Friday, June 27, 2014

Kkothalbae Soosadae Episode 6 – 1

PROLOG

Flower.Grandpa.E06.mkv_000028993_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000028980_thu

Seorang petugas kebersihan sedang menyapu di sebuah lorong. Dia mendengar sebuah suara, seperti suara tikus. Petugas itu mencari sumber suara, dan ternyata itu adalah suara pasangan yang sedang bercumbu dipojokkan (haha..). Petugas terkejut dan berdecak, karena saat itu sudah hampir pagi.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000050408_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000056050_thu

Petugas juga melihat seorang pria yang sedang duduk tertunduk. Petugas mengira pria itu sedang tidur. Petugas berusaha membangunkan pria itu. Tapi bukannya bangun, pria itu malah roboh. Pria itu sudah menjadi mayat.

 

~Episode 6: Peramal Pembunuhan~

Flower.Grandpa.E06.mkv_000064357_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000088511_thu

Semua orang yang ada di salon kompak memandang ke satu arah di dalam salon. Apa atau siapakah yang mereka lihat? Betul, Won Bin. Won Bin mengutarakan keinginannya untuk mengeriting rambutnya, tapi jangan terlalu kecil seperti sebelumnya, dan untuk perawatan Won Bin meminta untuk memakaikan di bagian ujung saja. Dan pewarnanya, abu-abu saja agar terlihat alami.

Karyawan salon heran bagaimana Won Bin yang tua itu sangat mengerti tentang istilah perawatan rambut. Won Bin kesal disebut ‘tetua’, dia bukan orang tua. Karyawan salon menunjukkan gambar model rambut yang cocok dengan usia Won Bin, tapi Won Bin marah karena karyawan itu menyodorkan gaya rambut kakek-kakek padanya.

“Yang benar saja. Kenapa kau menyodorkan gaya rambut kakek-kakek padaku?! Kau pikir aku sudah tua?! Panggil aku Oppa. Coba panggil aku Oppa.”

“Oppa…” ujar karyawan itu dengan sedikit tidak nyaman.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000138895_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000149590_thu

Won Bin tertawa karena itu sangat enak dia dengar. Karyawan itu kemudian mencuci rambut Won Bin, dan memijat kulit kepalanya. Won Bin membuka handuk yang menutupi matanya, ” Mata Oppa menawan, kan?”

Karyawan salon mengiyakan sambil menghindari tatapan mata Won Bin dan bertanya apa masih ada yang Won Bin butuhkan. Won Bin meminta karyawan itu untuk menggaruk punggungnya, kalau tidak mau perut juga tidak apa-apa. Karyawan salon sudah tidak bisa menahan ketidak-nyamanannya dan berlalu pergi sambil merengek.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000161919_thu

Ponsel Won Bin berdering dengan ringtone lagu ‘Gangnam Style’. Won Bin menjawab dan langsung mendengar teriakan dari Kapten Kim yang bertanya dimana Won Bin.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000195676_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000223381_thu

Sementara itu Gang Suk sedang berdiri di barisan paling depan ikut mendendangkan lagu A-PINK dan meneriakkan nama para member. Gang Suk sedang menghadiri acara fans signing. Dan saat A-PINK akan naik ke atas panggung, ponselnya berdering. Sama seperti Won Bin, saat Gang Suk menjawab, dia mendengar teriakan Kapten Kim.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000229971_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000233869_thu

Tim berkumpul di kantor, minus Jung Woo. Kapten Kim berteriak marah-marah pada Won Bin yang mengeriting rambut dan Gang Suk yang datang ke acara fans signing. Kapten Kim bertanya apa otak mereka masih waras.

Dengan perasaan kecewa Gang Suk menjawab tentu saja otaknya sedang tidak waras, dia bahkan tidak bisa mendapatkan tanda tangan Song Na Eun dan mengeluhkan kaos kaki yang sudah dia gunakan sejak mengantri semalaman. Won Bin juga merasa kecewa, seharusnya dia menyelesaikan perawatan rambutnya sebelum datang

Flower.Grandpa.E06.mkv_000256155_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000256205_thu

“Kalian ingin tetap menjadi orang tua seumur hidup kalian?! Kalian tidak ingin berubah kembali?!” Kapten Kim masih marah.

“Tentu saja kami ingin berubah kembali.”

“Bukankah kalian menghabiskan waktu kalian dengan bersenang-senang?! Bukankah kalian harus menyelidiki tentang Goldfish?”

Won Bin bilang harus ada petunjuk agar mereka bisa menyelidikinya. Kapten Kim kembali berteriak, jika tidak ada maka mereka harus mencarinya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000270696_thu

Kapten Kim mengambil jaketnya dan berjalan keluar. Dia bertabrakan dengan Jung Woo yang baru saja masuk, dan membentaknya agar minggir. Jung Woo kesal kenapa Kapten Kim melampiaskan amarahnya padanya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000285284_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000298111_thu

Setelah duduk, Jung Woo memberitahu Joon Hyuk bahwa Han Seol Hee adik mendiang Lee Joo Won menelpon dan berkata ingin bertemu dengan mereka jam 11. Joon Hyuk memarahi Jung Woo yang baru memberitahu sekarang, karena sekarang sudah jam 10:30. Jung Woo pun meminta maaf sambil bernyanyi lagu Suju “Sorry sorry” dan menggosok tangannya (mirip koreo lagu itu…), lalu beranjak pergi. Joon Hyuk pun heran kenapa Jung Woo bernyanyi samblil menggosok kedua tangan.

Sebelum pergi menyusul Jung Woo, Joon Hyuk menyuruh Won Bin dan Gang Suk mencari latar belakang Goldfish. Dengan benar.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000311327_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000319713_thu

Gang Suk heran kenapa Joon Hyuk sangat ketus hari ini. Eun Ji pun memberitahu bahwa hari ini undangan pernikahan Joon Hyuk disebarkan.

Won Bin akhirnya sadar, pernikahan Joon Hyuk tidak sampai dua bulan lagi. Gang Suk prihatin, apa yang harus dilakukan Joon Hyuk dengan pernikahan semakin dekat dan kondisi tubuh yang belum kembali. Won Bin bilang Joon Hyun hanya perlu berdiri sebagai pengantin pria. Dan bukan hanya Joon Hyuk yang ketus memikirkan pernikahan itu, tapi Eun Ji juga..harus menyiapkan hatinya yang akan patah saat Joon Hyuk menikah nanti.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000336342_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000344526_thu

Han Seol Hee menyerahkan sebuah kotak musik pada Joon Hyuk dan Jung Woo. Seol Hee menerima paket kotak musik itu beberapa hari yang lalu. Dalam memo yang juga berada dalam paket itu tertulis nama pengirimnya adalah Lee Joo Won, dan dia ingin Seol Hee memberikan kotak musik itu pada Jung Woo dan tim. Disebutkan juga akan berbahaya jika orang lain mengetahuinya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000363226_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000371509_thu

Joon Hyuk membuka kotak musik berbentuk tabung itu. Mengalun sebuah melodi dari lagu ‘Jam Tangan Tua Milik Kakek. Seol Hee bertanya siapa itu Lee Joo Won, tapi Joon Hyuk dan Jung Woo tidak bisa memberitahu Seol Hee karena mungkin nyawanya akan terancam. Jung Woo juga meminta maaf, jika saatnya tiba dia berjanji akan memberitahu Seol Hee.

Jung Woo mendapatkan telpon yang mengabarkan ada sebuah kasus yang harus mereka tangani. Mereka pun segera pergi.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000420832_thu

Dalam perjalanan menuju mobil, Jung Woo bertanya apa Joon Hyuk akan melaporkan hal itu pada atasan. Joon Hyuk tidak akan melakukannya, kenapa dia harus membiarkannya disana sementara dia tidak tahu siapa mata-mata itu. Jung Woo bertanya lagi apa yang akan dilakukan Joon Hyuk. Tapi Joon Hyuk tidak mau memberitahu Jung Woo karena Jung Woo masih dicurigai sebagai mata-mata.

Masih dicurigai, Jung Woo malah merasa senang karena sebuah pencapaian baginya menjadi orang yang paling Joon Hyun perhatikan. Hatinya baru saja terbang melayang. Joon Hyuk membentak Jung Woo yang tampak sedang bermain-main.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000435507_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000439752_thu

“Kau mengajak bertengkar lagi. Nikmati saja saat-saat ini. Ada kalanya kau hanya perlu menikmatinya.”

“Nikmati apanya. Melihat wajahmu membuatku stres, mengerti?”

“Stres? Jika kau 'stres', makan mi 'Wool'. Jika kau 'kesal' makan mi 'Jjang'. Dan jika kau 'bingung', mi 'Boek'. Whoa, aku merasa sangat keren, Joon Hyuk.” Jung Woo tertawa sendiri setelah bermain kata.

“Dasar sinting.” Joon Hyuk menendang kaki Jung Woo.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000447064_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000447138_thu

Mereka kemudian masuk ke dalam mobil. Dan tanpa mereka sadari seseorang mengawasi mereka dari dalam sebuah mobil. Entah siapa, tapi tampak mulutnya itu bukan Deputy Choi.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000463753_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000468085_thu

Kasus yang akan Tim Flower tangani adalah kasus kematian seorang pria yang sudah ditampilkan di prolog. Seorang pria yang mati di sebuah lorong. Ketika Joon Hyuk dan Jung Woo tiba, anggota tim yang lain ternyata sudah ada disana. Gang Suk menjelaskan, mayat itu ditemukan seorang petugas kebersihan pagi tadi. Won Bin sudah memeriksa semua CCTV disekitar sana, tapi tidak banyak yang bisa dilihat karena daerah itu cukup terisolasi.

Joon Hyun mencium bau zat pemutih dari mayat itu. Eun Ji membenarkan, ketika mereka tiba tercium bau zat pemutih yang menyengat. Aneh rasanya jika masih tercium karena tadi malam hujan lebat. Eun Ji akan menyelidiki hal itu lebih lanjut. Dan Gang Suk sudah memeriksa latar belakang korban. Shin Joong Sup. 34 tahun. Dia manajer dari artis Kang Seul Hee.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000494627_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000506473_thu

Jung Woo merasa heran dengan mereka bertiga (Eun Ji, Gang Suk, Won Bin) yang sangat bersemangat, mengerjakan semua hal yang bahkan belum diperintahkan Joon Hyuk.

“Apa? Apa kau tidak tahu bahwa kami penyidik yang mempertaruhkan nyawa kami untuk penyelidikan? Bisakah kita menemui Kang Seul Hee?” Won Bin mengajak Jung Woo.

“Aku akan pergi bersama Eun Ji untuk mewawacara para saksi. Lee Hyungnim, semangat.” Gang Suk memberikan semangat pada Joon Hyuk. Eun Ji juga. Joon Hyuk pun heran kenapa mereka bertingkah seperti itu.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000517500_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000527095_thu

Artis Kang Seol Hee (namanya mirip adiknya Joo Won, tapi ini dua orang yang berbeda ya..) sedang diwawancara didampingi ibunya. Pewawancara menanyakan tentang pernikahan Seol Hee, calon suamianya yang seorang pengusaha besar. Ibunya Seol Hee menjawab, calon menantunya bukan pengusaha besar. Dia hanya punya sekitar 10 pusat perbelanjaan. Cabang utamanya di Cheongdamdong.

Pewawancara ingin menanyakan lebih lanjut tentang kisah Seol Hee dan calon suaminya itu. Tapi Seul Hee menolak, dia hanya bersedia diwawancara mengenai pekerjaannya. Karena masalah pernikahan dia akan mengadakan konferensi pers terpisah. Pewawancara mengerti dan bertanya tentang proyek yang sedang dikerjakan Seol Hee sekarang. Seol Hee bekerja di film itu setelah pemeran utamanya mengalami kecelakaan, jadi Seol Hee menggantikannya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000536502_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000568725_thu

“Ada kabar bahwa Anda adalah aktris yang beruntung dan bukan aktris yang bagus...”

“Omo, siapa yang mengatakan hal itu?” sang Ibu menginterupsi dengan kesal.

Tapi Seul Hee menanggapinya dengan bijak, “Tidak apa-apa. Saya menganggap itu sebagai motivasi untuk meningkatkan aktingku.”

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000589632_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000601413_thu

Seol Hee dan ibunya menuju mobil. Banyak penggemar yang mendekat dan memotretnya. Won Bin ternyata juga ada disana dan mendekat, bertanya apa benar dia adalah Kang Seol Hee. Seol Hee membenarkan, lalu memberi tanda tangan di punggung Won Bin. Seol Hee dan ibunya mengira Won Bin adalah salah satu penggemar Seol Hee.

Jung Woo pun turun tangan menunjukkan tanda pengenal dan memberitahu bahwa mereka dari kepolisian. Mereka datang untuk menyelidiki kasus pembunuhan.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000610589_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000610618_thu

Semuanya kemudian duduk bersama di sebuah café. Seol Hee tampak syok mendengar Manajer Shin meninggal, begitupun ibunya. Seol Hee bertanya bagaimana bisa manajernya itu meninggal. Joon Hyuk menjelaskan bahwa mereka masih menyelidiki kasus itu.

Jung Woo kemudian menanyakan alibi mereka, apa yang mereka lakukan kemarin malam. Ibunya Seol Hee bilang Seol Hee sedang syuting dan dia pergi ke tempat pijat.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000645697_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000658640_thu

Joon Hyuk menduga Kang Seol Hee pasti sangat dekat dengan mendiang Manajer Shin. Yang menjawab ibunya lagi, Manajer Shin adalah manajer Seol Hee sejak debut. Seol Hee memiliki hati yang baik sehingga Manajer Shin juga sangat menyayanginya.

Won Bin mulai merayu, “Benar, bukan? Memang wajar jika wanita cantik seperti itu.” Karena dipelototi Joon Hyuk, Won Bin meralat perkataannya, “Oh, ya. Apa ada sesuatu yang menurutmu berkaitan dengan kematian Manajer Shin?”

Ibu Seol Hee ingat, seminggu yang lalu Manajer Shin mengunjungi seorang peramal.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000682484_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000699187_thu

Peramal itu menyuruh Manajer Shin untuk menjaga kesehatan, karena umurnya tinggal tepat satu minggu lagi. Selain itu, dia juga akan mati di jalan.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000699255_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000723128_thu

Jung Woo tampak tak percaya, apa peramal itu benar-benar berkata seperti itu. Ibu Seol Hee membenarkan. Manajer Shin adalah pelanggan tetap peramal itu, tapi dia ketakutan dan tidak mau kembali ke sana lagi. Tempat itu terkenal dan dikabarkan sangat akurat. Dan ternyata ramalannya tentang Manajer Shin yang akan meninggal di luar rumah memang tepat.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000740792_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000746098_thu

Setelah menanyakan dimana tempat peramal itu pada Ibunya Seol Hee, mereka bertiga pun pergi ke tempat itu. Ternyata Gang Suk dan Eun Ji sudah ada lebih dulu disana. Won Bin yang menyuruh mereka untuk mengambil antrian tempat. Won Bin sebelumnya menghubungi tempat itu dan katanya peramal itu memiliki banyak pelanggan. Mereka harus menunggunya selesai. Karena itu dia menyuruh Gang Suk dan Eun Ji datang duluan untuk mengantri.

Eun Ji mensyukuri mereka yang datang duluan karena tempat itu benar-benar laris, dan banyak yang mengantri. Gang Suk dan Eun Ji ber-aegyo, bertanya pada Joon Hyuk apa mereka melakukannya dengan baik. Joon Hyuk berdecak, kenapa mereka seperti itu.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000776548_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000779351_thu

Mereka pun akhirnya bertemu dengan peramal itu, seorang lelaki muda. Peramal itu membenarkan jika dia memberitahu Manajer Shin bahwa Manajer Shin akan mati seminggu yang lalu. Tapi dia bilang dia hanya menyampaikan apa yang disampaikan Peri kepadanya. Dia juga membenarkan bahwa Manajer Shin pelanggan tetap disana. Won Bin meledek, jika peramal bisa melihat Peri, apa dia pernah melihat Peri itu mandi dan membuka baju…

Lalu Joon Hyuk bertanya kenapa Manajer Shin seminggu yang lalu datang ke sana. Untuk meminta bantuan, peramal menjelaskan bahwa dalam dua hari setelahnya Sutradara Chung Chae Han akan datang ke tempatnya, Manajer Shin ingin dia memberitahu sutradara itu agar menjadikan Kang Seol Hee sebagai pemeran utama. Peramal melakukannya, tapi dia menekankan bahwa itu juga keinginan Peri dan dia hanya menyampaikan apa yang dikatakan Peri.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000811728_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000840161_thu

Won Bin meledek lagi, bagaimana suara Peri itu, seksi atau polos. Mendengar ledekan Won Bin, peramal merasa Won Bin tidak mempercayainya. Peramal itu kemudian membunyikan lonceng-lonceng kecil dan seperti orang kerasukan. Dia menjatuhkan lonceng dan menatap tajam mereka semua.

“Dengarlah kalian semua! Dari luar kalian sangat tua, tapi dari dalam kalian penuh dengan energi. Kalian hanya tua di umur, tapi kalian semua hanya anak-anak. Anak-anak! Terutama kau! Berhentilah mengejar wanita. Jika kau terus bertingkah dengan tubuh yang sudah tua, kau akan dipermalukan!”

Flower.Grandpa.E06.mkv_000865369_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000876245_thu

Semuanya takjub, bagaimana peramal itu tahu hal yang sesungguhnya. Terutama Gang Suk, dia bahkan bertanya apakah ada cara agar rambutnya kembali lebat. Peramal menyuruh Gang Suk menyerah, apa Gang Suk pernah melihat rambut tumbuh dari kepala gurita. Sebaliknya lebih baik Gang Suk menjaga kesehatan, dia melihat sesuatu yang merah pada diri Gang Suk.

Gang Suk terkejut dan takut, apakah yang merah itu adalah darah. Joon Hyuk menyuruh Gang Suk berpikir jernih, peramal itu hanya menebak-nebak dan mencocokkan saja. Tapi si peramal malah bilang Joon Hyuk lalai, dan menyuruh Joon Hyuk mengawasi barang-barang miliknya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000919421_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000924215_thu

Peramal menoleh pada Jung Woo dan merasa Jung Woo aneh, karena dia tidak bisa melihat apapun di diri Jung Woo. Jung Woo dengan percaya diri bilang kalau dia sendiri memang sedikit mistis. Dan pada Eun Ji, peramal itu bertanya apa makanan kesukaan Eun Ji. Saat Eun Ji bilang dia suka masakan Tiongkok, peramal itu menyuruh Eun Ji makan sebanyak yang Eun Ji suka karena Eun Ji akan mati. Sebaiknya Eun Ji menikmati makanan yang Eun Ji suka sebelum Eun Ji mati.

Jung Woo protes, kata-kata yang diucapkan peramal pada Eun Ji keterlaluan. Peramal berdalih bukan dia yang mengatakannya, tapi Peri. Kalau begitu, Joon Hyuk berkata sepertinya Peri itu akan menjadi tersangka utama mereka.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_000946355_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000973526_thu

Tim Flower kemudian keluar dari tempat itu. Won Bin merinding saat dibilang suara Peri itu seperti gadis muda. Gang Suk pun bertanya apa sebaiknya mereka kembali ke dalam dan meminta jimat. Jung Woo balik bertanya apa Gang Suk benar-benar percaya. Gang Suk percaya karena peramal itu menebak dengan benar bahwa penampilan mereka tua tapi dari dalam mereka penuh semangat hidup. Gang Suk lupa, seharusnya mereka tadi menanyakan pada peramal itu siapa mata-mata yang ada di kepolisian.

“Karena orang-orang seperti kaulah rakyat negara ini menjadi khawatir.” Ujar Joon Hyuk.

Gang Suk tak mengelak, karena hal itu pikirannya menjadi kacau. Dia lalu bertanya pada Eun Ji, apa Eun Ji akan baik-baik saja karena diramalkan akan mati dalam seminggu. Eun Ji tertawa, dia tidak percaya hal-hal seperti itu.

Flower.Grandpa.E06.mkv_000981811_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_000981834_thu

Joon Hyuk kemudian meminta Eun Ji dan Gang Suk untuk mengecek alibi peramal itu, sementara yang lain dan dirinya akan menemui sutradara drama yang disebutkan peramal tadi.

Sebelum pergi, Eun Ji mengajak semuanya makan. Won Bin menyela, apa Eun Ji ini menderita penyakit cacingan? Belum sampai 2 jam sejak dia makan siang. Won Bin pun menebak apa Eun Ji mau makan masakan Tiongkok. Eun Ji bilang bukan, mereka akan makan samgyupssal, lalu mengajak Gang Suk pergi.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001007484_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001014289_thu

Setelah Eun Ji dan Gang Suk pergi, Won Bin berkata, “Sepertinya aku tahu apa yang akan menyebabkan kematiannya. Dia akan mati karena perutnya meledak akibat kebanyakan makan. Atau... dia mati karena memakan semua yang dilihatnya. Dia akan mati karena salah satu alasan tersebut.”

“HEI!!” bentak Jung Woo dan Joon Hyuk bersamaan.

Jung Woo menambahkan dengan kesal bagaimana Won Bin bisa bicara seperti itu. won Bin bilang dia hanya bercanda kenapa mereka memojokkannya, terlebih lagi mereka berdua serentak.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_001036466_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001055136_thu

Won Bin menunjukkan bakat aktingnya pada Sutradara Chung dan bertanya apa dia berbakat dalam akting. Dibandingkan terlihat seperti polisi, banyak yang mengatakan bahwa dia terlihat seperti aktor. Won Bin bertanya jika dia memoles aktingnya apa dia bisa diterima. Sutradara Chung bilang dia akan membuat film tentang pria tua dan moster, mungkin dia bisa memberi peran pada Won Bin. Won Bin senang mendengarnya, hingga menggenggam tangan sutradara dan berlutut.

Joon Hyuk menghentikan Won Bin dan bertanya pada sutradara apa benar dia pergi ke peramal yang direkomendasikan Manajer Shin. Sutradara Chung tak menyangkal. Jung Woo pun bertanya alasan sutradara pergi ke peramal itu. Sutradara menjelaskan memang dia biasanya pergi ke peramal sebelum dia memulai proyek dan itu memang membantunya. Selain itu, proyek yang sedang dia kerjakan sekarang telah mengalami kejadian buruk bahkan sebelum mereka mulai.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001088576_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001102782_thu

“Sebenarnya, pemeran utama sebelumnya, Lee Myeun Gyup mengalami kecelakaan lalu lintas.”

“Apa? Kecelakaan lalu lintas?!” Won Bin terkejut, dan ternyata dia hanya menunjukkan bakat aktingnya. Ha.

Sutradara melanjutkan bahwa peramal itu juga sudah meramalkan kecelakaan itu, karena itulah mereka memakai Kang Seol Hee sesuai permintaan peramal. Manajer Shin memang berkata peramal itu sangat akurat. Jung Woo bertanya lagi apa ada hal aneh mengenai Manajer Shin. Tidak aneh, tapi sutradara melihat Manajer Shin bertengkar 3 hari yang lalu dengan ibunya Kang Seol Hee.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001132054_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001148714_thu

Manajer Shin meminta ibunya Seol Hee untuk memikirkan sekali lagi tentang pernikahan Seol Hee. Seol Hee memilik banyak ambisi dalam pekerjaannya. Biarkan dia bekerja sedikit lebih lama dan nanti baru menikah. Ibunya Seol Hee tidak mau, Seol Hee adalah anak yang dia lahirkan setelah menderita selama 10 bulan. Dia yang paling tahu mengenai kebahagiaan Seol Hee. Dan di mana lagi dia bisa mencari calon menantu pengusaha besar seperti itu.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001157067_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001157087_thu

Manajer Shin mengancam tidak akan tinggal diam jika ibunya Seol Hee terus seperti itu. Ibunya Seol bertanya apa yang akan dilakukan Manajer Shin, tapi Manajer Shin tak menjawab dan segera pergi.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001164957_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001174601_thu

Menurut penglihatan Sutradara Chung, hubungan keduanya selalu buruk. Keduanya mengatur Seol Hee, tapi menurutnya mereka sering beradu kepala. Joon Hyuk pun menyimpulkan Manajer Shin menentang pernikahan Kang Seol Hee. Sutradara Chung membenarkan, jika dia menikah saat popularitasnya sedang memuncak, efeknya akan buruk pada iklan dan proyek yang dikerjakannya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001189454_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001192929_thu

“Jangan khawatir. Aku akan menikah dengan profesi akting.” Won Bin kembali bertingkah.

“Kenapa dia bertingkah seperti itu? Sungguh memalukan.” Jung Woo tak tahan, meringkuk dalam bangkunya. Sedangkan Joon Hyuk tampak memikirkan sesuatu.

***

Flower.Grandpa.E06.mkv_001207657_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001216066_thu

Keesokan harinya mereka mendatangi lab forensik untuk mengecek penyebab kematian Manajer Shin. Petugas menjelaskan penyebab kematian Manajer Shin adalah serangan jantung akibat hipotermia (kedinginan). Dalam darahnya juga terdeteksi alkohol. Kalau begitu menurut Won Bin, kematiannya sudah jelas. Dia minum alkohol dan mabuk. Jadi dia mati ketika tidur di jalanan.

Menurut petugas, karena hujan turun sepanjang malam hal yang disebutkan Won Bin bisa saja terjadi. Joon Hyuk menanyakan kemungkinan penyebab lain. Petugas ternyata juga mendeteksi obat tidur dalam dosis tinggi di tubuhnya. Selain itu ditemukan juga bekas selotip yang mengikat tangan dan kakinya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001223668_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001239334_thu

“Kalau begitu obat tidur dicampurkan dengan alkohol untuk membuatnya kehilangan kesadaran, kemudian tangan dan kakinya diikat dengan selotip. Apa dia sengaja dibuang di jalan?” tanya Jung Woo.

“Tapi tidak ditemukan selotip di TKP. Sepertinya selotip itu dilepaskan sebelum dia dibuang ke jalan.” Ujar petugas.

Jung Woo kembali berkata tubuh Manajer Shin tercium seperti zat pemutih. Dan memang benar, itu adalah zat pemutih. Seakan-akan dicelupkan ke larutan pemutih, zat pemutih ditemukan di sekujur tubuhnya.

Flower.Grandpa.E06.mkv_001247685_thu Flower.Grandpa.E06.mkv_001254582_thu

Joon Hyuk menanyakan bekas guratan di siku jenazah, dan menanyakan apa itu. Tapi petugas forensik juga sedang menunggu hasil pemeriksaan, dia berjanji akan mengabari Joon Hyuk ketika hasilnya keluar.

***

Bersambung ke bagian 2~

***

Cuap-cuap:

Joon Hyuk bilang dia stress saat melihat wajah Jung Woo. Aku yakin stress yang dia maksud adalah stress mempertanyakan kenapa hanya Jung Woo yang tidak berubah diantara mereka. He..

Note: Please jangan tanya kapan sinopsis sebuah drama akan di posting, karena kalau sudah selesai di tulis dan ada kuota pasti akan segera di posting. Jika belum posting berarti belum selesai ditulis karena kesibukan dunia nyata dan kehabisa kuota. Lebih baik kasih semangat aja, biar makin semangat nulisnya, hehe…

4 comments:

  1. Duilah lucu liat Jung Woo meringkuk di bangku kayak gitu xD ditunggu part 2 nya mbak, semangat ya ^^

    Oya, yg suka fashion keren & cantik bisa klik switlovshop.yukbisnis.com :)

    ReplyDelete
  2. Semnat mbak tetep setia nunggu sinopsianya...:)

    ReplyDelete
  3. Ditunggu part 2 nya, Semangat mbak^^

    ReplyDelete
  4. Fighting mbak,ditunggu kelanjutannya!!!

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD