Tuesday, June 09, 2015

Let’s Eat Season 2 | Episode 14 - 2

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_221951[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_221956[2]

Nenek meminta tolong Taek Soo untuk mencari latar belakang Joo Seong. Taek Soo menceritakannya pada Dae Young. Bahwa Joo Seong menerima uang asuransi orang tuanya, tapi Joo Seong tidak pernah menceritakan bagaimana orang tuanya meninggal atau apakah dia punya saudara lain. Dae Young menyebut Taek Soo tidak punya kerjaan karena mau melakukan itu untuk nenek.

Taek Soo menyangkal. Dia juga penasaran. Instingnya mengatakan ada yang aneh dengan Joo Seong, karena Joo Seong selalu menghindari pandangannya. Tapi Dae Young bilang itu wajar karena Taek Soo memang tampak menyeramkan. Akan aneh jika Joo Seong tidak takut padanya. Dan karena Joo Seong tinggal di container illegal, maka wajar saja Joo Seong bersikap seperti itu.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222028Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222045[2]

Tapi karena itulah Taek Soo semakin mencium hal yang aneh dari Joo Seong. Apalagi Joo Seong tahu kalau dia seorang detektif. Taek Soo bilang seekor kelinci tetap akan takut pada harimau, meskipun sudah tak punya gigi.

Taek Soo mengajak Dae Young minum. Tapi Dae Young tak bisa, dia mau bermain sepak bola. Taek Soo kesal karena semalam juga Dae Young tidak menemuinya karena alasan itu. Taek Soo kesal karena Dae Young selalu pergi dengan Sang Woo. Taek Soo menyuruh Dae Young memilih diantara dia dan Sang Woo.

***

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_114633Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_115026

Sepulang kerja, In Ah menawari Soo Ji untuk berlibur ke Jepang bersama. Soo Ji heran, kenapa In Ah tidak mengajak suaminya saja. Dan seperti biasa, In Ah sesumbar kalau suaminya yang seorang dokter itu sibuk. In Ah menyodorkan info paket wisata ke Jepang seharga 2 juta won. Soo Ji terkejut karena itu mahal sekali. Tapi menurut In Ah itu sudah murah, tahu lalu saja 2 juta 5 ratus won.

Tapi bagi Soo Ji tetap saja mahal karena gajinya saja tidak sampai 2 juta won. In Ah tertawa, menyangka Soo Ji sedang bercanda. Kemudian In Ah sadar kalau Soo Ji tidak bercanda. In Ah lalu bilang kalau Soo Ji pasti punya tabungan sebanyak itu untuk wisata. Tapi Soo Ji juga tidak punya.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_115234Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_115436[1]

Melihat Soo Ji yang tak nyaman, Sang Woo turun tangan. Sang Woo bilang dia heran, orang-orang di departemen mereka berkerja lembur setiap waktu dan tidak bisa menggunakan waktu liburan mereka, tapi In Ah tampaknya punya waktu untuk liburan. In Ah pun terdiam disindir seperti itu.

“Menurutku, sebelum kau berpikir tentang liburan, aku pikir kau seharusnya fokus pada apa yang harus kau lakukan. Bahkan hari ini, ada tiga berkas yang harus dikerjakan.”

Soo Ji diam-diam menahan tawa di belakang In Ah. Lalu dengan salah tingkah In Ah bilnag dia bukan benar-benar akan liburan, tapi dia hanya bilang kalau dia ingin melakukannya. In Ah lalu pamit duluan. Sang Woo dan Soo Ji pun pulang.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_115912Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_115917

Dalam perjalanan, Soo Ji mendapat telepon dari seseorang dan berjanji akan menemuinya. Soo Ji lalu bilang pada Sang Woo kalau kencan mereka hari ini akan sulit, karena Soo Ji harus menemui seorang professor yang akan mempekerjakannya menjadi ghost writer. Soo Ji meminta maaf.

Sang Woo tak masalah, karena dia juga sepertinya ingin berolahraga. Mereka pun memutuskan untuk minum teh dulu sebelum berpisah. Di depan sebuah café, Soo Ji buru-buru turun dan tanpa sadar meninggalkan ponselnya. Dia ingin mentraktir Sang Woo.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_115932[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_221852

Ponsel Soo Ji berdering, dari nomor tak dikenal. Sang Woo awalnya ragu, tapi akhirnya dia menjawabnya. Itu adalah dari detektif. Sang Woo memperkenalkan diri sebagai kekasih Soo Ji. Detektif itu mengira Sang Woo adalah pria yang bersama Soo Ji malam itu (padahal pria itu adalah Dae Young).

Detektif meminta Sang Woo memberitahu Soo Ji bahwa mereka sudah menangkap pelaku pelecehan seksual itu. SangWoo terkejut mendengarnya.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222133[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222137[1]

Soo Ji membeli dua Americano. Dia melihat kue-kue dan tergoda. Setelah mempertimbangkan dirinya yang telah bekerja dengan keras, akhirnya Soo Ji memutuskan untuk memberikan hadiah untuk dirinya sendiri, yaitu kue.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222153Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222208

Soo Ji masuk ke dalam mobil dengan ceria tanpa memperhatikan raut wajah Sang Woo yang berbeda. Sang Woo memberitahu Soo Ji tentang telepon dari detektif. Soo Ji terkejut, karena dia seharusnya terus menyembunyikan hal itu dari Sang Woo. Namun Sang Woo meminta penjelasan dari Soo Ji.

Soo Ji akhirnya memberitahu Sang Woo bahwa dia bertemu dengan pria brengsek. Dan yang menemaninya ke kantor polisi adalah Dae Young. Soo Ji menghubungi Dae Young karena ketakutan. Sang Woo tampak kesal, tapi dia berusaha menahan amarahnya. Sang Woo bilang seharusnya Soo Ji menghubunginya.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222328[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222304[1]

“Sampai kapan kau akan menyembunyikannya?!” Sang Woo akhirnya berteriak kesal.

Soo Ji terkejut, hingga membuat kopi yang dia pegang tumpah. Sang Woo meminta maaf karena telah mengejutkan Soo Ji dengan teriakannya. Dia kesal karena Soo Ji menyembunyikan hal itu. Soo Ji balik meminta maaf. Dia tidak memberitahu Sang Woo karena takut Sang Woo akan khawatir.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222432Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222417[2]

“Kita…sepasang kekasih. Jika kita sepasang kekasih, apakah itu hal baik atau hal buruk, kita harus membiarkan pasangan kita mengetahuinya. Itulah apa yang aku percayai.”

“Itu.. aku hanya ingin menunjukkan sisi baikku padamu. Meskipun aku tidak sempurna, aku tidak mau menjadi kekasih yang banyak kekurangan.”

“Soo Ji-ssi. Kau tidak kurang sama sekali. Kau benar-benar mengagumkan. Jadi mulai sekarang, tanpa menyembunyikan apapun, aku ingin aku menunjukkan semuanya padaku.”

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222459[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222507[1]

Soo Ji tersenyum, dia mengerti. Sang Woo bertanya apakah Soo Ji terluka? Soo Ji tertawa, dia tidak terluka hanya kopi saja. Tapi maksud Sang Woo adalah malam itu. Dia mengumpat, memaki pria brengsek itu. Soo Ji tersenyum melihatnya.

***

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222529Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222533

Di kampus, sedang ada festival. Sebuah band melakukan pertunjukkan. Di beberapa stand, berbagai perlombaan dilakukan. Lomba minum, makan, dan sebagainya.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222539Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222544[1]

Soo Ji pergi ke kampus untuk menemui professor itu. Soo Ji tersenyum menyaksikan festival itu. Lalu dia tersadar, saat di kampus dulu dia tidak pernah berkumpul dengan teman mengikuti festival seperti itu. Bahkan dia tidak pernah tertawa seperti yang lainnya.

Tampak sosok Soo Ji yang masih gemuk saat kuliah. Melewati kerumunan mahasiswa yang menikmati festival. Dan dia berjalan begitu saja.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222556[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222558[2]

Saat di kelas, Soo Ji juga tak berkumpul dengan teman-temannya. Dia duduk sendirian di belakang. Saat kelas dibatalkan, semua orang keluar dan dia ditinggalkan. Soo Ji bangun dan hendak berjalan, tapi ternyata badannya tersangkut kursi. Soo Ji terjatuh.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222600[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222637

Soo Ji kesulitan melepaskan diri. Tapi tak ada yang membantu. Kemudian muncul sesosok pria yang menanyakan keadaannya. Dia mengulurkan tangan dan membantu Soo Ji berdiri. Pria itu adalah Goo Dae Young. Dae Young menatap Soo Ji.

“Kepribadianmu hebat dan kau juga baik. Kau menyenangkan dan cantik. Kau gadis yang baik. Kau punya hal lebih dari cukup untuk dicintai juga.” Dae Young lalu tersenyum.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222755Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222758[1]

Membayangkan hal itu Soo Ji juga tersenyum. Soo Ji bahkan beranda-andai. Andai saat itu dia bertemu dengan Dae Young, apakah dia akan menyukai Dae Young? Tapi kemudian Soo Ji mengenyahkan pikiran itu.

Sayangnya, Soo Ji mendengar nama Goo Dae Young terus di sebut oleh band yang sedang bernyanyi. Soo Ji kesal, karena sekarang dia mendengar hal-hal seperti itu. Soo Ji segera pergi.

***

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222810[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222823

Hye Rim mencari Joo Seong. Dia menahan tawa ketika menemukan Joo Seong sedang berdiri dengan setelah rapi dan sebuket bunga di tangannya. Hye Rim mendekat. Hye Rim bertanya apakah Joo Seong terus mengenakan setelah karena dia bilang Joo Seong tampan mengenakannya? Ternyata tebakan Hye Rim tidak meleset.

Hye rim bilang sekarang orang-orang tidak lagi mengenakan setelan, bahkan dosennya juga tidak. Dan sepertinya hari ini hanya Joo Seong yang mengenakannya. Joo Seong merasa salah kostum, tapi Hye Rim bilang dia menyukainya. Setelah mengambil bunga dari Joo Seong, Hye Rim segera mengajaknya pergi.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222905Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222933

Melihat Joo Seong yang terus melihat-lihat ke sekitar, Hye Rim heran karena Joo Seong tampak seperti orang yang baru pertama kali melihat festival. Joo Seong menyangkal, dia hanya teringat masa lalu. Hye Rim lalu menanyakan tentang jurusan Joo Seong saat kuliah dan klub yang diikutinya.

Hye Rim bertemu dengan temannya. Dia memperkenalkan Joo Seong sebagai pria satu-satunya untuknya. Tapi teman Hye Rim sedikit heran mendengar Hye Rim memanggil Joo Seong dengan oppa, karena Joo Seong tampak lebih muda, dan ini pertama kalinya Hye Rim terlihat lebih tua.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222942[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_222958[2]

Hye Rim lalu mengajak Joo Seong pacaran. Tentu saja Joo Seong senang. Mereka lalu menikmati festival bersama-sama. Joo Seong melakukan berbagai lomba untuk mendapatkan hadiah untuk Hye Rim. Hye Rim tertawa melihat Joo Seong yang begitu gigih mengikuti perlombaan.

***

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223230[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223242[1]

Di tempat bermain bola, Sang Woo tampak tak fokus dan membiarkan begitu saja bola yang menggelinding ke arahnya. Dae Young mendekat dan menanyakan masalah Sang Woo. Sang Woo balik bertanya apakah tidak ada yang ingin Dae Young katakan tentang Soo Ji yang mengalami pelecehan seksual.

Dae Young menduga Sang Woo tahu hal itu dari Soo Ji. Tapi Sang Woo bilang dia tidak akan semarah itu jika tahu hal itu dari Soo Ji. Sang Woo memberitahu kalau dia tahu hal itu secara kebetulan. Dae Young lalu bilang berdasarkan sudut pandang Soo Ji, dia tidak akan mau pria yang dia kencani tahu tentang hal itu.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223137[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223158[1]

“Lalu bagaimana denganmu? Kenapa kau tidak memberitahuku? Baik, katakan saja Soo Ji tidak punya perasaan. Lalu, bukankah seharusnya kau memberitahuku? Saat kita bertemu kemarin, kau tidak mengatakan apapun. Apa kau masih menyukainya? Soo Ji?”

“Apa?” Dae Young tak terima.

“Aku sudah memperingatkan untuk melupakan perasaanmu.”

“Dia lebih memilih menghubungiku karena dia tidak nyaman denganmu! Jika dia nyaman denganmu, dia tidak akan menghubungiku.”

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223334[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223340[1]

Buk! Sang Woo memukul wajah Dae Young. Dia sangat marah karena Dae Young telah melewati batas. Dae Young membalas, memukul Sang Woo di wajah. Mereka lalu berkelahi, dan dipisahkan oleh teman-teman yang lain.

***

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223419[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223652[2]

Joo Seong mendapatkan boneka untuk Hye Rim. Hye Rim menyukainya dan menghadiahi Joo Seong dengan ciuman di pipi. Lalu Hye Rim yang merasa lapar meminta Joo Seong membelikan makanan. Joo Seong langsung melesat.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223451Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223439

Joo Seong ke tempat cemilan. Dia melihat beberapa mahasiswa seumuran dengannya sedang berjalan bersama. Lalu tampak bayangan dirinya yang ikut bergabung bersama mereka.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223505[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223516

“Ahn Chan Soo! Hei, Ahn Chan Soo.” Seorang mahasiswa datang menghampiri menegur Joo Seong.

Mahasiswa itu bertanya apakah dia benar Ahn Chan Soo? Joo Seong tampak gugup. Dia menyangkal, lalu segera pergi tanpa mengambil makanannya. Mahasiswa itu ternyata adalah teman Ahn Chan Soo (yang sekarang namanya Joo Seong) saat SMA dulu dan tinggal di asrama yang sama. Tapi dia kehilangan kontak setelah Chan Soo melarikan diri dari asrama.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223721[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223730[1]

Hye Rim heran melihat Joo Seong tanpa membawa makanan. Joo Seong mengajak Hye Rim untuk pergi ke Yeonsoo, begitu mendengar Hye Rim ingin pergi kesana. Joo Seong segera mengajak Hye Rim pergi.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_215003[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_214959

Sementara itu nenek masuk ke kamar Joo Seong dan mencari-cari sesuatu. Nenek mencari KTP Joo Seong, dan akhirnya nenek menemukannya. Nenek kembali meneliti KTP itu.

***

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_215056Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_215057[2]

Soo Ji berjalan pulang. Pas di dekat vila, Dae Young juga sampai dengan mobilnya. Soo Ji memanggil Dae Young yang turun dari mobil, tapi Dae Young berlalu begitu saja. Soo Ji menahan tangan Dae Young, lalu melihat luka di bibir Dae Young. Soo Ji bertanya kenapa Dae Young terluka, tapi Dae Young meminta Soo Ji untuk tidak ikut campur. Soo Ji heran melihat Dae Young berjalan pergi begitu saja.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223913[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_223903

Dae Young yang sedang berbaring dikejutkan oleh suara gedoran pintu dan bel. Soo Ji memanggil Dae Young membuka pintu. Terpaksa Dae Young bangun dan membukanya. Dae Young menanyakan keperluan Soo Ji.

Soo Ji membawa kotak P3K, dia hendak mengobati luka Dae Young. Tapi Dae Young menepis tangan Soo Ji. Dia meminta Soo Ji tidak ikut campur dan jangan mengkhawatirkannya. Soo Ji terkejut mendengarnya dan terdiam begitu saja.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224010[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224014

Soo Ji menanyakan alasannya, apakah karena pacar Dae Young menyuruh Dae Young untuk tidak dekat-dekat dengannya lagi? Dae Young membenarkan, pacarnya sangat tidak menyukai Soo Ji. Jadi Dae Young meminta Soo Ji untuk tidak mengkhawatirkannya. Soo Ji tertawa dan mulai membicarakan pacar Dae Young.

“Keluar. Apa kau tahu bahwa kau telah melewati batas? Mengapa kau peduli dengan siapa aku berkencan? Siapa kau berani membicarakan pacarku? Keluar.”

Dae Young tampak emosi dan tak main-main dengan perkataannya. Mereka saling menatap dalam waktu yang agak lama. Lalu akhirnya Soo Ji keluar.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224051[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224055[2]

Setelah Soo Ji keluar, Dae Young tampak sedih.

Begitu masuk ke dalam rumahnya, Soo Ji juga merasa sedih dengan sikap Dae Young. Lalu Sang Woo menelepon.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224115[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224121

Dae Young mencoba menulis pesan untuk meminta maaf. Tapi dia menghapusnya dan memutuskan untuk menemui Soo Ji langsung. Tapi Soo Ji tidak ada di rumah begitu Dae Young menekan bel. Happy menyalak, seolah memberitahu Dae Young tentang keberadaan Soo Ji.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224156Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224201[1]

Soo Ji ada di bawah, menemui Sang Woo. Sang Woo datang karena merindukan Soo Ji. Sang Woo bertanya, apakah kedatangannya mengganggu pekerjaan Soo Ji? Tapi Soo Ji tak menjawab dan mulai menangis.

Sang Woo kaget, apakah ada sesuatu yang terjadi? Soo Ji menghapus air mata yang sudah menetes dan menyangkal. Sang Woo langsung memeluk Soo Ji.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224218[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224222[1]

“Aku tidak akan menanyakan apapun. Menangislah semaumu. Maafkan aku, tapi apa kau tahu sekarang aku bahagia?”

Soo Ji pun menangis dalam pelukan Sang Woo.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224224Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224235

Dan dari atas, Dae Young melihat adegan itu.

***

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224356[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224412[1]

Hye Rim berjalan pulang dengan Joo Seong. Mereka berencana untuk pergi ke Yeosoo bersama-sama mala mini dan kembali besok pagi. Mungkin melihat matahari terbit. Joo Seong senang karena mereka akan menghabiskan malam bersama.

Lalu karena uang yang dia pegang tinggal sedikit, Joo Seong hendak mengambil lagi dan ijin pada Hye Rim untuk berganti pakaian dulu. Hye Rim meminta Joo Seong cepat kembali dan dia akan menunggu di café.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224446[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224504[2]

Joo Seong bersenandung senang saat menaiki tangga. Dia terkejut ketika berpapasan dengan nenek yang menuruni tangga. Nenek meminta Joo Seong waktu untuk bicara. Joo Seong awalnya menolak. Tapi kemudian dia terkejut dengan pertanyaan nenek.

“Siapa itu Lee Joo Seong?”

Nenek menunjukkan KTP Joo Seong, dan menanyakan siapa pria yang ada di KTP itu, kenapa bukan Joo Seong? Kenapa fotonya lain? Joo Seong meminta nenek mengembalikan KTP itu dan menolak untuk menjawab.

Nenek tidak mau mengembalikan KTP itu sebelum mendapat jawaban dari Joo Seong. Maka mereka pun rebutan KTP di tangga.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224535[2]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224539[1]

Taek Soo yang sedang berjalan pulang mendapatkan telepon dari temannya yang memberitahu bahwa berkas tentang Lee Joo Seong sudah dikirim. Taek Soo kesal, kenapa tidak beberapa menit sebelumnya karena dia sudah pulang.

Taek Soo ragu, antara kembali ke kantor untuk melihat berkas itu atau pulang. Dan akhirnya Taek Soo memutuskan untuk melihat berkas itu besok saja.

Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224547[1]Lets.Eat.S2.E14.mkv_20150607_224558[2]

Sementara itu, nenek tiba-tiba terjatuh dari tangga. Entah Joo Seong mendorong dengan sengaja atau tidak. Tapi sepertinya sih tidak. Nenek terjatuh saat rebutan KTP.

***

Bersambung ke episode 15~

Komentar:

Soo Ji sepertinya memang mulai suka pada Dae Young tanpa dia sadari. Soo Ji suka jika sedang bersama Dae Young, karena dia tidak perlu jaim. Sedangkan di depan Sang Woo, Soo Ji harus jaim. Meskipun Sang Woo tidak menuntut Soo Ji seperti itu.

Note: Drama ini sudah tamat. Tapi bagi yang sudah menonton sampai akhir, mohon untuk tidak spoiler ya.. karena aku sendiri belum nonton sampai tamat. Senyum

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD