Saturday, December 14, 2013

Sinopsis GOLDEN RAINBOW Episode 5 – 1

Golden.Rainbow.E05.mkv_000009876

Golden Rainbow Episode 5

Golden.Rainbow.E05.mkv_000010510 Golden.Rainbow.E05.mkv_000021021

Han Joo dibawa keluar oleh polisi untuk dipertemukan dengan Jung Shim. Jung Shim terkejut saat dilihatnya Han Joo yang membuat masalah dengannya.

Jung Shim mendekat pada Han Joo, “Dalam kehidupan masa lalu kita, mungkin kita pernah bermusuhan.”

Kemudian datang Inspektur Baek, kepala polisi, yang mengenal Jung Shim dengan baik. Jung Shim memintanya untuk memenjarakan Han Joo. Karena Han Joo sudah mengganggu bisnisnya, dan memukuli karyawannya. Jung Shim juga mengatakan Han Joo memiliki catatan kriminal. Jung Shim kembali berteriak menyuruh memenjarakan Han Joo yang disebutnya sebagai hewan gila. Han Joo diam saja tak mengatakan apapun.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000056455 Golden.Rainbow.E05.mkv_000082748

Baek Won dan Man Won tiba di kantor polisi. Baek Won terkejut melihat wajah ayahnya yang babak belur.

Jung Shim kembali berteriak, “Kenapa diam saja? Lempar hewan ini ke penjara!”

“Apakah kau berbicara tentang ayahku? Siapa kau, halmoni?” tanya Baek Won pada Jung Shim. Dia marah Jung Shim menyebut ayahnya dengan ‘hewan’.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000086986 Golden.Rainbow.E05.mkv_000103904

Han Joo kemudian berbicara, dia berharap Jung Shim tidak berbicara kasar seperti itu di depan anak-anaknya. Dan jika Jung Shim ingin memenjarakannya, maka Jung Shim harus memenjarakan juga pemilik kapal pukat harimau dan orang-orang yang sudah memukulnya.

Jung Shim bilang dia disana bukan untuk berdebat dengan mantan napi seperti Han Joo. Han Joo berkata seandainya Jung Shim mau mendengar sejak awal, dia tidak akan sampai sejauh ini.

“Meskipun dimatamu, orang-orang sepertiku tampak seperti hewan, tapi hewan sebenarnya adalah mereka yang meraup keuntungan dengan membunuh orang lain.”

Golden.Rainbow.E05.mkv_000116750

Jung Shim kesal disindir seperti itu, “Apapun yang terjadi di perusahaanku, itu tanggung jawabku. Jadi penjarakan segera preman ini!”

Inspektur Baek kemudian menyuruh anak buahnya untuk segera memasukan Han Joo ke penjara dan melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000121087 Golden.Rainbow.E05.mkv_000122756

Baek Won marah pada Jung Shim, bagaimana bisa dia melakukan itu. Apa salah ayahnya kepada Jung Shim sampai dia melakukan hal itu. Man Won ikut menimpali, mengapa ayahnya yang di tangkap padahal Jung Shim lah yang memiliki kapal pukat harimau itu.

“Ini bukan urusan anak kecil.”

“Keluarga kami juga bukan urusanmu. Siapa kau menyebut ayahku preman, mantan narapidana, atau hewan? Minta maaf pada ayahku.”

Jung Shim tidak mengindahkan perkataan Baek Won, dia berjalan hendak meninggalkan tempat itu. Baek Won menghadang dan memegang tangan Jung Shim.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000139840

“Kau mau kemana? Aku menyuruhmu meminta maaf pada ayahku!”

Jung Shim menyuruh Baek Won minggir. Tapi Baek Won menolak, dia tidak akan minggir sampai Jung Shim meminta maaf. Terjadi tarik menarik antara Jung Shim dan Baek Won. Jung Shim bahkan memaki Baek Won sama premannya dengan Han Joo.

“Jangan memaki ayahku! Ayahku bukanlah preman atau hewan, dia ayah kami!”

Jung Shim menghentak tangan Baek Won dan berjalan pergi. Baek Won berusaha mengejar, tapi polisi menahannya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000174974 Golden.Rainbow.E05.mkv_000189789

Han Joo meminta Baek Won berhenti. Baek Won masih tidak terima, Han Joo tidak bersalah tapi mengapa malah dipenjara.

“Baek Won, percaya saja padaku. Aku akan segera bebas. Biarpun mereka lebih kuat dariku, selama aku memiliki kebenaran, aku tidak akan lama disini.”

Han Joo memeluk Baek Won dan menepuk pundaknya.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_000202034

Eok Jo mengatakan pada Baek Won dan Man Won bahwa Han Joo tidak akan keluar dari penjara. Jika ingin segera bebas, dia harus berdamai dengan orang-orang yang dilukainya. Itu tidak akan mudah.

Man Won bertanya apakah orang-orang itu adalah anak buah Jo Kwang Do. Eok Jo membenarkan, Man Won sudah pernah melihat mereka sebelumnya. Mereka tidak akan mudah berdamai dengan Man Won. Eok Jo lalu menyarankan pada mereka untuk minta maaf pada orang-orang Golden Fishery.

Baek Won tidak terima, ayahnya tidak bersalah, mengapa harus minta maaf. Mereka lah yang telah membuat kesalahan besar.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000229629 Golden.Rainbow.E05.mkv_000245678

“Gadis bodoh, ini bukan soal siapa yang benar atau salah! Inilah yang disebut hukum berpihak pada yang kaya dan berkuasa. Tapi apa yang dimiliki ayahmu?” Eok Jo bilang Han Joo hanya memiliki 3 bintang. Tiga kali dia dinyatakan bersalah dan dipenjara. Dalam situasi itu, apa yang bisa dia lakukan jika dia tidak meminta pengampunan. Dia akan berakhir dengan mendapat bintang keempat.

Kalau di militer, itu artinya promosi dari Letnan Jendral menjadi Jendral. “Kita harus merayakannya.” Sindir Eok Jo. Eok Jo kemudian berteriak mencari Soo Pyo untuk membelikan obat untuk matanya yang lebam.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_000264197

Soo Pyo mengajak Yeol Won ke gudang penyelundupan milik Jin Gi dengan imbalan Yeol Won akan meminta Chun Won untuk datang di hari minggu. Soo Pyo juga meminta Yeol Won untuk tidak memberitahu siapapun tentang gudang itu. Yeol Won mengerti.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000306005

Mereka masuk melalui lubang biasa. Soo Pyo membuka kotak, dan Yeol Won kegirangan mendapatkan Game Boy. Sepertinya dia ikut kesana memang untuk itu. Sedangkan Soo Pyo mengambil majalah dewasa lagi.

Soo Pyo memperingatkan lagi Yeol Won bahwa itu rahasia. Benar-benar rahasia. Yeol Won mengerti.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_000338504 Golden.Rainbow.E05.mkv_000339705

Do Young hendak naik ke kamarnya, dia melihat ayahnya dan yang lain sedang berkumpul, lalu berhenti dan menguping.

Jin Gi mengatakan mereka harus mendapatkan film itu dan membebaskan Han Joo. Karena desas desus tentang mereka sudah tidak bagus.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000343576 Golden.Rainbow.E05.mkv_000347213

Jung Shim: “Siapa yang menciptakan situasi buruk ini dari awal? Apakah aku yang memerintahkanmu menjalankan pukat harimau? Kau yang memulai situasi ini!”

Jin Gi: “Kau tahu betul bahwa kita harus melakukan apapun untuk mencegah kebangkrutan. Situasinya berbeda sekarang. Rumornya sudah besar, dan tidak ada alasan bagi kita untuk memejarakannya dan merusak reputasi perusahaan kita.”

Jung Shim menyuruh Jin Gi jujur kalau sebenarnya Jin Gi ingin membebaskan Han Joo dan berpihak padanya. Jin Gi mengelak.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000380146 

Mi Rim ikut-ikutan marah, Han Joo dipenjara atau tidak, mengapa Jin Gi harus peduli. Waktu dia bertemu ibunya malam itu, Han Joo begitu kasar padanya.

Jin Gi meminta istrinya untuk tidak menanggapi hal itu secara emosional. Jika mereka memenjarakan Han Joo, dia kan mempublikasikan tentang pukat harimau itu ke koran, TV, dan semuanya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000418284 Golden.Rainbow.E05.mkv_000419819

Jin Gi: “Ibu mertua, aku melakukan ini karena aku takut opini publik akan memperburuk keadaan dan perusahaan kita akan lebih menderita. Perusahaan kita masih di ujung tanduk. Jika bank atau investor kita berubah pikirna, kita tidak tahu apa yang bisa terjadi.”

Jung Shim: “Jika memang demikian, bawa film itu padaku, baru kita bicara. Jika kau tidak bisa mendapatkan film itu, kerugian perusahaan, kau yang bertanggung jawab.”

Jin Gi mengerti, dia akan membawa filmya. Do Young berjalan menaiki tangga ke kamarnya.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_000436268 Golden.Rainbow.E05.mkv_000449315

Jin Gi menemui Han Joo di penjara. Di hadapannya ada kamera milik Han Joo, tapi tanpa film di dalamnya. Jin Gi menanyakan dimana film itu. Itu tidak akan menyelesaikan masalah. “Apakah kau ingin meninggalkan anak-anakmu dengan cara seperti ini? Kau berikan kepada siapa? Dimana?”

“Hentikan pukat harimau, dan berikan ganti rugi finansial kepada para nelayan. Baru aku berikan film itu kepadamu.”

Jin Gi mengatakan dengan nada tinggi bahwa wanita tua itu (Jung Shim) tidak akan melakukannya. Jin Gi memberitahu, jika Han Joo melakukan itu, Han Joo dan juga dirinya akan terluka. “Mari kita hidup bersama dengan baik, Hyung.”

Golden.Rainbow.E05.mkv_000463095 Golden.Rainbow.E05.mkv_000471470

Han Joo berkata, yang menjalankan pukat harimau adalah Jin Gi, maka Jin Gi lah yang harus bertanggung jawab.

“Kau benar-benar akan melakukan ini? Kau ingin mengakhiri segalanya denganku seperti ini? Aku tidak ingin meninggalkanmu.” Ujar Jin Gi menatap Han Joo.

“Aku tidak pernah meninggalkamu. Kali ini, kau yang melakukannya sendiri. Dan membohongiku juga. Jin Gi, aku tahu kau sulit bersama ibu mertuamu. Kali ini kau harus menanggung penderitaan itu. Mari kita hidup dengan baik, Jin Gi.”

Jin Gi memukul meja, dan menatap Han Joo yang terlihat serius dengan perkataanya tadi.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_000527660 Golden.Rainbow.E05.mkv_000530830

Baek Won masuk ke kamar ayahnya. Dia mengeluarkan film itu dari dalam saku jaketnya. Ternyata Han Joo memberikannya pada Baek Won saat Han Joo memeluk Baek Won di kantor polisi. Han Joo juga meminta Baek Won untuk jangan pernah memberitahu siapapun.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000538438

Lalu Young Won masuk dan memberitahu kalau Il Won menangis.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000557957 Golden.Rainbow.E05.mkv_000600099

Baek Won ke kamar mereka. Il Won menangis disamping Yeol Won yang asik memainkan Game Boy-nya. Il Won menangis karena ingin main Game Boy sekali saja, tapi Yeol Won tidak meminjamkannya.

Baek Won meminta Yeol Won untuk meminjamkan game itu. Yeol Won marah, karena Il Won dia tidak bisa memecahkan rekor. “Berhenti menangis! Cengeng!” Yeol Won menekan (kalau sunda nya mah “disuntrungkeun” ;p) kepala Il Won.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000577410 Golden.Rainbow.E05.mkv_000601400

“Mengapa kau berbicara seperti itu! Darimana kau dapatkan itu?” tanya Baek Won.

“Soo Pyo Hyung, dia meminjamkannya padaku.” Yeol Won terbata.

Baek Won heran mengapa Soo Pyo meminjamkan barang seperti itu. Baek Won pun meminta kembali Yeol Won untuk meminjamkan game itu karena bukan milik Yeol Won. Tapi Yeol Won tetap tidak mau, Il Won tidak tahu cara memainkannya, Il Won akan mematahkannya.

Il Won bilang masih sambil menangis, dia bisa melakukannya. Young Won juga ikut-ikutan ingin main game itu.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000622421 Golden.Rainbow.E05.mkv_000623656

Kwang Do dan anak buahnya mendatangi rumah keluarga Kim. Eok Jo yang sedang menggosok gigi terkejut melihatnya. Kwang Do menanyakan keberadaan film milik Han Joo yang digunakan untuk memotret kapal pukat harimau itu.

Eok Jo bilang Han Joo sendiri yang tahu hal itu, mengapa Kwang Do malah datang kesana. Kwang Do meninju wajah Eok Jo, dan menyuruh anak buahnya untuk menggeledahnya. Anak buah Kwang Do menggeledah badan Eok Jo.

Baek Won keluar dan bertanya siapa mereka. Kwang Do tidak menanggapi dan menyuruh anak buahnya mencari film itu di sekitar rumah. Anak buah Kwang Do yang lain bergerak masuk ke dalam rumah. Mereka menggeleh kamar, mengacak-acak barang dan melemparkan beberapa barang anak-anak ke luar.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000672438 Golden.Rainbow.E05.mkv_000677009

Baek Won berusaha menghalangi, tapi dia didorong hingga jatuh. Chun Won juga di tampar saat berusaha menghentikan salah satu dari mereka akan mengacak-acak buku-bukunya. Mereka kemudian diseret dan didorong keluar. Anak-anak menanis ketakutan.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000712678 Golden.Rainbow.E05.mkv_000721487

Soo Pyo berlari keluar mendekati ayahnya. Eok Jo pura-pura kesakitan. Kwang Do tahu itu, dia berteriak dimana film itu. Tapi Eok Jo benar-benar tidak tahu, dan menyuruhnya menanyakanya pada Han Joo. Kwang Do marah, Eok Jo satu-satunya yang bersamanya di tempat kejadian.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000747680 Golden.Rainbow.E05.mkv_000749449

“Berhenti. Jika kau terus melakukan hal ini, aku akan melaporkannya ke polisi.” Baek Won kemudian meminta Chun Won menelpon polisi.

“Melaporkan kami? Coba saja. Di pihak kami, 6 orang terbaring di rumah sakit karena ayahmu. Lalu kau pikir mereka akan percaya seorang mantan narapidana?” Kwang Do lalu menyuruh anak buahnya untuk menggeledah Baek Won karena terlihat mencurigakan.

Baek Won hendak digeledah. Datang Man Won menghentikan mereka. Man Won menghadap Kwang Do, dia mengatakan bahwa dia pergi mencari Kwang Do di klub malam, tapi apa yang Kwang Do lakukan di rumahnya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000777009 Golden.Rainbow.E05.mkv_000785851

Kwang Do bertanya mengapa Man Won mencarinya, apakah Man Won memiliki film itu.

“Aku pergi untuk meminta penyelesaian dengan orang-orang yang terluka. Jika kau jantan, jangan mengganggu anak-anak. Selesaikan masalah ini denganku.” Tantang Man Won.

Kwang Do tertawa. Dia lalu mengiyakan tantangan Man won, dia ingin melihat apakah Man Won memiliki kemampuan untuk disebut sebagai seorang pria.

Baek Won mencegah Man Won, tapi Man Won hanya meminta Baek Won tetap dengan anak-anak.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000801967 

Eok Jo dan Soo Pyo berlari sembunyi di balik sumur.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000805070 Golden.Rainbow.E05.mkv_000859258

Man Won dan Kwang Do pun berkelahi satu lawan satu. Walaupun Man Won berhasil memukul Kwang Do beberapa kali di awal, tetap saja tenaga Kwang Do jauh lebih kuat dan memukul lebih banyak. Anak-anak menangis.

Baek Won hendak menghentikan Kwang Do, tapi malah didorong hingga terjatuh. Man Won memperigatkan untuk tidak menyentuh adiknya.

Kwang Do meminta filmnya. Dia yakin Man Won memilikinya karena Man Won mengunjungi Han Joo. Baek Won yang memiliki film itu, tampak bimbang. Dan Man Won tidak mengerti apa maksud Kwang Do.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000875907

Kwang Do naik ke dipan, dan akan menginjak perut Man Won. Mungkin Man Won akan mengingatnya jika dia melakukan itu.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000877809

Baek Won menghentikannya. “Berhenti! Film itu….”

Kring…kring… suara ponsel Kwang Do menghentikan Baek Won.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000886518 Golden.Rainbow.E05.mkv_000900599

Kwang Do menjawab telponnya yang ternyata dari Jin Gi. Kwang Do melapor bahwa mereka tidak menemukan film itu, tapi mereka akan segera menemukannya. Jin Gi menyuruh Kwang Do berhentu, biar ayahnya saja yang diberi pelajaran. Jin Gi juga melarang Kwang Do pergi ke laut dan menyebabkan masalah lain.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_000911777 Golden.Rainbow.E05.mkv_000914880

Baek Won mengobati luka Man Won dan menawarkannya untuk pergi ke rumah sakit. Tapi Man Won menolak dan menyuruh Baek Won mengurus anak-anak. Mereka pasti schok.

“Maafkan aku, Oppa. Sebenarnya, film itu, ada padaku.”

Man Won terkejut. Baek Won menunjuka film itu. Baek Won memberitahu jika Han Joo yang memberikannya di kantor polisi. Han Joo menyuruhnya untuk tidak memberi tahu siapapun. Tapi ketika Man Won dipukuli tadi, dia hendak mengatakannya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_000964697 Golden.Rainbow.E05.mkv_000971003

“Kau sudah melakukannya dengan baik. Jika mereka sangat menginginkannya, itu bisa menjadi senjata bagi ayah.”

“Tapi apa yang terjadi jika ayah tidak bisa keluar, Paman Eok Jo bilang begitu? Apa yang ada di film ini sehingga kita harus menerima perlakuan semacam ini? Ayah benar-benar keterlaluan.”

Man Won berkata ayah mereka bukanlah seseorang yang akan melakukan hal-hal tanpa berpikir apapun. Man Won menyuruh Baek Won mengunjungi Han Joo dan tanyakan apa yang harus mereka lakukan. Dan jika Baek Won tidak nyaman menyimpan film itu, bawa ke studio dan cetak.

Baek Won bertanya apakah Man Won tidak ikut bersamanya mengunjungi Han Joo. Man Won berkata dengan wajahnya yang seperti itu dia tidak bisa menemui ayahnya. Man Won juga meminta Baek Won untuk merahasiakan kejadian tadi pada ayahnya. Jika ayahnya tahu, dia akan merasa khawatir.

Baek Won mengangguk. Man Won tersenyum.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001009274 Golden.Rainbow.E05.mkv_001010542

“Apakah ada beras di rumah?”

“Sebenarnya tidak banyak. Uang yang ayah berikan padaku hampir habis. Kita harus membayar tagihan listrik dan lainnya. Kita juga harus membelikan sepatu untuk Il Won dan Young Won. Aku ingin ayah keluar dari sana secepatnya.”

Man Won kemudian menyuruh Baek Won keluar, dia khawatir dengan anak-anak.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001019785 Golden.Rainbow.E05.mkv_001025124

Diluar, Il Won menangis karena krayonnya hancur, dia belum pernah menggunakannya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001037703 Golden.Rainbow.E05.mkv_001043175

Shib Won juga mengeluh bandonya yang rusak. Sedangkan Yeol Won tersenyum senang mainannya tidak rusak karena dia memegangnya tadi.

“Hei, dalam keadaan kacau begini, kau senang mampu menyimpan itu? Kakak kita bahkan dipukuli!” Shib Won kesal pada Yeol Won.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001048347 Golden.Rainbow.E05.mkv_001050316

Young Hye datang dan terkejut dengan keadaan rumah yang berantakan. Dia bertanya pada anak-anak, tapi tidak ada yang menjawab, mereka pun bingung apa yang terjadi sebenarnya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001069535 Golden.Rainbow.E05.mkv_001072438

Baek Won keluar dan melihat Young Hye, matanya berkaca-kaca, “Ahjumma..”

“Baek Won! Apa yang terjadi? Apakah terjadi sesuatu?”

Baek Won meneteskan air mata.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_001089221 Golden.Rainbow.E05.mkv_001101700

Jin Gi menemui Young Hye dipinggir pantai. Sepertinya Young Hye lah yang memanggilnya.

“Han Joo Oppa…aku dengar dia ditangkap polisi karena Golden Fishery! Kenapa kau tidak memberitahu?” tanya Young Hye emosi.

“Kenapa kau tidak bilang kau bertemu dengan Han Joo hyung?” tanya Jin Gi balik.

Young Hye merasa tidak ada alasan baginya untuk melaporkan kehidupannya kepada Jin Gi.

Jin Gi mengingatkan Young Hye, akan kata-kata yang dia ucapkan ketika pertama kali Young Hye datang kesana. Saat Jin Gi menanyakan tentang Han Joo, Young Hye bilang satu-satunya yang dia lihat di depan mata adalah Kang Jung Shim. Jin Gi bertanya mengapa Young Hye melupakn tujuannya dan goyah.

“Aku tidak pernah melupakan tujuanku.”

Golden.Rainbow.E05.mkv_001146412

“Lalu mengapa kau kepergok ke pertunjukan kembang api dengan Han Joo Hyun dan anak-anaknya? Alasan Han Joo hyung dalam kesulitan adalah karena dirimu. Karena nenek tua itu berpikir anak-anak itu adalah anakmu dan Han Joo hyung. Lalu karena ada kapal pukat harimau.”

Young Hye bilang itu tidak masuk akal, bagaimana bisa mereka menganggapnya seperti itu.

Jin Gi bilang dia akan mengurus Han Joo, Young Hye jangan mengganggunya. Dan lebih baik, Young Hye tidak bertemu dengan Han Joo. Ini demi Han Joo. Lalu Jin Gi juga memberitahu bahwa usaha penyelundupan mereka akan dilakukan minggu ini. Paling lambat pengiriman akan diterima akhir pekan ini. Sampai saat itu, Jin Gi meminta Young Hye untuk melupakan Han Joo.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_001163896 Golden.Rainbow.E05.mkv_001181646

Anak-anak Kim sedang bersiap ke sekolah. Baek Won mengatakan pada Young Won untuk ikut bersama Chun Won hari ini, karena Baek Won harus mampir untuk menemui ayah mereka. Young Won merajuk, dia juga ingin bertemu ayahnya.

Shib Won juga, dia tidak mau sekolah, dia mau menemui ayahnya.

“Aku harus berbicara dengannya tentang sesuatu. Dia akan segera pulang, jadi kau pasti akan bertemu dengannya lagi.” Ujar Baek Won menenangkan adiknya. Baek Won meminta tolong pada Chun Won untuk mengurus adik-adiknya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001199898 Golden.Rainbow.E05.mkv_001205871

“Apakah kau pikir ayah bisa keluar?” tanya Chun Won langsung membuat Baek Won tidak enak dengan adik-adiknya. Baek Wn bertanya mengapa Chun Won berpikir seperti itu.

Chun Won bilang dia mendengarnya dari Paman Eok Jo, bahwa orang-orang yang datang ke rumah mereka kemarin bukan preman biasa. Dan di belakang mereka adalah Golden Fishery. “Bagaimana ayah bisa mudah bebas bila terlibat dengan orang seperti itu?” tanya Chun Won tanpa memikirkan ada adik mereka disana.

Baek Won berusaha mengingatkan. Shib Won yang sudah mendengarnya bertanya apakah ayahnya tidak akan keluar dari penjara. Sampai kapan ayahnya akan dipenjara.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001210809 Golden.Rainbow.E05.mkv_001212177 

Chun Won menyuruh Shib Won dan Young Won keluar (udah telat neng..). Shib Won tidak mau, dia juga ingin mendengar obrolan kakak-kakaknya.

“Jika aku bilang keluar, keluar!” Chun Won membentak.

“Kenapa marah? Kau kan masih baru dirumah ini.” Shib Won tidak terima.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001225924 Golden.Rainbow.E05.mkv_001234433

Baek Won kemudian dengan lembut meminta Shib Won membawa Young Won keluar.

“Noona, apakah benar ayah akan keluar dari penjara? Dia akan keluar, dan ketika orang-orang jahat datang, dia kan mengalahkan mereka untuk kita, kan?” tanya Young Won khawatir.

Baek Won tersenyum, “Tentu saja! Jangan khawatir dan tunggu diluar sebentar, oke?”

Young Won mengangguk lalu keluar bersama Shib Won.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001257923 Golden.Rainbow.E05.mkv_001261060

Setelah mereka keluar, Baek Won menegur Chun Won, mengapa dia mengatakan hal itu di depan anak-anak. Chun Won bilang walaupun mereka masih anak-anak, mereka perlu tahu kebenarannya.

“Bagaimana jika ayah tidak dibebaskan, apa yang akan kau lakukan? Adakah rencana untuk kelangsungan hidup kita? Apakah kau akan pergi ke panti asuhan?”

Baek Won menahan kesal, “Itu tidak akan terjadi.”

Chun Won juga tidak menginginkan hal itu, tapi situasi mereka sedang kritis, “Ijinkan aku bertanya sesuatu. Fakta bahwa ayah kita pernah dipenjara, apakah itu benar?”

“Dia memang pernah dipenjara, tapi ayah kita bukan orang jahat!”

Golden.Rainbow.E05.mkv_001291290 Golden.Rainbow.E05.mkv_001294159

“Jika bukan kejahatan, lalu apa? Jika itu benar… maka sudah pasti dia tidak akan dibebaskan.”

“Eonni!”

“Aku lebih tahu hal ini daripada kau. Ayahku juga seperti itu! tak ada lagi harapan untuk kita.” Chun Won lalu keluar meninggalkan Baek Won.

(Chun Won sepertinya merasa dia telah salah memilih batu loncatan.)

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_001316382

Han Joo merenung di dalam sel. Lalu seorang petugas memberitahu ada seseorang yang ingin menemuinya. Dan seperti yang sudah kita ketahui, itu adalah Baek Won.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001340038 Golden.Rainbow.E05.mkv_001342807

Baek Won berdiri menunggu ayahnya dengan menangis. Han Joo terkejut melihat Baek Won dan bertanya mengapa Baek Won kesana dan tidak ke sekolah. Baek Won berkata, bagaimana dia bisa pergi ke sekolah saat Han Joo ada disana.

“Aku sudah bilang jangan khawatirkan aku.” Ujar Han Joo.

Baek Won terdiam menunduk. Han Joo bertanya apakah ada sesuatu yang buruk terjadi. Tapi Baek Won bilang tidak, tidak ada yang terjadi.

Han Joo bertanya kembali Baek Won tidak memberitahu yang lain dia ada di penjara kan? Baek Won membenarkan. Han Joo memuji, Baek Won memang bisa diandalkan. Han Joo juga meminta Baek Won untuk tidak khawatir dan pergi ke sekolah.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001371336 Golden.Rainbow.E05.mkv_001374506

Han Joo melirik sedikit pada penjaga, dan bicara dengan lebih dekat pada Baek Won. Han Joo berkata karena mereka punya sesuatu yang berharga, tidak ada yang bisa mencelakakan Han Joo.

Baek Won masih menangis, “Ayah. Apakah kita benar-benar harus melakukan ini? Bagimu…apakah para nelayan lebih penting daripada kami? Bagi kami, kau adalah yang paling berharga. Aku tidak ingin ayah terluka. Tanpa ayah, aku merasa takut. Jika sesuatu yang buruk terjadi padamu, apa yang harus aku katakan kepada anak-anak?”

“Baek Won…tidak ada hal buruk yang akan terjadi pada ayah.” Han Joo berusaha menenangkan putri kesayangannya itu.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001396261 Golden.Rainbow.E05.mkv_001405937

Baek Won mengatakan bahwa Eok Jo bilang Han Joo tidak akan keluar karena Han Joo memiliki catatan kriminal. Baek Won tidak peduli dengan apa yang terjadi pada orang lain. “Ayah, tidak bisakah kau hanya melihat pada kami, dan tidak melawan mereka?”

“Baek Won, dengarkan aku. Seperti yang dikatakan Paman Eok Jo. Aku pernah melakukan kesalahan di masa lalu. Tapi… sekarang aku tidak ingin menjadi ayah yang memalukan bagimu dan anak-anak. Jika aku menyerah pada orang-orang pukat harimau, ayah akan menjadi sangat malu. Manusia, tidak boleh mendzalimi orang lain untuk kepentingan dirinya sendiri. Dan juga, tidak boleh diam saja bila melihat kedzaliman. Jika aku seperti itu, aku tidak akan mampu memeluk kalian. Kau mengerti?”

Air mata Baek Won semakin berlinang, “Tidak! Kau tidak mengerti betapa sulitnya ini bagiku. Apakah kau tidak bisa memikirkan bagaimana kami tanpamu?”

Han Joo mengangguk mengerti. Dia meminta maaf dan meminta Baek Won untuk bertahan sedikit lebih lama. Apa yang dia lakukan adalah untuk nelayan, tapi pada akhirnya itu untuk mereka semua. Mereka semua harus hidup bersama.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001528827 Golden.Rainbow.E05.mkv_001536534

“Baek Won. Meskipun kau menderita, kau harus tetap pergi ke sekolah. Oke?”

“Aku benci padamu, ayah. Aku sengaja tidak ke sekolah untuk bertemu denganmu tapi kau menyuruhku pergi?”

“Aku memberimu beban yang berat, bukan? Maafkan aku. Aku benar-benar menyesal.”

“Aku membencimu, tapi aku masih mencintaimu, ayah.”

“Aku tahu, nak. Aku juga mencintaimu. Jangan menangis.”

Baek Won pun menghapus air matanya.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_001551616

Jin Gi mendapatkan laporan bahwa Han Joo tidak juga menyerahkan film itu walaupun Baek Won sudah mengunjunginya. Jin Gi bilang dia yang akan mengurusnya.

(Jin Gi dan komplotannya mengira Baek Won menemui Han Joo untuk menceritakan kejadian semalam sehingga Han Joo memutuskan untuk menyerahkan film itu, padahal Baek Won tidak mengatakan apapun soal kejadian semalam.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_001570869 Golden.Rainbow.E05.mkv_001606338

Eok Jo seperti biasa tiduran di kamarnya. Jin Gi datang dan membangunkannya, tapi Eok Jo tidak bergerak hingga Jin Gi menggunakan kakinya untuk membangunkan Eok Jo.

Eok Jo bangun terkejut dan bertanya apa yang dilakukan Jin Gi disana. Jin Gi bertanya soal film itu lagi, apakah Eok Jo yakin tidak memilikinya.

“Aku sudah bilang Jin Gi. Aku benar-benar tidak tahu. Aku sudah gila jika tidak menyerahkannya kepadamu. Dari awal aku sudah menentang Han Joo, percayalah! Aku..akan membelamu karena kau memeliharaku. Mengapa aku mengkhianatimu? Sungguh.”

Golden.Rainbow.E05.mkv_001619517 Golden.Rainbow.E05.mkv_001622253

Kalau begitu, Jin Gi meminta Eok Jo untuk membujuk Han Joo dan mencari tahu dimana film itu. Eok Jo bilang apa Jin Gi tidak tahu sifatnya Han Joo. Jika dia pikir dia benar, dia akan menutup telinganya dan tidak peduli apa kata orang. Jadi, bagaimana bisa dia membujuknya.

“Itu masalahmu. Terserah kau mau mengancam atau berlutut, lakukan apa saja yang kau bisa untuk mendapatkannya. Kalau kau tidak berhasil, kau harus tinggalkan tempat ini, mengerti?”

Eok Jo meminta Jin Gi untuk tidak melakukan hal itu. Karena pukat harimau Jin Gi, Eok Jo bahkan tidak bisa bekerja di laut. “Jika kau memberitahuku untuk tidak melakukan itu juga (tinggal di rumah itu), aku mungkin akan mati.”

“Kalau begitu, matilah.” Jin Gi berjalan keluar.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001639771

Eok Jo menghentikannya dan berkata bahwa dia tahu satu jalan keluarnya. Kelemahan Han Joo.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_001660391 Golden.Rainbow.E05.mkv_001662193

Di sekolah ternyata sedang di adakan ujian. Chun Won mencoret-coret kertas soal, entah apa yang ditulisnya. Dia lalu menggelengkan kepala dan mulai mengerjakan kembali soalnya.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001669101 Golden.Rainbow.E05.mkv_001692591

Di saat siswa lain sedang mengerjakan soal, Do Young baru datang ke kelas. Dia meminta maaf karena terlambat pada Pak Guru dengan senyumnya. Pak Guru kesal, Do Young selalu telah masuk ke kelas, dan sekarang malah telah di hari ujian.

Do Young memberi alasan, itu karena tidak ada bedanya dia mengikuti ujian atau tidak, karena dia akan menjadi yang terakhir bagaimanapun juga. Anak-anak sekelas tertawa mendengar alasan Do Young itu.

Pak Guru memberi tahu Do Young bisa mengambil soalnya di podium. Jangan bercanda dan kerjakan dengan serius. Do Young memasang wajah serius dan mengiyakan apa kata gurunya itu. Pak Guru menghela nafas panjang melihat tingkah muridnya itu.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001706338 Golden.Rainbow.E05.mkv_001711743

Do Young mengambil soal dan duduk di mejanya. Dia lalu melihat kursi Baek Won yang kosong. Do Young menyenggol Soo Pyo, sepertinya hendak bertanya soal Baek Won. Tapi Soo Pyo salah menduga Do Young akan mencontek. Dia mengancam akan melaporkan Do Young pada Pak Guru.

Do Young tersenyum dan berkata bukan itu maksud dia, “Mengapa Baek Won tidak masuk sekolah?”

“Sesuatu terjadi di rumah.” ujar Soo Pyo.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001730996

Do Young kembali bertanya apa yang terjadi. Soo Pyo lalu membisikan sesuatu pada Do Young. Do Young terkejut dan menuntut penjelasan lebih lanjut.

“Sesuatu tentang kapal pukat harimau. Para preman datang dan membuat kekacauan.” Jelas Soo Pyo. Do Young teringat perkataan Jung Shim waktu itu tentang pukat harimau yang dimulai oleh ayahnya Jin Gi.

Do Young berdiri dan bergegas pergi keluar. Tidak menghiraukan panggilan Pak Guru.

***

Golden.Rainbow.E05.mkv_001763194 Golden.Rainbow.E05.mkv_001766998

Baek Won duduk di dekat tambak ikan miliknya. Baek Won melihat ikan-ikan di dalam ember yang sudah mati. Baek Won mengingat percakapannya dengan Han Joo sambil menangis.

Flashback.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001781245 Golden.Rainbow.E05.mkv_001800899

Han Joo memuji Baek Won bisa menjadi Insinyur Perikanan karena dia bisa memelihara banyak ikan. Han Joo benar-benar tak menyangka, dia berpikir Baek Won memelihara ikan hanya untuk bersenang-senang. Han Joo tidak tahu Baek Won ternyata tahu bagaimana caranya memelihara ikan.

“Lihat saja nanti. Suatu saat, aku akan menjalankan tambak ikan yang jauh lebih besar. Jadi aku akan mendapatkan banyak uang dan aku akan membiarkan kau melakukan semua yang kau inginkan.” Baek Won tersenyum.

Han Joo tampak tidak yakin. Baek Won meyakinkannya. Dia akan mengirim Han Joo kelilin dunia. Baek Won juga bilang dia jadi serakah.

Han Joo tertawa, mendengarkannya saja sudah membuatnya kenyang. Baek Won ikut tertawa.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001777976

“Baek Won. Ayahmu ini…tidak suka kau menjadi serakah.”

“Kenapa?”

“Lihatlah laut itu. Ikan…ketika mereka kenyang, mereka tidak saling memakan. Mereka tidak serakah, dan hidup bersama secara harmonis. Ayah menginginkan Baek Won, setelah mendapatkan banyak uang, tetap suka bergaul dengan orang-orang. Seperti bagaimana kau mengurus saudara-saudaramu.” Han Joo berkata dengan lembut.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001845376 Golden.Rainbow.E05.mkv_001857321

Baek Won tersenyum, “Tentu saja, karena aku anakmu! Namun, aku akan menghasilkan banyak uang. Aku akan mendapatkan uang dan berbagi dengan orang-orang.”

“Baiklah. Silahkan melakukannya.” Han Joo memberikan kepalan tangannya tanda semangat. Han Joo berkata dia ingin melakukan banyak hal untuk Baek Won, tapi dia miskin. Han Joo meminta maaf.

Baek Won bilang ayahnya tidak miskin. Begitu banyak cinta yang dia berikan pada mereka. Tidak ada orang di dunia ini sekaya Han Joo. Han Joo tersenyum dan berterima kasih.

Golden.Rainbow.E05.mkv_001884815

Dia kemudian merangkul Baek Won dan memandang laut.

Flashback end.

***

Bersambung ke bagian 2 ~

 

Komentar:

Jin Gi ini sebenarnya niat bantuin Han Joo keluar dari penjara gak sih? Dia bilang ingin menolong Han Joo, tapi sebenarnya dia gak ingin terjerat hukum karena kapal pukat harimau itu. Han Joo benar, Jin Gi ini merasa kesulitan hidup bersama mertuanya Jung Shim. Dia yang dari panti asuhan dan selalu direndahkan Jung Shim, berusaha untuk terlihat baik, manut, dan berhasil di depan mertuanya itu. Mungkin untuk mendapat pengakuan, tapi aku rasa niat sebenarnya untuk menjatuhkan Jung Shim pelan-pelan seperti yang direncanakannya dengan Young Hye.

Tapi itu aku juga tidak yakin. Malah sepertinya Jin Gi memanfaatkan uang yang dipakai Young Hye. Ntahlah, dramanya masih panjang readers.. ;)

Aku rasa Chun Won alias Kyung Mi mulai berpikir jika dia telah salah memilih batu loncatan. Dia berpikir keluarga itu, walaupun miskin tapi mereka bersih. Dan ternyata dengan kekacauan itu dan fakta bahwa Han Joo mantan narapidana yang baru dia ketahui, akhirnya dia sadar dia salah. Mungkin karena itulah nanti dia malah akan berperan ‘jahat’. Dia yang selama ini hidup menderita dengan ayah kandungnya dan ingin keluar dari sana. Wajar saja jika akhirnya dia menghalalkan segala cara. Seperti Jin Gi.

Oya, sinopsis Golden Rainbow ini aku buat dengan subtitle bahasa Indonesia. Maaf ya readers… karena keterbatasan waktu, dan kebetulan bahasanya cocok sama aku.. biasanya yang dari viki, bahasa Indonesianya suka aneh. Thanks to Papario @ Islandsubs.com atas subtitle Bahasa-nya.

4 comments:

  1. Han Joo mengingatkanku pada Ayahku yg juga seorang nelayan. hahahaa
    i love you dad :D
    semangat mbak pokoknya aku bakal ikutin terus drama ini sampe kelar dan oh ya Jung Il woo jadi do young ya ternyata?plak
    aku kira jadi man Won soalny sdh terpesona sama sosok kecil Man Won
    hahhaha

    ReplyDelete
  2. Aku harap han joo bisa bebas, aq gak tega liatnya.. terharu mba sama nasihat han joo ... :(
    takjub saya (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sama,aku jg terharu smpai menitikkan air mata..hiksss...

      Delete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD