Pinocchio Episode 15 – 2

Pinocchio.E15.mkv_001865474_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_001866960_thumb1

Ha Myung menelpon Chan Soo. Dia menanyakan keadaan dan keberadaan Chan Soo. Chan Soo bilang dia sedang dalam perjalanan menuju MSC. Ada yang harus dia tanyakan pada Sung Cha Ok. Ha Myung panik, dia meminta Chan Soo untuk menemuinya lebih dulu. Tapi Chan Soo mematikan ponselnya.

Ha Myung bergegas mengambil jaket dan keluar kantor sambil menghubungi In Ha. Ha Myung meminta In Ha menghentikan Chan Soo. Ha Myung juga memberitahu Chan Soo sedang dalam perjalanan menuju MSC untuk bicara dengan Cha Ok.

Pinocchio.E15.mkv_001891988_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_001908001_thumb1

Chan Soo sudah berada di lobi gedung MSC. Dia dihalangi petugas keamanan. Chan Soo terus mendesak masuk. Dia sudah bilang beberapa kali kalau dia ini polisi dan dia tidak kesana untuk membuat masalah. Dia hanya ingin bicara.

“Jika kau tidak akan membiarkanku masuk, maka panggil Sung Cha Ok untukku!” Chan Soo sudah kehilangan kesabaran.

In Ha datang dengan Bum Jo. Bum Jo menegur Chan Soo yang bisa membuat para reporter berdatangan. Bum Jo meminta Chan Soo tenang. Chan Soo bilang dia ingin tenang, tapi petugas itu terus memancing emosinya. Kemudian Ha Myung datang.

Pinocchio.E15.mkv_001922540_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_001924342_thumb1

“Kalian menonton berita hari ini, kan? Kalian melihat bagaimana reporter mengacaukan pesta kami, kan?” Chan Soo meluapkan emosi pada ketiga temannya itu.

“Aku sudah bilang padamu untuk tidak mengadakan pesta…bahwa itu akan memperburuk keadaan.” Ujar Ha Myung.

“Tapi kenapa aku harus berurusan dengan hal-hal yang semakin memburuk? Kesalahan apa yang aku lakukan?!”

Pinocchio.E15.mkv_001944145_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_001947866_thumb1

“Aku tahu kau tidak melakukan kesalahan. Aku tahu.” Ha Myung berusaha membuat Chan Soo tenang.

“Jika kau tahu, maka katakan! Katakan pada masyarakat bahwa aku tidak melakukannya. Katakan kepada mereka untuk berhenti menyalahkanku dan tinggalkan keluargaku sendiri!”

Emosi Chan Soo kemudian berubah menjadi rasa frustrasi. Chan Soo menarik kerah jaket Chan Soo.

“Kalian reporter. Dan aku percaya pada kalian. Jadi memberitahu mereka bahwa aku tidak bertanggung jawab. Bicara untukku...”

Pinocchio.E15.mkv_001960742_thumb2 Pinocchio.E15.mkv_001964061_thumb1

Chan Soo beralih pada In Ha, “In Ha-ya…Kau pergilah katakan padamu bahwa itu bukan aku. Sung Cha Ok adalah ibumu, kan? Dia akan mendengarkanmu. Dapatkah kau berbicara dengannya?”

“Chan Soo-ya…”

Pinocchio.E15.mkv_001989290_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_001993385_thumb1

Ha Myung menarik Chan Soo menghadapnya dan memintanya berhenti. Tapi Chan Soo belum mau berhenti. Dia sudah tak bisa pura-pura kuat lagi.

“Kau bilang.. kau tidak akan hanya duduk dan menonton aku disalahkan. Tolong lakukan sesuatu. Tolonglah..”

Chan Soo kemudian menangis di dada Ha Myung. Ha Myung hanya bisa menepuk pundak Chan Soo, menenangkannya.

In Ha tampak syok melihat keadaan Chan Soo. In Ha perlahan mundur lalu pergi dari sana. Bum Jo menyusulnya.

Pinocchio.E15.mkv_002024410_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002025754_thumb1

In Ha pergi ke kantor dan merapikan barang-barangnya. Bum Jo menanyakan keadaan In Ha. In Ha bilang dia tidak baik-baik saja. Dia hendak pergi ke pabrik untuk melihat apakah ada rekaman CCTV lain. Bum Jo terkejut, ini sudah larut malam.

Pinocchio.E15.mkv_002040063_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002041464_thumb1

Bum Jo menyusul In Ha ke depan lift. Bum Jo bilang In Ha harus istirahat karena In Ha sudah begadang semalaman meneliti rekaman CCTV yang Cha Ok berikan. Dan sepanjang hari ini In Ha terus berjalan, hingga kakinya tertutup darah. Tapi In Ha bilang dia baik-baik saja.

Bum Jo berteriak kesal kalau In Ha tidak baik-baik saja, dan In Ha bisa pingsan jika terus seperti itu. Tapi In Ha tetap bersikeras dia baik-baik saja, bahkan dia tidak cegukan saat mengatakannya, jadi dia benar-benar baik-baik saja.

Pinocchio.E15.mkv_002075666_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002085057_thumb1

“Hentikan! Mengapa kau begitu bekerja keras dengan masalah ini?” Bum Jo berteriak.

“Lalu apa yang harus aku lakukan? Kau lihat Chan Soo dan Dal Po sekarang. Mereka adalah teman-temanku. Karena ibuku, Chan Soo mengalami nasib yang sama seperti Dal Po 13 tahun yang lalu. Bagaimana aku bisa beristirahat sekarang? Aku merasa begitu buruk hingga membuatku gila! Bagaimana aku bisa beristirahat?!” In Ha balas berteriak.

“Kenapa kau yang harus merasa menyesal?”

“Karena ibuku tidak akan meminta maaf, atau mencoba untuk memperbaiki apapun.”

Pinocchio.E15.mkv_002111447_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002094869_thumb1

In Ha lalu masuk ke dalam lift. Disusul Bum Jo yang tak bisa lagi membantah In Ha. Bum Jo mengajak In Ha naik mobilnya. Setidaknya In Ha bisa tidur sebentar di perjalanan ke pabrik.

Tanpa mereka sadari perdebatan tadi di dengar oleh Cha Ok. Cha Ok tampak mengkhawatirkan sesuatu.

Pinocchio.E15.mkv_002143714_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002145090_thumb1

Cha Ok duduk di tempatnya dan mengingat kembali perkataan In Ha tadi. Bahwa dia tidak akan meminta maaf dan tidak akan memperbaiki apapun. Cha Ok lalu membuka laci mejanya, mencari sebuah ponsel. Dan ponsel itu tak ada disana. Cha Ok panik dan mencari ke seluruh meja. Tapi tetap tak ada.

Pinocchio.E15.mkv_002159148_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002161648_thumb1

Cha Ok bertanya pada Il Joo yang kebetulan lewat, apa Il Joo melihat ada yang membersihkan mejanya? Il Joo bilang tidak dan bertanya balik apa Cha Ok kehilangan sesuatu. Cha Ok menyangkal, dia tidak kehilangan apapun. Il Joo pun berlalu dan Cha Ok kembali mencari ponselnya yang hilang. Ponsel yang dia tinggalkan di rumah Bum Jo 13 tahun yang lalu.

***

Pinocchio.E15.mkv_002186902_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002192498_thumb1

Il Joo dan Joo Ho menuju mobil untuk liputan. Bersamaan dengan Hyun Kyu dan Jae Hwan yang juga keluar gedung untuk liputan.

“Oh... Im Jae Hwan! Kau akhirnya tampak feminin dengan rambut lurusmu.”

“Oh... Lee Il Joo! Dengan begitu banyak riasan wajah... kau akhirnya tampak feminin.” Balas Jae Hwan.

Il Joo menjelaskan kalau dia memakai BB cream.

Pinocchio.E15.mkv_002214400_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002225534_thumb1

Hyun Kyu kemudian menghampiri mereka. Hyun Kyu bilang dia menikmati berita kemarin. Tapi bukan berita yang dilaporkan oleh seseorang yang bisa saja mencegah tragedi jika dia punya etos kerja. Il Joo membela diri, Chan Soo lah yang bisa saja mencegah kematian banyak orang, bukan dia.

“Kau tidak ingat? Beberapa waktu lalu, pabrik sungai Han... kau menyebutnya ramah lingkungan. Jika kau melaporkan dengan benar saat itu, kita tidak akan memiliki tragedi ini sekarang!”

“Itu setengah tahun yang lalu.” Il Joo membela diri.

“Benarkah? Itu bahkan belum setahun? Jika aku jadi kau, ku pikir aku bahkan tidak bisa berpikir tentang pernikahan atau pesta ulang tahun anakku... Karena hati nuraniku.” Ujar Hyun Kyu kesal.

Pinocchio.E15.mkv_002240416_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002246557_thumb2

Il Joo terbelalak melihat Jae Hwan mengangkat tangan mengajak tos dengan Hyun Kyu, Hyun Kyu pun membalasnya. Lalu masuk ke dalam mobil.

Il Joo kesal tapi tak bisa membalas, apa yang harus dia lakukan pada mereka. Sedangkan Joo Ho bagaimana bisa mereka bahkan tidak menyapanya.

(Waaahhh…Hyun Kyu keren! Bener deh, seharusnya Il Joo yang disalahkan atas kejadian itu karena sebelumnya dia melaporkan pabrik itu ramah lingkungan. Tapi ternyata sekarang meledak karena limbah bahan kimia..)

***

Pinocchio.E15.mkv_002264950_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002266951_thumb1

Ha Myung berjalan di lorong kantor polisi. Dia teringat teriakan Chan Soo yang tidak terima kenapa dia harus mengalami hal buruk disaat dia tidak melakukan kesalahan apapun. Juga pada teriakan Jae Myung remaja yang tidak terima ayahnya dituduh tanpa bukti dan hanya berdasarkan rumor.

Pinocchio.E15.mkv_002282565_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002284424_thumb1

Ternyata benar apa yang dikatakan Jae Myung, kasus Chan Soo ini sedikit banyak pasti mengingatkan Ha Myung pada kasusnya 13 tahun lalu. Ha Myung menahan air mata yang ingin keluar dan menyandarkan diri di dinding, menenangkan diri.

Pinocchio.E15.mkv_002302706_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002314192_thumb1

Ha Myung lalu masuk ke ruang reporter. Ada Yoo Rae disana. Yoo Rae heran melihat Ha Myung yang terlihat sangat lelah, apa Ha Myung begadang? Ha Myung mengiyakan. Lalu gantian Ha Myung yang bertanya, apa yang sedang dilakukan Yoo Rae?

Yoo Rae ternyata sedang meneliti rekaman CCTV pabrik yang dikirimkan In Ha padanya. Ha Myung yang baru melihatnya tampak tertarik pada sesuatu yang ada dilayar. Sebuah mobil.

Pinocchio.E15.mkv_002323228_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002327637_thumb2

“Tunggu. Cahaya yang berkedip dari mobil, bukankah itu kotak hitam?”

“Oh, sepertinya begitu.” Yoo Rae pun memikirkan sesuatu. “Hei! Kita hanya perlu mencari mobil ini.”

“Benar. Dari sudut ini, kotak hitam mungkin merekam kebakaran di pabrik.”

Ha Myung lalu berusaha melihat plat nomor mobil itu.

***

Pinocchio.E15.mkv_002353678_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002358345_thumb2

“Ketua Tim… Bisakah Anda mencari plat nomor ini? Tolonglah...” Yoo Rae merajuk pada Ketua Tim.

Ketua Tim mengambil kertas yang disodorkan Yoo Rae tapi berkata seolah menolak, “Apa yang kau lakukan Reporter Yoon? Kau tahu aku tidak bisa.”

“Ini bukan untukku. Ini untuk Petugas Ahn kita... Tolong bantu aku, Ketua Tim...”

“Tidak bisa. Aku benci melakukan sesuatu menentang protokol.” Tapi Ketua Tim menuliskan hasil pencariannya di kertas.

Pinocchio.E15.mkv_002363123_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002367189_thumb1

Yoo Rae bilang Ketua Tim terlalu keras dan terlalu fanatik. Ketua Tim memberikan kertas tadi pada Yoo Rae. Yoo Rae pun berterima kasih dengan perlahan dan mengacungkan jempolnya. Ketua Tim memberi isyarat agar Yoo Rae segera pergi. Yoo Rae lalu pergi sambil berkata kalau dia benci Ketua Tim (padahal pura-pura, agar yang lain tidak curiga).

Pinocchio.E15.mkv_002380424_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002382251_thumb1

Di luar ruangan Yoo Rae memberikan kertas tadi yang berisi nama pemilik mobil dan alamatnya pada Ha Myung yang sedang menunggu. Yoo Rae bilang itu tidak didapatkan dengan mudah. Ha Myung tersenyum senang.

“Terima kasih. Aku berhutang banyak padamu.” Ha Myung lalu berjalan pergi.

Pinocchio.E15.mkv_002388658_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002391769_thumb1

“Kau ingin aku ikut?” tanya Yoo Rae.

“Tidak, aku bisa mengatasinya. Terima kasih!” Ha Myung tersenyum sambil menunjuk Yoo Rae dan mengedipkan mata.

Yoo Rae ikut tersenyum melihat senyuman berseri-seri itu.

***

Pinocchio.E15.mkv_002415146_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002427216_thumb1

Ha Myung pergi ke alamat yang tertera di kertas dan mencari mobil itu di parkiran. Ha Myung menemukannya. Dan di mobil itu memang ada kamera yang merupakan kotak hitam. Ha Myung tersenyum senang dan mengepalkan tangannya.

Pinocchio.E15.mkv_002438391_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002439827_thumb1

Ha Myung menunjukkan rekaman dari kotak hitam mobil itu pada Gyo Dong. Tepatnya menunjukkan bagian yang dihapus dari rekaman CCTV yang mereka dapatkan dari Cha Ok. Dua jam setelah Chan Soo meninggalkan pabrik.

“Edit dilakukan untuk menyembunyikan truk ini?”

“Ya. Saya akan mengetahui lebih banyak setelah menyelidikinya. Jika Reporter Sung mendapatkan rekaman itu dari pabrik…truk ini dihapus.”

Pinocchio.E15.mkv_002457490_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002462363_thumb1

Di truk itu tertulis nama perusahannya yaitu Chan Joo Optical. Gyo Dong bertanya apa Ha Myung sudah mencari tahu tentang perusahaan itu. Ha Myung sudah mencari tahu. Mereka adalah perusahaan yang membuang limbah industri kaca. Ha Myung menduga truk itu membawa limbah kaca.

“Ini sejalan dengan apa yang dikatakan para peneliti. Ledakan berasal dari semacam metafase kaca. Serahkan ini pada Jang Hyun Kyu dan kau harus menyelidiki lebih lanjut.”

“Oke, Cap.”

Pinocchio.E15.mkv_002487759_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002501276_thumb1

Ha Myung berjalan menuju pintu keluar ruangan. Lalu dia berbalik kembali dan memanggil Gyo Dong.

“Cap. Saya tidak berpikir ini cukup untuk menemukan penyebab kebakaran. Ketidakadilan yang dihadapi Ahn Chan Soo, dan mereka yang bersembunyi di belakangnya, perlu diungkap.”

“Apakah kau pikir aku akan menyembunyikan cerita?”

Ha Myung tersenyum, “Tidak.”

Pinocchio.E15.mkv_002516730_thumb1

Ha Myung berjalan sambil tersenyum. Titik terang sudah ditemukan, dan dia bisa mempercayai Gyo Dong untuk mengungkap semuanya.

Pinocchio.E15.mkv_002530644_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002541230_thumb1

Ha Myung menemui Chan Soo dan memberitahu tentang truk itu. Chan Soo tampak senang mendengarnya dan bertanya kapan rekaman itu akan disiarkan, dan setelah disiarkan apakah dia tidak akan dituduh lagi?

“Itu akan disiarkan setelah aku menyelesaikan penyelidikan. Kapten bilang itu akan disiarkan lebih dari sekali. Mereka yang bersembunyi di belakangmu akan diungkap juga.”

“Terima kasih. Terima kasih banyak.” Chan Soo memeluk Ha Myung. “Terima kasih banyak Dal Po-ya. Terima kasih.”

Pinocchio.E15.mkv_002544990_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002546465_thumb1

Ha Myung tersenyum dan menepuk punggung Chan Soo. Ha Myung meminta Chan Soo melepaskannya, karena pelukan itu membuatnya tidak nyaman. Chan Soo tidak mau, karena Ha Myung sudah menyelamatkannya.

Ha Myung melepaskan pelukan Chan Soo, lalu pamit pergi. Tapi Chan Soo memanggilnya kembali.

Pinocchio.E15.mkv_002556075_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002593749_thumb1

Chan Soo mengaku pada Ha Myung bahwa dialah yang menyebarkan rumor Ha Myung curang saat tes Quiz Show saat SMA. Ha Myung sedikit terkejut.

“Setelah melalui cobaan seperti ini... aku terus berpikir tentang itu. Hukuman seharusnya aku dapatkan saat itu, ku pikir aku mendapatkan sekarang. Pokoknya, aku minta maaf untuk semuanya.”

“Wah…betapa tidak adilnya untukku. Aku berlarian dalam penderitaan di hari yang dingin ini, mencoba menyelamatkan pria semacam ini? Hei. Aku akan memberikan nomor rekeningku. Kembalikan padaku hadiah uang itu.” Ha Myung lalu pamit pergi.

Pinocchio.E15.mkv_002600471_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002604720_thumb1

Chan Soo kesal Ha Myung pergi begitu. Tapi kemudian dia tersenyum, menyadari bahwa Ha Myung sudah melupakan kejadian itu, dan tadi dia hanya bercanda.

***

Pinocchio.E15.mkv_002607462_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002622335_thumb1

Cha Ok masih mencari ponselnya, hingga ke laci bagian dalam. Gong Joo yang melihatnya merasa heran dan bertanya apa yang sedang dicari Cha Ok. Cha Ok bilang dia sedang mencari sebuah kontrak, dan itu tidak begitu penting. Gong Joo mengerti dan berjalan pergi. Tapi Gong Joo masih heran, jika tidak penting kenapa Cha Ok mencarinya.

Pinocchio.E15.mkv_002642416_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002647320_thumb1

“Dal Pyung-ah!” Kakek yang sudah rapi keluar kamar. “Apakah ada lagi gambar Dal Po ketika ia masih muda? Aku berpikir untuk mengunjungi kakak Dal Po.”

Tapi yang dipanggil kakek sedang berdiri di kamar In Ha sambil memegang sebuah ponsel. Kakek pun menghampirinya dan bertanya apa yang sedang dilihat Dal Pyung itu.

Pinocchio.E15.mkv_002668092_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002671146_thumb1

Dal Pyung memberitahu kalau itu adalah ponsel lama ibunya In Ha, tapi kenapa ada disana. Kakek bilang mungkin Cha Ok yang memberikannya pada In Ha.

“Memberinya telepon setelah lebih dari sepuluh tahun? Mengapa?”

“Pasti ada sesuatu yang penting di dalamnya.”

“Apa yang penting?”

“Berhenti bertanya! Bagaimana aku tahu?!”

Pinocchio.E15.mkv_002686150_thumb1

Cha Ok masih memikirkan ponsel yang sekarang ada di kamar In Ha itu. Cha Ok berusaha menenangkan diri bahwa hilangnya ponsel itu bukan masalah besar karena dia sudah menghapusnya. (Apa yang dihapus? Pesan? Nomor telpon?)

Pinocchio.E15.mkv_002700283_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002713686_thumb1

Cha Ok teringat perkataan Ha Myung sebelumnya, bahwa siapapun yang bisa mengambil CCTV di dekat pabrik adalah orang yang menyembunyikan kebenaran dibalik kasus itu, dan bahwa Ha Myung berterima kasih pada orang itu karena telah memberi petunjuk.

Cha Ok kesal dan marah mengingat hal itu.

***

Pinocchio.E15.mkv_002724406_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002726408_thumb1

Ha Myung berusaha menghubungi In Ha, tapi ponselnya mati. Ha Myung bertanya pada Yoo Rae apa dia melihat In Ha. Yoo Rae bilang dia tidak bertemu In Ha. Yoo Rae ingin menanyakan tentang kotak hitam mobil itu, tapi Ha Myung keburu pergi.

Pinocchio.E15.mkv_002730203_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002731447_thumb1

Ha Myung berpapasan dengan Seo Hak. Ha Myung pun menanyakan keberadaan In Ha pada Seo Hak. Tapi Seo Hak juga tidak melihat In Ha. Ha Myung lalu menghubungi Bum Jo menanyakan keberadaan In Ha. Yoo Rae melihat kekhawatiran Ha Myung yang mencari In Ha, lalu Yoo Rae mengikuti Ha Myung yang hendak menemui Bum Jo.

Pinocchio.E15.mkv_002757463_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002758776_thumb1

Bum Jo sedang melihat-lihat plat mobil di sebuah parkiran saat Ha Myung memanggilnya. Yoo Rae yang mengikuti Ha Myung bersembunyi di balik sebuah mobil.

Pinocchio.E15.mkv_002761983_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002765178_thumb1

“Dimana In Ha? Mengapa dia tidak menjawab teleponnya?”

“Kenapa? Sekarang, kau memikirkan In Ha?” sindir Bum Jo dengan kesal.

“Apa?” Ha Myung tak mengerti maksud Bum Jo.

“Dia sedang berusaha untuk memecahkan kasus Petugas Ahn kasus. Dia tidak tidur selama berhari-hari. Dia mimisan dan berjalan sampai kakinya berdarah. Kau tidak tahu?”

Pinocchio.E15.mkv_002782179_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002786043_thumb1

Ha Myung pun teringat saat In Ha berjongkok sambil menekuk kakinya. Dan In Ha yang terus ingin melanjutkan penyelidikan. Ha Myung pun baru sadar saat itu kaki In Ha terluka.

Pinocchio.E15.mkv_002810101_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002813975_thumb1

“Semua yang kau lihat adalah Manajer Sung. Kau ingin membawa ke bawah dengan cara apapun. Kau tidak melihat In Ha yang menderita seperti dialah penjahatnya karenamu, kan?!” Bum Jo berteriak kesal. “In Ha... katanya Petugas Ahn menderita karena dia. Dia bilang apa yang kau lalui 13 tahun yang lalu adalah salahnya juga. Dia bilang ketika dia melihatmu, dia merasa seperti seorang pendosa.”

Ha Myung terdiam menunduk. Dia sepertinya baru tahu perasaan In Ha sesungguhnya.

Pinocchio.E15.mkv_002822444_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002827023_thumb1

Bum Jo memukul pelan dada Ha Myung, “Biarkan aku bertanya padamu. Kesalahan apa yang dilakukan In Ha? Apakah kesalahannya dia menjadi putri Manajer Sung? Jika kau akan memberikan sakit hati padanya, lupakan dia dan akhiri.”

“Cukup..” ujar Ha Myung lirih.

Pinocchio.E15.mkv_002855350_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002877290_thumb1

Tapi Bum Jo belum selesai, “Apa ini? Memberinya begitu banyak rasa sakit dengan sikap hangatmu. Tapi.. Kau tahu apa paling menjengkelkan? Aku ingin menghentikan gadis bodoh itu, tapi dia tidak akan mendengarkan apapun yang aku katakan! Aku katakan padanya dia tidak melakukan kesalahan apa pun. Aku katakan padanya itu bukan salahnya dan untuk istirahat, tapi dia tidak mendengarkan! Karena.. kata-kata itu.. hanya berhasil jika keluar dari mulutmu.”

Semua yang dikatakan Bum Jo cukup membuat Ha Myung berpikir. Ha Myung menanyakan dimana In Ha. Bum Jo menyebutkan sebuah tempat. Ha Myung langsung berlari untuk menemui In Ha.

Pinocchio.E15.mkv_002893223_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002906526_thumb2

Yoo Rae keluar dari persembunyiannya dan bertanya pada Bum Jo, “Apakah kau mengatakan yang sebenarnya? Ha Myung menyukai In Ha?”

“Sekarang kau percaya padaku?” tanya Bum Jo balik.

Tampak wajah Yoo Rae yang patah hati.

***

Pinocchio.E15.mkv_002912048_thumb1

Ha Myung berlari mencari In Ha sambil mencoba menghubunginya kembali. Tapi ponselnya masih mati. Terlintas kata-kata In Ha selama ini di pikirannya. Kata-kata In Ha yang sebenarnya selalu lebih mementingkan perasaan Ha Myung daripada perasaannya sendiri.

Pinocchio.E15.mkv_002913571_thumb1

“Apa yang harus kita lakukan?”

Pinocchio.E15.mkv_002917901_thumb2

“Jika aku jadi kau, aku tidak akan pernah mau bertemu dengan diriku lagi.”

Pinocchio.E15.mkv_002920823_thumb1

“Setiap kali kau melihatku, kau pasti berpikir tentang ibuku. Aku patut dibenci dan menjengkelkan, kan?”

Pinocchio.E15.mkv_002924992_thumb1

“Jangan khawatirkan aku, katakan apa yang ingin kau katakan pada ibuku, dan perdebatkan.”

Pinocchio.E15.mkv_002930804_thumb1

“Maafkan aku.”

Pinocchio.E15.mkv_002966517_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002969999_thumb1

Ha Myung pun akhirnya melihat In Ha yang tertatih karena kakinya terluka mencari-cari mobil di sebuah parkiran. Ha Myung menatap In Ha dari kejauhan. In Ha akhirnya melihat Ha Myung. Dengan tersenyum dia memanggil Ha Myung dan berlari menghampirinya.

“Aku menemukan sesuatu yang besar. Kau tahu rekaman CCTV itu? Ada sebuah mobil. Mobil itu bisa jadi memiliki kotak hitam. Dan mereka bisa saja memiliki rekaman bagian satu jam yang diedit itu. Mengagumkan, kan? Aku yakin kau tidak tahu. Aku pintar, kan? Aku termasuk dalam MENSA.”

Pinocchio.E15.mkv_002978829_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002979972_thumb1

Ha Myung membiarkan In Ha terus bicara sambil melihat kaki In Ha yang terluka. In Ha bilang dia tahu plat nomor mobil itu dan mengajak Ha Myung mencarinya bersama-sama, agar mereka bisa membantu Chan Soo.

“Kami sudah menemukan kotak hitam itu dan bagian yang diedit.”

“Benarkah? Kau memikirkan hal itu juga? Kenapa kau tidak memberitahuku? Kau seharusnya mengatakan padaku lebih cepat.”

Pinocchio.E15.mkv_002995654_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_002999685_thumb1

“Kenapa kau mematikan ponselmu?” Ha Myung berteriak kesal.

“Ah…aku tidak punya waktu untuk mengisi baterai karena aku di luar sepanjang hari. Kenapa kau marah?”

Karena mereka sudah menemukannya, Ha Myung menyuruh In Ha pulang. In Ha tak mendengarkan, dia malah menanyakan bagian yang di edit itu, apakah akan membantu Chan Soo. Ha Myung membenarkan. Mereka bisa memulai penyelidikan yang sebenarnya sekarang. In Ha merasa sangat lega.

Pinocchio.E15.mkv_003038839_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003043456_thumb2

Kemudian In Ha merasa lemas dan hampir terjatuh, beruntung Ha Myung memegangnya. Ha Myung bertanya In Ha kenapa. Tapi In Ha juga tidak tahu, dia merasa kehilangan kekuatan di kakinya. Ha Myung bertanya apa In Ha sudah makan.

“Makan? Sekarang aku memikirkannya, kapan aku terakhir makan?”

“Kau!” Ha Myung ingin marah, tapi tertahan.

Pinocchio.E15.mkv_003063075_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003077856_thumb1

Ha Myung membalik badan dan menyuruh In Ha naik di punggungnya. Tapi In Ha tidak mau, dia bisa berjalan sendiri. Dia baik-baik saja. In Ha berjalan mendahului Ha Myung dengan tertatih.

Ha Myung mengulurkan tangan ingin menggapai In Ha, tapi urung dilakukannya.

***

Pinocchio.E15.mkv_003094960_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003108690_thumb1

Yoo Rae duduk di tenda makan sendirian, sudah lengkap dengan kantung yang mengait di telingnya. Juga sumpit yang diletakkan di mulutnya.

“Aku sudah disingkirkan. Sederhananya, ku pikir aku sudah dibuang. Dalam hatiku yang bodoh..kau masih memiliki tempat.”

Yoo Rae berkata dengan pelan, tapi kemudian dia berteriak hingga seisi tenda terkejut karenanya.

Pinocchio.E15.mkv_003114390_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003128126_thumb1

“Kau idiot, kau tidak tahu! Kau tidak tahu! Aku pikir kau mencintaiku! Kau telur gulung busuk! Kau! Kau! Telur gulung!” Yoo Rae menusuk-nusuk telur gulung di piring. “Mati…mati!”

Pinocchio.E15.mkv_003145251_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003152204_thumb1

Kemudian Yoo Rae seperti sebelumnya, masuk ke ruangan para Kapten dan tiduran di sofa. Yoo Rae menyanyikan lagu sendu sambil menutup mata. Dan dia tidak sadar kalau sedang dilihat pada Kapten. Gong Joo menatap jijik pada Yoo Rae. Tapi Gyo Dong malah terlihat menahan senyum.

“Bukankah dia orang yang sama yang merangkak di sini sebelumnya?” tanya Gong Joo pada Gyo Dong.

Pinocchio.E15.mkv_003176814_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003178124_thumb1

Gyo Dong membenarkan dan hendak kembali ke tempatnya. Tapi Gong Joo menahannya, apa Gyo Dong akan membiarkan Yoo Rae lagi seperti sebelumnya? Gyo Dong bilang Yoo Rae akan pergi sendiri setelah bangun.

Yoo Rae bersin dan meringkukkan badan. Gyo Dong membuka jaketnya dan menyelimuti Yoo Rae. Semuanya bubar.

(ehem ehem! Kenapa aku mencium aroma cinta ya…dari Gyo Dong ke Yoo Rae. Hehe…)

***

Pinocchio.E15.mkv_003189377_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003191425_thumb1

In Ha sudah menghabiskan tiga mangkuk mie, dan sekarang sedang makan mie ke empat. In Ha bilang pasti seperti inilah yang dimaksud ayahnya: “Jika kau tidak pintar, tubuhmu menderita”. Padahal sangat mudah mencari piring, tapi dia malah pergi berkeliling tanpa alasan.

In Ha lalu bertanya apa Ha Myung sudah memberitahu Chan Soo tentang kotak hitam itu? Ha Myung mengiyakan. In Ha bilang dia merasa begitu buruk terhadap Chan Soo, dan kotak hitam itu membuatnya merasa lega.

Pinocchio.E15.mkv_003220280_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003226618_thumb1

“Jadi, semua yang perlu kita lakukan adalah melihat apa yang ada dalam rekaman kotak hitam itu? Kau harus berbagi rekaman itu dengan kami.”

“Ya.” Jawab Ha Myung singkat.

In Ha menghela nafas, jika dia memikirkan kotak hitam itu lebih awal, maka tidak akan selama itu mereka menyelidikinya. In Ha heran kenapa dirinya begitu bodoh. In Ha lalu meminta maaf pada Ha Myung. Mendengar In Ha meminta maaf, emosi Ha Myung terpancing. Dia meletakkan sumpitnya dengan kasar di meja.

Pinocchio.E15.mkv_003252644_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003254960_thumb1

“Berhenti mengatakan kau minta maaf. Apa yang begitu kau sesalkan?”

“Aku hanya…”

“Kau tidak menuduh ayahku. Kau tidak menuduh Chan Soo. Jadi, mengapa kau terus mengatakan maaf?”

“Kau bertingkah aneh. Kau telah bersikap marah malam ini.”

“Kau membuatku marah dan frustrasi.” Ha Myung berteriak.

Pinocchio.E15.mkv_003270231_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003273622_thumb1

“Kaulah yang mengatakan...jangan khawatir tentangmu atau menghiburmu. Kau bilang untuk membiarkanmu sehingga kau tidak hancur. Tidak ada yang bisa aku lakukan, selain meminta maaf. Lalu yang bisa aku lakukan?”

“Itu juga menggangguku.” Ujar Ha Myung.

“Baik. Mulai sekarang, aku benar-benar tidak akan melakukan apapun. Aku tidak akan khawatir, atau menghibur...dan aku bahkan tidak akan minta maaf. Apakah kau puas?”

Pinocchio.E15.mkv_003293799_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003299377_thumb1

In Ha kemudian mengambil tasnya dan keluar dari restoran itu. Ha Myung menghela nafas dan menutup mata dengan tangannya. Sepertinya bukan itu yang Ha Myung inginkan dari In Ha.

Pinocchio.E15.mkv_003314212_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003317806_thumb1

Di luar restoran In Ha teringat kalau dia belum membayar makanannya. In Ha mengambil uang dari dompet dan berbalik kembali.

Ha Myung terus menghela nafas. Dia lalu mengambil tas dan berjalan keluar.

Pinocchio.E15.mkv_003347265_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003354503_thumb1

Langkahnya terhenti begitu melihat In Ha sedang berdiri di depan pintu.

Mereka pun saling menatap. Lalu Dal Po melihat kalung kancing di leher In Ha. Ha Myung pun sadar, In Ha masih belum melupakannya dan masih tetap menunggunya.

Pinocchio.E15.mkv_003377698_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003395699_thumb1

Ha Myung membuka pintu restoran. In Ha mengulurkan tangan yang memegang uang pada Ha Myung. In Ha bilang dia pikir itu kasar jika dia pergi tanpa membayar.

Ha Myung mendekati In Ha. Menyentuh wajahnya dan langsung mencium In Ha. In Ha terkejut, tapi kemudian membalas ciuman Ha Myung.

Pinocchio.E15.mkv_003419761_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003433417_thumb1

“Jangan meminta maaf. Bagiku, kau bukan putri dari Reporter Sung Cha Ok...dan kau bukan keponakanku. Bagiku, kau hanyalah kau.”

“Dal Po, maksudku, Ha Myung-ah…”

“Kau boleh memanggilku Dal Po. Aku mencoba dengan sekuat tenaga. Aku mencoba semua yang aku bisa. Tapi, untuk waktu yang lama, sama saja. Ayahku, kakakku, dan ibumu..saat aku memikirkan mereka, aku tahu aku tidak seharusnya melakukan ini. Tapi aku tidak bisa menyerah padamu. Jadi, mari kita…”

Pinocchio.E15.mkv_003460465_thumb1 Pinocchio.E15.mkv_003463230_thumb1

Belum selesai Ha Myung melanjutkan perkataannya, In Ha mencium Ha Myung. Dalam hati In Ha berkata kalau dia juga merasakan hal yang sam.

***

Bersambung ke episode 16~

Komentar:

Akhirnya…titik terang kasus Chan Soo bisa ditemukan. Mereka bisa memulai penyelidikan sebenarnya melalui bagian rekaman yang dihapus itu. Apa yang disembunyikan dari datangnya truk Chan Joo Optical itu.

Dan akhirnya…berkata Bum Jo, titik terang perasaan Ha Myung juga terlihat. Ha Myung akhirnya mengakui bahwa dia tidak bisa mengabaikan perasaannya pada In Ha sekeras apapun dia mencoba. Sungguh menurutku sebenarnya Ha Myung bukannya tidak tahu In Ha menderita karena dia, tapi Ha Myung terlalu egois dengan hanya memikirkan posisinya saja. Tapi sekarang tidak lagi.

Cha Ok takut juga ya pada Ha Myung. Cha Ok sepertinya sedikit banyak sudah mengakui kemampuan Ha Myung, makanya dia ketakutan kebohongannya di masa lalu benar-benar terbongkar. Tepatnya alasan dia melakukan kebohongan dan siapa yang menyuruhnya. Semoga saja pesan atau nomor ponsel yang Cha Ok rasa sudah dihapus, sebenarnya masih ada di dalam ponsel yang kini ada di tangan In Ha.

Tapi, sanggupkah In Ha menerima kenyataan kalau ibunya memang benar-benar sebenar-benarnya jahat? Karena aku merasa In Ha masih punya harapan kalau ibunya tidak jahat. Dan bagaimana dengan Bum Jo? Apakah dia sanggup menerima kenyataan pahit lagi tentang ibunya setelah kejadian tas kemarin? Bahkan kenyataan yang mungkin akan terungkap selanjutnya ini lebih besar daripada kejadian tas kemarin. Poor In Ha and Bum Jo…

Don Quixote adalah judul sebuah novel Spanyol yang bercerita tentang seorang pensiunan pegawai negara yang menyukai novel tentang ksatria. Orang ini memutuskan untuk berkeliling negri sebagai seorang ksatria seperti novel yang dia sukai dan menamakan dirinya sendiri Don Quixote. Dalam petualangannya Don Quixote mengalami banyak rintangan hingga akhirnya berhasil melakukakan atau memperoleh sesuatu.

Seperti para reporter kita yang harus melalui banyak rintangan dan perjuangan hingga akhirnya menemukan titik terang mengenai kasus Chan Soo.

(kurang lebih penjelasan singkatnya seperti itu…puyeng bacanya soalnya. Kalau penasaran bisa baca disini –> Wikipedia: Don Quixote)

Comments

  1. Asik..yg pertama comment...senangnya dalpo dan inha sama2 lg...gpp deh yorae sm cap gyodong..cocok lah..keren sinopsisnya mbak..trims ya..

    ReplyDelete
  2. Hahaha setuju sama mbak mumu, aku juga menangkap sinyal-sinyal mencurigakan antara Cap Gyo DOng dan Yoo Rae... :D

    ReplyDelete
  3. Yeaaayy eps 15 udah ada thanks mbak mumu untuk sinopsis dan koment nya semangat terus buat nulis ya,oh ya mbak project selanjutnya bikin
    ''Hyde, Jekyll, I'' dong mbak kayaknya seru deh berharap mbak mumu duet sma mbak sma fanny lagi soalnya komentnya berisi pengetahuan ngak sekedar koment aja
    #semangatmenulis

    ReplyDelete
  4. Eh udah ada lanjutannya ternyata :p
    Gomawo, tetep semangat lanjutinnya ya mbak!

    ReplyDelete
  5. Waaah,, in ha dan dal po kereeeennn

    ReplyDelete
  6. Terima kasih atas sinopsisnya mbk. Terharu sma persahabatan Ha Myung-Chan Soo :') ,dan Ajusshi lagi falling sma Yoo Rae :D Lanjutkan Capt!!

    ReplyDelete
  7. yeeeaay akhirnya In Ha - Dal Po😃 semoga ke depan nya mereka bisa semakin kuat dlm menghadapi masalah apapun.. keep romantic 😄
    Bum jo,.. sabar ya..

    ReplyDelete
  8. Makin Cinta aq ama drama yg satu ini... Seneeng rasa'y bsa lia In ha & Ha Myung jdi Akur lg,

    ReplyDelete
  9. Akhirnya..... ikut seneng juga udah ketemu titik terangnya...
    Makasih buat penjelasannya... :)
    Masih suka sama kata-kata dan komentarnya

    ReplyDelete
  10. Aww.. makin panas, sebel sm ibunya Inha sm bumjo, ngerii. Dgn wajah tersenyum dia ngelakuin kejahatannya. Hihh..
    Hal yg mnarik lg dr drama ini adalah krna si Inha nya yg g bs bohong jd hubungannya sm Dalpo jd kyk lbh terbuka, lbh jujur, ngga ada yg ditutupi. Slain itu meskipun Ibux inha bersalah, inha ttp bs memilih untuk berdiri di pihak benar.
    ehehe.. kayaknya bkal ada pasangan baru nih, Cap gyo dong sm yoo rae..hhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cap, Gyo Dong Sama Yoo Rae :)))
      *boleh boleh lah jadi couple selanjutna on drama pinocchio ini :D

      *Lha terus Bum Jo , sama siapa y ?
      Jeng....jeng...jeng.... moga aja Bae Suzy bukan cuma sebagai comeo foto , tapi beneran nongol di drama pinocchio ini
      :hahaiiii ngarep banget ye sayah ^_^

      Delete
  11. Semangatttt ya kakkkk!!!
    Kalo boleh saran screen captnya dibanyakin ya kak... Biar lebih seru bacanya��

    ReplyDelete
  12. aaah...akhirnya kalian bs bersama lg dal po ya
    ku berharap cap gyo dong sm yoo rae beneran jd couple
    & ku jg stuju bgt sm komen diatas bum joo sm suzy ja,kasian kan klo sendirian.hehe

    ReplyDelete
  13. Emakx BJ bener² mengerikan....salut sweet couple Inha-Hmyung...

    ReplyDelete
  14. huh makin seru aja. fighting mba mumu sm mba fanny untuk sinopsis ini. aku slalu menunggu sinopsis nya.

    ReplyDelete
  15. yee akhir.a udh kluar jg snopsis part 2.a keren keren keren bngt lah akhr.a dal po ma in ha blik lg , trus yoo rae bsa tau jg sapa yg dal po suka
    smangaat mba lnjut tulis snopsis.a d tunggu klanjutan.a

    ReplyDelete
  16. bener2 keren sinopsisnya., serasa ga baca sinopsis..ikut hanyut romantisme dalpo inha..gumawo

    ReplyDelete
  17. semoga kakek segera mencabut surat adopsinya biar mereka bisa nikah ehehehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts