WITCH’S LOVE Episode 15 – 2

Witch's.Love.E15.mkv_001813483_thumb[1]

“Jagiya, tunggu aku!” Dong Ha mengejar Ji Yeon keluar.

Dong Ha berjalan sejajar dengan Ji Yeon. Dong Ha berkata dia sudah bilang pada Ji Yeon bahwa dia yang akan membelikan semua pakaian itu untuk Ji Yeon. Ji Yeon beralasan, bagaimanapun dia yang akan memakainya. Dia juga harus menggunakan kartu kreditnya agar bisa memenuhi limit. Juga agar dia bisa mendapatkan potongan pajak di akhir tahun.

Witch's.Love.E15.mkv_001830266_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001831768_thumb[1]

“Sepertinya kita sudah bolos kerja hari ini. Apa yang harus kita lakukan sekarang?” tanya Ji Yeon mengalihkan kekecewaan Dong Ha.

Dong Ha balik bertanya apa ada yang ingin dilakukan Ji Yeon. Ji Yeon berpikir sebentar, lalu dia bilang dia ingin makan Tteukbbokki. Dong Ha setuju. Dong Ha membawakan belanjaan Ji Yeon dan menggandeng tangannya menuju penjual Tteukbokki.

Witch's.Love.E15.mkv_001841144_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001859363_thumb[1]

Dong Ha menyuapi Ji Yeon. Dan mengambil satu gigitan dari mulut Ji Yeon dengan mulutnya. Dong Ha juga membersihkan mulut Ji Yeon dari saus yang menempel. Mereka saling tersenyum bahagia.

Witch's.Love.E15.mkv_001865067_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001886456_thumb[1]

Kemudian mereka minum di sebuah café. Dong Ha mengambil sedotan Ji Yeon, dan memberikan sedotannya pada Ji Yeon.

Dong Ha melihat sesuatu di luar. Diapun permisi keluar sebentar. Tak berapa lama, Dong Ha muncul di jendela dan meminta Ji Yeon keluar. Ji Yeon tidak mau karena di luar panas. Tapi Dong Ha memaksa dengan menjemput Ji Yeon ke dalam. Ji Yeon bertanya-tanya apa lagi yang ingin ditunjukkan Dong Ha.

Witch's.Love.E15.mkv_001912115_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001918188_thumb[1]

Disana ada penjual aksesoris. Dong Ha ingin Ji Yeon mencobanya. Tidak hanya satu, tapi beberapa sekaligus. Dan menurut Dong Ha, terlihat bagus walaupun gelang yang dipakai sekaligus banyak. Ji Yeon juga terlihat senang melihat gelang-gelang cantik itu.

“Ini adalah borgol untuk menahanmu.” Ujar Dong Ha.

Ji Yeon tertawa terbahak-bahak. Dong Ha membelikan semua gelang itu untuk Ji Yeon. Ji Yeon berterima kasih.

Witch's.Love.E15.mkv_001937574_thumb[1]

Dong Ha mendapatkan telpon dari Soo Chul yang memberitahu bahwa Gi Chul sudah keluar dari militer. Dong Ha bilang dia sedang kencan dengan Ji Yeon. Sepertinya Soo Chul meminta Dong Ha untuk bertemu, karena Dong Ha bilang dia akan menanyakannya dulu pada Ji Yeon baru memberi kabar lagi pada Soo Chul. Dong Ha menutup telponnya.

Witch's.Love.E15.mkv_001962532_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001965435_thumb[1]

Lalu Dong Ha memberitahu Ji Yeon bahwa ada teman SMA nya dan Soo Chul yang membuat mereka menjadi Three Musketeers. Teman itu baru saja keluar dari militer dan sekarang dia bersama Soo Chul. Ji Yeon menyuruh Dong Ha pergi dan bersenang-senang. Tapi Dong Ha ingin mengajak Ji Yeon. Ji Yeon menolak, mereka saja para pria yang bersenang-senang.

“Nyonya Ban, aku tidak akan pergi kemana pun kecuali kau ikut denganku.” Dong Ha menggenggam tangan Ji Yeon.

“Aku benar-benar tidak ingin pergi dengan mu.” Ji Yeon merengek.

Witch's.Love.E15.mkv_001978882_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_001982185_thumb[1]

Entah sebenarnya ingin ikut atau tidak. Tapi kini Ji Yeon bersama Dong Ha duduk bersama berhadapan dengan Soo Chul dan Gi Chul. Soo Chul bilang akhirnya mereka bisa berkumpul bersama. Soo Chul bertanya pada Ji Yeon apakah Ji Yeon tahu kenapa mereka bertiga disebuh tabung timah? Ji Yeon dengan lancar bisa menjelaskannya. ‘Chul’ pada Soo Chul dan Gi Chul berarti timah, dan ‘Tong’ pada Dong Ha berarti tabung. Gi Chul memuji Ji Yeon sebagai reporter dengan insting tajam.

Gi Chul kemudian mengeluhkan seseorang yang belum juga datang. Dong Ha penasaran siapa lagi yang akan datang. Soo Chul memberitahu kalau Gi Chul menggaet seorang mahasiswi baru saat dia mendaftar untuk melanjutkan kuliahnya. Soo Chul mencibir Gi Chul sebagai penggaet wanita.

Witch's.Love.E15.mkv_001996199_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002000437_thumb[1]

Kemudian ada suara seorang gadis yang memanggil Gi Chul. Gi Chul pun segera menyambutnya. Gadis itu bernama Kim Jung Eun, usianya 19 tahun, lahir tahun 1996.

Ji Yeon terkejut, tapi berhasil menyembunyikannya. Ji Yeon bergumam dalam hati, saat dia menjadi mahasiswa baru gadis itu bahkan belum lahir.

Witch's.Love.E15.mkv_002015351_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002029966_thumb[1]

Ji Yeon menghubungi Na Rae, dia mengeluh tidak mengerti apapun yang Dong Ha dan teman-temannya bicarakan. Dong Ha kemudian memanggil Ji Yeon, membuat Ji Yeon menutup ponselnya. Ji Yeon melihat Dong Ha yang membawa semua barang-barangnya. Ji Yeon bilang mereka bisa tinggal lebih lama.

“Ini tidak menyenangkan. Mereka terlalu kekanakan. Bukankah kau pikir begitu?”

“Kau juga sama saja.” Cibir Ji Yeon.

Witch's.Love.E15.mkv_002044914_thumb[1]

“Apa maksudmu? Bagaimana kau bisa mengatakan bahwa kami semua sama? Kami semua berbeda dari kepala sampai kaki.” Dong Ha menjulurkan tangannya mengajak Ji Yeon pergi.

Ji Yeon tersenyum dan menyambut tangan Dong Ha.

***

Witch's.Love.E15.mkv_002055825_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002066035_thumb[1]

Ji Yeon duduk menyandarkan kepalanya di bahu Dong Ha. Dong Ha mengingatkan Ji Yeon yang berjanji padanya. Bahkan jika dia mendorong Ji Yeon pergi, Ji Yeon tidak akan pergi kemanapun. Ji Yeon bertanya kenapa Dong Ha menyinggung hal itu, apakah Dong Ha pikir Ji Yeon akan pergi.

Witch's.Love.E15.mkv_002112015_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002119255_thumb[1]

“Kau berjalan keluar sendiri sebelumnya. Aku mencoba menghentikan mu, tapi kau tidak mau mendengarkannya. Aku gugup jika aku tidak melihat mu.”

“Kau bukan satu-satunya orang yang gugup. Sama seperti kata ibuku, bagimu, aku bisa saja hanya..salah satu dari banyak orang yang akan kau temui.”

“Kenapa kau mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi? Hatiku tidak akan berubah. Tidakkah kau percaya padaku?”

“Aku tahu hati pasti bisa berubah. Itulah yang membuat ku lebih gugup.”

Witch's.Love.E15.mkv_002140643_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002153423_thumb[1]

“Itu karena aku. Alasan hatimu berubah.” Dong Ha merubah posisi duduk menghadap Ji Yeon. “Tunggu dan lihatlah. Hatiku tidak akan pernah berubah.”

Dong Ha memeluk Ji Yeon. Ji Yeon bergumam, semoga saja seperti itu. Dong Ha semakin erat memeluk Ji Yeon.

***

Witch's.Love.E15.mkv_002187323_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002189592_thumb[1]

Dong Ha memandang ke arah rumah Ji Yeon dari teras rumahnya dan tersenyum. Soo Chul keluar dan menghela nafas kesal melihat Dong Ha seperti itu. Soo Chul membalik badan Dong Ha dan memintanya untuk berhenti menatap. Soo Chul tidak suka cara Dong Ha menatap Ji Yeon.

Dong Ha bertanya, memangnya bagaimana cara dia memandang Ji Yeon. Awalnya Soo Chul tak mau menjawab. Setelah dua kali Dong Ha bertanya, Soo Chul bilang kalau Dong Ha terlihat terlalu manis. Soo Chul meminta Dong Ha baik-baik padanya. Soo Chul cemburu.

Witch's.Love.E15.mkv_002206776_thumb[1]

Dong Ha menyusul Soo Chul yang berjalan pergi dan bertanya hendak kemana. Soo Chul bilang dia ada pekerjaan pindahan rumah. Dong Ha naik ke punggung Soo Chul.

Witch's.Love.E15.mkv_002222391_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002230266_thumb[1]

Dong Ha ikut bersama mobil Soo Chul. Soo Chul bertanya seberapa jauh Dong Ha dan Ji Yeon berhubungan. Dong Ha tergagap dan bilang apa yang Soo Chul maksud. Soo Chul menuduh Dong Ha bersikap naif, dan mengulang pertanyaannya. Seberapa jauh Dong Ha akan berhubungan dengan Ji Yeon. Seberapa jauh apanya, ujar Dong Ha sambil memasukkan jarinya ke hidung Soo Chul.

“Nyonya Ban sangat sibuk belakangan ini. Dia bekerja lembur setiap hari agar bisa jadi kepala editor. Aku juga sibuk dengan pekerjaanku.” Dong Ha mengelap jarinya ke jas Soo Chul.

Witch's.Love.E15.mkv_002257093_thumb[1]

Soo Chul berdecak, “Ckckckck, kalian berdua.. Itu semua alasan.. Kehidupan baru bahkan lahir selama perang.”

Soo Chul lalu bertanya hal lain, sudah berapa lama sejak Dong Ha terakhir kali makan bersama dengan ayahnya. Sekitar tiga tahun. Soo Chul bertanya lagi apakah ayah Dong Ha tahu kalau Dong Ha bekerja paruh waktu di laboratorium rumah sakitnya. Dong Ha melihatnya di lorong beberapa hari yang lalu, dia sedang berkeliling dan Dong Ha hanya menyapanya.

***

Witch's.Love.E15.mkv_002278147_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002285722_thumb[1]

Dong Ha makan bersama ayahnya, Direktur Yoon. Direktur Yoon bertanya tentang pekerjaan Dong Ha di laboratorium. Dong Ha bilang dia hanya melakukan apa yang disuruh. Dong Ha kemudian memberitahu bahwa dia akan kembali sekolah semester depan. Direktur Yoon sangat senang mendengarnya dan menyuruh Dong Ha berhenti bekerja di lab.

Dong Ha tidak mau, dia masih ingin bekerja dan mencari uang. Dong Ha akan menggunakannya untuk membantu biaya kuliah. Dan Dong Ha juga memberitahu bahwa dia mencintai seseorang.

Witch's.Love.E15.mkv_002317019_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002320556_thumb[1]

Direktur Yoon tersenyum, “Apa kau kembali sekolah…ada hubungannya dengan wanita itu?”

Dong Ha juga tersenyum, “Ya. Dia membujukku dan bilang kalau aku akan jadi dokter yang hebat. Aku juga ingin jadi orang yang pantas untuknya.”

Direktur Yoon kembali tersenyum, menyadari putranya yang patut dibanggakan. Dia mengajak Dong Ha untuk makan bersama wanita yang dicintai Dong Ha itu kapan-kapan. Dong Ha mengiyakan.

***

Witch's.Love.E15.mkv_002339876_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002350986_thumb[1]

Soo Chul menunggu seseorang di dekat tangga. Yang ditunggu pun datang, Eun Chae. Eun Chae terkejut melihat Soo Chul dan bertanya apa yang dilakukan Soo Chul disana. Soo Chul bilang dia ada pekerjaan paruh waktu. Eun Chae bertanya pekerjaan apa.

Soo Chul memonyongkan bibirnya dan meniru cara bicara Eun Chae, “Ibuku akan pindah akhir pekan ini. Jadi, tolong bantu kami pindahan, oppa.” Soo Chul bilang Eun Chae mengatakan itu.

Tapi Eun Chae bingung, kapan dia mengatakan itu. Soo Chul keukeuh, itu yang dikatakan Eun Chae, setidaknya itulah yang dia dengar.

Witch's.Love.E15.mkv_002390827_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002395798_thumb[1]

Soo Chul mengantar Eun Chae menjemput ibu dengan mobilnya. Mereka pun sampai. Ibu sudah menunggu di depan dengan koper-kopernya. Ibu bingung kenapa Eun Chae bisa bersama dengan Soo Chul. Eun Chae bilang kalau Soo Chul akan membantu mereka pindahan.

Soo Chul menyapa ibu dan memuji ibu yang terlihat lebih cantik karena sudah lama tidak bertemu. Ibu tertawa, Soo Chul selalu membuat mereka tertawa. Soo Chul bilang ibulah satu-satunya yang menyadari pesonanya. Eun Chae tersenyum.

Soo Chul kemudian melarang ibu yang akan membawa koper. Pekerjaan sulit adalah untuk pria. Soo Chul menyuruh Eun Chae masuk ke dalam mobil bersama ibu. Ibu tampak menyukai Soo Chul. Eun Chae meminta ibu naik ke dalam mobil, dan Eun Chae menghampiri Soo Chul untuk membantunya membawa koper.

Witch's.Love.E15.mkv_002424627_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002435572_thumb[1]

“Hei, Hei. Aku sudah memperingatkanmu terakhir kali. Jangan mengangkat apapun yang berat.”

“Ini tidak berat sama sekali.” Ujar Eun Chae menarik kopernya.

Eun Chae berjalan di depan Soo Chul dengan tersenyum, di belakang Soo Chul juga tersenyum. Setelah memasukkan koper ke dalam bagasi, Soo Chul terkejut karena Eun Chae menatapnya. Soo Chul heran kenapa Eun Chae menatapnya seperti itu, apa yang akan dikatakan Eun Chae selanjutnya.

Witch's.Love.E15.mkv_002451887_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002457560_thumb[1]

Eun Chae bertanya apa yang akan dilakukan Soo Chul nanti malam, apakah Soo Chul mau makan mie kacang hitam dengannya. Soo Chul sangat senang mendengarnya sekaligus tak percaya.

“Benarkah? Bolehkah aku memesan babi asam manis juga?”

Eun Chae tersenyum dan mengangguk, “Tentu.” Eun Chae lalu bergegas masuk ke dalam mobil.

Soo Chul bergumam sendirian, Eun Chae sangat mempesona. Membuatnya terus ingin berada di samping Eun Chae.

***

Witch's.Love.E15.mkv_002485121_thumb[1]

Na Rae sedang mengunyah makanannya dengan lahap. Di meja juga sudah ada beberapa piring kosong. Dia meminta pelayan untuk membersihkan meja.

Witch's.Love.E15.mkv_002505041_thumb[1]

Kemudian Ji Yeon datang dengan tergesa, dia meminta maaf karena terlambat dan membuat Na Rae kelaparan. Na Rae bertanya kenapa Ji Yeon masih bekerja di akhir pekan. Ji Yeon tak masalah, posisi kepala editor ada di depan matanya. Na Rae kemudian mengajak Ji Yeon makan dulu.

Witch's.Love.E15.mkv_002521691_thumb[1]

Na Rae memanggil pelayan yang tadi membersihkan mejanya. Na Rae memesan salad untuk Ji Yeon, dan banyak makanan untuknya. Si pelayan agak bingung karena setahunya tadi Na Rae sudah makan banyak. Na Rae membentak si pelayan untuk segera menyiapkan pesanannya. Pelayan itu pun pergi. Ji Yeon bertanya dengan heran apakah Na Rae bisa memakan semuanya… (Gak tahu Ji Yeon kalau Na Rae tadi makan sebanyak itu juga.)

Witch's.Love.E15.mkv_002536472_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002552321_thumb[1]

Dan Na Rae memang menghabiskan semua makanan yang dipesannya. Ji Yeon bilang bayi Na Rae makan sangat banyak, apakah dia baik-baik saja. Na Rae tak menanggapi, dia malah bilang bahwa dia bisa melihat Ji Yeon lebih baik sekarang karena dia sudah kenyang.

“Tapi kenapa kau terlihat sangat lelah? Kau yakin kau sedang jatuh cinta? Kulit mu terlihat seperti kertas pasir. Atau mungkin orange?” (orang jatuh cinta kan biasanya selalu berseri-seri wajahnya, hehe..)

“Apa?” Ji Yeon terkejut mendengarnya, apa memang benar seburuk itukah kulitnya.

Witch's.Love.E15.mkv_002573108_thumb[1]

Mereka kemudian mengambil makanan penutup. Na Rae bilang wajah Ji Yeon bisa menunjukkan padanya itu karena ketidakpuasan atau kekurangan energi laki-laki. Na Rae bertanya-tanya apakah Dong Ha masih kurang, ataukah Ji Yeon belum melangkah lebih jauh dengan Dong Ha sejak dia berbisik di telinga Ji Yeon. Ji Yeon bilang dengan sedih, dia sedang sibuk bekerja lembur. Dong Ha juga sibuk bekerja.

Na Ra dan Ji Yeon duduk kembali.

Witch's.Love.E15.mkv_002619422_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002625895_thumb[1]

“Sejujurnya, aku juga sedang frustasi. Aku sudah lama tidak pacaran. DNA mellow ku telah menghilang. Aku lama tidak disentuh. Jadi aku selalu mengirimnya pesan tiap 10 menit. Semua yang bisa aku pikirkan hanya Dong Ha-ku. Itu bukan seperti aku bisa mengiri pesan padanya sepanjang hari seperti seorang penguntit. Apa yang akan dia pikirkan tentang aku?”

“Apa maksudmu apa yang akan dia pikirkan tentangmu? Dia akan bahagia. Tubuhmu akan membusuk di pemakaman saat kau mati. Apakah kau yang jatuh padanya atau dia yang jatuh padamu, bakar saja seperti api. Apa gunanya gengsi?”

Ji Yeon tampak berpikir dan membenarkan ucapan Na Rae, apa gunanya gengsi.

***

Witch's.Love.E15.mkv_002640175_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002641710_thumb[1]

Dong Ha berjalan pulang menaiki tangga bersama Soo Chul. Soo Chul penasaran apa yang akan terjadi pada pekerjaan Master of Part-Time saat Dong Ha kembali ke sekolah. Dong Ha bilang Soo Chul bisa melakukannya sendirian, bukankah Soo Chul akan mempekerjakan seorang pekerja perempuan. Dong Ha bertanya siapa yang akan Soo Chul pekerjakan, apakah itu wanita polos dan blak-blakan?

Soo Chul bilang dia tadi pergi makan mie kacang hitam dengan gadis blak-blakan itu. Dong Ha semakin penasaran siapa gadis itu. Soo Chul hanya tersenyum malu tanpa mau memberitahu Dong Ha. Lalu Soo Chul mengganti topik dengan menanyakan apakah Ji Yeon ada di rumah. Dong Ha bilang Ji Yeon makan malam bersama Na Rae.

Witch's.Love.E15.mkv_002663165_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002665834_thumb[1]

Dong Ha akan berjalan menuju rumah. Soo Chul menarik, lalu mendorong Dong Ha ke arah rumah Ji Yeon. Dong Ha pergi ke sana saja. Dong Ha tak terima Soo Chul mendorongnya.

“Jika kau ingin dipandang noonim sebagai pria...” Soo Chul mendesah, “Ah..aku tidak seharusnya mengatakan ini padanya. Lupakan cinta Platonis. Pergilah untuk Eros.”

“Cuma itu yang bisa kau pikirkan. Astaga.” Dong Ha mencubit hidung Soo Chul, lalu pergi.

(Warning: Adegan Ji Yeon dan Na Rae, juga adegan Soo Chul dan Dong Ha, sebenarnya mengarah pada hubungan intim, juga adegan setelah ini, dan mungkin sampai akhir episode, yang belum menikah, jangan ditiru yang readers tercinta. ^^)

***

Witch's.Love.E15.mkv_002684086_thumb[1]

Dong Ha selesai mandi, dia menatap pantulan dirinya di depan cermin.

***

Witch's.Love.E15.mkv_002706709_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002727396_thumb[1]

Ji Yeon sedang membaca sebuah buku tentang putri salju 7 pria yang lebih muda. Dan sesuai petunjuk dari buku itu, Ji Yeon melihat dirinya di cermin, menimbang-nimbang pakaian apa yang akan dia kenakan.

Witch's.Love.E15.mkv_002733669_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002739542_thumb[1]

Dong Ha masuk dan melihat tingkah Ji Yeon itu. Ji Yeon kaget, apa yang Dong Ha lakukan, dan sejak kapan Dong Ha datang. Dong Ha bilang dia baru saja datang. Ji Yeon bilang Dong Ha mengagetkannya. Dong Ha kemudian melihat buku yang ada dimeja, ‘Cara memikat pria yang lebih muda’. Ji Yeon dengan cepat mengambil buku itu dan menaruhnya di belakang bantal kursi.

Witch's.Love.E15.mkv_002758527_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002761563_thumb[1]

Ji Yeon bertanya apakah Dong Ha ingin minum sesuatu. Sambil malu-malu dan tak menatap Ji Yeon, Dong Ha meminta bir. Ji Yeon agak malu juga, lalu mengambil bir.

Witch's.Love.E15.mkv_002767937_thumb[1]

Dong Ha menunggu Ji Yeon dengan gugup. Ji Yeon datang membawakan sebaki bir. Dong Ha kaget, apakah mereka akan meminum semuanya. Ji Yeon bilang tidak ap-apa menyimpan semuanya disana dan minum saja dengan nyaman. Ji Yeon beralasan, akan ribet jika dia mengambil lagi saat sudah habis.

Witch's.Love.E15.mkv_002790525_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002801136_thumb[1]

Dong Ha kemudian bertanya mengapa Ji Yeon sangat membenci Ketua Tim Byun. Ji Yeon bilang dia tidak menyukainya juga tidak membencinya, dia tidak peduli. Dong Ha dengan marah menyuruh Ji Yeon untuk tidak memakai rok mini lagi mulai sekarang. Karena terakhir kali dia melihat Jae Woong menatap mesum pada Ji Yeon. Ji Yeon bilang Jae Woong menyukai Rin Ji.

Dong Ha merasa Young Shik juga mencurigakan. Dia tidak memiliki pacar, dia juga selalu berada di pihak Ji Yeon tak peduli berapa banyak Ji Yeon menyiksanya. Ji Yeon tertawa geli menyadari Dong Ha yang cemburu. Ji Yeon juga curiga pada Young Shik, padahal dia sering memukulnya. Tuh kan, Dong Ha sudah tahu itu.

Witch's.Love.E15.mkv_002827296_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002829064_thumb[1]

Ji Yeon masih tertawa. Dia mengambil satu kaleng bir dan meminta Dong Ha untuk minum. Ji Yeon membuka kaleng bir itu, dan keluar banyak busa. Refleks, Dong Ha dan Ji Yeon menyeruput busanya. Sama seperti waktu itu. Mereka pun saling menatap.

Witch's.Love.E15.mkv_002874777_thumb[1]

Dong Ha kemudian mencium Ji Yeon hingga Ji Yeon terjatuh ke karpet. Dong Ha terus menciumi wajah Ji Yeon hingga Ji Yeon kegelian.

Witch's.Love.E15.mkv_002889792_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002903272_thumb[1]

“Ji Yeon-ah! Aku sangat terkejut dan tidak bisa berkata-kata.” Ujar ibu sambi masuk ke dalam rumah.

Bubar. Dong Ha dan Ji Yeon segera berdiri menyambut ibu. Ibu menyapa sekilas Dong Ha yang ada disana. Ibu duduk ditengah, dia membuka sebuah kaleng, dan keluar banyak busa. Ibu kesal, siapa yang mengocok kalengnya. Dong Ha pun sadar, Ji Yeon sudah mengocok semua kaleng bir dengan sengaja agar kejadian tadi memang terjadi.

Witch's.Love.E15.mkv_002915218_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002920322_thumb[1]

Ji Yeon bertanya pada ibu apa yang terjadi, hingga ibu merasa tidak baik seperti itu. Ibu bilang Ji Yeon harus mempertimbangkan kembali Dong Ha. (Ji Yeon melihat rambut Dong Ha acak-acakan, dan merapikannya di belakang ibu).

“Apa semua laki-laki muda seperti itu? Bagaimana mereka bisa begitu kekanakan? Apa kau kekanakan juga?” Ibu menoleh pada Dong Ha.

Dong Ha menggeleng, “Tidak.”

Witch's.Love.E15.mkv_002944179_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002952188_thumb[1]

Ji Yeon bertanya apa yang terjadi. Akhirnya ibu bilang itu adalah mengenai hubungannya dengan CEO Kwon. Mereka sudah putus. Ji Yeon menduga hal itu akan terjadi. Melihat situasi yang tidak menguntungkan, Dong Ha pamit pergi. Tapi Ibu membentak Dong Ha, membuat Dong Ha duduk kembali dan memainkan jarinya di meja seperti seorang anak yang dimarahi ibunya.

Ibu berkata dengan kesal pada Dong Ha, “Apa kau akan membuat marah Ji Yeon dan meninggalkannya sendirian ketika kalian pergi keluar bersama?”

“Tidak, tidak.” Jawab Dong Ha tergagap.

“Yoon Dong Ha tidak akan melakukan itu.” Ji Yeon membela Dong Ha.

Witch's.Love.E15.mkv_002957359_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002967302_thumb[1]

Ibu sangat marah. Dia kembali meminum birnya dan kesal karena banyak busa. Dong Ha tersenyum nakal pada Ji Yeon, dia semakin yakin Ji Yeon melakukannya dengan sengaja. Ji Yeon tersenyum malu-malu.

(Ibu ni saking patah hatinya, dia tak menyadari apa saja yang mungkin terjadi sebelum dia datang antara Dong Ha dan Ji Yeon mengingat banyak bir di meja. haha..)

***

Witch's.Love.E15.mkv_002969071_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_002991093_thumb[1]

Ji Yeon menyelimuti ibu yang tertidur, lalu perlahan berjalan keluar menemui Dong Ha. Ji Yeon memberitahu Dong Ha kalau ibu sudah tidur. Dong Ha pun pamit pulang.

Ji Yeon merasa tidak enak karena Dong Ha pasti lelah pergi bekerja sangat awal besok pagi. Dong Ha bilang dia bisa tidur sekarang. Ji Yeon menanyakan pekerjaan Dong Ha di lab, apakah berat. Dong Ha bilang dia hanya seorang asisten. Itu lebih udah daripada saat dia menjadi asisten Nyonya Ban. Dong Ha kemudian menyuruh Ji Yeon di dalam saja tak perlu mengantarnya keluar. Tapi Ji Yeon ingin mengantar Dong Ha ke pintu. Dong Ha bilang tidak usah, lalu berbalik.

Witch's.Love.E15.mkv_003008176_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003021390_thumb[1]

“Aku kecewa.”

Dong Ha menyembunyikan senyumnya dan berbalik, “Tentang apa? Ucapan selamat malam kita atau.. yang disana?” Dong Ha mereka ulang ciumannya.

Ji Yeon tertawa, “Keduanya.”

Dong Ha lalu mengecup bibir Ji Yeon. Ji Yeon memukul Dong Ha dan menyuruhnya pergi, takut ketahuan ibu. Dong Ha berkata seperti menyapa ibu di belakang Ji Yeon. Ji Yeon menoleh kebelakang, lalu Dong Ha mengecup bibirnya lagi. Dong Ha pun pergi. Ji Yeon lemas dengan perlakuan Dong Ha padanya, dan jatuh terduduk karena senang.

***

Witch's.Love.E15.mkv_003050385_thumb[1]

Ji Yeon berlarian di lorong rumah sakit. Dia bertanya pada seorang perawat dimana ruangan EKG (pemeriksaan jantung). Si perawat menunjukkan sebuah tempat. Ji Yeon berterima kasih, lalu berlari kembali.

Witch's.Love.E15.mkv_003054389_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003059761_thumb[1]

Dokter yang memeriksa Ibu ternyata adalah Direktur Yoon. Direktur Yoon menjelaskan bahwa semua hasil pemeriksaan jantung ibu terlihat normal. Saluran vena juga bersih. Ibu menghela nafas lega, tapi dia masih penasaran apakah Direktur Yoon yakin tidak ada yang salah dengan jantungnya. Direktur Yoon mengiyakan.

“Lalu kenapa aku merasa kepanasan dan terbangun di tengah malam dengan jantung berdebar? Kadang-kadang aku merasa cemas dan terkadang aku merasa tertekan.”

Direktur Yoon tersenyum dan dengan ramah bertanya, “Apa kau punya sesuatu yang membuatmu stress belakangan ini? Beberapa wanita menjadi stres karena suami atau anak-anak mereka.. dan menunjukkan gejala yang sama.”

Witch's.Love.E15.mkv_003065000_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003077246_thumb[1]

Ibu menghela nafas, “Aku punya sedikit stres. Putriku menyebabkan masalah karena dia tidak jadi menikah.”

“Aku juga. Aku punya seorang putra.. yang selalu membuat jantungku berdebar-debar.” Ujar Direktur Yoon antusias.

Ibu bertanya apakah putra Direktur Yoon juga menyebabkan masalah untuknya. Tentu saja, ujar Direktur Yoon. Mereka pun tertawa bersama.

***

Witch's.Love.E15.mkv_003109078_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003117619_thumb[1]

Dong Ha melihat Ji Yeon sedang duduk di lorong. Dia menghampiri Ji Yeon dan bertanya apa yang sedang dilakukan disana. Ji Yeon keget campur senang bertemu dengan Dong Ha. Ji Yeon menjelaskan kalau ibu merasa tidak sehat, dan sekarang sedang melakukan pemeriksaan. Dong Ha khawatir. Tapi Ji Yeon bilang ibu baik-baik saja, dia datang karena dadanya sakit. Ji Yeon pikir ibu seperti itu karena putus cinta (love sick).

Witch's.Love.E15.mkv_003124493_thumb[1]

Ji Yeon tersenyum melihat Dong Ha dalam balutan jas putih. Menurut Ji Yeon jas itu sangat bagus di tubuh Dong Ha. Dong Ha pun menyombongkan diri, tentu saja karena dia yang memakainya.

Witch's.Love.E15.mkv_003147549_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003154089_thumb[1]

Dong Ha kemudian mengatakan sesuatu yang tadinya akan dia katakan nanti malam. Dong Ha memberitahu Ji Yeon bahwa dia akan kembali sekolah semester depan. Ji Yeon sangat senang mendengarnya.

“Aku akan jadi super sibuk kalau aku kembali kuliah nanti. Apa kau akan baik-baik saja?”

“Aku akan baik-baik saja. Kau akan menjadi dokter yang sangat hebat. Aku yakin itu.”

Dong Ha tersenyum, lalu ponselnya berbunyi dan Dong Ha pun pamit. Ji Yeon tersenyum bangga melihat Dong Ha yang berlari menjauh.

Witch's.Love.E15.mkv_003181116_thumb[1]

Ji Yeon berjalan bersama ibu yang selesai melakukan pemeriksaan. Ji Yeon bertanya apakah ibu baik-baik saja. Tidak, ibu tidak baik-baik saja. Ibu merasa dia pasti gila, berkencan dengan pria di usianya yang sekarang.

“Apa yang salah dengan usiamu? Tapi apa yang kau sukai dari pria tua keras kepala itu?”

“Dia punya suara yang bagus, sopan santun yang bagus. Dia juga terbuka.”

Tapi menurut Ji Yeon CE Kwon juga pemilih. Tidak ada reporter yang bertahan dengannya lebih dari 1 tahun. Ibu pun heran bagaimana bisa Ji Yeon bertahan selama 6 tahun. Ji Yeon bilang CEO Kwon yang mempertahankannya. Ibu meminta Ji Yeon untuk tidak memberitahu CEO Kwon tentang ibu yang melakukan pemeriksaan.

Witch's.Love.E15.mkv_003209077_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003213382_thumb[1]

Ji Yeon mengantar ibu naik taksi untuk pulang ke rumah dan meminta ibu beristirahat. Ibu meminta Ji Yeon untuk tidak khawatir.

Ji Yeon mendapat telpon dari Young Shik yang memberitahu bahwa CEO Kwon mencarinya. Ji Yeon bilang dia akan segera sampai di kantor.

Witch's.Love.E15.mkv_003239941_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003251620_thumb[1]

Ji Yeon menemui CEO Kwon di kantornya. CEO Kwon memberikan sebuah amplop dan mengucapkan selamat karena Ji Yeon berhasil terpilih untuk pertukaran reporter Global Challenge Program. Ji Yeon terkejut campur senang, dia tidak menyangka akan mendapatkannya tahun ini. Tapi CEO Kwon sudah tahu kalau Ji Yeon pasti mendapatkannya. Ji Yeon tersenyum dan mengeluarkan dokumen dari amplop.

CEO Kwon menjelaskan bahwa Ji Yeon akan berada di Inggris selama satu tahun sebgai reporter di Issue Magazine. Dari bintang Trouble Maker, Ji Yeon akan terlahir kembali sebagai bintang sedunia.

Witch's.Love.E15.mkv_003259494_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003264165_thumb[1]

Ji Yeon menanyakan masalah pemilihan kepala editor. CEO Kwon meminta Ji Yeon untuk tidak khawatir karena dia akan menundanya hingga Ji Yeon kembali. Ji Yeon berterima kasih.

Witch's.Love.E15.mkv_003274877_thumb[1]

Ji Yeon pergi ke toilet dan menatap dirinya di cermin. Dalam hati, Ji Yeon memuji dirinya sendiri. Jabatan kepala editor ada di depan matanya, dan bahkan posisi pertukaran reporter yang sangat dia inginkan. Ji Yeon tersenyum.

Witch's.Love.E15.mkv_003286120_thumb[1]

Lalu Ji Yeon teringat ucapan Dong Ha malam itu yang mengingatkan janjinya pada Dong Ha bahwa dia tidak akan pergi kemanapun. Senyum Ji Yeon menghilang, dia memegang kalung pemberian Dong Ha. Sepertinya Ji Yeon mulai bimbang, dia ingin pergi, tapi dia teringat janjinya pada Dong Ha.

***

Witch's.Love.E15.mkv_003311780_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003313782_thumb[1]

Ji Yeon berjalan pulang dan duduk di bangku. Dia menelpon Na Rae. Ji Yeon menceritakan kejadian kemarin malam bersama Dong Ha. Kemarin malam bukan malam yang romantis, karena ibu datang dan akhirnya Dong Ha main kartu bersama ibu sampai jam 2 pagi.

Na Rae bertanya apakah Ji Yeon sudah membaca buku yang dia berikan padanya, bagaimana putri salju memikat tujuh pria lebih muda. Ji Yeon bilang karena buku itu dia jadi membeli tujuh buah pakaian dalam, yang seharusnya dia terima hari ini. Na Rae menyuruh Ji Yeon untuk jangan hanya membelinya saja, tapi memakainya.

Witch's.Love.E15.mkv_003336004_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003349851_thumb[1]

Ji Yeon pulang ke rumah, dan heran karena tidak ada paket di depan rumahnya. Dong Ha muncul dengan membawa paket yang dinantikan Ji Yeon dan sebuah kantong plastik. Dong Ha bilang dia yakin Ji Yeon punya usaha sampingan yang dia tidak ketahui. Karena apa lagi Ji Yeon menerima begitu banyak paket pengiriman.

Ji Yeon menyangkal, bukan seperti itu. Ji Yeon hendak mengambil paket itu, tapi ditahan Dong Ha dia yang akan membawanya. Dong Ha pun bertanya apa yang ada di dalam paket itu, apa sejenis Kona extra fancy? Ji Yeon tak mau memberitahu, sama sekali bukan urusan Dong Ha.

Ji Yeon kembali akan mengambil paketnya, mungkin takut ketahuan dia membeli pakaian dalam. Dong Ha tak memberikannya dan menyuruh Ji Yeon membuka pintu saja. Dong Ha bilang Ji Yeon mencurigakan. Dong Ha juga menebak sepertinya ada tujuh benda di dalam paket itu.

Witch's.Love.E15.mkv_003390058_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003403605_thumb[1]

Mereka pun masuk ke dalam rumah. Ji Yeon meminta Dong Ha menunggu karena dia akan berganti pakaian. Dong Ha meletakkan paket itu di meja. Lalu dia memasukkan dua ikan yang dia bawa dalam kantong plastik ke dalam akuarium. Dong Ha tersenyum melihat kedua ikan itu.

Witch's.Love.E15.mkv_003415317_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003420055_thumb[1]

Ji Yeon sudah berganti pakaian dan berjongkok di samping Dong Ha. Ji Yeon tersenyum senang melihat ikan yang ada disana. Dong Ha menamakan ikan itu Kapdori dan Kapsoonyee. Kapdori dan Kapsoonyee jatuh cinta karena tinggal di lingkungan yang sama. Sama seperti mereka. Ji Yeon tertawa mendengar penjelasan Dong Ha.

“Jangan bertengkar. Hiduplah dengan bahagia selamanya.” Ujar Dong Ha pada ikan-ikan itu.

Witch's.Love.E15.mkv_003437806_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003445880_thumb

Lalu Dong Ha kembali membahas alasan Ji Yeon menerima paket hampir setiap hari. Ji Yeon heran kenapa Dong Ha penasaran. Dong Ha akan membuka paket itu. Ji Yeon langsung mengambil paket itu agar Dong Ha tidak bisa mengambilnya. Dan itu membuat Dong Ha semakin penasaran.

Dong Ha berusaha mengambil paket itu. Ji Yeon mengelak, Ji Yeon bilang itu bukan urusan Dong Ha untuk melihatnya. Dong Ha mengejar Ji Yeon dan bertanya apa yang ada di dalam paket itu. Ji Yeon tak mau menyerahkannya begitu saja, dia berlari menghindar.

Witch's.Love.E15.mkv_003462130_thumb[1]

Mereka berkejaran sampai ke kamar dan Ji Yeon naik ke atas kasur. Dong Ha menggelitik pinggang Ji Yeon hingga Dong Ha berhasil mengambil paket itu.

Witch's.Love.E15.mkv_003469604_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003491125_thumb[1]

Dong Ha memegang paket itu di atas agar Ji Yeon tak bisa meraihnya. Kemudian isi paket itu berhamburan keluar. Ji Yeon langsung memasukkannya kembali ke dalam kardus. Ji Yeon merasa malu.

Witch's.Love.E15.mkv_003505941_thumb[1]

Dong Ha kemudian duduk dan mendekat pada Ji Yeon, “Bukankah kau membeli ini semua untuk menunjukkannya padaku?”

“Tidak.” Ji Yeon berbalik ke belakang.

Witch's.Love.E15.mkv_003520054_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003522724_thumb[1]

Dong Ha merubah posisi duduk di hadapan Ji Yeon, “Lalu…kau ingin menunjukkannya pada siapa?”

“Aku membeli nya untuk dipakai sendiri.”

“Bisa kau menunjukkanya padaku?” ujar Dong Ha lalu mengecup bibir Ji Yeon dengan cepat.

Witch's.Love.E15.mkv_003531300_thumb[1]

Ji Yeon tertawa dan menyebut Dong Ha sudah gila. Ji Yeon pindah ke belakang Dong Ha. Dong Ha bilang Ji Yeon jual mahal. Dong Ha akan menjadi hewannya Ji Yeon malam ini. Dong Ha menunjukkan cakarnya, “Ang!”

Witch's.Love.E15.mkv_003533869_thumb[1] Witch's.Love.E15.mkv_003547015_thumb[1]

Mereka pun berkejaran di kasur dengan Dong Ha yang terus memainkan cakarnya.

***

Bersambung ke episode 16 (end) di My Short Obsession~

***

Cuap-cuap:

Yakin deh itu paket udah dibuka duluan sama Dong Ha. Soalnya Dong Ha tahu di dalam ada 7 benda, dan kan tidak mungkin paket itu langsung terbuka begitu saja. Pasti kan kalau paket di isolasi. Jadi, Dong Ha memang sengaja menggoda Ji Yeon. Haha.

Sekali lagi, jangan di tiru ya readers tercinta.. ;)

Karena ini bagian terakhirku menulis sinopsis drama ini, aku mengucapkan banyak terima kasih pada partnerku Irfa yang bersabar menungguku menyelesaikan tulisanku yang seriiiinnggg telat, malah kayaknya telat mulu setiap minggu. Terima kasih banyak mau barengan nulis sinopsis drama ini. Aku tunggu drama joinan kita selanjutnya, hehe..

Tak lupa terima kasih pada readers yang setia menunggu walau tulisanku selalu telat di posting. Dan mohon maaf jika terdapat banyak kekurangan dan kesalahan pada tulisanku.

Sampai jumpa di sinopsis drama lain. ^^

Comments

  1. Terima kasih jenk mumu n jenk irfa dah mau buat sinopsis ini ditunggu proyek sinop selanjutnya ya ... trs aku jg minta maaf kadang gak sabar nunggu postingan sinop yg lagi ditulis ...

    ReplyDelete
  2. aulia :::

    terima kasih ka mumu dan ka irfa,,, drama yg sangat menghibur.... ngebuat ketawa, menangis dan kadang pura2 mikir... semangat nulis sinopsis yah ka,,, di tunggu project selanjutnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ka mw tambah comment.... bakal kangennnnnnnn ma dong ha yg super duperrrrrr romantis,,, cuteeee...... aulia

      Delete
  3. dong ha orangnya ekspresif bgt, so gentle, tau cara gmn nyenengin wanita, romantisnya natural bgt alias nggak gombal.Duh koq jdi aku yng klepek2 ama dongha. Yg aku suka dr drakor klo laki2nya udh fall in love, dia berusaha untuk ngeblend ama kluarga and temen2 dr cewek yg ditaksirnya.pokoknya bkn melting dah. unnie mumu mksh sinopsisnya dan salken ya.

    titi

    ReplyDelete
  4. TQ sinopnya..... mantaft...
    ditunggu sinop laennya....

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts