BRIDE OF THE CENTURY Episode 15 – 2

Bride.of.the.Century.E15.mp4_0014641 Bride.of.the.Century.E15.mp4_0014856[2]

Yi Kyung duduk terdiam di kasurnya. Dia menderita aphasia. Yi Hyun duduk disamping Yi Kyung dan berkata, “Sekarang ini kau pasti tidak ingin mendengar apapun, juga tidak ingin berkata apapun. Karena itulah kau menutup mulut dan hatimu? Maafkan aku, Yi Kyeong. Hatimu yang terluka itu sudah hancur lebur. Tapi Oppa malah tidak memahamimu. Maafkan aku.”

Yi Kyung menutup matanya sebentar. Yi Hyun lalu menggenggam tangan Yi Kyung. Dia berjanji akan selalu menemani Yi Kyung mulai sekarang. Sekalipun orang lain mencaci-maki Yi Kyung, Yi Hyun akan tetap berdiri di pihak Yi Kyung. Yi Kyung kembali menutup matanya.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_0015427[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_0015468

Jae Ran sedang makan sendirian, berbagai macam hidangan tersaji di meja. Yi Hyun heran melihat Jae Ran makan lagi. Dia mendekati Jae Ran dan menegurnya. Jae Ran menyuruh Yi Hyun untuk makan malam. Yi Hyung bilang saat itu masih siang dan belum sampai jam makan malam.

“Makan saja! Sekalipun Yi Kyung berubah menjadi seperti itu, kita tidak bisa seperti dia, tidak makan tidak tidur, kan? Semakin situasi seperti ini, semakin tidak boleh kita kehilangan semangat.”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_0015696 Bride.of.the.Century.E15.mp4_0015712[1]

Jae Ran makan dengan lahapnya. Ketika dia sulit mengiris daging. Jae Ran dengan kesal menaruh pisau dan garpu, lalu makan menggunakan tangannya. Yi Hyun terkejut dan tak bisa mengatakan apapun, hanya memandanginya saja. Jae Ran sendiri sebenarnya bingung, apakah dia kerasukan setan rakus. Kenapa walaupun dia makan terus tapi tetap merasa lapar, dia merasa hampir mati kelaparan. Jae Ran berteriak.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_0016132[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_0016498[1]

Jae Ran lalu seakan kembali ke kesadarannya. Dia mengelap tangan dan mulutnya, kemudian mengambil gelas wine dengan tangan ge,etara, Jae Ran bertekad, “Orang-orang yang membuat Yi Kyung menjadi seperti itu, aku akan mengubur mereka selamanya. Aku mau mereka semua membusuk di dalam kegelapan.”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_0016530[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_0016565

Beredar berita yang mengejutkan tentang Doo Rim dan Yi Kyung.

“Mantan calon menantu keluarga Taeyang Group mengalami stres yang diakibatkan oleh batalnya pernikahan, mencoba bunuh diri.”

“Na Doo Rim berperan sebagai barang palsu menipu...”

“Na Doo Rim menerima imbalan uang atas perannya menggantikan Jang Yi Kyeong.”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_0016586[2]

Dan tentu saja itu adalah perbuatan Jae Ran. Roo Mi melaporkan hal itu pada Kang Ju, bahwa Jae Ran dengan sengaja menyebarkan berita itu. Sekretaris Kim ikut melaporkan homepage mall mereka dipenuhi oleh postingan yang berisi hujatan dan sudah tidak bisa di akses lagi. Lagipula menurut Sekretaris Kim sekalipun mereka mengeluarkan pernyataan untuk memberi penjelasan juga tidak ada gunanya. Itu tidak ada bedanya dengan permainan berburu penyihir.

“Segera persiapkan konferensi pers!” perintah Kang Ju setelah berpikir lama.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_0016798[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_0016956

Roo Mi menentang, “Untuk sekarang ini timingnya kurang tepat. Opini masyarakat sekarang memojokkan kita, dan berbalik memihak dan bersimpati pada Jang Yi Kyung yang menderita aphasia. Sekalipun kita membeberkan kebenaran, akankah orang-orang percaya? Bisa-bisa malah akan berbalik merugikan kita sendiri.”

Kang Ju menghela nafas, menyandarkan kepalanya.

***

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001701326_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001704496_thumb[1]

Kang Ju mendatangi rumah Jae Ran, dan tentu saja Jae Ran mengusirnya. Kang Ju tidak bergeming, dia akan pergi setelah bertemu dengan Yi Kyung. Jae Ran berkata bahwa hidup Yi Kyung sekarang ini sudah tidak seperti manusia. Sepatah katapun tidak sanggup dia ucapkan sekarang, tidak ada bedanya dengan orang mati. Apa gunanya Kang Ju bertemu dengan Yi Kyung.

“Katakan saja terus terang. Kau datang ke mari bukan karena kau khawatir pada Yi Kyeong, tapi demi Na Doo Rim, bukan? Apa persyaratan kesepakatannya? Jika aku menarik semua pemberitaan itu dan tidak akan berkoar-koar lagi, apa yang bisa kau lakukan untukku?”

Kang Ju berpikir sebentar, “Memberi dukungan terhadap Oh Seong Konstruksi. Bagaimana menurutmu?”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001767559_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001760819_thumb[1]

Jae Ran tertawa, lalu berdiri mendekati Kang Ju, “Sekarang ini sekalipun kau hibahkan Taeyang Group padaku, juga tidak ada gunanya. Bagaimana Yi Kyung berjuang meloloskan diri dari kematian, aku yang berada di sisinya melihat dengan jelas. Hanya dengan cara seperti itu, aku tidak akan lupa pada mereka yang membuat Yi Kyung menjadi seperti ini. Sekalipun sampai ke akhirat dan berubah wujud menjadi setan, aku juga akan membeberkan semuanya.”

Kang Ju tidak ingin meladeni Jae Ran, dia kemudian pamit dan akan datang lagi lain kali. Yi Hyun turun dari atas dan sempat bertemu pandang dengan Kang Ju sebelum Kang Ju pergi.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001810969_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001816608_thumb[1]

Yi Hyun menghampiri Jae Ran. Jae Ran kemudian meminta pada Yi Hyun untuk tidak boleh unjuk diri membantu Doo Rim. Jika Yi Hyun melakukannya, menurut Jae Ran tidak ada bedanya Yi Hyun menyuruh Yi Kyung mati dua kali. Jae Ran mengancam, jika Yi Hyun tidak ingin memutuskan hubungan dengan mereka, Yi Hyun tidak boleh pergi kemanapun. Yi Hyun yang sudah berjanji pada Yi Kyun tak bisa melakukan apapun.

***

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001851542_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001856180_thumb[1]

Kang Ju dan Doo Rim menghadap Ny Myung Hee. Mereka minum teh bersama. Suasananya lumayan tegang.

Ny Myung Hee kemudian berkata, Jika menurut opini masyarakat, keluarga Choi telah menerima seorang penipu sebagai menantu. Keluarga Choi telah menjadi bahan tertawaan orang-orang banyak. Dan Ny Myung Hee yakin Doo Rim juga sudah tahu itu. Kang Ju berkata jika ibunya itu juga kenyataannya tidak seperti itu. Ny Myung Hee tidak memperdulikan perkataan Kang Ju dan terus berkata.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001875800_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001878736_thumb[1]

“Sekalipun bukan dikarenakan oleh pandangan masyarakat ramai, juga susah bagiku untuk menerimamu sebagai menantuku.”

“Aku akan berusaha sebaik mungkin, Ibu.”

“Tidak perlu. Jangan harap kau akan mendapat persetujuanku. Aku berencana untuk meninggalkan rumah ini.”

Doo Rim dan Kang Ju terkejut.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001909400_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001911135_thumb[1]

Doo Rim dan Kang Ju kemudian berbicara berdua di kamar. Doo Rim merasa semua itu terjadi karena dirinya. Kejadian Yi Kyung, juga ibu. Kang Ju berkata itu bukan kesalahan Doo Rim, Kang Ju meminta Doo Rim untuk tidak pernah memiliki pikiran seperti itu.

“Jika Ibu sampai meninggalkan rumah ini, aku juga tidak akan bisa masuk lagi. Tanpa Ibu di sini, bagaimana aku bisa masuk ke keluarga ini?” tanya Doo Rim kemudian.

“Tidak peduli keputusan apa yang diambil, ini adalah masalah yang harus mereka selesaikan berdua. Sebaiknya kita mengamati dengan diam-diam. Dengan begitu, mungkin ada baiknya bagi mereka berdua.”

***

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001939463_thumb[1]

Ny Jae Ran menyuruh Ahjumma Ahn menyingkirkan barang yang ada di paviliun itu (seperti lilin dan papan nama untuk berdoa).

Bride.of.the.Century.E15.mp4_001959016_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001962486_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001977801_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_001984875_thumb[1]

Ny Myung Hee keluar dari paviliun itu dan menggemboknya. Tuan Choi melihatnya dan bertanya apa yang sekarang sedang dilakukan Ny Myung Hee.

“Kenapa? Bukankah kau juga ingin menghancurkan tempat ini?” Ny Myung Hee menjawab dengan emosi. “Sebelum aku meninggalkan rumah ini, aku ingin menghancurkannya dengan tanganku sendiri.”

“Kau benar-benar…”

“Kau anggap omonganku itu bagai angin lalu? Aku sudah bertekad.”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002008532_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002033056_thumb[1]

Ny Myung Hee kemudian berjalan pergi, tapi perkataan Tuan Choi menghentikannya.

“Pilihan ini benar-benar cocok dengan sifatmu. Sama sekali tidak ingin meninggalkan setitik pun noda. Meninggalkan sebuah kesan yang sempurna. Jika kau memang ingin berbuat seperti itu, lakukanlah sesuai dengan kehendakmu. Tidak ada yang dapat kulakukan untukmu. Hanya inilah yang dapat kulakukan untukmu. Maafkan aku.”

Ny Myung Hee kemudian berjalan kembali.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002064521_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002067590_thumb[1]

Ny Myung Hee bergegas meninggalkan rumah. Ahjumma Ahn mengikuti di belakangnya, bertanya dengan khawatir kemana Ny Myung Hee akan pergi. Di pekarangan Ny Myung Hee berpapasan dengan Kang Ju. Kang Ju bertanya kenapa ibunya bersikap seperti itu. Kang Ju meminta Ny Myung Hee untuk tidak bersikap seperti itu lagi.

“Aku tidak suka rumah ini, tidak suka anak itu, semuanya tidak ada yang kusukai.”

“Kenapa Ibu selalu mendorongnya menjauh? Karena latar belakang keluarga, pendidikan dan persyaratan?”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002084040_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002110767_thumb[1]

“Tidak. Setiap kali aku melihatnya, Aku akan teringat pada diriku yang mempercayai adanya kutukan di keluarga ini. Ini semua terlalu menderita. Tidak peduli sekeras apapun aku ingin melupakannya, tapi begitu melihat anak itu... Bisa jadi malah anak itu yang diselimuti dengan kutukan. Gara-gara dia, hidup semua orang menjadi menderita.”

Kang Ju terdiam. Ny Myung Hee kemudian menyerahkan Tuan Choi dan Kang Ju pada Ahjumma Ahn. Ny Myung Hee melanjutkan perjalanannya.

***

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002142632_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002145868_thumb[1]

Warga dan para wartawan berkumpul di depan restoran Doo Rim. Mereka bertanya apakah benar Doo Rim menerima uang sebagai bagian dari kontrak, apakah benar restoran itu diberikan pada Doo Rim juga merupakan salah satu persyaratan dalam kontrak. Lalu ada yang bertanya apakah Doo Rim yang duluan mengajukan ide untuk menyamar jadi orang lain. Doo Rim tidak bisa mengatakan apapun.

Kemudian seorang ahjumma melemparkan telur ke kepala Doo Rim, “Dasar pembohong! Benar-benar kurang kerjaan! Perebut pasangan orang lain!”

“Dasar tidak tahu malu! Sampai uangpun dibawa lari.” Kata ahjumma lain, “Dasar perempuan materialistis!”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002152074_thumb[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002166589_thumb[1]

Nenek yang juga ada disana berteriak membela Doo Rim, “Siapa perempuan materialistis? Kalian ini jangan cuma bisanya berkoar-koar saja!”

Dua ahjumma tadi tidak mau berhenti, menurut mereka Doo Rim sudah jelas merupakan seorang penipu. Nenek mengusir mereka. Kemudian muncul sebuah mobil menghalau kerumunan dengan membunyikan klakson.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002181137_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002183406_thumb[1]

Kang Ju keluar dari mobil dan menghadapi kerumunan, “Tolong segera bubarkan diri! Jika sampai ada orang yang berani menyentuh wanita itu, aku tidak akan tinggal diam.”

Orang-orang berbisik mencibir Kang Ju.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002194250_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002219684_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002224313_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002228050_thumb[1]

Kang Ju berbicara dengan Doo Rim di dalam restoran. Kang Ju meminta Doo Rim untuk menutup restoran dan menghindar dulu ke tempat lain. Doo Rim tidak mau, dia tidak akan melarikan diri. Jika dia melarikan diri, hanya akan memperbesar kesalahpahaman orang-orang.

“Kau sudah lihat kan barusan? Kemarahan orang-orang tidak akan surut begitu saja.” Kang Ju menggenggam tangan Doo Rim, “Lakukanlah sesuai dengan permintaanku.”

Doo Rim menatap Kang Ju.

***

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002245576_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002246777_thumb[1]

Doo Rim menengok Yi Kyung. Yi Hyun mengantar Doo Rim ke kamar Yi Kyung dan memberitahu Yi Kyung bahwa Doo Rim datang. Tak ada jawaban dari Yi Kyung.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002277742_thumb[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002283447_thumb[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002290254_thumb[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002310608_thumb[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002318215_thumb[2] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002320384_thumb[2]

Doo Rim menghampiri Yi Kyung dan duduk disampingnya. Yi Kyung sedang melamun. Doo Rim kemudian memegang tangan Yi Kyung, membelainya. Doo Rim sedih melihat kondisi Yi Kyung, dia menangis. Kemudian Yi Kyung tersadar, dia menarik tangannya dan berbalik membelakangi Doo Rim. Doo Rim semakin sedih.

***

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002329927_thumb[1]

Doo Rim duduk termenung. Doo Rim mengingat hal-hal yang belakangan ini terjadi.

Bride.of.the.Century.E15.mp4_000081948_thumb[1]

“Orang seperti kau, dari awal sudah tidak sepantasnya dilahirkan ke dunia. Mati saja kau!”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002335466_thumb[1]

“Aku berencana untuk meninggalkan rumah ini.”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002340938_thumb[1]

“Perebut pasangan orang lain! Dasar tidak tahu malu! Sampai uangpun dibawa lari.”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002371802_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002385249_thumb[1]

Doo Rim berkata sendiri dengan sedih, “Seumur hidupku, aku tidak pernah serakah. Juga tidak pernah menginginkan sesuatu yang bukan menjadi milikku. Aku hanya pertama kalinya terhadap seseorang... timbul keinginan untuk berada di sisi orang itu. Tapi kenapa tidak diperbolehkan?”

Arwah Byul muncul di belakang Doo Rim dan berkata, “Kau sangat membenci dunia ini, bukan? Kau pasti akan benci. Terhadap orang-orang yang tidak memahami ketulusan hatimu, kau harus menyalahkan mereka, harus membenci mereka... seperti yang kulakukan dulu. Yang satu adalah matahari yang bersinar cerah, yang satunya lagi adalah bayangan yang ada karena sinar matahari. Selama kau berada di sisi orang itu, anak yang satu lagi akan selalu terkurung di dalam kamar yang gelap. Tidak sanggup berkomunikasi dan hidup terkucil. Seperti aku yang harus mati tanpa sanggup mengeluarkan sepatah katapun.”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002431195_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002440271_thumb[1]

Arwah Byul mendekat dan berbicara di kuping Doo Rim, “Jika cinta, jangan pikirkan ketidak-beruntungan orang lain. Lakukan sesuai dengan keinginanmu. Miliki orang yang ingin kau miliki itu.”

Doo Rim menangis dan menggelengkan kepala beberapa kali. Doo Rim menghela nafas.

(Ntah kenapa aku merasa arwah Byul mengatakan hal itu seolah ingin Doo Rim melakukan hal sebaliknya…)

***

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002464762_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002529293_thumb[1]

Doo Rim berbaring bersama nenek. Doo Rim bertanya apakah nenek tidak rindu melihat laut. Nenek balik bertanya apakah Doo Rim merindukan laut. Doo Rim membenarkan.

“Aku merindukan aroma laut, juga merindukan ayah ibu. Rasanya waktu aku dan Halmeoni tinggal di Namhae, hatiku terasa jauh lebih tenang. Kita berdua selalu riang gembira dan makan ubi jalar. Masih bisa menonton drama kegemaranmu.” Doo Rim mendekat pada nenek, “Nenek, haruskah kita pindah kembali ke Namhae?”

“Kau sanggup melupakan pria itu?”

Bride.of.the.Century.E15.mp4_002538369_thumb[1] Bride.of.the.Century.E15.mp4_002575506_thumb[1]

Doo Rim menangis, “Tidak. Tanpa Kang Ju, aku tidak bisa hidup. Tapi... Tapi aku tidak bisa dikarenakan oleh kebahagiaanku sendiri, membuat orang lain menderita. Apa yang harus kulakukan? Nenek, aku harus bagaimana?”

Nenek memeluk Doo Rim dan membiarkan Doo Rim menangis dalam pelukannya.

***

Bersambung ke bagian 3 ~

***

Komentar:

Aku rasa Ny Myung Hee tidak benar-benar membenci Doo Rim. Seperti yang dia katakan jika dia melihat Doo Rim dia akan teringat bagaimana dia sangat mempercayai kutukan yang sebenarnya tidak ada itu, dan akan mengingatkannya pada dosa yang dilakukan oleh ibunya. Ny Myung Hee sebenarnya benci pada dirinya sendiri.

Comments

  1. gomawo sinopnya eonni,, dtunggu yg brikutnya,,:)
    fighting^^

    ReplyDelete
  2. Ommoo.... Ini sampe episode brapa unnie ? Kereeen. Masih banyak tekateki ^^

    ReplyDelete
  3. kayaknya dorim gk mau ngikuti saran sihantu.....
    dia memilih meninggalkan org2 yg disayagi dia bahagia tanpa kehadirannya...maunya si dorim hamil
    br ada temanya selain neneknya gitu.
    di tunggu lanjutannyaya mbak...
    gimawo...

    ReplyDelete
  4. aku kira jae ran gila -_- fiuhh hehe

    ReplyDelete
  5. Makasi yaa :)
    Saya penasaran akhirnya bagaimana ..
    Semangat yaa mbak :)

    ReplyDelete
  6. Wah... kok episode 16 g ada bcranya ya m.... sblum sinopsisnya keluar...soalnya penasara tingkat dewa..... sm dorim& kang ju

    ReplyDelete
  7. keren bgt... makasih ya mbak.. wach wach ga nyangka dorim hamil..

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts