Sinopsis AFTERMATH Season 2 Episode 4

Aftermath_S02E03.mp4_000539581 Aftermath_S02E03.mp4_000543664 Aftermath_S02E03.mp4_000560456

Dae Yong melihat rekaman video seseorang yang diwawancara, “Orang-orang dan media melebih-lebihkan dengan menyebutnya sebagai pahlawan. Hari itu, bagiku dia seperti orang yang mempunyai kelainan jiwa.”

Dae Yong terengah-engah kesal. Joon Goo melihatnya dan tertawa. Dia bilang orang-orang lebih menyukai skandal daripada serita baik dan kebenaran.

Dae Yong kesal, wajahnya berubah dan matanya menjadi biru.

 

Sinopsis Aftermath Season 2 Episode 4

Aftermath_S02E04.mp4_000022208 Aftermath_S02E04.mp4_000024124

Joon Goo tertawa melihat Dae Yong yang sudah terhasut olehnya. Dae Yong mengembalikan ponsel Joon Goo dengan kasar lalu berjalan pergi masih sambil emosi.

Aftermath_S02E04.mp4_000033083 Aftermath_S02E04.mp4_000039958

Dia berjalan dengan menabrak orang lain. Hingga ada anak muda yang protes ditabrak Dae Yong. Hee Kyung di seberang jalan mendengarnya dan menoleh.

Dae Yong menoleh kembali, “Apa kau berandal? Apa kau sudah gila? Lihatlah sebelum kau berjalan!”

Dae Yong menyalahkan orang itu dan mendorongnya. Dae Yong hendak berkelahi dengan orang itu dan rekannya.

Aftermath_S02E04.mp4_000054541 Aftermath_S02E04.mp4_000055666

Dari seberang Hee Kyung memanggilnya panik, “Ahn Dae Yong! Ahn Dae Yong!”

Hee Kyung berjalan ke tengah jalan. Lalu ada mobil yang melaju dengan kencang kee arahnya. Dae Yong melihatnya.

Dia berlari dengan cepat dan menarik Hee Kyung ke pinggir jalan.

Aftermath_S02E04.mp4_000060958

Mereka berdua jatuh ke trotoar.

Aftermath_S02E04.mp4_000064333 Aftermath_S02E04.mp4_000065958

“Apa kau sudah gila?” Dae Yong berteriak. Matanya sudah kembali normal.

Aftermath_S02E04.mp4_000092749 Aftermath_S02E04.mp4_000095666

Mereka kemudian bicara berdua di pinggir lapangan. Dae Yong bertanya mengapa Hee Kyung senekat itu. Hee Kyung tak menjawab dan bilang dia ingin mengatakan sesuatu.

“Hari itu, saat di atap. Aku tahu kau tidak akan mati.”

“Apa katamu?”

“Tiga tahun lalu, aku mengalami kecelakaan.”

Aftermath_S02E04.mp4_000122791

Flashback.

Hee Kyung masuk ke ruang rawat ibunya. Dia melihat pamannya memegang bantal dan ibunya telah meninggal dengan mata terbuka. Hee Kyung melihat pamannya bermata biru dan ibunya bermata merah.

Aftermath_S02E04.mp4_000128416 Aftermath_S02E04.mp4_000130416

“Paman!” Hee Kyung menjatuhkan makanan yang dibawanya.

“Hee Kyung, ini tidak seperti yang kau lihat.”

“Apa yang paman lakukan?”

Aftermath_S02E04.mp4_000132332 Aftermath_S02E04.mp4_000137082

Hee Kyung kemudian diberi tahu dokter bahwa ibunya meninggal karena serangan jantung. Hee Kyung menangis sendirian dibangku rumah sakit.

Flashback end.

Aftermath_S02E04.mp4_000183582 Aftermath_S02E04.mp4_000190207

“Akulah penyebabnya. Semua karena aku.” Ujar Hee Kyung.

Dae Yong menghapus air mata Hee Kyung.

“Apa kau bahagia? Dae Young, kekuatanmu akan melemah jika kau tidak menggunakannya.”

Dae Yong lalu teringat perkataan Joon Goo: “Semakin sering kau menggunakannya, kekuatanmu akan semakin bertambah.”

Aftermath_S02E04.mp4_000199999 Aftermath_S02E04.mp4_000216332 Aftermath_S02E04.mp4_000228165

Aftermath_S02E04.mp4_000229249

Hee Kyung berkata lagi, “Dae Young, bisakah kita berpura-pura tidak tahu apa-apa dan hidup seperti biasa?”

Dae Young menggenggam tangan Hee Kyung dan tersenyum.

Aftermath_S02E04.mp4_000246624 Aftermath_S02E04.mp4_000249707

Hari berlalu. Dae Yong sedang bersiap berangkat sekolah.

“Dae Young, sudah siang. Cepatlah!”

“Ibu, ini jam berapa?”

“Kau terlambat. Ini sudah waktunya jam masuk sekolah.”

Dae Yong bingung dimana tas dan dompetnya. Benar-benar riweuh…he..

“Ibu akan membawakannya nanti. Makanlah sedikit lalu berangkat sekolah. Cepatlah, kau benar-benar terlambat.”

Ibu menyuapi Dae Yong. Dae Yong kemudian bilang tidak punya uang. Ibu bilang akan memberikannya nanti. Dae Yong minta ibu meletakkannya di meja. Ibu mengiyakan.

Aftermath_S02E04.mp4_000260665

Dae Yong akan keluar, ibu minta dipeluk. Dae Yong memeluk ibunya lalu berangkat.

Aftermath_S02E04.mp4_000272373 

Di kelas, Dae Yong pura-pura menjatuhkan pulpennya. Dia berjongkok untuk mengambilnya dan menggenggam tangan Hee Kyung. In Ho melihatnya dan melempar Dae Yong. Hee Kyung tersenyum.

Dae Yong melempar pulpen ke arah In Ho, tapi tidak kena.

Aftermath_S02E04.mp4_000294373 Aftermath_S02E04.mp4_000299957

Dae Yong dan In Ho pulang latihan basket. In Ho bertanya bukankah dia semakin pintar bermain basket.

Dae Yong melihat seorang pemuda lewat dengan mata merah. Dae Yong berhenti berjalan dan melihat ke arahnya. In Ho menegur. Lalu Dae Yong berjalan pergi tanpa menghiraukan pemuda itu.

Aftermath_S02E04.mp4_000321208 Aftermath_S02E04.mp4_000329916

Dae Yong menunggu bis sekolah bersama Hee Kyung dengan gembira. Dae Yong dan Hee Kyung melihat seorang wanita turun dari bisa dengan mata merah.

Dae Young bernarasi: “Aku menjalani hari-hariku seperti biasa, seolah-olah tidak ada yang terjadi. Aku tak lagi ingin menjadi pahlawan yang mengubah takdir seseorang.”

Dae Yong menatap Hee Kyung lalu tersenyum dan masuk ke dalam bis.

Aftermath_S02E04.mp4_000335583 Aftermath_S02E04.mp4_000338583

Ternyata dari jauh Joon Goo memperhatikan Dae Yong. Dia bernarasi: “Sejak saat itu, aku menghabiskan waktuku untuk mengawasi Dae Yong dari kejauhan.”

Aftermath_S02E04.mp4_000347458

Dae Yong sedang Hee Kyung, Dae Yong bilang dia yang akan membeli kuenya dan berkata akan menemui Hee Kyung besok. Dae Yong menutup telponnya.

Dae Yong lalu menoleh dan melihat sesuatu.

Aftermath_S02E04.mp4_000357458

Paman Hee Kyung dipukuli oleh prema. Preman itu menyuruh paman membawa Hee Kyung.

Aftermath_S02E04.mp4_000367249 Aftermath_S02E04.mp4_000374666

“Hei, keponakanmu lumayana cantik. Kenapa kau tidak menjualnya supaya kau bisa melunasi hutang-hutangmu?”

“Bajingan. Aku akan membunuhmu jika kau menyetuhnya!”

Dae Yong mendekat. Paman Hee Kyung dipukuli lagi.

Aftermath_S02E04.mp4_000388124 Aftermath_S02E04.mp4_000389833

“Tolong! Tolong! Siapa saja panggil polisi!” Dae Yong berteriak sekencang-kencangnya.

Para preman itu berhenti memukuli paman Hee Kyung dan menyuruh paman melunasi hutangnya secepatnya. Para preman itupun pergi.

Aftermath_S02E04.mp4_000421458 Aftermath_S02E04.mp4_000427958

Dae Yong menghampiri paman, “Anda baik-baik saja? Duduklah.”

Dae Yong membantu paman berdiri. Paman menatap Dae Young.

“Bukankah Anda paman Hee Kyung? Saya temannya.”

“Berpura-puralah kau tidak melihat apapun, jangan beritahu Hee Kyung. Kumohon.”

Dae Yong mengangguk. Paman kemudian pergi.

Aftermath_S02E04.mp4_000448749 Aftermath_S02E04.mp4_000459041

Dari sebuah mobil, seseorang (sepertinya Joon Goo) melihat paman parkir dan berjalan masuk ke dalam gedung. Orang itu keluar dari mobilnya dan mengikuti paman.

Aftermath_S02E04.mp4_000461916 Aftermath_S02E04.mp4_000479416

Ibu Dae Yong sedang merapikan toko hendak pulang ke rumah. Tiba-tiba lampu toko mati. Ibu terkejut, dia tidak mematikan lampu.

“Selamat ulang tahun, selamat ulang tahun ibuku tersayang. Selamat ulang tahun.” Dae Yong muncul bersama Hee Kyung dan In Ho.

“Kalian mengejutkanku. Terima kasih.” Ibu meniup lilinnya.

Aftermath_S02E04.mp4_000491666 Aftermath_S02E04.mp4_000496416

Lampu dinyalakan kembali dan mereka duduk bersama. Ibu kembali mengucapkan terima kasih. Dae Yong kemudian memberikan hadiah pada ibu, kosmetik. Ibu memuji Dae Yong yang sudah tumbuh dewasa karena membelikan hadiah yang tepat.

Aftermath_S02E04.mp4_000516958 Aftermath_S02E04.mp4_000518624

“Makan kuenya. Kemarin bibimu menelpon ibu. Katanya dia akan datang di upacara kelulusanmu.” Ujar ibu pada Dae Yong.

“Untuk apa?”

“Katanya kau menerima penghargaan sekali seumur hidup. Jadi dia ingin melihatnya.”

“Memalukan sekali.”

In Ho lalu bilang dia juga menyiapkan hadiah untuk ibu. Hadiahnya adalah…

Aftermath_S02E04.mp4_000533833

Menyanyi di karoke. In Ho menyanyi untuk ibu, dan bahkan mencium tangan ibu seperti pada kekasih. Ibu tertawa.

Aftermath_S02E04.mp4_000562833 Aftermath_S02E04.mp4_000570874 Aftermath_S02E04.mp4_000581041

Dae Yong juga menyanyi. Hee Kyung juga. Mereka pun menari-nari bersama.

Aftermath_S02E04.mp4_000610541 Aftermath_S02E04.mp4_000623999

Dae Yong lalu membuka pesan diponselnya dari Joon Goo. Sebuah gambar, paman Hee Kyung tergeletak berlumuran darah.

Aftermath_S02E04.mp4_000628124

“Kau menyukai hadiahnya? Aku menyiapkannya khusus untukmu. Kau menyiapkan hadiah untukku?”

Dae Yong berlari dengan kencang menuju tempat Joon Goo.

Aftermath_S02E04.mp4_000638416

Dae Yong masuk dan berteriak, “Kenapa? Kenapa kau melakukannya?!”

***

Bersambung ke episode 5 ~

 

Komentar:

Tidak di jelaskan di adegan bagaimana Hee Kyung mendapatkan kekuatan itu. Dia hanya bilang kalau dia mengalami kecelakaan tiga tahun yang lalu. Mungkin setelah itu dia mendapatkan kekuatan itu. Lalu dia melihat paman yang bermata biru dan ibunya yang bermata merah. Tidak tahu benar atau tidak pamannya yang membunuh ibunya karena dokter menyebutkan ibunya meninggal karena serangan jantung, kalau dibekap bantal, harusnya meninggal karena kekurangan oksigen kan?

Dan mungkin paman tidak membunuh ibunya Hee Kyung. Buktinya dia meminta para preman itu untuk tidak menyentuh Hee Kyung.

Tapi Hee Kyung menyalahkan dirinya sendiri atas kematian ibunya.

Dan pertanyaan, kenapa Hee Kyung tidak menolong Dae Yong saat terjatuh dari atap adalah, Hee Kyung melihat mata Dae Yong tidak berwarna merah, artinya Dae Yong tidak akan meninggal.

Comments

  1. Asiiiik pertama lagi :)
    Iiiiisssh kayaknya masi banyak teka-teki deh yg belom kejawab
    Tapi semangat ka ngelanjutinnyaa, hehehee
    Soalnya penasaran, si JG antara punya 2 kepribadian sama psyco deh sepertinya -,-
    Oh iya kaa ditunggu jg loh Lets Eat ep 12 nyaa hihihiiiii :)

    ReplyDelete
  2. waaaah suka ma critanya..^^ pensaran ma klanjutanny,,
    dtunggu yg brikutny eonni, fighting^^

    ReplyDelete
  3. episode 5 episode terakhir kan mbak? moga aja semua pertanyaan kejawab deh, hehe, makasi mba Mumu, SEMANGAT :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts