Friday, October 02, 2015

She Was Pretty | Episode 2 - 2

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0551[6]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0551

Hye Jin memutuskan untuk mencari pekerjaan baru. Dia lalu membuka laptopnya. Dan betapa terkejutnya dia, ternyata Sung Joon mengirim email padanya. Intinya Sung Joon menanyakan kabar Hye Jin. Hye Jin bingung, apa dia harus membalasnya atau tidak.

Ha Ri mengambil alih laptop dan membalas email Sung Joon. Ha Ri menyatakan dalam email bahwa Hye Jin senang berada di London. Ha Ri juga mengirimkan fotonya, foto liburannya dulu di London.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0551[1]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0552[1]

Ha Ri bilang karena dia sudah membalasnya seperti itu, Sung Joon pasti akan mengira Hye Jin ada di London. Meskipun ada 100 Hye Jin lain, mereka hanya orang asing baginya. Jadi Hye Jin harus berhenti khawatir tentang Sung Joon sekarang, dan tidak usah mengundurkan diri.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0554[3]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0554[8]

Hye Jin bermimpi Sung Joon mengetahui kalau dia Hye Jin sesungguhnya yang bersembunyi. Tapi Sung Joon dengan sinisnya berkata bahwa Hye Jin seharusnya terus bersembunyi tanpa ketahuan jika ternyata diri Hye Jin seperti itu (jelek, dan lulusan universitas tidak terkenal).

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0554[2]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0555[3]

Karena mimpi itu, Hye Jin memutuskan mengundurkan diri. Ha Ri memarahi Hye Jin. Kenapa Hye Jin harus berhenti dari pekerjaan yang selama ini dia idam-idamkan hanya karena Sung Joon. Hye Jin bilang ada hal spesial diantara dia dan Sung Joon, dan dia tidak mau menghancurkan hal itu dan hidup dalam ketakutan.

Hye Jin merasa dirinya seperti kaus kaki berlubang. Hye Jin takut ketahuan dan malu, hingga pada akhirnya dia terus bersembunyi dan menutup diri dari Sung Joon. Hye Jin tak mau seperti itu lagi. Ha Ri pun tak bisa mengatakan apapun lagi.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0555[7]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0555[5]

Hye Jin pergi ke Bagian Logistik untuk menemui Kepala Bagian. Tapi Kepala Bagian sedang keluar dan akan kembali jam 2. Karena itu Hye Jin menyimpan surat pengunduran dirinya di meja Kepala Bagian beserta memo permintaan maafnya bahwa dia akan berhenti hari ini dari Tim Redaksi MOST.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0555[1]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0556[2]

Hye Jin berjalan dengan gontai menuju ruangan Tim Redaksi. Shin Hyuk yang berjalan di belakang mengejutkan Hye Jin. Hye Jin mengumpat kesal pada Shin Hyuk dalam hati, karena Shin Hyuk-lah yang membuatnya dipindahkan ke Tim Redaksi.

Shin Hyuk lalu mencandai Hye Jin. Sampai akhirnya memberikan kimbap kadaluarsa sehari. Hye Jin kesal. Tapi ternyata kadaluarsanya besok. Poong Ho yang melihatnya.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0558She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0558[5]

Di dalam ruangan Han Sul kesal pada Poong Ho karena menyamakan baju yang dia pakai dengan yang dipakai Hye Jin. Intinya bajunya lebih mahal daripada Hye Jin dan warnanya juga berbeda. Tapi Poong Ho bilang karena sama-sama merah, jadinya tampak sama.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0559[10]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0559[8]

Sung Joon lalu datang dan mengajak semua tim untuk rapat. Joo Young meminta Hye Jin untuk mengikuti rapat dan mencatat agenda rapat (jadi notulen).

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0559[7]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0559

Dalam rapat Sung Joon ingin mendengar apa yang telah direncanakan tim untuk ulang tahun majalah yang ke-20. Setiap orang diberi kesempatan bicara 3 menit. Tapi semua ide yang dikeluarkan di tolak oleh Sung Joon.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0600[4]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0600[1]

Sung Joon menunjuk Hye Jin untuk mengungkapkan idenya. Tapi Hye Jin yang tidak mengerti tak bisa mengatakan apapun. Dengan sadisnya Sung Joon menyebut Hye Jin tak bisa bicara, anak SD dan otaknya bermasalah. Sung Joon menyuruh Hye Jin keluar jika memang Hye Jin tak berkontribusi dan jangan mengkontaminasi oksigen di ruangan itu.

Hye Jin terpaku. Sekali lagi Sung Joon menyuruh Hye Jin keluar. Hye Jin pun permisi dan keluar. Di luar dia menyadari bahwa dia baru saja diusir Sung Joon.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0808[1]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0810[2]

Sung Joon merobek-robek majalah yang menurutnya isinya tidak berbobot. Sung Joon mempertanyakan MOST Korea yang tidak menduduki peringkat 1 seperti di negara-negara lainnya. Sung Joon akan mengadakan rapat lagi besok untuk mendiskusikan solusi agar MOST bisa menduduki peringkat 1 lagi di Korea.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0811She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0811[5]

Hye Jin merenungkan kata-kata kasar yang dilontarkan Sung Joon padanya sambil melihat ke arah ruangan Sung Joon. Sung Joon memergoki Hye Jin, lalu menutup jendelanya dengan kesal.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0905[4]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0905[2]

Shin Hyuk dan kawan-kawan bermain game untuk menentukan siapa yang akan membayar makan siang mereka. Sung Joon lalu datang dan memberikan kartu-nya untuk digunakan membeli makan siang, dia tak suka melihat timnya melakukan hal yang membuang-buang waktu seperti itu.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0925[4]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0925[1]

Han Sul tak sengaja mendengar Rara berbicara di telpon dengan keponakannya. Keponakan yang memintanya untuk berpura-pura tak mengenalnya di kantor. Berarti ada pewaris Jin Sung di Tim Redaksi MOST. Han Sul cukup terkejut mendengarnya.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0930[3]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0930[5]

Hye Jin mengambil kiriman paket di parkiran. Hye Jin hampir terjatuh menabrak pembatas parkir. Untung ada Sung Joon yang menahan tubuhnya. Hye Jin berterima kasih. Tapi kemudian Sung Joon menjatuhkan Hye Jin. Sung Joon bilang ternyata bukan hanya kemampuan Hye Jin yang kurang tapi sepertinya penglihatan Hye Jin juga buruk.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0930She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0931[5]

Hye Jin yang kesal diberondong kata-kata kasar oleh Sung Joon dan dianggap bodoh, mengejar Sung Joon. Hye Jin memanggil Sung Joon dan mengatakan bahwa banyak yang ingin dia katakan. Hye Jin melancarkan protesnya, tapi ternyata itu hanya khayalannya saja. Hye Jin tak cukup berani bicara pada Sung Joon.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0931[10]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0931[6]

Di dalam lift, Hye Jin kembali mencoba bicara dengan gagap pada Sung Joon. Hye Jin mencoba meminta maaf dan menjelaskan posisinya di Tim Redaksi. Tapi Sung Joon malah mencela Hye Jin yang bicara gagap. Sung Joon bahkan bilang kalau dia tidak membuang waktu untuk hal tak berguna.

Hye Jin yang putus asa dengan sikap Sung Joon lalu bertanya kenapa Sung Joon begitu membencinya?

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0931[12]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0931[11]

“Kerjamu payah, kualitas kurang, tingkah laku tak professional dan fakta yang paling penting adalah ada seseorang yang bernama Kim Hye Jin sepertimu. Aku merasa nama itu terlalu bagus untukmu. Terserah kau ada di tima mana sekarang, tapi jika kualitasmu kutang maka kau tidak mampu bekerja. Dan jika kau tak suka di tim ini, pergi saja! Kumohon! Aku bisa memecatmu kapan saja.”

Setelah mengatakan itu semua dengan menggebu-gebu, Sung Joon keluar dari lift. Meninggalkan Hye Jin yang syok.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0934She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0934[2]

Hye Jin membasuh wajahnya sambil mengingat kata-kata kasar yang Sung Joon tuduhkan padanya. Hye Jin tak menyangka Sung Joon yang sekarang bukanlah Sung Joon yang lugu yang dulu dia kenal. Hye Jin pun memutuskan, sekarang Sung Joon hanyalah orang asing baginya dengan nama yang sama.

Hye Jin juga kesal dengan Sung Joon yang bilang kalau dia bisa memecat Hye Jin. Hye Jin lalu bertekad kalau dia tidak akan keluar dari perusahaan itu.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0935[5]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0935[1]

Hye Jin segera pergi ke Bagian Logistik. Dia berteriak pada Kepala Bagian yang sedang memegang surat pengunduran dirinya. Hye Jin segera mengambilnya dan merobek-robeknya. Kepala Cabang bengong, dia mengira Hye Jin benar-benar mengalami kesulitan di Tim Redaksi MOST.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0937[2]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0937[5]

Han Sul sibuk memikirkan putra Presdir Jin Sung, Kim Tae Seop, yang kemungkinan ada diantara tim mereka. Kim Poong Ho? Tidak mungkin. Kim Joon Woo? Mungkin saja karena dia sering berpenampilan seperti orang kaya. Atau Kim Shin Hyuk? Tapi dia tak terlihat seperti anak chaebol.

Han Sul bertekad untuk segera menemukannya sebelum perempuan lain mendengar rumor tentang putra Presdir tadi.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0938[1]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0938[3]

Kim Rara lalu datang setelah sebelumnya belanja. Rara mengajak Sung Joon dan tim untuk mengadakan pesta penyambutan untuk Sung Joon. Tapi Sung Joon menolak dengan kasar lalu pergi.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0939[2]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0940[2]

Para staf lalu membicarakan Sung Joon yang sekarang berubah menjadi galak, tidak seperti image sebelumnya saat dia pertama kali datang. Ramah dan baik hati. Mereka menyebut Sung Joon sebagai Joon gila.

Hye Jin yang mendengarnya membenarkan, lalu mulau menjelekkan Sung Joon. Tanpa sadar Sung Joon ada di belakangnya. Staf lain mencoba memberi isyarat tapi Hye Jin tak mengerti. Hye Jin terkejut dan gelagapan. Sung Joon dengan kesal mengambil map yang diduduki Hye Jin, lalu pergi. Shin Hyuk tertawa melihatnya.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0941[15]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0941[13]

Rara menatap pada stafnya yang sedang bekerja dari ruangannya. Dia teringat perbincangannya dengan Sung Joon. Waktu itu Sung Joon meminta Rara merahasiakan suatu hal pada tim. Yaitu 3 bulan lagi MOST Korea akan dihentikan (dibubarkan). Kantor pusat di New York sudah memutuskan hal itu. Majalah MOST tidak akan dicetak lagi di Korea dan tim Redaksi MOST akan dibubarkan.

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0941[10]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0941[11]

Tapi Sung Joon juga menyampaikan cara untuk menunda keputusan itu. Yaitu jika mereka bisa mencapai posisi puncak dalam 3 bulan ke depan itu. Itulah sebabnya Sung Joon datang ke Korea. Sung Joon sudah mempelajari masing-masing tim. Sung Joon menemukan keunikan dari mereka dan dia akan melakukan apa saja yang dia bisa untuk mendorong mereka mengeluarkan potensi terbaiknya.

Sung Joon meminta Rara menyerahkan semua padanya. Karena jika majalah yang telah berusia 20 tahun itu di bubarkan, maka tak ada kesempatan bagi tim untuk bekerja di tempat lain. Dan itu artinya Sung Joon sendiri tidak bisa pergi kemanapun.

***

She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0941[7]She.Was.Pretty.E02.mkv_20151002_0941[12]

Sung Joon melakukan pertemuan dengan seseorang di hotel tempat Ha Ri bekerja. Sung Joon yang hendak pergi, melihat Ha RI dari spion mobilnya. Sung Joon turun dan menarik tangan Ha Ri.

***

Bersambung ke episode 3~

Komentar:

Sung Joon mulai menunjukkan sisi buruknya. Dan ternyata rasa sebalnya dia pada Hye Jin bukan hanya karena Hye Jin yang tidak kompeten, tapi juga karena Hye Jin yang bernama Kim Hye Jin.

Hye Jin yang ada dalam ingatan Sung Joon adalah Hye Jin yang cantik dan cerdas. Dan Hye Jin adalah orang yang spesial baginya. Karena itu dia tidak suka jika ada orang yang namanya sama dengan Hye Jin, tapi dengan kepribadian yang berkebalikan. Tapi Sung Joon tak tahu, kalau Hye Jin memanglah Hye Jin…

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD