Sinopsis LET’S EAT Episode 6 – 1

Let's.Eat.E06.mp4_000048515 Let's.Eat.E06.mp4_000066900

Soo Kyung membawa berkas kontrak asuransi yang dia temukan di tempat daur ulang ke kamarnya. Soo Kyun berpikir, wanita apartemen 804 yang membuat Dae Young menjadi ahli waris, dan wanita yang sebelumnya membuat Dae Young sebagai ahli waris, mereka berdua adalah wanita yang tinggal sendirian. Dan mereka meninggal beberapa waktu yang lalu.

“Bisakah ini merupakan kejadian yang kebetulan? Atau….” Soo Kyung memikirkan sesuatu. Barassi menggonggong dan Soo Kyung merasa Barassi memikirkan hal yang sama dengannya.

Soo Kyung berdiri dan membawa berkas itu.

Let's.Eat.E06.mp4_000102468

Episode 6: Harga Diri dan Prasangka

Let's.Eat.E06.mp4_000130830 Let's.Eat.E06.mp4_000123689

Soo Kyung berdiri di depan apartemen Dae Young. Dia memantapkan diri untuk memencet bel, bersamaan dengan Dae Young membuka pintu. Soo Kyung berteriak karena kaget. Dae Young bertanya mengapa Soo Kyung ada disana. Soo Kyung bilang dia ingin mengatakan sesuatu. Soo Kyung menyodorkan berkas asuransi itu.

Tapi Dae Young mengira Soo Kyung memberitahunya untuk melakukan daur ulang dengan baik. Karena yang Soo Kyung tunjukan itu adalah sampah Dae Young. Dae Young lalu bilang karena dia mempunyai janji penting, dia akan melakukannya besok saat dia kembali.

Soo Kyung menghadang, bukan itu maksudnya, Soo Kyung menunjuk berkas itu, berkas kontrak asuransi Jung Yu Mi yang juga membuat Dae Young menjadi ahli warisnya. Soo Kyung bertanya mengapa seperti itu. Dae Young bilang berkas itu adalah contoh. Berkas itu hanya contoh bagaimana mengisi berkas yang dia tunjukan pada Jung Yu Mi.

Let's.Eat.E06.mp4_000167766 Let's.Eat.E06.mp4_000173706

Soo Kyung tidak percaya, bagaimana bisa perusahaan asuransi memberikan contoh seperti perusahaan kosmetik. Dae Young menunjukan, tanda tangan Jung Yu Mi tidak berada di tempat tanda tangan. Dan lagipulan Jung Yu Mi keburu meninggal sebelum dia menandatangani kontrak asuransinya, jadi kontrak itu tidak berarti apa-apa. Dae Young meremas kontrak itu dan memasukannya ke jaket.

Soo Kyung berteriak, “Apa yang kau lakukan sekarang?!”

“Bagaimanapun juga, ini adalah sampahku. Aku akan mengurus apa yang menjadi milikku. Jika kau memiliki hal lain untuk dikatakan, kita bicarakan saat aku kembali.” Dae Young kemudian berlari pergi dari sana.

Soo Kyung memanggilnya tapi Dae Young terus berlari.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000199965 Let's.Eat.E06.mp4_000230229

Soo Kyung kembali ke apartemennya. Soo Kyung tak percaya jika itu hanya contoh. Melihat Dae Young yang tiba-tiba pergi seperti ada hal yang penting, Soo Kyung merasa Dae Young benar-benar merasa bersalah atas sesuatu. Dae Young bahkan mengambil kontraknya.

“Apakah dia sedang mencoba menghancurkan barang bukti?” pikir Soo Kyung. Dan Soo Kyung ternyata sudah memfoto kontrak tadi, menjaga jika hal seperti tadi terjadi.

Lalu lampu apartemennya padam. Soo Kyung harus keluar membeli lampu.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000241306 Let's.Eat.E06.mp4_000276942

Soo Kyung pulang membeli lampu. Dia berjalan sambil memakan es krim (kayaknya..) dan menuntun Barassi. Soo Kyung masih memikirkan kecurigaannya pada Dae Young. Apakah dia harus mengatakan hal tadi pada perusahaan asuransi lebih dulu. Soo Kyung merasa gemetaran. Dae Young sebelumnya terus mengatakan padanya untuk membeli asuransi, dia adalah wanita yang tinggal sendirian seperti dua wanita sebelumnya.

Tiba-tiba Barassi menggonggong seperti melihat sesuatu ke arah lain. Soo Kyung bertanya ada apa pada Barassi. Soo Kyung mendekati Barassi, namun Barassi malah terlepas dan berlari ke arah lain.

Let's.Eat.E06.mp4_000292324 Let's.Eat.E06.mp4_000294092 Let's.Eat.E06.mp4_000298630 Let's.Eat.E06.mp4_000300599

Barassi melihat seorang pria yang memukul seorang wanita di dekat situ. Soo Kyung menghampiri Barassi dan memangkunya. Soo Kyung melihat pria itu dari belakang. Pria itu berlari dan Soo Kyung melihat kaki seorang wanita di balik sebuah mobil. Soo Kyung mendekat untuk melihat, lalu Soo Kyung berteriak kaget.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000331496 Let's.Eat.E06.mp4_000326658

Soo Kyung berada di kantor polisi. Petugas memberinya secangkir kopi. Petugas itu bilang tidak ada yang serius pada korban. Soo Kyung lalu bertanya apakah pelaku kejadian itu adalah pelaku penyerangan ‘jangan tanya’ yang ditayangkan di berita. Petugas bilang mereka akan melakukan penyelidikan, tapi sepertinya memang orang yang sama. Soo Kyung tampak memikirkan sesuatu (Oow, apa Soo Kyung berpikir itu Dae Young…)

Petugas meminta Soo Kyung memberitahunya tentang apa yang dipakai si penyerang, karena Soo Kyung melihatnya. Soo Kyung bilang dia melihatnya dari jarak jauh, dan juga lampu yang gelap. Soo Kyung tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas. Soo Kyung bilang pria itu sedikit lebih tinggi dari dia sekitar 175 cm sampai 178 cm. Soo Kyung juga bilang pria itu mengenakan pakaian olahraga, dan memakai topi.

Let's.Eat.E06.mp4_000376908 Let's.Eat.E06.mp4_000381379

Lalu Soo Kyung mengingat ciri-ciri yang dia sebutkan barusan mirip dengan yang dikenakan Dae Young. Soo Kyung menggelengkan kepalanya.

Let's.Eat.E06.mp4_000414345 Let's.Eat.E06.mp4_000416881

Petugas bertanya lagi apakah ada hal lain yang diingat Soo Kyung. Soo Kyung bilang dia tidak ingat lagi. Petugas itu merasa bahkan yang dikatakan Soo Kyung tadi merupakan sebuah perolehan besar.

“Walaupun kasus penyerangan yang telah terjadi tempatnya tidak berjauhan dengan tempat sebelumnya, tapi kami tidak menemukan petunjuk apapun. Dia sepertinya tahu setiap inci lokasi CCTV di lingkungan itu. Seperti hantu, dia sepertinya hanya pergi di sekitar tempat yang samar-samar. Melihat hal itu, ada kemungkinan besar bahwa pelakunya berasal dari lingkungan ini.”

Petugas lalu memberikan kartu namanya, dan meminta Soo Kyung menghubunginya jika Soo Kyung mengingat sesuatu.

Let's.Eat.E06.mp4_000466463 Let's.Eat.E06.mp4_000474872

Soo Kyung akan meninggalkan kantor polisi, tapi dia kembali dan mengatakan mengingat sesuatu. Soo Kyung bertanya apakah identitas saksi pasti dilindungi. Ternyata Soo Kyung benar-benar melaporkan Dae Young.

Let's.Eat.E06.mp4_000489887 Let's.Eat.E06.mp4_000493023

Kini dia dan beberapa petugas polisi sedang menunggu kedatangan Dae Young di dekat apartemen, mereka akan menyergapnya. Soo Kyung yang bersembunyi di dalam mobil kembali bertanya, “Apakah kau yakin laporanku akan dirahasiakan padanya, kan?”

Petugas itu kesal karena Soo Kyung sudah menanyakannya beberapa kali. Tentu saja itu akan jadi rahasia.

Let's.Eat.E06.mp4_000520951 Let's.Eat.E06.mp4_000526323

Dae Young muncul, Soo Kyung menunjukannya. Dae Young pun dicegat oleh dua petugas dan dibawa pergi. Petugas lalu mempersilahkan Soo Kyung untuk pulang. Dan sebelum keluar dari mobil Soo Kyung kembali meyakinkan bahwa identitasnya tidak akan diungkap pada Dae Young oleh polisi.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000570400 Let's.Eat.E06.mp4_000562926

Dae Young diinterogasi di kantor polisi. Dia tidak terima disebut sebagai tersangka penyerangan ‘jangan tanya’. “Saat stress aku melakukan ‘jangan tanya’ makan terlalu banyak, tapi aku tidak pernah memukul seseorang.”

“Benarkah? Lalu mengapa seorang saksi mengenalimu?”

Dae Young kesal dan bertanya siapa saksi itu, panggil segera orang itu untuk bertanya apakah yang saksi itu lihat benar-benar dirinya. Petugas bilang mereka sedang melakukan penyelidikan. Dae Young menyarankan mereka untuk tidak melakukan penyelidikan, karena dia punya alibi seseorang yang bersamanya di lokasi lain. Dae Young mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi seseorang.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000586783 Let's.Eat.E06.mp4_000608004

Soo Kyung memasang lampunya. Soo Kyung mulai berpikir lagi, dan bertanya pada Barassi, Barassi melihatnya juga kan, itu pasti Goo Dae Young. Dari awal ada sesuatu yang aneh dari tindakannya. Soo Kyung mengeluh, seseorang seperti itu tinggal di samping rumahnya. Lebih buruk lagi, dia bahkan makan bersama Dae Young. Soo Kyung kembali merasa gemetaran.

Bel apartemen Soo Kyung berbunyi. Soo Kyung penasaran siapa yang datang di jam sudah larut itu. Soo Kyung membuka pintu, ternyata Dae Young. Soo Kyung menegang.

Let's.Eat.E06.mp4_000628892 Let's.Eat.E06.mp4_000634063 Let's.Eat.E06.mp4_000638968 Let's.Eat.E06.mp4_000727259

“Noona! Dari awal, noona, kau terus-terusan mengganggu.” Dae Young tersenyum, lalu wajahnya berubah serius dan dia mengayunkan tropi raja asuransi hendak memukul Soo Kyung. Soo Kyung berteriak.

Let's.Eat.E06.mp4_000735467

“Aaahhh..!” dan ternyata itu hanya mimpi. Soo Kyung terbangun lalu memeluk Barassi yang ada disampingnya.

Soo Kyung kembali berpikir, “Mungkinkah…wanita yang tinggal di apartemen 804 tidak mengalami kecelakaan tapi…apakakah orang itu..membunuhnya?”

Soo Kyung ketakutan.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000757189 Let's.Eat.E06.mp4_000755954

Dae Young kesal, dia benar-benar tidak bersalah. Dia benar-benar bertamu orang itu di jam kejadian. Petugas bilang lalu kenapa orang yang dia hubungi tidak mau mengakui mereka bersama untuk alibi Dae Young. Dae Young bilang pria itu berbohong.

Petugas itu bilang, lihat saja nanti siapa yang berbohong. Dae Young frustasi membuka topinya dan mengacak rambutnya. Petugas itu menanyakan nama untuk memulai pendataan.

“Aku bilang itu benar-benar bukan aku. Ah! Aku akan gila!”

Let's.Eat.E06.mp4_000775107 Let's.Eat.E06.mp4_000792224

Kemudian Dae Young memanggil Hak Moon yang baru saja tiba. Dae Young lemas. Hak Moon memperkenalkan diri sebagai pengacaranya Dae Young. Mulai sekarang petugas itu harus bicara dengannya atas apapun mengenai kasus ini.

“Klienku hanya akan bicara melalui aku.” Ujar Hak Moon, membuat petugas yang melihat kartu nama Hak Moon angguk-angguk. Hak Moon lalu meminta petugas itu untuk meninggalkan mereka karena dia harus bicara berdua dengan kliennya, Dae Young.

Let's.Eat.E06.mp4_000805404

Petugas itu pergi, lalu menggerutu sendiri. Mereka pasti pernah melihat di suatu tempat. Mereka selalu memanggil pengacaranya dulu. (untuk polisi, jika ada pengacaranya, susah untuk ditekan..)

Let's.Eat.E06.mp4_000813245 Let's.Eat.E06.mp4_000825090

Dae Young bicara berdua dengan Hak Moon. Dae Young meminta maaf karena memanggil Hak Moo. Tapi Hak Moon satu-satunya orang yang dia ingat agar dia bisa berkonsultasi secepatnya. Hak Moon bilang dia baik-baik saja, bagaimanapun juag hal seperi itu adalah yang biasa dilakukan pengacara. Hak Moon lalu bertanya apa yang terjadi, mengapa Dae Young dituduh sebagai pelaku kekerasan ‘jangan tanya’.

“Rupanya, saksi kejadian keahatan itu menunjukku sebagai pelakunya. Tapi di jam itu aku sedang bersama orang lain. Orang itu bernama Jung Hyung Don, kau tahu kan? Adik dari Yunok Nunim yang aku katakan padamu sebelumnya.”

“Jika itu Yunok Nunim…orang yang meninggalkan uang asuransinya untukmu dan meninggal?”

Let's.Eat.E06.mp4_000839304

Flashback adegan Dae Young bertemu Hyung Don.

Let's.Eat.E06.mp4_000845343 Let's.Eat.E06.mp4_000858757

“Ya. Aku pergi menemuinya karena dia meminta untuk bertemu denganku. Kejadian yang sama lagi. Dia menyuruhku untuk menyerah terhadap asuransi kakaknya.”

“Bagaimanapun juga, ada seseorang yang bersama denganmu. Kau membuktikan alibimu, tapi mengapa kau masih diselidiki?”

“Itulah kenapa aku menghubungimu! Jung Hyung Don atau Jung Hyun Don itu, bajingan itu! Hanya jika aku menulis surat pernyataan pelepasan hak, dia bilang dia akan membuktikan alibiku. Jika sebaliknya, kami akan berakhir seperti orang yang tidak pernah bertemu sebelumnya. Bajingan itu! Saat aku meninggalkan tempat ini, aku tidak akan membiarkannya sendirian. Bajingan itu! Benar-benar!” Dae Young memukul dinding dengan kesal.

Let's.Eat.E06.mp4_000885650 Let's.Eat.E06.mp4_000909674

Hak Moon meminta Dae Young untuk tenang. Hak Moon mengajaknya memikirkan kemungkinan adanya bukti lain. Apakah di tempat Dae Young bertemu orang itu ada toko di dekat situ, atau sesuatu seperti CCTV. Dae Young bilang tidak ada CCTV, ataupun orang lain yang lewat.

Hak Moon bilang bagaimanapun juga, polisi tidak mempunyai bukti kuat, dan itu akan menyulitkan mereka untuk memperoleh surat penahanan. Jika tidak ada surat penahanan, mereka hanya bisa menahan Dae Young untuk 48 jam. Dae Young melihat jam dinding, jam 3 lewat. Dae Young mengeluh. Dia punya banyak jadwal meeting dengan kliennya untuk hari itu dan besok. Dia juga tidak memegang ponselnya. Dia benar-benar akan gila.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000932930 Let's.Eat.E06.mp4_000946644

Soo Kyung keluar apartemen bersamaan dengan Jin Yi yang masuk ke apartemennya. Soo Kyung menghampiri apartemen Dae Young dan menguping. Melihat Dae Young belum pulang dari dari kantor polisi, Soo Kyung mengambil kesimpulan bahwa Dae Young benar-benar tersangka.

Soo Kyung melihat pesan yang ditinggalkan Jin Yi di grup Kakao, “Hari ini adalah hari Oppa minum susu. Aku meninggalkan susu di depan rumahmu, Oppa. Minum susu dan dapatkan kalsium!”

Let's.Eat.E06.mp4_000967164

Soo Kyung melihat susu yang ditinggalkan Jin Yi di depan aparteman Dae Young. Dia bergumam, Oppanya Jin Yi tidak akan bisa minum susu secara rutin mulai dari sekarang. Soo Kyung mengambil susu itu dan hendak mengembalikannya dan memberitahu tentang Dae Young pada Jin Yi, tapi tidak jadi. Soo Kyung pikir walaupun dia tidak memberitahu Jin Yi, dia akan mengetahuinya dengan menonton berita. Soo Kyung lalu pergi sambil membawa susunya.

***

Let's.Eat.E06.mp4_000982346 Let's.Eat.E06.mp4_000989286

Soo Kyung minum susu di kantornya sambil mencari berita di internet. Dia merasa aneh, belum ada artikel tentang penangkapan Dae Young. Do Yeon datang dan bertanya apakah Soo Kyung sedang melihat blog ShikSha lagi. Soo Kyung bilang bukan.

Let's.Eat.E06.mp4_001006604 Let's.Eat.E06.mp4_001019049

Kyu Shik masuk ke kantor dengan kesal. Dia merasa sangat tidak beruntung pagi itu. Dia dituduh melakukan pelecehan seksual di dalam bis, untungnya ada saksi yang membelanya. Kyu Shik bertanya mengapa dia dituduh sebagai peleceh seksual tanpa alasan.

Do Yeon menahan tawa, “Itu… Manajer, wajahmu sedikit…” Soo Kyung menyenggol Do Yeon. Do Yeon pun tak melanjutkan kata-katanya.

Kyu Shik menangkap maksud Do Yeon, dia membenarkan. Wajahnya menimbulkan kesalahpahaman. Do Yeon bilang bukan begitu. Kyu Shik kembali berkata, karena itulah, untuk menghidari kesalahpahaman dia hidup dengan sangat hati-hati.

“Tapi itu salah menghakimi orang dari penampilan mereka, benar? Lihat juga orang-orang yang datang ke kantor kita. Mereka terlihat baik-baik saja diluar tapi mereka lebih jahat, mereka menyeleweng dan…tidakkah mereka benar-benar orang yang sangat jahat?” ujar Kyun Shik.

Let's.Eat.E06.mp4_001058388 Let's.Eat.E06.mp4_001059690

“Itu benar. Seorang pria yang terlihat normal seperti Goo Dae Young, siapa yang akan tahu jika dia adalah pelaku penyerangan ‘jangan tanya’?” Soo Kyung keceplosan bicara.

Do Yeon dan Kyu Shik terkejut, apa yang Soo Kyung bicarakan. Soo Kyung lalu memberitahu semalam dia menjadi saksi kejadian penyerangan ‘jangan tanya’. Tapi penampilan pelaku yang terlihat benar-benar Goo Dae Young. Itulah sebabnya Soo Kyung membuat laporan.

Do Yeon tidak terima, tidak masuk akal, Soo Kyung pasti salah melihat. Tidak mungkin Dae Young akan melakukan hal seperti itu. Tapi menurut Soo Kyung dari awal tidak hanya satu atau dua hal yang aneh mengenai Dae Young. Dan wanita yang meninggal, tetangga Soo Kyung di apartemen 804, ahli waris asuransinya adalah Goo Dae Young.

Let's.Eat.E06.mp4_001097594 Let's.Eat.E06.mp4_001102532

Soo Kyung kemudian menunjukan bukti kontrak asuransi yang sudah dia foto diponselnya. Soo Kyung bilang walaupun itu bukan bukti yang jelas, Dae Young bilang dia menulis itu sebagai contoh. Soo Kyung jug bilang Dae Young berbohong dengan wajah yang terlihat jelas.

Do Yeon berdiri dan berlari menuju ruangannya. Kyu Shik bilang jika dua orang membuat Dae Young sebagai ahli warisnya, maka itu sedikit aneh. Bahkan jika orang asing memberikan asuransinya pada orang yang tidak dikenal, itu juga aneh. Soo Kyung juga merasa demikian.

Let's.Eat.E06.mp4_001134597 Let's.Eat.E06.mp4_001151381

Do Yeon kembali, dia membawa contoh kontrak asuransi yang ditulis Dae Young. Itu adalah kontrak asuransi yang dia tanda tangani dengan Dae Young beberapa waktu yang lalu. Do Yeon menunjukan tulisan tangan Dae Young, yang memang mirip dengan yang ada di foto Soo Kyung.

Soo Kyung agak goyah juga mengetahui hal itu. Tapi dia meyakinkan bahwa Dae Young memang pelaku penyerangan ‘jangan tanya’ itu karena dia belum keluar dari kantor polisi setelah ditangkap tadi malam. Do Yeon menunduk lemas.

***

Let's.Eat.E06.mp4_001171668 Let's.Eat.E06.mp4_001174704

Dae Young menemui Hak Moon lagi. Dae Young meminta maaf karena dia membuat Hak Moon datang pagi-pagi sekali. Hak Moon bilang tidak masalah dan bertanya ada apa pada Dae Young.

“Aku akan menulis surat pernyataan pelesapan hak seratus ribu dolar itu.”

Hak Moon bertanya mengapa Dae Young memutuskan hal itu. Dae Young bilang bagaimanapun juga, jika dia tidak bisa membuktikan alibinya, bahkan jika dia meninggalkan kantor polisi, sampai pelakunya ditangkap, dia akan tetap diselidiki. Dia melakukan pekerjaan sales, jika rumor mengerikan beredar, maka dia akan kehilangan semua kliennya. Dan juga Jung Hyung Don akan terus mengganggunya hingga dia memberikan seratus ribu dolar itu. Dae Young juga bilang, bagaimanapun itu bukan uangnya. Dia hanya perlu menyerah.

Let's.Eat.E06.mp4_001204133 Let's.Eat.E06.mp4_001205935

Hak Moon menghargai keputusan Dae Young. Dia mengajak Dae Young untuk segera memulai prosesnya dengan mendapatkan surat pernyataan itu dari notaris. Hak Moon butuh stempel dan kartu identitas Dae Young untuk mengurus hal itu. Semuanya itu ada dirumah. Hak Moon bertanya adakah seseorang yang bisa mengambilkannya. Dae Young bilang dia tinggal sendiri.

***

Let's.Eat.E06.mp4_001243606 Let's.Eat.E06.mp4_001257486

Di kantor, Kyu Shik masih tidak percaya jika Dae Young pelaku penyerangan itu. Kyu Shik bilang itu tidak masuk akal. Lalu bagaimana dengan uang asuransi yang diterima Dae Young, apakah tidak masalah untuk seorang kriminal menerima uang asuransi.

Soo Kyung menerima telpon dari Hak Moon yang berada di kantor polisi bersama Dae Young. Soo Kyung sangat terkejut. Apalagi saat Hak Moon memintanya pergi ke rumah Dae Young untuk mengambil stempel dan kartu identitasnya. Dan lebih terkejut lagi saat Dae Young sendiri yang bicara.

Let's.Eat.E06.mp4_001272601 Let's.Eat.E06.mp4_001285884

“Noona! Halo? Noona?”

“Ya..” Soo Kyung menjawab dengan terbata.

“Ya. Stempel seharusnya ada di laci tempat cuci piring. Dan kartu identitasku sharunya ada di dalam dompet. Tapi dompetku mungkin tergeletak di suatu tempat di lantai. Password rumahku adalah 9090. Goo Dae Young Goo Dae Young. Itu mudah untuk diingat kan?”

“Y-y-ya…” Soo Kyung segera menutup telponnya dengan tegang.

Let's.Eat.E06.mp4_001293592 Let's.Eat.E06.mp4_001297429

Kyu Shik bertanya apakah Hak Moon menjadi pengacara Dae Young. Soo Kyung menggeleng, dia tidak tahu. Hak Moon menyuruhnya pergi ke rumah Goo Dae Young sekarang untuk mengambil stempel dan kartu identitasnya. Soo Kyung berpikir untuk apa barang-barang itu.

Kyu Shik bilang itu kebetulan yang langka. Goo Dae Young yang dilaporkan oleh Soo Kyung, akan dibela oleh Hak Moon. Kyu Shik bertanya haruskah mereka menghentikannya, jika Dae Young pelakunya maka mereka pasti akan kalah dalam kasus itu. Kyu Shik hendak menghubungi Hak Moon.

Let's.Eat.E06.mp4_001324890

Soo Kyung menghentikannya. Hak Moon sedang bersama Dae Young sekarang. Jika dia mengetahui bahwa Soo Kyung yang melaporkannya, maka apa yang akan terjadi pada Soo Kyung. Soo Kyung panik. Dia akan pergi dan memberitahunya dengan hati-hati.

***

Let's.Eat.E06.mp4_001338670 Let's.Eat.E06.mp4_001350582

Kyung Mi sedang menggiling kulit dumpling dengan kesal. Kyung Mi memberitahu anak-anaknya, Hoon Young dan Duk Young, saat nanti dia menjadi mertua, seperti nenek mereka, dia tidak akan meminta untuk makan sup dumpling di hari pertama tahun baru.

“Walaupun aku ingin memakannya, aku tidak akan meminta untuk makan dumpling buatan rumah.”

Kedua anak Kyung Mi tidak mendengarkan mereka malah membuat bentuk-bentuk aneh dari adonan kulit dumpling, robot dan…p*n*s. Ha!

Let's.Eat.E06.mp4_001386351 Let's.Eat.E06.mp4_001394493

Kyung Mi merasa punggungnya sakit. Kyung Mi berencana untuk memberikan beberapa untuk Soo Kyung. Kyung Mi penasaran Soo Kyung tahu bahwa dia sangat memperhatikannya. Karena Soo Kyung pasti sibuk, Kyung Mi menghubungi Jin Yi.

Jin Yi ternyata baru saja dari penjara, dia baru pulang mengunjungi ayahnya karena besok adalah tahun baru. Kyung Mi memintanya datang ke rumahnya untuk mengambil dumpling yang dia buat untuknya dan untuk Soo Kyung. Jin Yi sangat senang, dia sangat menyukai dumpling. Jin Yi akan datang secepatnya.

Let's.Eat.E06.mp4_001406805 Let's.Eat.E06.mp4_001411476

“Dia pasti sedih setelah bertemu dengan ayahnya. Anak ini benar-benar…apakah dia ceria atau dia tidak punya pikiran?” Kyung Mi menerawang.

Anak-anaknya membuat bentuk aneh lagi, bukan satu tapi dua! Bahkan akan membuat lagi jadi tiga. Kyung Mi melihatnya, dan berkata sendiri, bukan tempatnya untuk mengatakan anak orang lain tidak punya pikiran. Kyung Mi melarang anaknya untuk membuat bentuk itu lagi, dan Kyung Mi kembali melanjutkan menggiling kulit.

***

Let's.Eat.E06.mp4_001430362 Let's.Eat.E06.mp4_001436168

Soo Kyung masuk ke apartemen Dae Young, dan terkejut melihat keadaan di dalam rumah yang begitu berantakan. “Ini bukan rumah penjahat. Tapi terlihat seperti rumah korban yang diubrak-abrik penjahat.”

Let's.Eat.E06.mp4_001439971 Let's.Eat.E06.mp4_001460058

Soo Kyung lalu mengambil stempel di laci tempat cuci piring. Soo Kyung heran apakah polisi tidak mencari sesuatu dirumah penjahat. Soo Kyung mencari dompet Dae Young di lantai dengan kaki. Soo Kyung lalu menemukan tropi Raja Asuransi milik Dae Young yang sebelumnya pernah ditunjukan. (Tropi itu ada plesternya, sepertinya Dae Young mencoba memperbaikinya setelah pecah dilempat Jung Hyung Do sebelumnya.)

Let's.Eat.E06.mp4_001468934

“Mungkinkah…alat kejahatan? Aku harus pergi memberikannya pada petugas polisi.”

Let's.Eat.E06.mp4_001488453 Let's.Eat.E06.mp4_001498196

Soo Kyung mengambil tropi itu memakai syalnya untuk menghindari sidik jari tercetak dan memasukannya ke dalam plastik. Soo Kyung menyimpan tropi itu ke dalam tasnya. Soo Kyung juga mengambil gambar ruangan, dia bilang itu tempat kejahatan.

Let's.Eat.E06.mp4_001520485 Let's.Eat.E06.mp4_001533565

Ponsel Soo Kyung berbunyi, membuatnya terkejut. Yang menelpon adalah Hak Moon, Soo Kyung mencari dompet Dae Young berdasarkan petunjuk dari Hak Moon di telpon. Soo Kyung menemukan dompetnya di bawah selimut. Lalu Hak Moon meminta Soo Kyung untuk pergi ke kantor polisi, karena mereka harus mendapatkan surat pernyataan notaris. Soo Kyung terkejut mendengar ada saksi untuk alibi Dae Young.

***

Let's.Eat.E06.mp4_001549981

Soo Kyung berdiri di depan kantor polisi. Ada seorang pria yang lewat, Soo Kyung menyapanya, mungkinkah dia adalah Jung Hyung Don. Pria itu membenarkan. Lalu Soo Kyung memperkenalkan diri sebagai pekerja dari kantor pengacara yang menghubunginya sebelumnya.

“Apakah kau benar-benar bertemu Goo Dae Young tadi malam? Apa kau tidak berbohong karena dia mengatakan akan memberikanmu seratus ribu dolar? Kau tahu bahwa berbohong adalah sumpah palsu, kan? Menurut pasal 150, ayat 1 Undang-Undang Kriminal, kau bisa dihukum 5 tahun penjara atau membayar denda sepuluh ribu dolar.”

Let's.Eat.E06.mp4_001569100 Let's.Eat.E06.mp4_001575974

“Kebohongan apa yang kau bicarakan? Pertemuanku dengan Goo Dae Young kemarin semuanya terekam dalam kotak hitam mobilku.”

“Kalau begitu sungguh…kau mengatakan bahwa Goo DAe Young bukan penjahat?” Soo Kyung terkejut.

“Mengapa ekspresimu seperti itu? Goo Dae Young itu bukan penjahat. Bukankah kau memintaku datang untuk memberikan kesaksian itu?” Jung Hyung Don kemudian berkata dia akan ke toilet dulu, dan meminta Soo Kyung memberitahunya jika Dae Young sudah keluar.

Let's.Eat.E06.mp4_001597929

Soo Kyung bicara sendiri, jika Dae Young bukan penjahatnya, maka apa yang akan terjadi. Soo Kyung panik.

Let's.Eat.E06.mp4_001605103 Let's.Eat.E06.mp4_001615013

Kemudian Hak Moon keluar bersama Dae Young. Hak Moon bertanya apakah Jung Hyung Don sudah datang. Soo Kyung membenarkan dan memberitahu bahwa dia sedang ke toilet sebentar.

Soo Kyung hendak bicara pada Dae Young, tapi Dae Young bicara sendiri. “Secepatnya, seratus ribu dolar terbang menjauh seperti ini! Aku berpikir aku akan bisa membayar beberapa hutangku. Ah! Aku sudah memberi tahu orang tuaku. Aku tidak membutuhkan pertengkaran besar! Ah, benar-benar!”

Let's.Eat.E06.mp4_001632530 Let's.Eat.E06.mp4_001636668

Petugas lalu memanggil Dae Young kembali. Sebelum masuk lagi, Dae Young berbalik dan tersenyum pada Soo Kyung. Dae Young berterima kasih karena sudah merepotkan Soo Kyung. Soo Kyung merasa tidak enak.

***

Bersambung ke bagian 2 ~

 

Komentar:

Kasihan Soo Kyung. Dia sebenarnya mewakili penonton yang berpikir kalau si penjahat itu adalah Dae Young, tapi ternyata di episode ini semuanya terbantahkan. Dan Soo Kyung yang merasa bersalah. Akibat ke-paranoid-annya, dia membuat seseorang yang tidak bersalah menjalani hari yang buruk, dan harus kehilangan hal yang berharga.

Dan melihat reaksi Dae Young, terlihat dia memang bukan penjahatnya. Tulisan tangan di contoh kontrak asuransi yang ternyata juga dimiliki Do Yeon. Lalu adanya saksi Jung Hyung Don. Dan sebenarnya, di musim dingin seperti sekarang, pasti semua orang menggunakan jaket kan? Tapi…yang di episode sebelumnya, mengenai noda darah di tropi dan adegan pemukulan menggunakan tropi itu, belum ada penyangkalan.

Comments

  1. Misterinya masi abu" kelabu banget, gak ada pencerahannya.
    Tapi bkannya di kasus pertama yg penyerangan pake tropi itu kayak menunjukan bhwa DY pelakunya.
    Atau bisa jd ada seseorang dibalik smua ini kali ya?
    Yaaaah di episode ini, gak ada adegan makanan enak, kirain bakalan ada hihihii
    Ditunggu part 2nya kaaa :)

    ReplyDelete
  2. let's eat bkin penasaran mana seminggu cuma 1x lagi >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, tumben blm ada acara makan2nya hehehe..biasanya bikin ngiler..mbak mumu semangat y gumawo

      Delete
  3. terima ksih snopsisnya..sya dri mlaysia...ska bca blog snopsis dri mbak2...slam knal dan truskn mnulis part 2nya..sya sgt ska drama ini..

    ReplyDelete
  4. Kayaknya pelakunya moon soo deh

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts