Saturday, June 21, 2014

KARA Secret Love: The 13th Bucket List – Part 3

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001048931_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001054005_thumb[1]

Setelah bermain paralayang, sore itu, Hyun Jung dan Joon Moon makan di kedai pinggir pantai. Mereka mengisi perut yang lapar karena kelelahan. Hyun Jung sangat menikmati makanannya, sangat segar dan enak.

Joon Moon meledek, “Kosong, diisi, kosong, diisi. Kau seperti pom bensin.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001066121_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001069392_thumb[1]

Hyun Jung meminta Joon Moon agar tidak khawatir, dia biasa mengosongkan perut dua kali sehari. Hyun Jung mengajak Joon Moon bersulang. Joon Moon memperingatkan dia akan meninggalkan Hyun Jung jika dia mabuk, jadi minum sedikit saja. Hyun Jung mengangguk. Mereka pun bersulang.

Hyun Jung merasa senang, minum di tempat seperti itu rasanya seperti madu. Jadi, Hyun Jung juga akan minum walaupun rasanya seperti kotoran? Joon Moon meledek lagi. Hyun Jung hanya tertawa. Hyun Jung menebak Joon Moon populer di kalangan wanita. Tentu saja, Joon Moon membanggakan diri. Hyun Jung ku tahu. Karena wanita suka pria menyenangkan.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001079372_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001082142_thumb[1]

Sekarang Joon Moon yang menebak, pasti Hyun Jung tidak punya pacar. Hyun Jung kaget, bagaimana bisa Joon Moon tahu. Joon Moon bilang karena kebanyakan wanita akan marah dibanding bertanya. (tadi kan Hyun Jung dicium, bukannya marah Hyun Jung malah bertanya apa Joon Moon pria populer…)

“Benarkah? Tapi itu takkan mengubah kalau aku tak punya pacar.”

Joon Moon tertawa, “Pertanyaan lagi pertanyaan lagi.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001140554_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001148931_thumb[1]

Hyun Jung memberitahu, tapi ada orang yang dia suka. Dulu. Joon Moon menampakkan sedikit kekecewaan, lalu bilang itu cocok dengan Hyun Jung, cinta sepihak. Hyun Jung bilang sekarang sudah tidak lagi, karena dia sudah menyerah. Joon Moon tertawa, Hyun Jung benar-benar seperti pom bensin.

“Tapi, karenamu, hari ini sangat fantastis dan menyenangkan. Menyetir, dan naik paralayang. Itu semua adalah hal yang aku ingin lakukan.” Hyun Jung tertawa senang.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001153871_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001155507_thumb[1]

Joon Moon juga tersenyum. Lalu Hyun Jung menyodorkan makanan untuk Joon Moon. Hyun Jung ingin menyuapi Joon Moon sebagai bayaran karena Joon Moon membuatnya senang. Joon Moon awalnya menolak, apa yang dia lakukan bukanlah apa-apa. Tapi kemudian Joon Moon membuka mulutnya untuk menerima makanan itu.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001163885_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001166455_thumb[1]

Hyun Jung menyodorkan makanan itu ke mulut Joon Moon, lalu menarik kembali makanan itu dan memakannya sendiri. Hyun Jung tertawa karena berhasil mengerjai Joon Moon. Joon Moon kesal, tapi dia tidak bisa marah. (cute! >.<)

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001186048_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001220894_thumb[1]

Tapi…Hyun Jung penasaran kenapa Joon Moon tiba-tiba baik padanya. Joon Moon tak mengatakan alasan yang sebenarnya, dia beralasan kalau dia hanya mengajak Hyun Jung karena dia bosan. Kenapa dia peduli pada Hyun Jung disaat besok dia harus kembali wamil lagi. Hyun Jung bertanya kapan Joon Moon keluar wamil. Joon Moon memberitahu, 3 bulan lagi.

“3 bulan? Aku juga!” ujar Hyun Jung tak sadar. Dia lalu terdiam, setelah sadar salah bicara.

Joon Moon pun jadi canggung. Kemudian dia bertanya apa Hyun Jung tidak takut. Hyun Jung tidak fokus mendengar pertanyaan Joon Moon. Kemudian dia sadar, kemungkinan Joon Moon membaca notebooknya.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001254038_thumb[2] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001266789_thumb[1]

“Benar, 'kan? Kau baca punyaku? Kau baca semuanya? Bucket list-ku... diariku?”

“Maaf. Aku tak bermaksud.” Joon Moon meminta maaf dengan tulus.

“Lalu kau... hari ini membiarkanku menyetir, paralayang... bahkan ciuman... Benar, 'kan?” Hyun Jung berkaca-kaca dan suaranya meninggi, “Karena itu? Karna aku terlihat menyedihkan?”

“Tapi kau kan sudah melakukannya! Bahkan kau tak punya waktu lagi...” kata-kata Joon Moon terhenti, menyadari kekasarannya.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001290787_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001300200_thumb[1] 

Hyun Jung menangis, “Kenapa kau... Kau pikir kau siapa? Bahkan jika aku dikasihani... Aku tak ingin dikasihani oleh orang sepertimu yang hanya lewat dalam hidupku. “

Joon Moon tak bisa berkata apa-apa.

“Setidaknya, aku ingin dari orang... yang mengenalku dengan baik dan menghabiskan waktu denganku selama aku hidup. Kau bahkan tak tau aku. Kau bahkan tak tau... aku orang yang bagaimana dan bagaimana hidupku.” Hyun Jung sedih, lalu beranjak pergi.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001337216_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001341321_thumb[1]

Joon Moon menyusul dan menghentikan langkah Hyun Jung dengan menghadangnya.

“Jadi? Lalu kenapa kau tidak bisa bilang ke orang yang mengenalmu tentang penyakitmu? Bukankah kau disini karena kau ingin lari dari itu? Karena jika diberitahu kau takut akan menyakiti orang dalam hidupmu. Karena kau merasa takut menerima kasihan mereka. Jadi kau lari kesini tanpa memberitahu siapapun.”

“Tidak benar! Tidak benar!”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001345393_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001375100_thumb[1] 

Hyun Jung menangis, apa yang dia katakan adalah sebaliknya dari yang dia rasakan. Joon Moon perlahan memeluk Hyun Jung, berusaha membuatnya lebih tenang.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001414819_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001450066_thumb[1]

“Aku takut. Aku sangat takut. Aku tak mau mati. Aku melakukan semua dalam daftarku. Aku melakukan semua yang kuinginkan... tapi aku ingin tetap hidup.” Hyun Jung mengungkapkan perasaan yang selama ini ada dalam hatinya, perasaan yang selama ini ditahannya.

“Bodoh. Disaat waktumu sangat berharga... kenapa kau datang bersamaku ke pernikahan orang lain? Aku bukan apa-apa selain orang yang hanya lewat dalam hidupmu... Apa aku ini. Tapi aku senang. Karena nomor 13 terakhir... adalah aku. Terima kasih.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001476101_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001480206_thumb[1]

Isak tangis Hyun Jung terhenti sebentar, dia mengangguk pelan dan mengulurkan tangan untuk membalas pelukan Joon Moon. Dan Joon Mon terus memeluk Hyun Jung, untuk membuatnya merasa nyaman.

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001521562_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001538451_thumb[1]

Joon Moon mengantar Hyun Jung ke depan penginapan. Hyun Jung menucapkan terima kasih dan meminta agar Joon Moon hati-hati saat pulang. Joon Moon pun mengucapkan selamat tidur pada Hyun Jung.

Seakan tak ingin berpisah, Hyun Jung kembali berkata pada Joon Moon. Hyun Jung mengucapkan selamat jalan kembali ke markas. Joon Moon juga kembali berkata, mengingatkan Hyun Jung agar jangan sampai ketinggalan pesawat karena terlambat bangun. Hyun Jung mengiyakan dan berterima kasih.

Masih tak ingin berpisah, mereka belum beranjak dari tempat mereka berdiri masing-masing.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001561381_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001563618_thumb[1]

“Malam semakin dingin...jadi pakailah selimut.”

“Ya. Semoga beruntung... keluar wamil.” Hyun Jung melambaikan tangan dan berbalik berjalan masuk.

“Besok... Apa kau ingin lihat matahari terbit besok?” tanya Joon Moon tiba-tiba.

Hyun Jung tersenyum, lalu berbalik menatap Joon Moon kembali, “Matahari terbit? Benarkah?”

Joon Moon tersenyum. Hyun Jung juga. Aish…mulai kasmaran…

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001598164_thumb[1] 

Joon Moon sepertinya tidak tidur, karena sebelum alarm berbunyi dia sudah membuka matanya dan menerawang sambil tersenyum.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001610146_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001621495_thumb[1]

Setelah alarm berbunyi, dengan riang Joon Moon menyeterika seragam militernya. Joon Moon memakai seragam dan tersenyum memandang dirinya sendiri di depan cermin.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001631174_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001637783_thumb[1]

Tak jauh beda, Hyun Jung juga memoles wajahnya agar terlihat cantik sebelum bertemu Joon Moon.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001652636_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001664686_thumb[1]

Notebook Hyun Jung berbunyi. Ada email masuk. Hyun Jung membuka dan membaca link yang ada disana dengan seksama. Kemudian Hyun Jung terkejut.

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001681809_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001692857_thumb[1]

Joon Moon sudah ada di tempat janjian. Sudah 15 menit terlewat dari jam 5, tapi Hyun Jung belum datang. Terdengar suara langkah mendekat. Joon Moon tersenyum, tapi begitu berbalik itu bukan Hyun Jung.

Lalu dimanakah Hyun Jung?

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001709079_thumb[1]

Hyun Jung berlarian di bandara. Dia kembali ke Seoul. Dan terdengar suara Chi Gyu, isi dari email yang Hyun Jung terima.

“Kau tak akan mati. Kau bukan Lee Hyun Jung yang dokter maksud. Benar-benar salah paham. Kau tau betapa ayahmu khawatir setelah mendapat telepon dari RS? Kau bahkan tak menjawab teleponmu. Apa yang kau lakukan, dimana kau?”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001720026_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001729539_thumb[1]

Hyun Jung menabrak seseorang di bandara. Hyun Jung meminta maaf. Kemudian berterima kasih karena dia akan hidup dan tidak mati. Hyun Jung kembali berlari.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001750801_thumb[1]

Dan Joon Moon merasa sedih karena melihat matahari terbit sendirian.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001771962_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001773765_thumb[1]

Seorang pasangan meminta Joon Moon memotretkan mereka. Joon Moon dengan setengah hati memenuhi permintaan mereka. Joon Moon memotret mereka, kepalanya saja. (Ha! Kesal, cemburu.. >.<)

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001789485_thumb[1]

Joon Moon menjalankan mobilnya dengan tak semangat. Dia kemudian melihat papan petunjuk arah, dan tampak memikirkan sesuatu.

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001792690_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001816488_thumb[1]

Ternyata Hyun Jung langsung menemui sang dokter untuk menanyakan kebenarannya bahwa dia tidak punya kanker pankreas. Dokter membenarkan, Hyun Jung memang tak punya kanker pankreas, tapi ada yang lain.

Kotoran. Perut Hyun Jung penuh kotoran. Sang dokter tertawa, pasti perut Hyun Jung sakit. Suster memberikan sebuah obat untuk mengeluarkan kotoran itu. Hyun Jung tersenyum malu.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001827703_thumb[1]

Lalu dia pun mengeluarkan kotoran itu.

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001844793_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001853971_thumb[1]

Anak-anak yang biasanya ‘menjarah’ toko, sekarang membantu Hyun Jung membersihkan toko. Hyun Jung bilang mereka tidak udah membantunya. Tapi si anak boss bilang tidak apa-apa. Dia menyiapkan kursi, menyuruh Hyun Jung duduk saja dan beristirahat. Hyun Jung pun tak menolak.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001857476_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001859078_thumb[1]

Hyun Jung mendapatkan telpon dari Chi Gyu, tapi dia sudah tak seperti dulu. Hyun Jung tidak lagi sumringah ataupun tersenyum senang.

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001863384_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001897129_thumb[1]

Ternyata Chi Gyu mengajak Hyun Jung untuk bertemu. Sekarang mereka sedang duduk berhadapan. Chi Gyu nampak gugup dan terus minum. Hyun Jung bertanya apa yang ingin dibicarakan Chi Gyu, apa dia berkelahi lagi dengan Se Young. Dengan sedikit gugup yang tersisa, akhirnya Chi Gyu berbicara.

“Sebenarnya... Aku juga menyukaimu. Tapi... aku takut ditolak. Sebenarnya... aku lebih takut dan malu daripada kau. Tapi... Aku menyadarinya setelah kau menghilang. Aku takut kau melakukan hal gila dan bodoh.... dan aku takut aku akan menyesal karena tidak memberitahumu... atau tidak bisa melupakanmu. Begitulah aku menyadari bahwa aku sangat menyukaimu. Aku harus menahanmu.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001915220_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001926902_thumb[1]

Kemudian Chi Gyu bangkit dan memegang tangan Hyun Jung, “Ayo berpacaran.”

Hyun Jung terlihat tidak nyaman, dia menarik tangannya, “Maaf.”

Chi Gyu tertawa, “Kenapa kau tidak bisa tidak mengatakan itu.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001957076_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_001963117_thumb[1]

“Ya benar. Setiap kata yang keluar dari mulutku adalah permintaan maaf. Aku juga tak sadar kenapa aku hidup seperti itu. Tapi aku tak akan lagi. Aku tak akan hidup seperti penakut lagi. Aku berubah. Karena aku telah kembali dari pintu kematian.”

“Hyun Jung-ah..”

“Walaupun aku menyukaimu, dan masih menyukaimu... tapi tidak sama seperti dulu. Itulah kenapa aku minta maaf. Dengan segenap hati.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_001990453_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002003371_thumb[1]

Chi Gyu tak percaya dengan apa yang dikatakan Hyun Jung. Hyun Jung berdiri dan hendak pergi. Tapi dia berhenti sejenak dan berkata bahwa di saat dia berjuang melewati saat yang berat, di saat dia sangat butuh seseorang, dan seseorang yang disampingnya bukanlah Chi Gyu, tapi orang lain. Kemudian Hyun Jung pergi, berlalu meninggalkan Chi Gyu yang terlihat masih ingin bicara.

Hyun Jung mengutuk dirinya sendiri di dalam hati. Menyebut dirinya sendiri bodoh, membuang pria yang dia cintai selama 3 tahun demi seseorang yang dia kenal selama 3 hari. Di saat dia bahkan tak tahu nomor telpon dan alamat emailnya. Seperti dalam drama saja.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002025066_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002033411_thumb[1]

Hyun Jung pulang ke rumah. Dia melihat ada banyak surat yang terselip di kotak surat. Hyun Jung mengambil surat-surat itu, dan dia menemukan kartu pos bergambar pemandangan matahari terbit di Pulau Jeju. Hyun Jung segera membalik kartu pos itu. Benar, pengirimnya adalah Yoon Joon Moon, seperti yang dia tebak. Hyun Jung pun membaca yang ditulis Joon Moon.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002049666_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002055073_thumb[1]

“Setelah bertemu denganmu, aku sadar bahwa 3 bulan tidaklah sebanding dengan waktu singkat itu. Karena walaupun akau hanya menghabiskan 3 hari bersamamu... saat-saat itu adalah saat yang paling menyenangkan dalam hidupku. Walaupu kau bilang padaku kau akan mati besok... Aku tak akan menyesali waktu yang kulewati untuk menyukai dan menunggumu hari ini. Jika kau menerima perasaanku... aku harap kau membalas suratku.”

Rupanya, saat melihat papan petunjuk arah, Joon Moon teringat dengan alamat rumah Hyun Jung yang dia lihat sebelumnya di kartu pos yang akan dikirimkan Hyun Jung. Dan akhirnya dia memutuskan mengirim surat, karena tidak tahu harus kemana menghubungi Hyun Jung.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002087383_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002089986_thumb[1]

Hyun Jung berkaca-kaca, terharu. Ternyata Joon Moon memiliki perasaan yang sama dengannya. Hyun Jung mencium kartu pos itu, dan melompat-lompat kegirangan.

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002108177_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002136983_thumb[1]

Hyun Jung ingin membalas surat Joon Moon. Tapi dia mengurungkan niatnya, Hyun Jung mencoret nama Joon Moon yang sudah dia tuliskan di kertas surat. Hyun Jung merasa sedih, dia tak bisa melakukannya. Jika dia memberitahu Joon Moon bahwa dia tidak akan mati, Joon Moon akan merasa dikhianati dan berpikir dia berbohong padanya.

“Aku yakin dia akan membenciku. Karena dia hanya mengasihaniku... karena aku terlihat menyedihkan. Itu alasan kenapa dia menyukaiku.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002146595_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002149799_thumb[1]

Hyun Jung menangis dan tak jadi menulis surat.

***

~3 bulan kemudian~

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002187550_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002189018_thumb[1]

Hyun Jung berjalan sambil menjewer kuping Hyun Suk yang mengambil makanan anak-anak lain. Hyun Jung kesal dengan kelakuan Hyun Suk dan terus mengomelinya.

Joon Moon. Ya, Joon Moon, yang sedang duduk di dekat rumah Hyun Jung mendengar suara Hyun Jung yang semakin mendekat. Dan akhirnya Joon Moon melihat Hyun Jung, masih hidup, dan sehat. Joon Moon tak bisa menyembunyikan kekagetannya.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002202903_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002209612_thumb[1]

Hyun Jung juga kaget melihat Joon Moon yang tak terduga itu. Hyun Jung bingung harus menghadapi Joon Moon. Dan keadaan itu digunakan sebagai kesempatan bagi Hyun Suk untuk mengerjai Hyun Jung dan kabur. Hyun Jung ingin mengejar, tapi tidak jadi.

Joon Moon berjalan mendekat pada Hyun Jung dengan… sedih? Haru?

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002225367_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002228471_thumb[1]

Ternyata Joon Moon kesal, marah. Dia menendang kursi tempat Hyun Jung duduk. Tak mungkin kan yang ada di depannya itu adalah hantu. Hyun Jung pun menjelaskan kejadian sebenarnya. Tapi tak menyurutkan kekesalan Joon Moon.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002259813_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002284579_thumb[1]

“Seharusnya kau mengirimiku surat! Tidak, kau harusnya mengunjungiku. Aku benar-benar tak tau! Bertanya-tanya setiap hari apakah kau masih hidup ataukah mati... Benar-benar seperti neraka 3 bulan itu!” Joon Moon kesal karena khawatir pada Hyun Jung.

“Maaf. Jadi... itu sebabnya kau datang ke rumahku tepat setelah kau keluar wamil?” Hyun Jung tersenyum malu-malu, “Apa kau... benar-benar menyukaiku?”

Joon Moon mengelak, “Apa maksudmu suka? Hanya kasihan karna kau akan mati.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002314619_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002315987_thumb[1]

Hyun Jung bilang dia sudah tahu itu. Joon Moon bertanya apa yang Hyun Jung tahu. Hyun Jung bilang tidak apa-apa, mereka berteman saja. Tidak apa-apa kan?

“Apa kau gila? Kenapa aku harus berteman denganmu?” Joon Moon berteriak.

“Untuk apa kau wamil? Kau bahkan tak berubah.” Hyun Jung menggerutu.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002337516_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002355574_thumb[1]

Joon Moon tertawa mencurigakan. Dia mengambil notebook miliknya dan memberikannya pada Hyun Jung. Hyun Jung membaca catatan yang ada disana. Bucket list Joon Moon. Hyun Jung menoleh pada Joon Moon yang menahan senyum malunya. Hyun Jung melanjutkan bacaannya.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002357910_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002363518_thumb[1]

“Menyatakan perasaanku pada Hyun Jung. Merayakan 100 hari bersama Hyun Jung. Mengunggah foto bersama Hyun Jung untuk dijadikan foto profil di halamanku. Mendaftar jasa telepon pasangan bersama Hyun Jung. Pergi ke klub bersama Hyun Jung.”

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002373598_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002408444_thumb[1]

Hyun Jung menoleh lagi pada Joon Moon. Seakan tak percaya dengan apa yang dibacanya.

“Kali ini... giliranku.” Ujar Joon Moon malu-malu.

Hyun Jung tertawa senang. Mereka berdua tertawa senang. Hyun Jung mendorong Joon Moon dengan jarinya, Joon Moon membalas dengan tangannya. Mereka tertawa senang, karena mereka memiliki perasaan yang sama.

***

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002429439_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002436748_thumb[1]

Di tengah keramaian, di dekat air mancur, Joon Moon berdiri dengan canggung tak jauh dari Hyun Jung. Hyun Jung menyuruh Joon Moon cepat. Tapi menurut Joon Moon terlalu ramai disana.

Rupanya, Hyun Jung meminta Joon Moon menciumnya di tengah keramaian, yang selama ini selalu jadi khayalannya. Hyun Jung tidak mengakui yang sudah dilakukan Joon Moon sebelumnya saat paralayang. Joon Moon menggerutu kesal pada list itu. Kenapa dari semua list itu dia juga harus melakukan itu.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002444559_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002470427_thumb[1]

Hyun Jung yang tak sabar langsung menarik Joon Moon dan menciumnya. Joon Moon terpana, dan melihat ke sekeliling dimana orang-orang mulai memperhatikan mereka. Joon Moon kemudian memegang wajah Hyun Jung dan membalas menciumnya. Mereka pun saling menatap penuh kasih.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002476835_thumb[1] KARA.Secret.Love.E02.mkv_002481542_thumb[1]

Hyun Jung tersenyum malu menyembunyikan wajahnya di bahu Joon Moon. Lalu Joon Moon merangkul Hyun Jung. Mereka tersenyum bahagia.

KARA.Secret.Love.E02.mkv_002489719_thumb[1]

~End~

Sampai ketemu di KARA Secret Love judul yang selanjutnya! ^^

***

Cuap-cuap:

Cerita yang ringan, tidak rumit sama sekali. Manis. Cinta sepihak 3 tahun, bisa dikalahkan dengan cinta seseorang yang hanya lewat 3 hari. Cinta memang tak bisa ditebak. Tapi Joon Moon bisa membuktikan cinta dari kebersamaan 3 hari itu, bisa tetap utuh hingga 3 bulan kemudian dan hingga nanti.

Aku yakin bukan karena Hyun Jung yang sakit yang membuat Joon Moon menyukainya, tapi karena penghargaan Hyun Jung terhadap hidup. Hidup terlalu berharga untuk disia-siakan dan dijalani dengan egois.

Bukankah Tuhan mempersiapkan sesuatu yang lebih baik dalam setiap kehilangan yang dibuatnya. Dan bukankah Tuhan lebih tahu mana yang terbaik untuk umatnya. Joon Moon kehilangan di penganti wanita itu yang ternyata tidak tulus mencintainya, yang menjadikan Joon Moon hanya sebagai persinggahannya dan melihatnya dari uang yang dia punya. Tapi Tuhan mempertemukannya dengan Hyun Jung, yang pada akhirnya secara tulus menyukai Joon Moon, tanpa melihat uang yang dia punya.

14 comments:

  1. Aaaawww soswittttt... suka suka ama crta yg ringan tp mmbuat hati berbunga-bunga.
    . Hihihihihi
    Mksh ya Mbak Mumu bt sjnopnya. *.*

    ReplyDelete
  2. suka..ahirnya happy ending ternyata
    makasi mb mumu..^^

    vera

    ReplyDelete
  3. Aq sukaaaaa bgt. . . .semgat mb mumu utk bwt sinopsis drakor. . .

    ReplyDelete
  4. Akhirnya ada yg nulis sinopsis Kara ^_^ terimakasih.. ditunggu yg lainnya..

    ReplyDelete
  5. Ya betul ...cerita yg ringan ,membuat hati berbunga bunga.....^__^
    Mksh ya mba....

    ReplyDelete
  6. Ceritanya bikin swnyum-senyum sendiri mbak :D

    Oya, yg suka baju dan dress keren bisa follow @switlov_style ya ^^

    ReplyDelete
  7. Suka...suka...sama ending nya...so sweet^^ jdi ngebayangin klo aku jd hyun jung...hehehee...
    Makasih mb mumu, ditunggu sinop selanjutnya...^^
    ^trie^

    ReplyDelete
  8. Suka...suka...sukaaa.....
    Semangat mba mumu....

    ReplyDelete
  9. auw,,,auw,,,auw,,,
    mupeng nich liat couple in hehe
    sy jg emg lg cape yg berat2,,pengen yg ringan2 z,,sweet,,romance n sedikit komedi
    baca ny it bkin hati deg2n karena berasa ikutan grogi or malu malu kucing
    gomawo yo teh mumu

    ReplyDelete
  10. huah..makasih sudah bikin sinopsis ini. bacanya bikin senyum-senyum sendiri. love it.

    ReplyDelete
  11. ini drama girlbandnya KARA ya?
    dramanya lumayan seru .

    ReplyDelete
  12. Wah,bru nmu sinop. ,,sprti nie..
    Kren,simple,,n' bnxk hal yg bsa dptik...^.^
    Gomawo,kak!

    ReplyDelete
  13. Ceritanya emang ringan, byak yg bisa dipelajari dan buat org gimana gitu bacanya.
    Tapi aku nggak terlalu suka sama cerita kali ini. Pas aku baca mala jdi ke inget drama Scent of a women.
    Dan buat mbak mumu makasih sudah nulis sinopnya. Semangat yah, slalu sehat terus ^^

    ReplyDelete
  14. so sweet bgt. thanks ya udah dipost;)

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD