Kkothalbae Soosadae Episode 11 – 1

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000053886_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000070169_thumb[1]

Joon Hyuk menemui Park Tae Min yang sekarang ada dirumahnya. Park Tae Min terang-terangan mengancam Joon Hyuk menggunakan orang tuanya, dengan membuat bingung orang tuanya tentang identitas Joon Hyuk. Tak lupa Park Tae Min juga menanyakan dokumen itu.

Joon Hyuk mengumpat Park Tae Min. Lalu menyuruh Soo Jung membawa ayah dan ibu masuk ke dalam kamar. Soo Jung menurut, dan berjanji akan menceritakan semuanya pada Ibu yang masih yang tak mengerti dengan apa yang terjadi.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000080580_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000082849_thumb[1]

Joon Hyuk menunjukkan dokumen itu. Park Tae Min pasti sangat gelisah sehingga mengancamnya seperti itu. Tampaknya yang dikatakan Hae Jin benar kalau dalam dokumen itu ada formula yang bisa membuat Tae Min hidup selamanya. Tae Min tertawa, dia merasa seharusnya dia membunuh Hae Jin sejak awal. Tae Min juga memuji Joon Hyuk yang berhasil menemukan formula itu dalam waktu yang singkat.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000129362_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000133166_thumb[1]

Joon Hyuk kemudian membakar formula itu di depan Tae Min, membuatnya sangat sangat terkejut. Joon Hyuk bilang kalau formula itu hanya ada di kepalanya sekarang. Tae Min pasti tahu kemampuannya. Dalam sekali lihat, dia mampu mengingat dengan sempurna seakan-akan dia memotretnya.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000184116_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000189756_thumb[1]

Tae Min meminta bukti jika Joon Hyuk memang bisa mengingat semuanya. Tae Min meminta Joon Hyuk menceritakan Bab I pada 1 Agustus 1910 dalam catatan medis yang diberikan Hae Jin yang juga ada di kepala Joon Hyuk. Joon Hyuk menyebutkannya dengan benar, bahkan tidak ada satu kata depan pun yang salah.

“Mulai sekarang, dengarkan baik-baik. Jika kau menyentuh anggota keluargaku, aku akan bunuh diri. Dengan begitu formula ini akan hilang dari dunia selamanya.”

Park Tae Min bilang mereka tak boleh membiarkan itu terjadi. Karena jika formula itu hilang, maka dia juga akan mati. Jika Park Tae Min sudah tahu itu, Joon Hyuk menyuruh Tae Min untuk pergi.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000234167_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000226092_thumb[1]

Park Tae Min bangkit dan berkata bahwa dia dikejutkan beberapa kali hari ini karena Joon Hyuk. Tae Min juga meminta maaf karena selama ini dia terlalu meremehkan Joon Hyuk. Hari ini dia akan mundur, tapi mereka akan segera bertemu kembali.

Park Tae Min keluar dari rumah Joon Hyuk. Dia terdiam sebentar di depan rumah dan menoleh ke arah rumah. Sepertinya dia tak percaya kalau dirinya kalah dari Joon Hyuk kali ini.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000284551_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000289622_thumb[1]

Ayah bertanya pada Joon Hyuk dengan bahasa formal, lalu diulang dengan bahasa casual. Tampaknya ayah masih tidak terbiasa. Ayah bertanya apa maksud kakek Joon Hyuk kalau dia adalah anaknya Joon Hyuk. Joon Hyuk akan menjelaskan, namun terputus karena tiba-tiba Jun Woo dkk muncul dipintu menanyakan keadaan Joon Hyuk.

Joon Hyuk merasa terselamatkan. Dia bilang pada ayah dan ibu kalau Soo Jung akan menceritakan semuanya. Soo Jung tidak mau, tapi Joon Hyuk bilang kalau Soo Jung punya pacar seorang kakek berusia 70 tahun. Soo Jung kesal. Joon Hyuk segera pamit pergi dan mengajak teman-temannya pergi.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000311477_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000314313_thumb[1]

Ayah dan Ibu berpaling pada Soo Jung, menuntut penjelasan. Soo Jung menggelengkan kepala, kalau apa yang dikatakan Joon Hyuk bukan seperti yang ada di pikiran ayah dan ibu.

***

Episode 11: Kematian Jung Woo

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000322021_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000341207_thumb[1]

Di dalam mobil, Gang Suk protes memberitahukan tentangnya yang pacaran dengan Soo Jung pada ayah dan ibu. Dia berencana mengenalkan dirinya secara resmi nanti. Resmi apanya, Joon Hyuk bilang dia tak pernah mengatakan kalau kakek itu adalah Gang Suk.

Won mengalihkan pembicaraan dengan bertanya tentang dokumen itu. Joon Hyuk memberitahu kalau dia membakarnya di depan Park Tae Min. Tapi dia sudah menyimpannya dengan aman di kepalanya. Jung Woo menanyakan rencana Joon Hyuk selanjutnya. Joon Hyuk bilang mereka harus menangkap Park Tae Min.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000351784_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000377010_thumb[1]

Mereka kembali ke TKP, dimana mobil yang ada mayatnya Hae Jin berada. Won Bin bingung kenapa mereka kesana lagi. Joon Hyuk bilang itu karena mereka tidak punya bukti bahwa Park Tae Min adalah pimpinan Goldfish. Jung Woo mengerti maksud Joon Hyuk, mereka akan tangkap Park Tae Min dulu atas pembunuhan Jeon Hae Jin, kemudian mereka hubungkan ke kasus Goldfish. Dan jika begitu mereka hanya perlu menemukan bukti bahwa Park Tae Min membunuh Jeon Hae Jin. Jung Woo membenarkan semua perkataan Jung Woo.

“Seperti biasa, aku memang cerdas.” Jung Woo memuji dirinya sendiri. “Bagaimana, Joon Hyuk? Apa kau terkesima karena aku bisa menerka semua pikiranmu?”

Joon Hyuk malah mengomeli Jung Woo, daripada mengoceh lebih baik cepat temukan buktinya. Jung Woo terdiam lalu mengikuti teman-temanya mendekat ke mobil.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000423890_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000428594_thumb[1]

Won Bin yang memeriksa mayat Hae Jin merasa aneh karena Hae Jin hanya menggunakan sebelah anting. Gang Suk bilang mungkin terjatuh ketika melawan saat hendak dibunuh. Tapi Won Bin merasa itu sengaja dilepaskan karena tidak ada bekas luka ditelinganya. Dan akhirnya Won Bin menemukan anting itu ada di mulut Hae Jin.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000456789_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000491390_thumb[1]

Anting itu ternyata adalah alat perekam rahasia. Mungkin dia mempersiapkan itu karena sudah tahu bahwa dia mungkin akan mati, dan dia menaruhnya di mulut untuk menyembunyikannya dari park Tae Min. Itulah dugaan Jung Woo. Won Bin menilai Hae Jin benar-benar wanita yang mengerikan, karena dia tetap menemui Park Tae Min padahal sudah tahu dia akan mati.

Gang Suk sedang memperbaiki file rekaman suara dari alat perekam itu karena ada bagian yang rusak. Sudah 50% yang berhasil dipulihkan. Joon Hyuk meminta Gang Suk untuk memperdengarkan rekaman yang 50% itu pada semuanya. File itu merekam sejak Hae Jin mengatakan bahwa dia tahu apa yang terjadi pada Hyun Chul, dan berakhir pada Tae Min yang berkata kalau hanya Hae Jin yang mempercayainya dan tetap berada disisinya. Setelah itu, file rusak.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000556922_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000564162_thumb[1]

Park Tae Min sedang melakukan kunjungan ke sebuah pameran (sepertinya) dan dipandu oleh seseorang. Disana juga banyak wartawan yang meliput. Tim datang dan menyela, mereka meminta Alex Park untuk ikut dengan mereka. Melalui anak buahnya Alex meminta mereka untuk menemuinya besok karena dia sedang melakukan urusan resmi sekarang.

“Park Tae Min-ssi. Anda ditahan karena membunuh Jeon Hae Jin.” Ucap Joon Hyuk lantang di depan semua wartawan.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000568767_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000583949_thumb[1]

Para wartawan tak melewatkan kesempatan dengan memotret serta merekam peristiwa itu. Park Tae Min menghela nafas, dia bilang polisi Korea sangat mengerikan dan bertanya apa mereka punya bukti. Joon Hyuk memberitahu kalau mendiang Hae Jin meninggalkan hadiah terakhir. Joon Hyuk memperdengarkan file rekaman:

“Sayang sekali kau harus pergi seperti ini, tapi akan kuberikan kau satu hadiah terakhir.” Terdengar suara tembakan. “Kau terlalu banyak tahu. Sampaikan salamku pada Min Hyun Chul.”

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000623622_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000621420_thumb[1]

Sebelum diborgol, Park Tae Min berkata seharusnya Joon Hyuk perhatikan siapa lawan sebelum Joon Hyuk memancingnya. Apa Joon Hyuk melakukan itu semua meski tahu siapa dia. Tentu saja, di mata Joon Hyuk, Park Tae Min adalah seorang tersangka pembunuhan. Park Tae Min kembali berkata, jika Joon Hyuk pikir dia berhasil mengalahkannya, itu salah. Karena semuanya baru saja dimulai sekarang.

Jung Woo menyarankan Tae Min untuk menggunakan haknya untuk diam daripada menggertak mereka. Mereka semua kemudian masuk ke dalam mobil polisi dan pergi tanpa memberikan penjelasan apapun pada para wartawan yang meminta penjelasan.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000661227_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000681347_thumb[1]

Tim dimarahi Komisaris Park karena menangkap Park Tae Min yang seorang penyidik khusus dari Amerika (sebelumnya aku menyebutnya utusan). Jika tim salah menanganinya, mereka dan Komisaris akan berakhir. Tidak hanya itu, dengan masalah itu, seluruh negara gempar. Jung Woo menjelaskan kalau sebelum menjadi penyidik khusus Amerika, Alex Park adalah pimpinan Goldfish.

Komisaris menanyakan bukti, apa formula yang mereka ceritakan itu. Gang Suk bilang kalu formula itu nyata dan Park Tae Min berusaha mengambilnya dari mereka. Tapi formula itu sudah dibakar dan sekarang ada di kepala Joon Hyuk. Joon Hyuk bisa menuliskannya sekarang juga. Tapi Komisaris Park tidak yakin hal seperti itu bisa dijadikan barang bukti.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000702601_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000712244_thumb[1]

“Saya yakin saya bisa membeberkan bahwa Park Tae Min adalah pimpinan Goldfish.” Ucap Joon Hyuk penuh keyakinan.

“Apa misi dari kepolisian? Demi kehidupan masyarakat, bukankah kita harus melindungi hak milik mereka?” Jung Woo meminta Komisaris Park untuk percaya pada mereka kali ini saja. Mereka akan memastikan kalau Park Tae Min diadili di korea.

Komisaris Park mengalah, formula atau apa pun itu bawa semua berkas yang bersangkutan. Komisaris mengijinkan mereka untuk mencobanya. Tapi jika terjadi sesuatu, mereka harus bertanggung jawab. Tim berterima kasih. Komisaris kemudian menyuruh semuanya keluar, melihat wajah mereka saja sudah melelahkan bagi Komisaris.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000744276_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000748046_thumb[1]

Tim berjalan pergi. Jung Woo berbalik dan memeluk ayahnya, berterima kasih. Komisaris Park heran kenapa Jung Woo seperti itu, itu menggelikan. Tapi kemudian Komisaris Park mengelus kepala Jung Woo dan tersenyum.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000756289_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000765364_thumb[1]

Jung Woo dan Joon Hyuk menginterogasi Park Tae Min. Joon Hyuk meminta Tae Min untuk memberitahu mereka semuanya tentang Goldfish. Jika Tae Min melakukannya, mungkin mereka akan menutupi identitas Tae Min. Tae Min pun akhirnya tahu, kalau tim berencana menangkapnya atas pembunuhan Hae Jin dan mengaitkannya dengan Goldfish. Jung Woo memuji Tae Min yang cepat tanggap karena sudah berumur lebih dari 100 tahun.

Tae Min bertanya apa pihak Amerika sudah tahu tentang kasusnya. Jung Woo membenarkan, seharusnya saati ini mereka sedang melihat bukti yang sudah dikirimkan. Joon Hyuk menambahkan pihak Amerika akan berusaha menghadang skandal besar ini bagaimanapun caranya jika mengetahui orang yang mereka kirimkan sebagai penyidik khusus adalah seorang pembunuh dan pimpinan organisasi rahasia. Kemungkinan besar mereka akan mengusulkan penyelidikan rahasia atau bahkan resmi.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000817116_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000823589_thumb[1]

Tapi Park Tae Min tidak akan mengandalkan tim penyelidikan khusus Amerika. Lebih baik baginya diadili oleh sistem pengadilan Korea.

“Kita lihat saja siapa yang akan tertawa terakhir.”

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000827426_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000831230_thumb[1]

Gang Suk tak percaya Tae Min tidak akan meminta bantuan tim penyelidikan khusus dari Amerika. Jung Woo bilang sepertinya Tae Min jatuh dalam perangkap mereka. Won Bin bilang mereka sudah hampir selesai. Tapi kata Joon Hyuk mereka harus mulai mengumpulkan bukti.

Gang Suk merasa senang karena kemungkinan besar mereka bisa kembali muda. Gang Suk memikirkan sesuatu, apa yang akan dia lakukan setelah menjadi muda.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000855421_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000869567_thumb[1]

Gang Suk tertawa bersama Soo Jung dan berputar-putar. Gang Suk memakai kaos pink dengan gambar Soo Jung, dan Soo Jung memakai kaos pink dengan gambar Gang Suk. Gang Suk kemudian memeluk erat Soo Jung, dan menciumnya dengan kasar. (hahahaha… ngakak..)

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000888887_thumb[3] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000893458_thumb[1]

Gang Suk tersenyum genit membayangkan hal yang terjadi kemudian. Joon Hyuk melempar wajahnya dengan sesuatu (seperti penghapus papan tulis dari busa). Gang Suk kesal dan bertanya kenapa Joon Hyuk melakukannya.

“Mukamu memerah dan hidungmu kembang-kempis. Apa yang sedang kau pikirkan?”

“Apa urusannya denganmu?”

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000914747_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000917949_thumb[1]

“Apa urusannya denganku? Kau baru saja memikirkan tidur dengan Soo Jung.” ujar Joon Hyuk galak.

Gang Suk pun tak mengelak, malah heran bagaimana Joon Hyuk bisa tahu. Won Bin dan Jung Woo tertawa. Joon Hyuk memperingatkan Gang Suk untuk tidak punya pikiran seperti itu lagi. Jika ketahuan lagi, Gang Suk akan mati.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000929828_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000936468_thumb[1]

Eun Ji datang. Gang Suk bilang bilang seharusnya Eun Ji tinggal dulu di rumah sakit, kenapa sudah keluar. Jung Woo pun bertanya apa Eun Ji baik-baik saja. Joon Hyuk bilang dia keluar karena dia sudah sehat. Eun Ji mengangguk membenarkan, bahkan sekarang dia merasa lapar.

Jung Woo kemudian mengajak semuanya makan. Bukan Joon Hyuk namanya jika dia langsung setuju. Dia bilang mereka harus mengumpulkan informasi. Jung Woo menyanggah, penyelidikan baru berjalan lancar ketika perut penuh. Jung Woo akan mentraktir mereka semuanya.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_000982981_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_000987519_thumb[1]

Mereka pun makan di sebuah restoran. Jung Woo tersenyum melihat semua rekannya makan dengan lahap, bahkan dia menawarkan jika ada yang ingin tambah. Eun Ji mengacungkan jempol. Eun Ji berterima kasih, Jung Woo memang yang terbaik. Jung Woo kemudian bilang kalau dia akan memesan alkohol. Joon Hyuk melarang karena mereka harus kembali bekerja, tapi Jung Woo tetap ingin meminumnya, satu botol saja. Dan dia pun memesan.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001005738_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001017716_thumb[1]

Soo Jung datang. Dia diundang Gang Suk, karena Gang Suk memikirkan Soo Jung saat makan makanan enak. Karena itulah Soo Jung datang. Gang Suk merasa sangat-sangat senang. Dia mendorong Won Bin yang duduk disampingnya dan menyuruh Soo Jung duduk disana. Tapi dilarang Joon Hyuk. Joon Hyuk menyuruh Soo Jung duduk disampingnya.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001074607_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001086451_thumb[1]

Soo Jung dan Gang Suk ber-lovey-dovey di depan semua orang, saling menyuapi satu sama lain. Won Bin merasa kesal dibuatnya dan menyebut mereka tak punya tata krama. Saking kesalnya dan tak tahan lagi, Won Bin minta diambilkan tang untuk mencabut lidah mereka. Won Bin juga penasaran apa yang Soo Jung sukai dari Gang Suk, dia tidak akan heran jika Soo Jung menyukainya. Tapi Soo Jung tidak sudi menyukai Won Bin. Won Bin menyebut Soo Jung cumi-cumi.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001095094_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001112911_thumb[2]

Joon Hyuk melihat Jung Woo yang terus minum. Dan pada akhirnya Jung Woo mabuk. Dia dipapah Gang Suk dan Joon Hyuk ke pinggir jalan raya. Bahkan Jung Woo masih sempat mengigau meminta satu gelas soju lagi. Eun Ji bilang itu pertama kalinya dia melihat Jung Woo semabuk itu.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001123756_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001129828_thumb[1]

“Gang Suk-ah, kau tahu betapa aku mencintaimu, kan?” Jung Woo mencium pipi Gang Suk.

“Joon Hyuk, aku juga cinta padamu.” Jung Woo memeluk Joon Hyuk.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001150415_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001151717_thumb[1]

Joon Hyuk menyuruh Gang Suk mengantar Jung Woo, tapi Gang Suk harus mengantar Soo Jung. Kemudian Won Bin baru muncul, dia merasa tidak mati gaya lagi. Soo Jung melihat Won Bin dan bertanya siapa pria tampan itu

“Apa maksudmu "siapa"? Ini kakek yang tadi tidak kau acuhkan. Selain itu, kau cumi-cumi.” Ujar Won Bin kesal.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001159658_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001161126_thumb[1]

Melihat Won Bin yang tampan, Soo Jung pura-pura mabuk dan bersandar pada Won Bin. Won Bin berkali-kali mendorong Soo Jung pada Gang Suk. Dan berkali-kali juga Soo Jung mencoba bersandar pada Won Bin.

Eun Ji menawarkan diri untuk mengantar Jung Woo pulang ke rumahnya. Joon Hyuk melarang, dia yang akan mengantar Jung Woo.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001194993_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001207839_thumb[1]

Di dalam taksi, Jung Woo bersandar pada Joon Hyuk, tapi didorong kembali oleh Joon Hyuk.

“Joon Hyuk, kau tahu aku menyukaimu, kan?” Jung Woo memonyongkan bibirnya hendak mencium Joon Hyuk.

“Kau sudah gila? Kenapa kau minum begitu banyak?” Joon Hyuk mendorong Jung Woo lagi.

“Begitulah... kuharap aku mabuk. Aneh sekali... berapa banyak pun yang kuminum, aku tidak bisa mabuk.”

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001216281_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001227092_thumb[1]

“Aish, kau... kau sangat mabuk.”

“Aku tidak mabuk, teman.” Jung Woo bersandar pada Joon Hyuk lagi. “Hanya saja... Tiga bulan...”

Kali ini Joon Hyuk membiarkan Jung Woo bersandar.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001273939_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001317716_thumb[1]

Mereka sampai di depan rumah Jung Woo. Di depan rumah ada Komisaris Park bersama seorang pria yang memiliki tato kupu-kupu di tangannya. Komisaris Park mengenalkan pria itu pada Jung Woo. Pria itu dulu ditangkap Komisaris Park saat bertugas di Busan. Pria itu menganggap Komisaris Park sebagai penyelamat hidupnya, karena berkat Komisaris Park dia memulai kehidupan yang baru.

Joon Hyuk menerima telpon dari Gang Suk yang bilang kalau dia rasa Joon Hyuk harus segera pulang. Joon Hyuk tidak bisa karena dia harus kembali ke kantor. Lalu terdengar suara ibu yang berteriak marah agar Joon Hyuk segera pulang.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001327960_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001342374_thumb[1]

Di rumah Gang Suk dan Soo Jung duduk bersimpuh di samping ayah dan ibu. Joon Hyuk pulang. Ibu menyuruhnya duduk. Joon Hyuk duduk dengan gaya biasa. Gang Suk memberikan kode agar Joon Hyuk duduk bersimpuh (sebagai penghormatan pada orang tua), Joon Hyuk pun menurut.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001349748_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001384616_thumb[1]

Ibu masih menyebut Joon Hyuk ‘kakek’ dan bicara bahasa formal, dia bertanya apa Joon Hyuk sudah puas membodohi orang tua selama ini, dan kenapa tidak memberitahu mereka dengan mulut Joon Hyuk sendiri. Joon Hyuk menunduk dan meminta ibu agar jangan menggunakan bahasa formal lagi. Ayah juga tak habis pikir, bisa-bisanya Joon Hyuk membohongi mereka. Apalagi dengan ‘arwah bayi’, ibu benar-benar tercengang. Joon Hyuk beralasan kalau dia merasa ayah dan ibu tidak akan percaya meskipun dia memberitahu mereka.

Gang Suk ikut bicara membenarkan perkataan Joon Hyuk, apalagi dengan sifat Joon Hyuk itu. Ibu memukul Gang Suk dengan bantal dan menyuruhnya diam. Ibu tak percaya Gang Suk ingin berpacaran secara resmi dengan Soo Jung. Ayah juga tak bisa menerima, apa dia harus mengkhawatirkan pemakaman menantunya sebelum pemakamannya sendiri.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001415280_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001423521_thumb[1]

Ibu kembali berkata pada Joon Hyuk dengan marah, “Bagaimana bisa, seorang anak...tidak memikirkan perasaan orang tuanya...”

“Ibu, ibu, tenanglah...” Joon Hyuk menenangkan ibunya.

“Diam kau, bocah!” suara ibu tercekat. “Kau tahu apa yang paling membuatku marah? Ketika kau berubah seperti ini dan menghadapi kesulitan sendirian...sebagai ibumu...” Ibu tak kuasa lagi menahan tangisnya. “...tanpa tahu apa pun, aku berada di sampingmu... hanya tertawa. Itu sangat membuatku marah!” Ibu memukuli dadanya sendiri yang terasa sesak.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001431997_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001436434_thumb[1]

“Omoni…” Joon Hyuk terisak.

Ibu mendorong ayah yang ada disampingnya dan memeluk Joon Hyuk. Ibu memegang wajah Joon Hyuk dan berkata masih sambil menangis, “Aigoo...Aigoo, apa ini? Meskipun kau berubah... bagaimana bisa kau menjadi tua seperti ini?”

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001448113_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001462093_thumb[1]

Ayah pun menangis memeluk putra kesayangannya itu, “Kau lebih tua daripada ayahku ketika meninggal.”

“Joon Hyuk-ah, mengenai Goldfish... Bukankah mereka mencuri usia orang dan memberikannya pada orang lain?” tanya Ibu. “Kalau begitu tidak bisakah kami mengambil usiaku dan memberikannya padamu?”

Joon Hyuk menangis meminta maaf. Ibu kembali memeluk Joon Hyuk, tak tahu apa yang harus mereka lakukan untuk Joon Hyuk.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001465096_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001482080_thumb[1]

Ayah memeluk mereka. Soo Jung ikut memeluk Oppa-nya dan mereka menangis bersama. Merasa menjadi bagian keluarga, Gang Suk menghampiri mereka dan ikut memeluk, tapi ayah mendorongnya hingga terjengkang.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001496561_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001542974_thumb[1]

Kapten Tim 2 menyodorkan makanan dalam nampan pada Park Tae Min. Sesuai permintaan Tae Min yang menginginkan sup tulang sapi. Park Tae Min meminta agar Kapten Tim 2 melepaskan borgolnya. Park Tae Min tersenyum mencurigakan. Setelah dibuka borgolnya, dia kemudian makan sup itu.

Tapi tak berapa lama kemudian, Park Tae Min seperti kesakitan dan terjatuh. Kapten Tim 2 panik dan berteriak minta dipanggilkan ambulance.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001564262_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001566498_thumb[1]

Park Tae Min dibawa ambulance menuju rumah sakit dengan pengawalan mobil polisi. Kapten Tim 2 bilang pada paramedis bahwa Park Tae Min tidak boleh mati, dan bertanya kenapa dia seperti itu. Paramedis bilang Park Tae Min hanya mengalami syok sementara. Kapten Tim 2 frustasi, dia benar-benar merasa akan gila.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001605269_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001608906_thumb[1]

Kemudian ambulance dan mobil polisi dihadang dan dipepet beberapa mobil sedan hitam. Ambulance pun berhenti mendadak. Dari dalam mobil sedan keluar paa pria berjas hitam dan mengacungkan senjata pada pengemudi ambulance dan mobil polisi.

Seorang pria membuka pintu belakang ambulance. Dan keluarlah Park Tae Min yang sudah melumpuhkan Kapten Tim 2 dan paramedis. Park Tae Min tersenyum penuh kemenangan dan memuji kerja anak buahnya yang telah bekerja keras.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001630228_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001640004_thumb[1]

Di kantor, Eun Ji mengherankan perubahan Won Bin yang bahkan tidak bertahan satu hari. Won Bin bilang itu tidak penting sekarang ini. Joon Hyuk yang datang dengan tergesa bertanya apa yang sudah terjadi. Won Bin memberitahu kalau Park Tae Min melarikan diri. Joon Hyuk menuntut penjelasan bagaimana bisa itu terjadi.

“Dia tiba-tiba pingsan ketika sarapan. Jadi ketika mereka membawanya di ambulance, mereka diserang.” Eun Ji menjelaskan.

“Jika hal seperti itu terjadi, seharusnya aku yang diberi tahu duluan.” Joon Hyuk juga menanyakan kondisi polisi yang ada di TKP. Eun Ji bilang mereka masih belum sadar. Joon Hyuk kesal dan mengumpat Park Tae Min.

***

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001651216_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001669267_thumb[1]

Jung Woo melihat ayahnya yang meminta maaf di telpon (mungkin pada atasannya) untuk insiden kaburnya Park Tae Min. Komisaris Park berkali-kali meminta maaf, dan bahkan berkata kalau dia akan bertanggung jawab atas semuanya. Jung Woo melihat ayahnya yang tampak tertekan, dan merasa bersalah telah membuat ayahnya mengalami situasi yang sulit.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001679878_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001681713_thumb[1]

Jung Woo masuk ke ruangan tim saat Joon Hyuk dan yang lain hendak memeriksa TKP untuk mencari petunjuk. Joon Hyuk meminta Jung Woo memeriksa CCTV. Jung Woo mengiyakan dan segera pergi.

Joon Hyuk lalu menanyakan keberadaan Gang Suk yang belum terlihat olehnya. Won Bin memberitahu kalau Gang Suk mengambil file rekaman yang telah selesai diperbaiki dari alat perekam yang disembunyikan Hae Jin.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001705569_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001730695_thumb[1]

Gang Suk kemudian datang dan berkata kalau ada masalah besar. Mereka mendengarkan file rekaman yang sudah seluruhnya diperbaiki. Ada tambahan rekaman lain, jeda beberapa saat setelah Park Tae Min menembak Hae Jin dan mengucapkan salam. Bunyinya:

“Penyidik Lee Joon Hyuk, bagaimana ini? Kau mungkin mengira bahwa sudah menang. Kau tahu bahwa ada pepatah: Berhati-hatilah karena kemenangan hari ini mungkin akan membawa kekalahan esok hari. Seharusnya kau lebih berhati-hati. Pertemuan kita memang singkat, tapi menyenangkan. Sampai jumpa.”

Won Bin mengumpat. Eun Ji merasa Park Tae Min pasti tahu bahwa suaranya direkam. Tapi Won Bin bingung kenapa dia membiarkan dirinya tertangkap. Joon Hyuk bilang Park Tae Min sengaja melakukannya.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001746611_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001756788_thumb[1]

Ternyata memang benar. Dan yang meletakkan alat perekam itu di dalam mulut Hae Jin adalah Park Tae Min, bukan Hae Jin seperti yang mereka kira.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001765963_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001770401_thumb[1]

Gang Suk berkesimpulan semua itu sudah direncanakan oleh Park Tae Min. Eun Ji bingung, kenapa dia melakukan itu. Joon Hyuk bilang Park Tae Min memang sengaja ingin datang kesana, ke kantor kepolisian. Tapi kenapa dia ingin datang kesana, tanya Won Bin tak mengerti. Mendengar itu Joon Hyuk terpikir sesuatu dan segera pergi.

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001789353_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001796594_thumb[1]

Joon Hyuk memeriksa ruang bukti. Dia memberitahu yang lain kalau bukti yang berisi tulisan formula itu telah hilang. Won Bin menduga kalau begitu sejak awal dia memang mengincar bukti itu dan sengaja membiarkan dirinya tertangkap. Joon Hyuk membenarkan, Park Tae Min sudah memperhitungkan semuanya, termasuk jika mereka memiliki formula itu.

“Tapi, bagaimana dia bisa mencuri sesuatu yang ada di sini?” Eun Ji tak mengerti. “Park Tae Min pingsan ketika makan dan langsung dibawa ke ambulans.”

Flowers.Grandpa.E11.mkv_001823154_thumb[1] Flowers.Grandpa.E11.mkv_001829660_thumb[1]

“Itu berarti ada orang dalam yang bersekongkol dengannya.” Ujar Joon Hyuk.

Mereka pun terkejut mendengar kemungkinan ada mata-mata lain di kantor.

***

Bersambung ke bagian 2~

***

Episode ini benar-benar menyedihkan. Banyak adegan yang tanpa terasa membuat air mata mengalir. Di bagian ini adalah saat Jung Woo yang mabuk mengatakan kalau dia juga menyayangi Joon Hyuk. Dan saat ibu dan ayah bersedih atas nasib ayahnya. Gak nyangka ibu yang begitu kocaknya, ternyata hanyalah seorang ibu yang merasakan sakit atas penderitaan anaknya.

Dan ternyata memang benar dugaanku. Park Tae Min tak akan semudah itu ditangkap. Dia pintar dan licik. Bahkan dia sudah tahu kalau dia akan ditangkap. Mungkin dia tidak mau ‘kecolongan’ lagi seperti ketika Joon Hyuk membakar formula itu.

Comments

  1. Judul episode 11 ini serem banget... "kematian Jung Woo". huwaa... gak rela kalo Jung Woo benar-benar meninggal.... :(

    ReplyDelete
  2. Yaaah, jung woo jangan mati dong,
    Huhuhu

    ReplyDelete
  3. Ikut sedih pas kluarga jonhyuk nangis... Tp lgsung ngakak pas gangsuk kejengkang :D

    ReplyDelete
  4. Jung woo kenapa harus mati sih :'(

    ReplyDelete
  5. mba. episode 12 nya di tunggu segera ya... ;)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts