WITCH’S LOVE Episode 9 – 2

Witch's.Love.E09.mkv_001734165_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_001739103_thumb[1]

Ji Yeon pergi ke kantor. Sesampainya di kantor, Young Shik menyongsong kedatangannya dengan ribut bertanya Ji Yeon kemana saja baru datang. Ji Yeon tak mengerti dengan keributan yang dibuat Young Shik. Young Shik meminta Ji Yeon mengikutinya dan menarik Ji Yeon.

Di dalam, semua orang berkumpul menyambut kedatangan orang baru. Noh Shi Hoon. Ji Yeon terkejut melihat Shi Hoon ada disana. Rin Ji dan Chang Min mengucapkan selamat pada Ji Yeon dan Shi Hoon. Ketua Tim Byun juga ikut memuji Ji Yeon yang berhasil melakukannya. Ji Yeon tak mengerti maksud mereka dan sekilas melihat ke arah Dong Ha yang juga ada disana.

CEO Kwon memberitahu Ji Yeon sesuatu, “Philip Noh... memutuskan untuk bekerja dengan Trouble Maker untuk mempublikasikan sebuah buku foto.”

Witch's.Love.E09.mkv_001777508_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_001788352_thumb[1]

Ji Yeon masih tak mengerti, apa maksudnya buku foto. CEO Kwon lebih memperjelas, Shi Hoon akan menerbitkan karyanya di majalah mereka, dan Ji Yeon yang akan menulis artikelnya. Ji Yeon bilang itu harus dibicarakan dalam rapat (tentang dia menulis dengan Shi Hoon). CEO Kwon mengerti, nanti mereka akan membahas konsep yang paling seksi. Ketua Tim Byun bertepuk tangan dan berkata bahwa kualitas majalah mereka akan meningkat.

“Lalu... kau tidak berangkat ke Afrika?” tanya Young Shik senang.

“Artikel kemarin oleh Everyday Daily diterbitkan tanpa konfirmasi fakta.” CEO Kwon menjelaskan.

Witch's.Love.E09.mkv_001753517_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_001765730_thumb[1]

Berbeda dengan Shi Hoon yang terus tersenyum karena senang bisa bersama Ji Yeon, Dong Ha tampak menahan kepedihan hatinya. Karena mungkin sudah tidak tahan, Dong Ha pergi tanpa kata dari sana. Dan itu tidak luput dari pandangan Ji Yeon.

Witch's.Love.E09.mkv_001801632_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_001813110_thumb[1]

Young Shik yang sangat mengidolakan Shi Hoon meminta ijin untuk menjadi asistennya, dan Shi Hoon mengijinkan. CEO Kwon mengajak mereka untuk membicarakan detailnya nanti di dalam meeting. CEO Kwon juga menyuruh Ji Yeon libur hari ini untuk mengantarkan Shi Hoon keluar dan pergi berkencan dengannya. Semuanya bertepuk tangan.

Shi Hoon berterima kasih dan mengajak Ji Yeon pergi.

Witch's.Love.E09.mkv_001830428_thumb[1]

Shi Hoon menggandeng tangan Ji Yeon keluar kantor dengan senang. Dia merasa hari itu hari yang menyenangkan. Dia mengajak Ji Yeon minum kopi di café tua yang sering mereka datangi.

“Bagaimana kau bisa masuk begitu saja seperti ini?” Ji Yeon meminta penjelasan Shi Hoon tentang masuknya dia di Trouble Maker.

“Aku tidak bisa tidur sama sekali tadi malam. Memikirkan semua hal yang akan dilakukan.”

Witch's.Love.E09.mkv_001844541_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_001847711_thumb[1]

“Itukah bagaimana kau datang dengan ide buku foto?”

“Aku telah menerbitkan sebuah buku foto dengan National Geographic.”

“Itu National Geographic dan ini adalah Trouble Maker. Sebuah majalah gosip skandal.”

“Jadi apa? Tulisanmu dan foto-fotoku. Itulah apa yang penting bagiku.”

Ji Yeon tersenyum mendengarnya, ternyata Shi Hoon tidak lupa dengan mimpi mereka dulu. Shi Hoon kembali mengajak Ji Yeon pergi, dan mereka berjalan sambil bergandengan tangan.

***

Witch's.Love.E09.mkv_001873037_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_001879643_thumb[1]

Eun Chae sedang membuat salinan di mesin foto copy. Rin Ji datang dan duduk di dekatnya di atas tumpukan kertas. Rin Ji mengajak Eun Chae mengobrol, Rin Ji menilai Shi Hoon keren. Tapi dia menyukai pria yang unik dengan kecerdasannya. Rin Ji menyebut Soo Chul sebagai contohnya. Dan Rin Ji terkejut mendengar Eun Chae memanggil Soo Chul dengan sebutan Oppa.

Rin Ji bertanya apakah Eun Chae dekat dengan Soo Chul. Eun Chae menyangkal, tidak sangat dekat. Tokonya terletak di dekat halte bus di lingkungan rumahnya. Jadi Eun Chae beberapa kali datang kesana.

Witch's.Love.E09.mkv_001892623_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_001913044_thumb[1]

“Benarkah? Bagaimana tokonya? Apakah itu besar? Mobil jenis apa yang dia kendarai? Pernahkah kau melihatnya? Bagaimana dengan pacar? Apakah kau pikir dia punya pacar?” Rin Ji bertanya dengan berapi-api di depan wajah Eun Chae.

“Aku tidak yakin…” ujar Eun Chae.

“Aku bertanya-tanya seperti apa jenis wanita yang Soo Chul sukai. Seperti aku...yang seksi? Atau... seseorang yang innocent? Seseorang yang lucu? Astaga..jenis wanita seperti apa? Karena dia kaya, dia bisa mengabaikan semua itu.”

Eun Chae mendengarkan dengan sabar celotehan Rin Ji. Lalu dia melihat jam tangan, dan segera pamit, dia punya janji wawancara.

***

Witch's.Love.E09.mkv_001932129_thumb[1]

Shi Hoon mengantar Ji Yeon pulang. Mereka sampai di depan tangga. Ji Yeon memberitahu bahwa dia tinggal di lantai tiga. Ji Yeon berterima kasih karena Shi Hoon mengantarnya pulang. Shi Hoon tersenyum, itu bukan apa-apa. Ji Yeon lalu mengundang Shi Hoon ke rumahnya untuk minum teh. (Duh..mian, aku kurang suka sama Shi Hoon, jadi terasa berat nulis adegan yang ada Shi Hoon-nya.. >.<)

Witch's.Love.E09.mkv_001964595_thumb[1]

Shi Hoon masuk ke dalam rumah Ji Yeon. Dia memuji rumah Ji Yeon yang bersih dan sederhana. Tapi menurut Ji Yeon itu sedikit berantakan karena Shi Hoon datang tanpa pemberitahuan. Biasanya lebih bersih. Shi Hoon bilang dia pasti sudah kecewa jika Ji Yeon tidak mengundangnya masuk. Ji Yeon pergi ke dapur untuk membuat kopi.

Witch's.Love.E09.mkv_001996994_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002004201_thumb[1]

Shi Hoon memegang benda di atas televisi Ji Yeon, dan mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan. Shi Hoon lalu melihat alarm perlindungan diri pemberian Dong Ha yang tergantung di lampu di samping kursi. Dia mengambilnya dan hendak menanyakan benda apa itu pada Ji Yeon, tapi Ji Yeon sedang sibuk. Shi Hoon pun dengan penasaran menarik pin dan membuatnya terlempar. Terdengarlah bunyi alarm yang memekakkan telinga.

Shi Hoon meminta maaf, dia menjatuhkan pinnya. Ji Yeon bertanya apa Shi Hoon tidak bisa menemukannya.

Witch's.Love.E09.mkv_002011509_thumb[1]

Di rumah, Dong Ha mematikan televisinya dan mendengar suara alarm itu. Dia bergegas menuju rumah Ji Yeon.

Witch's.Love.E09.mkv_002018649_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002022953_thumb[1]

Dong Ha masuk dan memanggil-manggil Ji Yeon. Betapa terkejutnya dia mendapati Shi Hoon berada di rumah Ji Yeon. Dia diam mematung.

Witch's.Love.E09.mkv_002034832_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002041305_thumb[1]

Kemudian Ji Yeon bangkit karena berhasil menemukan pinnya. Dia terkejut melihat Dong Ha ada disana. Ji Yeon memasang pin di tempatnya, bunyi alarm pun berhenti.

Dong Ha menoleh pada Ji Yeon, “Apakah kau baik-baik saja, Ketua Tim?”

“Pin terjatuh dari alarmnya.” Ji Yeon menjelaskan pada Dong Ha. Lalu Ji Yeon menjelaskan pada Shi Hoon yang menatapnya minta penjelasan, “Yoon Dong Ha memberiku alarm. Untuk keadaan darurat. Dia tinggal di sebelah.”

Witch's.Love.E09.mkv_002051582_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002052650_thumb[1]

Shi Hoon beralih menatap Dong Ha yang masih melihat ke arah Ji Yeon. Shi Joon juga melihat Dong Ha yang mengenakan sendal dalam rumah, yang berarti saking terburu-burunya Dong Ha hingga dia tidak sempat mengganti sepatu.

Witch's.Love.E09.mkv_002058389_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002059590_thumb[1]

Ji Yeon meminta maaf pada Dong Ha, itu bukan situasi darurat. Dong Ha memaksakan senyumnya, dia mengerti dan hendak pergi. Dong Ha melihat sweater miliknya yang tertinggal. Dong Ha mengambilnya dan pamit pergi (sambil melihat ke arah Shi Hoon).

Witch's.Love.E09.mkv_002093157_thumb[1]

Dong Ha kembali ke rumah. Dia melempar sweaternya ke sofa, dan duduk dengan tidak tenang. Dong Ha meniup poni rambutnya.

Witch's.Love.E09.mkv_002096694_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002100831_thumb[1]

Ji Yeon dan Shi Hoon kemudian minum teh bersama. Shi Hoon mulai bertanya-tanya tentang Dong Ha. Pertanyaan pertama adalah apakah Dong Ha tinggal sendirian. Tidak, Ji Yeon menjelaskan bahwa itu adalah rumah temannya dan mereka tinggal bersama. Pertanyaan kedua, masalah alarm itu.

“Oh.. Ada sebuah insiden belum lama ini. Aku diancam saat mengerjakan sebuah cerita. Itulah mengapa dia memberikannya padaku.”

Witch's.Love.E09.mkv_002118082_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002120684_thumb[1]

“Ancaman? Apakah kau terluka?” tanya Shi Hoon khawatir.

Ji Yeon tersenyum, “Hanya…gegar otak ringan.”

“Apa maksudmu gegar otak? Siapa yang akan melakukan hal seperti itu?”

“Jangan khawatir. Yoon Dong Ha dan aku menghancurkan dia. Sebuah pertunjukan sulap yang fantastis. Kami benar-benar mengagumkan.” Ji Yeon tersenyum mengingat hal itu.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002145876_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002152583_thumb[1]

“Aku mendengar..” Shi Hoon membuat Dong Ha menghentikan langkahnya dan berbalik. Shi Hoon melanjutkan, “Kau banyak membantu Ji Yeon di masa lalu. Kau seperti bodyguard ketika dia dalam kesulitan. Berpura-pura menjadi pacarnya.”

Dong Ha terlihat tidak nyaman sama sekali.

Witch's.Love.E09.mkv_002159990_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002173670_thumb[1]

“Terima kasih telah merawat Ji Yeon.” Shi Hoon menjulurkan tangan ingin bersalaman.

Dong Ha hanya melirik tangan Shi Hoon, “Aku tidak butuh pengakuanmu. Aku melakukannya karena aku ingin.”

Dong Ha kemudian pergi. Shi Hoon menatap kepergian Dong Ha dan menurunkan tangannya.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002210141_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002221752_thumb[1]

Dong Ha datang ke restoran Na Rae. Dong Ha membantu Na Rae dan Min Goo melayani pelanggan. Min Goo merasa tidak nyaman. Tapi karena kebetulan restoran sedang ramai, jadi Dong Ha membantu hingga dia mendapatkan tempat.

Na Rae berkata pada Min Goo, “Sungguh menyakitkan melihat Dong Ha berpura-pura baik-baik saja.”

Min Goo berbisik, “Tidak peduli berapa banyak aku berpikir tentang hal ini, aku pikir Dong Ha terlalu baik untuknya.”

Witch's.Love.E09.mkv_002243541_thumb[1]

Keesokan harinya. Restoran juga sedang ramai. Ji Yeon datang untuk makan malam, tapi karena disana ramai Ji Yeon akan pulang ke rumah saja. Na Rae meminta Ji Yeon menunggu hingga ada meja untuknya. Ji Yeon menolak dan pamit pulang.

Witch's.Love.E09.mkv_002270801_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002273737_thumb[1]

Kini Na Rae merasa heran pada Ji Yeon yang tampak murung. Min Goo bertanya mengapa Ji Yeon pergi begitu saja. Na Rae juga tidak yakin, dia tidak tampak terlalu senang. Kemarin Dong Ha yang tampak seperti itu.

“Tunggu.. Dong Ha adalah orang yang ditolak. Apa yang salah dengan Ji Yeon?”

“Mungkin karena dia tidak ingin menolaknya.”

***

Witch's.Love.E09.mkv_002286350_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002304869_thumb[1]

Ji Yeon berjalan pulang sambil membawa kotak kiriman untuknya yang ditinggalkan pos satpan. Dong Ha datang dari belakang dan menawarkan untuk membawakan kotak itu, tapi Ji Yeon menolak, tidak hanya sekali, bahkan dua kali saat Dong Ha khawatir Ji Yeon keberatan membawa kotak itu. Dong Ha pun terdiam, membiarkan Ji Yeon berjalan pergi ke rumahnya. (Ih, mukanya Dong Ha…sedih deh..)

Witch's.Love.E09.mkv_002349246_thumb[1]

Dong Ha masuk ke dalam rumah. Dia kemudian bersandar di dekat pintu, membuat lampu padam dan menyala dua kali. Dong Ha melamun.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002368031_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002375806_thumb[1]

Akhirnya, Dong Ha mengajukan surat pengunduran diri pada CEO Kwon. CEO Kwon menyayangkan karena masih ada satu bulan tersisa dari kontrak 3 bulan mereka. CEO Kwon bertanya apakah ada masalah yang membuat Dong Ha mundur. Dong Ha menyangkal, itu keinginan pribadinya. Dong Ha berjanji akan menyelesaikan pekerjaan yang sedang dibuatnya.

CEO Kwon mendesah, “Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan Ketua Tim Ban? “

Dong Ha tersenyum, “Tidak.”

“Akankah kau mempertimbangkan kembali?”

“Tidak.” Ucap Dong Ha mantap.

Witch's.Love.E09.mkv_002403400_thumb[1]

Dong Ha menyerahkan beberapa map berkas pada Ji Yeon. Ji Yeon tak mengerti apa itu semua. Dong Ha pun menjelaskan itu adalah daftar orang-orang dia wawancarai bulan lalu, daftar cerita yang sedang dia kerjakan, dan materi yang terkait pada cerita itu. Dong Ja juga sudah mengirimkan filenya melalui email pada Ji Yeon, dan sudah mempostingnya di dalam websiter tim. Ji Yeon dapat berbicara dengan asisten berikutnya. Dong Ha mengatakan itu semua tanpa menatap Ji Yeon.

Witch's.Love.E09.mkv_002406470_thumb[2] Witch's.Love.E09.mkv_002420817_thumb[1]

“Apa yang kau lakukan, Yoon Dong Ha?”

“Aku akan menyelesaikan materi minggu ini.” Ujar Dong Ha masih tanpa menatap Ji Yeon dan tak peduli dengan pertanyaan Ji Yeon.

“Mengapa kau melakukan ini?” tanya Ji Yeon lagi.

Witch's.Love.E09.mkv_002429526_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002432629_thumb[1]

Dong Ha berkata pada Young Shik dan Eun Chae, “Aku berhenti.”

Young Shik dan Eun Chae terkejut. Eun Chae bahkan bertanya kenapa Dong Ha berhenti. Ji Yeon yang juga terkejut segera berdiri dan mengajak Dong Ha bicara di luar. Dong Ha menguatkan hati dan mengikuti Ji Yeon.

Witch's.Love.E09.mkv_002464728_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002470434_thumb[1]

Di luar, Ji Yeon berkata dia tidak bisa membiarkan Dong Ha pergi. Dong Ha memberitahu bahwa dia sudah memberikan surat pengunduran dirinya pada CEO Kwon. Ji Yeon bilang Dong Ha adalah asistennya bukan CEO. Dong Ha mengelak, COE yang mempekerjakannya.

“Bagaimana bisa kau berhenti seperti ini?” Ji Yeon tetap tak terima.

“Aku tidak bisa bertindak seolah-olah tidak ada yang terjadi dan terus bekerja denganmu.”

“Tapi aku tetap menentang kau berhenti dengan cara ini.

“Tolong pertimbangkan perasaanku.” Ujar Dong Ha akhirnya, lalu pergi meninggalkan Ji Yeon yang terdiam.

Witch's.Love.E09.mkv_002491621_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002498729_thumb[1]

Dong Ha pamitan pada rekan-rekannya. Ketua Tim Byun merasa dugaannya benar, hal itu akan terjadi. Ketua Tim Byun bertanya berapa banyak Ji Yeon mengganggu Dong Ha. Ketua Tim Byun bilang dia mengerti sambil menepuk pundak Dong Ha. Chang Min juga tidak berpikir jika dia di posisi Dong Ha dia akan bertahan. Dong Ha menyangkal, bukan seperti itu. Lagipula dia hanya kontrak tiga bulan disana, dan dia punya alasan pribadi untuk berhenti.

“Bukankah alasan pribadimu karena Ketua Tim Ban membuat hidupmu menderita?” Ketua Tim Byun masih yakin dengan hal itu.

Young Shik membela Ji Yeon, “Ji Yeon sunbae benar-benar menjaga Dong Ha dengan baik. Aku sangat sedih.”

“Aku akan ada disini minggu ini.” Dong Ha menenangkan Young Shik.

Witch's.Love.E09.mkv_002516379_thumb[1]

Rin Ji berbisik pada Eun Chae bahwa ada sesuatu yang lain. Dia merasa Dong Ha keluar karena Shi Hoon dan Ji Yeon kembali bersama. Eun Chae terdiam menatap Dong Ha. Sepertinya dia tahu Dong Ha menyukai Ji Yeon dari Soo Chul.

Witch's.Love.E09.mkv_002526689_thumb Witch's.Love.E09.mkv_002531594_thumb

“Baik. Selesaikan dengan baik. Dunia ini sulit. Tapi pikirkankan dia yang mengganggumu sebagai pengalaman yang baik. Cobalah untuk tidak lari ke wanita lain yang seperti dia lagi.” ujar Ketua Tim Byun yang tumben-tumbennya berkata bijak. Dong Ha tersenyum mengangguk.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002547010_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002558521_thumb[1]

Dong Ha minum bersama Soo Chul di sebuah restoran. Dong Ha mengeluh, Ji Yeon yang mengatakan padanya untuk memulai sesuatu yang baru, namun Ji Yeon sendiri yang kembali ke masa lalu. Dan menurut Soo Chul hal itu terjadi karena Dong Ha yang membuat itu terjadi (dengan meluruskan kesalahpahaman mereka). Dong Ha tak tahu jika itu yang akan terjadi.

“Oh, boy.. Tidak ada hal seperti bermain adil antara saingan. Bagaimana kau pergi ke sekolah kedokteran dengan otak itu? Tidak ada orang lain yang tanpa pamrih sepertimu.” Soo Chul mengasihani Dong Ha.

Dong Ha kesal dan menyuruh Soo Chul berhenti berbicara seperti itu.

Witch's.Love.E09.mkv_002568365_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002574804_thumb[1]

Tapi kemudian Soo Chul kembali mengatakan pikirannya, bahwa seharusnya Dong Ha mendengarkan perkataan asisten beruang kutub itu.

“Jujurlah denganku. Apakah kau memiliki sedikit pun penyesalan?”

“Tidak, aku tidak menyesalinya. Dia memiliki hak untuk mengetahui kebenaran dan membuat keputusan. Dia menangis begitu banyak karena beruang kutub.”

***

Witch's.Love.E09.mkv_002599229_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002603500_thumb[1]

Ji Yeon masih di kantor. Kemudian Shi Hoon menghubunginya.

Ji Yeon sekarang berada di dalam mobil bersama Shi Hoon yang mengajaknya makan di tempat mereka dulu biasa makan malam. Ji Yeon sudah lama tidak pergi kesana karena Shi Hoon tidak ada, tidak mungkin dia pergi sendirian. Shi Hoon tersenyum, dan bertanya apakah steak di tempat itu masih enak. Ji Yeon tersenyum.

Witch's.Love.E09.mkv_002636166_thumb[1]

Dong Ha dan Soo Chul masih di restoran tadi. Soo Chul bertanya apakah Dong Ha sudah memikirkan apa yang akan dia lakukan saat menjadi pengangguran. Soo Chul mengajak Dong Ha menjalankan kembali Master of Part-Time. Kemarin dia melihat beberapa posting di website mereka. Ada yang menanyakan kapan mereka buka kembali, dan ada juga yang mengatakan rindu dengan tangan mereka. Soo Chul bertanya haruskah mereka memulai kembali.

“Sendiri?”

“Bagaimana kau mengecewakanku seperti itu? Tentu saja, bersamaku.”

Witch's.Love.E09.mkv_002647644_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002651147_thumb[1]

“Bagaimana tokomu?”

“Yah..aku bisa menggunakan pekerja paruh waktu lain. Sebaliknya kau adalah CEO Master of Part-Time Jobs.”

Dong Ha tak menjawab lagi dan hanya meminum kembali minuman di gelasnya.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002667464_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002687251_thumb[1]

Ji Yeon dan Shi Hoon tiba di parkiran. Ji Yeon keluar dari mobil dan berjalan begitu saja. Shi Hoon menangkap tangan Ji Yeon dan menggenggamnya.

“Kau tidak sendirian lagi. Aku di sisimu sekarang. Jangan lupa itu.”

Ji Yeon sedikit tersenyum dan mengiyakan. Shi Hoon menggandeng Ji Yeon berjalan. Ji Yeon melihat langkah kaki mereka, dan hal itu mengingatkannya pada kenangannya bersama Dong Ha.

Witch's.Love.E09.mkv_002697027_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002702866_thumb[1]

Ji Yeon berjalan sendiri di depan. Dong Ha berlari dan berjalan sejajar dengan Ji Yeon, lalu menggenggam tangan Ji Yeon.

“Jika seorang wanita berjalan terlalu cepat, seorang pria merasa jauh. Selalu ingat ada seseorang di sisimu.”

Ji Yeon tersenyum kecil mengingat pelajaran kencan yang pernah diajarkan Dong Ha itu.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002741972_thumb[1]

Soo Chul mengajak Dong Ha ke sebuah klub malam. Soo Chul jantungnya berdegup kencang mendengar irama musik. Tapi Dong Ha tidak suka keramaian, dan mengajak Soo Chul ke tempat lain untuk minum lagi.

“Uh - huh! Tidak ada obat yang lebih baik dari ini untuk mengakhiri patah hati. Percayalah, temanku. Yu Mi, Jung Ri, Da Som, Jung Ah. Begitulah aku mengakhiri mereka semua. Ayo pergi.” Soo Chul menarik Dong Ha masuk.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002748812_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002757020_thumb[1]

Ji Yeon dan Shi Hoon bersulang. Shi Hoon bertanya pendapat Ji Yeon tentang wine yang mereka minum, Ji Yeon bilang itu enak. Shi Hoon lalu menunjuk seseorang, sepertinya menajer restoran, apakah Ji Yeon ingat orang itu. Ji Yeon tertawa, orang itu terlihat kebingungan waktu itu tapi sekarang dia baik-baik saja.

“Dia mendapat masalah karena merekomendasikan wine yang salah untukmu.” Shi Hoo mengingat kejadian waktu itu. “Semua yang dia lakukan adalah menghitung sementara kita selesai makanan kita.”

Witch's.Love.E09.mkv_002771901_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002774104_thumb[1]

“Apakah kau tahu seberapa mahal bahwa anggur itu?”

“Kau begitu teliti, Ban Ji Yeon.” ujar Shi Hoon.

“Kaulah yang menghargai makanan enak. Kau tahu restoran terbaik seluruh negeri. Bagaimana kau bisa bertahan di luar sana?”

Shi Hoon bilang disana ada juga tempat yang bagus untuk makan. Shi Hoon mulai menjelaskan tentang makanan di Somalia. Tapi Ji Yeon tertarik pada hal lain. Gelas wine yang ada didepannya.

Witch's.Love.E09.mkv_002799028_thumb[1]

Dia teringat saat minum wine berdua dengan Dong Ha. Dong Ha memutar sebuah lagu dari ponsel yang dia letakkan di dalam gelas wine. Saat itu mereka cukup bahagia untuk mereka tertawa bersama.

Witch's.Love.E09.mkv_002815379_thumb[1]

Ji Yeon juga teringat saat dia makan kaki babi dengan wine bersama Dong Ha yang baru saja mengakui perasaannya. Saat itu mereka berdua juga tertawa bersama.

Ji Yeon sama sekali tidak mendengarkan dan hanya tersenyum saat Shi Hoon selesai bercerita.

***

Witch's.Love.E09.mkv_002843106_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002872101_thumb[1]

Di klub malam, Dong Ha dan Soo Chul ditemani dua wanita yang baru saja mereka kenal. Soo Chul seperti biasa melancarkan aksinya untuk mendapatkan nomor ponsel salah satu wanita (Hmmm…Soo Chul ini playboy readers…). Mereka kemudian memutuskan untuk menari. Soo Chul meminta Dong Ha ikut. Dong Ha menyuruh mereka duluan, dia akan menyusul nanti.

Witch's.Love.E09.mkv_002888251_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002900897_thumb[1]

Tapi bukannya menyusul, Dong Ha terus saja minum. Dan diam di tempat sendirian, melamun. Dong Ha sepertinya juga mabuk.

Witch's.Love.E09.mkv_002915845_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002937033_thumb[1]

Soo Chul yang sedang menari dengan hebohnya melihat ke arah dimana Dong Ha tadi duduk. Dong Ha tidak ada. Soo Chul menghampiri meja dan melihat minuman yang sangat banyak yang dihabiskan Dong Ha. Dan sekarang Dong Ha menghilang. Soo Chul sangat kesal.

Kemudian Rin Ji lewat dan menyapa Soo Chul. Rin Ji bilang rasanya berbeda melihat Soo Chul di sana seperti itu. Rin Ji pun bertanya dengan siapa Soo Chul disana, apakah sendirian. Soo Chul bilang dia bersama Dong Ha, tapi sekarang Dong Ha menghilang. Soo Chul kembali bertanya-tanya dimana Dong Ha.

Witch's.Love.E09.mkv_002944974_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002952248_thumb[1]

Dimana Dong Ha? Dong Ha ada di sebuah halte bis. Dia bergumam dia merasakan alkohol. Dong Ha terlihat sangat mabuk. Dong Ha menatap sesuatu/seseorang di depannya dan merasa kesal.

“Apa yang kau lihat? Kau membuatku marah. Jangan menatap. Kau sebaiknya melihat ke bawah ketika aku bersikap baik.”

Witch's.Love.E09.mkv_002960857_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_002964294_thumb[1]

Ternyata Dong Ha bicara pada poster Shi Hoon yang tertempel di sana. Tingkah Dong Ha itu diperhatikan oleh dua orang lain yang ada disana.

Dong Ha bertingkah seperti akan memukul Shi Hoon. Dan kembali berkata pada poster itu, seolah itu adalah Shi Hoon.

“Jadi memangnya kenapa jika kau sukses? Kau selalu membuat wanita menangis. Apakah kau tahu berapa banyak Ketua Tim ku menangis karenamu?” Dong Ha kembali seperti akan memukul Shi Hoon. “Kau bahkan tidak bisa memukul aku kembali. Aku belum pernah... membuat aku Ketua Tim ku menangis. Apakah kau tahu berapa banyak dia tertawa denganku?”

Witch's.Love.E09.mkv_002998694_thumb[1]

Dong Ha terduduk di bangku dan menopang dagunya. Dia mengingat semua senyuman Ji Yeon bersamanya. Dong Ha tersenyum sendiri, “Ugh.. dia seharusnya menjadi penyihir... tapi dia memiliki senyum yang manis.”

Witch's.Love.E09.mkv_003010239_thumb[1]

Dong Ha bangkit dan kembali berkata pada poster Shi Hoon, “Aku bingung untuk kata-kata. "Terima kasih telah merawat Ji Yeon-ku".” Dong Ha menirukan gaya bicara Shi Hoon. “Mengapa kau harus berterima kasih padaku karena aku bersikap baik padanya? Siapa kau bagi Ban Ji Yeon?”

Witch's.Love.E09.mkv_003018714_thumb[1]

Dong Ha tertawa, tertawa aneh. “Kau membuatku tertawa. Apakah itu lucu? Kau sangat tua. Aku hanya tidak bisa…dengan segala keadilan…memaafkanmu.”

Witch's.Love.E09.mkv_003044206_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003053616_thumb[1]

Dong Ha menggulung lengan bajunya dan meminta Shi Hoon maju dan berkelahi dengannya. Dong Ha menyerang duluan, yang membuat dia terbentur dinding halte dimana poster Shi Hoon tertempel. Dong Ha pun terpental ke atas bangku. Dong Ha kesakitan memegang hidungnya dan menganggap Shi Hoon yang memukulnya. Dong Ha mengangkat tangan pada Shi Hoon, “Time Out.”

***

Witch's.Love.E09.mkv_003088084_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003091821_thumb[1]

Soo Chul masih kebingungan mencari Dong Ha. Dia keluar dari klub malam dan mencoba menghubungi ponsel Dong Ha tapi Dong Ha tidak menjawab. Soo Chul benar-benar tampak khawatir pada Dong Ha.

Akhirnya Soo Chul menghubungi Ji Yeon dan menanyakan Dong Ha. Tapi Ji Yeon juga tidak tahu dimana Dong Ha, tentu saja. Ji Yeon bertanya apa yang terjadi.

“Dia menghilang saat kami minum. Dia benar-benar mabuk hari ini.”

“Apakah dia pulang?” tebak Ji Yeon.

“Dia bahkan tidak membawa dompetnya. Bagaimana dia bisa pergi tanpa uang? Selain itu, dia tidur di mana saja ketika dia mabuk.”

“Berapa banyak dia minum?”

“Mungkin sebanyak patah hatinya.” Soo Chul berkata dengan nada tinggi. “Bagaimanapun, hubungi aku kalau dia menelepon.” Soo Chul menutup telponnya.

Witch's.Love.E09.mkv_003118681_thumb[1]

Ji Yeon pun khawatir kemana Dong Ha pergi. Apakah dia jatuh ke dalam lubang atau sesuatu. Ponsel Ji Yeon berdering, dari Dong Ha. Ji Yeon langsung menjawab dan bertanya dimana Dong Ha. Tapi itu bukan suara Dong Ha. Ji Yeon pun bertanya siapa itu.

Witch's.Love.E09.mkv_003132895_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003139803_thumb[1]

Dong Ha masih tertidur di halte bis. Dia dibangunkan oleh polisi patroli. Dong Ha terlonjak bangun dan bertanya apa yang dilakukan polisi itu disana. Polisi itu dengan balik bertanya kenapa Dong Ha tidak tidur di rumah daripada tidur disana. Dong Ha terlihat kebingungan dan bertanya sudah berapa lama dia disana.

Polisi itu melihat jam tangannya, “Kami tiba sekitar dua puluh menit yang lalu, jadi kau pasti sudah tidur lebih lama dari itu.”

Dong Ha berdiri dengan malu, “Mungkinkah…aku perlu membayar denda?”

Polisi itu tertawa dan menyuruh Dong Ha pulang saja karena seorang wali sudah datang. Polisi itu pun pergi.

Witch's.Love.E09.mkv_003160156_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003167931_thumb[1]

Dong Ha bingung siapa wali yang disebutkan polisi tadi. Dong Ha menoleh ke samping kiri yang ditunjukkan polisi tadi, dan melihat Ji Yeon berdiri disana. Dong Ha memalingkan wajahnya.

Witch's.Love.E09.mkv_003178875_thumb[1]

Mereka berjalan bersama menuju rumah. Dong Ha berjalan di belakang Ji Yeon. Ji Yeon kemudian berbalik, Dong Ha pun berhenti dan tampak wajahnya yang tampak tidak suka melihat Ji Yeon.

Witch's.Love.E09.mkv_003197827_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003202731_thumb[1]

“Kau tidak memiliki kebiasaan mabuk?” Ji Yeon berusaha memecah kecanggungannya.

“Apa pedulimu…” jawab Dong Ha dingin.

“Apakah perutmu baik-baik saja? Apakah kau ingin makan sesuatu yang hangat?”

“Tidak apa-apa. Aku hanya ingin pulang.”

“Baiklah kalau begitu.” Ji Yeon kembali berbalik dan mereka pun berjalan.

Terdengar narasi Dong Ha: “Cinta selalu… membawa kita ke suatu tempat.”

Witch's.Love.E09.mkv_003235164_thumb[1]

Ji Yeon berhenti berjalan dan kembali menoleh ke belakang. Dia melihat sosok Dong Ha yang lain. Dari kenangannya.

Witch's.Love.E09.mkv_003238067_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003253516_thumb[1]

Dong Ha berjalan sangat pelan, melangkah dengan langkah pendek-pendek membuat Ji Yeon kesal menunggu. “Mengapa kau lama sekali? Aku sangat lelah. Cepatlah!” Ji Yeon menyusul Dong Ha kebelakang.

“Aku bukan orang yang berjalan lambat. Kau lah berjalan terlalu cepat. Aku sudah bilang seorang pria merasa jauh jika seorang wanita berjalan terlalu cepat.”

Witch's.Love.E09.mkv_003267563_thumb[1]

Ji Yeon tersenyum, “Baiklah, pelatih kencanku.”

Ji Yeon berdiri di samping Dong Ha dan ikut berjalan lambat beriringan dengan Dong Ha. Dong Ha menyebutkan kaki kanan dan kaki kiri yang akan melangkah selanjutnya. Ji Yeon bertanya apakah Dong Ha harus benar-benar berjalan selambat itu. Dong Ha hanya bilang kalau Ji Yeon terlalu banyak bicara.

Witch's.Love.E09.mkv_003277907_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003282845_thumb[1]

Kemudian Dong Ha meraih tangan Ji Yeon dan menggenggamnya. Ji Yeon menatap Dong Ha.

“Jangan memiliki pikiran-pikiran aneh. Ini berbahaya untuk berjalan larut malam.” Dong Ha beralasan atas pegangan tangannya.

“Apakah aku mengatakan sesuatu?” Ji Yeon menyangkal dia punya pikiran aneh.

Witch's.Love.E09.mkv_003292722_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003298795_thumb[1]

Mereka kemudian berjalan kembali, masih dengan Dong Ha yang menyebutkan kaki mana yang akan melangkah selanjutnya. Bahkan Dong Ha menyebutkan satu kaki dua kali, membuat mereka harus melompat. Mereka tertawa bersama.

Witch's.Love.E09.mkv_003325254_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003330292_thumb[1]

Kembali ke masa kini, mereka berjalan terpisah.

Lanjutan narasi Dong Ha: “Tempat itu bisa surga…”

Ji Yeon masih di depan dan Dong Ha di belakang. Kemudian Ji Yeon menghentikan langkahnya untuk menerima telpon dari Shi Hoon. Ji Yeon memberitahu bahwa dia belum sampai di rumah karena harus keluar sebentar mengurus sesuatu. Dong Ha di belakang ikut berhenti dan menatap Ji Yeon dengan sedih.

Lanjutan narasi Dong Ha: “…atau neraka.”

Witch's.Love.E09.mkv_003363392_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003386782_thumb[1]

Dong Ha berjalan dengan cepat melewati Ji Yeon. Ji Yeon menghentikan langkah Dong Ha dengan bertanya mengapa Dong Ha minum sangat banyak. Dong Ha berbalik menghadap Ji Yeon.

“Aku bahkan tidak bisa minum ketika aku ingin?”

“Apa?” Ji Yeon tak mengerti, mungkin pura-pura tak mengerti.

“Minum adalah semua yang bisa aku lakukan. Siapa yang bisa aku salahkan? Haruskah aku menyalahkan kalian berdua untuk bertemu lagi? Atau aku harus menyalahkan Tuhan? Bertanya mengapa kita tidak bisa bertemu sebelumnya?” Dong Ha berbalik dan berjalan pergi.

Witch's.Love.E09.mkv_003407736_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003414777_thumb[1]

Ji Yeon menyusul dan kembali menghentikan langkah Dong Ha, “Apakah kau benar-benar akan berhenti?”

Dong Ha menarik nafas panjang, sesaat terdiam lalu menjawab tanpa berbalik menghadap Ji Yeon, “Kau tidak membutuhkanku lagi. Kau memiliki beruang kutubmu yang kembali untuk melindungimu sekarang.”

Witch's.Love.E09.mkv_003418948_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003425988_thumb[1]

“Haruskah kau melakukan ini?”

Akhirnya Dong Ha berbalik dan menatap Ji Yeon, “Aku sudah bilang.. untuk mempertimbangkan perasaanku.”

“Tapi jika kau berhenti tiba-tiba seperti ini...”

“Apa di dunia ini...artinya aku bagimu?” Dong Ha menyela dengan nada tinggi, “Seorang pekerja paruh waktu kontrak? Atau dongsaeng yang tinggal di sebelah? Jika tidak, sebuah mainan?”

“Hei, Yoon Dong Ha.”

Witch's.Love.E09.mkv_003452147_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003476205_thumb[1]

Dong Ha berteriak, “Aku tidak bisa melihatmu setiap hari seakan semuanya baik-baik saja .”

Ji Yeon mendesah, “Kau hanya dua puluh lima. Kau bisa memulai apa saja di usiamu.”

Dong Ha sedih, kesal, frustrasi, “Ini tentang umur lagi? Apakah ada.. hukum yang menentang kencan seorang pria empat belas tahun lebih muda di Korea?”

“Ada apa denganmu?”

“Apakah kau bertanya karena kau benar-benar tidak tahu? Aku…ditolak sebelum aku memulai apapun denganmu. Hanya karena dia adalah beruang kutub yang kau tunggu. Aku hanya berpura-pura baik-baik saja karena semuanya ternyata begitu baik untukmu. Tapi aku tidak baik-baik saja. Jangan mengkhawatirkan aku lagi.” Dong Ha berbalik dan berjalan pergi.

Witch's.Love.E09.mkv_003512842_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003518481_thumb[1]

Ji Yeon menahan tangan Dong Ha, “Yoon Dong Ha.”

Dong Ha terdiam sesaat, “Lepaskan.”

“Jangan marah. Ayo kita bicara.”

“Jika kau tidak akan bersamaku, jangan memanggilku.” Dong Ha berkata dengan nada seolah dia sudah lelah bicara menjelaskan pada Ji Yeon yang tak juga mengerti perasaannya.

“Yoon Dong Ha..”

Witch's.Love.E09.mkv_003531060_thumb[1] Witch's.Love.E09.mkv_003552848_thumb[1]

Dong Ha berteriak, “Jika kau memanggilku sekali lagi..dan jika aku berbalik…aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan.” Dong Ha terdiam, “Jadi..jangan memprovokasi aku.” Dong Ha menahan tangisnya yang sudah ingin pecah.

Ji Yeon terdiam, lalu pelan-pelan melepaskan pegangan tangannya di lengan Dong Ha dan membiarkan Dong Ha berjalan pulang. Sementara dia sendiri diam terpaku di tempatnya.

***

Komentar:

Selama menulis sinopsis bagian ini, aku berusaha menahan kesal pada Shi Hoon. Mian para pendukung Shi Hoon, aku tidak respek pada Shi Hoon. Bisa di terima jika memang hubungannya dengan Ji Yeon dulu terputus karena asistennya. Tapi, walaupun terlambat, bukankah dia seharusnya bisa menghubungi Ji Yeon sebelumnya. Setelah dia sadar mungkin, atau setahun setelahnya mungkin. Dia pernah menerbitkan buku foto dengan NG, berarti dia tidak sepenuhnya tidak bisa berkomunikasi kan…

Masa iya dia percaya begitu saja pada asistennya. Kenapa tidak menghubungi Ji Yeon untuk menanyakan benarkah apa yang dikatakan asistennya itu, jadi dia bisa segera menyelesaikan kesalahpahaman itu. Sebelum Dong Ha mengenal Ji Yeon.

Kan kasihan Dong Ha… di saat dia sudah move on dari kekasihnya yang meninggal dan membuka hati untuk Ji Yeon untuk memulai lembaran baru, Shi Hoon malah datang menghancurkan lembaran itu yang bahkan belum Dong Ha tuliskan apapun disana.

Ji Yeon juga.. kenapa tidak memikirkan perasaan Dong Ha yang terluka. Di saat Dong Ha ingin menjauh, Ji Yeon malah menahannya, dan membuat Dong Ha semakin terluka. Mungkin…Ji Yeon sebenarnya tidak bisa jauh dari Dong Ha. Ji Yeon membutuhkan Dong Ha lebih dari sekedar asisten, tapi Ji Yeon belum menyadari perasaannya yang masih tertutup bayang-bayang Shi Hoon.

Shi Hoon juga tidak memikirkan perasaan Dong Ha.. Akh, sebel sama Shi Hoon.

###

Comments

  1. Ga suka Shi Hoon. Dong Ha ya~ kalau Ji Yeon ga mau ama kamu,, sama aku ga papa kok hehe :)

    ReplyDelete
  2. ya aku juga sebel ma Shi Hoon,
    dia tu issshhh..
    Ji Yeon jg masih nyangkal perasaan terus
    kasian dong ha
    kangen sama ceo kwon dan eomma. hiihiihhiii
    episode 10 nanti gimana ya?? penasaran

    ReplyDelete
  3. Ikut mewek pas Dong Ha bilang "di dunia ini...apa artinya aku bagimu" T_T
    Mksh mba sinopsisnya...akan dg sabar menunggu episode2 selanjutnya..

    ReplyDelete
  4. sejak ada shi hoon, drama ini mulai ngebetein. kesannya dia cuma mau enaknya aja, gamau berusaha. waktu mau ke afrika lagi pun, kalo bukan ji yeon yang tahu duluan dan minta dia buat ga pergi, mungkin dia pergi dengan tenang aja. hadeuhhh, ini kapan ji yeonnya sadar sih? gemes. jadi lebih enak merhatiin mama sama CEO, atau soochul sekalian.

    ReplyDelete
  5. Se7 sama mbak Mumu. Kok gampang skali ji yeon dan shi hoon bersikap seolah2 dong ha hanya sbgai "rmh singgah" aja.

    Aku berharap suatu saat ji yeon berubah pikiran dan kembali lg bareng dong ha. Secara saat bareng shi hoon aja, ji yeon malah teringat saat2 bareng dong ha,,

    Uri dong ha, don't worry kami slalu mendukungmu. Semangat!! :))

    Tariiiikkk, mbaaak,,,, >,<

    *irma di Jkt @irmaleoizma

    ReplyDelete
  6. Knp hrs memulai dgn org yg prnh menyakiti dsaat ad org yg lbh baik yg mau menemani , memahami, n melindungi qt...

    ReplyDelete
  7. Nyesek liat dong ha:(
    thanks unni..
    semangat buat lanjutin^^

    ReplyDelete
  8. poor dong ha, antara sedih sma pngen ktwa ps lihat dong ha maki" posterny shi hoon... btw itu sweaterny dong ha bgus ea mbak, blink" gitu hehe!! smngt ea mbak mumu bkin sinopny, sya reader mbak mumu dri jman master's sun dlu lho (cma jrang coment ) salam, echa...

    ReplyDelete
  9. Kl jadi JY juga bakal pilih SH yang udah ketahuan lebih tua darinya juga mapan ditambah orang yang masih dicintai juga bisa ngemong.
    Ikut sedih ama patah hatinya DH tapi mau gimana lagi, anyway DH gak terima perbandingan usia dalam hal cinta tapi untuk wanita itu termasuk penting, beda 14tahun itu gak sedikit soalnya, aku juga pasti bakal tertekan kalau suruh milih xDD masalahnya bukan disaat jatuh cintanya tapi saat mempertahankan, DH 14th kedepan bakal jadi pria dewasa dan lebih berkharisma juga lebih mapan mungkin(?) sedangkan JY 14th kedepan dia udah jadi wanita usia 50an :3 //baru dipikiran aja udah berat bgt// xDD

    tapi aku dukung aja JY mau ama sapa mau sama DH/pun SH. :D yang penting dramanya tetep bagus. Kekekkk


    ¤amrelisha¤

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya masuk akal.. apalagi biasanya yang paling cepat keliatan tua kan wanita ya..

      Delete
  10. Kasian Dong ha....hiks..hiks...hiks...

    ReplyDelete
  11. "biasa'y orang tu kl udah kehilangn baru bisa merasakn betapa berharga'y seseorang...ahh mungkin dg DH berhenti bekerja..JY bakaln sadar dia lebih membuthkn DH dr pd SH...skrg aja meski bersama SH tp pikiran'y bersama DH."

    ReplyDelete
  12. namanya juga film mba. pasti ada ujian cintanya. aaaaaaaaaahhhhhhhhhaaaaaaaa

    ReplyDelete
  13. Dong ha sedihhh... :(

    ReplyDelete
  14. Chiaa,aku bela jiyeon deh...habis udah pada kasian semua sama dong ha,ha ha ha,sama mbak echa,aku mmg kenal tulisannya mbak mumu krn master sun,dan smkn klepek2 waktu mbak mumu nulis sinopnya secret,trims mbak mumu,luph you soo much

    ReplyDelete
  15. Makasih ya sinopsisnya, di tunggu kelanjutannya , ga sabar,
    ayoo lah ji yonn uni sma dong ha ja. , hhi

    ReplyDelete
  16. Komen apa ya dah lengkap semua ... sabar menanti kelanjutannya aza ... tq

    ReplyDelete
  17. di tunggu kelanjutannya, sudah ndag sabarr ^_^

    ReplyDelete
  18. Uri dong ha....fighting.

    ReplyDelete
  19. Ah...... kesel neh ama ji yeon.oh dong ha ya........

    ReplyDelete
  20. Poor dong ha...hrs ny ji yeon bsa merasakan tulusny perasaan dong ha.jgn kejebak ama umur yg jauh berbeda.

    ReplyDelete
  21. Aduh itu SH ny ng bsa d msnahin apa ??????

    ReplyDelete
  22. Q sdh lht eps 10 d stu nnti akan mncul ayah dong ha..tp mski bgtu q msh mngharapkn bsa mmbaca sinopsis dr unni secepat nya..di tnggu ya unni..
    untuk dong ha..fighting..

    ReplyDelete
  23. Shi OOn,, Laki-laki egois.

    Ji yeon ssi... terlalu takut dengan perbedaan umur 14 tahun dengan dong ha kali ya?? Butuh tp ga butuh, ga bisa jauh dr dong ha tp menyakiti dong ha terus...

    Dong ha ya... Fighting...

    ReplyDelete
  24. Agak sebel jg krna ji yeon plin plan bgt, pngen ma shi hoon tp dy malah nahan dong ha bgtu .... Tp ya sudahlah yg psti drama ini psti tetep seru .

    ReplyDelete
  25. aigo,,,teh mumu ud jd fans no 1 ny dong ha nich hehe ampe jd antis ny shi hoon gtu hehe
    klo bwt sy mereka b2 keren bgt,,,tp emg dasar shi hoon super duper nyebelin gara2 selama 6th ga ngasih kabar,,cma it ksalahanny tp rasanya pengen ngbejek2 y
    ups,,,kok sy jd ketularan teh mumu yg emosi berat liat shi hoon,,haha sy jd labil gni y

    ReplyDelete
  26. Sama mb, nggak tahan mbaca scene shihoon :-S , sambil dilewat lewat deh saking sebelnya

    ReplyDelete
  27. Poor dong ha..
    gak bs komen apa2 coz uda gak keitung ama air mt yg netes..b:((

    ReplyDelete
  28. Kasian liat dong ha di ep ini, tpi liat dia mabuk maki2 poster shi hoon akunya mallah ketawa, hbis lucu liatnya,,, urri dong ha pntes bget jd idola....... :) hbat aktingnya......

    ReplyDelete
  29. nahh aku lagi cari drama ini. Syukur ada sinop'y (baru mau comment di eps 9) xD

    bener kata Min gook ahjusshi~ ''dipikir darimanapun , Dong Ha Terlalu baik untuk Ji Yeon'' -_- kasiann Dong Ha nya u,u

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts