Saturday, June 14, 2014

Witch’s Love Episode 15 – 1

Witch's.Love.E15.mkv_000113718_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000120993_thumb[1]

Dong Ha mengajak Ji Yeon berkencan dalam suasana romantis yang mengingatkan mereka pada pertemuan pertama mereka. Dong Ha memakaikan sebuah kalung sebagai tanda cinta darinya untuk Ji Yeon. Dong Ha meminta jawaban Ji Yeon atas ajakannya.

“Ya. Bahkan jika kau mendorongku pergi, aku tidak akan pergi kemanapun.”

Itulah jawaban yang diberikan Ji Yeon berikan pada Dong Ha. Na Rae, Min Goo, dan Soo Chul yang ada disana ikut merasa senang.

***

Witch's.Love.E15.mkv_000129768_thumb[1]

Ji Yeon dan Dong Ha berjalan pulang sambil bergandengan tangan. Ji Yeon meminta Dong Ha melupakan saja ajakannya untuk bekerja bersama mencari berita. Setelah dia pikir, dia merasa tidak enak pada Jae Woong. Selain itu Dong Ha juga punya banyak pekerjaan, sehingga Dong Ha tidak selalu bisa pergi keluar. Dong Ha ingin tahu apakah Ji Yeon berubah pikiran karena tidak ingin pegawai Trouble Maker tahu hubungan mereka. Ji Yeon tidak menyangkal, itu juga salah satu alasannya.

Witch's.Love.E15.mkv_000159731_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000161600_thumb[1]

Dong Ha bertanya apakah Ji Yeon tidak akan menyesal, apa Ji Yeon pikir dia bisa menyerahkan berita utama pada Jae Woong yang tidak mempunyai SIM dan Young Shik yang sedikit gila. Ji Yeon bilang dia adalah Ban Ji Yeon, dia tidak butuh siapapun. Dong Ha mengiyakan, tapi dia meminta Ji Yeon agar tidak menyesal.

***

~Witch’s Love Episode 15~

Witch's.Love.E15.mkv_000188059_thumb[1]

Esok pagi. Ji Yeon sedang merias diri akan pergi bekerja. Ji Yeon tersenyum memandang pantulan wajahnya di cermin dan memegang kalung pemberian Dong Ha. Ji Yeon teringat ajakan berkencan dari Dong Ha semalam.

Witch's.Love.E15.mkv_000217289_thumb[1]

Sementara itu, Dong Ha masih tertidur di kamarnya dengan wajah dan rambut berantakan. Alarm di ponselnya berbunyi. Dong Ha pun bangun dan mengucek mata. Dia tersenyum mengingat jawaban Ji Yeon atas ajakannya berkencan semalam. Dong Ha memeluk gemas bantalnya.

Witch's.Love.E15.mkv_000232404_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000248419_thumb[1]

Ji Yeon mengintip ke rumah Dong Ha dari balik tembok. Ji Yeon menanti Dong Ha yang tak kunjung keluar. Ji Yeon mengira apakah Dong Ha sudah pergi bekerja sepagi itu. Akhirnya Ji Yeon berangkat kerja, sambil sekali lagi melihat ke arah rumah Dong Ha.

***

Witch's.Love.E15.mkv_000260966_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000273211_thumb[1]

Ji Yeon rapat bersama timnya. Ji Yeon memeriksa hasil pekerjaan anak buahnya. Dimulai dari pekerjaan Jae Woong yang menurut Ji Yeon tidak ada yang ‘seksi’ sama sekali. Jae Woong beralasan kemarin Ji Yeon menyuruhnya mencari cerita politik, terkini, dan isu sosial. Young Shik meluruskan, maksud Ji Yeon itu adalah topik ‘panas’. Jae Woong membuka mulutnya lebar, tanda menyadari kesalahannya.

Ji Yeon lalu memarahi Eun Chae yang mengulang berita yang sudah ada. Artikel yang En Chae ajukan sudah pernah diterbitkan di 60 Minutes minggu lalu. Eun Chae meminta maaf. Dan lagi-lagi Young Shik bersikap seperti seorang sunbae yang seakan mengetahui segalanya dengan membenarkan perkataan Ji Yeon pada Eun Cha.

Witch's.Love.E15.mkv_000283955_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000286057_thumb[1]

“Song Young Sik, kau yang paling buruk! Beraninya kau datang ke sini dengan tangan kosong?” Ji Yeon membentak Young Shik.

Young Shik tertawa tanpa dosa dan beralasan dia sudah mencari tapi tidak ada yang bagus.

Ji Yeon menggebrak meja, dia meminta semuanya kembali ke ruang rapat dalam 2 jam. Setiap orang harus membawa 5 topik dan dibuat dalam hardcopy. Ji Yeon membanting kertas yang ada di meja dan segera pergi dari sana. Ji Yeon mengeluh, dia akan kehilangan posisi kepala editor jika bergantung pada mereka.

Witch's.Love.E15.mkv_000315153_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000316955_thumb[1]

Ji Yeon berhenti melangkah karena mendengar suara Dong Ha. Ji Yeon merasa dirinya pasti sudah gila karena dia bahkan mendengar suara sekarang. Tapi ternyata itu bukan halusinasi Ji Yeon, Dong Ha memang benar ada disana. Dia menyapa Ji Yeon yang berjalan ke arahnya.

Ji Yeon terkejut melihat Dong Ha dan bertanya apa yang Dong Ha lakukan disana. Dong Ha bilang dia sudah menjelaskan pada Ketua Tim Byun tentang hubungan mereka. Ketua Tim Byun ngangguk-ngangguk. Ji Yeon gugup dan meminta Dong Ha untuk bicara dengannya sebentar.

Witch's.Love.E15.mkv_000342814_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000350888_thumb[1]

Ji Yeon bertanya kenapa Dong Ha mengatakan itu pada Ketua Tim Byun. Dong Ha balik bertanya kenapa harus dirahasiakan, semua orang di kantor sudah tahu. Ji Yeon terkejut, ini bahkan belum seminggu dia membatalkan pernikahan. Dong Ha tersenyum tipis, menyadari kalau Ji Yeon salah paham, menduga Dong Ha memberitahukan mengenai hubungan mereka. (kejadian yang sama saat pertama kali Dong Ha ke Trouble Maker setelah mereka hampir berhubungan dulu..)

Witch's.Love.E15.mkv_000362400_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000366004_thumb[1]

Ji Yeon protes, mereka memang memutuskan untuk berkencan. Tapi itu adalah kantornya, dan menurut Ji Yeon rekan kerjanya tidak perlu tahu kehidupan pribadinya. Dong Ha meminta Ji Yeon ikut dengannya untuk membicarakan itu di luar, tapi Ji Yeon tidak mau. Ketua Tim Byun muncul dan menegur apa yang mereka lakukan disana. Dong Ha bilan mereka akan segera keluar.

Witch's.Love.E15.mkv_000373177_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000381319_thumb[1]

Dong Ha berbisik di kuping Ji Yeon, “Kalungmu cantik.”

Dong Ha kemudian pergi. Walau sudah di tahan Ji Yeon, Dong Ha tetap pergi. Ji Yeon menahan malunya sendiri.

Witch's.Love.E15.mkv_000391028_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000416655_thumb[1]

Dan akhirnya Ji Yeon tahu hubungan apa yang Dong Ha beritahukan pada Ketua Tim Byun. Bukan mengenai berkencannya mereka, tapi Dong Ha yang bukan asisten Ji Yeon lagi, dan kini Dong Ha menjadi asisten Ketua Tim Byun. Ji Yeon menatap Dong Ha meminta penjelasan. Dong Ha bilang Ketua Tim Byun memposting permintaan di website Master of Part-Time dan sudah membayar di muka.

“Dengar, Ketua Tim Ban. Lihat saja nanti. Aku akan mendapatkan berita yang sangat hebat dan menakjubkan. Aku yakin aku yang akan jadi Kepala editor.” Ketua Tim Byun mengancam.

“Kita lihat saja nanti, apakah kalian berdua akan berhasil.” Ujar Ji Yeon kesal. Lalu pergi sambil mendelik kesal pada Dong Ha dan sedikit mendorongnya.

Witch's.Love.E15.mkv_000440211_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000452390_thumb[1]

Ji Yeon menuju mejanya sambil ngomel sendirian tentang Dong Ha yang jadi asisten Ketua Tim Byun. Ji Yeon duduk dengan kesal di kursinya. Young Shik menghampiri Ji Yeon dan ikut mengumpat Dong Ha sebagai pengkhianat. Bagaimana bisa dia mengkhianati Ji Yeon dan memihak Ketua Tim Byun. Young Shik tidak tahu apa tujuan Dong Ha melakukan itu.

“Lakukan saja pekerjaanmu! Jika kau tidak datang dengan topik yang bagus..” Ji Yeon memberikan kode bahwa Young Shik akan mati. “Mengerti?”

Young Shik takut pada Ji Yeon yang membentaknya dan segera kembali ke mejanya.

Witch's.Love.E15.mkv_000458463_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000475046_thumb[1]

Ji Yeon dan yang lain mendengar tawa Ketua Tim Byun bahwa mereka sekarang adalah tim yang fantastis. Terdengar juga suara Dong Ha yang mengatakan bahwa dia akan melakukan yang terbaik.

Ji Yeon tambah kesal dan beranjak dari tempatnya. Dia melihat Young Shik yang tersenyum menatap foto wanita seksi di komputernya. Ji Yeon menggunakan itu untuk melampiaskan kekesalannya. Dia menjambak kepala Young Shik, memarahinya, bahwa yang dia maksud cari topik yang panas bukan panas yang itu.

***

Witch's.Love.E15.mkv_000493098_thumb[1]

Na Rae dan Min Goo sedang menusuk kue ikan sambil berbincang. Na Rae merasa Ji Yeon pasti sangat bahagia. Dong Ha sangat keren malam itu. Na Rae menirukan ucapan Dong Ha, "Berkencanlah denganku mulai hari ini". Mereka pun tertawa bersama. Tertawa bahagia untuk sahabat mereka.

Min Goo penasaran apakah mereka berdua akan menikah. Na Rae bilang mereka mungkin akan menikah karena usia Ji Yeon yang sudah tua. Tapi jika dia memikirkan Dong Ha, dia terlalu muda untuk menikah. Min Goo setuju.

Witch's.Love.E15.mkv_000524996_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000546918_thumb[1]

Kemudian ibu datang ke restoran Na Rae. Ibu membawa dua bungkusan makanan. Satu untuk Na Rae, dan satu untuk Ji Yeon. Min Goo berterima kasih. Na Rae bingung kenapa ibu tidak memberikan langsung pada Ji Yeon.

Ibu merasa malu, dan juga sedih. Saat Ji Yeon baru saja batal menikah dan sangat terluka. Tapi sebagai ibunya, Ibu malah berkencan dengan seorang pria. Ibu tidak bisa menghadapi Ji Yeon belakangan ini. Na Rae menenangkan ibu, ibu tidak perlu berkata seperti itu.

“Benar, Ji Yeon sudah punya Dong Ha.” Ujar Min Goo keceplosan bicara. Dan langsung di omeli Na Rae dengan bahasa isyarat.

Witch's.Love.E15.mkv_000564335_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000566971_thumb[1]

Ibu terbelalak menatap Na Rae dan Min Goo, “Huh? Ada apa dengan Tuan Yoon dan Ji Yeon ku?”

Min Goo dan Na Rae cengengesan, sampai ibu membentak mereka.

***

Witch's.Love.E15.mkv_000583221_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000595699_thumb[1]

Ketua Tim Byun sedang rapat bersama Dong Ha, Rin Ji, dan Chang Min. Mereka sedang membahas topik untuk artikel mereka. Ketua Tim Byun mengajukan tentang pohon ajaib. Rin Ji penasaran apakah benar pohon itu bisa mewujudkan keinginan. Chang Min bilang tentu saja tidak, tidak ada pohon seperti itu.

Ketua Tim Byun mengingatkan sebuah drama yang merain rating 50%, Kim Jeong Do yang berperan dalam drama itu pergi ke pohon ajaib itu sebelum memulai dramanya. Dong Ha juga mengingatkan bahwa Kim Jeong Do sudah pensiun.

Tetap saja Ketua Tim Bun ingin mencoba kesana dengan menyamar akhir pekan ini untuk mendapatkan sesuatu. Ketua Tim Byun meminta waktu Dong Ha akhir pekan. Belum menjawab Dong Ha mendapat telpon dari ibu. Dia pun segera menjauh.

Witch's.Love.E15.mkv_000608413_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000624896_thumb[1]

Ji Yeon mengintip ke ruang rapat. Dia kesal campur penasaran apa yang dilakukan Dong Ha. Ji Yeon khawatir Dong Ha menjual topiknya pada Ketua Tim Byun. Ji Yeon sibuk dengan ocehannya sendiri hingga tak sadar Dong Ha ada disampingnya. Begitu menoleh, Ji Yeon pun terkejut. Lalu Ji Yeon menyindir mengira Dong Ha ada di ruang rapat.

Ji Yeon hendak pergi, tapi di tahan oleh Dong Ha. Ji Yeon meminta Dong Ha melepaskannya, dan memanggil Dong Ha sebagai pengkhianat.

Witch's.Love.E15.mkv_000631035_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000637007_thumb[1]

“Siapa yang kau panggil pengkhianat?” Dong Ha tak terima.

“Kau! Kau! Aku sedang menuju ruang referensi.” Ji Yeon pun pergi.

Dong Ha tersenyum geli dan menilai tingkah Ji Yeon tadi sangat manis.

***

Witch's.Love.E15.mkv_000642079_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000648886_thumb[1]

Ji Yeon sedang berjalan menuju rumah. Dia bertelepon dengan Na Rae. Ji Yeon menceritakan tentang Dong Ha yang berbisik di telinganya mengatakan bahwa kalung yang dia pakai cantik. Ji Yeon menilai Dong Ha sangat gombal.

“Benarkah?” Na Rae menjerit kegirangan. “Gendang telinga mu pasti gatal. Membayangkannya saja membuatku gila.”

“Hei, Baek Na Rae. Jangan membayangkan hal yang gila.”

“Kenapa? Sudah lama sejak kau terakhir kali berkencan. Sel cintamu pasti sudah kering semua. Kau harus membangkitkannya.”

Witch's.Love.E15.mkv_000662133_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000666571_thumb[1]

Ji Yeon mengeluh, usianya 39 tahun bukan 19 tahun. Sudah tidak pantas seperti itu. Sepanjang hari terus memikirkan Dong Ha. Tapi menurut Na Rae, Ji Yeon normal. Siapa yang peduli dengan umur saat berkencan. Bahkan Ibu juga… Na Rae keceplosan bicara.

Ji Yeon pun memberondong Na Rae dengan pertanyaan. Kenapa dengan ibunya, apa dia datang lagi bersama CEO Kwon. Na Rae bilang tidak, dan menutup telponnya dengan alasan sudah gilirannya membayar di kasir.

Ji Yeon menghela nafas. Ji Yeon kesal pada Dong Ha yang pulang kerja tanpa mengatakan apapun padanya.

Witch's.Love.E15.mkv_000704708_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000709280_thumb[1]

Ji Yeon masuk ke dalam rumah dan mendapati banyak sepatu di depan. Ji Yeon berteriak apakah ibunya yang datang. Begitu masuk Ji Yeon mendapati ibu, Dong Ha dan juga Soo Chul di meja makan dengan banyak masakan terhidang. Soo Chul bilang dia pikir dia hampir mati kelaparan karena menunggu Ji Yeon pulang.

Ji Yeon mendelik kesal pada Dong Ha, “Kau menghilang tanpa kata.”

Dong Ha bersikap biasa, “Ibu bilang dia membuat ayam utuh rebus untukku.”

Witch's.Love.E15.mkv_000721559_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000723394_thumb[1]

Ji Yeon pun duduk dan bertanya mengapa ibu tiba-tiba memasak ayam rebus. Ibu beralasan sangat panas akhir-akhir ini. Ibu ingin membuat beberapa makanan sehat untuk Dong Ha dan Soo Chul. Soo Chul diikuti Dong Ha memberikan dua jempol untuk ibu. Ibu yang terbaik.

Witch's.Love.E15.mkv_000730802_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000742947_thumb[1]

Ibu beralih bicara pada Dong Ha. Ibu bertanya berapa umur Dong Ha. 33 atau 34? Ibu menilai Dong Ha memiliki wajah yang baby face, wajah lebih muda dari usia sesungguhnya. Soo Chul dan Ji Yeon menunggu jawaban Dong Ha dengan khawatir. Dan akhirnya Dong Ha jujur bahwa umurnya baru 25 tahun.

Senyum ibu menghilang, “Dua puluh lima…25? Benarkah? Tunggu..” Ibu menghitung dengan jarinya, “Jadi..kalian berbeda 14 tahun?”

Tak ingin berada di suasana yang canggung itu, atau karena tidak mau terlibat, Soo Chul langsung bangkit sambil membawa mangkuk ayam. Dia pamit pulang pada ibu karena harus bertemu seseorang dan berjanji akan memakan ayamnya nanti di rumah. Dong Ha dan Ji Yeon berusaha menghentikan Soo Chul, tapi Soo Chul terus melesat pergi.

Witch's.Love.E15.mkv_000775113_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000778015_thumb[1]

Ibu kemudian bilang dia pikir Dong Ha dan Ji Yeon pacaran. Ji Yeon menyangkal, siapa yang memberitahu ibu. Dong Ha menggeleng. Ji Yeon pun sadar, Baek Na Rae yang telah memberitahu ibu.

Ibu kembali berkata pada Dong Ha, jika Dong Ha baru berusia 25 tahun sekarang, ibu yakin Ji Yeon hanya salah satu dari banyak wanita yang akan Dong Ha temui. Ji Yeon akan berusia 40, tahun depan.

Witch's.Love.E15.mkv_000793731_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000796601_thumb[1]

Ji Yeon menyela agar ibunya tidak mengingatkan hal itu, karena dia juga ingat.

Ibu berteriak pada Ji Yeon, “Mengetahui itu, bagaimana bisa kau bermain dengan anak berusia 25 tahun..”

“Ibu.. ini hanya baru beberapa hari kali mulai resmi pacaran.” Ji Yeon menjelaskan.

“Kau harus mencari orang yang siap menikah. Bukan hanya seseorang yang kau sukai. Aku benar-benar menyukai Mr. Yoon juga, tapi…jika dia baru berusia 25 tahun sekarang, saat kau berusia 50..dia baru berusia 36.”

Witch's.Love.E15.mkv_000822827_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000835573_thumb[1]

“Aku…” Dong Ha menginterupsi ibu. “..serius, Ibu. Aku sudah mengatakannya padamu sebelumnya. Aku tidak berkencan dengan Ketua Tim hanya untuk main-main.”

Ibu pun bertanya apakah Dong Ha punya pikiran untuk menikahi Ji Yeon. Ibu juga bilang, bahkan jika Dong Ha mencintai Ji Yeon sekarang tapi hati orang bisa berubah. Ji Yeon menghentikan ibu bicara lebih jauh. Ji Yeon tahu apa yang hendak ibu katakan. Ji Yeon akan mengurusnya. Ibu terdiam menatap Dong Ha yang juga terdiam canggung.

Ji Yeon mengajak ibu melanjutkan makan. Ibu pun setuju dan mempersilahkan Dong Ha untuk makan. Dong Ha dan Ji Yeon mulai makan, sedangkan ibu melamun. Bergelut dengan pikirannya.

***

Witch's.Love.E15.mkv_000872110_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000886424_thumb[1]

Soo Chul menemui Eun Chae. Soo Chul merasa heran karena Eun Chae tidak jual mahal dan datang untuk menemuinya. Eun Chae bertanya memangnya kenapa, apa dia tidak boleh melakukan itu. Soo Chul tergagap, bukan itu maksudnya. Lalu Soo Chul bertanya balik kenapa Eun Chae selalu bicara langsung pada intinya. Eun Chae tersenyum.

“Eun Che..kau terlihat sangat bahagia hari ini. Apa sesuatu yang baik terjadi?”

“Ibu pindah bersamaku minggu ini. Dia memutuskan untuk tinggal bersamaku.”

Soo Chul bilang itu sangat bagus. Ya, dan Eun Chae sangat bahagia.

Witch's.Love.E15.mkv_000905976_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000911482_thumb[1]

Kemudian seorang wanita lewat dan memanggil Soo Chul. Butuh beberapa saat bagi Soo Chul untuk mengingat nama wanita itu. Soo Chul menyapa wanita itu yang sudah lama tidak bertemu. Wanita itu duduk, dia merasa senang karena bertemu Soo Chul selain di klub. Wanita itu bertanya pada Soo Chul, siapa Eun Chae, pacar baru? Wanita itu heran apakah Soo Chul sudah merubah seleranya.

Soo Chul menyangkal, Eun Chae hanya adiknya. Dan jawaban Soo Chul membuat wanita itu senang karena menyangka Soo Chul masih lajang. Wanita itu meminta Soo Chul menghubunginya. Tak mau wanita itu bicara lebih banyak, Soo Chul menarik wanita itu untuk berdiri dan mengingatkan jika mereka tidak sengaja bertemu lagi, cukup saling senyum saja. Soo Chul menyuruh wanita itu untuk pergi.

Witch's.Love.E15.mkv_000943247_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000962833_thumb[1]

Soo Chul duduk kembali dan mengatakan bahwa dia bertemu wanita itu ketika bekerja di layanan relawan sekitar 3 tahun lalu. Eun Chae lalu bertanya tipe wanita seperti apa yang disukai Soo Chul, seksi? Lucu? Soo Chul balik bertanya kenapa Eun Chae penasaran. Eun Chae bilang Rin Ji yang menanyakannya. Eun Chae kembali bertanya apakah seperti wanita tadi adalah selera Soo Chul.

Soo Chul bingung harus menjawabnya bagaimana. Dia mengalihkan pembicaraan dengan bertanya apakah Eun Chae akan ke Rumah Sarang akhir pekan ini.

***

Witch's.Love.E15.mkv_000973644_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000989660_thumb[1]

Dong Ha dan Ji Yeon berjalan kembali bersama menuju rumah setelah mengantarkan ibu. Dong Ha merangkul Ji Yeon. Ji Yeon melepaskan tangan Dong Ha dan kembali menyebutnya sebagai pengkhianat.

“Apa ini karena Ketua Tim Byun? Aku sangat kecewa karena kau tidak mengerti aku.”

“Kecewa? Kau? Kau yang menusukku dari belakang.”

“Menusuk? Bagaimana bisa kau mengatakan itu pada kekasihmu sendiri? Aku hanya... Ingin bersama mu, Nyonya Ban. Itulah kenapa aku memutuskan untuk bekerja pada Ketua Tim Ban.”

Witch's.Love.E15.mkv_001003274_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001023427_thumb[1]

Ji Yeon mencibir, Dong Ha akan membuat Ketua Tim Byun menjadi kepala editor jika Dong Ha peduli padanya lebih dari itu. Dong Ha bertanya mengapa Ji Yeon perlu khawatir. Bahkan jika ada sepuluh Ketua Tim Byun, bukankah posisi kepala editor adalah miliknya. Ji Yeon menghela nafas dan terus menatap Dong Ha. Dong Ha bertanya apa yang sedang dilihat Ji Yeon, apakah dia sangat tampan. Ji Yeon mencandai Ji Yeon.

Witch's.Love.E15.mkv_001055693_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_000997235_thumb[1]

“Apa aku terlihat baik bagimu? Aku membuat banyak berita. Aku tidak pernah memperhatikan apa yang orang lain katakan. Aku yakin aku bisa menang melawan siapapun, tidak peduli siapa lawannya. Apa kau tahu betapa sulitnya usahaku untuk jadi kepala editor? Aku bekerja lembur sepanjang waktu dan.. berkeliling negeri ini dalam penugasan. Aku sengaja bicara dingin pada orang karena aku tidak ingin kalah. Aku memakai makeup gelap.”

Dong Ha mendengarkan Ji Yeon dengan sabar.

Witch's.Love.E15.mkv_001077048_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001079684_thumb[1]

“Aku mengkhawatirkan semua yang ada di dalam. Dan kau disini untuk membantu Ketua Tim Byun membuat cerita? Seperti yang kau katakan, aku kekasihmu. Huh? Huh? Pengkhianat. Kau..apa yang kau lihat dikantorku..”

Cuuupp… Dong Ha mengecup bibir Ji Yeon untuk membuatnya berhenti bicara. Ji Yeon sudah bicara terlalu banyak. Dong Ha pun mengaku dialah yang salah. Ji Yeon ingin dia berhenti bekerja pada Ketua Tim Byun kan. Ji Yeon tersenyum mengangguk. Dong Ha pun tersenyum.

Witch's.Love.E15.mkv_001117754_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001125663_thumb[1]

Ji Yeon menghubungi Na Rae lagi dan menceritakan Dong Ha yang mengecup bibirnya untuk membuatnya berhenti bicara. Na Rae bilang Dong Ha seorang ‘player’. Ji Yeon bertanya apa anak jaman sekarang semuanya seperti itu. Dong Ha sangat tenang melakukan semua kontak fisik. Na Re bilang Ji Yeon juga seperti itu saat mabuk.

Ji Yeon protes, itu kan saat dia mabuk. Ji Yeon lalu bertanya kenapa Na Rae masih di luar rumah padahal sudah malam (Oya, Na Rae sedang di toko kue, makan kue sendirian). Na Rae tidak bisa istirahat dengan semua pelanggan yang datang jika dia pulang sekarang.

Ji Yeon bilang dia merasa tidak nyaman dengan Dong Ha berada di sekitarnya sepanjang hari. Na Rae bilang berkencan adalah tentang siapa yang mengambil tanggung jawab. Ji Yeon akan kalah jika terus seperti itu. Lalu apa yang harus Ji Yeon lakukan.

Witch's.Love.E15.mkv_001147351_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001154625_thumb[1]

Beralih pada Dong Ha yang juga minta pendapat pada Soo Chul. Soo Chul menyarankan agar Dong Ha jangan lengah karena penampilan polos Ji Yeon. Dong Ha tak mengerti apa yang Soo Chul bicarakan, Ji Yeon tidak seperti menyembunyikan sesuatu. Bersamanya, apa yang kau lihat adalah apa yang kau dapatkan. Dia tidak tahu bagaimana menyembunyikan sesuatu.

“Dasar idiot! Berapa umur noonim, huh? Di umurnya dan dengan karirnya.. Dia pasti sudah bertemu berbagai macam orang dari berbagai kelas. Apa, dia polos? Astaga…” Soo Chul membuka kaleng bir dan menyemprotkannya pada wajah Dong Ha. “Hei. Sadarlah, berandalan. Berpacaran itu tentang siapa yang mengambil tanggung jawab.”

Witch's.Love.E15.mkv_001172976_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001176480_thumb[1]

“Benarkah, Pak? Lalu pa yang harus ku lakukan, Tuan Yong Soo Chul?”

Soo Chul merengek, dia juga tidak tahu, karena dia juga berhadapan dengan wajah polos belakangan ini. Dong Ha pun memint Soo Chul jujur, siapa yang ditemui Soo Chul belakangan ini. Soo Chul terlihat mencurigakan, karena dia tidak pernah kencan diam-diam. Tapi Soo Chul belum bisa mengatakan siapa orangnya pada Dong Ha. Soo Chul berdiri hendak pergi. Dong Ha mencubit pantat Soo Chul menyuruhnya duduk kembali. Eh, Soo Chul kentut di muka Dong Ha. Haha..

***

Witch's.Love.E15.mkv_001200137_thumb[1]

CEO Kwon memberitahu Ji Yeon bahwa nama Ji Yeon menjadi salah satu kandidat di daftar pertukaran reporter Global Challenge Program. Mereka kemudian membahas artikel yang ditulis reporter lain yang juga dari Korea dan Ji Yeon. Tahun lalu Ji Yeon juga masuk ke dalam daftar kandidat, tapi tidak terpilih. Ji Yeon meminta CEO Kwon mengingat banyak artikel hebat yang sudah dia tulis saat CEO Kwon memilih kepala editor.

Witch's.Love.E15.mkv_001233337_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001241312_thumb[1]

Setelah Ji Yeon keluar, CEO Kwon menulis pesan pada Ibu untuk mengingatkan janji kencan mereka. Ibu membalas bahwa dia tidak lupa.

Witch's.Love.E15.mkv_001261966_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001271274_thumb[1]

Kini Ibu dan CEO Kwon sedang makan bersama di sebuah restoran. CEO Kwon tidak tahu apakah makanan itu sesuai dengan selera ibu. Ibu menyukai makanan itu. CEO Kwon lalu bertanya berapa lama waktu yang mereka miliki. Ibu melihat jam di ponsel, masih tersisa 20 menit, sangat pas jika mereka pergi setelah makan. Ibu bilang dia sudah lama tidak menonton film. CEO Kwon mengajak ibu untuk menonton film lebih sering mulai sekarang. Menonton film, menonton pertandingan, dan menonton musikal. CEO Kwon mengajak ibu untuk sering melakukannya.

Ibu menilai CEO Kwon berjiwa muda. Bagi ibu, pergi ke tempat latihan pukulan kemarin adalah yang pertama kalinya dalam hidup ibu dan itu bersama CEO Kwon. CEO Kwon bilang dia bukan berjiwa muda, tapi masih muda. Mereka juga belum terlalu tua.

Witch's.Love.E15.mkv_001338242_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001351789_thumb[1]

Kemudian saat CEO Kwon mengiris dagingnya lagi, kemeja yang dia pakai terkena cipratan saus. CEO Kwon terlihat cemas, saat di gosok kain noda itu tidak hilang. Menurut ibu mereka harus mencuci kemeja CEO Kwon. CEO Kwon meminta ijin ke kekamar mandi.

Beberapa lama kemudian, CEO Kwon kembali. Ibu bertanya apakah CEO Kwon baik-baik saja. CEO Kwon mengiyakan. Tapi saat ibu mengajaknya untuk segera pergi karena film akan segera dimulai, CEO Kwon tidak bisa. Dengan noda di kemejanya, CEO Kwon pikir dia tidak bisa fokus pada filmnya. CEO Kwon membatalkan acara nonton mereka dan mengajak ibu menonton lain kali. Ibu bengong. CEO Kwon beranjak pergi, sangat terlihat bahwa dia tidak nyaman. Ibu menghela nafas kesal dan berkata dalam hati bahwa CEO Kwon gila kebersihan.

***

Witch's.Love.E15.mkv_001359863_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001381685_thumb[1] 

Ketua Tim Byun menyebutkan tempat disimpannya barang-barang yang diperlukan Ji Yeon dengan lancar. Juga tempat artikel-artikel yang ingin dilihat Dong Ha. Dong Ha takjub, bagaimana Ketua Tim Byun mengingat itu semua. Ketua Tim Byun tersenyum, itu adalah kebiasaannya setelah bekerja selama 6 tahun.

Ketua Tim Byun kemudian bilang kalau dia pasti akan meratakan hidung Ji Yeon.

Witch's.Love.E15.mkv_001403841_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001422626_thumb[1]

Dong Ha bilang dia penasaran terhadap sesuatu, kenapa Ketua Tim Byun sangat membenci Ji Yeon.

“Penyihir itu... Meninggalkan luka dihati ku yang tidak pernah bisa ku lupakan.”

“Luka apa yang kau bicarakan?”

“Aku yakin kau sudah menyadari hal itu karena kau pernah bekerja dengan dia.”

“Apa?”

Ketua Tim Byun mendekatkan wajahnya pada Dong Ha, “Godaan penyihir…dan kutukannya.”

Witch's.Love.E15.mkv_001431435_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001450921_thumb[1]

Tapi Dong Ha masih tak mengerti. Ketua Tim Byun bertanya apakah Dong Ha bisa menjaga rahasia. Dong Ha mengangguk. Kemudian Ketua Tim Byun menceritakan rahasianya pada Dong Ha.

Witch's.Love.E15.mkv_001475312_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001477981_thumb[1]

Enam tahun yang lalu. CEO Kwon memperkenalkan Ji Yeon sebagai reporter baru pada Ketua Tim Byun dan pekerja Trouble Maker yang lain. Saat itu Ketua Tim Byun langsung jatuh cinta pada Ji Yeon yang tampak bersinar. Ji Yeon sangat cantik saat itu. Ketua Tim Byun tidak ingin mengakuinya, tapi dia tidak pernah merasa seperti itu seumur hidupnya.

Witch's.Love.E15.mkv_001487424_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001497801_thumb[1]

Dalam sebuah rapat, Ketua Tim Byun bahkan memberikan materi rapat dengan tangan gemetaran pada Ji Yeon karena gugup. Dan pada saat itu Ketua Tim Byun adalah seorang reporter yang sangat bersemangat.

Witch's.Love.E15.mkv_001502739_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001529400_thumb[1]

Dalam rapat, Ketua Tim Byun membahas topik tentang kontes renang beruang kutub. Berenang seperti beruang kutub. Dan Ketua Tim Byun mengajukan ide untuk mewawancara wanita yang gagal menikah karena pengantin prianya melarikan diri tepat sebelum pernikahan.

Kedua topik itu, beruang kutub dan wanita yang ditinggal pengantin pria di hari pernikahan, merupakan topik yang sensitif untuk Ji Yeon. Ji Yeon kesal, hingga meremas dan mematahkan pensil.

Witch's.Love.E15.mkv_001542412_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001561031_thumb[1]

Lalu dalam sebuah acara minum kantor, Ketua Tim Byun berkata dengan tergagap pada Ji Yeon. Bahkan jika setiap pria di dunia memutuskan untuk mecampakkan dan meninggalkan semua wanita...dia akan tetap berada di sisi Ji Yeon. Ya, Ketua Tim Byun menyatakan cinta pada Ji Yeon.

Tapi apa jawaban dari Ji Yeon yang sudah mabuk? Ji Yeon menyebut Ketua Tim Byun terlihat seperti kawat penyikat toilet dan kulit semangka yang dipenuhi lalat. Ketua Tim Byun bingung dengan sikap Ji Yeon, ada masalah apa sehingga Ji Yeon bersikap seperti itu.

Witch's.Love.E15.mkv_001598101_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001599770_thumb[1]

Ji Yeon menggebrak meja, “Apa maksudmu tentang pengantin yang ditinggalkan? Apa yang kau ocehkan itu? Hei, kawat sikat toilet. Apa kau.. masih perawan?”

Ketua Tim Byun terkejut, “Bagaimana kau tahu?”

“Omong kosong, kau tidak tahu apa-apa tentang wanita. Mulai sekarang... Sepanjang hidupmu…kau akan melajang!” Ji Yeon menunjuka wajah Ketua Tim Byun.

Witch's.Love.E15.mkv_001620157_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001628365_thumb[1]

Ketua Tim Byun bilang awalnya Ji Yeon menggodanya, lalu mengutuknya. Dan sejak saat itu dia selalu melajang. Ban Ji Yeon adalah penyihir.

“Apa kau benar-benar jatuh cinta.. padanya pada pandangan pertama?” Dong Ha masih tak percaya.

Ketua Tim Byun mengangguk, “Aku jatuh cinta padanya karena godaan penyihir.”

Witch's.Love.E15.mkv_001644848_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001650954_thumb[1]

Dong Ha naik ke ruangan Ji Yeon. Dia melihat Young Shik membetulkan letak poni Ji Yeon yang terurai, juga melihat Jae Woong yang memegang dadanya sambil melihat ke arah Ji Yeon yang menggunakan rok pendek.

Witch's.Love.E15.mkv_001669106_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001673343_thumb[1]

Dong Ha berteriak kesal. Dia lalu mengambil tas Ji Yeon dan menarik Ji Yeon untuk ikut bersamanya. Young Shik dan Jae Woong bingung dengan apa yang terjadi.

***

Witch's.Love.E15.mkv_001679683_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001691694_thumb[1]

Dong Ha mengajak Ji Yeon pergi ke sebuah toko pakaian. Ji Yeon bingung untuk apa mereka kesana. Dong Ha kesal kenapa Ji Yeon selalu menggunakan rok pendek. Ji Yeon juga punya kaki yang bagus. Dong Ha tidak suka pria lain melihat Ji Yeon. Dia meminta Ji Yeon untuk tidak menggunakan apapun yang pendek mulai sekarang.

“Apa kau cemburu?” tanya Ji Yeon.

Dong Ha menyuruh Ji Yeon untuk memilih pakaian saja. Ji Yeon pun memilih-milih pakaian. Dong Ha juga memilihkan pakaian untuk Ji Yeon.

Witch's.Love.E15.mkv_001734270_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001740377_thumb[1]

Ji Yeon menunjukkan pakaian yang dia pilih, dan tak satu pun yang disukai Dong Ha.

Witch's.Love.E15.mkv_001751654_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001753523_thumb[1]

Dong Ha pun menunjukkan pakaian yang dia pilih, ada satu yang menurut Dong Ha sangat sempurna, menutupi seluruh tubuh Ji Yeon. Tapi Ji Yeon tidak mau menggunakannya. Dong Ha bilang kalau begitu Ji Yeon diam saja di rumah, tidak perlu bekerja. Ji Yeon tertawa geli dengan sikap Dong Ha.

Witch's.Love.E15.mkv_001765401_thumb[1]

Mereka pun membungkus pakaian yang akan dibeli. Dong Ha bertanya apa Ji Yeon menyukai semua pakaiannya. Ji Yeon bilang hanya setengahnya. Dong Ha kemudian meminta Ji Yeon menunggu, dia akan mengambil sesuatu.

Witch's.Love.E15.mkv_001784287_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001790694_thumb[1]

Ji Yeon menggunakan kesempatan itu untuk membayar semua pakaiannya.

“Dia pasti adikmu. Adikmu sangat tampan.” Ujar kasir.

Ji Yeon mengambil belanjaannya dengan kesal, lalu keluar tanpa mengatakan apapun lagi.

Witch's.Love.E15.mkv_001794031_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001796433_thumb[1]

Dong Ha datang dan meminta kasih menambahkan pakaian yang dia bawa. Kasir itu bilang kalau kakak Dong Ha sudah membayarnya.

“Dia bukan kakakku.” Ujar Dong Ha dengan sedikit kesal pada kasir itu. Lalu Dong Ha berteriak, “Yobo! Jagiya, aein, honey, tunggu aku.”

***

Bersambung ke bagian 2~

***

Cuap-cuap:

Oh, ternyata…rahasia Ketua Tim Byun yang pernah digunakan Ji Yeon sebagai ancaman adalah itu. Dan alasan Ji Yeon benci Ketua Tim Byun juga itu. Tidak menyangka sebelumnya jika Ketua Tim Byun pernah menyukai Ji Yeon. Dan karena kejadian itu juga Ji Yeon dijuluki penyihir oleh Ketua Tim Byun.

7 comments:

  1. hwaiting onnie...ditunggu part ke dua nya yaaa

    ReplyDelete
  2. Ditunggu part 2 nya. Makin seru aja nih,,, semangat mbak mumu,,,

    Msh di Bogor, mbak ??

    *irma di Jkt @irmaleoizma

    ReplyDelete
  3. Masuk akal si mbak alasan kenapa Ketua Tim Byun sebenci itu ama JY. :v kebenciannya beralasan. Wkwkkk Cinta itu awal dari kebencian, dan sebaliknya kebencian awal dari rasa cinta :D *eaaaa #bahasaku_plak dari cinta sakit hati dan benci, tapi kalau gitu bencinya Ketua Tim Byun berarti juga nunjukin kalau sebenernya masih suka JY. Kekekkk #apaIni jadi inget Let's Eat kan, inget pengacara yang juga benci SK tapi saking bencinya ternyata untuk nutupin cinta didalam lubuk hatinya yang terdalam xDD #tsaaah~

    DH kyute ih, SC juga. XDD
    SC biasanya ketemu ama cewek2 sangar+agresif keknya ketemu cewek macem EC jadi berasa depresi gitu, muka polos tapi pas ngomong langsung ke inti dan selalu ngejleb. Hahahh
    SC yang sabar ya. Tapi tapi tapi lihat Running Man 198(?) langsung hopeless :3 PSJ dia gitu banget T.T , tapi gak seserem JJ-YS 3mm weh,, kecil2 tapi gitu banget si YS. xDD

    udah ah makin ngelantur ini ntar. Next ditunggu mbak~
    ^^

    ¤amrelisha¤

    ReplyDelete
  4. Part 2 waw.... makin2 deh nih couple
    Lanjut mnak mumu...

    ReplyDelete
  5. Ngakak bacanya pas Ji Yoen bilang, "apakah kau masih perawan?".
    Udh gitu ekspresinya ketua tim Byun lucu juga,pake nanya kenapa kau bisa tau pula..
    Kocak!!
    Haha

    ReplyDelete
  6. Yeobo! Jagiya, aein, honey...aiihhh...romantisnya...😍😍😍
    Thx sinopsisx sist 😊...

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD