Endless Love Episode 9 & 10

~Episode 9~

Endless.Love.E09.mp4_000575875_thumb[1] Endless.Love.E09.mp4_003438034_thumb[1]

Kwang Hoon pergi ke Amerika untuk menemui Kingmaker. Dan hal ini membuatnya menjadi sasaran penculikan dari orang yang ingin tahu apa yang mereka bicarakan.

Sinopsis selengkapnya klik disini (sinopsis by Irfa di My Short Obsession).

~Episode 10~

Endless.Love.E10.mp4_000042575_thumb Endless.Love.E10.mp4_000048681_thumb

Kwang Chul mengejar motor In Ae yang mengikuti mobil Jendral Chun yang membawa Kwang Hoon. Jendral Chun membawa ke rumahnya. In Ae berpikir Jendral Chun hendak merawat Kwang Hoon secara rahasia dirumahnya. Kwang Chul merasa aneh, seorang asisten Jendral diculik dan disiksa. Lalu Jendral menyembunyikannya.

In Ae kesal melihat Hye Jin yang tadi ikut menjemput Kwang Hoon. In Ae merasa kalau mereka terlihat seperti sebuah keluarga. Kwang Chul menenangkan In Ae, Kwang Hoon hanya terlibat dalam kekuasaan politik yang kotor. Kwang Chul kemudian ingat kalau dia meninggalkan Se Kyung di bandara.

***

Endless.Love.E10.mp4_000128061_thumb Endless.Love.E10.mp4_000178978_thumb

Kwang Chul berlari mencari Se Kyung. Se Kyung sedang duduk di bangku sambil cemberut. Kwang Chul kesal, apa Se Kyung tidak tahu bagaimana caranya memanggil taksi. Atau Se Kyung bisa menelpon rumah, dan penjaga akan menjemput. Se Kyung balik kesal karena Kwang Chul menghilang.

Kwang Chul makin kesal, dia habis menyelamatkan orang. Ayah Se Kyung adalah politikus yang baik, tapi kenapa ada yang melakukan kejahatan di jalanan siang hari. Se Kyung tak percaya. Mereka terus bertengkar, sampai akhirnya Kwang Chul membentak Se Kyung agar mengikutinya.

Di dalam mobil, Se Kyung bilang dia akan menunggu Kwang Chul sampai jadi mumi. Se Kyung kembali mengekspresikan kekesalannya dengan memukuli Kwang Chul.

***

Endless.Love.E10.mp4_000222989_thumb Endless.Love.E10.mp4_000233833_thumb

Sutradara Im mendekati In Ae yang sedang melamun memikirkan Kwang Hoon. In Ae lalu bertanya politikus masa yang paling dikenal Sutradara Im. Tentu saja PM Kim yang merupakan teman baik kesenian. Siapa lagi selain dia, tanya In Ae lagi. Tidak ada. Sutradara Im pun bertanya kenapa In A menanyakan hal itu. Tapi In Ae tak mengatakan alasannya.

Sutradara Im pun bertanya apa In Ae sudah siap bekerja lagi. In Ae mengiyakan karena Sutradara Im yang bilang begitu. Sutradara Im membenarkan, mereka harus cepat-cepat jika ingin syuting selesai sebelum In Ae masuk kuliah.

***

Endless.Love.E10.mp4_000262962_thumb Endless.Love.E10.mp4_000321554_thumb

Jendral Chun bicara dengan Kwang Hoon yang sudah dipindah ke kamarnya. Jendral Chun merasa kalau apa yang terjadi pada Kwang Hoon adalah perbuatan Kepala Staff. Kwang Hoon juga merasa begitu. Mereka ingin tahu pesan apa yang disampaikan US setelah menerima pesan rahasia itu. Jendral Chun bertanya apa yang menyiksa Kwang Hoon tampak seperti tentara bayaran? Menurut Kwang Hoon mereka terlihat seperti mantan agen pemerintah yang bekerja sebagai tentara bayaran. Mereka seperti dibayar untuk membunuh.

“Dunia ini lebih menakutkan daripada medan perang.” Ujar Jendral Chun.

Jendral Chun bertanya lagi apa benar yang menyelamatkan Kwang Hoon adalah adiknya. Jendral Chun bilang kalau itu adalah kentungan yang menyenangkan. Tapi Kwang Hoon tak mengatakan apapun.

***

Endless.Love.E10.mp4_000360927_thumb Endless.Love.E10.mp4_000378344_thumb

Kenyataannya, yang menyerang Kwang Hoon bukanlah suruhan Kepala Staff tapi si Kupu-kupu Besi. Nyonya Min menghubungi seseorang, sepertinya Park Young Tae, memuji kerja bagusnya. Lalu dia menanyakan masalah dana rahasia. Namun saat PM Kim masuk, Nyonya Min langsung mengubah pembicaraan seperti sedang bicara dengan Nyonya Hong. Saat ditanya pun Nyonya Kim bilang kalau dia bicara dengan istinya Direktur. Tapi PM Kim merasa tidak seperti itu.

“Aku..sungguh-sungguh tidak punya hasrat untuk kekuatan tertinggi. Jangan membuat gentar siapapun karena aku.”

Endless.Love.E10.mp4_000388688_thumb Endless.Love.E10.mp4_000436936_thumb

Nyonya Min tak terima, siapa yang mengatakan itu pada suaminya, apakah pihak Jendral Chun. PM Kim hanya meminta istrinya untuk berhati-hati dengan tangannya. Nyonya Kim bilang yang membuat tangannya bergerak hanyalah wanita-nya PM Kim. Dia memastikan kalau wanita itu hidup dengan baik sangat jauh dari Korea. PM Kim terdiam menatap tajam istrinya, dia sepertinya baru tahu kalau Nyonya Min melakukan sesuatu pada ibunya In Ae.

Se Kyung pulang. Nyonya Min langsung marah, darimana saja Se Kyung karena Chairman Son menelpon untuk memberitahu dia sudah tiba di Jepang. Se Kyung terdiam tak menjawab. Nyonya Min berdiri kesal menyuruh Se Kyung dan PM Kim melakukan apa yang mereka inginkan.

Endless.Love.E10.mp4_000459091_thumb Endless.Love.E10.mp4_000494227_thumb

Berbeda dengan istrinya, PM Kim menyambut Se Kyung dengan hangat. Se Kyung kesal pada ibunya, kenapa ibunya mengontrol kehidupan keluarganya. PM Kim bilang kalau istrinya memang benar dalam beberapa hal. Tapi Se Kyung menyayangkan sikap ibunya yang mengirim Tae Kyung pergi dengan para penjaga mengikutinya hingga ke Boston dan mengawasinya.

PM Kim bilang Tae Kyung dan Chairman Son pergi, pasti sekarang Se Kyung merasa bosan lagi. Dan sepertinya dugaan PM Kim memang benar. Se Kyung mendekat dan memeluk ayahnya dari belakang.

“Ayah..aku ingin bahagia.”

***

Endless.Love.E10.mp4_000510309_thumb Endless.Love.E10.mp4_000511611_thumb

Kwang Chul menemui Kim Jung Chul untuk membawakan dana lobi yang tersisa dari tempat Jang Taek Sang, yang sekarang terbaring di RS. Jung Chul bilang dia tak mengenali Kwang Chul. Tapi Kwang Chul yakin dia akan mengenali apa yang ada dalam tas golf yang dibawa Kwang Chul. Jung Chul tak percaya, karena biasanya Jang Taek Sang datang sendiri untuk memberikan dana itu.

Kwang Chul melemparkan tas itu dan mengatakan kalau di dalamnya ada bongkahan emas dan menyuruh Jung Chul untuk cepat membukanya.

Endless.Love.E10.mp4_000579912_thumb Endless.Love.E10.mp4_000585117_thumb

Jung Chul tampak senang dan segera membuka tas itu. Tapi isinya ternyata adalah batu-batu tak berharga. Jung Chul marah dan bertanya siapa Kwang Chul. Kwang Chul pura-pura terkejut dan berkata kalau dia lupa mengecat batu itu menjadi emas. Kwang Chul juga bilang Jung Chul lah yang sudah mengambil dana lobi tiga juta dolar, jadi lebih baik dia yang memperkenalkan diri siapa dirinya.

Jung Chul mengeluarkan pistol hendak menembak Kwang Chul. Kwang Chul menyerang, dan terjadilah pergelutan.

Endless.Love.E10.mp4_000637637_thumb Endless.Love.E10.mp4_000643976_thumb

Kwang Chul bertanya pada Jung Chul yang babak belur, siapa yang menyuruhnya membunuh seseorang saat dia masih menjadi Kepala Keamanan Busa. Tapi Jung Chul tak mengerti karena Kwang Chul tak menyebutkan nama.

Kwang Chul semakin marah, apa begitu banyak yang Jung Chul bunuh sehingga dia tak bisa mengingatnya. Kwang Chul bertanya lagi, tapi Jung Chul keburu pingsan.

***

Endless.Love.E10.mp4_000687653_thumb Endless.Love.E10.mp4_000707273_thumb

In Ae berdiri di luar rumah Jendral Chun dan menatap ke arah kamar Kwang Hoon. Sementara itu di dalam kamar Kwang Hoon, Hye Jin masih setia mengurus Kwang Hoon meski Kwang Hoon sudah menyuruhnya pergi, Hye Jin menggunakan ayahnya sebagai alasan.

Kwang Hoon kemudian bertanya apa ada telpon dari rumah. Hye Jin marah, apa maksud Kwang Hoon dengan rumah, rumahnya ya disana. Tapi Kwang Hoon tetap bertanya, dia harus terus berhubungan dengan keluarganya. Hye Jin menyuruh Kwang Hoon tidak khawatir soal itu dan segera sembuh saja.

In Ae masih khawatir dengan Kwang Hoon, dia pasti ingin menemui Kwang Hoon. Tapi apa daya, dia tak bisa melakukan apapun. Maka In Ae pun segera pergi dari sana.

***

Endless.Love.E10.mp4_000769034_thumb Endless.Love.E10.mp4_000863562_thumb

In Ae ternyata benar-benar membeli sebuah rumah yang lebih baik dari sebelumnya. Rumah yang di depannya ada sebuah restoran untuk Bibi Kyung Ja, dan di atas ada sasana untuk pelatih Jo.

Semua anggota keluarga merasa senang dan bersyukur. Pelatih Jo merasa senang karena sasana itu adalah sasana yang pernah di pakai pemenang tinju dunia Hong Soo Young. Bibi Kyung Ja merasa senang karena itu adalah rumah mereka sendiri, bukan sewaan. Bibi juga menyiapkan kamar untuk Kwang Hoon dan Kwang Chul. Bibi merasa lega karena akhirnya mereka bisa membayar budi keluarga Han untuk tumpangan tempat tinggal saat di Busan.

***

Endless.Love.E10.mp4_000977743_thumb Endless.Love.E10.mp4_000981413_thumb

Park Tae Kyung menemui Jung Chul yang babak belur. Jung Chul melapor kalau dia tak mengenal orang yang melakukan itu padanya, dia juga tidak tahu dimana Jang Taek Sang. Tapi orang itu (Kwang Chul) mempunyai dokumen rahasia tentang mereka, dan Jung Chul pikir mereka harus menyerah terhadap hotel itu.

Tapi Park Young Tae bilang dia tak pernah menginginkan hotel itu dan dia tahu kalau Jung Chul menggelapkan banyak uang. Sekarang Jung Chul harus bertanggung jawab dan menangani hal itu.

Jung Chul memastikan kalau yang menghubunginya untuk bertemu adalah Jang Taek Sang. Karena itu berarti Jang Taek Sang masih hidup, Park Young Tae menyuruh Jung Chul untuk membunuhnya, atau semuanya akan menjadi lebih besar.

Endless.Love.E10.mp4_000996228_thumb Endless.Love.E10.mp4_000999665_thumb

Kwang Chul menyaksikan mereka dari atas jembatan, tapi sayanganya Kwang Chul tidak melihat dengan jelas wajah Park Young Tae karena posisinya membelakangi Kwang Chul.

Jung Chul kemudian bilang kalau orang itu (Kwang Chul) tahu tentang dia yang pernah menjadi Kepala Keamanan Busan dan menyinggung tentang kejadian di Pusat Kebudayaan Amerika. Young Tae was-was, apakah Jung Chul berani menyebutkan namanya di depan orang yang tak dikenal. Jung Chul bilang dia tak melakukannya, tapi kemudian dia berlutut meminta maaf.

***

Endless.Love.E10.mp4_001132965_thumb Endless.Love.E10.mp4_001144610_thumb

Beberapa pria berjas mengobrak-abrik sebuah kantor. Mereka kemudian berhasil menemukan sebuah brankas dan mengambil semua isinya.

***

Endless.Love.E10.mp4_001174773_thumb Endless.Love.E10.mp4_001176942_thumb

Kwang Chul mengingat kembali saat Jung Chul bertemu dengan seseorang. Kwang Chul mungkin sudah menduga kalau orang itu adalah orang yang membunuh ayahnya, tapi Kwang Chul tak melihat dengan jelas wajah orang itu (yang sebenarnya adalah Park Young Tae).

Endless.Love.E10.mp4_001205170_thumb Endless.Love.E10.mp4_001211743_thumb

Kwang Chul menyuruh Jang Taek Sang untuk tetap bersembunyi, karena sekarang nasibnya antara hidup dan mati. Jang Taek Sang tampak khawatir dan bertanya apa Kwang Chul menyodok sarang lebah. Kwang Chul tak menyangkal, mereka tak akan mendapatkan madu kalau tak menyodok sarang lebah.

Taek Sang makin khawatir itu akan membuat nyawa mereka, terlebih dirinya dalam bahaya. Mendengar hal itu Kwang Chul jadi berpikir kalau Taek Sang tahu untuk siapa Jung Chul bekerja, tapi Taek Sang mengelak. Bagaimana mungkin petugas seperti Jung Chul dekat dengannya.

***

Endless.Love.E10.mp4_001258724_thumb Endless.Love.E10.mp4_001347646_thumb

Bibi Kyung Ja dan semua orang merayakan rumah baru mereka dan berterima kasih pada In Ae. In Ae keluar rumah dan bertemu Kwang Chul yang baru datang setelah diberitahu Pelatih Jo. Dia tak percaya kalau hanya dia yang belum tahu tentang rumah itu. Pelatih Jo bilang mereka juga baru tahu hari ini dan langsung membersihkannya.

Endless.Love.E10.mp4_001371870_thumb Endless.Love.E10.mp4_001408707_thumb

In Ae menunjukkan kamar untuk Kwang Chul dan Kwang Hoon. Di kamar itu penuh dengan barang-barang milik mereka berdua. Kwang Chul takjub In Ae menyimpan semua itu. Tentu saja, In Ae menyimpannya sebagai barang berharga, seperti seorang ibu.

Tapi sebagai pria, Kwang Chul tak bisa begitu saja tinggal di rumah yang dibeli seorang wanita. In Ae meminta Kwang Chul tinggal saja disana, karena itu merupakan balas budinya pada ayah Kwang Chul atas rumahnya di Busan dulu. In Ae juga menyuruh Kwang Chul bekerja di lokasi pembangunan. In Ae mengkhawatirkan pekerjaan Kwang Chul yang sekarang.

Endless.Love.E10.mp4_001441306_thumb Endless.Love.E10.mp4_001446211_thumb

Kwang Chul meminta In Ae untuk mengkhawatirkan dirinya sendiri saja. In Ae harus menjadi jaksa lebih dulu untuk menjadi Menteri Hukum. Tapi In Ae tahu setelah dia menjadi jaksa, Kwang Chul akan memanfaatkan dirinya. Kwang Chul tertawa.

Kwang Chul lalu bertanya apa In Ae pikir Kwang Hoon akan tinggal disana. Karena dari yang dia lihat, Kwang Hoo sudah terbang sangat sangat jauh. In Ae tak suka mendengar Kwang Chul menyebut Kwang Hoon sudah pergi jauh. Dia pun bercanda memukul Kwang Chul.

***

Endless.Love.E10.mp4_001517582_thumb Endless.Love.E10.mp4_001519551_thumb

Pagi hari. Kwang Hoon sudah bisa berdiri sendiri dari tempat tidur. In Ae berlatih di sasana bersama Pelatih Jon. Kwang Chul membaca koran dan membaca sebuah kabar mengejutkan. Jung Chul dikabarkan dalam koran itu melakukan bunuh diri di Sungai Han karena kegagalan bisnis. Kwang Chul sangat terkejut, karena dia melihat sendiri Jung Chul semalam.

Endless.Love.E10.mp4_001529294_thumb Endless.Love.E10.mp4_001536401_thumb

Manajer Produksi menemui In Ae yang sedang berlatih. Dia berteriak senang dan mengabari In Ae kalau penonton yang melihat iklan mereka tadi malam sangat banyak. Chairman perusahaan kosmetik sangat gembira dan dia menyuruh untuk meluncurkan iklan untuk seluruh negara secepatnya.

Manajer Produksi bilang In Ae akan sukses di iklan bahkan sebelum filmnya keluar. Tapi Manajer merasa heran dengan In Ae yang tampak tak gembira.

“Aku bersyukur aku menghasilkan uang dan membeli sebuah rumah. Aku berterima kasih untuk itu semua.” Ujar In Ae.

Manajer bilang setelah ini kemungkinan akan ada banyak perusahaan yang menawarkan iklan dengan tas berisi uang. Tapi In Ae bilang menimbun uang akan membuat mereka mati lemas.

***

Endless.Love.E10.mp4_001581713_thumb Endless.Love.E10.mp4_001584149_thumb

Tae Kyung berada didalam pesawat. Tersenyum membaca berita tentang kesuksesan iklan yang dibintangi In Ae.

***

Endless.Love.E10.mp4_001591790_thumb Endless.Love.E10.mp4_001600165_thumb

Jang Taek Sang dan Kwang Chul menonton berita kematian Jung Chul di televisi yang dikabarkan sebagai bunuh diri. Taek Sang bilang kalau korban berikutnya adalah dia, karena seperti itulah metode mereka. Menyingkirkan orang semudah memukul lalat jika mereka menyusahkan. Hal ini juga terjadi pada ayah Kwang Chul.

Kwang Chul tak mengerti. Taek Sang bilang apa Kwang Chul benar-benar berpikir kalau ayahnya bunuh diri. Jung Chul tak memberitahu Tae Sang tentang hal itu, tapi Taek Sang melihat mereka sudah membunuh banyak orang.

“Jika sesuatu terjadi padaku, ketahuilah itu sebagai ulah mereka. Aku tidak akan pernah..Aku tidak akan pernah melakukan bunuh diri! Aku tidak akan pernah melakukan sesuatu seperti itu!”

Endless.Love.E10.mp4_001699064_thumb Endless.Love.E10.mp4_001707138_thumb

Kwang Chul bertanya apa Jung Chul memberitahu siapa bos-nya. Tapi Tae Sang tetap tutup mulut dengan bilang kalau dia tidak tahu, dia tidak tahu apapun. Yang dia tahu Jung Chul sudah menipunya.

Kwang Chul mendesak Taek Sang untuk memberitahu semua yang dia ketahui. Tapi lagi-lagi Tae Sang bilang kalau dia tidak tahu apapun. Taek Sang bilang dia ingin melarikan ke luar kota dan meminta Kwang Chul menyerahkan kembali dokumen rahasia itu.

Kwang Chul bilang sudah terlambat, karena dia yakin Taek Sang saksi pembunuhan ayahnya, Taek Sang kebenaran dibalik kematian tak adil ayahnya. Tae Sang mengelak, itu hanya asumsinya saja. Tapi Kwang Chul tak percaya lagi.

***

Endless.Love.E10.mp4_001728093_thumb Endless.Love.E10.mp4_001734199_thumb

In Ae syuting, dan dia mendapatkan pujian lagi dari sutradara untuk aktingnya yang semakin membaik.

Endless.Love.E10.mp4_001755453_thumb Endless.Love.E10.mp4_001783581_thumb

Dengan menggunakan tongkat, Kwang Hoon berjalan tertatih di jalan yang menanjak, pulang ke rumah. Turut serta dengannya Hye Jin dan beberapa pengawal. Namun, saat Kwang Hoon masuk ke rumah, tapi pemiliknya sudah berubah.

Endless.Love.E10.mp4_001831462_thumb Endless.Love.E10.mp4_001854118_thumb

Kwang Hoon berhasil menemukan tempat tinggal In Ae yang baru dan bertemu bibi. Bibi kesal Kwang Hoon memarahinya karena pindah tanpa menelpon. Tapi bibi lebih kesal karena Kwang Hoon yang berkata kasar pada In Ae, dan malah mendapat perawatan di istana Jendral Chun.

Kwang Hoon bilang dia baru saja selamat dan saat dia pulang tak ada siapapun disana. Bibi mengingatkan, kalau yang menyelamatkan Kwang Hoon adalah Kwang Chul bukan Jendral Chun. Bibi juga kesal karena Kwang Hoon membiarkan Hye Jin ikut dengannya, apa untuk memperlihatkannya pada In Ae. Kwang Hoon membela, Hye Jin ikut karena mengkhawatirkannya. Kwang Hoon juga bilang kenapa bibi begitu khawatir di saat hatinya tidak berubah. Bibi tak percaya.

Endless.Love.E10.mp4_001880678_thumb Endless.Love.E10.mp4_001889087_thumb

Hye Jin masuk dan meminta Bibi untuk tidak marah pada Kwang Hoon karena dirinya. Hye Jin bilang dia memaksa ikut dengan Kwang Hoon karena Kwang Hoon belum sepenuhnya sembuh.

Bibi yang semakin kesal bertanya sambil berteriak apa Kwang Hoon ingin masuk, bagaimanapun Kwang Hoon sudah ada disana. Bibi memberitahu kalau ada kamar Kwang Hoon juga di dalam.

***

Endless.Love.E10.mp4_001937235_thumb Endless.Love.E10.mp4_001947912_thumb

Kwang Hoon masuk ke kamarnya, dia takjub. Dan merasa sedih saat melihat foto mendiang ayahnya.

Hye Jin masuk ke halaman rumah dan memuji In Ae yang menghasilkan banyak uang. Kwang Hoon menyuruh Hye Jin pulang karena dia akan menghabiskan sisa liburannya disana. Hye Jin tidak mau, bahkan Kwang Hoon tidak ijin ayahnya.

“Ini rumahku. Aku..pulang.” ujar Kwang Hoon tegas.

***

Endless.Love.E10.mp4_001982880_thumb Endless.Love.E10.mp4_001986818_thumb

Pelatih Jo dan Kwang Hoon merencanakan sesuatu untuk mendapatkan uang dari mereka yang mengambil uang dari pembangunan ilegal. Kwang Hoo sangat yakin dapat melakukannya, walau Pelatih Jo bilang itu tidak semudah kedengarannya.

***

Endless.Love.E10.mp4_002013444_thumb Endless.Love.E10.mp4_002026624_thumb

Tae Kyung pergi ke rumah In Ae yang lama. Ahjumma yang tinggal disana merasa kesal karena seharian ini sudah dua orang yang mencari In Ae. Sementara itu Tae Kyung bingung kemana harus mencari In Ae.

***

Endless.Love.E10.mp4_002084415_thumb Endless.Love.E10.mp4_002118783_thumb

In Ae yang baru pulang tergesa-gesa masuk menemui Kwang Hoon di kamar. In Ae dan Kwang Hoon berpelukan melepas rindu. Kwang Hoon hendak menjelaskan sesuatu, tapi In Ae melarang, melihat Kwang Hoon masih hidup baginya itu sudah cukup.

Tapi Kwang Hoon mendebat In Ae yang pindah tanpa bilang padanya. Dia mengeluh nyaris tidak berhasil menaiki tangga menuju rumah yang lama. In Ae menyindir Kwang Hoon yang berteriak padanya saat di rumah sakit. Kwang Hoon membela diri kalau hatinya tidak berubah.

***

Endless.Love.E10.mp4_002174438_thumb Endless.Love.E10.mp4_002229660_thumb

Nyonya Min kesal melihat suaminya yang santai melukis disaat Blue House telah membeku. Nyonya Min memberitahu Big Bear ada di Los Angeles membicarakan tentang pembelotan dan terus mempermalukan pemerintahan militer. Dia membuka semua pekerjaan kotor di belakang perebutan kekuasaan, bahkan insiden Kwangju. Seharusnya PM Kim menjawab telponnya.

PM Kim bertanya apa seorang PM harus mencari pengkhianat, kenapa tidak mengirimkan Park Young Tae saja atau diri sendiri. PM Kim bilang Nyonya Kim kan pandai mengatur skema politik. Mendengar hal itu Nyonya Min bilang suaminya itu tak perlu menjawab telpon dan tak perlu tahu dari siapa telpon itu.

***

Endless.Love.E10.mp4_002272970_thumb Endless.Love.E10.mp4_002278309_thumb

Se Kyung menemui Tae Kyung di sebuah restoran. Tae Kyung ternyata kabur saat para penjaga pergi ke Las Vegas untuk menangkap pengkhianat besar pemerintah. Se Kyung ngomel, seharusnya Tae Kyung menyelesaikan studinya dulu. Tae Kyung berdalih kalau dia merindukan In Ae.

Se Kyung menyiapkan kunci hotel kamar Chairman Son yang dia pegang untuk Tae Kyung tinggal, dan dia mengosongkan tabungannya untuk Tae Kyung. Tae Kyung memuji adiknya. Kemudian begitu sampai di hotel, Tae Kyung meminta Se Kyung mencari In Ae untuknya.

***

Endless.Love.E10.mp4_002343407_thumb Endless.Love.E10.mp4_002379677_thumb

Hari berganti malam. In Ae menyiapkan bubur daging sapi untuk Kwang Hoon sambil diomeli bibi karena memperlakukannya terlalu baik. Kwang Chul datang karena mendengar hyung-nya pulang. In Ae menyuruh Kwang Chul masuk ke kamar untuk menemui Kwang Hoon. Kwang Chul ragu, tapi akhirnya masuk juga.

Mereka bertiga berkumpul di dalam kamar. Kwang Chul menghindari bertatapan langsung dengan Kwang Hoon. Kwang Chul berpikir Kwang Hoon tak ingin melihatnya, tapi mereka akan lebih sering bertemu. Kwang Hoon bertanya apa yang Kwang Chul lakukan akhir-akhir ini. Tapi Kwang Chul bilang dia dan In Ae lebih ingin tahu apa yang Kwang Hoon lakukan akhir-akhir ini.

Endless.Love.E10.mp4_002393023_thumb Endless.Love.E10.mp4_002396594_thumb

Kwang Chul dan Kwang Hoon berdebat tentang sesuatu yang benar dan salah serta hati nurani. Kwang Chul bilang semua itu berbeda tergantung orangnya. Kwag Hoon bertanya apa hati nurani Kwang Chul tidak mengganggu ketika dia melakukan hal yang salah. Kwang Chul membalik pertanyaannya, apa Kwang Hoon bilang semua yang dia lakukan adalah benar tapi dia tetap menjadi sasaran. (mereka saling menyindir pekerjaan masing-masing)

Kwang Hoon kesal dan kesakitan lagi. Karena itulah Kwang Chul bilang apa pekerjaan Kwang Hoon layak baginya mempertaruhkan hidup. Kwang Hoon berteriak kalau dia tak akan mati seperti ayah mereka. Dia juga tak akan hidup sepertinya, itu sebabnya dia berjuang. Kwang Hoon menyuruh Kwang Chul mengkhawatirkan dirinya sendiri

“Aku takut kau akan merusak kehidupanmu dengan hidup dalam kegelapan.” Kwang Hoon meralat, “Aku khawatir kau akan merusah semua kehidupan kita.”

“Apa itu yang kau takutkan? Bahwa aku akan merusak masa depanmu?” tanya Kwang Chul tak percaya.

Endless.Love.E10.mp4_002474004_thumb Endless.Love.E10.mp4_002489353_thumb

Kwang Hoon khawatir bagaimana jika orang-orang menemukan bahwa Kwang Chul memanggil gangster untuk menyelamatkannya. Dan menemukan bahwa mereka adalah saudara. Kwang Chul tertawa menyindir Kwang Hoon. Kwang Chul kesal, Kwang Hoon lah yang berkompromi dengan menutupi kematian tidak adil ayah mereka dan sekarang Kwang Hoon bilang tidak akan hidup atau mati seperti ayah.

Kwang Hoon menyuruh In Ae membawa pergi Kwang Chul karena dia jadi tidak bisa makan. Kwang Chul sangat kesal, dia sudah menyelamatkan Kwang Hoon, tapi yang Kwang Hoon bicarakan adalah kemungkinan dia yang merusak masa depan Kwang Hoon. Kwang Chul menyebut Kwang Hoon egois.

Endless.Love.E10.mp4_002522786_thumb Endless.Love.E10.mp4_002533797_thumb

Di luar, Kwang Chul yang masih kesal mengutarakan uneg-unegnya pada In Ae. Bahkan jika dia tewas saat mencoba untuk menyelamatkan Kwang Hoon, semua yang akan Kwang Hoon pedulikan adalah bagaimana dia meninggal dengan cara yang benar. In Ae menyuruh Kwang Chul berhenti, karena akan tampak Kwang Chul seperti preman.

Tapi Kwang Chul bilang siapa yang preman dan siapa yang orang baik. Kwang Chul menyebut Kwang Hoon oportunis egois. In Ae pun menendang kaki Kwang Chul.

***

Endless.Love.E10.mp4_002555719_thumb Endless.Love.E10.mp4_002590487_thumb

Pelatih Jo menyuruh Kwang Hoon melihat Kwang Hoon dari jauh saja. Kwang Chul beralasan kalau mereka adalah saudara, jadi dia tak bisa melakukan itu. Tapi In Ae akan terluka ketika dua bersaudara saling bertengkar, hal yang sama seperti seorang ibu yang tersakiti, jelas Pelatih Jo. Kwang Chul membenarkan hal itu.

Lalu Pelatih Jo menanyakan tentang pembangunan di Busan. Kwang Chul bilang dia akan mengambil alih. Walau Pelatih Jo bilang pembangunan itu ilegal, tapi Kwang Chul bilang mereka harus mengatadi masalah itu dengan uang.

***

Endless.Love.E10.mp4_002667765_thumb Endless.Love.E10.mp4_002669967_thumb

Kwang Hoon memberitahu In Ae kalau di Amerika dia bertemu Kingmaker yang sudah melihat ke depan, ke masa depan. Kwang Hoon bilang percakapan itu sangat penting, sehingga membuatnya di hajar oleh orang yang ingin tahu dengan percakapan itu. In Ae menebak orang itu adalah Perdana Mentri. Kwang Hoon meminta In Ae hati-hati bicara.

In Ae kemudian bertanya apa yang membuat Kwang Hoon serakah, apa ingin memiliki kekuatan di bawah Jendral Chun. Kwang Hoon bilang dia akan belajar di luar negri, dia akan pergi duluan dan menetap dan nanti dia akan membawa In Ae.

In Ae menolak, dia yang akan mencari uang untuk belajar di luar negeri dan Kwang Hoon jangan menerima bantuan dari Jendral Chun. Kwang Hoon meminta In Ae untuk tidak meragukannya, percaya saja.

“Bisakah aku percaya pada apa yang kau katakan?”

“Percayalah. Percayalah. Tak peduli apapun.”

Endless.Love.E10.mp4_002762159_thumb Endless.Love.E10.mp4_002763727_thumb

Bibi Kyung Ja kemudian memberitahu In Ae kalau Hye Jin datang untuk bicara dengan In Ae. In Ae pun menemui Hye Jin. Hye Jin bilang pada In Ae kalau dia datang untuk menjemput Kwang Hoon, karena Kwang Hoon mendapat perintah khusus untuk kembali dari ayahnya yang berada di luar. Bahkan Hye Jin pikir itu perintah langsung dari Blue House karena Kwang Hoon punya banyak pengaruh.

“Ada dua makna dipanggil diam-diam. Entah darurat atau untuk memotong sayapnya. Tak heran ayahku datang sendiri kesini.”

Endless.Love.E10.mp4_002779610_thumb Endless.Love.E10.mp4_002783914_thumb

In Ae pun tak bisa melarang lagi. In Ae memang benar melihat Jendral Chun di luar. Kwang Hoon meminta In Ae untuk tidak khawatir dan menunggu telponnya. Kwang Chul melihat itu dan menanyakan apa yang terjadi, In Ae pun memberitahu kalau Kwang Hoon mendapat telpon dari Blue House.

***

Endless.Love.E10.mp4_002831361_thumb Endless.Love.E10.mp4_002839803_thumb

Jendral Chun tak percaya Kwang Hoon mengabaikan apa yang terjadi padanya dan memilih menghabiskan liburan di rumah In Ae. Jendral pun tak percaya Kwang Hoon mengabaikan panggilan penting hanya karena seorang wanita seperti In Ae.

***

Endless.Love.E10.mp4_002882379_thumb Endless.Love.E10.mp4_002883614_thumb

Kwang Chul yang minum bersama In Ae menyebut In Ae tak punya nyali karena membiarkan Kwang Hoon pergi hanya karena Jendral Chun muncul secara pribadi. In Ae bilang dia percaya pada Kwang Hoon.

“Jangan percaya padanya. Membuang harga dirimu dan bergantung padanya. Itu mungkin tidak berhasil untuk saat ini.”

Tapi In Ae tetap percaya pada Kwang Chul. Sekali lagi Kwang Chul meminta In Ae untuk tidak percaya. In Ae bertanya apa Kwang Chul ingin dia dikhianati Kwang Hoon. Tidak, itu sebabnya In Ae seharusnya memegang Kwang Hoon dan jangan biarkan dia pergi. In Ae sebenarnya juga terlihat bimbang.

***

Endless.Love.E10.mp4_002952082_thumb Endless.Love.E10.mp4_002965228_thumb

Di dalam mobil, Kwang Hoon teringat kenangannya bersama In Ae dan kalau dia mengatakan hatinya tidak berubah.

Endless.Love.E10.mp4_002982746_thumb Endless.Love.E10.mp4_002994858_thumb

Sementara itu In Ae masih minum sendirian sambil mengingat Kwang Hoon yang berkali-kali memintanya untuk percaya padanya.

Endless.Love.E10.mp4_003033630_thumb[1]

Dan Kwang Chul juga menggalau sendirian di atap.

***

Endless.Love.E10.mp4_003071902_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003082913_thumb[1]

Tae Kyung menemui In Ae di lokasi syuting. Tae Kyung bilang kalau dia melarikan diri karena merindukan In Ae. Tae Kyung bertanya pada In Ae yang tampak biasa saja, apa dia tak merindukan dirinya. In Ae bilang dia ragu-ragu apakah dia harus menjerat leher pangeran yang tertangkap di perangkapnya.

Tae Kyung pikir In Ae marah padanya, tapi In Ae bilang dia bukan orang tua Tae Kyung yang pasti marah padanya. Tae Kyung pun bertanya apa In Ae tersentuh dengan tindakannya (kabur karena rindu). Tidak, seorang mantan tahanan remaja tak semudah itu tersentuh. In Ae bilang hatinya sudah mengeras, sekeras batu.

Tae Kyung bilang dia akan menunggu In Ae, 5 menit saja. Tapi In Ae bilang dia tak bisa mempunyai skandal, bahkan belalang saja hidup untuk satu musim, dan dia butuh uang untuk hidup. Tae Kyung tersenyum mendengarnya.

Endless.Love.E10.mp4_003139969_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003160089_thumb[1]

Di tenda In Ae, ada banyak perwakilan perusahaan yang menawarkan kerjasama. Mereka berebut memberikan kartu nama, membuat In Ae kebingungan sendiri. Untung Sutradara Im masuk dan meminta semuanya menunggu di luar karena In Ae akan memulai syuting.

***

Endless.Love.E10.mp4_003196659_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003214143_thumb[1]

Nyonya Min mendapat laporan kalau Tae Kyung kabur. Nyonya Min yang tahu kalau Tae Kyung pasti menemui In Ae, menyuruh mereka untuk melempar air asam ke wajah In Ae. Dengan begitu In Ae tidak akan dapat membanggakan diri lagi sebagai seorang aktris.

Se Kyung mendengarnya. Dia tak setuju dengan tindakan ibunya, itu bukan kesalahan In Ae. Tapi Nyonya Min yakin kalau itu semua karena In Ae. In Ae sengaja melakukannya, agar Tae Kyung tergila-gila padanya.

Endless.Love.E10.mp4_003246208_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003262257_thumb[1]

Nyonya Min memberitahu PM Kim yang baru saja masuk kalau Tae Kyung kembali lagi ke Korea. PM Kim bilang kalau anak mereka punya hak untuk jatuh cinta. Tapi menurut Nyonya Min kalau skandal mencuat maka akan menjadi penghinaan bagi keluarga mereka dan kesempatan PM Kim di kantor akan hilang.

“Bahkan jika aku kehilangan segalanya, hidup Tae Kyung miliknya sendiri.”

Nyonya Min bilang suaminya itu tidak tahu bagaimana bertanggung jawab terhadap pernyataan barusan. Tidak heran bangsa mereka berantakan dengan PM seperti PM Kim.

***

Endless.Love.E10.mp4_003301131_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003303833_thumb[1]

Tae Kyung memainkan gitar dan menyanyikan sebuah lagu untuk In Ae di tepi sungai.

***

Endless.Love.E10.mp4_003333363_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003342138_thumb[1]

Kwang Chul sedang bertemu dengan seorang rekan bisnis yang mengajak membangun pabrik di Korea untuk membuat mesin judi yang akan dikirimkan ke Las Vegas. Bisnis itu akan menghasilkan banyak uang. Tapi Kwang Chul meminta rekannya itu untuk memberitahu atasannya kalau dia belum tertarik untuk menghasilkan banyak uang.

Endless.Love.E10.mp4_003374104_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003376239_thumb[1]

Se Kyung menemui Kwang Chul dengan was-was. Se Kyung meminta Kwang Chul untuk segera menemukan Tae Kyung lebih dulu, Tae Kyung tidak boleh bersama dengan In Ae. Kwang Chul tak mengerti apa yang dibicarakan Se Kyung. Se Kyung bilang In Ae bisa terluka. Kwang Chul terkejut mendengarnya.

***

Endless.Love.E10.mp4_003394791_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003395825_thumb[1]

In Ae menyuruh Tae Kyung kembali, karena dia bukan anak-anak. Tae Kyung tidak bisa, butuh banyak alasan selain itu untuknya kembali. In Ae kemudian bilang kalau dia melepaskan Tae Kyung pergi dari perangkapnya.

“Tidak. Jangan biarkan aku pergi. Aku tidak pernah menjalani hidupku dengan caraku sendiri. Aku seperti kupu-kupu di dalam kotak pajangan.”

In Ae bilang kalau dia juga tidak ingin terjebak dalam pajangan yang sama. Dan dia tahu kalau mereka akan bertemu lagi suatu hari nanti. In Ae yakin, kalau itu sebuah takdir. Tae Kyung pun bertanya apa dia bisa mempercayai perkataan In Ae. In Ae mengangguk. In Ae menyuruh Tae Kyung percaya dan kembali.

Endless.Love.E10.mp4_003457353_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003515345_thumb[1]

Suruhan Nyonya Min pun tiba di tempat itu. Tae Kyung menghalangi mereka mendekati In Ae dan bersedia ikut dengan mereka. Tapi mereka datang bukan untuk Tae Kyung, melainkan untuk mengurus In Ae. Salah seorang dari mereka berteriak untuk segera menyiram wajah In Ae dengan air asam.

Mereka pun segera menyebu In Ae. Tae Kyung ingin menolong, tapi dia juga dipegangi oleh dua orang. In Ae berusaha melawan, namun dia berhasil di kalahkan di dalam air. In Ae dipukuli dan di tenggelamkan.

Endless.Love.E10.mp4_003560757_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003567730_thumb[1]

Kemudian Kwang Chul datang, tepat saat seorang pria hendak memukulkan sebuah batu ke wajah In Ae. Kwang Chul menendang pria itu dan berusaha membangunkan In Ae yang sudah pingsan.

Kwang Chul dan Chil Sung bersama-sama melawan pada penjaga suruhan Nyonya Min.

Endless.Love.E10.mp4_003620683_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003622552_thumb[1]

Mereka segera melarikan In Ae ke rumah sakit. Se Kyung yang juga turut serta tampak khawatir.

Endless.Love.E10.mp4_003642905_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003670266_thumb[1]

Tae Kyung dibawa menghadap Nyonya Min. Tae Kyung berteriak agar Nyonya Min membunuh dirinya saja, anaknya. Bagaimana bisa ibunya itu melakukan hal itu pada orang yang tidak bersalah. Tapi Nyonya Min malah menyebut Tae Kyung idiot gila.

“Ibu lah yang gila. Bagaimana bisa seorang manusia melakukan itu pada manusia lain?”

Menghancurkan wajah seorang aktris, itu bukan manusia, bahkan seorang penyihir jahatpun tidak akan melakukan itu. Jika sesuatu terjadi pada In Ae, Tae Kyung bersumpah kalau dia akan menjadi seorang bajingan tak beribu selamanya.

Nyonya Min menampar Tae Kyung. Tapi itu membuat tekad Tae Kyung membesar, dia tidak akan menjalani kehidupan yang dikendalikan Nyonya Min lagi. Nyonya Min mengancam akan menghancurkan kehidupan In Ae. Tae Kyung balas mengancam kalau dia juga akan ikut hancur, dia tak akan menyerah terhadap In Ae. Maka sekali lagi tamparan di dapat Tae Kyung.

Endless.Love.E10.mp4_003715311_thumb[1]

Nyonya Min mendapat telpon dari seseorang, dan menyuruh orang itu untuk mengubur In Ae. Karena In Ae seorang aktris, maka gunakan media untuk melawan In Ae dan menguburnya.

Endless.Love.E10.mp4_003741971_thumb[1] Endless.Love.E10.mp4_003755952_thumb[1]

In Ae yang sedang istirahat di sebuah kamar, diserbu oleh beberapa wartawan yang langsung memberondongnya dengan berbagai pertanyaan dan memotretnya. In Ae tak mengatakan apapun dan memalingkan wajah dari mereka.

***
Bersambung ke episode 11~

***

# Wuih..Kupu-kupu Besi mulai menunjukkan taringnya (eh, kupu-kupu emang ada taringnya? XD). Jahat, bener-bener jahat banget. Demi membuat keluarganya tetap bersih dari ‘noda’, dia mampu melakukan apapun. Dulu membunuh ibunya In Ae, dan sekarang mencoba mencelakai In Ae.

Padahal kalau saja dia mau sabar, In Ae kan tadi meminta Tae Kyung kembali, In Ae memutuskan mundur melihat kesungguhan Tae Kyung. Malah dengan kejadian ini, aku ragu In Ae akan mundur. Dia tetap akan menggunakan Tae Kyung, yang sebenarnya kakaknya, untuk balas dendam.

Comments

  1. Poor in ae... dramanya benar2 menguras air mata. Tq mb mumu sinopsisnya

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts