Wednesday, May 28, 2014

KKOTHALBAE SOOSADAE Episode 2 – 2

FGIU.E02.mkv_009969190_thumb[1] FGIU.E02.mkv_009997551_thumb[1]

Tim Flower berkumpul di kantor polisi setempat. Mereka melihat foto-foto Jang Young Mi yang berhasil di temukan Gang Suk saat dia melacak SNS milik Young Mi. Jung Woo takjub, bagaimana Gang Suk bisa menemukan itu semua. Gang Suk bilang follower Young Mi berjumlah sekitar puluhan ribu orang. Jika dia membubuhkan mention, dia bisa menemukan apa pun secepat peluru.

“Apa kalian ingin melihat foto diriku yang kuunggah?” tanya Gang Suk kemudian.

“Tidak….” Ujar Eun Ji, Joon Hyuk, Jung Woo, dan Won Bin bersamaan.

Gang Suk pun cemberut kecewa, “Tapi hasilnya imut dan bagus...”

FGIU.E02.mkv_010095979_thumb[1] FGIU.E02.mkv_010231944_thumb[1]

Kemudian Won Bin terkesan pada Young Mi di salah satu foto yang mengecat rambutnya dalam dua warna, dan juga mendapat perawatan. Potongan rambut seperti itu, biayanya $380 di Chungdamdong.

Won Bin beralih ke foto berikutnya. Young Mi mengenakan baju merk Chanel dari Perancis dan harganya $3800. Di foto yang lain Young Mi memakai sepatu dan tas tangan merk Bario dari Italia. Harga masing-masingnya pasti $2000 dan $7000.

“Apa semahal itu?” Eun Ji penasaran.

Won Bin mencoba menganalisa, “Dia menjalankan toko bunga kecil di Seoul, kan? Semuanya dari tas tangannya menggunakan merek ternama. Akan sulit mendapatkan benda-benda itu dengan uang dari toko bunga. Apa Park Min Gyu memiliki banyak uang?”

FGIU.E02.mkv_010577694_thumb[1] FGIU.E02.mkv_010859216_thumb[1]

Jung Woo membenarkan, Min Gyu memiliki banyak uang lebih banyak dari yang dia duga. Hasil panen bunga canola selama ini memberikannya sekitar 1 juta dolar. Mendengar penjelasan Jung Woo, Won Bin menjentikkan jari, seperti yang dia duga Young Mi menikahi Min Gyu demi uangnya.

Lalu jika memang seperti itu kenapa Young Mi melarikan diri, Gang Suk tak mengerti. Won Bin berpendapat mungkin pada hari pernikahan dia sadar dan berpikir, mungkinkah dia hidup dengan pecundang (Min Gyu) di pedesaan. Young Mi sadar dia tidak bisa, sehingga dia pergi dan melarikan diri. Gang Suk mendesah, hal itu benar-benar menyedihkan.

FGIU.E02.mkv_010930118_thumb[1] FGIU.E02.mkv_001498930_thumb[1]

“Hei, yang sangat menyedihkan itu Joon Hyuk.” Won Bin berbisik pada Gang Suk, tapi masih bisa di dengar oleh Joon Hyuk dan yang lain, “Dia akan menikah dalam 3 bulan. Dia hanya bisa menikah jika kembali seperti semula dalam 3 bulan.”

“Tutup mulutmu.” Joon Hyuk kesal.

Jung Woo menunjuk Won Bin, mungkin berkata dalam hati, “Nah lho dimarahin..”. Won Bin meneruskan dengan menunjuk Gang Suk yang melengos.

FGIU.E02.mkv_011092775_thumb[1] FGIU.E02.mkv_011236247_thumb[1]

Jung Woo kemudian menerima telpon dari Park Min Gyu. Min Gyu bilang dia telah dihubungi Young Mi. Dia mengaku bersalah dan akan kembali. Jadi mereka tidak perlu menyelidikinya lagi. Min Gyu berterima kasih dan segera menutup telponnya sebelum Jung Woo bisa mengatakan sesuatu.

***

FGIU.E02.mkv_011473976_thumb[1] FGIU.E02.mkv_011534451_thumb[1]

Tim Flower keluar dari kantor polisi, bersiap kembali ke Seoul. Won Bin mengeluh, gara-gara Min Gyu mereka bekerja sia-sia. Kulitnya mengendur. Won Bin kembali menyemprot wajahnya. Tapi menurut Eun Ji, setidaknya semuanya berakhir dengan baik. Karena istri yang dicintainya sudah kembali, kasus ini berakhir dengan bahagia.

“Tapi kupikir ini bukan akhir yang bahagia untuk Eun Ji.” Ujar Jung Woo sedih.

“Kenapa?” Eun Ji tak mengerti.

“Kau meninggalkan suamimu, setelah menerima hadiah pernikahannya.”

FGIU.E02.mkv_011603268_thumb[1] FGIU.E02.mkv_011644140_thumb[1]

Eun Ji berteriak kesal pada Jung Woo yang terus menggodanya dengan Sam Shik. Jung Woo tertawa.

Lain halnya dengan Joon Hyuk, dia merasa janggal kasus itu berakhir seperti itu. Dan ternyata Gang Suk juga merasakan hal yang sama, rasanya aneh mengakhiri kasus itu seperti itu.

FGIU.E02.mkv_011673752_thumb[1] FGIU.E02.mkv_011850590_thumb[1]

“Dusun sebelah memiliki tempat dengan air yang bagus. Kalian mau pergi?” tanya Gang Suk kemudian.

“Seberapa bagus "airnya*? Apa mereka cantik?” tanya Won Bin balik dengan semangat. (Air disini berarti wanita cantik)

“Wow. Yang kumaksud pemandian air panas, pemandian air panas.” Gang Suk menjelaskan.

“Tidak. Tempat itu tidak higienis.” Won Bin dengan cepat menolak. “Aku tidak suka ke pemandian bersama orang lain.”

FGIU.E02.mkv_012042024_thumb[1] FGIU.E02.mkv_012062878_thumb[1]

Tapi Gang Suk bilang itu baik untuk kulit. Won Bin tetap tidak mau dan mengajak semuanya untuk cepat pergi. Mereka pun berjalan menuju mobil.

“Tunggu!!” Seorang petugas keluar dengan tergesa-gesa dari dalam kantor. Semuanya menoleh.

Ada apa petugas itu menghentikan Tim Flower yang akan pergi?

FGIU.E02.mkv_012469521_thumb[1] FGIU.E02.mkv_012508725_thumb[2]

Ternyata Park Min Gyu di temukan tak bernyawa di pinggir pantai. Tim Flower pun segera ke TKP. Disana ada Geum Rae yang terus menangis dan berteriak memanggil Min Gyu. Geum Rae dipegangi si kumis.

Jung Woo memegang pisau berlumuran darah yang ada di dekat mayat Min Gyu. Jung Woo bergumam, sepertinya bukan akhir yang bahagia.

FGIU.E02.mkv_012800674_thumb[1] FGIU.E02.mkv_012848637_thumb[1]

Tim kembali berkumpul di kantor polisi. Gang Suk memberitahukan hasil penyelidikannya, bahwa sidik jari yang ada di pisau adalah milik Jang Young Mi yang menghilang. Perkiraan waktu kematian Min Gyu adalah sekitar jam 5 s/d 7 pagi. Dan juga, sebelum Park Min Gyu mati, ada penarikan uang dari rekeningnya sebesar 1 juta dolar. Won Bin bertanya-tanya apa Jang Young Mi memintainya uang sebagai syarat untuk kembali, dan langsung membunuhnya setelah mendapatkan uang itu. Jika benar seperti itu, dia benar-benar psikopat.

Joon Hyuk mengatur pembagian penyelidikan. Dia menyuruh Won Bin dan Gang Suk pergi untuk melacak ponsel dan daftar panggilan. Sementara yang lain akan menyelidiki semua orang yang berhubungan dengan korban.

FGIU.E02.mkv_013155600_thumb[1] FGIU.E02.mkv_013234009_thumb[1]

Won Bin kesal diperintah seperti itu, “Memangnya kau siapa sehingga memberikan perintah?”

Jung Woo menenangkan Won Bin, “Lakukan saja. Jika tidak, Joon Hyuk tidak akan bisa menikah. Apa kau tidak kasihan padanya?”

“Oh, kau benar. Baiklah.” Ujar Won Bin sambil tersenyum mengejek. Joon Hyuk memakinya.

***

FGIU.E02.mkv_013305744_thumb[1] FGIU.E02.mkv_013544725_thumb[1]

Jung Woo, Joon Hyuk, dan Eun Ji pergi ke Balai Desa, mereka bertemu dengan teman-temannya Min Gyu. Jung Woo bertanya kapan terakhir kali mereka bertemu dengan Min Gyu. Si kumis (aku tidak tahu namanya) menolak untuk menjawab, dan meminta untuk melakukan itu nanti saja karena dia terlalu terguncang untuk menjawab. Eun Ji membujuk, mereka tetap harus menjawabnya jika ingin pelaku cepat ditangkap. Tanpa di duga si kumis langsung setuju.

“Jadi... kapan terakhir kalinya kau bertemu dengan Park Min Gyu?” tanya Eun Ji kemudian.

Si kumis menjawab, “Kemarin malam. Kami bergadang sambil minum-minum. Dia memberitahuku bahwa istrinya meneleponnya lalu mengatakan dia akan membawa semua hartanya dan pergi agar bisa memulai hidup baru. Aku tidak tahu itu akan menjadi terakhir kalinya aku melihatnya.”

FGIU.E02.mkv_013914249_thumb[1] FGIU.E02.mkv_014023104_thumb[1]

“Orang macam apa Park Min Gyu itu?” tanya Eun Ji lagi.

Si wajah polos menjawab, “Dia sangat naif dan tekun. Dia seseorang yang hebat. Dialah yang mengubah desa ini menjadi desa bunga canola. Dia orang pertama yang menanam bunga kanola di sini.”

Si kumis menambahkan, “Sebagian besar ladang bunga canola di sini juga miliknya.”

Joon Hyuk bertanya orang seperti apa Jang Young Mi itu. Si kumis pun mulai bercerita.

FGIU.E02.mkv_014236643_thumb[1] FGIU.E02.mkv_014485634_thumb[1]

Pada dasarnya Min Gyu menghujaninya dengan uang. Meskipun begitu, Young Mi masih terus meminta uang. Tapi ketika dia melarang Min Gyu menemui Young Mi karena merasa Young Mi mata duitan, tinjunya pun melayang. Min Gyu bilang Young Mi bukanlah orang seperti itu. Dan jika dia mengatakan hal seperti itu lagi, Min Gyu tidak akan mau menemuinya lagi.

FGIU.E02.mkv_014764653_thumb[1] FGIU.E02.mkv_014843896_thumb[1]

Si kumis menambahkan, “Sejujurnya, aku juga pernah ditipu oleh wanita karena itulah aku langsung tahu. Mungkin kalian sudah tahu ini…”

“Tapi wanita seperti itu menganggap kami orang desa sebagai sasaran empuk.” Si wajah polos menutup cerita.

Joon Hyuk bertanya lagi apa yang si kumis lakukan antara jam 5 s/d jam 7 pagi ketika Park Min Gyu mati. Si kumis bilang mereka sedang melakukan pemotretan. Jung Woo penasaran apakah hobi si kumis adalah fotografi. Si kumis membenarkan, dia juga memotret pada acara pernikahan Min Gyu. Jung Woo meminta ijin untuk melihat kamera si kumis, tapi si kumis menolak, menurutnya tidak aman meminjamkan kamera pada orang lain.

FGIU.E02.mkv_015185893_thumb[1] FGIU.E02.mkv_015302672_thumb[1]

Joon Hyuk memberikan kode pada Eun Ji agar dia turun tangan. Maka Eun Ji pun mencoba meminjam kamera itu pada si kumis dengan sikap manis. Si kumis langsung setuju dan memberikan kamera itu pada Eun Ji. Si kumis juga meminta agar pelaku pembunuhan Min Gyu segera ditemukan.

Eun Ji dan melihat-lihat foto di dalam kamera itu. Terdapat foto Min Gyu dan Young Mi disana.

***

FGIU.E02.mkv_015481595_thumb[1] FGIU.E02.mkv_015525804_thumb[1]

Gang Suk melacak ponsel Young Mi, tapi seperti yang sudah dia duga ponsel Young Mi tidak aktif. Dan juga panggilan terakhirnya dilakukan di desa itu. Tapi tidak banyak panggilan telpon. Sementara Won Bin menemukan catatan hitam Young Mi yang lumayan banyak. Dia pernah melakukan 5 penipuan pernikahan dengan orang desa yang kaya. Kalau begitu menurut Jung Woo, mereka bisa meminta surat penangkapan untuk Jang Young Mi sekarang juga.

Kemudian Gang Suk melihat di alat pelacak bahwa ponsel Young Mi baru saja di nyalakan dan tempatnya tidak jauh dari sana. Joon Hyuk dan Eun Ji pergi untuk memeriksanya.

FGIU.E02.mkv_015863213_thumb[1] FGIU.E02.mkv_016108867_thumb[1]

Di dalam mobil yang dikendarai oleh Joon Hyuk, Eun Ji asik makan roti bunga canola. Dia juga menawari Joon Hyuk, dan betapa senangnya dia karena Joon Hyuk tidak mau. Joon Hyuk berpenampilan sangat keren dengan kacamata hitamnya.

Eun Ji berceloteh sambil mengunyah, “Pada akhirnya, pernikahan dengan tujuan uang tidak pernah berakhir dengan baik. Pernikahan seharusnya dilakukan antara kedua orang yang saling mencintai. Jadi apa gunanya cepat-cepat menikah? Oh, umurmu juga 29, kan? Muda sekali! Kudengar pria yang cepat menikah nantinya akan menyesal. Bahkan setelah bertemu dengan berbagai wanita sebelum menikah, belum terlambat untuk menikah.” (Eun Ji sepertinya sedikit menyindir Joon Hyuk yang akan menikah dengan anak orang kaya,,ya..selain itu kan Eun Ji juga suka Joon Hyuk, biar gk jadi nikah kali.. hehe…)

FGIU.E02.mkv_016275278_thumb[1] FGIU.E02.mkv_016291961_thumb[1]

“Hei Deut-bo-jap.” (Singkatan untuk orang sangat kekanak-kanakan)

“Ya?” Eun Ji tersenyum.

“Tutup mulutmu.”

“Ya.” Ujar Eun Ji kemudian makan roti lagi.

Joon Hyuk menerima telpon dari Gang Suk yang mengabarkan bahwa ponsel Young Mi sudah dimatikan lagi. Jadi, mau tidak mau mereka harus menyisir seluruh area. Joon Hyuk merasa kesal. Dia kemudian meminta Gang Suk untuk memerintahkan agar semua jalan keluar diperiksa oleh patroli.

FGIU.E02.mkv_016790358_thumb[1] FGIU.E02.mkv_016860843_thumb[1]

Dan…Eun Ji tiba-tiba panik meminta Joon Hyuk berhenti sebentar saja. Joon Hyuk tidak bisa. Eun Ji seperti menahan sakit, dia memohon sebentar saja. Dia beralasan jika dia mengidap anemia dan tiba-tiba merasa sangat pusing. Joon Hyuk menyuruh Eun Ji bersandar dan istirahat saja.

“Ah, kumohon. Saat ini, perutku sakit... Hampir keluar... ah..” akhirnya Eun Ji mengaku dia kebelet, dan sudah tak tahan lagi. “Ah, berhenti di sini! Di mana saja!” Eun Ji sungguh tak tahan dan berteriak menggedor pintu mobil, “Berhenti! Berhenti di sini!”

FGIU.E02.mkv_017136526_thumb[1] FGIU.E02.mkv_017177399_thumb[1]

Joon Hyuk menepi di dekat kebun bunga canola. Eun Ji yang sudah tak tahan, membawa tisu keluar dari mobil dan segera ke tengah kebun. Joon Hyuk juga turun dari mobil dan menungguk di pinggir jalan.

Eun Ji yang sudah jongkok berteriak, “Jangan meninggalkanku di sini. Tapi jangan juga mendekat!”

“Diamlah dan buang air saja.”

Eun Ji mengiyakan. Lalu dia minta ijin bernyanyi. Joon Hyuk heran apa Eun Ji tiba-tiba merasa senang hingga ingin bernyanyi. Tapi bukan itu alasannya. Eun Ji takut Joon Hyuk akan mendengar suara keluarnya kotoran Eun Ji (haa..), dan karena itu Eun Ji tidak bisa melakukannya dengan nyaman. Joon Hyuk bilang Eun Ji memang sangat aneh.

Maka menyanyilah Eun Ji sambil buang air, tapi Joon Hyuk masih bisa mendengar suara itu. Joon Hyuk tersenyum kecil.

FGIU.E02.mkv_017780481_thumb[1] FGIU.E02.mkv_017874739_thumb[1]

Lalu di saat Eun Ji sedang asik bernyanyi sambil menutup mata, ada sesuatu yang dilemparkan ke arahnya. Sebuah cermin. Eun Ji bertanya mengapa Joon Hyuk tiba-tiba melemparkan cermin. Tapi bukan Joon Hyuk pelakunya. Eun Ji sadar ada orang lain yang melihatnya. Dia dengan cepat berdiri dan berlari ke arah Joon Hyuk sambil berteriak.

FGIU.E02.mkv_017918948_thumb[1] FGIU.E02.mkv_017935631_thumb[1]

Eun Ji memeluk Joo Hyuk (hmmm, kesempatan nih..). Lalu muncul Sam Shik di rimbun bunga canola, dia meminta Eun Ji kembali menikah dengannya karena dia sudah memberikan cermin. Sam Shik kemudian berlari sambil tertawa.

Eun Ji kesal, “Memalukan... Benar-benar idiot!”

Joon Hyuk tertawa, “Kalian berdua tampak sangat serasi.”

FGIU.E02.mkv_018212982_thumb[1] FGIU.E02.mkv_018239257_thumb[1]

Joon Hyuk kemudian berjalan dan melihat ke arah rimbun bunga canola dan menemukan sesuatu yang mengganjal di penglihatanya. Dia membandingkan foto Min Gyu dan Young Mi sebelumnya di tempat itu, dan keadaan tempat itu sekarang. Ada onggokan bunga canola yang mengering di tengah kebun.

“Sepertinya aku menemukan Jang Young Mi.” ujar Joon Hyuk kemudian.

***

FGIU.E02.mkv_018867781_thumb[1] FGIU.E02.mkv_018923668_thumb[1]

Jang Young Mi memang ditemukan terbujur kaku bersama kopernya terkubur di tengah kebun bunga canola. Tim Flower menyaksikan penggalian kuburan mayat Young Mi. Jung Woo bertanya bagaimana Joon Hyuk bisa tahu jasad Young Mi ada disana. Joon Hyuk pun menjabarkan analisanya.

“Bunga canola tumbuh dengan subur pada derajat keasaman tanah tertentu. Tas koper Jang Young Mi adalah buktinya. Jika koper itu dikubur bersamanya, keasaman tanah akan berubah dan bunga canola akan layu. Dan tidak lama yang lalu, di foto Park Min Gyu dan Jang Young Mi, bunga yang layu ini masih hidup. Dan juga, jika tanah digali atau dicampur dengan sesuatu, bunga di sini akan tampak lebih tinggi dibandingkan bunga kanola lainnya.”

FGIU.E02.mkv_018959953_thumb[1] FGIU.E02.mkv_019149302_thumb[1]

Eun Ji kagum pada Joon Hyuk, “Wow, kau sungguh luar biasa. Aku mengamati hal yang sama tapi aku tidak bisa menemukan apa pun.”

“Kau sibuk melakukan hal lain.” Joon Hyuk menyindir.

Eun Ji terdiam malu. Jung Woo tersenyum kecil mendengar mereka. Lalu Eun Ji mencium bau sesuatu, bau yang tidak bisa Jung Woo dan yang lain cium. Bau parfum Black Label Rose. Eun Ji menilai Jang Young Mi menggunakan parfum yang bagus.

FGIU.E02.mkv_019299030_thumb[1] FGIU.E02.mkv_019474199_thumb[1]

Won Bin menanyakan masalah ponsel yang tadi menyala, karena Young Mi sudah meninggal, jadi siapa yang tadi menyalakan ponselnya. Joon Hyuk menerka mungkin ponselnya dinyalakan oleh orang yang menyamar menjadi dirinya.

Gang Suk ikut memeriksa jasad Young Mi dan menemukan nomor antrian bank (mungkin juga bukti penarikan uang di ATM. Jung Woo mencermati kertas kecil itu. Dilihat dari waktunya, sepertinya Young Mi meninggal setelah meninggalkan bank hampir satu jam. Joon Hyuk meminta Gang Suk pergi ke bank itu dan memeriksa CCTV nya. Gang Suk pun pergi.

***

FGIU.E02.mkv_019708592_thumb[1] FGIU.E02.mkv_019856652_thumb[1]

Di tayangan CCTV, Young Mi mengambil sejumlah uang yang dia masukkan ke dalam sebuah amplop. Setelah itu Young Mi keluar. Kemudian, tampak orang lain muncul dari samping bank, melongok ke dalam bank dan mengikuti Young Mi. Orang itu adalah Geum Rae.

FGIU.E02.mkv_020161947_thumb[1] FGIU.E02.mkv_020301248_thumb[1]

Sekarang, Geum Rae tengah berada di kantor polisi. Duduk di dekat Won Bin yang akan menginterogasinya. Won Bin meminta Geum Rae melihat matanya dan mengatakan yang sejujurnya. Geum Rae menatap Won Bin.

“Bisakah aku memberitahumu yang sejujurnya? Ada kotoran di matamu.”

Toeng….Won Bin langsung membersihkan matanya. Ternyata Tim Flower yang lain juga ada disana, berdiri di belakang Geum Rae.

FGIU.E02.mkv_020377572_thumb[1] FGIU.E02.mkv_020394254_thumb[1]

Won Bin meminta Geum Rae menatap matanya lagi, “Apa kau tidak terhanyut dalam mataku?” (mata Won Bin bersinar-sinar.)

Geum Rae malah tak mengerti rayuan Won Bin, “Apa yang kau katakan?”

Terdengar suara kambing. Won Bin mengeluh, dulu ketika dia melakukan hal itu semua wanita pasti terlena padanya.

FGIU.E02.mkv_020767948_thumb[1] FGIU.E02.mkv_021018190_thumb[1]

Won Bin kemudian langsung pada inti pertanyaan yang ingin dia ajukan pada Geum Rae. Ketika Jang Young Mi menghilang, mereka menemukan Geum Rae mengikuti Jang Young Mi ke bank. Terlebih lagi, di rumah Geum Rae, mereka menemukan cincin pernikahan Jang Young Mi. Dan pada cincin itu juga ditemukan DNA Jang Young Mi.

“Kenapa kau membunuhnya?”

“Aku tidak membunuhnya.”

“Ah, yang benar saja. Kau membuntutinya agar kau bisa membunuhnya.”

“Tidak, bukan itu alasanku ke sana.” Geum Rae tetap mengelak, dia lalu menceritakan alasannya mengikuti Young Mi.

FGIU.E02.mkv_021096599_thumb[1] FGIU.E02.mkv_021114116_thumb[1]

Geum Rae pernah melihat Young Mi beberapa kali menelpon pria lain. Young Mi segera menutup telponnya ketika melihat Geum Rae. Geum Rae tidak tega untuk mengatakan itu pada Min Gyu. Jika dia mengatakan sesuatu tanpa bukti, dia takut Min Gyu tidak mau melihatnya lagi.

FGIU.E02.mkv_021391884_thumb[1] FGIU.E02.mkv_021419411_thumb[1]

Geum Rae melihat Young Mi pergi pada hari pernikahan. Geum Rae bilang sejujurnya, dia berharap Young Mi tidak pernah kembali lagi. Tapi Geum Rae memikirkan Min Gyu. Karena itu dia mengikuti Young Mi agar bisa memberikan bukti pada Min Gyu,

FGIU.E02.mkv_021700515_thumb[1] FGIU.E02.mkv_021841902_thumb[1]

Young Mi menelpon seorang pria lagi melalui telpon umum. Begitu keluar dia melihat Geum Rae dan terlihat merasa bersalah. Geum Rae menamparnya hingga hidungnya berdarah. Geum Rae menuduh Young Mi melarikan uang Min Gyu. Min Gyu menjual semua ladang bunga canola yang lebih dicintai dari nyawanya sendiri agar bisa pergi ke Seoul bersama Young Mi dan membuat Young Mi bahagia. Geum Rae marah, bagaimana bisa Young Mi melakukan itu semua.

FGIU.E02.mkv_022086304_thumb[1] FGIU.E02.mkv_022171387_thumb[1]

Young Mi terus menunduk dan meminta maaf. Dia membenarkan semua perkataan Geum Rae, dia tidak pantas untuk orang sebaik Min Gyu. Young Mi memberikan cincin tunangannya pada Geum Rae, dan meminta Geum Rae untuk menggantikannya membahagiakan Min Gyu. Geum Rae terdiam, dia merasa aneh dengan sikap Young Mi. Tapi Geum Rae tidak menghentikan Young Mi yang berlalu pergi. Geum Rae berpikir lebih baik bagi Min Gyu tanpa Young Mi.

FGIU.E02.mkv_022426216_thumb[1] FGIU.E02.mkv_022686884_thumb[1]

Won Bin memukul meja, “Kau yang membunuh Jang Young Mi dan Park Min Gyu, kan?”

“Tidak!” Geum Rae menangis, “Bagaimana mungkin aku membunuh Oppa? Aku mencintai Oppa! Tidak masalah meskipun dia tidak menganggapku sebagai wanita. Bagiku sudah cukup asalkan aku hidup di dekatnya. Jadi bagaimana mungkin aku membunuh Oppa!”

Geum Rae menangis tersedu-sedu. Begitu juga Gang Suk dan Eun Ji yang terharu mendengar kisah Geum Rae dan Min Gyu. Geum Rae kemudian pergi dari kantor polisi.

FGIU.E02.mkv_022993013_thumb[1] FGIU.E02.mkv_023051403_thumb[2]

Gang Suk menangis semakin menjadi, “Bagaimana bisa? Dia pasti benar-benar mencintai Min Gyu.”

Eun Ji memegang pundak Gang Suk sambil menangis, “Kau benar. Cinta sepihak itu sangat kejam.”

Dan ternyata bukan hanya mereka yang terharu, Won Bin pun menghapus air mata yang ada di pelupuk matanya, eh apa kotoran ya.. hehe.. Won Bin berdecak sambil melihat Gang Suk dan Eun Ji, “Ah, keterlaluan.”

FGIU.E02.mkv_023344185_thumb[1] FGIU.E02.mkv_023451372_thumb[1]

Gang Suk kembali berujar dalam tangisnya, “Dia bilang dia sudah cukup hanya dengan hidup di dekatnya.”

Joon Hyuk gerah melihatnya, “Aktingmu bagus sekali. Apa kau sedang syuting drama?”

Eun Ji kemudian berkata bahwa pasti Geum Rae bukan pelakunya. Gang Suk membenarkan, bagaimana bisa Geum Rae membunuh Min Gyu yang sangat di cintainya. Tapi Joon Hyuk bilang buktinya sudah jelas.

Eun Ji kemudian mengingatkan, “Apa kau tidak ingat dengan masakan Geum Rae? Rasa yang hangat dan tulus. Orang yang membuat masakan seperti itu pasti tidak bisa membunuh orang.”

Gang Suk bersyukur mendengar penjelasan Eun Ji itu. Tapi Joon Hyuk bilang, “Syukur? Jangan harap.”

FGIU.E02.mkv_023596512_thumb[1] FGIU.E02.mkv_023675756_thumb[1]

Eun Ji meminta Joon Hyuk memberikan waktu untuknya satu hari saja. Eun Ji akan menangkap pelaku sebenarnya dan membersihkan nama Geum Rae. Jung Woo percaya dengan perkataan Eun Ji, dan dia akan membantu Eun Ji. Jung Woo juga meminta Joon Hyuk untuk memberikan mereka sedikit waktu. Gang Suk bergabung akan membantu Eun Ji. Akhirnya Joon Hyuk menyetujui, hanya satu hari saja, tidak lebih.

Kemudian Eun Ji meminta reward dari Joon Hyuk, “Sebagai gantinya, jika aku menangkap pelakunya, panggil namaku, bukan Deuk-bo-jap.”

Joon Hyuk membentak Eun Ji, “Katakan itu setelah kau menangkap pelakunya.”

***

Bersambung ke bagian 3 ~

***

Komentar:

Aku pikir Young Mi itu memang wanita pemeras yang sengaja mendekati Min Gyu untuk mendapatkan uangnya saja. Namun melihat ketulusan Min Gyu yang merelakan uangnya, tanpa bertanya pada Young Mi, mungkin Young Mi merasa bersalah. Hingga akhirnya dia kabur, tidak menikah dengan Min Gyu. Dan sepertiny Young Mi memberikan uang yang diberikan Min Gyu pada pria yang selalu menelponnya itu.

Dan Tim Flower tampaknya sudah mulai bekerja sama dengan baik, menggunakan kelebihan mereka masing-masing.

###

3 comments:

  1. jangan" yg ngebunuh Young mi 'n Min gyu suami'y Eun ji si Sam shik hahaha jadi ikut"an tim flower godain Eun ji.

    ReplyDelete
  2. Jangan2 pria berkumis itu yg ngebunuh

    ReplyDelete
  3. Bisa jadi Young Mi juga di bunuh sama pacarnya.
    Geum Rae membunuh?? Ngga mungkin. Aku ga percaya juga klo Geum Rae pembunuhnya.
    Wah, makin penasaran.
    Cepet di lanjuy ya unnie ^^
    Semangat!!

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD