meskipun aku tidak bisa memberitahunya mengenai hantu karena akan mengganggunya, tidak bolehkah aku mengatakan padanya hal lain? Aku sangat bersyukur dan bahagia saat seseorang mengatajan dia menyukaiku, tapi aku merasa buruk membohongi seseorang seperti ini.” Keluh Gong Shil.

Master's.Sun.E07.FLV_001462161 Master's.Sun.E07.FLV_001469601

Gong Ri bertanya apa Gong Shil apakah hal semacam itu masih muncul, karena Gong Shil mengatakan bahwa dia hari ini merasa lebih baik. Gong Shil membuka tutup tempat bekalnya, dari belakang Han Joo mengagetkannya dari belakang. Membuat Gong Shil berteriak melemparkan tutup wadah ke muka Han Joo dan berlari menaiki tangga tanpa melihat siapa sebenarnya yang barusan itu.

Gong Ri memarahi Han Joo. Han Joo malah bertanya mengapa Gong Shil selalu seperti itu. Gong Ri sudah memberitahu Han Joo agar jangan menakuti Gong Shil seperti hantu. “Apakah aku hantu?” Tanya Han Joo.

Master's.Sun.E07.FLV_001485551 Master's.Sun.E07.FLV_001490589

Gong Ri melihat hidung Han Joo berdarah. Gong Ri segera membersihkannya dengan tissue, kemudian menyembunyikan tissue itu dibalik badannya. Han Joo bertanya apakah hidungnya berdarah karena pukulan Gong Shil. Han Joo merasa itu adalah penyerangan.

“Itu bukan…” Gong Ri melihat hidung Han Joo akan mengeluarkan darah lagi, dengan segera mengambil tissue dan meminta Han Joo untuk mengeluarkan ingusnya. Tapi Han Joo merasa itu tidak seperti ingus. Gong Ri membersihkan kembali darahnya, kemudian berbalik dan berkata lirih, “Aku tidak bisa melihatmu ditangkap karena penyerangan.”

***

Master's.Sun.E07.FLV_001524556 Master's.Sun.E07.FLV_001551050

Joong Won dan Sekertaris Kim melihat Gong Shil yang terengah-engah setelah berlari karena Han Joo tadi. Sekertaris Kim menanyakan mengapa Joong Won tidak menghampiri Gong Shil.

“Bahkan untukmu, aku pergi kesana dan bertanya’apa yang terjadi?’, apakah itu sesuatu yang kau harapkan dariku?”

“Bukankah kau selalu pergi saat Taeyang seperti itu?” Sekertaris Kim balik bertanya.

“Selalu pergi, pergi terlalu jauh, aku tidak akan pergi lagi.” Joong Won pun berjalan pergi.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001567800 Master's.Sun.E07.FLV_001569401

Sekertaris Kim hendak menjelaskan mengenai kegiatan musim panas pada Joong Won, tapi Sekertaris Kim terus batuk. Joong Won memintanya untuk ke rumah sakit lagi jika Sekertaris Kim merasa tidak baik. Tapi Sekertaris Kim menolaknya, karena ada dokumen dan artikel yang harus dia tunjukan hari ini.

Namun Sekertaris Kim kembali batuk dan kali ini dia agak limbung. Joong Won bertanya apa Sekertaris Kim baik-baik saja.

“Tuan Joo, tidak bisakah kau menghubungi seseorang untuk menggantikanku hanya untuk hari ini?”

“Siapa?”

Jreng..jreng.. Gong Shil.

Master's.Sun.E07.FLV_001579845 Master's.Sun.E07.FLV_001578077

“Aku punya pengalaman sebagai sekertaris. Tapi waktu itu, hantu di samping Presdir dengan kapak menempel di kepalanya, selalu muncul, jadi aku berhenti…”

“Kapak? Apakah kau bekerja di kantor gangster?”

Gong Shil mengatakan itu kantor kecil tapi perusahaan keuangan yang normal. Joong Won bertanya apa nama perusahaannya. Sera Finance. Joong Won mengatakan tahun lalu Presdir Sera Finance ditangkap untuk tuduhan pembunuhan. Gong Shil terkejut.

“Saat kau melihat hantu, kau tidak menonton berita?”

Gong Shil mengatakan bahan di surat kabar mengira semua tentang kebenaran, tapi saat dia melihat hantu dia menenmukan tidak semuanya benar. Awal tahun ini, ada seorang seniman yang muncul di koran karena memenangkan penghargaan sedunia. Tapi ternyata seniman itu mencuri lukisan temannya yang meninggal.

Master's.Sun.E07.FLV_001633799

Gong Shil berbisik, “Seniman itu…”

Joong Won menyela“Jangan katakan padaku. Cukup kau saja yang tahu dan pergilah.” Joong Won mendorong kepala Gong Shil dengan jarinya. “Aku hanya ingin tahu bahwa ada seniman Korean yang sangat bagus hingga memenangkan penghargaan besar dan sampai disitu. Benar atau tidak, baca saja di koran yang kau miliki.” (Joong Won meminta Gong Shil membaca artikel koran yang sekarang di tangannya.)

“Oke, aku tidak tahu jika ini benar, tapi (Gong Shil membaca artikel) Kegiatan musim panas anak-anak di Kingdom mendapat respon besar dari konsumen.”

“Itu benar. Bagus. Lanjutkan.” Joong Won tersenyum.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001679311 Master's.Sun.E07.FLV_001661894

“Tae Gong Shil mengambil tempat Sekertaris Kim.” Asisten Ahn Jin Ju melapor pada Direktur Do.

“Benarkah? Gadis itu akan secepatnya menjadi kelemahan Presdir Joo.

“Jika bibinya tidak menyetujuinya, akankah ayahnya juga tidak menyetujuinya?” Tanya Jin Ju.

“Orang yang sangat dibenci Presdir kemungkinan adalah ayahnya. Aku tidak tahu jika ini benar atau tidak, tapi ada rumor yang mengatakan alasan gadis itu meninggal adalah karena ayahnya Presdir.”

***

Master's.Sun.E07.FLV_001689321 Master's.Sun.E07.FLV_001712177

“Saat itu, ada rumor bahwa karena kakaku tidak membayar uang tebusan, gadis bernama Hee Joo meninggal. Sungguh itu cerita yang menggelikan.” Bibi Joo sedang bersama dengan Yi Ryeong.

Yi Ryeong mengatakan tentu saja, ayah seperti apa yang tidak akan membayar uang tebusan jika dia tahu bahwa anaknya bisa saja terbunuh. Bibi Joo berharap Joong Won berpikir seperti itu. Untuk Bibi Joo, kakaknya pergi ke luar negri untuk menemukan perhiasan yang hilang dan memperbaiki semua kesalahpahaman. “Kita akan melihat, perkiraanku benar atau salah.”

***

Master's.Sun.E07.FLV_001726291 Master's.Sun.E07.FLV_001732231

Ayah Joong Won di luar negri, sedang bersama seorang wanita. Wanita itu bertanya pada Ayah Joong Won, mengapa dia terus mengawasi anaknya.

“Itu terlihat seperti dia sudah melihat penjahat dari kejadian itu. Tapi dia mengatakan dengan tegas dia tidak melihatnya. Apakah itu benar atau tidak, aku tidak tahu.” Jawab Ayah Joong Won.

“Apakah kau takut bahwa penjahat itu akan melakukan sesuatu pada anakmu?” Tanya wanita itu lagi.

Master's.Sun.E07.FLV_001738704

Ayah Joong Won hanya tersenyum mencurigakan.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001745944 Master's.Sun.E07.FLV_001764229

“Saat Sekertaris Kim sakit dan membiarkan posisinya terbuka, Tae Gong Shil lengket terus padanya. Aku sudah mengatakannya padamu mereka mempunyai hubungan yang seperti itu.” Han Joo berbicara pada Kang Woo di ruang pengawasan dengan melihat Joong Won dan Gong Shil yang terekam CCTV.

“Jangan pergi berkeliaran menyebarkan sesuatu yang kau tidak tahu kebenarannya.” Kang Woo member peringatan.

Tapi Han Joo malah meminta Kang Woo untuk keluar dari lingkaran hitam Taeyang, yang lebih berlubang daripada lingkaran misteri. Han Joo juga mengasihani Kang Woo. Kang Woo hanya tersenyum. Dan sepertinya cemburu.

***

Master's.Sun.E07.FLV_001772938

Joong Won memberikan pengarahan pada Gong Shil. Pada waktu rapat eksekutif, Gong Shil harus mendengarkan dengan baik dan mencatat semua informasi. Gong Shil menawarkan untuk membacakan kembali dokumen yang sudah diatur sebelumnya.

Master's.Sun.E07.FLV_001792724 Master's.Sun.E07.FLV_001787653

“Tidak apa-apa. Aku mengingat semuanya. Jika aku tidak ingin membacanya. Aku perlu berkonsentrasi penuh dan mengisinya.” Joong Won menunjuk kepalanya.

“Sejak aku mengikutimu sepanjang hari, aku menyadari bahwa kau sangat sibuk.” Ujar Gong Shil.

“Bahkan setelah mengatakan ‘Presdir, Presdir’. Kau sangat sulit menyadari bahwa aku adalah Presiden Direktur tempat ini.” Sindir Joong Won.

Gong Shil pikir Joong Won bemalas-malasan karena Joong Won selalu melihat keluar melalui teleskop di dalam kantor. “Kau mempunyai banyak pekerjaan. Apa yang kau selalu lihat melalui itu?”

“Kau selalu berbicara tentang dunia yang kau lihat. Apa kau baru sekarang ingin tahu tentang dunia yang aku lihat? Ayo lihat.”

Master's.Sun.E07.FLV_001808874 Master's.Sun.E07.FLV_001812110

Joong Won dan Gong Shil menuju ruangan rapat. Ada dua orang staff yang membukakan pintu untuk mereka. Joong Won dan Gong Shil masuk. Semua orang di ruangan memberi salam pada Joong Won. Joong Won duduk di depan, Gong Shil duduk di belakang barisan samping dekat pintu. Setelah seorang staff wanita menuangkan minumannya, Joong Won meminta untuk memulai rapatnya.

Master's.Sun.E07.FLV_001831997 Master's.Sun.E07.FLV_001832864

Lampu dipadamkan, dan di depan Joong Won ada layar besar yang menunjukan presentasi hari itu. Gong Shil terlihat terpana.

“Sekarang, aku akan mempresentasikan rencana bisnis untuk Kingdom di Shanghai. Untuk menggambarkan situasi sekarang di pusat perbelanjaan lokal yang mempunyai cabang di Shanghai, ada sejumlah 7 bisnis yang sedang berjalan di Shanghai. Kebanyakan dari mereka berkumpul di daerah Taipan, dan seperti yang bisa kau lihat di laporan, dua bisnis telah berhasil dalam bertahan dan mereka mempertimbangkan untuk mengembangkan bisnisnya…”

Master's.Sun.E07.FLV_001850749 Master's.Sun.E07.FLV_001859091

Gong Shil memperhatikan Joong Won dengan terpesona. (Nadoooo.. hehe) Direktur Do melihatnya dan menyunggingkan sedikit bibirnya.

Master's.Sun.E07.FLV_001863862 Master's.Sun.E07.FLV_001866131

Gong Shil kemudian melihat ada hantu duduk di barisan di depannya. Gong Shil memalingkan wajahnya. Saat dia melihat lagi, hantu itu sudah tidak ada disana, dan ada disampingnya. Gong Shil terkejut dan menunduk ketakutan.

Master's.Sun.E07.FLV_001877075 Master's.Sun.E07.FLV_001882180

Joong Won melihat ada yang tidak beres dengan Gong Shil. Dia kemudian berdiri dan menghampiri Gong Shil dengan cool. Dia kemudian menyentuh pundak Gong Shil. Hantu itu pun menghilang.

Master's.Sun.E07.FLV_001906738 Master's.Sun.E07.FLV_001910442

Semua mata memandang Joong Won dan Gong Shil. Joong Won kemudian meminta penyaji melanjutkan persentasinya.

Master's.Sun.E07.FLV_001926024

Gong Shil tersenyum pada Joong Won yang kembali ke tempatnya tanpa melirik Gong Shil.

Master's.Sun.E07.FLV_001930162 Master's.Sun.E07.FLV_001917516

Dan kejadian itupun tak luput dari pandangan Direktur Do yang sekarang bertambah yakin jika ada sesuatu diantara mereka berdua. Direktur Do tersenyum lebar.

 

Komentar:

Masih buram apa sebenarnya tujuan dari ayahnya Joong Won menyelidiki anaknya sendiri. Dia sepertinya ketakutan Joong Won yang mengetahui siapa penculiknya. Mungkinkah ayah Joong Won juga takut anaknya menemukan penjahat itu dan menemukan kenyataan bahwa ayahnya lah yang merencanakan penculikan itu, dan membuat Hee Joo meninggal?

Teka-teki Kang Woo yang memanggil ayah pada ayah Joong Won juga belum terpecahkan, Tapi satu yang pasti, Kang Woo benar-benar mulai menyukai Gong Shil tanpa penglihatan terhadap hantunya. Akankah Kang Woo tetap menyukai Gong Shil setelah nanti mengetahui yang sebenarnya.

Hmmm, tentang Direktur Do juga aku masih bingung, dia itu sebenarnya jahat atau tidak. Dia menyelidiki hubungan Joong Won dan Gong Shil apakah hanya untuk kesenangan atau ada tujuan lain? Karena sepertinya peran Bibi Joo, istrinya, bukan karakter jahat.

Comments

  1. Yeyeyey qu coment prtma kali ini mksh ya mba mumu akhr'a keluar jg sinop'a

    ReplyDelete
  2. jreng. jreng. .
    ditunggu part 2 nya ya mba.
    hehe.

    ReplyDelete
  3. Tambah seru dan tambah ga sabar dgn kelanjutannya^^
    rena

    ReplyDelete
  4. Tambah seru dan tambah ga sabar dgn kelanjutannya^^
    rena

    ReplyDelete
  5. Wah mbak mumu cepet banget sinopsisnya keluar. Daebak,, Tengkiu. :))

    ReplyDelete
  6. Curi2 baca sinop disela krjaan numpuk #bsok closing aigoooo
    Makasihhh mba' ˆ⌣ˆ

    ReplyDelete
  7. Mba mumu, aku juga berfikir sama kalau bapaknya joong won yg melakukan penculikan dulu dan sengaja mendekatkan hee jo pada joong won makanya hee jo gk mau menyelamatkan diri waktu mobilnya terbakar krn gk mau dimanfaatkan oleh bapaknya joong won lagi. Dan kang woo ditugaskan untuk menyelidiki joong won untuk mata matain joong won kalau joong won tau dimana kalung yg hilang itu hehehe just my opinion y mba..

    ReplyDelete
  8. makasih mba sinopsisnya di tunggu kelanjutannya, keep fighting...^o^

    ReplyDelete
  9. Seo In Guk alias Kang Woo cakep banget,nggak kalah cakep sm So Ji Sub ! Hehehe.....

    ReplyDelete
  10. writer-nim nya emg pengen bikin penasaran penonton.. masi banyak teka-teki yg blm terungkap.. btw eonni, ini sampe episode berapa yaakh ?

    ReplyDelete
  11. Waaa...daebaakkkk.. bkin penasaran... lanjuti yah mbk mumu dan mbk fanny..

    ReplyDelete
  12. Wow,, postingan sinopsisnya cepet banget mumu noona,, Gomawo ^^
    Semoga bisa tetep semangat nulis sinopsisnya hingga ending ya ^o^

    ReplyDelete
  13. erisode 8 kok g bisa k buka y..??

    ReplyDelete
  14. DAEBAK.............1-4-3 master of the sun!!

    ReplyDelete
  15. Terima kasih sudah menulis sinopsis ini dengan menarik sekali. Saya juga suka banget dengan gambar backgroundnya, imut seperti pemain aslinya. Fighting :)

    ReplyDelete
  16. makasih mbak mumu :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts