GOLDEN RAINBOW Episode 29 – 1

Sebelumnya di [Episode 27] dan [Episode 28]

Golden Rainbow Episode 29

Golden.Rainbow.E29.mp4_000030295_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000031863_thumb[1]

Ha Bin berjalan dengan tergesa-gesa. Dia kemudian melihat Baek Won berjalan ke arahnya. Dengan gugup Ha Bin bertanya Baek Won hendak kemana. Dan saat Baek Won bilang dia akan bertemu dengan Jung Shim, Ha Bin memberitahu kalau Jung Shim sudah pulang. Tapi itu tidak mungkin, Baek Won baru saja bicara dengannya di telpon.

Baek Won akan berjalan pergi. Tapi Ha Bin masih menahannya dan bertanya mengapa Baek Won ingin bertemu Jung Shim. Ha Bin meminta Baek Won untuk mengatakan padanya, karena dia adalah CEO. Baek Won pun pernah berjanji akan memberitahunya lebih dulu setelah informasi laboratorium itu.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000036334_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000074938_thumb[1]

“Informasi ini bukan untukmu. Aku harus memberitahunya secara langsung. Mengapa? Apakah ada alasan aku tidak bisa bertemu dengannya sekarang?” tanya Baek Won tajam.

Ha Bin terdiam, dia tidak bisa menahan Baek Won lagi. Baek Won pun pergi berjalan melewati Ha Bin yang masih diam mematung. Tampak raut ketakutan di wajah Ha Bin. Dan mungkin dia sedang memikirkan rencana lain untuk menghentikan Baek Won bicara pada Jung Shim.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_000095191_thumb[2] Golden.Rainbow.E29.mp4_000098561_thumb[2]

Baek Won masuk ke ruangan Jung Shim. Jung Shim bertanya apa yang dilakukan Baek Won disana. Baek Won mengingatkan bahwa dia sudah menghubungi Jung Shim sebelumnya untuk menemuinya. Jung Shim pun sadar dia lupa, lalu mempersilahkan Baek Won duduk dan bertanya apa yang membawa Baek Won disana.

“Ny Kang, ini tentang Ha Bin.”

Jung Shim bertanya ada apa dengan Ha Bin. Dan saat Baek Won akan melanjutkan perkataannya, ada yang mengetuk pintu. Kemudian Ha Bin masuk dan menyapa Jung Shim yang dia kira sudah pulang. Baek Won kesal melihat Ha Bin.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000166593_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000187880_thumb[1]

Ha Bin mendekati Jung Shim dan menunjukkan laporan keuntungan bulan ini. Jung Shim melihatnya dan merasa senang karena membuat banyak keuntungan bulan ini. Ha Bin bilang dia sudah meminta maaf masalah ikan Pollack itu pada pelanggan dan menunjukkan pada mereka kehandalan produknya. Jung Shim tertawa senang dan memuji Ha Bin hebat.

“Dia satu-satunya alasan bagiku untuk hidup hari ini.” Ujar Jung Shim pada Baek Won. Membuat Baek Won menunduk, tak enak hati.

Ha Bin berkata pada Jung Shim bahwa itu bukan apa-apa. Tapi menurut Jung Shim mereka tahu perusahaan sedang dalam krisis, “Jika aku tidak menemukanmu, aku mungkin tidak akan mati dengan tenang.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_000215507_thumb[2] Golden.Rainbow.E29.mp4_000221012_thumb[2]

Ha Bin kemudian duduk di sofa di hadapan Baek Won. Jung Shim melanjutkan pembicaraannya yang tertunda dan bertanya lagi apa yang membawa Baek Won ke sana. Baek Won jadi ragu untuk mengatakan yang sebenarnya setelah melihat Jung Shim yang begitu bahagia bersama Ha Bin. Akhirnya Baek Won berkata dia membawa nama yayasan. Ha Bin merasa lega. Jung Shim lalu bertanya nama apa yang di bawa Baek Won.

“Bagaimana dengan Yayasan Golden Rainbow (Pelangi Emas)?”

“Golden Rainbow?”

“Aku menggabungkan Golden dari Golden Fishery dan Rainbow untuk ayahku.”

“Apa hubungannya Pelangi (rainbow) dengan ayahmu?”

“Dia mengangkat tujuh anak-anak meskipun kami bukan anak kandungnya. Termasuk Chun Won. Dia mengajarkan kami untuk hidup dalam harmoni. Aku ingin menerapkan ini untuk semua nelayan di luar sana.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_000269158_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000321609_thumb[1]

Jung Shim tersenyum, dia juga menyukainya. Jung Shim bertanya pendapat Ha Bin. Ha Bin bilang dia juga menyukainya, itu berarti penggabungan Pelangi Harapan dan Emas dari perusahaan mereka. Jung Shim kembali memuji Ha Bin yang menerjemahkan artinya dengan baik.

Kemudian Jung Shim menyerahkan tanggung jawab Gold pada Ha Bin, dan tanggung jawab Rainbow pada Baek Won. Dalam harmoni, yang satu membesarkan Golden Fishery, yang lain akan berbagi emas dengan orang lain.

Jung Shim lalu menyatukan tangan Ha Bin dan tangan Baek Won dalam genggamannya dan bahwa dia merasa Baek Won dan Ha Bin pasti adalah saudara kandung di kehidupan sebelumnya. Jung Shim berharap Ha Bin dan Baek Won bisa akur dan melakukan yang terbaik.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000341394_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000339526_thumb[1]

Ha Bin tersenyum mengiyakan, sementara Baek Won sepertinya masih bergulat dengan perasaannya sendiri di dalam hati. Baek Won menatap Ha Bin, dan Ha Bin menatap Baek Won dengan tatapan menantang (menurutku sih tatapan menantang, hehe..)

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_000348169_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000350638_thumb[1]

Man Won sambil berkaca-kaca bertanya mengapa Jo Kwang Do membunuh ayahnya. Kwang Do tidak menjawab dan menyuruh anak buahnya untuk menyerang Man Won, namun berhasil di tangkis Man Won. Lalu dia sendiri menyerang Man Won. Kwang Do dan Man Won berkelahi sampai Kwang Do terjatuh ke tanah.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000397450_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000412432_thumb[1]

“Kenapa kau membunuhnya? Jawab aku. Mengapa kau melakukan itu? Mengapa?” Man Won bertanya sambil terus memukuli Kwang Do.

Kang Do menyerah, dia meminta Man Won berhenti dan akan memberitahunya. Lalu Kwang Do pingsan. Tapi Man Won tidak mau tertipu begitu saja, dia tahu kalau Kwang Do hanya pura-pura. Dan memang benar, diam-diam Kwang Do mengambil segenggam pasir dan melemparkannya ke wajah Man Won. Man Won memegang matanya yang terkena pasir, hingga akhirnya Kwang Do berhasil meloloskan diri.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_000427680_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000436021_thumb[1]

Baek Won masuk ke ruang interogasi dan dengan emosi menanyakan keberadaan Kwang Do pada anak buahnya yang sekarang ditangkap. Man Won bilang Kwang Do sudah melarikan diri. Tapi Baek Won terus mendesak anak buah Kwang Do untuk mengatakan bagaimana dia bisa berhubungan dengan Kwang Do.

Inspektur yang juga ada disana meminta Baek Won untuk tenang. Dia juga sudah menanyakan hal itu padanya, dan dia katanya mendapat telpon dari nomor tidak dikenal. Jo Kwang Di membutuhkan kapal untuk melarikan diri, karena itulah dia bertemu Kwang Do. Inspektur juga memberitahu kalau mereka sudah menginvestigasi anak buah Kwang Do itu, tapi dia juga tidak tahu dimana Kwang Do.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000454339_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000457809_thumb[1]

Baek Won melepaskan cengkramannya pada anak buah Kwang Di dan berteriak marah pada Man Won, “Oppa! Kau harusnya menghubungi polisi jika kau tahu di mana Jo Kwang Do. Setidaknya kau menghubungi aku.”

“Aku ingin menangkapnya sendiri. Maafkan aku.”

Inspektur kembali meminta Baek Won untuk tenang, “Kita sekarang tahu bahwa dia tidak akan bisa lari ke luar negeri. Dengan kejadian ini, ia tidak akan berani lagi menyelinap keluar negeri. Dia akan segera tertangkap. Tenanglah.”

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_000478195_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000485068_thumb[1]

Kwang Do menghubungi Jin Gi di nomornya yang asli, membuat Jin Gi kesal, apakah Kwang Do ingin dirinya ditangkap. Kwang Do beralasan ponsel Jin Gi yang satu lagi mati. (ooohhh.. pantesan hasil penyelidikan sebelumnya di ponsel Jin Gi hanya mengarah pada Tuan Jung, Jin Gi punya dua ponsel..)

Golden.Rainbow.E29.mp4_000492409_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000511961_thumb[1]

Jin Gi lalu menemui Kwang Do. Jin Gi marah dan menampar Kwang Do.

“Bodoh. Aku menyuruhmu untuk bersembunyi sementara waktu, tetapi kau menyebabkan kekacauan ini. Jika kau mau menunggu sebentar saja, kau sudah aman meninggalkan negara ini. Mengapa kau membuat masalah?”

“Maafkan aku.” Kwang Do menunduk.

“Aku bisa mendapat masalah karenamu. Aku sudah bilang jangan menghubungi nomor teleponku!” Jin Gi kembali berteriak.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000522705_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000540222_thumb[1]

“Aku benar-benar minta maaf. Apa yang harus kita lakukan sekarang?”

“Kau harus mati.”

Kwang Do terkejut. Jin Gi melanjutkan, mereka harus membuat orang percaya kalau Kwang Do bunuh diri. Jin Gi menyuruh Kwang Do menulis catatan bunuh diri, dia yang akan memberitahu Kwang Do apa yang harus ditulisnya. Mereka akan membuat orang percaya kalau Kwang Do tenggelam.

“Setelah polisi percaya cerita ini dan menjadi lengah, baru kau bisa menyelinap keluar negeri.”

“Ya, Tuan. Aku akan meninggalkan semuanya dan mulai sekarang terserah padamu.”

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_000555970_thumb[1]

Baek Won pergi ke kantor Do Young dan memberi tahu Do Young tentang Man Won yang hampir saja menangkap Jo Kwang Do. Baek Won menyebut Man Won bodoh karena tidak menelpon polisi dan ingin melakukannya sendiri. Sedangkan Do Young merasa kesal karena telah melewatkan menyelidik anak buah Jo Kwang Do.

Baek Won bilang kalau itu bukanlah tugas Do Young untuk menangkap Jo Kwang Do, tapi itu kesalahan polisi. Do Young pun berusaha menenangkan Baek Won, polisi pasti akan bisa menangkap Jo Kwang Do seperti yang dikatakan Inspektur Cha. Jo Kwang Do masih ada di Korea dan tidak banyak tempat untuknya bersembunyi.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000601548_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000608888_thumb[1]

“Do Young. Kurasa aku harus memberitahumu ini. Aku sudah memikirkannya baik-baik. Mendiamkannya saja tidak akan menyelesaikan apa-apa.”

” Apa itu?”

“Aku mendengar dari Young Hae bahwa Ha Bin yang sekarang bukanlah putri kandungnya. Dia berpura-pura menjadi Ha Bin hanya untuk harta Ny Kang. Dan itu ayahmu yang merencanakan semua ini.”

Do Young tampak tidak terkejut, maka Baek Won bertanya apakah Do Young sudah mengetahuinya (saat tanpa sengaja menguping pembicaraan ayahnya dan Ha Bin). Do Young tak menyangkal dia tahu beberapa hari yang lalu. Baek Won bertanya lagi kenapa Do Young tidak mengatakannya pada Jung Shim. Baek Won menduga itu karena ayahnya. Do Young menyangkal, bukan karena itu.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000647959_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000699876_thumb[1]

“Tidak, Do Young. Aku mengerti. Ketika aku menangkap Man Won, duniaku terasa runtuh. Ini alasanku berhenti menjadi polisi. Aku tidak ingin kau mengalami rasa sakit yang sama seperti yang kualami. Sejujurnya aku ingin memberitahu Ny Kang yang sebenarnya. Tapi aku tidak bisa. Chun Won adalah salah satu alasannya. Tapi itu sebagian besar karena kamu. Jika aku mengatakan kepadanya, ayahmu akan terluka. Mungkin, ayahku benar. Dia tahu segalanya tapi dia mencoba untuk membiarkannya.”

Do Young kaget mengetahui kalau Han Joo mengetahui semua itu dan membiarkannya. Baek Won bertanya kenapa Do Young terkejut, tapi Do Young bilang tidak ada apa-apa.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000735310_thumb[1]

Kini mereka berjalan do lorong. Baek Won mengatakan kebimbangan hatinya mengenai identitas Ha Bin. Dari sisi lain, dia melihat kalau itu adalah sebuah kejahatan, karena dia mantan polisi. Baek Won tidak tahu apakah dia harus tetap berpura-pura tidak tahu atau tidak. Dia juga merasa kasihan pada Jung Shim. Do Young meminta Baek Won menyerahkan masalah itu padanya, dia yang akan mengurusnya. Do Young tidak berniat membiarkannya hanya karena Jin Gi adalah ayahnya, namun ada sesuatu yang harus dia ketahui lebih dulu. Hingga saat itu, Do Young ingin Baek Won berpura-pura tidak tahu semua itu.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000761369_thumb[1]

Baek Won menyentuh pipi Do Young, “Maafkan aku. Aku tahu ini sangat sulit bagimu.”

Do Young memegang tangan Baek Won, “Ingatlah satu hal. Jika terjadi sesuatu nanti, kau hanya perlu melihat ke arahku. Aku hanya akan melihatmu juga.”

“Jangan khawatir, Jaksa Seo. Bahkan jika langit jatuh, aku akan berdiri tepat di sebelahmu.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_000815655_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000818324_thumb[1]

Do Young lalu memeluk Baek Won dengan sedih. Baek Won bertanya mengapa Do Young seperti itu, nanti orang-orang melihat mereka. Tapi Do Young tidak mau melepaskannya, dia meminta ijin Baek Won untuk memeluknya sebentar saja. Baek Won merasa menyesal, mungkin dia seharusnya tidak mengatakan itu. Baek Won tahu Do Young sedih dan meminta Do Young untuk tetap ceria.

(yang membuat Do Young sedih sebenarnya bukan karena Jin Gi dan Ha Bin merencanakan mengambil Golden Fishery, tapi adalah kemungkinan Jin Gi yang membunuh ayah Baek Won. Makanya Do Young kaget saat mendengar Han Joo juga tahu tentang identitas Ha Bin, itu bisa jadi alasan Jin Gi membunuh Han Joo.)

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_000841980_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000862366_thumb[1]

Setelah mengantar Baek Won ke depan, Do Young masuk ke ruangannya lagi. Dia menyalakan ponsel dan membuat rekaman suara.

“Tn Kim sudah tahu bahwa Ha Bin yang sekarang palsu. Ayahku yang merencanakan semua ini. Jika ayahku tahu bahwa Han Joo tahu, maka dia punya motivasi untuk membunuhnya.”

Do Young kemudian menghubungi Detektif Lee dan memintanya melakukan sesuatu.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_000889126_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000890427_thumb[1]

Ha Bin menemui Young Hye, dia marah pada Young Hye karena memberitahu tentang dirinya pada Baek Won. “Apakah kau sangat membenciku? Apakah kau sudah tidak menganggapku sebagai putrimu lagi?” Ha Bin berteriak.

Young Hye tak terima Ha Bin berteriak seperti itu padanya. Dia sejak awal sudah menentang rencana Ha Bin. Ha Bin bilang Young Hye seharusnya menjaga janjinya, dia bisa saja masuk penjara karena Young Hye. Ha Bin merasa heran bagaimana bisa seorang ibu tidak melindungi anaknya, dan apa pentingnya Baek Won untuk Young Hye. Young Hye tidak ingin melakukan kejahatan lagi, Young Hye kesal kenapa Ha Bin membawa-bawa nama Baek Won.

“Sejak kapan kau menjadi begitu acuh? Kau melakukan semua kejahatan saat bekerja untuk Beruang Kutub. Tapi kenapa aku tidak bisa melakukannya?” Ha Bin terus berteriak.

Golden.Rainbow.E29.mp4_000904207_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000905742_thumb[1]

Plak! Young Hye menampar Ha Bin.

“Ya. Jika bukan karena Han Joo, aku akan menjadi sepertimu. Jika dipikirkan, aku tidak pernah merasa begitu mudahnya melakukan itu. Kau perlu menyadarkan dirimu sendiri agar bisa keluar dari neraka itu. Ubahlah dirimu dan terimalah hukuman untuk kejahatanmu jika perlu. Dan kau bisa hidup bersamaku. Kau sudah tidak miskin lagi. Kau tidak perlu merasa takut ditangkap.”

“Sudah terlambat untuk melakukan itu sekarang. Aku sudah mendapatkan warisannya.”

“Warisan?”

Golden.Rainbow.E29.mp4_000966601_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_000970204_thumb[1]

“Ya. 25 % saham Golden Fishery. Sebentar lagi, aku akan menjadi pemilik Golden Fishery. Kau menyuruh seeorang yang sebentar lagi menjadi pemilik untuk merelakan posisinya. Apakah itu masuk akal?” tanya Ha Bin masih dengan suara tinggi.

Young Hye menggeleng tak percaya Ha Bin bisa berkata seperti itu.

“Penipuan. Hukuman tambahan untuk kejahatan ekonomi. Jika itu lebih dari 5 miliar won, sedikitnya aku akan dihukum 5 tahun. Apakah kau ingin aku mendapatkan itu? Pastikan Baek Won tidak memberitahu siapa pun. Jika tidak, kau dan aku benar-benar berakhir.” Ha Bin mengancam Young Hye dengan tatapan tajam.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001053518_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001067031_thumb[1]

Jin Gi sedang minum-minum di meja makan. Mi Rim datang dan bertanya mengapa suaminya itu minum sendirian dan tidak meminta ahjumma untuk menyiapkan makanan. Mi Rim khawatir itu akan menyakiti perut Jin Gi. Jin Gi diam saja tak menjawab, menoleh pun tidak. Mi Rim duduk di dekat Jin Gi dan meminta maaf.

Jin Gi berkata bahwa penderitaan tidak mau pergi. Mi Rim mengalami segala macam penghinaan dari Jung Shim, namun semua itu menjadi sia-sia. “Hidup seperti apa ini? Aku merasa tidak patut hidup di dunia ini.” Jin Gi seolah meratapi dirinya yang tidak dianggap ada oleh Jung Shim.

“Sayang, aku bilang aku minta maaf. Apa yang harus kulakukan untuk membuatmu merasa lebih baik? Kau adalah segalanya bagiku. Aku akan memberikan saham yang kudapatkan dari ibu. Mari kita kembali seperti dulu. Aku tidak bisa hidup tanpamu.” Mi Rim menangis.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001072603_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001079476_thumb[1]

Mi Rim mendekati Jin Gi dan memeluknya dari belakang. Raut wajah Jin Gi mengeras.

***

Do Young mengamati laporan yng diberikan Detektif Lee (aku tidak yakin ini catatan panggilan masuk ke ponsel Jin Gi atau bukan). Ada nomor yang dilingkari. Detektif Lee bilang dia menemukan semua pemilik nomor yang menghubungi nomor itu kecuali satu, yang di lingkari itu, karena itu adalah ponsel curian. Do Young kemudian meminta Detektif Lee menemukan lokasi panggilan dari nomor itu, dan memintanya melacak ponsel ayahnya.

“Laporkan kepadaku kemana pun dia pergi selain rumahnya atau kantor.”

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001120883_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001150779_thumb[1]

Keluarga Kim sedang bersiap sarapan. Keluarga Eok Jo masuk, dan anggota keluarga Kim tidak senang melihatnya. Eok Jo menjelaskan kedatangan mereka bukan untuk makan, kecuali Soo Pyo yang langsung duduk disamping Shib Won dan makan dari mangkuk Shib Won. Se Ryun bilang mereka datang karena berpikir kalau anak-anak Kim akan kesepian makan tanpa Han Joo. Eok Jo menambahkan di setiap rumah harus ada seorang kepala keluarga.

“Mulai sekarang akulah kepala keluarga di keluarga ini.” Ujar Man Won.

“Kau adalah tulang punggung keluarga. Seorang ayah bukan tulang punggung. Dia lebih seperti atap bagi keluarga. Sebuah atap tempat berlindung saat hujan. Aku tahu aku tak punya apa-apa dan belum melakukan apa-apa untuk kalian. Tapi aku saudara ayahmu. Mulai sekarang, aku akan menjadi atap bagi kalian. Jika kalian merasa perlu berlindung dari hujan, aku akan membantu agar merasa sedikit nyaman.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_001220046_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001221247_thumb[1]

Shib Won berkata kalau Eok Jo menakutinya. Yeol Won juga berkata kalau Eok Jo pasti mabuk. Eok Jo kesal karena dia ditolak. Dia kemudian mengeluarkan amplop uang dan berkata kalau mereka akan makan disana setiap hari dan uang itu dapat membantu untuk menyiapkan makanan. Se Ryun merebutnya karena Eok Jo tidak memberitahunya lebih dulu. Eok Jo mengambilnya kembali.

“Kami tak memerlukan itu. Kami punya cukup untuk menutupi biaya hidup.” Baek Won menolak.

“Jangan katakan itu. Aku merasa bersalah tidak merawat kalian ketika masih kecil.”

Se Ryun merebut kembali amplop itu dari tangan Eok Jo, “Begini saja, kami bekerja di restoran tak perlu dibayar. Bagaimana? Karena kita keluarga.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_001251409_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001261619_thumb[1]

Baek Won menanyakan pendapat Man Won. Man Won bilang terserah saja jika memang itu yang mereka inginkan. Eok Jo kemudian bertanya apakah semua oke, tidak ada masalah. Yeol Won menimpali, dia pikir Eok Jo lah segala masalah yang ada disana (haha..).

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001296152_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001294551_thumb[1]

Jung Shim mengumpulkan anggota keluarganya dan memberitahu mereka kalau dia menderita demensia (sebelumnya dibilang Alzheimer). Jung Shim juga mengatakan kemungkinan dia tidak bisa mengenali mereka dalam satu tahun. Mi Rim menangis, dia bertanya sejak kapan Jung Shim mengalami itu dan kenapa Jung Shim tidak memberitahunya tentang hal itu.

“Mengapa kau menangis? Aku terganggu. Apakah ada yang mati atau sesuatu?” Jung Shim menghela nafas, “Seperti yang kalian tahu, tak seorangpun bisa mengelola Golden Fishery seperti yang kuinginkan. Setelah apa yang terjadi pada Tae Young, aku senang bisa menemukan Ha Bin. Tapi aku sangat khawatir karena dia sama sekali belum berpengalaman.”

Tae Young bertanya apakah karena itu Jung Shim membagi-bagikan saham miliknya beberapa hari yang lalu. Jung Shim membenarkan. Sedikit banyak, itu adalah saham Golden Fishery. Jung Shim ingin mereka melindunginya.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001349771_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001356978_thumb[1]

“Kau tidak mencoba pergi ke dokter untuk mengobatinya. Jika kau mendapatkan perawatan secara teratur, kau dapat melawan penyakit itu. Kau harus pergi ke dokter hari ini.” Ha Bin sok perhatian.

Jin Gi menambahkan, “Kau harus, Ny Kang. Kau harus pergi ke rumah sakit dan menginap sementara untuk perawatanmu.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_001366587_thumb[2] Golden.Rainbow.E29.mp4_001367622_thumb[2] Golden.Rainbow.E29.mp4_001369790_thumb[2]

Jung Shim mengangguk. Di wajah Ha Bin dan Jin Gi, tampak jelas kalau yang dia katakan tadi hanya basa-basi. Sementara itu Do Young menatap tajam ayahnya.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001403456_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001406192_thumb[1]

Jaksa Kepala masuk ke ruangan Do Young, dia heran Do Young belum datang. Detektif Lee mengatakan kalau Do Young benar-benar sibuk hari ini. Jaksa Kepala penasaran apa yang membuatnya begitu sibuk sehingga dia belum menyerahkan laporannya. Detektif Lee bilang Do Young sibuk mengurusi urusan orang lain daripada urusannya sendiri. Tapi Detektif Lee meralat, mungkin Do Young sibuk mengurusi urusannya sendiri. Jaksa Kepala tertarik, apa maksudnya urusan sendiri.

“Dia menyelidiki Wakil Presiden Golden Fishery, Seo Jin Gi. Dia menyuruhku untuk melacak rekening bank Seo Jin Ki. Dan dia ingin aku melacak telepon genggamnya.”

Jaksa Kepala tampak berpikir.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001414200_thumb[1]

Jin Gi terkejut diberitahu seseorang kalau ponselnya dilacak. Dia bilang pada orang itu bahwa tidak terjadi apa-apa dan meminta orang itu untuk tidak menceritakan hal itu pada siapapun. Jin Gi menutup telponnya dan berpikir keras. (pasti yang telpon tadi itu Jaksa Kepala)

Golden.Rainbow.E29.mp4_001447265_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001455506_thumb[1]

Sekretaris Oh masuk dan memberitahu kalau dia telah mengatur pertemuan dengan CEO Tae Kwang, Tuan Oh. Jin Gi kemudian menanyakan status saham-sahamnya.

“10 % saham di bawah nama ayahku. 5 % saham dari istrimu. 5 % saham dari CEO Jang Ha Bin. Total 20 % saham yang kau miliki sekarang.”

“5 % saham istriku akan menjadi milikku lagi. Jika Aku membeli saham CEO Tae Kwang, ini akan menjadi 35 %.” Jin Gi tersenyum puas.

Sekretaris Oh bilang kalau demikian, Jin Gi akan menjadi pemegang saham terbesar. Tapi Jin Gi mengatakan masih terlalu dini untuk dikatakan seperti itu. CEO Tae Kwang sangat rakus, perlu waktu untuk meyakinkan dia. Bahkan jika perlu pertumpahan darah, Jin Gi tak peduli, dia harus mendapatkan sahamnya. Dan jika mungkin, dia juga ingin saham yang dimiliki Baek Won.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001502285_thumb[1]

Baek Won ke peternakan ikan. Salah seorang pekerja menyarankan untuk melakukan pengiriman lebih dini karena cuaca semakin dingin. Baek Won menolak, bobot ikan belum cukup untuk melakukan pengiriman dini. Menurut Baek Won, jika jaring diturunkan, suhu air akan dua derajat lebih tinggi.

Tapi pekerja itu bilang kalau itu tidak mungkin, dia sudah mengelola peternakan ikan itu selama sepuluh tahun. Menurutnya, jika cuaca menjadi dingin, ikan tidak akan bertahan. Baek Won menyanggah, tahun ini lebih hangat daripada tahun lalu, jadi harusnya ikan baik-baik saja.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001516432_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001520936_thumb[1]

“Pencernaan ikan akan menjadi menurun dalam dingin jadi jangan memberi mereka makan terlalu banyak. Pertahanan mereka mungkin turun jadi tolong beri mereka vitamin.” Baek Won meminta tolong.

”Apakah kau tahu berapa banyak uang yang akan hilang jika semua ikan mati kedinginan? Kau mungkin harus membayar mahal nanti jika tidak mendengarkanku.” Pekerja itu kemudian pergi meninggalkan Baek Won.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001541990_thumb[1]

Ha Bin datang kesana dan mendengar perkataan pekerja tadi, dia tampak memikirkan sesuatu. Dia lalu menyapa Baek Won. Baek Won bertanya kenapa Ha Bin ada disana. Ha Bin mengingatkan kalau dia adalah CEO Golden Fishery, dia kesana untuk memeriksa peternakan ikan.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001566047_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001576390_thumb[1]

Baek Won dan Ha Bin makan bersama di sebuah restoran. Ha Bin berkata, “Aku sangat suka nama yayasan Golden Fishery. Pada hari ayahmu keluar dari penjara, kau ingat kita pergi ke panti asuhan untuk menjemput anak-anak? Hari itu kita melihat pelangi.”

“Lalu kenapa?” tanya Baek Won. (Baek Won masih menunjukkan wajah kesalnya karena dia tahu Ha Bin palsu..)

“Aku jadi ingat kata-katanya pada hari itu. Dia bilang dia butuh kehangatan, sehingga dia menginginkan seseorang untuk memeluknya. Tapi dia menemukan bahwa memberikan pelukan akan memberinya kehangatan juga. Aku rasa aku mengerti apa maksudnya sekarang.”

“Apa maksudmu?”

Golden.Rainbow.E29.mp4_001669947_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001685329_thumb[1]

“Aku adalah seorang gadis yang haus akan cinta. Ketika aku masih kecil, aku dianiaya oleh Kang Dong Pal. Ketika ayahmu memutuskan untuk membawaku, aku belum sempat mengucapkan terimakasih. Tapi aku masih kelaparan untuk cinta. Ketika ibuku membawaku, aku selalu ingin dia memelukku. Ketika ibuku mulai melihat ayahmu, dia banyak berubah. Sebelum itu, semua yang ada dalam pikirannya hanyalah membalas dendam. Aku selalu kesepian di sampingnya. Dan ketika aku bertemu nenekku, aku yang terlebih dahulu memberinya pelukan. Aku tak tahu hangatnya dunia ini. Ayahmu benar. Dan aku hampir tak bisa percaya orang seperti dia meninggal. Dia mengajarkanku sebuah pelajaran besar.” Ha Bin menangis.

Baek Won meminta Ha Bin untuk tidak menangis, dia jadi tidak bisa makan. Ha Bin kembali berkata, pertemuannya dengan Jung Shim adalah berkah terbesar dalam hidupnya. Ha Bin juga bilang ada sesuatu yang tidak bisa dia katakan sekarang, tapi dia akan menjadi cucu Jung Shim yang hebat.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001734109_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001748857_thumb[1]

Baek Won bertanya apa yang tidak bisa Ha Bin katakan itu. Ha Bin bilang bukan apa-apa. Dia ingin membayar cinta yang telah Jung Shim berikan kepadanya. Dan dia percaya melindungi Golden Fishery adalah salah satu caranya.

“Baek Won, aku benar-benar membutuhkanmu sekarang. Mari kita membuat mimpi nenekku menjadi kenyataan.”

Baek Won terdiam. (Dan aku yakin semua kata-kata Ha Bin itu hanya omong kosong, agar Baek Won diam dan tidak mengatakan apapun pada siapapun tentang jadi dirinya. Ha Bin berpura-pura seolah dia tidak tahu kalau Baek Won tidak tahu yang sebenarnya.)

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001773514_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001779119_thumb[1]

Hwa Ran masuk ke restoran Rainbow dan terkejut melihat Young Hye. Young Hye juga terkejut melihat Hwa Ran. Mereka saling bertanya apa yang mereka lakukan disana.

Eok Jo kemudian menghampiri Hwa Ran dan berkata Hwa Ran yang merekrut Man Won bekerja, tapi apakah dia baik-baik saja saat Man Won bekerja di restoran sepanjang hari. Man Won kemudian keluar dari dapur dan memanggil Young Hye dengan sebutan ‘ibu’.

Hwa Ran bingung, “Tunggu. Kau memanggilnya Ibu?” tanya Hwa Ran pada Man Won, dan bertanya pada Young Hye, “Bukankah kau hanya memiliki satu anak perempuan?” Hwa Ran menggeleng dan bertanya lagi pada Man Won, “Bukankah kau mengatakan ayahmu mengangkat kalian sewaktu masih anak-anak?”

Golden.Rainbow.E29.mp4_001811818_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001817223_thumb[1]

Se Ryun bertanya pada Hwa Ran apakah Hwa Ran pernah bertemu adik-adiknya Man Won, si kembar dan Baek Won yang bersaudara kandung dengan Man Won. Tapi Hwa Ran tidak berpikir demikian karena Baek Won dan Man Won tidak mirip. Hwa Ran bertanya pada Man Won apakah dia dan Baek Won benar-benar bersaudara. Man Won diam saja.

“Tentu saja! Aku dan Han Joo yang memungut keduanya ketika mereka masih kecil. Mereka bersaudara kandung.” Sambar Eok Jo.

Man Won kemudian berkata pada Young Hye, “Ibu, bisakah kau mengecek apakah kurir pengiriman barang telah berangkat kesini?” kemudian Man Won masuk kembali ke dapur tanpa mempedulikan Hwa Ran.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001859530_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001863134_thumb[1]

Hwa Ran bertanya dengan sopan pada Young Hye, kenapa dia bisa menjadi ibunya Man Won. Young Hye bingung bagaimana menjawabnya. Eok Jo membantu menjawab, dia memberitahu kalau Young Hye menikah dengan ayah Man Won. Dan anak-anak menghormati Young Hye dengan memanggilnya ‘ibu’. Hwa Ran pun mengerti, dan dia meminta ijin pada Young Hye untuk memanggilnya ibu.

***

Golden.Rainbow.E29.mp4_001884555_thumb[1]

Baek Won masuk ke ruangan Do Young. Detektif Lee terkejut melihat Baek Won dan bertanya untuk apa dia kesana. Do Young yang menjawab, tentu saja dia kesana untuk melihatnya. Tapi Baek Won kesana untuk memberikan sashimi pada Ketua Lee dan Do Young, karena dia mendengar mereka bekerja lembur. Detektif Lee sangat senang. Tapi Do Young malah menyuruhnya pulang ke rumah.

“Aku belum menikah. Kalau pulang aku akan makan sendirian.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_001911080_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001913082_thumb[1]

“Inilah alasannya kau tak punya pacar. Mengapa kau menempel terus dengan pasangan lain? Kau harus mencoba mencari pacar!” Do Young mendekati Detektif Lee dan menyuruhnya pulang, “Ayo!”

“Baiklah! Aku pergi! Aku pergi! Kuharap kau bisa makan sebanyak yang kau inginkan!” Detektif Lee kesal.

Baek Won menahannya, tapi Detektif Lee sedang marah. Dia keluar. Baek Won menegur kenapa Do Young seperti itu, dia membawa cukup sashimi untuk mereka berdua. Do Young balik bertanya bukankah Baek Won ingin mereka berduaan saja. Baek Won tertawa.

Golden.Rainbow.E29.mp4_001954355_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_001970404_thumb[1]

Baek Won membuka bawaaanya, sashimi dari ikan yang dia ternakkan sendiri. Baek Won menyuapi Do Young. Do Young menyukainya, ikannya meleleh dimulut. Do Young bilang itu baru namanya sashimi. Baek Won kemudian memberikan hadiah pada Do Young. Sebuah pin dasi (kalau tidak salah, aku kurang tahu itu apa). Do Young senang dengan kejutan itu, Do Young bisa melihat efek belajar sekarang. Tapi itu belum semuanya.

Baek Won menarik Do Young untuk berdiri. Baek Won memberikan sebuah kado lagi, dasi.

Golden.Rainbow.E29.mp4_002002435_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_002008174_thumb[1]

“Apakah kau tahu apa artinya bila seorang wanita memberi hadiah dasi?”

Do Young tampak berpikir lalu meminta dasinya dipakai. Baek Won pun memakaikan dasinya pada Do Young. Setelah selesai, Baek Won mengecup Do Young.

 Golden.Rainbow.E29.mp4_002011577_thumb[2] Golden.Rainbow.E29.mp4_002019985_thumb[1]

“Ini berarti kau milikku.”

“Apakah kau berencana untuk membuatku terharu malam ini? Kau telah mengikatku, jadi aku tak boleh lari darimu, kan?” Do Young memegang bahu Baek Won.

Baek Won tersenyum, “Benar.”

Golden.Rainbow.E29.mp4_002034199_thumb[1] Golden.Rainbow.E29.mp4_002045810_thumb[1]

Do Young lalu mencium kening Baek Won dan memeluknya.

***

Bersambung ke bagian 2 ~

***

Komentar:

Tak tahu harus berkomentar apa… Tapi, semoga hubungan Baek Won dan Do Young tidak renggang setelah kebenarannya terungkap.

Comments

  1. semangat terus mbaak...!! Ditunggu terus sinopsisnya
    Hwaiting :D

    ReplyDelete
  2. Ditunggu klanjutannya,,, ◦ˆ⌣ˆ◦

    *irma di jkt @irmaleo75

    ReplyDelete
  3. Gomawo onnie dah buat sinop GR.hwaiting onnie,lanjut trzzzz

    ReplyDelete
  4. Gomawo onnie dah buat sinop GR.hwaiting onnie,lanjut trzzzz

    ReplyDelete
  5. Senang lihat baekwon&doyoung...
    Gomawo oenni,fighting...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts