Friday, February 13, 2015

Kill Me, Heal Me | Episode 11 – 2

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001857089_th Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001867091_th

“Kau tahu idol bernama Rocking milik perusahaan kita dengan lima orang anggota, kan?” tanya Ki Joon pada Se Gi yang sampai di kantornya.

Se Gi mengangkat kaki dan meletakkannya di kursi yang diduduki Ki Joon, “Haruskah aku tahu itu?” ujar Se Gi sinis tapi kemudian teringat pada janjinya untuk tidak marah.

Ki Joon memberitahu bahwa leader idol itu, Jay, kontraknya sudah habis. Ki Joon ingin Do Hyun mendapatkan tandatangan Jay di kontrak perpanjangan. Ki Joo bilang itu tidak akan mudah, karena Jay mengajukan syarat yang menyusahkan.

“Akankah dia lebih menyusahkan daripada aku sekarang ini?” ejek Se Gi.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001881587_th Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001888354_th

Ki Joon tak menanggapi. Dia membahas kembali masalah Jay. Dia tidak tahu dari mana Jay mendapatkan skenario film yang dibuat oleh salah satu sutradara mereka, tapi Jay mengajukan syarat agar dia mendapatkan karakter utama dalam film itu untuk memperpanjang kontrak.

Se Gi menyarankan untuk menyetujui syarat itu, tapi Ki Joon tidak bisa karena Jay sudah membuat banyak masalah hebat. Se Gi menyarankan sebaliknya, menyerah untuk perpanjangan kontrak. Ki Joon juga tidak bisa karena idol Rocking memberi banyak keuntungan untuk perusahaan.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001913321_th Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001925746_th

“Jadi..kau ingin membuatnya menyerah pada film tapi membuatnya memperbaharui kontraknya?”

“Gunakan kemampuan itu yang membuatmu mendapatkan Penulis Omega.”

“Semakin banyak waktu berjalan, semakin banyak kau membuatku melakukan semua hal seperti itu. Semua yang perlu kau lakukan adalah memaki dan menghinaku. Kau terus saja mencari cara untuk menyiksaku tanpa alasan. Apakah sulit untukmu bersikap baik padaku?”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001936720_th Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001951894_th

Ki Joon mendekatkan wajahnya pada Se Gi, “Hanya ada satu orang yang aku pikir cukup lucu untuk diabaikan. Apa kau ingin mati?”

“Tidak. Aku ingin hidup lebih daripada siapapun. Jadi…!” Se Gi ingin memukul Ki Joon tapi dia teringat permintaan Ri Jin agar dia tidak menggunakan kekerasan, Se Gi pun mengurungkan niatnya. “Ketahuilah lehermu masih dalam bahaya.”

Se Gi kemudian pergi sambil membawa kontrak yang harus ditandatangani Jay. Ki Joon tampak menahan amarah. (Good Job Se Gi! Ki Joon pasti tak menyangka ‘Do Hyun’ bisa lebih galak daripada dia, hehe..)

***

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001970837_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_001986722_thumb[1]

Ri Jin terkejut mendengar Se Gi harus mendapatkan tanda tangan Jay. Se Gi bahkan kesal karena Ri Jin terus menanyakan hal itu. Ri Jin tampak khawatir, karena Jay yang dimaksud adalah Jay oppa-nya Yo Na. Yang membuat Ri Jin harus menarik paksa Yo Na dari atas panggung.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002023782_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002028419_thumb[1]

Se Gi masuk ke ruangan dimana Jay dan managernya sudah menunggu, diikuti Sekretaris Ahn dan Ri Jin. Sekretaris Ahn memperkenalkan Se Gi sebagai Do Hyun pada mereka. Jay hanya mengangguk, tapi tidak menatap ke arah Se Gi. Lucunya Se Gi salah menyebut nama Jay menjadi Nay.

“Aku dengar kau ingin memainkan tokoh utama di film Sutradara Cha Min Suk.”

“Jika kau tidak mendengarkan syaratku, aku akan pergi jadi lakukan apapun yang kau inginkan.” Jay akhirnya menatap Se Gi, dan mengingat Se Gi sebagai pria yang mengaku fansnya saat itu.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002051364_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002084423_thumb[1]

Jay berdiri dan menunjuk wajah Se Gi. Ri Jin yang sejak tadi was-was pun kaget dan memalingkan wajah. Se Gi kesal karena Jay mengarahkan jari padanya. Sedangkan Jay tak percaya kalau yang dihadapannya itu adalah Wakil Presdir. Se Gi bilang berbeda dengan namanya, Jay ini anak kurang ajar.

“Sekarang aku menyadarinya, kau bahkan melakukan cosplay penggemar hanya agar membuatku memperpanjang kontrak? Kau benar-benar memiliki semua bakat gila.” Jay melihat ke arah Ri Jin dan mengenalinya juga. Jay tertawa sinis. “Kau benar-benar gila. Aku tidak bisa melakukan kontrak perpanjangan. Aku tidak akan melakukannya. Kompromi berakhir.”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002097899_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002102586_thumb[1]

Jay langsung keluar ruangan. Se Gi menyusulnya dan memojokkan Jay ke dinding dengan memelintir tangannya. Se Gi bilang jika Jay terus bersikap seperti itu, dia akan mengubur Jay tanpa diketahui bahkan oleh tikus ataupun burung. Jay meminta Se Gi melepaskannya.

“Itu bukan jawaban yang aku inginkan.” Se Gi mendorong lebih kencang tubuh Jay.

“Aku salah! Aku akan memperpanjang kontrak!” ujar Jay sambil memukulkan tangannya yang bebas ke dinding, menahan sakit tangan yang satu lagi.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002114227_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002133613_thumb[1]

Ri Jin keluar karena mendengar suara dari pukulan tangan Jay. Ri Jin terbelalak. Tapi kemudian raut wajahnya kembali biasa, saat dilihatnya Se Gi memegang tangan Jay dengan biasa.

Sedangkan Jay merasa aneh dengan sikap Se Gi dan bertanya apa yang Se Gi lakukan. Jay menarik tangannya, “Mungkinkah, kau benar-benar menyukaiku?” (Hahaha…Se Gi jadi disangka gay sama Jay.)

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002142551_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002159284_thumb[1]

Se Gi bertanya apakah Jay benar-benar ingin berperan dalam film itu ataukah Jay hanya membuat alasan karena benar-benar tidak ingin memperpanjang kontrak? Dengan pasti Jay menjawab kalau dia memang ingin berperan dalam film itu. Tapi perusahaan mengatakan padanya agar jangan pernah bermimpi untuk melakukan akting.

“Jadi, jika aku membiarkanmu berperan dalam film it, akankah kau memperpanjang kontrak?”

“Apakah kau benar-benar akan membiarkan aku melakukannya?” Jay terbata.

Se Gi bilang dia akan membiarkan Jay setelah dia melihat bagaimana Jay berakting.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002170529_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002188820_thumb[1]

Maka casting khusus untuk Jay pun dilakukan. Mulai dari memerankan tokoh Raja di film Masquerade, juga film Ahjussi (Man From Nowhere). Dilihat dari ekspresi semua orang yang ada disana, mereka sebenarnya merasa akting Jay tidak bagus.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002205353_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002210480_thumb[1]

“Katakan padaku itu mungkiiiinnnn!” Jay mengucapkan dialog sambil menghunus pedang.

Se Gi menggebrak meja, “Itu diterimaaaaaaaa!”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002222472_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002223823_thumb[1]

Se Gi lalu bertepuk tangan dan menghampiri Jay. Se Gi bilang dilihat dari manapun akting Jay jelek. Tapi menurut Se Gi itu sangat cocok dengan tren dunia masa kini. Se Gi meminta Jay untuk tidak kehilangan fokus dan mempertahankan apa yang sudah dilakukan.

Se Gi bahkan menepuk pipi Jay, dan meminta persetujuan Jay untuk menandatangani kontrak baru. Jay tentu setuju, dan terlihat sekali bahwa dia merasa senang.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002243483_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002244778_thumb[1]

Se Gi meminta Sekretaris Ahn untuk segera mendapatkan tanda tangan Jay untuk kontrak film dan kontrak baru dengan perusahaan mereka sebelum Jay berubah pikiran. Sekretaris Ahn berusaha memberitahu bahwa bukan seperti itu perintah yang diberikan Ki Joon, dan itu tidak benar. Tapi Se Gi tak mendengar dan melangkah keluar.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002260976_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002278320_thumb[1]

Ri Jin menyusul Se Gi. Ri Jin heran bagaimana bisa Se Ho keluar begitu saja setelah menyelesaikan masalahnya dengan seperti itu. Se Gi malah bertanya memangnya apa yang sudah dia lakukan. Ri Jin mengingatkan daripada membuat Jay menyerah untuk berpesan dalam film, Se Gi malah mengijinkan dengan mengadakan casting sendiri.

“Siapa yang peduli. Aku melakukan apa yang harus aku lakukan untuk membuatnya memperpanjang kontrak. Cha Ki Joon harus merasakan bagaimana rasanya hidung tersumbat.”

“Ah. Kalau begitu Cha-gun harus menyelesaikannya di belakangmu lagi!” Ri Jin mengeluh. Tapi kemudian dia tersadar sudah menyebut nama Do Hyun, yang tak disukai Se Gi.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002295710_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002320883_thumb[1]

Se Gi pun berhenti melangkah dan menatap Ri Jin. Ri Jin tergagap dan hendak mengatakan sesuatu. Tapi Se Gi menyela dan bertanya lalu apa yang harus dia lakukan. Ri Jin tersenyum dan berkata Se Gi sudah bekerja dengan baik, dan dialah yang bersalah.

“Aku melakukan apa yang kau suruh. Kau memintaku untuk tidak marah, jadi aku menahannya. Kau memintaku untuk tidak menggunakan kekerasan, jadi aku tidak melakukannya. Kau memintaku untuk tidak menghancurkan reputasinya, jadi aku datang ke kantor dan bekerja. Jadi kenapa Cha Do Hyun disebut dalam situasi ini? Kenapa?” Se Gi marah.

“Maaf. Aku salah.” Ri Jin tulus meminta maaf. “Terima kasih telah menjaga janjimu, sungguh. Itu pasti sulit, tapi terima kasih untuk menahannya. Untuk menjaga janji, terima kasih.”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002334146_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002342190_thumb[1]

Se Gi pun melunak, lalu menggenggam tangan Ri Jin dan menariknya pergi. Ri Jin panik, kemana Se Gi akan pergi di tengah-tengah pekerjaan. Se Gi bilang dia sudah bekerja sebanyak yang dia bisa, dan dia sudah berperan sebagai Do Hyun sebanyak yang dia bisa. Sekarang dia ingin bermain dengan Ri Jin.

Sementara Ri Jin berteriak panik kalau Se Gi bahkan belum bekerja lama. Tapi Se Gi tak peduli dan terus menarik Ri Jin.

***

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002360177_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002375779_thumb[1]

Se Gi dan Ri Jin bermain di area permainan (semacam timez*ne). Ri Jin bermain pancing ikan. Se Gi berdiri di sampingnya memberi pengarahan. Saat Ri Jin berhasil mereka berpelukan. Lalu giliran Se Gi yang bermain balap mobil sambil makan ayam.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002389326_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002410459_thumb[1]

Mereka kemudian berfoto bersama. Ri Jin menuliskan sesuatu di foto mereka. Juga Se Gi. Saat Ri Jin melihat hasil foto mereka, Se Gi memperhatikan wajah Ri Jin. Lalu melihatnya dari dekat.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002439261_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002461847_thumb[1]

Se Gi mengajak Ri Jin masuk ke toko kosmetik. Se Gi bilang dia tidak suka penampilan Ri Jin. Make-up Ri Jin sudah ketinggalan jaman. Wajah Ri Jin juga tampak berantakan. Ri Jin tertawa mendengarnya.

Se Gi bahkan meminta salah satu pegawai untuk me-make over Ri Jin. Pegawai itu mulai menunjukkan produk-produk yang ada disana.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002489891_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002491492_thumb[1]

Se Gi membeli semua yang ada disana untuk Ri Jin. Ri Jin bilang dia tidak mau, karena itu uang Do Hyun.

Ups Ri Jin keceplosan lagi. Dia pun bilang itu uang Se Gi juga jadi silahkan Se Gi menggunakannya. Tapi karena Ri Jin ingin memberikan make-up itu pada seseorang sebagai hadiah, maka Ri Jin akan membelinya sendiri. Se Gi hanya bisa menahan kesal, karena lagi-lagi Do Hyun disebut.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002515085_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002518386_thumb[1]

Setelah Ri Jin pergi ke kasir, Se Gi mengambil salah satu lipgloss dan membukanya. Dia heran benda seperti itu digunakan di bibir. Haha…gak tahu aja dia, kalau wajahnya itu pernah pakai lipgloss itu. Tentu saja Ahn Yo Na memakainya.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002525053_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002581482_thumb[1]

Mereka berjalan kembali ke kantor dan melewati patung santa yang besar. Ri Jin pun teringat pada Do Hyun. Tempat itu adalah tempat dimana Ri Jin bilang pada Do Hyun bahwa dia ingin mengatakan sesuatu pada kepribadian Do Hyun yang lain. Yang kemudian Do Hyun menciumnya.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002633503_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002638307_thumb[1]

Ri Jin lalu berkata pada Se Gi kalau dia punya permintaan. Se Gi bertanya apa permintaan Ri Jin itu.

“Kau tahu, rasa sakit yang kau miliki..tidak bisakah kau sekarang membaginya sedikit dengan Cha-gun?”

“Apa yang sedang kau coba bicarakan?”

“Kenangan masa kecil yang hanya kau miliki, tidak bisakah kau juga membaginya dengan Cha-gun? Sehingga kalian berdua menjadi lebih nyaman.”

“Membagi kenangan? Dengan pria lemah itu?”

 

“Dia tidak lemah. Cha-gun lebih kuat daripada yang kira. Kepribadian lain menghilang saat mereka harus bertanggung jawab, tapi Cha-gun muncul saat itu untuk bertanggung jawab atas mereka juga bergerak di belakang mereka dan membereskan semuanya. Dan itu adalah bukti bahwa Cha-gun kuat. Dia akan bisa segera pulih, dia akan bisa menanganinya. Itulah sebabnya sekarang…tidak bisakah kau berbagi rasa sakitmu?”

Se Gi tak menjawab dan berbalik pergi dengan marah. Ri Jin bertanya Se Gi hendak kemana. Se Gi bilang dia akan kembali bekerja karena suasana hatinya sudah rusak. Meski hanya mereka berdua, tapi Se Gi merasa mereka sedang kencan bertiga (dengan Do Hyun).

Ri Jin hanya bisa menghela nafas, karena dia hanyalah menjalankan tugasnya sebagai dokter, untuk mencoba meyakinkan Se Gi dan membuatnya berdamai dengan Do Hyun.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002730133_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002734719_thumb[1]

Se Gi menghentikan mobilnya dengan kasar dan berjalan keluar sendiri, mengacuhkan Ri Jin. Ri Jin berlari mengejar Se Gi dan mencegatnya. Ri Jin meminta maaf karena tidak bisa menempatkan diri. Dia bahkan tidak tahu seperti apa masalahnya, tapi tetap memberi nasehat pada Se Gi.

“Aku menyesal. Aku meminta maaf, Shin-gun.”

Ri Jin meminta maaf dengan tulus. Dan tampaknya Se Gi juga merasakan hal itu.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002752528_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002755179_thumb[1]

Kemudian Sekretaris Ahn muncul dan bertanya kemana saja mereka. Ri Jin khawatir, apakah terjadi sesuatu di perusahaan (karena kejadian Jay tadi). Sekretaris Ahn bilang bukan di perusahaan, tapi di rumah utama. Ketua Seo mencari Do Hyun.

Se Gi bergumam, dia harus pergi. Se Gi bilang reaksi Ketua Seo lebih lambat dari yang dia perkirakan, dan membuatnya sedikit kecewa.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002770986_thumb[2] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002784263_thumb[1]

Sekretaris Ahn akan menangani Se Gi sekarang, jadi dia mempersilahkan Ri Jin untuk melakukan apapun yang membuatnya nyaman. Apakah pergi ke rumah Do Hyun atau melakukan urusan pribadi.

Tapi Se Gi menyuruh Ri Jin menunggu di kantor, karena akan menyusahkan jika dia harus mencari Ri Jin. Dan Ri Jin harus memberitahu jika hendak pergi ke suatu tempat.

Sekretaris Ahn bilang dia akan menghubungi Ri Jin setelah tahu apa yang terjadi disana. Ri Jin mengiyakan.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002804216_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002845020_thumb[1]

Sekretaris Ahn mengajak Se Gi ke mobilnya, dia akan mengantar Se Gi. Se Gi tidak mau, dia yang akan menyetir. Se Gi bilang dia tahu dengan baik rumah itu. Se Gi menyuruh Sekretaris Ahn masuk ke dalam mobilnya.

Ri Jin memperhatikan mobil Se Gi hingga keluar dari parkiran. Kemudian ponselnya berdering. Ri Jin sejenak terdiam melihat nomor yang menghubunginya. Lalu Ri Jin menjawabnya. Itu adalah ibu. Ibu bertanya dimana Ri Jin, apakah Ri Jin yang akan pulang atau ibu yang akan mendatangi Ri Jin.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002851833_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002858337_thumb[1]

Ri Jin pun pulang ke rumah. Ibu dan ayah menyiapkan banyak makanan untuk Ri Jin. Ibu bilang ibu menahan diri untuk marah karena ayah yang meminta ibu untuk membiarkan Ri Jin kali ini saja. Ibu juga bilang Ri Jin sudah tahu apa yang akan terjadi jika hal itu terjadi lagi. Tidak ada belas kasihan.

Maksud ibu adalah jika Ri Jin pergi tanpa pamit lagi. Kemarin kan Ri Jin meminta Ri On yang memberitahu ayah dan ibu. Ayah juga bilang jika itu terjadi ayah tidak bisa membela Ri Jin lagi.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002870493_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002892189_thumb[1]

Ri Jin memeluk ibunya dengan manja. Ibu mengingatkan Ri Jin untuk menghangatkan makanan sebelum dimakan. Ri Jin berkata kalau dia masih punya satu di kulkas, makanan yang ibu kirim terakhir kali. Ri On langsung menginjak kaki Ri Jin. Lalu mengalihkan perhatian ibu dengan bilang kalau makanan yang ibu siapkan terlalu banyak untuk Ri Jin seorang. (Ri On tidak mau ibu tambah sedih, mendengar Ri Jin yang bahkan belum menghabiskan makanan pemberian ibu)

“Terserah. Dia harus membawa sebanyak ini untuk dimakan, sejak dia hanya pulang satu kali dalam seminggu.” Ujar ibu.

Ibu lalu meminta ayah untuk menyiapkan bebek untuk direbus. Ayah mengajak Ri On. Lalu Ri Jin mengajak ibu ke kamarnya, dia membeli sesuatu untuk ibu.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002905718_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002926894_thumb[1]

Ri Jin memakaikan ibu bedak yang tadi dia beli bersama Se Gi. Ibu bilang dulu saat muda banyak yang memuji ibu cantik, tapi sekarang sudah berbeda. Ri Jin bilang ibu juga sekarang masih cantik.

Ri Jin lalu memamerkan wajah V-line miliknya yang tampak cantik. Ibu juga. Tapi kemudian raut wajah Ri Jin berubah. Ibu pun bingung, apakah ada yang aneh di wajahnya.

“Tidak..jika ibu terlihat lebih muda, aku khawatir ibu mungkin akan tampak seperti adikku.”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002943097_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002966342_thumb[1]

Ibu tertawa dengan candaan Ri Jin itu. Ibu lalu meminta Ri Jin mengatakan dengan jujur, orang kaya mana yang meminta Ri Jin menjadi dokternya. Ri Jin memasang wajah serius, dan meminta ibu untuk tidak memberitahukan pada siapapun. Ibu mengerti, apa Ri Jin tidak bisa percaya pada ibu.

Ri Jin meminta ibu mendekat. Ri Jin lalu berbisik di telinga ibu bahwa dia tidak bisa memberitahu ibu. Ri Jin lalu tertawa, sedangkan ibu kesal karena Ri Jin bercanda lagi.

***

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002979416_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_002991728_thumb[1]

Dalam perjalanan Sekretaris Ahn memastikan Se Gi kemarin pergi ke rumah Ketua Seo, dan Se Gi menjadi alasan atas pingsannya Ketua Seo. Se Gi bilang it bukan masalah Sekretari Ahn. Apa untungnya mengetahui hal itu sekarang. Karena seharusnya Sekretaris Ahn menghentikannya sebelum hal itu terjadi.

Dengan kesal Sekretaris Ahn meminta Se Gi untuk memberitahunya. Tapi Se Gi tetap diam.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003002873_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003010524_thumb[1]

“Kau..harus mengingat hal ini. Tetua di rumah utama tidak boleh mengetahui ada sesuatu yang terjadi dengan Wakil Presdir. Jika itu terjadi, kau tidak akan memperoleh apapun dari hal itu.”

“Siapa tahu?” Se Gi tersenyum tipis. “Jika terungkap pada dunia bahwa Cha Do Hyun memiliki banyak kepribadian, akankah aku yang sengsara, ataukah Cha Do Hyun yang lebih sengsara?”

***

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003031317_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003043722_thumb[1]

Ketua Seo menggeser lukisan suaminya. Dan di belakangnya ada pintu menuju ruang rahasia. Ketua Seo membuka brangkas di ruang rahasia itu, dan mengambil sebuah amplop.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003059966_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003072030_thumb[1]

Ketua Seo mengeluarkan isi amplop itu. Sebuah kontrak, cek yang senilai 5 miliar won, dan beberapa berkas. Sepertinya isi amplop itu berhubungan dengan kepemilikan Seung Jin Grup.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003078721_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003086141_thumb[1]

Se Gi dan Sekretaris Ahn sudah sampai. Ahjumma memberitahu kalau Ketua Seo sudah menunggu di kantornya. Se Gi lalu mempersilahkan Sekretaris Ahn untuk pulang duluan.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003112183_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003148839_thumb[1]

Se Gi masuk ke kantor Ketua Seo dan menyapanya. Se Gi langsung bertanya apakah Ketua Seo sudah memikirkan penawarannya. Ketua Seo Tak menjawab dan bertanya balik, menanyakan keadaan Joon Pyo. Se Gi bilang dia tidak tahu karena dia bukan ahli medis.

Ketua Seo bangkit dari duduk dengan marah, “Jika sesuatu terjadi pada Joon Pyo—“

Se Gi menyela, “Karena itu, serahkan Seung Jin Grup padaku dan habiskan sisa hidupmu dengan putramu, nenek.”

“Dia hanya seorang putra untukku, tapi untukmu dia adalah ayahmu satu-satunya. Bahkan jika kau menjadi rakus, bagaimana bisa kau bersikap menentang ayahmu? Apa kau lupa semua yang ayahmu lakukan untukmu?!”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003151480_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003175679_thumb[1]

“Aku tidak bisa melupakannya, meski aku mencobanya. Ayah seperti apa dia untukku. Apa yang dilakukan orang yang disebut sebagai ayahku padaku.” Ujar Se Gi menahan marah.

“Aku tidak tahu apa dan seberapa banyak yang masih kau ingat, tapi..ada sesuatu yang akan tetap akan aku katakan meskipun sebuah pisau diacungkan di tenggorokanku. Hari itu, 12 tahun yang lalu…ayahmu yang menyelamatkanmu dari kebakaran. Sampai dia berada dalam keadaannya sekarang, orang yang menyelamatkanmu adalah putraku, Joon Pyo!”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003198649_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003202950_thumb[1]

“Aaahh!” Se Gi berteriak marah dan memegang pundak Ketua Seo dengan keras. “Aku tidak pernah meminta untuk diselamatkan. Aku tidak pernah meminta untuk diselamatkan! Ada anak lain yang seharusnya diselamatkan. Daripada aku, anak itu seharusnya di selamatkan. Itulah perikemanusiaan!”

Ketua Seo tampak ketakutan melihat kemarahan ‘Do Hyun’ itu.

“Seung Jin, yang dikendalikan olehmu. Aku akan mengambil semuanya dan memberikannya pada anak itu. Itu adalah hukuman untuk waktumu di masa lalu.” Se Gi mendorong Ketua Seo hingga terduduk di kursinya. “Buat keputusanmu, nenek. Hidup putramu atau Seung Jin Grup?”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003235483_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003263271_thumb[1]

Ketua Seo menatap Se Gi dengan penuh amarah. Ketua Seo bilang dia tidak akan pernah bisa memberikan Seung Jin Grup pada ‘Do Hyun’. Se Gi tersenyum tipis, Ketua Seo masih tidak mengatakan bahwa dia akan memilih putranya daripada Seung Jin Grup.

Se Gi menegaskan jelas dia sudah memberikan kesempatan pada Ketua Seo. Se Gi pun menegaskan bahwa neneknya lah yang memilih perusahaan daripada putranya sendiri. Dan orang yang membuang kesempatan terakhir untuk menyelamatkan Joon Pyo, tidak lain adalah Ketua Seo sendiri, Ketua dari Seung Jin Grup.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003280897_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003299578_thumb[1]

Se Gi lalu keluar dari kantor Ketua Seo. Dan Ketua Seo menghubungi anak buahnya untuk mengikuti Se Gi.

***

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003316336_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003331505_thumb[1]

Ri Jin masuk ke kamar Ri On dan memanggilnya. Ri Jin heran karena Ri On tidak ada, padahal Ri On yang berjanji akan mengantarnya kembali ke rumah Do Hyun. Ri Jin lalu mengeluh melihat meja Ri On yang penuh dengan bungkus bekas makanan ringan.

Ri Jin bilang keadaan mental seseorang bisa dilihat dari bagaimana rupa mejanya. Ri Jin hampir saja bisa membayangkan apa yang ada di dalam otak Ri On.

Ri Jin membersihkan meja Ri On, dan tak sengaja menjatuhkan kotak yang ada di meja itu juga menghamburkan isinya. Ri Jin segera memasukkan kembali isi yang berhamburan itu.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003347666_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003349141_thumb[1]

Tapi kemudian kegiatan Ri Jin terhenti karena ada sesuatu yang menarik perhatiannya. Bagan organisasi Seung Jin Grup. Lalu Ri Jin menemukan artikel yang berhubungan dengan Seung Jin Grup dan juga tentang Cha Do Hyun. Ri Jin tampak terkejut.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003369968_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003382698_thumb[1]

Kemudian Ri On datang dan memanggil nama Ri Jin. Ri Jin pun langsung bertanya apa semua itu. Ri Jin meminta Ri On mengatakan padanya maksud Ri On mengumpulkan itu semua.

“Bagaimana persisnya kau terhubung dengannya hingga melakukan penyelidikan latar belakang ini?”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003406952_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003409112_thumb[1]

Ri On masih tak mampu berkata-kata dan hanya menatap Ri Jin.

“Kau..padaku.. Kau memintaku untuk tidak menyebut nama Cha Do Hyun di depan ayah dan ibu, dan tidak membicarakan tentang Seung Jin Grup. Itu berhubungan dengan semua ini, kan?” Ri Jin menunjukkan artikel-artikel itu. “Iya kan?”

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003430632_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003438254_thumb[1]

Sementara itu Se Gi menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh. Se Gi teringat kenangan masa kecil itu, ketika Do Hyun kecil meminta anak itu untuk tidak pergi dan bermain dengannya. Lalu mereka bahkan tidur bersama di ruang bawah tanah.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003456890_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003468449_thumb[1]

“Anak itu seharusnya diselamatkan. Daripada aku, anak itu seharusnya diselamatkan.”

Se Gi berkata sendiri. Dia lalu teringat pada percakapannya dengan Ketua Seo tadi. Bahwa Joon Pyo yang menyelamatkan Do Hyun, bahwa Se Gi tidak meminta Joon Pyo untuk di selamatkan, dan seharusnya anak lain yang diselamatkan.

Se Gi memegang kepalanya yang terasa sakit dan berteriak.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003480516_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003491568_thumb[1]

Di dalam sana Do Hyun terbangun. Dia bingung, dimana dia berada sekarang. Do Hyun melihat bayangan wajahnya semasa kecil di sekelilingnya. Do Hyun lalu melihat ke bawah, dan melihat bayangan dirinya yang sedang bermain kereta di ruang bawah tanah.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003497908_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003514731_thumb[1]

Do Hyun menutupi wajahnya dari sebuah sinar yang menyilaukan. Dan sekarang Do Hyun berada di ruang bawah tanah itu. Do Hyun bingung dengan apa yang dia temukan itu. Do Hyung melihat bayangan dirinya memberikan kereta api itu pada seseorang.

“Ada orang lain selain aku? Siapa itu? Siapa itu? Siapa kau?” batin Do Hyun.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003542986_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003551339_thumb[1]

Lalu ada seseorang yang membuka pintu. Do Hyun pun menoleh, dan Do Hyun kecil perlahan mundur ketakutan pada pria itu yang mengangkat tangannya.

Do Hyun kecil melindungi anak itu yang sedang duduk memeluk kaki. Pria itu ternyata bukan hanya hendak memukul Do Hyun kecil, tapi juga anak itu.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003558382_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003563090_thumb[1]

Do Hyun berusaha melihat dengan jelas wajah pria itu. Dan ketika Do Hyun bisa melihatnya dengan jelas, Do Hyun pun tersadar. Do Hyun kembali.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003580827_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003608145_thumb[1]

Do Hyun menghela nafas lega karena berhasil bangun. Tapi kemudian dia sadar. Dia tak mengenal tempatnya berada sekarang. Do Hyun menoleh ke samping, lalu terkejut melihat sesuatu. Tepatnya melihat seseorang. Ayahnya, Cha Joon Pyo, yang tadi dia lihat di dalam ingatannya.

Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003622108_thumb[1] Kill.Me.Heal.Me.E11.mkv_003660029_thumb[1]

Do Hyun memanggil nama ayahnya dengan nada ketakutan, dan mencoba menjauh. Saat dilihatnya jari ayahnya bergerak, Do Hyun refleks melindungi wajahnya dengan tangan dan terjatuh ke lantai.

“Ayah, aku bersalah. Ayah, aku bersalah…” Do Hyun terengah-engah ketakutan. “Ayah, aku bersalah!”

***

Bersambung ke episode 12~

Komentar:

Ternyata Se Gi memang nurut pada Ri Jin. Meski awalnya dia marah dan tak mau menanggapi Ri Jin yang memintanya berbagi kenangan dengan Do Hyun. Tapi di akhir dia melakukannya, berbagi kenangan dengan Do Hyun, tanpa sadar.

Sekarang mulai bisa diraba, penyebab dari munculnya berbagai kepribadian dalam diri Do Hyun. Rasa bersalah. Rasa bersalah karena dia tidak bisa menyelamatkan Ri Jin. Rasa bersalah karena keterbatasannya sebagai anak kecil dia tidak bisa melindungi Ri Jin yang mengalami kekerasan. Sepertinya Joon Pyo ini orangnya temperamen, melakukan kekerasan pada Ri Jin dan mungkin juga pada Do Hyun.

Ingat kan? Awal kepribadian Se Gi muncul saat Do Hyun melihat teman sekolahnya di siksa oleh ayahnya. Se Gi muncul atas rasa bersalah itu. Do Hyun yang ingin melakukan sesuatu, melindungi temannya itu, memunculkan Se Gi untuk menggantikannya. Sama seperti Robin dalam drama sebelah, yang muncul karena Seo Jin tidak ingin membuat orang lain terjatuh lagi karenanya (Soo Hyun dan Ha Na).

Dan tentunya trauma diperlakukan buruk oleh ayahnya juga tampaknya menjadi salah satu penyebab. Dilihat dari bagaimana Do Hyun begitu terkejut melihat sosok ayahnya dan spontan menutup wajahnya karena takut di pukul. Pasti kekerasan itu sangat berbekas.

14 comments:

  1. sigh, traumadari keluarga bisa bikin gini juga ya mbak?
    jadi inget jae yeol yang meski tidak memunculka kepribadian lain dalamdirinya, dia sampai memunculkan orang lain yang sama seperti dirinya di masa remaja t.t
    makasih mbak mumu dan mbak fanny udah milih healing drama kayak gini^^

    ReplyDelete
  2. tetep masih bingung, apa hubungan ri on sama seung jin?
    bukankah yang bersama do hyun kecil adalah ri jin??
    dan ri jin pula yang anak angkat dari ortunya ri on kan??
    berarti yang berhubungan dgn seung jin Ri jn.
    dan se gi juga pernah menyatakan/menawarkan akan memberikan seung jin grup jika ri jin mau.
    kenapa ri on yang menyelidiki tentang seung jin??
    atau aku yang salah paham?? hahha
    ada yang mau kash pencerahan mungkin???

    tks sinopnya ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. kan kmrn ada yg blg kalo ri on itu balas dg seung jin grup karena ri jin tdk ada yg menyelamatkannya. bahkan sampai ri jin lupa ingatan seperti do hyun.

      dan aku juga tetap yakin bahwa anak min seo yeon itu ri jin bukan ri on. terbukti ketika ibunya ri on ri jin dikunjungi temnnya (aku lupa ep.brpa) kan itu ibunya marah2 karena temannya mereka tdk spt saudara kembar dan ri jin itu terlalu cerdas dan tdk mirip dg sapa2 jadi karena asumsi itu aku berani mengatakan bahwa keturunan seung jin grup atau anak yg bernama nana itu adalah OH RI JIN. *sekian terima kasih maaf komen kepanjangan

      Delete
  3. Waww... tema dan penyebab munculnya kepribadian ganda 2 drama ini HJM dan KMHM ternyata sama yaaa...yaitu ketidakmampuan untuk menangani perasaan bersalah...yang terus mengikuti sepanjang hidup dan melahirkan kepribadian baru...
    Barangkali writers 2 drama ini melakukan risetnya barengan kali ya... hehe.....
    Keren deh utk ke2nyaa....

    ReplyDelete
  4. mwny se gi lgi.mw ny final ny se gi ama ri jin. jgn cha do hyun.hahahaha maksa .com. suka bngt ama se gi. mksh mba mumu moga sehat slalu

    ReplyDelete
  5. Cha do hyun dan shin se gi.. aku suka dua2nya..
    aku penasaran gmn do hyun ngadepin masa lalunya sendirian tanpa bantuan pribadinya yg lain..
    Aku rasa mereka akhirnya bakal nyatu.. se gi dan do hyun..
    do hyun jadi bisa meluapkan emosinya tanpa dia pendam lagi.. seperti se gi.. pada akhirnya mereka semua akan tetap hidup dan jadi satu dengan kepribadiannya do hyun..
    do hyun akan tambah keren. Ye~~

    ReplyDelete
  6. Thanx sinopsisnya
    Semangat terus bikin sinopsisnya
    di tunggu ep 12

    ReplyDelete
  7. Mbak mumu makasih ya udah ngerecap drama ini. Selalu enak dibaca as always dan updateannya cepet pula ^^. Dari sekian drama yg saya ikutin sekarang ini masih yg paling menarik. Selain gara2 aktingnya jisung, alurnya jg pas. Tebak2annya ada, komedinya dapet, apalagi chemsnya dohyun sama rijin, gimana pun juga semua kepribadian yg ada kan tetep satu orang. Penasaran banget sama mr.x. mungkinkah dia muncul saat se gi sudah melebur dengan do hyun? Heu.. moga aja ke depannya ceritanya ga muter arah jadi melo2 nyapein kayak BoB.

    ReplyDelete
  8. miris dgn kisah hidup sprt ini wlpn cuma drama tp tdk bs dipungkiri dikehidupan nyata jg bnr2 ada yg sprt ini..
    yhx sinopnya

    ReplyDelete
  9. Well done ketahuan kan yg anak yg dimaksud itu ri jin...krn se gi mau ambil seung jin grup jga krn mau dikasi ke ri jin...

    ReplyDelete
  10. Ri jin anak dr minso yeon n presdir gun ho (kakek do hyun)
    Cha do hyun anak dari cha jun pyo n wanita simpanan nya yaitu ny shin ...
    Berarti ri jin ini status nya bibi nya cha do hyun donk...adik ayah nya lain ibu.....jadi gimana hub mereka ya penasaran...

    Tapi klo di pikir kembali..nenek do hyun presdir Seo..benci sama suaminya..dan juga min so yeon..karna ri jin lahir..ny seo takut klw presdir gun ho kasih seung jin group ke tangan ri jin..bukan jun pyo...
    Jangan2 cha jun pyo itu bukan anak kandung presdir gun ho....bisa jadi dia anak angkat saja ...ataw gak itu anak ny seo sendiri...

    Gak sabar kelanjutan episode nya

    ReplyDelete
  11. .. sumpah min ngakak abis pas adegan se gi nolak pake dasi trus ri jin maksa mmakaikannya. #dikitliatdiyoutube he:)
    semangat yah min buat next ep12.
    ditunggu :)

    ReplyDelete
  12. beibz segi yang kasar dan lucu...
    do hyun cool dan imut.....
    klo menjadi satu karakternya keren tuch....
    klo nana itu ri jin
    Yona dan Yeo sub itu siapa???
    sepertinya 7 kepribadian Do Hyun mempunyai hub di dunia nyata.....

    ReplyDelete
  13. Thanks Mbak recapnya. :)
    Episode 11 ini sukses bikin ngakak parah. Adegan Ri Jin-Ri On niruin tokoh kartun, papan takdir ala Se Gi, ngambeknya Se Gi.... terus adegan dasi dgn rapnya Se Gi-Ri Jin. XD
    Sampai lupa sama ribetnya silsilah keluarga Cha. Kkkkk~~~ sukses selalu, Mbak. Sehat selalu Mbak. :)

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD