Plus Nine Boys Episode 8 – 2

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_001795994_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_001871469_thumb[1]

Dong Goo masuk ruang audisi. Dong Goo mendapat apresiasi cukup bagus dari juri untuk tariannya, meski dia baru pertama kali menari. Paman juri bahkan mengajarkan Dong Goo beberapa gerakan tarian dan dia bilang kalau Dong Goo bisa ikut audisi American Idol. Dong Goo merasa senang dan optimis kalau dia akan memenangkan audisi itu.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_001936334_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_001949180_thumb[1]

Tapi kemudian lawannya, no. 10 masuk dan menirukan tarian Gangnam Style (lupa nama ni anak siapa, tapi dia terkenal kan ya, pernah ke Indonesia juga..). Juri yang terkesan memberikan standing applause. Dan sudah bisa ditebak bahwa anak inilah yang menang.

Berbeda dengan anak tadi yang keluar dengan gembira karena mendapat tiket ke babak selanjutnya, Dong Goo keluar ruangan dengan lesu.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_001961359_thumb[1]

“Apakah masa gemilang-ku benar-benar sudah berakhir?”

***

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_001966230_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_001987118_thumb[1]

Min Goo mengirimkan pesan pada Soo Ah kalau dia minum espresso, tapi Soo Ah tidak juga membaca pesannya. Min Goo penasaran apakah ponsel Soo Ah hilang. Ki Chan menghibur Min Goo, Soo Ah pasti sedang di dalam kelas.

Dan Chang Hee, seperti biasanya, dia bilang Soo Ah mengacuhkan Min Goo dan Min Goo kembali disingkirkan. Min Goo kesal dan memukuli Chang Hee. Min Goo kembali mengirimkan pesan tentang band indie, tapi Soo Ah tetap tak membalas. Ki Chan bilang Soo Ah mungkin sedang lapar, jadi tak membaca pesan itu.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002007905_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002012443_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002036234_thumb[1]

Rupanya Soo Ah yang sedang belajar bersama teman-temannya memang mengacuhkan pesan Min Goo. Dia yakin Min Goo mengirimkan pesan yang kekanak-kanakan seperti ‘aku cinta kamu’, ‘kau sangat cantik’, makanya Soo Ah enggan membalas. Teman-teman Soo Ah bilang Soo Ah memang paling pandai dalam hal ‘jual mahal’.

Salah satu satu teman Soo Ah bilang sepertinya Min Goo memang benar-benar menyukai Soo Ah karena bahkan setelah dipermalukan sangat besar, Min Goo masih datang menemui Soo Ah. Teman yang satu lagi menebak kalau Soo Ah memang tertarik pada Min Goo.

“Aku tidak tahu. Dia manis. Tapi aku tidak bisa berkencan dengan anak sekolahan.”

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002069233_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002079844_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002086751_thumb[1]

Ki Chan dan Chang Hee masih mencoba menghibur Min Goo yang galau dengan bahasa mereka masing-masing. Sampai kemudian Ki Chan melihat profil Soo Ah di KakaoTalk yang menyebutkan tentang Standing Egg (band indie). Min Goo sepertinya mendapatkan ide, dia tersenyum dan segera berlari meninggalkan teman-temannya.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002108039_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002110441_thumb[1]

Soo Ah diajak teman-temannya clubbing daripada Soo Ah tak ada acara karena tak mendapatkan tiket Standing Egg. Soo Ah menolak.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002126624_thumb[3] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002162527_thumb[3]

Saat Soo Ah hendak berjalan pulang, terdengar suara bel sepeda. Lalu Min Goo datang dengan sepedanya dan memanggil Soo Ah. Min Goo meminta Soo Ah naik, karena dia akan membawa Soo Ah ke suatu tempat. Min Goo tak mau memberitahu kemana karena itu kejutan untuk Soo Ah. Tapi Min Goo yakin 100% Soo Ah akan menyukainya, karena mereka punya selera yang sama.

Soo Ah menolak, tapi Min Goo memaksa dengan mengambil tas Soo Ah. Mau tak mau Soo Ah naik di belakang. Min Goo menarik tangan Soo Ah agar berpegangan ke pinggangnya. Soo Ah tersenyum.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002194492_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002196260_thumb[1]

Soo Ah terus tersenyum sepanjang jalan dia bersepeda dengan Min Goo di pinggir jalan melewati pepohonan yang menyejukkan. Soo Ah bertanya lagi mereka hendak kemana, tapi Min Goo tak menjawab, dia hanya tersenyum.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002249947_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002251515_thumb[1]

Dan ternyata Min Goo membawa Soo Ah ke tempat dimana Standing Egg konser. Min Goo bertanya apa Soo Ah mau ikut masuk bersamanya ke dalam. Soo Ah mengangguk. Min Goo lalu menarik tangan Soo Ah masuk ke dalam.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002256821_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002283547_thumb[1]

Dan merekapun menyaksikan konser Standing Egg di kursi paling depan. Min Goo memperhatikan Soo Ah yang terlihat sangat menyukai konser itu. Min Goo kemudian mengirimkan pesan pada seseorang.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002307104_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002316013_thumb[1]

Pada Kwang Soo yang sedang ada di depan café Da In. Min Goo berterima kasih pada Kwang Soo atas koneksinya sehingga dia bisa membawa Soo Ah ke konser Standing Egg. Setelah membawa pesan Min Goo, Kwang Soo berjalan perlahan sambil melihat ke dalam café.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002324255_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002360825_thumb[1]

Da In keluar, membuat Kwang Soo mundur. Kwang Soo kemudian bertanya apa Soo Ah terburu-buru? Harus mengantar pesanan? Haruskah dia kembali besok? Atau menunggu? Tapi Da In tak mengatakan apapun dan berjalan pergi. Kwang Soo menyusul dan berkata kalau dia bisa mengantar. Da In bilang tidak perlu.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002382947_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002389386_thumb[1]

Kemudian terdengar suara lagu kenangan mereka, menghentikan langkah Da In. Lagu itu terdengar dari ponsel Kwang Soo. Kwang Soo bertanya pada Da In, “Lagu ini masih terdengar bagus, kan?”

Da In tak menjawab dan berjalan pergi tanpa menoleh. Kwang Soo hanya bisa menghela nafas.

***

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002421919_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002432563_thumb[2]

Se Young sedang berada di Pasar Tongin, masih melakukan survey untuk paket tur-nya. Se Young mencoba kimbap. Lalu datang Jin Goo, dia menggantikan Jae Bum yang sedang rapat yang seharusnya menemani Se Young. Masih sambil mengunyah makanan, Se Young bilang dia menemukan tempat penuh makanan untuk didatangi bersama Jae Bum.

Jin Goo merajuk, dia meninggalkan pekerjaannya bersama Go Eun untuk Se Young. Se Young seharusnya berterima kasih. Se Young mengerti. Dia memberikan Jin Goo kotak makan dan sejumlah koin. Mereka bisa memilih makan siang mereka dengan koin itu. (bayarnya pakai koin)

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002474238_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002555419_thumb[1]

Mereka pun memulai perburuan. Kimchi, galbi, tteokbokki. Saat Se Young menerima tteokbokki, tangannya terkena sendok panas. Jin Goo meminta lap basah untuk ditempelkan ke tangan Se Young. Se Young menolak, tapi Jin Goo terus memaksa bahkan membentak Se Young. Jin Goo beralasan, kalau Se Young terluka dia yang repot.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002579610_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002588552_thumb[1]

Mereka pun makan siang bersama. Se Young tampak tak bersemangat. Jin Goo juga menyadarinya dan bertanya apa Se Young baik-baik saja, kenapa makan seperti burung? Se Young bilang Jin Goo tetap akan mengeluh baik dia makan banyak atau sedikit. Jin goo meminta Se Young menjadi diri sendiri saja.

Jin Goo kemudian menceritakan tentang surveynya di klinik operasi plastik. Tapi Se Young tak mendengarkan karena dia teringat perkataan Jae Bum yang memberitahu bahwa Jin Goo sudah pindah rumah sejak setahun yang lalu.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002618582_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002626223_thumb[1]

Se Young menyela dan memanggil Jin Goo, hendak menanyakan tentang hal itu. Tapi tak ada satupun yang keluar dari mulut Se Young.

Se Young lalu mengalihkan perhatian dengan berkata kalau dumpling yang ada di kotak makan Jin Goo dibeli dengan koinnya. Jin Goo pun memberikan dumpling itu dan melanjutkan ceritanya. Tapi Se Young tetap tak mendengarkan.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002639670_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002686350_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002687484_thumb[1]

Hari sudah malam. Mereka berjalan bersama menuju halte bus. Jin Goo mendapat telpon dari Go Eun yang meminta bantuannya di kantor. Jin Goo berjanji akan segera kesana.

Seperti takut Se Young cemburu atau berpikir dia jalan dengan Go Eun, Jin Goo memberitahu Se Young kalau dia akan ke kantor membantu Go Eun mengerjakan sesuatu. Se Young mempersilahkan. Tapi Jin Goo mempertanyakan sikap Se Young yang merajuk.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002715412_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002721318_thumb[1]

Mereka kemudian terdiam beberapa lama dengan pikiran mereka masing-masing, hingga akhirnya Se Young memanggil Jin Goo.

“Oppa. Kenapa kau tidak memberitahuku?”

“Tentang apa?”

“Aku dengar kau pindah.”

“Oh…” Jin Goo tertawa kecil, “Bagaimana kau mengetahuinya?”

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002748846_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002761692_thumb[1]

“Mengapa kau melakukan itu? Rumahku tak di arah yang sama. Mengapa kau menaiki bus nomor 909 denganku setiap hari?”

“Ma Se Young, kau sangat kejam. Kenapa kau menanyakan hal itu. Aku hanya ingin pergi bersamamu. Memangnya untuk apa lagi?”

Se Young terdiam. lalu Jin Goo tertawa kecil lagi. Dia bilang selama ini dia tulus pada Se Young, hanya saja Se Young tak akan percaya padanya.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002802966_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002831094_thumb[1]

Tak lama bus yang akan dinaiki Jin Goo datang. Jin Goo pamit menaiki bus itu. Se Young memandang ke arah bus Jin Goo pergi dengan sedih.

Di dalam bus, Jin Goo mengingat pertanyaan Se Young tadi. Tentang kenapa dia setiap hari naik bus yang sama dengan Se Young. Jin Goo termenung. Begitu juga Se Young.

***

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002862759_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002891521_thumb[1]

Min Goo dan Soo Ah masih menyaksikan konser. Min Goo kemudian pamit pergi ke toilet. Ternyata itu adalah bagian akhir konser. Para penonton meminta Standing Egg untuk menyanyi lagi. Tapi vokalis Standing Egg bilang mereka punya lagu spesial yang akan dinyanyikan oleh seseorang dari hatinya.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_002996993_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003000630_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003041505_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003042639_thumb[1]

Lalu muncul Min Goo dari belakang panggung. Soo Ah terkejut campur bingung, apa yang akan Min Goo lakukan. Min Goo kemudian berkata pada Soo Ah bahwa dia akan menyanyikan sebuah lagu untuk Soo Ah.

Min Goo menyanyikan sebuah lagu yang bercerita tentang seorang pria yang hendak menyatakan perasaannya pada seorang gadis yang sudah dia sukai sejak lama. Soo Ah teringat kalau lagu ini adalah lagu yang dia perdengarkan pada Min Goo saat di café, tapi Min Goo tidak tahu lagu itu. Soo Ah tersenyum menikmati penampilan Soo Ah.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003056987_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003068632_thumb[1]

Mereka kemudian pulang bersama, melewati jembatan. Min Goo bahkan mendendangkan kembali lagu tadi. Min Goo kemudian berjalan di depan Soo Ah. Soo Ah tampak canggung. Min Goo kemudian menanyakan sesuatu pada Soo Ah.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003102899_thumb[3] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003105502_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003125822_thumb[2]

“Tidakkah kau punya sesuatu untuk dikatakan padaku?”

Soo Ah terdiam menatap Min Goo.

“Benar-benar tak ada? Ku pikir aku sudah cukup baik melakukannya di panggung. Aku..benar-benar menyukaimu..Han Soo Ah. Kau satu-satunya yang ada dipikiranku selama judo. Kau..benar-benar tak akan menjawabku?”

Soo Ah menunduk.

“Baiklah. Aku pergi.” Min Goo kemudian berjalan ke arah yang berlawanan.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003134998_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003137334_thumb[1]

Soo Ah menatap punggung Min Goo yang menjauh, dia seperti ingin mengatakan sesuatu. Tapi kemudian Soo Ah berjalan pergi. Mereka menuruni tangga jembatan di arah yang berlawanan.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003168198_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003175438_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003179309_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003186416_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003193356_thumb[1]

Min Goo berjalan dengan lesu. Lalu dia mendapatkan pesan dari Soo Ah. Pesan yang disertai gambar, bunyinya hanya “Oke”, tapi cukup membuat mata Min Goo berbinar. Min Goo berteriak memanggil Soo Ah yang ada diseberang, tapi tak terlihat.

“Han Soo Ah! Aku mencintaimu! Oppa akan memperlakukanmu dengan baik!”

Min Goo berteriak senang.

***

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003232295_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003244107_thumb[1]

Da In sampai di parkiran, Eun Suh sudah tertidur. Da In turun dari mobil dan mengambil barang di bagasi. Tiba-tiba ada yang menyapanya. Kwang Soo. Dia bilang kalau Da In terlambat (wow, berarti Kwang Soo sengaja nunggu Da In di parkiran). Da In dan mempedulikan Kwang Soo.

“Mungkinkah kau sudah ingat kenapa kau melakukan itu padaku? Tidak apa-apa, ini tidak mendesak, jadi santai saja. Ingatan itu akan datang padamu suatu hari.” Kwang Soo berjalan mendekat. “Tapi…kau benar-benar tidak bisa mengingatnya? Kau tidak bisa menyembunyikan itu dariku saat kau tahu, kan?”

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003262325_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003264828_thumb[1]

Da In tetap diam. Kwang Soo kemudian berinisiatif membantu Da In mengambil barang dari bagasi. Da In menepis Kwang Soo dan bertanya kapan Kwang Soo akan berhenti (mengikutinya). Kwang Soo sedikit tercengang, karena akhirnya Da In bicara dengan bahasa banmal padanya. Kwang Soo merasa senang, itu lebih baik.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003295091_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003297961_thumb[1]

“Mengapa kau melakukan ini padaku? Kau merasa kasihan karena mantan pacarmu adalah seorang janda sekarang?”

“Karena aku menyukaimu.” Ujar Kwang Soo cepat. “Aku masih tetap menyukaimu, Jo Da In.”

“Cukup.” Ujar Da In kemudian memangku Eun Suh, membawa barang dan berjalan pergi. Kwang Soo memanggil Da In dan mencegatnya.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003345742_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003354484_thumb[1]

“Da In, kau tidak merasakan apapun? Kau tidak merasakan apapun..padaku? Itu benar-benar sudah berakhir untukmu?”

“Aku bukan Jo Da In yang lama. Aku ibunya Eun Suh sekarang.”

“Tidak, kau tetap hanya Da In untukku. Cinta dalam hidupku.”

Da In terdiam. Dengan frustrasi Kwang Soo kemudian bilang dia juga tidak tahu kenapa jantungnya berdebar dan dia merasa aneh. Tapi, Kwang Soo bertanya apa Da In tak merasakan apapun. Da In tak menjawab. Kemudian Kwang Soo bilang dia hanya merasa senang karena itu seperti dia mengembalikan waktu ke 10 tahun yang lalu.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003450747_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003453750_thumb[1]

“Aku hanya hidup sebagai Produser Goo selama sepuluh tahun terakhir. Semua yang aku lakukan adalah bekerja. Aku tidak tahu apa yang penting atau betapa kesepiannya aku. Tapi..setelah bertemu denganmu aku merasa seperti aku adalah Kwang Soo. Jadi itu terasa baik. Tapi kau.. benar-benar tidak merasakan apapun?”

“Itu semua masa lalu.”

“Lalu kenapa kau jadi sangat kejam padaku? Jika tak ada apapun diantara kita, kau bisa santai saja di sekitarku. Santai saja.”

Da In hanya menghela nafas, lalu berjalan meninggalkan Kwang Soo dan masuk ke dalam gedung. Kwang Soo menatap kepergian Da In.

***

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003486549_thumb[1]

“39. Aku memutuskan untuk melepaskan Produser Goo dan kembali pada Gwang Soo dari sepuluh tahun yang lalu.”

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003494057_thumb[1]

“Apa yang mengubah seorang pria..bukanlah dunia atau waktu.”

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003498261_thumb[1]

“Apa yang mengubah seorang pria..adalah gadis yang dia cintai.”

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003518715_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003521784_thumb[1]

Min Goo terus melihat pesan yang dikirimkan Soo Ah dan tak bisa berhenti merasa senang. Min Goo bahkan mengirim banyak pesan yang isinya tanda hati. Saat Soo Ha membalas, Min Goo kembali tersenyum senang. Persis seperti anak kecil yang baru dibelikan mainan baru. XD

***

Bersambung ke Episode 9~

***

No comment.

***

Preview Episode 9:

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003528324_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003531060_thumb[1]

Soo Ah dan Min Goo resmi pacaran. Min Goo tidak mau berpisah dengan Soo Ah. Soo Ah juga. Mereka berdebat tentang siapa yang harus pergi duluan sambil berpegangan tangan.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003532061_thumb[1]

Se Young cerita pada Da In tentang Jin Goo yang sepanjang tahun, setiap hari, pulang bersamanya, untuk menghabiskan waktu bersama.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003536366_thumb[2] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003537533_thumb[1]

Se Young menatap sedih (atau cemburu ya?) ke arah Jin Goo yang berjalan bersama Go Eun.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003542805_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003546809_thumb[1]

Jin Goo bicara pada Se Young, dia yakin Se Young pasti merasa kesepian pulang ke rumah sendirian tanpa dirinya. Jin Goo kemudian pamit, dan berkata semoga Se Young punya akhir pekan yang menyenangkan.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003553783_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003561424_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003566062_thumb[1]

Kwang Soo belum menyerah pada Da In. Dia terus mengikuti Da In hingga ke swalayan.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003570233_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003571434_thumb[1]

Jae Bum mengantar Se Young pulang. Lalu dia memakaikan kalung pada Se Young.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003572869_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003574037_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003575305_thumb[1]

Kwang Soo memberikan sesuatu yang bisa membantu Da In mengingat tentang hubungan mereka.

Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003587016_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003590920_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E08.mp4_003595325_thumb[1]

Se Young mengejar Jin Goo. Jin Goo bertanya apa yang terjadi. Tapi belum sempat Se Young menjawab, ada panggilan masuk ke ponsel Jin Goo, dari Go Eun. Se Young meminta Jin Goo untuk tidak menjawabnya.

Comments

  1. Kenapa no comment mbak? *pertanyaanpenting* hehe

    ReplyDelete
  2. Mba, kpn nih eps. 9&10nya??? Gk sabar nungguin lanjutannya :D

    ReplyDelete
  3. @anonymous: sudah diposting koq, sekarang lagi proses 11-12.. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts