She Was Pretty | Episode 1 - 1

 Screenshot_2015-09-18-23-11-20_thumbScreenshot_2015-09-18-23-11-13_thumb

Ji Sung Joon mengeluarkan potongan-potongan puzzle dari dalam sebuah toples. Sung Joon menyusun potongan puzzle itu satu persatu hingga akhirnya membentuk sebuah gambar dan menyisakan tempat kosong untuk satu potongan puzzle.

Kemudian Sung Joon mengeluarkan surat-surat yang ada dalam sebuah kotak. Banyak dari surat itu adalah surat yang dikembalikan, tidak sampai pada alamat penerimanya, yaitu Kim Hye Jin.

Sung Joon lalu mencari nama Kim Hye Jin di sebuah situs pencarian nama. Ada banyak nama Kim Hye Jin yang muncul.

***

Screenshot_2015-09-18-23-12-03_thumbScreenshot_2015-09-18-23-11-47_thumb

Kehidupan dua sahabat,  Kim Hye Jin dan Min Ha Ri,  sangat berbeda. Di saat Ha Ri sedang merayakan ulang tahunnya dengan mewah di sebuah hotel, Hye Jin sedang bekerja paruh waktu di sebuah bar. Dan berbeda dengan Ha Ri yang mendapat perlakuan istimewa dari para pria yang ingin menarik perhatiannya, Hye Jin malah dianggap pengganggu bagi para pria yang ingin dilayani oleh pekerja lain yang lebih cantik dari Hye Jin.

Screenshot_2015-09-18-23-12-23_thumbScreenshot_2015-09-18-23-12-38_thumb

Tapi meskipun begitu, Ha Ri tampak sangat menyayangi Hye Jin. Dia membela Hye Jin yang dicemooh oleh seorang pria. Ha Ri juga memberi pelajaran pada pria itu. Dan Ha Ri tak segan-segan meneriakkan panggilan sayangnya pada Hye Jin. Istri. Ha Ri adalah Suami.

Screenshot_2015-09-18-23-13-11_thumbScreenshot_2015-09-18-23-13-59_thumb

Sayangnya, lingkungan tetap memperlakukan mereka berbeda. Saat Ha Ri dan Hye Jin sama-sama terjatuh ke dalam kolam, para pria berbondong-bondong terjun ke kolam untuk menyelamatkan Ha Ri. Padahal kolam itu dangkal.

Dari kejadian itu Hye Jin pun sadar kalau dia hanyalah teman ketiga dari pemeran pendukung, jika dalam drama. Dengan kata lain, perannya tidak terlalu diperhatikan orang.

***

Screenshot_2015-09-18-23-14-28_thumbScreenshot_2015-09-18-23-14-44_thumb

Hye Jin dan Ha Ri tinggal dalam satu atap yang sama, dan tentunya dengan kebiasaan berbeda. Ha Ri bangun tidur dengan cantiknya, Hye Jin bangun dengan urakan.

Setelah mereka berebut masuk kamar mandi, mereka sarapan bersama. Ha Ri hanya dengan sebuah apel, Hye Jin dengan nasi “segunung” dan berbagai lauk. Hari ini Hye Jin ada panggilan wawancara kerja, jadi dia harus menambah energi.

Screenshot_2015-09-18-23-10-11_thumbScreenshot_2015-09-18-23-10-19_thumb

Hye Jin diwawancarai bersamaan dengan seseorang lulusan luar negri yang fasih berbahasa asing. Sedangkan Hye Jin adalah seorang lulusan universitas pinggiran kota yang tidak begitu terkenal. Tapi Hye Jin berjanji akan menjadi karyawan pekerja keras jika dia diberi kesempatan masuk ke perusahaan Jin Song Magazine itu.

***

Screenshot_2015-09-18-23-15-15_thumbScreenshot_2015-09-18-23-15-35_thumb

Pulang wawancara Hye Jin harus melewati hujan yang tidak dia sukai karena membuat rambutnya semakin berkembang. Hye Jin memergoki Ha Ri yang berciuman dengan seorang pria di dalam mobil. Hye Jin memarahi Ha Ri karena melakukan itu di ruang publik, dan dengan pria yang ternyata bukan pacarnya.

Screenshot_2015-09-18-23-16-05_thumb

Hye Jin berandai-andai. Andai saja dia bisa meminjam wajah dan tubuh milik Ha Ri, mungkin dia bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Jika seperti itu, Ha Ri bilang dia pasti sudah meminjamkannya ratusan kali untuk Hye Jin.

Hye Jin lalu bertanya, apakah Ha Ri pernah merasakan cinta sesungguhnya dengan salah satu pria yang pernah dia kencani? Tapi Ha Ri tak mengerti apa itu cinta sesungguhnya.

Screenshot_2015-09-18-23-16-38_thumbScreenshot_2015-09-18-23-17-17_thumb

"Kau merindukannya dan bahagia saat sedang bersamanya. Kau melakukan hal tidak biasa kau lakukan, dan kau hanya melihatnya meskipun dari jauh."

Tapi Ha Ri tak peduli hal semacam itu,  cinta yang sesungguhnya itu hanyalah sampah. Menurutnya semua pria itu sama saja. Tak perlu punya pikiran tak berguna seperti itu.

Ha Ri menyuruh Hye Jin untuk membuang semua pikiran kuno itu dan mulai berkencan. Tapi bagi Hye Jin kencan itu merupakan hal yang mewah, karena tak ada pria yang mungkin menyukainya.

***

Screenshot_2015-09-18-23-05-23_thumbScreenshot_2015-09-18-23-05-34_thumb

Saat membersihkan emailnya dari spam, Hye Jin menemukan email yang dikirimkan Sung Joon. Dalam email itu Sung Joon berkata bahwa dia akan segera ke Korea dan ingin menemui Hye Jin.

Hye Jin memberitahukan hal itu pada Ha Ri. Bahwa anak gendut yang dulu pindah ke rumah bekas Ha Ri akan datang ke Korea dan mengajaknya bertemu. Ha Ri juga masih mengingat Sung Joon kecil.

Hye Jin begitu antusias karena akan bertemu dengan Sung Joon.

Screenshot_2015-09-18-23-18-40_thumbScreenshot_2015-09-18-23-19-03_thumb

Saat hari pertemuan, Ha Ri mengantar Hye Jin ke tempat pertemuan dan meminjamkan ponselnya karena ponsel Hye Jin sedang rusak. Ha Ri penasaran kenapa Hye Jin menemui Sung Joon si gendut itu, menurutnya itu tak berguna.

Ternyata Sung Joon adalah cinta pertamanya Hye Jin. Ha Ri tidak tahu kedekatan mereka seperti apa saat itu. Karena itulah Hye Jin begitu antusias hingga tidak tahu apa yang harus dia lakukan nanti.

***

Screenshot_2015-09-18-23-20-13_thumbScreenshot_2015-09-18-23-20-20_thumb

Tempat janjian Hye Jin dan Sung Joon sepertinya adalah sebuah galeri, atau pameran. Sung Joon berkomentar tentang sebuah lukisan yang sedang dijelaskan seorang pemandu pada para siswa. Pemandu itu menjelaskan tentang dua orang yang sedang berdansa dalam lukisan itu. Tapi Sung Joon bilang pemeran utama dalam lukisan itu tergantung persepsi orang yang melihatnya. Pemandu itu tampak tak senang. Sung Joon meminta maaf.

Shin Hyuk juga tiba di tempat itu untuk bertemu pemandu tadi. Sementara itu Sung Joon menerima pesan dari Hye Jin bahwa dia sudah sampai. Hye Jin menggunakan ponsel Ha Ri.

Screenshot_2015-09-18-23-05-50_thumbScreenshot_2015-09-18-23-05-55_thumb

Hye Jin semakin antusias di sisa waktu 5 menit dari jam pertemuan. Hye Jin melihat seorang pria gendut sedang duduk dan makan roti. Mirip dengan Sung Joon kecil. Hye Jin menghampiri dan menyapanya dengan riang. Tapi ternyata itu bukan Sung Joon. Hye Jin bingung.

Hye Jin kemudian menerima telepon dari Sung Joon yang menanyakan keberadaannya. Mereka ternyata sudah ada di tempat yang sama. Tapi Hye Jin tak melihat Sung Joon. Sung Joon lalu bilang kalau dia melihat Hye Jin.

Screenshot_2015-09-18-23-07-05_thumbScreenshot_2015-09-18-23-06-58_thumb

Sung Joon melambaikan tangan dan berjalan ke arah Hye Jin. Hye Jin terpana melihat Sung Joon kecil yang gemuk berubah menjadj Sung Joon dewasa yang tampan. Tapi Sung Joon melewatinya begitu saja. Sung Joon ternyata menghampiri gadis berparas cantik di belakang Hye Jin.

Screenshot_2015-09-18-23-06-26_thumbScreenshot_2015-09-18-23-08-52_thumb

Sung Joon menyapa gadis itu dan menyebut nama Hye Jin. Hye Jin pun sadar kalau Sung Joon mengingatnya sebagai gadis cantik, dan pasti menduga Hye Jin dewasa juga cantik.

Sung Joon segera mengetahui kalau dia salah orang. Saat dia hendak menanyakan keberadaan Hye Jin lagi, Hye Jin buru-buru menutup telponnya dan bersembunyi. Sung Joon mencoba menghubunginya lagi, tapi Hye Jin tidak menjawab teleponnya.

Screenshot_2015-09-18-23-21-16_thumbScreenshot_2015-09-18-23-22-10_thumb

Hye Jin menatap pantulan wajahnya di genangan air. Wajah jeleknya yang sering direndahkan orang. Dulu, setelah Sung Joon pindah, keluarga Hye Jin mengalami kebangkrutan. Dan seiring berjalannya waktu, gen jelek dari ayahnya mulai muncul. Dan gen cantik dari ibunya perlahan memudar.

Screenshot_2015-09-18-23-22-29_thumbScreenshot_2015-09-18-23-22-48_thumb

Hye Jin yang merasa sedih menemui Ha Ri dan mengajaknya pulang. Hye Jin sedih karena Sung Joon pasti tak menyangka rupa Hye Jin akan seperti dirinya yang sekarang. Sung Joon bahkan tak mengenalinya disaat dia sedang berdiri di depannya. Tidak ada lagi Kim Hye Jin yang mengagumkan dari ingatannya.

Hye Jin takut dirinya akan tampak menyedihkan di depan Sung Joon. Karena itulah dia melarikan diri. Hye Jin memang antusias ingin bertemu dengan Sung Joon, tapi melihat Sung Joon yang sekarang Hye Jin merasa dirinya terlalu naif.

Ha Ri yang menganggap Hye Jin cukup cantik memberikan semangat agar Hye Jin mau menemui Sung Joon. Tapi Hye Jin tetap merasa tak bisa. Andai saja dia bisa meminjam tubuh Ha Ri...

Screenshot_2015-09-18-23-23-30_thumbScreenshot_2015-09-18-23-23-36_thumb

Dan ternyata Hye Jin kemudian meminjam tubuh Ha Ri. Dia meminta Ha Ri untuk menemui Sung Joon sebagai dirinya. Ha Ri pun bertemu dengan Sung Joon. Sung Joon yang senang bisa bertemu lagi dengan Hye Jin kemudian memeluk Ha Ri. Dan Hye Jin menyaksikannya dari jauh dengan sedih.

Sambil memeluk Ha Ri, Sung Joon berkata kalau dia merindukan Hye Jin.

[Kilas balik]

Screenshot_2015-09-18-23-23-59_thumbScreenshot_2015-09-18-23-24-13_thumb

Hye Jin menyapa Sung Joon yang pindah ke rumah disebelah rumahnya, yang dulunya adalah rumah Ha Ri. Hye Jin menyebut Sung Joon sebagai anak kecil. Tapi Sung Joon yang pemalu segera berlari ke dalam rumah tanpa menjawab Hye Jin.

Screenshot_2015-09-18-23-24-27_thumbScreenshot_2015-09-18-23-24-47_thumb

Di sekolah Sung Joon ternyata masuk di kelas Hye Jin. Hye Jin terkejut karena mengira Sung Joon lebih muda darinya.

Screenshot_2015-09-18-23-04-42_thumbScreenshot_2015-09-18-23-04-54_thumb

Suatu ketika Hye Jin datang dan mengantarkan kue untuk Sung Joon dari ibunya. Ketika itu Sung Joon sedang bermain puzzle, dan Hye Jin menemukan gambar seorang gadis yang sedang mengintip pasangan yang sedang menari.

Sung Joon memuji Hye Jin yang berhasil menemukan Noona Pengintip itu. Hye Jin mengira Noona itu ingin ikut menari. Sung Joon bilang Noona itu menyukai sepihak pria yang sedang menari.

Hye Jin lalu bilang bahwa gambar Noona itu adalah gambar tersembunyi. Karena gambarnya yang begitu kecil dan samar samar.

[Kilas balik selesai]

Screenshot_2015-09-18-23-09-38_thumbScreenshot_2015-09-18-23-09-49_thumb

Karena Hye Jin tak cukup berani menampakkan dirinya yang pecundang di depan Sung Join, sekarang Hye Jin-lah gambar tersembunyi itu di depan cinta pertamanya. Hye Jin yang memandang Sung Joon dan Ha Ri.

***

Komentar:

Buat saya, drama ini cukup menarik. Maaf ya untuk yang tidak suka dengan penampilan Hwang Jung Eum yang jelek sekali di drama ini. Hehe. Tapi saya masih melihat Ri Jin di dalam tubuh Jung Eum, bukan Hye Jin. Mirip.

Hye Jin dan Ha Ri ternyata sudah bersahabat sejak kecil. Dulu saat Ha Ri pindah ke Jepang, Sung Joon yang menempati rumahnya dan akhirnya bersahabat dengan Hye Jin. Sung Joon kecil tampaknya adalah seorang yang tertutup.

Maaf ya readers, minggu ini hanya rekap seperti ini yang bisa saya buat. Ini juga satu bagian butuh waktu 3 hari, belum termasuk gambar. Sinyal susah, dan saya hanya pakai ponsel. ^^

Comments

  1. Terimakasih bak mumu mau mluangkn waktu utk nulis sinopsis ini.

    Reremoza

    ReplyDelete
  2. Gomawo sist udah bersusah payah membuat sinopsis she was pretty ya , karakter ri jin spt msh melekat pd hwan jung eum. kalo ada bts jg share ya disini ys sist. Terimakasih byk sist

    ReplyDelete
  3. HJE aktingnya emang gitu-gtu aja kalo kata aku. makanya masi bisa liat ri jin dalam hye jin. kkkkk

    ReplyDelete
  4. Kamsaeyo bak mumu!Himne!
    Mau ada HJE cuantik ato jelek, kan yg penting seo joon ssi ttp guanteng!eh, manizzz kalo kata bk Mumu mah.....

    ReplyDelete
  5. Baru baca sinopsis ep 1.. ceritanya kok mirip film india mujshe dosti karoge.. hmm 😕

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts