Kill Me, Heal Me | Episode 15 - 2

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001888987[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001899030[2]

Ri On sampai di RS dan menghubungi Ri Jin. Dia mengemas tas yang ditinggal Ri Jin di rumah dengan beberapa pakaian. Ri On meminta Ri Jin mengambil tas itu darinya. Tapi sayang, Ri Jin sedang dalam perjalanan menuju rumah Do Hyun. Ri Jin hendak mengambil beberapa barang untuk rawat inap Do Hyun.

Ri Jin bingung apa yang mereka harus lakukan, karena mereka sepertinya bersimpangan jalan. Ri On mengerti, dia akan meninggalkan tas itu pada Do Hyun.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001922854[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001925390[2]

Setelah menutup telepon Ri Jin, Ri On mendapatkan telepon dari Hyungnim nya di tempat pelacakan. Ri On menanyakan hasil dari permintaannya waktu itu, tentang siapa pemilik vila tempat Ri Jin diculik. Hyungnim bilang itu terlalu mudah untuk mendapatkannya.

“Shin Hwa Ran. Menurut orang-orang di industri real estate, dia cukup spekulan (seseorang yang terus memantau harga). Dia adalah pemilik sebagian besar tanah di daerah itu. Tentu saja, vila itu juga di bawah namanya.”

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001934232[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001951149[2]

Di ruangannya, Do Hyun juga diberitahu oleh Sekretaris Ahn bahwa pemilik itu adalah Shin Hwa Ran. Ibunya sendiri. Do Hyun tampak terkejut dan bertanya sekali lagi, apakah Sekretaris Ahn yakin tentang hal itu.

Sekretaris Ahn bilang timnya memperoleh nomor ponsel dari pimpinan penculik itu. Dan catatan teleponnya dengan Nyonya Shin sudah di konfirmasi. Terutama saat panggilan telepon terakhirnya bertepatan dengan waktu penculikan Oh Ri Jin.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001963194[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001970835[2]

Sesaat Do Hyun terdiam. Do Hyun lalu berkata bahwa dia ingin keluar dari RS sekarang dan meminta Sekretaris Ahn menangani prosesnya. Do Hyun bahkan segera melepas selang infusnya sendiri dan bergegas turun dari ranjang.

Sekretaris Ahn menanyakan rencana Do Hyun. Do Hyun bilang akan menemui ibunya lebih dulu. Sekretaris Ahn meminta Do Hyun untuk istirahat lebih dulu. Tapi Do Hyun tak mendengar dan segera siap-siap berganti pakaian.

Lalu ponselnya berdering, dari On Ri On.

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001988753[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_001991356[2]

Do Hyun berjalan di lorong RS hendak menemui Ri On. Tiba-tiba Ri On menarik kerah jaketnya dan mendorongnya ke dinding. Ri On bilang sudah memperingatkan Do Hyun bahwa jika penculikan Ri Jin karena Do Hyun, Ri On tidak akan membiarkan Do Hyun begitu saja.

“Itu sebabnya aku katakan bahwa kau tidak bisa bersamanya. Aku sudah bilang bahwa kau tidak berhak! Kau adalah putra Seung Jin Grup!” Ri On berteriak emosi.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002005503[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002007438[2]

Telinga Do Hyun berdengung mendengarnya. Kenangan Se Gi kembali masuk. Kenangan saat Ri On mengatakan hal tadi pada Se Gi. Bahwa dia tidak berhak atas Ri Jin, karena dia adalah putra Seung Jin Grup. Do Hyun mengepalkan tangan.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002030361[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002033765[2]

“Aku sudah bilang untuk tidak menciptakan hubungan yang lebih dengan dia. Mengapa kau mengabaikan peringatanku? Kenapa? Kenapa?! KENAPA?!!!”

Ri On benar-benar emosi, hingga tampak seperti ingin melukai Do Hyun. Sementara Do Hyun hanya bisa terdiam menatap Ri On sambil meneteskan air mata dan mengepalkan tangan kuat-kuat. Bukan ingin memukul Ri On, tapi sedang berusaha menguatkan diri sendiri.

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002076607[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002094459[2]

Ri Ji memasukkan pakaian Do Hyun ke dalam tas. Lalu saat dia akan mengambil pakaian lagi, dia menemukan kotak tempat Do Hyun menyimpan mainan-mainan yang Se Gi berikan pada Ri Jin sebagai kejutan waktu itu. Ri Jin mengambil salah satunya dan tersenyum mengingat Se Gi saat itu.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002127792[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002135800[2]

Ri Jin lalu mengeluarkan sebuah lokomotif kereta-keretaan. Tiba-tiba Ri Jin mendengar suara seorang anak laki-laki yang berjanji akan datang lagi besok. Ri Jin tertegun. Suara anak itu juga berjanji akan datang setiap hari. Ri Jin lalu memberanikan diri menoleh ke belakang.

Ada seorang anak laki-laki yang membelakanginya. Duduk di hadapan kereta-keretaan.

“Maaf. Aku akan datang menemuimu lagi besok.”

“Tak bisakah kau bermain sedikit lebih lama sebelum kau pergi?”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002152884[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002156854[2]

Ri Jin bahkan hafal apa yang akan dikatakan dirinya saat kecil, yaitu akan menunjukkan sesuatu yang keren pada anak laki-laki itu. Namun, saat bayangan Ri Jin kecil mengeluarkan kalung dan hendak membuka liontinnya, ponsel Ri Jin berdering mengalihkan perhatian Ri Jin.

Ri Jin melihat ponselnya, telepon itu dari ayah. Saat Ri Jin berbalik lagi,bayangan anak kecil tadi sudah menghilang. Ri Jin terkejut. Kemudian dia menjawab telepon ayahnya.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002194759[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002201032[2]

Ayah meminta Ri Jin pulang ke rumah sebentar, tak peduli Ri Jin sesibuk apa. Ri Jin heran dan menanyakan apa yang terjadi. Ayah bilang ibu terlalu banyak bekerja sendiri liburan ini dan sekarang ibu yang sakit di tempat tidur dengan kelelahan. Ayah juga bilang ibu tidak mau pergi ke RS, karena punya anak seorang dokter membuatnya malu.

Ri Jin menanyakan seberapa sakitkah yang dirasakan ibu dan berapa suhu badannya. Ayah meminta Ri Jin tidak mengatakan apapun lagi, apa gunanya punya anak seorang dokter. Ayah menyuruh Ri Jin cepat datang membawa jarum suntik. Ri Jin mengerti, dia akan segera ke sana.

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002230494[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002250948[2]

Ri On yang sudah tenang duduk bersama dengan Do Hyun dan mulai bercerita tentang kisahnya dan Ri Jin. Ri On berusia tujuh tahun, saat tiba-tiba diam mendapat seorang adik kembar. Adik itu tidak memiliki kenangan sebelum adopsi nya. Dia bahkan tidak ingat bahwa dia telah kehilangan ingatannya.

Kadang-kadang dia akan memiliki mimpi buruk di malam hari, dan setiap kali itu terjadi Ri On akan mengubah mimpi buruk itu menjadi menarik, cerita menyenangkan. Dia sangat takut pada ruang bawah tanah, dan setiap kali aku akan bersikap seperti aku takut juga sama dengannya.

“Lalu suatu hari, aku kebetulan mendengar percakapan orang tua ku. Disana aku akhirnya mencari tahu tentang grup chaebol bernama Seung Jin. Aku menduga bahwa adik ku, entah bagaimana mungkin memiliki hubungan dengan Seung Jin Group.”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002308005[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002310308[2]

Do Hyun mendengarkan dengan seksama. Ri On melanjutkan, karena itulah dia mulai menyelidiki Seung Jin Grup dan mendekati Do Hyun. Ri On akan menemukan kenangan adiknya itu lebih dulu, dan memutuskan apakah dia harus menutupinya atau tidak.

Tapi setelah adiknya, Ri Jin, bertemu Cha Do Hyun, dia mulai mengingat kenangan itu. Ada banyak peringatan dalam kepala Ri On sekarang. "Hentikan dia”, "Jika terus seperti ini, maka akan berbahaya", "Semua orang akan menjadi tidak bahagia".

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002360191[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002364829[2]

Ri On bilang jika dia akhirnya tinggal di samping Do Hyun di masa depan, suatu saat, Ri Jin akan berakhir mengingat semua kenangan.

“Dan... seseorang yang takut dengan keberadaan Ri Jin, akan merencanakan sesuatu seperti apa yang terjadi hari ini. Aku mohon padamu.” Ri On menoleh pada Do Hyun. “Cha Do Hyun-ssi, tolong lepaskan Ri Jin. Dia tidak mendengarkan kata-kata ku lagi. Satu-satunya yang bisa menghentikan Ri Jin adalah kau, Cha Do Hyun. Itulah mengapa...”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002371635[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002397595[2]

Sambil menangis Ri On menunduk, memohon pada Do Hyun. “Aku mohon padamu.”

Seperti Ri On yang menangis, Do Hyun juga tampak berkaca-kaca. Agak lama, Do Hyun terdiam. Lalu dia memanggil nama Ri On.

“Oh Ri On-ssi. Kalau begitu..akankah kau juga mendengarkan permintaanku?”

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002413577[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002418449[2]

Ri Jin pulang ke rumah dan memberikan infusan pada ibu. Ri Jin memperingatkan ibu untuk menghabiskan infus itu, karena Ri Jin membelikan yang mahal. Ibu bilang ayah bereakhis berlebihan, ibu kan bukan pasien yang kritis. Meskipun begitu, Ri Jin memang tidak bisa memperhatikan kesehatan ayah dan ibu karena dia sangat sibuk bekerja.

Jadi Ri Jin meminta ibu setidaknya membiarkan dia melakukan itu. Ri Jin bilang dia itu seorang dokter yang benar-benar mahal. Dia mendapatkan banyak uang sebagai bayaran seorang psikiater pribadi. Ri Jin bercanda, dia bukan tipe orang yang membuat rumah panggilan untuk sembarang orang.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002440438[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002447945[2]

Ibu tersenyum, “Aigoo, aku bertanya-tanya dari mana datangnya semua kecerdasan dan kecantikan ini?”

“Dari mana datangnya? Itu datang dari hati ibuku.” Ri Jin tersenyum.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002469433[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002487284[2]

Ibu tampak terharu. “Ri Ji-ah..”

“Ya, ibu.”

“Apakah kau tidak ingin tahu siapa orang tua mu? Apakah kau tidak ingin tahu?” Ibu akhirnya tahu kalau Ri Jin sudah tahu tentang dirinya yang bukan anak kandung.

“Nanti saja. Jika nanti aku ingin tahu, aku akan bertanya pada ibu.”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002494892[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002497328[2]

Ibu membelai kepala Ri Jin, “Baiklah. Kita lakukan itu. Jika kau penasaran, kita lakukan itu nanti.”

Dari luar ternyata Ri On mendengarkan percakapan itu. Dan tampak sedih. Ri On berkata dalam hati, “Tolong, aku mohon padamu, Cha Do Hyun-ssi. Tolong jangan ambil kebahagiaan Ri Jin dan keluargaku.”

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002536734[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002538836[2]

Sekretaris Ahn membawa Nyonya Shin ke rumah Do Hyun. Nyonya Shin heran kenapa Do Hyun tiba-tiba menyuruhnya datang. Sekretaris Ahn bilang dia tidak yakin, tapi Sekretaris Ahn menduga mungkin itu untuk alasan yang juga sedang dipikirkan Nyonya Shin.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002562960[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002584648[2]

Nyonya Shin masuk ke ruang kerja Do Hyun dan menghampiri Do Hyun yang sudah menunggunya. Do Hyun langsung bertanya mengapa ibunya itu melakukan penculikan. Nyonya Shin menunduk, dia mengaku salah, tapi dia berpura-pura tidak tahu mengapa dia melakukan itu. Do Hyun memperlakukannya seperti seorang pendosa kemarin. Dan karena itu dia menjadi benar-benar gila.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002595960[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002603067[2]

Nyonya Shin lalu melihat wajah Do Hyun yang terluka. Nyonya Shin bilang dia sangat kesal. Nyonya Shin hendak menyentuh wajah Do Hyun, tapi Do Hyun dengan cepat menepisnya.

“Apakah karena Oh Ri Jin adalah putri Min Seo Yeon yang sudah meninggal?” tanya Do Hyun langsung.

Nyonya Shin terkejut, apakah Do Hyun tahu semuanya? Do Hyun berteriak, menyuruh ibunya menjawab dulu pertanyaannya. Do Hyun menambahkan pertanyaan.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002633497[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002652349[2]

“Apa Oh Ri Jin berbuat salah? Apa yang dia lakukan padamuu yang begitu salah hingga kau bahkan diam-diam menculiknya?”

“Menculik? Do Hyun, itu kesalahpahaman! Aku hanya akan memanggilnya dengan tenang untuk bertanya apa maksud dia mendekati mu. Aku hanya ingin membongkar mengapa ia menyembunyikan identitasnya dan mengapa dia bersembunyi seperti kucing liar. Aku hanya akan bertanya mengapa dia mendekati mu dan berada di sekitarmu.”

“Oh Ri Jin bahkan tidak pernah menyembunyikan identitasnya!” Do Hyun berteriak penuh emosi. “Alasannya adalah..anak itu.. tidak ingat masa lalunya sama sekali.”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002688185[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002693390[2]

Nyonya Shin terkejut mendengarnya. Do Hyun menegaskan Ri Jin tidak ingat apa yang telah mereka semua lakukan padanya atau kesakitan apa yang mereka berikan padanya.

Mendengar hal itu, Nyonya Shin menghela nafas lega, juga menyatakan kelegaannya itu. Do Hyun tak percaya mendengarnya. Nyonya Shin berpikir Ri Jin datang pada Do Hyun menggunakan masa lalunya sebagai dalih.

Do Hyun tak percaya mendengar apa yang dikatakan ibunya itu, “Apa kau manusia? Apakah kau masih ibu seseorang bahkan setelah melakukan itu?!”

Nyonya Shin tertegun mendengarnya.

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002700631[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002703267[2]

Ketua Seo memegang tangan Joon Pyo dan menyapa putranya itu. Ketua Seo berkata pada Joon Pyo, Joon Pyo sudah pernah meninggalkan rumah selama 6 tahun, memalu paku ke dalam hatinya. Ketua Seo bertanya, apakah itu bahkan belum cukup, hingga membuat Joon Pyo berbaring seperti itu lebih dari 20 tahun. Ketua Seo bilang dia sudah menunggu Joon Pyo untuk bangun begitu lama.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002749079[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002751682[2]

[Kilas balik] Ketua Seo terkejut mendengar kedatangan Joon Pyo kembali ke rumahnya setelah 6 tahun keluar dari rumah. Ketua Seo senang mendengarnya. Dia langsung menyambut Joon Pyo.

Ketua Seo menangis sambil memukuli Joon Pyo, “Kenapa kau begitu lama kembali? Kenapa?”

“Maafkan aku, Ibu.” Joon Pyo tertunduk meminta maaf.

“Ini bahkan tidak satu tahun, tetapi 6 tahun! Bagaimana bisa kau tinggal di bersembunyi seperti itu tanpa memberi aku bahkan sepotong kabar tentang mu? Apakah kau tahu betapa aku mencarimu? Dimana dan bagaimana kabarmu? Apa kau makan dengan baik?”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002782813[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002788285[2]

Ketua Seo mengelus kepala putra kesayangannya itu dan segera mengajaknya masuk. Kemudian Ketua Seo baru menyadari bahwa Joon Pyo tidak pulang sendirian. Joon Pyo mengenalkan putranya. Joon Pyo pulang karena putranya itu akan sekolah tahun depan, dan dia butuh register keluarga. Putra Joon Pyo itu adalah Do Hyun.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002815279[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002844775[2]

Lalu muncul Seo Yeon. Joon Pyo terkejut melihatnya, kenapa Seo Yeon ada di rumah itu (Seo Yeon kan ke Amerika saat Joon Pyo keluar dari rumah). Joon Pyo melihat seorang anak yang bersembunyi di balik tubuh Seo Yeon dan menanyakan anak siapa itu.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002850981[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002852149[2]

Ketua Seo menjelaskan bahwa anak itu adalah putri Joon Pyo. Seo Yeon melahirkan di Amerika dan membawanya pulang ke Korea. Tapi Joon Pyo tampak terkejut mendengarnya. Seo Yeon juga tampak ketakutan menghindari tatapan Joon Pyo.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002859056[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002861792[2]

Lain halnya dengan Do Hyun dan Ri Jin yang saling mencuri pandang dan tersenyum.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002865996[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002882045[2]

“Waktu itu, jika saja ayahmu tidak membawa Min Seo Yeon kembali ke rumah.. Jika saja dia berurusan dengan mu sedikit lebih lunak... Kalau saja anak itu adalah anakmu. Tragedi ini akan tidak dimulai. Aku tidak tahu di mana untuk mulai mengoreksi hal itu lagi.” Ujar Ketua Seo dengan sedih.

Sementara yang diajak bicara masih terbaring di tempat tidur.

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002901465[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002918382[2]

Do Hyun memberikan kesempatan sekali lagi untuk ibunya. Do Hyun mengajak Nyonya Shin pergi ke Amerika bersamanya, melepaskan semua ambisi dan keserakahan Nyonya Shin yang tidak berguna terhadap Seung Jin Grup. Tapi Nyonya Shin tidak mau, dia tidak bisa melakukannya.

“Meninggalkan semuanya dan pergi denganku, untuk sisa hidupmu..Apa kau tidak punya keinginan untuk menebus dosa-dosamu?”

“Do Hyun-ah. Sekarang... kita sudah hampir sampai! Kita sudah hampir sampai!” Nyonya Shin menangis. “Aku sudah bilang. Seung Jin tidak memiliki alternatif lain selain kau. Orang tua itu? Dia tidak akan bisa bertahan di sana untuk waktu yang lama. Dia akan segera menyerahkannya kepada mu. Jadi tidak bisakah kau hanya memaafkan ayah dan ibumu sekali ini saja?”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002940304[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002946610[2]

Do Hyun tak percaya mendengar ucapan ibunya itu. Lalu kenangan Se Gi masuk lagi dalam kepalanya. Se Gi yang bertemu dengan Ketua Seo. Se Gi yang berkata bahwa Ketua Seo lebih memilih perusahaan dari pada anaknya sendiri. Ketua Seo yang membuang kesempatan untuk menyelamatkan anaknya demi perusahaan.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002966463[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002983280[2]

“Ketua yang memilih perusahaan daripada anaknya, dan ibu yang tidak bisa mengakhiri keserakahan dan membuangnya meskipun anaknya memohon... Seberapa jauh kalian berdua akan pergi? Tepatnya berapa banyak lagi yang akan kalian lakukan?” Do Hyun kembali berteriak.

Nyonya Shin memohon pada Do Hyun. Tapi Do Hyun bilang permohonan ibunya itu tidak berguna. Karena anak Nyonya Shin, yaitu dia sendiri, sayangnya tidak punya hak untuk menjadi pemilik Seung Jin Grup. Nyonya Shin heran, kenapa Do Hyun berkata kalau dia tidak punya hak. Karena Do Hyun adalah satu-satunya keturunan Joon Pyo, ayahnya.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_002996293[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003001465[2]

“Karena kalian semua...memecahkan kondisi mentalku menjadi potongan-potongan. Aku memiliki gangguan kepribadian ganda.” Do Hyun menangis.

“Tidak mungkin! Kau bercanda, kan? Kau hanya berbohong karena kau marah padaku, kan?” Nyonya Shin mulai panik. “Kau hanya, pada ibumu... Kau hanya mengatakan ini, kan?”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003015512[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003017781[2]

Nyonya Shin teringat pada sikap Do Hyun yang tak biasa saat dia bertemu Ri Jin, saat itu Do Hyun marah dan mengancam Nyonya Shin agar tidak menemui Ri Jin lagi.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003033263[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003037601[2]

Do Hyun menjelaskan bahwa yang ditemui Nyonya Shin saat itu adalah Shin Se Gi, salah satu kepribadian alternatif yang berputar di dalam kepalanya. Nyonya Shin tak percaya, bagaimana itu bisa terjadi pada putranya.

“Apakah kau mengerti sekarang? Tragedi apa yang diciptakan oleh keserakahanmu?” Do Hyun tersedu.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003054284[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003087684[2]

“Penyakit ini... apakah ada orang lain yang tahu tentang hal itu? Apakah Sekretaris Ahn juga tahu tentang hal itu? Anak itu tidak tahu, kan? Dengarkan ibumu dengan baik. Penyakit mu. Ini tidak boleh diketahui oleh siapa pun. Jika diketahui, kau akan kehilangan tempat mu sebagai ahli waris. Berjanjilah pada ibumu, bahwa kau tidak akan pernah tertangkap.”

Do Hyun awalnya kaget, tak percaya dengan reaksi ibunya yang ternyata masih mementingkan posisi itu daripada keadaan Do Hyun. Kemudian Do Hyun mengangguk-angguk. Do Hyun berkata akhirnya dia tahu bagaimana caranya menghentikan keserakahan ibunya. Nyonya Shin tak mengerti.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003101798[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003115011[2]

“Penyakitku... pada Seung Jin, pada dunia, aku akan mengungkapkan nya kepada semua orang.” Ucap Do Hyun mantap.

“Tidak..” Nyonya Shin menggeleng. “Kau tidak boleh melakukannya. Tidak...”

“Kalau begitu buatlah pilihan. Apakah kau akan pergi dengan ku?”

Nyonya Shin terdiam. Entah apa jawaban yang dia berikan.

***

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003154885[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003178208[2]

Ri On mengantar Ri Jin kembali ke rumah Do Hyun untuk mengambil pakaian Do Hyun. Ri On berkata dia mendengar kalau Ri Jin berterima kasih pada ibu untuk membesarkan Ri Jin seperti anak sendiri. Ri On bilang ibu berpikir Ri Jin tidak tahu tentang hal itu. Ibu tampak terkejut. Ri Jin pun akhirnya tahu, karena itulah ibunya sakit.

“Setelah pura-pura dalam ketidaktahuan selama 21 tahun dan hidup dengan naif, kenapa kau tiba-tiba melakukan hal ini?”

“Hanya saja, aku merasa sepertinya sekarang adalah waktu yang tepat. Waktu untuk dengan serius melihat kembali masa lalu ku. Waktu ketika bahkan jika aku melihat ke belakang, aku tidak berpikir tanah di bawah kakiku akan bergetar. Waktu bahkan jika itu menggetarkan aku, aku yakin bahwa itu tidak akan benar-benar runtuh.”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003183713[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003189653[2]

Ri On pun bertanya apakah Ri Jin melakukannya dulu, Ri Jin akan merasakan hal itu. Tidak, Ri Jin bilang tidak seperti itu. Dulu dia bahkan tidak berpikir untuk mengingatnya ataupun penasaran tentang hal itu. Tapi sekarang Ri Jin mulai merasa sangat penasaran dan juga merasa sedikit bersemangat, tentang apa yang tersembunyi di masa lalu yang dia tidak ingat.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003223320[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003244140[2]

“Apakah karena orang itu? Alasan kau ingin mencari masa lalu mu, alasan mengapa kau bahkan merasa bersemangat saat mencari masa lalu mu, apakah Cha Do Hyun?”

“Aku tidak tahu. Mungkin iya. Mungkin juga tidak. Tidak bisa kau hanya berpikir itu karena adalah waktu yang tepat?”

Ri Jin tersenyum pada Ri On. Tapi Ri On tak mengatakan apapun.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003262058[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003269132[2]

Mereka sampai di dekat rumah Do Hyun. Ri Jin heran melihat Do Hyun yang sedang duduk didepan, mengapa orang seharusnya ada di RS malah ada disana. Ri Jin segera pamit pada Ri On dan turun dari mobil.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003286950[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003289519[2]

Ri Jin menghampiri Do Hyun, “Apa yang kau lakukan di sini, untuk seseorang yang seharusnya di rumah sakit. Jangan bilang... kau sudah keluar?”

Do Hyun tersenyum dan mengangguk. Ri Jin bilang jika Do Hyun memang sudah keluar, Do Hyun seharusnya beristirahat di dalam rumah. Apa yang dilakukan Do Hyun di luar dalam keadaan dingin seperti itu.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003297427[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003301765[2]

“Mungkinkah kau sedang menungguku?” goda Ri Jin.

“Ya. Aku sedang menunggu mu.” Ujar Do Hyun.

Ri Jin heran, Do Hyun menunggunya ketika Do Hyun tidak tahu kapan dia akan kembali. Do Hyun bilang pada akhirnya Ri Jin akan datang juga. Ri Jin bilang sekarang Do Hyun jadi seperti Ri Na (anjing keluarga Oh). Ri Na juga selalu menunggunya pulang meskipun dia tidak tahu kapan Ri Jin akan datang.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003316579[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003325422[2]

“Tangan.” Ri Jin mengulurkan tangannya seperti pada Ri Na. Ri Jin menanti reaksi Do Hyun. Do Hyun lalu menyambut tangan itu.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003333763[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003335432[2]

Ri Jin mengelus kepala Do Hyun dan memujinya. Seperti yang dilakukan Ri Jin pada Ri Na. Do Hyun tersenyum.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003340003[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003343673[2]

Ternyata Ri On masih ada disana. Ri On memperhatikan Ri Jin dan Do Hyun. Lalu Ri On teringat pada percakapannya dengan Do Hyun tadi siang di rumah sakit.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003366396[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003383480[2]

[Kilas balik] Ri On memohon pada Do Hyun untuk melepaskan Ri Jin. Karena satu-satunya orang yang bisa menghentikan Ri Jin adalah Do Hyun. Saat itu Do Hyun berkata pada Ri On, bahwa dia juga ingin meminta sesuatu pada Ri On. Ternyata Do Hyun meminta Ri On memberikannya waktu satu hari, sebelum dia melepaskan Ri Jin.

“Sekarang ketika aku memikirkannya, aku hanya menerima. Aku tidak memberikan apa-apa padanya. Karena aku, dia selalu cemas, menunggu, dan menangis. Aku tidak pernah melihatnya tersenyum cerah. Suatu hari, hanya satu hari, aku ingin menghabiskan nya dengan Ri Jin. Aku ingin membuatnya tersenyum cerah. Karena Oh Ri Jin..ke dalam kastilku yang selalu sepi dan dingin, dia adalah orang pertama yang masuk ke dalamnya.”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003433329[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003452382[2]

Ri On mendengarkan Do Hyun dengan baik. Perlahan kenangan-kenangan Ri Jin dengan Do Hyun kembali teringat.

“Dia adalah orang pertama yang mengulurkan tangannya. Dia adalah orang yang menyadari bahwa mata kami berbeda dengan satu kali pandang. Dia adalah orang yang menanyakan namaku.” Do Hyun tersenyum dalam tangisnya.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003468665[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003485548[2]

“Dia adalah orang yang menunggu kedatanganku dengan cemas. Dia adalah orang yang memberiku manusia salju terhangat di dunia. Dia adalah orang yang mengatakan kepadaku kata-kata yang lebih menghibur dari 1000 kata.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003497093[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003506336[2]

Dia adalah orang yang bisa membuat aku bahagia hanya dari melihatnya. Dan.. Dia adalah orang yang aku tidak bisa menebus dosa padanya bahkan jika aku menebusnya selama sisa hidupku.”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003517113[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003538735[2]

Ri Jin mengajak Do Hyun masuk ke dalam, Ri Jin takut Do Hyun akan demam nantinya jika terus di luar. Do Hyun menarik kembali tangan Ri Jin.

“Apakah kau ingin pergi melihat kereta Snowflake besok? Janji yang tidak bisa aku tepati terakhir kali, aku ingin menepatinya. Setuju?”

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003540703[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003542105[2]

“Setuju! Tentu saja, setuju!” ujar Ri Jin langsung tanpa berpikir panjang.

Ri Jin menjabat tangan Do Hyun, lalu meloncat-loncat karena gembira. Do Hyun tersenyum melihatnya, dan kemudian berdiri. Ri Jin menari-nari.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003592989[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003610607[2]

[Kilas balik] Suatu hari di masa depan yang jauh, ketika waktu telah banyak berlalu dan Oh Ri Jin melupakannya, ketika Ri Jin tidak merasakan apapun bahkan jika dia memikirkannya, dan jika Oh Ri Jin kebetulan merasa sedih karena masa lalunya. Do Hyun meminta Ri On menyampaikan sesuatu pada Ri Jin:

“Ini bukan karena kau melakukan sesuatu yang salah, atau karena kau tidak memiliki hak untuk dicintai, sehingga kau dianiaya. Kau sangat memiliki hak untuk dicintai. Bahwa kau bersinar begitu terang dan begitu indah, bahwa itu satu-satunya hak bagimu untuk dicintai. Jadi lupakan itu. Jadi hiduplah sambil dicintai mulai dari sekarang.”

Do Hyun menangis tersedu-sedu. Begitupun Ri On yang mendengarnya.

Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003629892[2]  Kill.Me.Heal.Me.E15.mkv_003653583[2]

Dan kini, Ri On juga tampak merasa sedih melihat Ri Jin yang begitu bahagis bersama Do Hyun. Sedih karena sebentar lagi kebahagiaan itu akan diambil. Ri On tampaknya merasakan ketulusan dari perasaan Do Hyun untuk Ri Jin. Hingga Do Hyun pun bersedia meninggalkan Ri Jin, demi Ri Jin.

***

Bersambung ke episode 16~

Komentar:

Awalnya kaget denger Ketua Seo bilang Ri Jin adalah anaknya Joon Pyo di kilas balik. Tapi ternyata Ri Jin bukan anak Joon Pyo. Terbukti dari Joon Pyo yang menatap marah pada Seo Yeon dan Seo Yeon yang menghindari tatapan itu. Juga perkataan Ketua Seo, “Kalau saja anak itu adalah anakmu”. Jelas sudah Ri Jin adalah anak Seo Yeon dari pria lain.

Dan aku duga, seperti sebelumnya, itulah yang menyebabkan Joon Pyo begitu membenci Ri Jin dan menyiksanya. Karena Ri Jin anak dari wanita yang dicintainya (Seo Yeon) dengan pria lain. Mungkin Joon Pyo sebenarnya tidak pernah ‘tidur’ dengan Seo Yeon, makanya dia jelas yakin Ri Jin bukan anaknya.

Melihat genggaman tangan Joon Pyo pada Do Hyun saat masuk lagi ke rumah Ketua Seo, terlihat Joon Pyo begitu menyayangi Do Hyun. Terbukti kan, dia kembali karena Do Hyun butuh register keluarga.Tapi kekerasan Joon Pyo pada Ri Jin, membuat Do Hyun jadi membenci ayahnya.

Ada yang menyayangkan sikap Ri On yang meminta Do Hyun untuk melepaskan Ri Jin. Mungkin banyak orang menilai Ri On egois, tidak ingin Do Hyun memiliki Ri Jin. Tapi tidak, seperti yang dia ungkapkan, Ri On tidak ingin kebahagiaan keluarganya dan Ri Jin hancur karena Ri Jin mengingat kenangan masa kecilnya yang mengerikan. Aku melihat Ri On meminta hal itu memang sebagai seorang kakak.

Comments

  1. OMG!!!! Thx udah buat sinopsisnya, nangis guling2 ep 16 lbh guling guling lg nangis nyaaa. Hwiiiitingggggg!!!!

    ReplyDelete
  2. Thankyou mba Mumu...sslu ku tnggu sinopsisnya

    ReplyDelete
  3. setuju sama pendapat mbak. nyesek banget di episode ini huhuhuhu. gak tega liat mereka yang menyayangi ri jin menangis. akting mereka top banget deh. makasih mbak mumu karena cepet banget bikin sinopsisnya

    ReplyDelete
  4. Huuuahuuaaa...Dan mata q pun bengkak,tissu ludes(abaikan) eps15 = ep NYESEK dr awal smpek akhir mewek truuuss T.T ksian DHyun pnya emak gila harta pnya nenek yg sadis...SWnim keren...
    Mbak mumuzi gomawo...matursuwon sanget,,,keep healthy mbak

    ReplyDelete
  5. TEARS T_T episode 15 & 16 ini sukses buat aku nangis bombay.
    Poor Cha Do Hyun .. hhuu ><

    ReplyDelete
  6. salam kenal mba....udah lama jadi silent reader akhirnya keluar gua....whaaaaa....perasaanq seperti habis nguyah permen nano-nano....sampai ngga sadar air mata menetes......makasih mba buat sinopx....

    ReplyDelete
  7. Mimin daebak... ahhh seru bangetttt.....

    ReplyDelete
  8. sempat gg fokus nnton KMHM gra2 seo jin, tpi wktu lhat ada adegan nangis2 ri on sma do hyun jdi penasaran... mskipun HJM jga lgi bgus2ny tpi KMHM gg klah bgus, binggung nd msh blm tau bkal sprti ap nnti akhirnya... aplgi di akhir episode 16 adegannya bkin mkin binggung, smangat deh bwt mbak mumu bwt bkin sinopsis HJM sma KMHMnya... ahhhh kangen se gi, kira2 se gi bkal muncul lgi gg ea

    ReplyDelete
  9. makasih mb mumu.. episode ini bkin nangis bombay dr awal smpe akhr..

    ReplyDelete
  10. Kl ri jin bkn anknya cha joo pyo?lalu rijin anak siapa? Knp segi blg kl rijin lbh berhak dselamatkn?
    n knp bpknya ki joon trobsesi bgt pengen mnemukan ri jin.apa motifnya?
    bingung..

    ReplyDelete
  11. ga seru kalo ga nangis di episode 16 dan ga gemes sama episode ke depannya
    2 weeks left, apa lagi yang mau dibeberkan swnim?

    ReplyDelete
  12. benar mba,saya pun akan bersikap seperti ri on,,jujur aja mba sy nangis sambil membaca ini..apa lagi kata2 do hyun mengenai ri jin,seakan akan sy ikut merasakan penderitaan do hyun,kata2 itu sangat meresap dihati (kok jadi curhat)
    ibu do hyung kok bisa begitu yaa harusnya menolong putranya,ambisinya itu yg membuat kepribadian do hyung terpecah..
    maaf mba kepenjangan..tulisan mba kereen sukses bikin nangis
    faighting mba mumu

    ReplyDelete
  13. Bagi saya yg nonton drama ini dari awal ...menurut saya ini drama yang alurnya sama mengagumkannya dengan its okay that's love, rapi ...pasti, tp masih bikinnpenasaran.dan ditu ggu, plus akting para castnya yg total..kita mungki sdh menebak...episode16-17 bakalan scene nangis tuh apalagi nanti episode 17-18 (biasanya pinjem istilah bak fanny) cos klimaksnya biasanya di sekitaran itu...baru antiklimaks entar di 19 dan 20 penyelesaian...tp jalan utk menuju itu...drakor jagonya ngubek2 emosi...and I love it...
    Gumapshimnida bak mumu....
    Jeongmal kamsahamnida....
    Keep writing and fighting!

    ReplyDelete
  14. Akankah mereka berdua berpisah dulu??? Khas drakor kan?? (>*<)

    ReplyDelete
  15. arght.,, sedih sedih dan sedih banget T_T
    makin pnsaran cma lanjutanya

    ReplyDelete
  16. hhuuaaa lagi lagi ini drama bikin nangis kejer kan :( :(
    do hyun sama ri on emosinya bagus bgt,mau adegan serius,becanda sampe nangis berasa.
    do hyun sayang bgt ama ri jin, eps 16 bikin kejer kayaknya nih :(
    aku mau abisini KMHM dulu baru HJM deh,ini lbh greget
    daebakkk jisung oppa

    ReplyDelete
  17. hhuuaaa lagi lagi ini drama bikin nangis kejer kan :( :(
    do hyun sama ri on emosinya bagus bgt,mau adegan serius,becanda sampe nangis berasa.
    do hyun sayang bgt ama ri jin, eps 16 bikin kejer kayaknya nih :(
    aku mau abisini KMHM dulu baru HJM deh,ini lbh greget
    daebakkk jisung oppa

    ReplyDelete
  18. hhuuaaa lagi lagi ini drama bikin nangis kejer kan :( :(
    do hyun sama ri on emosinya bagus bgt,mau adegan serius,becanda sampe nangis berasa.
    do hyun sayang bgt ama ri jin, eps 16 bikin kejer kayaknya nih :(
    aku mau abisini KMHM dulu baru HJM deh,ini lbh greget
    daebakkk jisung oppa

    ReplyDelete
  19. drama yg mmbwt q stres+pusing+galau..
    kupikir smpe ep 16 misteri slesai..trnyta oh trnyt..smua pnonton slh tebakk..awalnya nebak rijin pst sama dohyun tp tdk mngkn stlh nont ep 16..sll slh tebak..ah mngkn aja sama yosub (ngawur).udah deh yoona aja ma rion...haha..pasrah aj deh dgn endingnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Episode16 ,mmg kayaknya pemaldyan identitas...fuih..fakta mencengankan yg bahkan gak disangka sangka yah, tp ri jin (cha do hyun) hrs sama do hyun (bingung nN maksa)...entah bagaimanapun caranya...coz yg pasti mereka tidak sedarah..meski masa lalu mereka kelam...yg salah bukanlah 2 anak itu..mmelainkan orang tua mereka yg memanipulasi segalanya.....mian bak mumu..jd spoiler ini.....

      Delete
  20. Semakin kesini semakin menyayat hati banget ceritanya... T_T

    ReplyDelete
  21. Makasih mbak udah buat sinopsis drama ini, gila saya gak bisa berhenti nangis pas baca di episode ini, jujur si saya lebih sedih lihat ekspresi nya ho ri on, soalnya jarang2 ada seorang kakak yg begitu memperdulikan kebahagian adek nyaa..
    Hiks hiks ;'(

    ReplyDelete
  22. Nangis Bombay pagi2 bacanya, tq mbak mumu buat sinopsisnya. Hwaiting...

    ReplyDelete
  23. 😭😭😭😭 aku beneran nangis do episode ini.. bagus banget.... semangat ya mbak buat sinopsisnya.. semangat!

    ReplyDelete
  24. Drama ini bener2 daebak...semangat ya buat sinop.nya...^_^

    ReplyDelete
  25. Episod yg bikin sedih tapi endingnya nanti pasti ri jin sama do hyun kan gak sedarah jadi gak apalah biar happy ending. Di tunggu sinop selanjutnya lho.

    ReplyDelete
  26. Gila nangis bombay dah di eps. Ini... T_T

    Tp ngmong2 gue kangen Se Gi...

    ReplyDelete
  27. Baru ngerasa KMHM bner2 daebak pas ep belasan...bner2 g ktebak deh...aq kira anak ny min seo yoon itu adl oh ri on..tp trnyata mlh ri jin..

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts