Saturday, October 18, 2014

Plus Nine Boys Episode 14 – 1

(Episode 13 bisa dilihat spoilernya disini. Sinopsis lengkap belum bisa di update aNNa karena aNNa masih ada di luar pulau. Mohon pengertiannya.)

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000023723_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000027026_thumb[1]

Jin Goo menyusul Se Young dan menenangkannya. Semuanya baik-baik saja, karena mereka sudah tahu bahwa hal itu akan terjadi (Jae Bum marah). Tapi Se Young pikir mereka tidak seharusnya melakukan itu (menyakiti Jae Bum dan Go Eun). Se Young menepis tangan Jin Goo dan berlalu. Jin Goo kembali menyusul.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000041207_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000057991_thumb[1]

“Kau benar-benar bermaksud seperti itu? Kau pikir ini masuk akal?”

“Oppa, maafkan aku. Aku tidak bisa berpikir atau mengatakan apapun sekarang.” Se Young kemudian masuk ke rumah.

Jin Goo terdiam di tempatnya berdiri dan termenung.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000083917_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000113613_thumb[1]

Begitu juga Kwang Soo termenung menanti Da In. Begitu mendapat pesan permintaan maaf dari Da In, Kwang Soo langsung keluar dan mencoba menghubungi Da In tapi tak juga di angkat.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000171571_thumb[1]

Kwang Soo pergi ke apartemen Da In. Seperti 10 tahun yang lalu, Kwang Soo memencet bel dan menggedor pintu apartemen Da In, tapi tak ada jawaban. Karena Da In dan Eun Suh sedang berkendara menuju suatu tempat.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000156589_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000189822_thumb[1]

Saat berhenti di lampu merah, Da In menangis pelan. Berusaha agar suaranya tak membangunkan Eun Suh yang tertidur.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000203836_thumb[1]

“Putus lebih menyakitkan untuk seorang laki-laki. Tapi itu adalah momen seorang laki-laki menjadi laki-laki dewasa.”

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000208942_thumb[1]

Track 14 – End

Boys To Men

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000239906_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000233266_thumb[1]

Min Goo tersenyum senang melihat Soo Ah datang ke pertandingannya. Meski Soo Ah terlihat tidak terlalu bersemangat, tapi kehadirannya membuat Min Goo bersemangat.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000304003_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000308408_thumb[1]

Lawan Min Goo kali ini adalah lawan yang sama seperti sebelumnya. Dalam hati Min Goo bertrkad akan mengalahkan Yoon Dong Shik dalam satu kali pukulan.

Min Goo berada di atas awan, dia hampir bisa menjatuhkan Dong Shik. Tapi keadaan berbalik dan Min Goo di jatuhkan Dong Shik. Satu poin untuk Dong Shik.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000325992_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000329629_thumb[1]

Min Goo berbaring sejenak, lalu duduk dan menatap ke tempat Soo Ah tadi duduk. Soo Ah tak ada disana.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000334233_thumb[1]

“Aku tidak bisa memenuhi dua tujuanku. Han Bong Sook dan Yongin. Adios.”

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000346913_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000374374_thumb[1]

Kwang Soo mencari Da In ke café. Tapi café juga tutup. Tak ada tanda-tanda keberadaan Da In. Kwang Soo duduk menunggu di depan café, tapi Da In tak kunjung datang.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000379345_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000392291_thumb[1]

Kwang Soo pergi ke sekolah Eun Suh. Tapi Eun Suh juga tidak terlihat. Kwang Soo bertanya pada ibu guru tentang Eun Suh. Ibu guru bilang dia mendapatkan pemberitahuan bahwa Eun Suh hari ini tidak masuk sekolah.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000420019_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000425625_thumb[1]

Kwang Soo kembali ke mobil dan mengirim pesan pada Da In:

“Da In-ah. Kau bilang kau menyesal karena telah menghilang. Bagaimana bisa kau melakukan ini lagi? Hubungi aku. Aku mengkhawatirkanmu.”

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000448648_thumb[3] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000454153_thumb[1]

Jin Goo masuk kantor. Dia mendapati kursi Se Young yang masih kosong. Lalu melihat kembali pesan-pesan yang dia kirimkan dan tak kunjung mendapat balasan. Jin Goo menghela nafas.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000469602_thumb[2]

Jin Goo pergi ke tempat biasa dan mencoba menelpon Se Young, tapi ponsel Se Young mati.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000485985_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000487420_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000499699_thumb[1]

Hingga jam 10, Se Young belum juga datang. Manajer Kim memberikan sebuah dokumen pada Jin Goo, lalu menanyakan keberadaan Se Young. Apa Se Young cuti. Jin Goo tergagap, bingung menjawabnya.

Ketua Jo datang. Dia bilang itulah mengapa kencan di kantor tidak diperbolehkan. Saat mereka putus, salah satu akan berhenti. Menyebabkan banyak masalah. Jin Goo terkejut mendengarnya. Go Eun juga mendengarkan pembicaraa itu.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000507907_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000511444_thumb[1]

Jin Goo langsung bangkit dari tempat duduknya, “Berhenti?”

“Kau tidak tahu?”

“Ka..kapan?”

“Dia datang tadi subuh. Apa yang terjadi hingga membuatnya pergi disaat kita semua sangat sibuk?” Ketua Jo kemudian berlalu kembali ke mejanya.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000518484_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000564297_thumb[1]

Sesaat Jin Goo terdiam. Dia langsung berlari keluar kantor dan menuju rumah Se Young. Jin Goo memencet bel dan menggedor pintu rumah, memanggil nama Se Young. Tapi tak ada jawaban. Jin Goo kembali mencoba menghubungi Se Young, tapi tetap tak diangkat.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000606973_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000611377_thumb[1]

Jin Goo kembali ke kantor dan menemui Jae Bum.

“Direktur, saya meminta anda untuk menunda persetujuan pengunduran diri Ma Se Young.”

“Saya akan mengurusnya.”

Jin Goo kemudian menaruh surat pengunduran dirinya di meja Jae Bum.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000638337_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000653452_thumb[1]

“Seperti yang Direktur tahu, dia mencintai perusahaan ini dan mempunyai mimpi besar. Dia mencintai orang-orang dan ini tempat yang hebat untuknya. Dia benar-benar ingin bekerja dengan karyawan lain. Saya tidak berpikir dia bermaksud untuk mengundurkan diri. Jika seseorang harus pergi..jika itu sulit untuk bertemu satu sama lain..saya akan mengundurkan diri. Saya mohon.”

Jae Bum terdiam mendengar semua itu.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000679578_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000683182_thumb[1]

Tapi saat Jin Goo berlalu pergi, Jae Bum memanggilnya, menyebut namanya lagi. Nampaknya kemarahan Jae Bum sedikit mereda.

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000698764_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000713345_thumb[1]

Malam hari. Se Young ternyata berada di rumah Sun Ah. Se Young berdiam diri sambil menutupi dirinya dengan selimut. Sun Ah menawarkan berbagai makanan kesukaan Se Young dan menggodanya, tapi Se Young tak bergerak sedikitpun.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000721020_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000732731_thumb[1]

Sun Ah kesal dan menarik selimut yang dipakai Se Young. Tapi Se Young kembali ke posisinya. Sun Ah bingung pada Se Young. Se Young mengundurkan diri karena seorang pria, dan kelaparan karena seorang pria. Sun Ah menyebut Se Young menyedihkan.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000740706_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000743476_thumb[1]

Ponsel Se Young berdering. Sun Ah hendak mengambil ponsel itu, tapi Se Young menahan dengan kakinya dan mengambil ponsel itu. Se Young mematikan ponselnya.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000757556_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000762461_thumb[1]

“Sampai kapan kau akan menghindarinya? Tidakkah kau merasa kasihan pada Jin Goo oppa? Hei, apakah itu sangat penting apa yang dipikirkan orang lain? Bagaimana dengan perasaanmu dan Jin Goo oppa?”

“Sebuah hubungan yang menyakiti orang lain..akan menyakiti dirimu sendiri.”

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000776909_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000780312_thumb[1]

“Se Young-ah. Cinta selalu sulit. Itu diharuskah seperti itu. Hanya saja kesulitan itu berbeda-beda.”

Se Young hanya mendesah mendengarnya dan menyembunyikan wajah. Sun Ah juga tak mau berdebat lagi. Dia akan pergi keluar agar Se Young bisa makan tanpa merasa malu padanya atau telpon Jin Goo. Pokoknya lakukan sesuatu.

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000804470_thumb[1] 

Esok pagi. Young Hoon kesal mendengar Da In kembali menghilang. Young Hoon bilang itu penyakit, bagaimana bisa Da In melakukan hal itu lagi pada Kwang Soo. Dan bagaimana bisa Kwang Soo membiarkan Da In melakukan hal itu lagi.

“Hei. Dia melakukan ini karena itu sangat sulit untuknya.”

“Aigoo.. cinta sejati, huh? Kau sudah mencoba mencarinya?”

Kwang Soo bilang jangan tanyakan hal itu padanya. Young Hoon membenarkan, Kwang Soo tak akan bisa menemukannya.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000825991_thumb[1]

Saat itu saja Kwang Soo mencari Da In kemana-mana dan tidak bisa menemukannya. Dan Kwang Soo bertemu dia lagi tinggal di lantai atas setelah 10 tahun. Young Hoon bilang Kwang Soo akan bertemu Da In 10 tahun lagi seperti sebelumnya.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000843209_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000847012_thumb[1]

Kwang Soo kesal, dia sedang tidak mood untuk bercanda. Young Hoon bilang dia juga marah untuk Kwang Soo.

“Sangat bagus melihatmu berubah dan tertawa. Kau akan menjadi muram lagi.”

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000869134_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000878611_thumb[1]

Kwang Soo lalu masuk ke ruangan atasannya. Disana ada staf Kwang Soo yang menunduk sedih. Atasan Kwang Soo bilang kalau dia sudah bicara pada SW-nim acara Sponge, dan keputusan tentang acara itu akan segera keluar. Kwang Soo bingung, keputusan apa? Atasan itu bilang dia juga belum yakin. Tapi manajemen di atas ingin menghentikan acara Sponge karena ratingnya buruk sekali.

Kwang Soo protes bagaimana bisa seniornya melakukan hal itu padanya. Jika memang itu masalahnya, mereka seharusnya mencari pemecahan masalahnya. Bagaimana bisa seniornya melakukan itu tanpa memberikan Kwang Soo kesempatan. Atasan Kwang Soo bilang kalau hal itu bukan hal yang baru.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000896895_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000903168_thumb[1]

“Tetap saja ini terlalu berlebihan. Beberapa pemirsa menunggu acara kami sepanjang minggu. Dan kau akan menghentikannya begitu saja? Lalu bagaimana dengan semua orang yang sudah bekerja keras? Mereka membuat diri mereka memikirkan hal yang tidak masuk akal. Bagaimana bisa kau mengabaikan ketulusan kami?”

“Apa yang akan kau lakukan? Menendang mereka (manajemen atas)?”

“Bagaimanpun, aku tidak akan tinggal diam.”

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000927860_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000929161_thumb[1]

Kwang Soo kemudian pergi. Atasan Kwang Soo heran dengan sikap Kwang Soo dan bertanya pada Young Hoon, sejak kapan Kwang Soo begitu terikat dengan acara Sponge. Young Hoon mengangkat bahu tanda tak tahu.

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000967066_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_000988087_thumb[1]

Kwang Soo mengendarai mobilnya dan mendengarkan sebuah acara radio. Penyiar mempersilahkan pendengar mengirim pesan dan menelpon, untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak bisa dikatakan para pendengar pada kekasihnya.

Penyiar membacakan beberapa pesan yang masuk. Ada seorang istri yang meminta maaf atas kejadian tadi pagi dan meminta suaminya untuk tidak mengganti passcode pintu rumah. Ada seorang wanita yang meminta maaf pada kekasihnya yang sedang menjalankan wajib militer karena dia memulai hubungan baru dengan orang lain.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001054286_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001061627_thumb[1]

Kwang Soo menepikan mobilnya dan menghubungi acara itu. Setelah Kwang Soo memperkenalkan diri, penyiar bertanya pada siapa Kwang Soo hendak menyampaikan pesannya. Kwang Soo bilang pada mantan pacar yang dia temui lagi setelah 10 tahun, dan kembali menghilang. Penyiar lalu mempersilahkan Kwang Soo berbicara.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001075474_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001108574_thumb[1]

“Da In-ah. Da In-ah..kau dimana? Kau menangis di suatu tempat, kan? Telpon aku saat kau mendengar ini. Aku menyesali setiap hari dalam hidupku, setelah kehilanganmu di usia 29. Aku tidak seharusnya membiarkanmu pergi. Aku seharusnya tetap tinggal bagaimanapun juga. Tapi aku belum dewasa saat itu. Aku pikir akan ada gadis lain di masa depanku. Aku pikir sebuah cinta baru akan datang jika aku melupakanmu.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001130662_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001135868_thumb[1]

Tapi…10 tahun berlalu. Lalu aku menyadarinya saat aku bertemu denganmu lagi. Kaulah satu-satunya gadis..untukku. Jadi, tidak apa-apa jika terlambat. Kembalilah. Aku akan ada disana. Da In-ah, aku merindukanmu. Ah...aku merindukanmu.”

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001183415_thumb[1]

Kwang Soo menangis.

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001218984_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001221853_thumb[1]

Jin Goo memandang papan nama Se Young dan kursi Se Young yang kosong. Jin Goo tampak sedih memikirkan Se Young yang menghilang. Untuk sedikit mengatasi kerinduannya, Jin Goo melihat-lihat foto Se Young di facebook. Jin Goo melihat foto kebersamaan mereka saat tur.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001236535_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001287185_thumb[1]

Jin Goo pun mengenang kebersamaan itu. Saat mereka bersama-sama mencari objek wisata dan mengambil foto bersama. Saat itu Se Young juga mengungkapkan impiannya untuk berkeliling dunia dan menulis sebuah buku. Jin Goo kemudian berlari keluar kantor.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001305137_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001344342_thumb[1]

Jin Goo menuju café Da In, untuk mencari Se Young. Tapi tentu saja, café Da In masih tutup. Seseorang kemudian datang juga ke café itu. Jae Bum. Jae Bum bertanya apa Jin Goo juga kesana untuk mencari Se Young? Jin Goo mengangguk.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001358290_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001408940_thumb[1]

Mereka kemudian duduk dan bicara di depan café. Jin Goo mengeluh dimana Se Young berada sekarang. Jae Bum memberitahu Jin Goo, saat dia bertemu Se Young dua hari yang lalu, dia benar-benar marah pada Jin Goo. Jae Bum mengira Jin Goo mempermainkan Se Young seperti yang pernah dia lakukan dulu.

“Dia benar-benar menderita saat itu. Tapi dia bilang..dia hanya mencintaimu sejak dulu. Aku cemburu padamu. Tapi sepertinya kau serius kali ini. Maaf untuk kesalahpahaman. Itu hanya…sulit juga untukku.”

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001418016_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001419918_thumb[1]

“Tidak. Aku sangat menyesal. Aku hanya tidak ingin menyakitimu. Aku benar-benar minta maaf.”

“Aku membencimu!” ujar Jae Bum bercanda. “Jangan biarkan dia pergi. Aku pikir dia melarikan diri karena dia tidak mau membuatku terluka. Kau tahu betapa menyenangkannya dia.”

“Terima kasih banyak.” Ucap Jin Goo dengan tulus.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001438737_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001462194_thumb[2]

Kemudian Jae Bum berkelakar, apa Jin Goo benar-benar pacarnya Se Young? Kenapa Jin Goo tidak bisa menemukan Se Young? Jin Goo bilang dia akan segera menemukannya. Jae Bum kemudian pamit pergi dan dengan tulus mendoakan agar Jin Goo berhasil dengan Se Young. Jin Goo meminta Jae Bum untuk tidak khawatir.

Jae Bum pamit, sampai jumpa di kantor. Jae Bum juga memperingatkan Jin Goo untuk berhati-hati karena sekarang dia seorang direktur, mungkin Se Young akan berubah pikiran. Jin Goo tertawa. Dia sudah mendapatkan kembali sahabatnya.

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001492591_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001513545_thumb[1]

Kwang Soo yang murung meringkuk di sofa depan televisi. Ibu menyebut Kwang Soo menyedihkan. Ibu menyuruh Kwang Soo membawa sampah ke tempat daur ulang dan berjalan. Ibu juga menyuruh Kwang Soo mengganti boxer. Apakah Kwang Soo akan tetap seperti itu selamanya?

Kwang Soo pun bangkit dan berjalan pergi ke tempat daur ulang sampah.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001530829_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001544009_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001558790_thumb[1]

Saat hendak kembali ke rumah dan berjalan dengan lesu. Kwang Soo melihat gelembung-gelembung sabun yang dibuat oleh Eun Suh. Kwang Soo melihat Eun Suh, tapi dia pikir kalau dia sedang berhalusinasi.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001579744_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001583481_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001610842_thumb[1]

Tapi saat menoleh ke samping, Kwang Soo melihat Da In berdiri tak jauh dari sana dan memanggilnya. Kwang Soo berjalan menghampiri Da In dan menatapnya.

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001621353_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001637402_thumb[1]

Jin Goo masih berusaha menghubungi Se Young, tapi tak juga di angkat. Jin Goo kesal dibuatnya. Saat akan kembali ke dalam, dia bertemu Go Eun. Go Eun mengajaknya bicara.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001649047_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001657589_thumb[1]

“Sunbae. Aku kecewa padamu. Bagaimana bisa kau membiarkan pacarmu berhenti? Itulah mengapa berkencan di kantor buruk untuk para gadis. Khususnya saat sangat sulit mendapatkan pekerjaan.”

“Uh, yah… ini kesalahanku.”

“Aku tidak bisa tidur sekejap pun. Aku mengkhawatirkan Se Young unnie. Dia tidak melakukan kesalahan apapun..tapi dia sangat tertekan seperti itu.”

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001684883_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001696027_thumb[1]

Jin Goo terdiam. Go Eun lalu mengirimkan sebuah alamat dimana Se Young berada. Go Eun menyuruh Jin Goo untuk segera menemui Se Young. Go Eun bilang dia benci Jin Goo, tapi dia khawatir pada Se Young. Jin Goo merasa tidak enak hati, tapi Jin Goo berterima kasih pada Go Eun. Go Eun menyuruh Jin Goo untuk segera pergi.

***

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001730862_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001732897_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001739104_thumb[1]

Se Young berjalan dengan malas sambil membawa belanjaan dalam kantong plastik. Saat dia hendak menyeberang, setelah sebuah mobil lewat. Dia melihat Jin Goo sedang duduk di sebuah tangga tak jauh dari sana. Se Young segera berlari, tapi Jin Goo juga berlari mengejar dan berhasil menangkap Se Young.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001763094_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001764362_thumb[1]

Jin Goo bilang dia mencari Se Young kemana-mana. Se Young bilang dia tak meminta. Lalu Jin Goo bertanya apa Se Young tidak merindukannya?

Karena Se Young tak menjawab, Jin Goo yakin Se Young merindukannya. Mata Se Young juga bengkak (pasti nangis karena rindu, hehe..). Se Young bersikap tak peduli dan beranjak pergi. Jin Goo menahan tangan Se Young.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001777976_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001780678_thumb[1]

“Aku bertemu dengan Jae Bum. Dia menolak pengunduran dirimu. Dia memintaku untuk memberitahumu agar kembali bekerja besok. Kami punya banyak pekerjaan karenamu. Datanglah bekerja besok pagi.”

Se Young tak mengatakan apapun dan masih menghindari pandangan Jin Goo.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001793925_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001795460_thumb[1]

“Terima kasih, Se Young-ah.”

“Untuk apa?”

“Aku sungguh tidak mengertimu. Ini tidak masuk akal. Kenapa kau bersikap seperti berbuat begitu baik? Apa yang harus aku lakukan kalau begitu?” ujar Jin Goo menggebu. “Tapi…melihatmu dalam banyak kepedihan..dan berjuang..Jae Bum dan Go Eun, keduanya mengerti. Se Young-ah. Ini hanya batu (sandungan) permulaan.”

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001850548_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001869500_thumb[1]

Se Young masih terdiam. Jin Goo membuat badan Se Young menghadapnya dan kembali berkata.

“Kau menyukaiku, kan? Aku menjadi gila saat aku melihatmu. Aku akan menjadi lebih baik untukmu.”

Se Young hanya menghela nafas, lalu menunduk.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001906271_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001908072_thumb[1]

“Aku hanya..bersikap seperti aku tahu apa itu cinta. Tapi aku tidak tahu. Sekarang, aku pikir aku tahu. Aku selalu bertengkar denganmu. Tapi aku tidak bisa melakukan apapun saat kau tidak ada. Inilah cinta. Ma Se Young. Kita seperti gembok dan kunci. Kita tak dapat dipisahkan sekarang. Ma Se Young dan Kang Jin Goo. Kang Jin Goo dan Ma Se Young. Kau milikku sekarang.”

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001920351_thumb[2] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001932463_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001939370_thumb[1]

Se Young tertawa kecil. Jin Goo menawarkan pelukan. Tapi Se Young mendelik. Jin Goo kemudian menganggukkan kepala Se Young dengannya. Lalu memeluk Se Young. Erat.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001949113_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001951582_thumb[1]

Jin Goo lalu membaui rambut Se Young, “Hei, kau tidak mencuci rambutmu?”

Se Young kesal dan melepaskan diri.

Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001957322_thumb[1] Plus.Nine.Boys.E14.END.mp4_001972537_thumb[1]

Jin Goo menarik Se Young kepelukannya lagi, dan menyuruh Se Young mencuci rambut lain kali saja. Se Young memukul Jin Goo, itu semua salah Jin Goo. Jin Goo mengiyakan, itu memang kesalahannya. Mereka pun terus berpelukan.

***

Bersambung ke bagian 2~

***

Akhirnya Jae Bun dan Go Eun luluh. Memang, apalagi yang bisa mereka lakukan jika Jin Goo dan Se Young saling mencintai. Jika mereka terus marah dan tidak mau mengerti, malah akan membuat Jin Goo, terutama Se Young semakin terluka.

1 comment:

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD