Endless Love | Episode 24

Endless.Love.E24.mp4_000151817_thumbEndless.Love.E24.mp4_000206445_thumb

In Ae dibawa ke RS dalam keadaan tak sadarkan diri. Se Kyung mengabarkan hal itu pada Kwang Chul yang sedang ada di Saudi. Kwang Chul bersiap kembali ke Korea. Dan dia menyuruh Chil Sung untuk pergi ke Thailand, mencari bukti dan jejak Perusahaan Daeryuk (yang menculik dan menodai In Ae).

Endless.Love.E24.mp4_000220107_thumbEndless.Love.E24.mp4_000231421_thumb

In Ae dibawa ke ruang operasi, janin dalam perut In Ae harus segera dikeluarkan karena kondisi yang berbahaya bagi keduanya akibat penurunan kondisi fisik In Ae. Sebelum operasi berlangsung, In Ae teringat pada ibunya. (kondisi In Ae dan adegan operasi sama persis saat aku melahirkan…)

Endless.Love.E24.mp4_000489031_thumbEndless.Love.E24.mp4_000570007_thumb

Di luar ruang operasi, Pelatih Jo, Bibi In Ja, Se Kyung dan bahkan Tae Kyung menunggu In Ae dengan cemas. Dokter keluar memberitahu bahwa In Ae sudah melahirkan dengan selamat dan menghindari masa kritis, tapi mereka tetap harus memantau. In Ae melahirkan anak perempuan, dan sekarang dirawat di inkubator.

Endless.Love.E24.mp4_000560516_thumbEndless.Love.E24.mp4_000580565_thumb

PM Kim datang ke gereja. Dibilik pengakuan PM Kim menangis. Dia ingin mencari seorang wanita dan putrinya yang adalah anaknya. Mereka menghilang begitu suatu hari tanpa meninggalkan jejak. Dan sekarang PM Kim jadi bertanya-tanya apakah mereka menghilang atas keinginan sendiri atau ada seseorang yang memaksa mereka.

Endless.Love.E24.mp4_000736696_thumbEndless.Love.E24.mp4_000798217_thumb

Tae Kyung bertanya sampai kapan Se Kyung akan bertahan di samping Kwang Chul, sementara sekarang Kwang Chul sudah jadi seorang ayah. Se Kyung bertanya balik apakah Tae Kyung akan menikah dengan Cho Ae seperti keinginan ibunya, dan apa Tae Kyung ingin menjadi putra seorang presiden? Se Kyung bilang itu semua keserakahan ibu mereka.

Tapi Tae Kyung bilang ayah mereka juga sama. Dan yang lebih penting, Tae Kyung mengingatkan bahwa mereka mungkin diperalat oleh Park Young Tae. Karena Young Tae mencampuri semua urusan keluarga mereka, sudah terlalu lama hingga membuat Tae Kyung sendiri merasa takut. Ayah mereka mungkin tahu, tapi karena ambisi atas kekuasaan dia membiarkan Park Young Tae tetap berada di sekitar mereka.

Endless.Love.E24.mp4_001008417_thumbEndless.Love.E24.mp4_001029478_thumb

In Ae sudah sadarkan diri. Dia langsung ke ruang bayi untuk menemui putrinya. Meski awalnya tidak diijinkan, akhirnya In Ae bisa masuk ke dalam dan menyentuh langsung putrinya yang ada di inkubator. In Ae menggenggam tangan kecil itu, lalu menangis haru sambil tersenyum memandang putrinya.

Endless.Love.E24.mp4_001048917_thumbEndless.Love.E24.mp4_001056108_thumb

Kwang Chul sampai di Korea. Dia diberitahu Pelatih Jo yang menjemputnya di bandara kalau In Ae sudah melahirkan seorang putri. Kwang Chul sangat senang, karena doanya didengar oleh Tuhan.

Endless.Love.E24.mp4_001169189_thumbEndless.Love.E24.mp4_001181685_thumb

Kwang Chul segera menemui In Ae. Kwang Chul berkata pada In Ae kalau dia akan membesarkan putri In Ae. Agar dia tidak jadi wanita yang se-agresif In Ae, dan menjadi wanita yang hebat. In Ae tak mengatakan apapun, hanya meneteskan air mata haru.

Endless.Love.E24.mp4_001241667_thumbEndless.Love.E24.mp4_001258848_thumb

Seperti melihat putri kandungnya sendiri, Kwang Chul menangis haru melihat putrinya In Ae. Tangis bahagia.

Endless.Love.E24.mp4_001339596_thumbEndless.Love.E24.mp4_001365180_thumb

Park Young Tae datang menemui PM Kim dan mempertanyakan ketidakhadirannya di Blue House dalam membahas korupsi Menteri Pertahanan. Tapi PM Kim marah pada Young Tae, menyuruhnya keluar dari rumahnya dan tidak usah memperdulikan apa yang akan dia lakukan mengenai masalah negara.

Endless.Love.E24.mp4_001556849_thumbEndless.Love.E24.mp4_001653514_thumb

Jendral Chun geram pada Menteri Pertahanan yang bersikeras dia tidak bersalah di depan pengadilan dan mengajukan diri untuk melakukan harakiri sebagai ungkapan cinta negara. Jendral Chun menghubungi seorang reporter dan dengan emosi mengatakan kalau dia punya bukti Menteri Pertahanan melakukan korupsi itu. Jendral Chun ingin reporter itu menyiarkan berita.

Reporter takut dengan reaksi Blue House, karena menteri ini ternyata adalah saudara dari ibu negara. Tapi Jendral Chun tidak peduli, karena mengungkapkan korupsi itu adalah pekerjaan yang harus dia lakukan. Jendral Chun juga bicara di depan para wartawan. Dan melawan Kepala Secret Service yang tidak satu suara dengannya.

Endless.Love.E24.mp4_001829647_thumbEndless.Love.E24.mp4_001862747_thumb

Cho Ae menemui Kwang Chul, kembali memintanya menyerah pada semua bisnis yang melibatkan Omar (ini pengusaha besar Saudi kayaknya). Tapi Kwang Chul menolak. Bahkan Se Kyung juga menyarankan Kwang Chul untuk tetap bertahan, karena Omar bisa menjadi batu loncatan untuk Hanseo menjadi perusahaan besar.

Endless.Love.E24.mp4_001982320_thumbEndless.Love.E24.mp4_002006135_thumb

Lalu Kwang Chul berkata pada Se Kyung bahwa mereka harus menyelesaikan sesuatu. Se Kyung tahu maksud Kwang Chul, pasti Kwang Chul ingin mereka menjaga jarak. Se Kyung mengerti, karena Kwang Chul sekarang adalah seorang ayah maka Kwang Chul harus bersikap seperti seorang ayah. Kwang Chul membenarkan.

Se Kyung berkaca-kaca. Dia sadar kalau dia tidak bisa mengalahkan In Ae, dia benci In Ae dan juga iri pada In Ae. Kwang Chul bilang semua yang bisa dia katakan pada Se Kyung hanyalah minta maaf, dan berterima kasih. Se Kyung bilang itu adalah hal paling buruk yang bisa di dengar wanita. Tapi Kwang Chul tidak bisa apa-apa lagi.

Endless.Love.E24.mp4_002307863_thumbEndless.Love.E24.mp4_002312756_thumb

Saat Kwang Chul mengantar Se Kyung pulang, Se Kyung melarang Kwang Chul turun dari mobil. Bahkan setelah turun dari mobil, Se Kyung tidak menoleh lagi. Kwang Chul mendesah. Tak ada pilihan lain untuknya.

Endless.Love.E24.mp4_002433867_thumbEndless.Love.E24.mp4_002437324_thumb

PM Kim mabuk. Nyonya Min kesal, apa suaminya itu lupa kalau mereka akan makan malam dengan Cho Ae. Dalam mabuknya PM Kim ingat kalau Tae Kyung harus mengumpulkan kekuatan untuknya. PM Kim menyuruh Tae Kyung berhenti, karena dia membuang semua kekuatan itu.

Nyonya Min mengira suaminya bersikap seperti itu karena tekanan politik dan tidak percaya diri menghadapi Jendral Chun yang pelan-pelan mendapatkan perhatian publik. Tapi sebenarnya PM Kim bersikap seperti itu atas kemungkinan Nyonya Min yang melenyapkan wanita yang dia cintai dan putrinya.

Endless.Love.E24.mp4_002794184_thumbEndless.Love.E24.mp4_002836261_thumb

Se Kyung menemui In Ae bersama dengan Kwang Chul. Sebelumnya Se Kyung menemani Kwang Chul membeli pakaian untuk Esther, nama putri In Ae. Se Kyung yang masih menganggap Esther adalah anak Kwang Chul, memberi selamat pada In Ae dan berkata kalau Esther adalah anak yang istimewa karena ikut berjuang bersama In Ae di penjara. In Ae berterima kasih pada Se Kyung.

Se Kyung yang tidak bisa lagi menahan kesedihannya segera pamit. Kwang Chul menolak permintaan In Ae untuk mengantar Se Kyung pulang, karena sebelumnya sudah bilang akan pulang duluan. Tapi terlihat raut rasa bersalah di wajah Kwang Chul.

Endless.Love.E24.mp4_002925763_thumbEndless.Love.E24.mp4_002948045_thumb

In Ae bertanya, apakah Kwang Chul menyadari perasaan Se Kyung. Jika Kwang Chul tidak menyadarinya, maka Kwang Chul tidak berperasaan. In Ae lalu berkata bahwa sekarang sudah waktunya agar Kwang Chul tidak lagi melibatkan diri dalam hidupnya.

Kwang Chul heran kenapa tiba-tiba In Ae mengatakan hal semacam itu. Kwang Chul bilang dia sudah terlibat dalam hidup In Ae sejak mereka masih kecil. Itulah tempatnya. Hidupnya selalu seperti itu dan sekarang In Ae menyuruhnya untuk berhenti?

In Ae memohon agar Kwang Chul tidak menjauhi Se Kyung. Tapi Kwang Chul bilang kalau dia harus hidup sebagai ayahnya Esther. Lebih baik seperti itu, karena semua orang sudah berpikir kalau Esther adalah anaknya. Itu adalah hadiah tak ternilai yang pertama dia dapatkan selama hidup.

Endless.Love.E24.mp4_003005840_thumbEndless.Love.E24.mp4_003007140_thumb

In Ae bilang Se Kyung benar-benar wanita yang baik. Kwang Chul menyela, dia akan membesarkan Esther menjadi wanita yang benar-benar baik. In Ae meminta Kwang Chul mendengarkannya. Kwang Chul tidak mau, In Ae tidak bisa lagi membujuknya. Semua sudah terlambat.

In Ae mengancam kalau dia akan mengungkapkan pada dunia kalau Esther bukan anak Kwang Chul. Dia bisa melakukan itu demi Kwang Chul. Kwang Chul meminta In Ae memikirkan Esther.

“Seorang pria sepertiku..bahkan jika aku mengetuk pintu hatimua ratusan hari, kau tidak akan membukanya?”

Endless.Love.E24.mp4_003008343_thumbEndless.Love.E24.mp4_003060504_thumb

In Ae tak peduli dengan apa yang Kwang Chul pikirkan. Dia hanya meminta Kwang Chul untuk tidak lagi terlibat dengan hidupnya yang kacau. Kwang Chul bilang kalau itu adalah pilihannya. Dia tidak bisa menyerah dan harus tetap berada dalam hidup In Ae.

Kwang Chul berteriak kesal karena In Ae terus melarangnya. Kwang Chul meminta In Ae berhenti member perintah. Karena pilihannya adalah untuk melindungi In Ae dan Esther. Seperti In Ae yang menjalani hidup bagaimanapun In Ae inginkan. In Ae terdiam dan tak bisa mengatakan apapun lagi.

Endless.Love.E24.mp4_003139234_thumbEndless.Love.E24.mp4_003157585_thumb

Kwang Chul melihat Esther. Kwang Chul meminta Esther untuk ingat bahwa mulai sekarang dia adalah ayah Esther dan dia akan melindungi Esther.

Endless.Love.E24.mp4_003221148_thumbEndless.Love.E24.mp4_003257267_thumb

In Ae menjawab telpon yang dia kira dari bibi, dan ternyata itu adalah Kwang Hoon. Kwang Hoon bilang dia ingin bicara dengan Kwang Chul. In Ae memberitahu Kwang Chul tidak ada disana dan akan menutup, tapi tidak jadi karena Kwang Hoon memanggil namanya. Kwang Hoon bilang dia mendengar nama putri In Ae adalah Esther. Kwang Hoon lalu meminta maaf. In Ae langsung menutup telpon. Tapi meski telpon sudah ditutup Kwang Hoon tetap berbicara seolah In Ae masih terambung. Kwang Hoon meminta maaf karena menelpon In Ae. Dia ingin In Ae tetap sehat dan tidak sakit.

Endless.Love.E24.mp4_003377658_thumbEndless.Love.E24.mp4_003378264_thumb

Kwang Chul curhat pada Pelatih Jo kalau In Ae ingin dia menghilang. Kwang Chul kesal karena In Ae-lah alasannya hidup. Pelatih Jo meminta Kwang Chul untuk bersabar dan tetap mengawasi In Ae. Tapi sampai kapan? Tanya Kwang Chul, haruskah sampai dia tua? Kwang Chul bilang ada gumpalan api dalam hatinya. (sakitnya tuh disiniii… *tunjukdadakwangchul*)

Endless.Love.E24.mp4_003399883_thumbEndless.Love.E24.mp4_003468032_thumb

Nyonya Min ribut karena suaminya menghilang dari rumah tanpa pengawal, dan bertanya pada anak-anaknya. Kemudian Tae Kyung menerima telpon dari Young Tae yang menanyakan keberadaan PM Kim, karena seharusnya PM Kim hadir di meeting pagi. Tae Kyung lalu meminta waktu bertemu dengan Young Tae.

Endless.Love.E24.mp4_003496806_thumbEndless.Love.E24.mp4_003501735_thumb

Tae Kyung hendak memutuskan hubungan keluarga mereka dengan Young Tae, karena itu yang diinginkan ayahnya. Se Kyung mengingatkan itu hanya ucapan mabuk. Tapi Tae Kyung bilang kebenaran itu keluar saat sedang mabuk.

Endless.Love.E24.mp4_003537322_thumbEndless.Love.E24.mp4_003559909_thumb

Tae Kyung pun menemui Young Tae, dan langsung mendapat pukulan. Young Tae marah, dia bilang kalau dia itu seekor anjing setia demi keluarga Tae Kyung, dan keluarga Tae Kyung bisa hancur dalam semalam jika Tae Kyung bersikap kasar seperti itu. Tae Kyung bilang itu tidak akan terjadi selama dia masih hidup. Tapi Tae Kyung malah dapat pukulan lagi.

Young Tae menyuruh Tae Kyung untuk melanjutkan hubungan dengan Cho Ae untuk mengumpulkan kekuatan. Dan Young Tae memperingatkan Tae Kyung untuk tidak mempengaruhi Se Kyung.

Lalu kemana PM Kim pergi?

Endless.Love.E24.mp4_003721209_thumbEndless.Love.E24.mp4_003739588_thumb

PM Kim ternyata menemui In Ae di rumah sakit. PM Kim meminta In Ae untuk menceritakan tentang orang tua In Ae. Dia sepertinya sedang berusaha mengkonfirmasi sendiri, apakah In Ae adalah anaknya atau bukan.

In Ae bilang dia terlahir sebagai seorang anak tanpa ayah. Dan untuk dosa karena memiliki putri yang ayahnya tidak bisa diungkapkan, ibunya meninggal dengan cara yang tidak adil. Kematian tidak adil itu terjadi akrena ayah yang tidak tahu malu.

Endless.Love.E24.mp4_003787822_thumbEndless.Love.E24.mp4_003795698_thumb

PM Kim terkejut mendengar ibunya In Ae meninggal dengan tidak adil, dan meminta In Ae untuk menceritakan lebih detail, siapa tahu dia bisa membantu In Ae. Tapi In Ae tidak mau membicarakan hal itu lagi, dan akan baik jika PM Kim tidak menemuinya lagi.

***

Bersambung ke episode 25~

Comments

  1. Akhirnya sinopsis endless love disambung lagin makin seru nih :D 15 episode lagi, semangat ya mbak, terus dilanjutin ya sinopsisnya :) makasih :)

    ReplyDelete
  2. selama ini cuma baca..
    baru buat komentar..
    semangka (semangat kak) buat lanjutin sinopsisnya,
    makasih ya mbak karna udah buatin sinopsisnya..
    hwaiting!!

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts