Sunday, September 06, 2015

Let’s Eat Season 2 | Episode 17 - 1

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015318[1]Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015334[2]

Esok harinya setelah Soo Ji menginginkan perpisahan, Sang Woo datang menjemput Soo Ji. Sebelumnya di perjalanan, dia mengingat semua kenangannya bersama Soo Ji selama ini.

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015409[2]Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015416

Soo Ji bingung dengan kedatangan Sang Woo yang tiba-tiba. Sang Woo bilang jika dia ingin membuka hubungannya dengan Soo Ji, maka sudah seharusnya dia pergi dan pulang kerja bareng bersama Soo Ji. Soo Ji ingin mengatakan sesuatu, tapi Sang Woo menyela dan menuntun Soo Ji segera masuk ke dalam mobil.

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015446[2]Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015448[1]

Begitu mobil menjauh, Dae Young keluar dari gedung. Dia melihat mereka yang kelihatannya semakin dekat. Dae Young menghubungi temannya yang waktu itu dan menerima tawarannya untuk bergabung dengan perusahaannya dan kembali ke Seoul.

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015759Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015615

Sampai di parkiran, seolah tak ada yang terjadi, Sang Woo mengajak Soo Ji ke berbagai tempat sepulang kerja. Tapi Soo Ji hanya meminta maaf (karena dia tak mau melakukannya).

Sang Woo kemudian bercerita, bahwa dia sangat kesepian. Setelah pindah ke Sejong dimana tak ada siapapun yang dia kenal, dia selalu kesepian. Tapi saat dia kencan dengan Soo Ji, dia tak pernah memikirkan hal itu lagi, bahwa dia harus kembali.

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015632[2]Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015646[2]

Sang Woo bilang dia mengerti. Dae Young memang pria keren. Hati Soo Ji mungkin goyah karena Soo Ji dekat dengannya. Tapi mereka berdua (Soo Ji dan Sang Woo) bisa mencoba lebih keras. Jika dia bisa lebih keras…

Soo Ji menyela, “Sang Woo-ssi. Kita akhiri sampai disini. Aku seberapa buruknya aku. Aku tahu dengan baik. Jadi, bencilah aku dan marahlah padaku.”

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015652Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015715

Soo Ji bahkan mengembalikan kalung pemberian Sang Woo sebelum turun dari mobil. Sang Woo hanya bisa terdiam. Dan saat turun dari mobil, Soo Ji juga tampak menahan kesedihannya.

***

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015846Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015901

Ahjumma membongkar kamar container yang selama ini membuatnya was-was. Dae Young lalu memberitahu bahwa besok adalah hari pertama persidangan Chan Soo. Karena Lee Joo Seong yang asli sudah tertangkap, mungkin Chan Soo hanya akan dihukum untuk pemalsuan identitas dan pencurian uang yang dia lakukan. Tapi Ahjumma ragu, karena Joo Seong asli masih tak bisa mengingat apapun.

Dae Young bilang pekerja di tempat kerja sebelumnya memberikan kesaksian bahwa Lee Joo Seong selalu mengganggu Chan Soo. Dengan kesaksian itu, Chan Soo bisa dibebaskan dengan masa percobaan.

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015904Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015907[1]

Joo Wan anaknya ahjumma datang ke atap. Hye Rim menyapa Joo Wan. Dan Joo Wan terpesona dengan kecantikan Hye Rim, hingga dia mengabaikan ibunya yang marah-marah karena dia bolos les matematika.

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015911[1]Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_015916[2]

Dae Young yang menyadari itu berkata kalau ikan di dalam tangki bertambah satu lagi. Dae Young tertawa, pria muda atau tua semuanya sama saja.

***

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_020013Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_020016[2]

In Ah melihat perbedaan suasana antara Sang Woo dan Soo Ji. Dia mengira hal itu karena hari ini adalah hari terakhir mereka bekerja bersama. In Ah iri pada Soo Ji yang pekerjaannya telah selesai, sedangkan dia masih harus mengerjakan bagian akhir dari projek mereka.

Soo Ji buru-buru pamit pergi. Tapi In Ah menahannya, dia bilang mereka harus mengadakan perpisahan bersama. In Ah bilang pada Sang Woo bahwa mereka bisa pulang lebih cepat hari ini. Soo Ji menolak dengan alasan ada janji yang lain.

Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_020029[2]Lets.Eat.S2.E17.mkv_20150907_020034[2]

In Ah menebak janji itu adalah kencan. In Ah kesal, mereka kan sudah kencan tadi pagi dengan berangkat bersama, jadi mereka harus makan malam dengannya. In Ah merasa ditinggalkan karena mereka berkencan. Sang Woo akhirnya menyetujui usul In Ah.

***

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034646.663_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034652.931_thumb

Taek Soo memberitahu Dae Young bahwa kasus penipuan asuransi Lee Joo Seong kembali dibuka dengan kembali ingatan Joo Seong dan juga uangnya. Dae Young senang mendengarnya. Taek Soo bilang kasus Chan Soo akan berjalan dengan baik. Dae Young sedikit kesal karena sebelumnya Taek Soo menyebut Chan Soo mencurigakan.

Taek Soo lalu meminta Dae Young mentraktirnya minum. Ronde pertama sampai ronde kelima. Dae Young menyetujuinya. Taek Soo sangat senang karena tak seperti biasanya Dae Young langsung setuju.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034826.188_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034828.752_thumb

Mereka lalu makan di restoran pancake Korea. Taek Soo kesal karena mereka hanya makan pancake. Dae Young lalu menjelaskan bahwa pancake adalah makanan spesial. Taek Soo bilang dia akan memesan apapun yang dia suka. Dae Young mempersilahkan.

“Ini aneh. Kenapa kau mendengarkanku dengan sangat baik?” Taek Soo heran.

Dae Young bilang di dunia ini banyak hal yang aneh. Dia menyuruh Taek Soo untuk segera makan sebelum pancake mereka dingin. Taek Soo masih merasa aneh, tapi kemudian dia menurut.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034841.943_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034914.649_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034903.631_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034856.316_thumb

(Ah, salah nih ngerekap malam-malam. Jadi pengen makan gorengan kaaannn… >,<)

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034925.776_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034939.161_thumb

Dae Young menyuruh Taek Soo makan banyak. Taek Soo kembali heran dengan kebaikan Dae Young, karena Dae Young bukan tipe orang baik untuknya. Keheranan Taek Soo semakin bertambah karena Dae Young mengajaknya ke noraebang setelah makan.

***

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034946.432_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_034951.032_thumb

In Ah, Soo Ji dan Sang Woo berkumpul bersama di café. In Ah bilang yang lebih menyegarkan daripada minum setelah kerja adalah perceraian. In Ah ternyata akhirnya menandatangai surat perceraian dan itu terasa menyegarkan. Dia menyesal tak melakukannya lebih awal dan hanya menyia-nyiakan dirinya sendiri.

Jadi In Ah menginginkan pesta perpisahan yang lebih meriah untuk merayakan perceraiannya juga. In Ah meminta Soo Ji dan Sang Woo memahaminya karena dia mengganggu kencan mereka. Tapi In Ah heran melihat wajah Soo Ji yang tampak bengkak, seperti tidak tidur semalaman.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035004.724_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035019.685_thumb

In Ah juga merasa Sang Woo dan Soo Ji sangat aneh hari ini. Bahkan sangat dingin satu sama lain. In Ah pun mengira mereka berdua mengasihaninya yang telah bercerai. Sang Woo mengelak. In Ah menyuruh mereka tetap bersikap seperti pasangan di depannya. Dia bahkan memberi contoh love-shot (minum dengan pasangan sambil melingkarkan tangan).

***

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035028.905_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035030.205_thumb

Tiba di noraebang, Taek Soo masih heran, Dae Young yang benci pergi ke noraebang hanya dengan pria mengajaknya kesana. Taek Soo lalu bilang sepertinya dia harus menginap di rumah Dae Young. Dae Young dengan cepat mengijinkan. Dae Young bahkan mengajak Taek Soo yang selama ini begitu ingin tinggal bersamanya untuk pindah ke rumahnya mulai minggu depan.

“Hei, Goo Dae Young. Kau.. apakah kau mendengar sesuatu tentangku? Apa kau mendengar ada yang salah denganku? Apa aku akan mati?”

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035034.501_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035036.646_thumb

Taek Soo bilang dia melakukan tes kesehatan seminggu yang lalu. Dia menduga Dae Young mendengar sesuatu dari dokternya. Pantas saja alkohol yang dia minum belakangan ini terasa pahit. Dae Young menyela, alkohol memang selalu pahit. Lagipula hasil tes kesehatan belum keluar.

Taek Soo pun menyimpulkan bahwa Dae Young sedang mencoba lebih dekat dengannya. Karena itulah Dae Young bersikap baik padanya. Dae Young buru-buru menyangkal. Dae Young bilang dia akan pindah jika Taek Soo pindah. Dia memutuskan untuk kembali ke Seoul.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035039.209_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035048.391_thumb

Taek Soo yang terkejut menjatuhkan mikrofon yang dia pegang dan meminta penjelasan lebih. Dae Young menjelaskan bahwa dia mendapat tawaran dari perusahaan asuransi yang lain, dan hari ini dia sudah mengundurkan diri dari perusahaan. Setelah mengurus perpindahan pelanggan ke agen lain, Dae Young kembali ke Seoul minggu depan.

Taek Soo kesal karena Dae Young tidak mendiskusikan hal itu dengannya. Taek Soo bilang Dae Young tidak boleh kembali ke Seoul. Dae Young protes, seharusnya Taek Soo memberikan selamat padanya. Taek Soo bilang Dae Young bisa bertahan dimanapun dan tak perlu pergi ke Seoul.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035551.759_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035600.708_thumb

Taek Soo bilang dia tidak bisa hidup tanpa Dae Young. Dae Young mengingatkan bahwa Tae Soo sudah hidup dengan baik sebelum kedatangannya. Lagipula dia bukan mau pergi ke luar negeri, dia hanya pindah ke tempat yang jaraknya 2 jam. Dae Young bilang Taek Soo bisa pindah ke rumahnya karena dia masih ada sisa waktu sewa.

“Apa gunanya rumah itu jika tidak ada kau di dalamnya? Kenapa aku harus ada disana? Itu adalah penjara tanpa cahaya matahari. Gurun pasir tanpa oasis.” Ujar Taek Soo lebay.

Dae Young berjanji akan sering mengunjungi Taek Soo. Taek Soo lalu menyanyikan sebuah lagi sedih sambil menatap Dae Young. Dae Young sedikit kesal di buatnya karena Taek Soo bersikap berlebihan.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035100.756_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035105.124_thumb

Tapi sambil menyanyi, Taek Soo mengingat kembali kebersamaannya dengan Dae Young selama ini. Taek Soo benar-benar bersedih atas kepergian Dae Young.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035112.127_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035126.481_thumb

Dae Young yang menyadari Taek Soo mengenang kebersamaan mereka pun kesal, terlalu menjijikan. Dae Young semakin kesal karena Taek Soo menangis.

***

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035131.636_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035142.816_thumb

Sang Woo mabuk. In Ah membuat Soo Ji mengantar Sang Woo sampai ke rumahnya. Dalam perjalanan, Soo Ji memandang Sang Woo yang mabuk.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035203.411_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035208.377_thumb

Soo Ji memapah Sang Woo masuk ke dalam rumah. Soo Ji akhirnya melihat pembersih lantai di rumah San Woo ada dua. Setelah menidurkan Sang Woo di kasur, Soo Ji beranjak hendak pergi. Tapi tangan sang Woo menahannya.

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035211.368_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035224.362_thumb

“Jangan pergi.” ujar Sang Woo sambil memegang tangan Soo Ji. “Apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku lakukan agar kau tidak meninggalkanku? Apakah aku tidak lebih pantas untukmu daripada Dae Young? Kau berjanji.. bahwa kau akan memperlakukanku dengan baik saat kita berkencan. Tapi..mengapa kau.. membuat hatiku hancur seperti ini? Mengapa?”

Let's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035227.851_thumbLet's.Eat.S2.E17.mkv_20150908_035229.845_thumb

Sang Woo menangis. Dan Soo Ji hanya bisa terdiam.

***

Bersambung ke bagian 2~

Komentar:

Melihat Soo Ji dan Sang Woo yang semakin dekat, Dae Young memutuskan untuk menerima tawaran temannya untuk pindah ke Seoul. Setidaknya hatinya tidak akan terus sakit melihat kebersamaan mereka. Hanya saja Dae Young tidak tahu, bahwa kebersamaan yang dia lihat bukan seperti yang dia bayangkan. Soo Ji dan Sang Woo sudah renggang.

Sepertinya hubungan Sang Woo dan Soo Ji memang sudah tak bisa dipertahankan. Meskipun Sang Woo ingin mencoba memperbaiki keadaan, tapi Soo Ji sudah tidak mau. Dan itu akan sulit, karena hanya sebelah pihak yang berusaha.

1 comment:

  1. Kak mumuu tulisannya kepotong kalo diliat dari hp.. tolong dibenerin dong

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD