Sinopsis LIKE A FAIRYTALE Episode 2 - 1

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000056188 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000089889

Myung Jae bertanya pada Jang Mi mengapa dia menangis waktu mendengar Myung Jae menyanyi saat perayaan anggota baru. Awalnya Jang Mi tidak mengingatnya. Lalu, Myung Jae mengatakan bahwa Jang Mi lah orang pertama yang menangis karena terharu mendengan nyanyiannya.

Myung Jae mengajak Jang Mi menonton film.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000096696 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000097597

Setiap hati sang putri menangis. Sampai dia menjadi seorang ratu.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000102401 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000101334

Setiap hari sang pangeran tidak bicara. Sampai menjadi seorang raja yang pendiam.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000112211 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000117984

Untuk berkeliling dunia, sang kodok mengatakan pada ratu untuk melihat negri yang Rajanya tidak pernah menangis.

Sang kodok meminta Raja untuk melihat negri yang Ratunya tidak bisa diam.

 

Like A Fairytale

Episode 2

 

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000133565 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000153853

Jang Mi sedang mematut diri di depan cermin. Lalu ayahnya masuk membawakan baju Jang Mi.

“Apa kau akan pergi?” Tanya ayah.

“Tidak.” Jang Mi tersenyum.

Ayah menggoda tidak percaya, lalu mengatakan bahwa Jang Mi terlihat cantik.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000194660 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000199599

Di bioskop. Jang Mi menggunakan kacamata hitam, Myung Jae juga. Lalu Myung Jae menunjukan matanya yang merah, ternyata Jang Min juga matanya merah. Aku kurang jelas entah matanya merah karena kejadian kemarin malam atau karena semalaman tidak bisa tidur.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000258023 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000287320

Jang Mi kemudian memilih film horror untuk mereka tonton. Di dalam theater, Jang Mi sepertinya menantikan hal-hal romantic seperti dalam drama. Jang Mi meletakan tangannya di dekat tangan Myung Jae, berharap di genggam, tapi tidak. Myung Jae malah menjauhkan badannya dari Jang Mi. kemudian Jang Mi pura-pura mengatuk dan bersandar ke arah Myung Jae, berharap Myung Jae memberikan bahunya, tapi tidak. Myung Jae malah semakin menjauh. Jang Mi terlihat kesal.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000350383 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000353620

Kemudian mereka pulang, dalam perjalanan mereka membahas film tadi. Myung Jae mengantar Jang Mi sampai di depan rumahnya. Saat Jang Mi pamit masuk ke dalam, Myung Jae memanggilnya kembali, seperti ingin melakukan sesuatu. Tapi… akhirnya setelah agak lama Myung Jae hanya mengajak Jang Mi untuk minum bersama besok. Jang Mi pun kecewa.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000416849

“Apa kau menyukai ayam? Aku tahu suatu tempat.” Tanya Jang Mi kemudian.

“Ya, aku suka.”

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000445912 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000459092

Myung Jae curhat pada temannya. “Menonton film juga cukup bagus.”

“Kau menonton film apa?”

“Film horror.”

“Apakah kau melakukannya dengan baik?”

Myung Jae pun menceritakan isi filmnya, dan mendapat tendangan dari temannya. “Kau benar-benar menontonnya. Apa yang kau lakukan di dalam bioskop? Apakah menonton film?”

Dengan polosnya Myung Jae bertanya, “Lalu, apa yang harus dilakukan?”

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000461361 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000530663

Kini Myung Jae dan temannya itu berada di teras. Temannya bilang wanita itu susah untuk di prediksi. Mereka mengharapkan ciuman, tapi tidak mengatakannya.

”Kita akan mati jika tidak mengerti apa keinginan mereka. Jadi kita memerlukan beberapa hal. Pertama, alcohol. Kedua, tempat yang tenang dan romantic. Dan ketiga, keberanian.”

Lalu temannya itu bertanya, apakah Myung Jae pernah berciuman. Dan memaksa Myung Jae untuk berlatih ciuman dengannya.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000566632

Myung Jae di ajak Jang Mi makan ayam di restoran yang ternyata adalah milik ayahnya. Myung Jae menawarkan pada Jang Mi apa yang ingin dia makan, tapi Jang Mi menolak karena dia tidak lapar. Dan menyuruh Myung Jae yang memesan makanan.

Suara Jang Min: “Tiga tahap ujian ayah telah dimulai.”

Myung Jae memesan ayam goreng dan bir pada ayah.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000575141 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000598764

“Pertama. Hanya memesan ayam. Mengikuti standar ayah, dia lelaki yang tidak plin plan.”

Pesanan makanan pun tiba. Myung Jae memberikan sepotong ayam pada Jang Mi, dan sebaliknya.

“Kedua. Tulang di sisakan dalam keadaan bersih.”

Myung Jae makan ayam dengan menyisakan tulang dalam keadaan bersih tak ada daging yang menempel. Jang Mi tersenyum, mengingat perkataan ayahnya.

“Jika tidak memakan ayam samai bersih, berarti pria itu suka menghambur-hamburkan uang.” Dan Myung Jae tidak.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000634400 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000636235

Kemudian Jang Mi mengambil gulungan kertas yang ada di bawah.

“Ini teka-teki. Jika bisa menyelesaikannya akan mendapatkan hadiar minuman.”

“Benarkah?” Tanya Myung Jae.

“Wajah adalah 6. Mata 21. Apakah itu?” Tanya Jang Mi. Myung Jae tampak berpikir.

“Ketiga. Tidak tertatik pada teka-teki, berarti pria itu tidak sejati. Ini yang dipikirkan ayahku.”

“Bukankah itu dadu? Wajah 6, mata 21. Benar. Dadu.”

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000660727 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000662328

Jang Min tersenyum. Myung Jae berarti pria sejati.

Ayah pun kemudian memberikan hadiah minumannya. Dan ayah memberikan kode pada Jang Mi bahwa Myung Jae pria yang baik.

“Ketiga ujian telah terlewati.” Jang Mi tersenyum.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000710109 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000703002

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000716949 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000740807

Mereka keluar dari restoran. Myung Jae melihat gambar dadu yang tertempel di pohon, dia tersenyum. Jang Mi yang berada di belakangnya menghampiri Myung Jae.

Myung Jae terkejut merasakan sesuatu. Tangannya di genggam Jang Mi. Myung Jae yang masih malu-malu membalas menggenggam tangan Jang Mi dan sedikit tersenyum.

“Sekarang, kita kemana?” Tanya Jang Mi masih dengan tersenyum.

“Itu..aku..sering kalu mengunjungi suatu tempat.”

“Tempat apa?”

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000744177 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000752418

Myung Jae mengajak Jang Mi ke sebuah menara. (aku lupa namanya..)

“Seluruh Seoul terlihat dari sini. Mengapa kau mengajak ku ke tempat ini?”

“Disini, terasa seperti dunia masih ada.”

“Saat seperti apa kau merasakan dunia tidak ada?”

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000803536 Like.a.Fairytale.E02.mkv_000855921

“Tidak lulus masuk ke kedokteran. Saat ibuku meninggal.” Myung Jae kemudian menceritakan perasaannya ketika ibunya meninggal. Jang Mi mendengarnya dengan sedih.

Lalu Myung Jae menggenggam tangan Jang Mi, “Aku tidak akan membiarkanmu pergi.”

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000910843

Mereka kini berjalan sambil bergandengan tangan. Jang Mi berkata Myung Jae banyak berubah. Tidak memakai kacamata, jerawatnya juga berkurang.

“Aku juga banyak berubah. Aku benar-benar tidak mengenalimu. Bagaimana bisa kau mengenaliku?”

Like.a.Fairytale.E02.mkv_000944543 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001012778

Myung Jae tidak menjawab. Dia meminta Jang Mi untuk berhenti berjalan dan kemudian hendak mencium Jang Mi. Tapi karena Jang Mi kependekan, bibir Myung Jae meleset ke samping, hehe.. Tanpa kata, Jang Mi naik ke satu anak tangga di belakangnya. Mereka pun berciuman.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001069401 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001060627

Jang Mi dan Myung Jae sepertinya sudah memutuskan untuk berkencan. Mereka berdua bermain suit, yang kalah harus menyimpan es batu di mulutnya. Dan Jang Mi menang.

Lalu Myung Jae mengajak Jang Mi untuk ke rumahnya akhir pekan nanti, karena ayahnya akan pergi memancing.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001078244 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001109075

Myung Jae membersihkan rumahnya. Dia menyapu dan mengelap debu yang ada di ruangan tengah.

Jang Mi memilih pakaian yang akan dikenakannya dan melakukan sit-up karena merasa perutnya gendut.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001117149

Myung Jae membersihkan kamarnya dan menjemur selimut serta bantal.

(oya ralat, pria yang di episode 1 dan yang sebelumnya aku bilang teman Myung Jae, itu ternyata adalah kakaknya. Dan Myung Jae tidak tinggal dikostan, tapi di rumah.)

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001177744 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001208007

Jang Mi datang ke rumah Myung Jae. Mereka berdua duduk di ruang tamu dan merasa canggung satu sama lain.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001228827 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001271938

Kemudian Myung Jae mengajak Jang Mi makan malam di teras. Dan ternyata Myung Jae sudah mempersiapkan semuanya.

Jang Mi terkejut, “Apakah semua ini kau yang membuatnya?”

“Aku tidak tahu rasanya enak atau tidak.”

Jang Mi kemudian mencicipinya. “Bagaimana, enak tidak?” Tanya Myung Jae. Enak sekali, kata Jang Mi. Bahkan Myung Jae bisa membuka restoran.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001319985 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001310743

Lalu Jang Mi melihat bintang menggunakan teleskop.

“Wow.. banyak sekali bintang di angkasa. Bintang itu di sebut apa?”

“Jang Mi.”

Jang Mi tersenyum, “Kau juga tidak tahu?”

“Itu benar. Bintang dilangit dinamakan dengan nama orang yang menemukannya.”

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001419351 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001394593

Jang Mi kemudian melihat lagi teleskopnya. Dia terkejut dan mengatakan ada satu bintang di tengah yang bersinar sangat terang, bentuknya bulat.

“Aku akan mengambilnya untukmu.” Myung Jae perlahan mengambil sesuatu dari depan teleskop, sebuah cincin. Myung Jae dengan bersimpuh memakaikan cincin itu pada Jang Mi.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001694861 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001700533

Jang Mi menunggu kedatangan ibunya dengan cemas. Dan akhirnya yang ditunggu pun tiba. Ibu beradu mulut dengan Jang Mi. Ibu tidak menyukai Myung Jae yang dibesarkan oleh ayahnya sendiri, tanpa ibu.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001775374 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001740306

Di pertemuan keluarga pun, ibu masih menampak ketidaksukaannya pada keluarga Myung Jae. Ibu mengatakan hal yang membuat ayah Myung Jae tidak nyaman. Padahal ayah Jang Mi sangat menyukai Myung Jae dan memberikan hadiah ikat pinggang.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001841173 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001865264

Di rumah, ibu mengatakan pada Jang Mi bahwa belum terlambat untuknya membatalkan pernikahan dengan Myung Jae. Jang Mi yang kesal akhinya mengatakan bahwa dia hamil. Ibu marah dan memukuli Jang Mi.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001906205 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001923890

Myung Jae sepertinya kesulitan keuangan, bahkan untuk membeli cincin pernikahan. Jang Mi memberikan uang pinjamannya pada Myung Jae untuk digunakan dalam persiapan pernikahan dan untuk bulan madu mereka.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001960092 Like.a.Fairytale.E02.mkv_001971303

Hari pernikahan. Jang Mi sangat cantik dengan gaun pengantinnya. Dia dikunjungi teman-temannya dan berfoto bersama.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_001990522

Myung Jae dan kakaknya menyambut tamu di depan ruang pernikahan. Lalu Myung Jae menerima telpon yang membuatnya terkejut.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002038604 Like.a.Fairytale.E02.mkv_002049348

Ibu menghampiri Jang Mi, dan mengkritik raut muka Jang Mi. Jang Mi mengatakan hari ini dia tidak ingin bertengkar dengan ibunya. Ibu berjongkok dan merapikan gaun Jang Mi.

“Aku akan hidup dengan baik.” Ujar Jang Mi.

“Jika kau hidup dengan buruk, lalu bagaimana?”

Jang Mi memegang perutnya dan meringis kesakitan. Dia lalu ke kamar mandi di bantu oleh seseorang.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002079845 Like.a.Fairytale.E02.mkv_002091490

Myung Jae berusaha menghubungi seseorang di ponselnya. Dan ponsel yang dihubungi selalu tidak aktif. Lalu ada ketua klub kampus menyapanya.

“Wah..kodok sungguh berubah menjadi pangeran.”

Mereka bersalaman. Ketua klub tampak tidak banyak berubah. Dia memberikan kartu namanya pada Myung Jae.

Myung Jae menghubungi orang itu lagi. Tapi nomornya masih tidak aktif.

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002142075 Like.a.Fairytale.E02.mkv_002143476

Ibu melemparkan pembalut pada Jang Mi.

“Kau membohongi hantu.”

Jang Mi menangis, “Ini karena ibu.”

“Apa yang kau bicarakan?”

“Karena ibu semuanya menjadi gila.”

***

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002177877 Like.a.Fairytale.E02.mkv_002161661

Myung Jae masih menghubungi orang itu. Lalu ada Jung Woo.

“Lama tidak berjumpa.” Sapa Jung Woo.

“Kau datang. Untuk apa?”

“Kenapa? Apa aku tidak boleh datang?” Tanya Jung Woo.

“Ah tidak, bukan seperti itu.”

Jung Woo kemudian menanyakan dimana Jang Mi.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002218484 Like.a.Fairytale.E02.mkv_002198598

Jung Woo menemui Jang Mi.

“Mengapa kau datang?”

“Tentu saja aku datang. Lagipula siapa yang tidak ingin melihat upacara pernikahan? Sungguh tidak tahu kau dengan kodok sangat bagus.”

“Bukan kodok. Pangeran katak.”

Jung Woo pun permisi, mereka akan bertemu lagi setelah upacara pernikahan usai.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002235200 Like.a.Fairytale.E02.mkv_002237871

Jang Mi memasuki ruangan didampingi ayahnya. Tapi, oow..mengapa tidak tampak senyuman dari kedua mempelai?

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002277844 Like.a.Fairytale.E02.mkv_002280513  

Upacara pernikahan berjalan lancar. Dan semua berfoto bersama.

Like.a.Fairytale.E02.mkv_002282048

***

Bersambung ke Bagian 2

Comments

Popular Posts