Friday, November 27, 2015

Let’s Eat Season 2 | Episode 18 – end

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_073905.631_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_073909.060_thumb

Soo Ji menyombongkan diri karena memenangkan pertandingan menembak melawan Dae Young. Soo Ji sudah tahu kalau dia akan menang. Dae Young yang kesal menanyakan permintaan Soo Ji yang dijadikan taruhan. Soo Ji memandang Dae Young agak lama.

Dalam hati Soo Ji meminta Dae Young untuk tidak pindah. Tapi kenyataannya Soo Ji meminta Dae Young untuk menyerahkan serial komik Slam Dunk miliknya saat pindah nanti.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_073850.228_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_073856.455_thumb

Dae Young tidak mau, komik itu sulit dia dapatkan. Dia mengajak Soo Ji bertanding lagi. Kali ini bertanding tinju dengan taruhan yang sama.

Dae Young kemudian berjalan mendahului Soo Ji. Soo Ji menatap Dae Young dan meminta maaf dalam hati pada Dae Young karena dia sudah karena menyulitkannya.

“Aku membuat kekacauan sendiri dan menimpakan kesalahannya padamu. Tapi, aku percaya bahwa suatu hari kau akan mengerti. Sekarang belajar bagaimana mencintai diriku sendiri. Terima kasih. Bertemu kembali denganmu benar-benar sebuah keberuntungan. Pertemuan singkat kita, seperti mimpi di malam pertengahan musim panas. Itu cukup untukku.”

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075021.270_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075040.940_thumb

Soo Ji bertanding lagi dengan Dae Young. Dan Soo Ji menang lagi. Soo Ji mendapatkan poin 600, sedangkan Dae Young mendapatkan poin 400. Dae Young tak percaya dengan hasil itu.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075343.104_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075353.408_thumb

Hye Rim menjemput nenek di terminal. Nenek kembali dari rumah anaknya. Jadi setelah keluar dari rumah sakit, nenek beristirahat di rumah anaknya. Dan sekarang nenek sudah merasa baikan, sehingga nenek kembali.

Tapi ternyata Hye Rim menjemput nenek tidak sendirian. Dia datang bersama seorang pria yang dia sukai. Hye Rim berharap kali ini hubungannya lancar. Lalu sebelum pulang ke rumah nenek ingin pergi ke suatu tempat. Nenek mengajak Hye Rim menjenguk Chan Soo.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075359.159_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075413.954_thumb

Hye Rim kasian pada Chan Soo, tapi dia juga marah karena Chan Soo sudah membohongi semua orang. Meskipun dia muda, menyakiti seseorang dan melarikan diri merupakan hal yang sangat berbahaya. Nenek tahu itu.

Chan Soo kemudian muncul. Nenek masih memanggilnya dengan nama Joo Seong. Nenek menanyakan alasan Chan Soo berbohong dan tidak mengatakan kebenarannya. Meskipun Chan Soo takut dan belum dewasa, jika Chan Soo mengatakan semuanya mungkin Chan Soo tidak akan melalui semua itu (ditahan).

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075422.373_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075425.295_thumb

“Maafkan aku, Nek. Apa nenek baik-baik saja?”

“Aku baik-baik saja. Khawatirkan dirimu sendiri. Apa kau makan dengan baik? Apa kau tidur dengan baik?”

Chan Soo mengangguk. Nenek menangis. Setidaknya di dalam sama lebih baik daripada tidur di dalam container kecil itu. Nenek juga menanyakan orang tua Chan Soo. Nenek yakin orang tua Chan Soo juga merasa senang. Bagaimanapun jika tidak menghubungi orang tua padahal kita masih hidup adalah sebuah dosa.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075445.628_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075453.510_thumb

“Apakah anakmu seorang pembunuh atau pencuri, orang tua pasti bersyukur jika mereka masih hidup. Mulai sekarang, jalani hidup tanpa membuat kesalahan lain. Mengerti? Terima semua hukuman yang diberikan jaksa. Dan juga saat kau keluar, kembali sekolah, belajar, dan jalani kehidupanmu yang sebenarnya.”

Nenek mengulurkan tangan dan menggenggam tangan Chan Soo. Nenek sedih karena selama ini pasti Chan Soo mengalami kesulitan. Chan Soo pun menangis.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075656.044_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075711.395_thumb

Dae Young menemui Sang Woo di kantornya. Mereka tampak sedikit canggung. Dae Young memberitahu bahwa dia hendak pindah ke Seoul dan datang untuk mengucapkan salam perpisahan. Dae Young juga minta maaf untuk kejadian waktu itu. Dia berjanji tidak akan pernah mencampuri hubungan Sang Woo lagi.

Sang Woo sedikit kaget mendengarnya, ternyata Dae Young tidak tahu kalau dia sudah putus dengan Soo Ji. Sang Woo mengingatkan Dae Young bahwa dia adalah teman pertamanya. Dae Young ingat, karena waktu itu juga dia datang kesana untuk menemui Sang Woo (menawarkan asuransi).

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075721.482_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075732.454_thumb

“Aku membencimu sebanyak aku menyukaimu. Itulah mengapa.. aku tidak akan mengatakan apapun. Tidak, aku tidak mau mengatakannya.” Ujar Sang Woo.

Dae Young tak mengerti maksud Sang Woo. Tapi Sang Woo juga tidak mau menjelaskan. Sang Woo bilang seiring berjalannya waktu, jika dia sudah merasa baikan, dia akan menghubungi Dae Young lagi. Mereka lalu bersalaman dan berpisah.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075946.654_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075744.921_thumb

Taek Soo membawa koper besar ke villa ahjumma Mi Ran. Dia memutuskan untuk menggunakan barang-barang peninggalan Dae Young. Ahjumma menegaskan bahwa Taek Soo tidak boleh lagi pipis sembarangan seperti waktu itu.

Ahjumma masih ingin mengatakan peraturan lain, tapi Taek Soo menyela dengan menyinggung kebiasaan ahjumma masuk ke dalam rumah penyewa menggunakan kunci miliknya. Ahjumma yang menambahkan container di atap. Taek Soo mengatakan bahwa itu illegal dan dia adalah detektif.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075802.636_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075805.267_thumb

Taek Soo melihat Soo Ji dan melambaikan tangan padanya. Soo Ji melihat ke arahnya, lalu berlari merentangkan tangan sambil tersenyum. Taek Soo kira Soo Ji menyambutnya, padahal Soo Ji menyambut nenek yang baru tiba bersama Hye Rim.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075822.844_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_075834.991_thumb

Soo Ji dan Ahjumma menyambut gembira kedatangan nenek. Dae Young baru sampai juga senang melihat nenek dan memeluknya. Nenek merasa bahagia karena telah selamat dari kematian, bahkan dia bisa memeluk pria muda seperti Dae Young.

Kemudian tercetus ide untuk mengadakan pesta selamat datang kembali untuk nenek sekaligus pesta perpisahan untuk Dae Young.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080039.131_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080131.536_thumb

Mereka berkumpul di atap untuk makan malam bersama. Setiap orang membawa masakan masing-masing untuk dimakan bersama. Soo Ji yang memasak nasi mendapat kritikan dari nenek karena masih keras. Sedangkan Taek Soo hanya membawa koran bekas, yang adalah milik Soo Ji.

Mereka makan sambil bercengkrama dan tertawa bersama dalam kebahagiaan. Joo Wan bahkan menari untuk menarik perhatian Hye Rim.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080702.195_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080706.166_thumb

Tiba saatnya Dae Young harus pergi. Dia memandang ruangan yang selama beberapa bulan ini dia tempati. Taek Soo bolos kerja untuk mengantar kepergian Dae Young.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080713.905_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080717.995_thumb

Sebelum pergi Dae Young berpesan pada Taek Soo untuk menjaga keamanan di villa itu karena semua penghuni lain adalah perempuan dan Taek Soo adalah mantan detektif. Taek Soo sedikit kesal karena Dae Young tampaknya tidak mengkhawatirkannya. Kemudian Taek Soo terharu karena ternyata Dae Young sudah mempersiapkan hadiah khusus untuknya.

“Dan juga… jika koran tergeletak di depan, periksalah barangkali Baek Soo Ji sakit.” Tambah Dae Young.

“Kau terus mengkhawatirkannya, kan? Akankah kau baik-baik saja pergi seperti ini?”

Taek Soo sepertinya tahu kalau Dae Young menyukai Soo Ji, tapi dia pura-pura tidak tahu.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080736.635_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080749.754_thumb

Taek Soo kemudian membawakan tas Dae Young ke luar. Dae Young juga keluar dengan membawa sebuah kotak. Soo Ji sudah menunggunya di depan.

Dae Young menyerahkan kotak itu pada Soo Ji. Komik yang mereka pertaruhkan sebelumnya. Soo Ji berterima kasih. Dae Young kemudian turun. Soo Ji ikut turun.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080759.969_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080802.669_thumb

Di bawah ada ahjumma, nenek dan Hye Rim yang juga ikut mengantar kepergian Dae Young. Nenek bahkan membungkus beberapa makanan untuk dibawa Dae Young. Nenek meminta Dae Young untuk tidak hanya makan Jajangmyun terus.

“Hanya karena kau tinggal sendirian, jangan melewatkan. Makan dengan benar.”

“Terima kasih, Nek.”

Hye Rim bilang dia akan merindukan Dae Young dan memintanya untuk tidak pergi saja. Dae Young bilang Hye Rim akan sibuk dengan ikan-ikan dalam tangkinya (baca: pria), jadi tidak ada gunanya merajuk.

Dae Young kemudian pamit dan berjanji akan sering berkunjung.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080831.777_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080856.611_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080859.207_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080902.848_thumb

Soo Ji yang sejak tadi tak bisa mengatakan apapun mengejra mobil Dae Young hingga ke jalan. Soo Ji mengenang kebersamaannya dengan Dae Young sejak pertama kali bertemu hingga Dae Young yang berjanji membantunya agar bisa menikah dengan Sang Woo. Soo Ji tersenyum.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081018.251_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081021.166_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_080953.565_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081012.498_thumb

Dae Young juga mengenang kebersamaannya dengan Soo Ji. Soo Ji dan Dae Young sama-sama mengenang kebersamaan mereka hingga akhirnya menimbulkan perasaan suka di hati masing-masing. Dan mereka menyimpan perasaan itu masing-masing.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081041.446_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081044.167_thumb

Beberapa waktu berlalu. Soo Ji sekarang tinggal serumah dengan Hye Rim. Tapi Soo Ji sering dibuat kesal dengan sikap Hye Rim. Hingga dia merasa telah membuat keputusan yang salah dengan membiarkan Hye Rim menjadi teman serumahnya.

Hye Rim tampaknya sudah terbiasa dengan Soo Ji yang seperti itu. Dia meminta Soo Ji untuk bersyukur bahwa yang tinggal dengan Soo Ji adalah dia bukan orang asing.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081055.519_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081110.909_thumb

Dae Young yang berada di Seoul kesulitan mencari tempat makan yang menyediakan porsi single. Hampir semua tempat makan yang dia lihat adalah porsi double, sehingga Dae Young tak bisa masuk karena dia sendirian. Untuk menghibur diri berkata pada dirinya sendiri bahwa dia merasa lebih nyaman sendirian di Seoul.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081127.715_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_081114.939_thumb

Tapi saat tiba di rumah, Dae Young mengeluh. Apa artinya tempat tinggal yang nyaman, jika sewanya sangat mahal dan tempat yang sempit.

“Aku sekarang menyadari betapa malahnya biaya sewa di Seoul setelah tinggal di tempat lain. Aigo, biaya sewanya dua kali lipat dari Saejong villa. Tapi kenapa begitu sesak disini?” Dae Young kesal.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082751.279_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082800.548_thumb

Ahjumma dan nenek seperti biasa bercengkrama bersama di kantor ahjumma. Nenek kesal karena ahjumma yang di ajari menari tidak bisa juga menghapal gerakan. Nenek sekarang tahu dari siapa turunan bodoh dan tidak mendengar Joo Wan.

Ahjumma lalu kesal karena mendapat telepon dari suaminya yang menyuruhnya menyiapkan makan. Nenek menyombongkan diri yang tidak perlu memasak dan hanya membelinya di luar karena tinggal sendirian. Tapi ternyata nenek suka memasak dan memberi makan Taek Soo yang masih saja sering mabuk-mabukan.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_084525.871_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_084456.248_thumb

“Harus menyelesaikan produk tahun ini!”

Soo Ji menempelkan memo itu di laptopnya, untuk mengingatkannya menulis novel. Tapi yang dilakukan Soo Ji di depan laptop bukanlah menulis novel, melainkan melihat-lihat isi blog Dae Young.

“Eonni, apa kau sedang menulis novel?”

“Aku sedang menulis.” Jawab Soo Ji gugup.

“Ah, yang aku dengar hanyalah mouse yang bergulir dan suara ketikan berhenti.”

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082815.176_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082812.067_thumb

Soo Ji waspada. Benar saja, Hye Rim bangkit dan mengintip. Hye Rim pun tahu Soo Ji sedang melihat blog Dae Young. Hye Rim bilang Dae Young pasti sedang sibuk karena tidak ada update terbaru di blognya. Soo Ji menggerutu.

Hye Rim pun mengingatkan bahwa Soo Ji lah yang memintanya untuk menyemangati Soo Ji. Soo Ji membenarkan dan berterima kasih. Tapi kemudian Soo Ji malah menonton TV. Soo Ji beralasan pikirannya sedang tidak bekerja dan dia butuh sesuatu agar membuatnya lebih baik.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082819.809_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082823.192_thumb

Soo Ji terpesona pada makanan khas Meksiko yang sedang di tayangkan di televisi. Oya, Soo Ji sudah membeli televisi baru yang lebih modern. Soo Ji mengajak Hye Rim untuk memakan itu besok. Tapi ternyata restoran itu ada di Seoul.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082828.335_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082831.961_thumb

Dae Young juga melihat tayangan itu dari ponselnya, dan dia memutuskan untuk pergi ke tempat itu. Karena belakangan ini dia sibuk jadi belum ada update blog dan banyak yang mengkritiknya.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082834.921_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082842.666_thumb

Sang Woo terbangun di ranjangnya dengan seorang pria tanpa busana. Sang Woo yang kesal mendorong pria itu yang adalah temannya. Sang Woo tidak kesepian lagi di Sejong. Beberapa temannya menginap di apartemennya. Dan Sang Woo masih dengan kebiasaannya berkata kasar.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082844.959_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082848.454_thumb

Ketika dia hendak minum susu langsung dari botolnya, dia teringat pada Dae Young. Sang Woo tersenyum. Dae Young pernah memberitahunya untuk minum susu menggunakan gelas, agar susu bisa awat. Sang Woo pun menuangkan susu ke dalam gelas dan meminumnya.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082853.517_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082856.984_thumb

Soo Ji pamit pergi untuk menemui seorang teman. Hye Rim mencibir, dia tidak tahu Soo Ji punya teman lain selain Dae Young. Soo Ji kesal dan menegaskan bahwa dia punya teman. Namun saat hendak keluar rumah, dia kesulitan membuka pintu bahkan setelah dibantu Hye Rim.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082901.091_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082908.659_thumb

Ternyata Taek Soo tertidur di depan pintu rumah mereka. Hye Rim dan Soo Ji merasa kesal apalagi melihat lantai yang basah. Mereka menuduh Taek Soo buang air kecil sembarangan lagi seperti dulu. Mereka menyuruh Taek Soo membersihkannya, jika tidak mereka akan melapor pada Ahjumma.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082912.688_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082920.717_thumb

Taek Soo bingung, dia merasa tidak buang air keci. Kemudian diperlihatkan bahwa semalam saat Taek Soo pulang dalam keadaan mabuk dan tak bisa membuka pintu. Taek Soo ketiduran di depan rumah Soo Ji, dan Happy buang air kecil tepat di kaki Taek Soo. (Haha..jadi yang buang air itu Happy..)

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082932.760_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082935.893_thumb

Soo Ji bertemu dengan In Ah. In Ah menunjukkan beberapa foto pria pada Soo Ji. Soo Ji menolak, dia belum siap untuk bertemu dengan pria lain. In Ah meralat, pria-pria itu untuk dirinya karena latar belakangnya tidak cocok untuk Soo Ji. Soo Ji sedikit kesal. Semua yang In Ah miliki adalah latar belakang, uang dan pekerjaan.

In Ah tertawa, “Aku suka jika kau seperti ini. Kau sangat jujur. Ada kalanya kita harus bertemu seperti ini, makan bersama, minum kopi, dan juga pergi massage. Massage! Bagaimana kalau minggu depan?”

Soo Ji tidak langsung menyetujuinya, dia akan lihat nanti jika ada waktu. Jika itu karena uang, In Ah meminta Soo Ji untuk tidak khawatir karena dia yang akan membayar semuanya.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082943.190_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082944.736_thumb

Ternyata In Ah mengajak Soo Ji bertemu bukan hanya untuk menunjukkan foto-foto pria itu, tapi In Ah menawarkan pekerjaan paruh waktu pada Soo Ji. Sepertinya di tempat seseorang yang dia kenal. Soo Ji menolak, dia tidak punya waktu karena menulis novel.

In Ah kesal. Soo Ji kan butuh uang untuk biaya hidup selagi menulis. Memangnya Soo Ji mau menulis sambil menghisap jempol? In Ah bilang temannya itu seorang CEO jadi pasti bayarannya besar. In Ah meminta Soo Ji untuk mencari tambahan untuk biaya hidup dan menulis dengan nyaman. Soo Ji berterima kasih.

In Ah bahkan akan menghubungi temannya itu hari ini, jadi Soo Ji bisa langsung menemuinya hari ini juga.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_082952.846_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083009.706_thumb

Ahjumma Mi Ran melakukan wawancara pada calon penghuni villa. Dia meminta kartu identitas, SIM, Passport dan juga CV. Ahjumma ingin memastikan mereka tidak punya masalah hukum seperti penipuan asuransi, pemalsuan identitas atau pembunuhan.

Ahjumma menegaskan bahwa dia tidak mau orang yang bermasalah tinggal di villanya. Hal ini membuat calon penghuni tadi merasa tak nyaman dan pergi.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083014.323_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083018.540_thumb

Nenek yang ada disana mengingatkan Ahjumma, jika ahjumma seperti itu, ahjumma tidak akan bisa mendapatkan penghuni baru. Tapi ahjumma melakukan hal itu karena kesulitan yang dia rasakan saat masalah Chan Soo terjadi.

Merasa tak enak karena membicarakan Chan Soo, Ahjumma mengajak nenek untuk bermain kartu. Nenek siap. Apalagi saat Taek Soo kemudian datang, nenek senang. Karena Taek Soo adalah calon korban yang akan kehilangan banyak uang (Taek Soo tidak mahir main kartu).

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083026.247_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083031.963_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083034.853_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083044.069_thumb

Sang Woo pulang ke Seoul. Saat berhenti di lampu merah, dia melihat Soo Ji yang sedang membaca buku di dalam bis. Sang Woo awalnya kaget, tapi kemudian dia tersenyum. Senyumnya berubah menjadi tawa ketika dia melihat Soo Ji ngemil.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083101.475_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083104.445_thumb

Soo Ji keluar dari sebuah gedung. Tak berapa lama kemudian dia berteriak kegirangan. Soo Ji ternyata mendapatkan pembayaran uang kontrak di muka dari perusahaan yang direkomendasikan In Ah sebelumnya. Soo Ji merasa senang karena sebelunya dia hanya mendengar kabar angin saja tentang hal itu.

Karena Soo Ji punya uang dan dia juga ada di Seoul, Soo Ji memutuskan untuk mencari makanan Meksiko yang dia lihat di televisi. Soo Ji bahkan ingin mengajak Dae Young. Meski awalnya ragu, Soo Ji akhirnya menghubungi Dae Young.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083114.596_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083116.689_thumb

Dae Young tampak senang melihat nama Soo Ji di layar ponselnya. Mereka pun bertukar sapa. Saat Soo Ji hendak mengutarakan maksudnya mengajak Dae Young, dia mendengar suaran rekan kantor Dae Young yang memanggilnya. Soo Ji mengurungkan niatnya.

Dia beralasan kalau dia hanya asal menelepon untuk mengetahui kabar Dae Young. Soo Ji kemudian menutup teleponnya.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083126.918_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083129.774_thumb

“Hei, hei! Ah, masih banyak yang ingin aku katakan padanya.” Gumam Dae Young.

Teman Dae Young tadi ternyata memanggil Dae Young untuk meminta saran menu makanan apa yang harus mereka makan. Dae Young yang kesal menyuruh mereka makan apa saja dan jangan bertanya padanya. Teman Dae Young heran melihat Dae Young yang marah-marah itu.

Dae Young menatap ponselnya, dia ingin menelepon balik Soo Ji. Tapi dia tak melakukannya, dan pergi makan.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083134.900_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083157.116_thumb

Dae Young pergi ke restoran Meksiko dan memesan makanan. Saat itu, Soo Ji juga sedang mencari restoran itu. Soo Ji menemukannya, tapi Dae Young sudah tak ada disana. Soo Ji duduk di meja tempat Dae Young tadi duduk.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083202.389_thumb[1]Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083226.173_thumb[1]

Soo Ji melihat piring kotor, yang makanannya telah habis di meja itu. Soo Ji menganggap makanan itu enak makanya habis dimakan, jadi Soo Ji memesan makanan itu. Makanan yang sama dengan yang dimakan Dae Young.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083202.389_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083226.173_thumb[2]Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083246.928_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_083253.226_thumb

Soo Ji mulai makan. Kemudian diperlihatkan seolah-olah Dae Young dan Soo Ji makan bersama di meja itu, dan mereka saling menatap.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085817.628_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085831.250_thumb

Dae Young menemui seorang kliennya dia sebuah bar. Dae Young bertemu dengan Sang Woo disana. Sang Woo yang sedang bersama teman-temannya. Mereka lalu bicara di luar. Sang Woo menanyakan kabar Dae Young. Dae Young menjawab kalau dia baik-baik saja seperti yang Sang Woo lihat.

“Tapi..Kenapa kau minum-minum dengan temanmu di Seoul? Kau tidak kencan dengan Soo Ji?” tanya Dae Young.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085832.986_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085904.482_thumb

“Sudah kuduga. Dia masih belum memberitahumu. Dia sangat bodoh.” Ujar Sang Woo.

“Apa maksudmu? Apa sesuatu terjadi pada kalian berdua?” Dae Young bingung.

Sang Woo mengakui bahwa dia harus mengatakannya. Karena itu dia hari ini secara kebetulan bertemu Soo Ji dan Dae Young.

“Aku sudah putus dengan Soo Ji.”

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085911.958_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085917.191_thumb

“Apa?” Dae Yong terkejut. “Kenapa?”

Sang Woo bilang Soo Ji merasa dirinya menyedihkan dan dia tidak menyukainya. Selain itu Sang Woo juga mengetahui sebuah kebenaran tentang Soo Ji. Dae Young bertanya, kebenaran apa yang Sang Woo maksud. Sesaat Sang Woo terdiam.

Lalu Sang Woo berkata, “Soo Ji… menyukaimu.”

Dae Young tertegun.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085910.335_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085923.587_thumb

Tapi Sang Woo malah merasa senang. Selama ini dia merasa jahat karena menyembunyikan hal itu, tapi sekarang dia merasa lega. Sang Woo juga bilang kalau selama ini dia menderita karena Dae Young.

Sang Woo memiting Dae Young. Sang Woo sepertinya sudah tidak marah lagi pada Dae Young. Sang Woo kembali berkata kalau dia lega sekarang. Dae Young tersenyum.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085926.869_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085929.404_thumb

Soo Ji ternyata membawakan makanan Meksiko untuk nenek dan Hye Rim. Nenek mencoba makanan itu dan menyukainya. Hye Rim yang juga ikut makan bertanya, apakah Soo Ji makan bersama Dae Young? Tidak.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085936.466_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085939.541_thumb

“Benarkah? Dae Young Oppa meng-update blognya dengan makan di tempat itu. Jadi aku pikir dia makan bersamamu.” Ujar Hye Rim.

“Jadi kau pergi ke Seoul tapi tidak bertemu dengan Dae Young?” tanya nenek.

“Ya, aku bicara dengannya, tapi dia sangat sibuk. Jadi aku hanya bicara dengannya di telepon dan kembali pulang.”

Soo Ji yang merasa tak enak kemudian pamit olahraga.

***

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085940.835_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085944.027_thumb

Di lapangan, Soo Ji mengecek blog Dae Young. Dan ternyata benar apa yang dikatakan Hye Rim, Dae Young memakan makanan Meksiko yang sama dengannya. Soo Ji kesal, Dae Young pura-pura sibuk tapi punya waktu untuk pergi ke restoran terkenal. Soo Ji berteriak kesal.

Soo Ji kemudian berlari mengelilingi lapangan.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085946.760_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085952.959_thumb

“Kau masih olah raga?” ujar Dae Young yang tiba-tiba saja ada disamping Soo Ji.

Soo Ji berbalik sambil terkejut, “Ka-kau, kenapa kau ada disini?”

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085956.416_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_085958.848_thumb

“Apa maksudmu? Aku datang untuk mengecam. Baek Soo Ji, kau melanggar kontrak.”

“Apa?” Soo Ji tak mengerti.

“Kontrak untuk menikah dengan Sang Woo. Aku membantumu secara fisik dan mental, tapi apa? Putus?”

“Bagaimana kau bisa tahu tentang hal itu?”

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090000.580_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090004.816_thumb

Dae Young bilang kalau dia adalah Goo Dae Young. Orang yang coba Soo Ji bodohi itu adalah Goo Dae Young. Dae Young kehabisan kata-kata. “Lalu aku yang sengaja meninggalkan Saejong untuk menenuhi kontrak. Bagaimana denganku? Itu seperti kau menuang air ke dalam wadah yang berlubang.”

“Apa maksudmu sengaja meninggalkan Saejong?” Soo Ji makin bingung.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090046.318_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090052.535_thumb

Dae Young mengecup bibir Soo Ji. “Kau tidak tahu kenapa aku pergi?”

Soo Ji terpana.

“Ayo pacaran.” Ujar Dae Young kemudian.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090056.483_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090058.313_thumb

Soo Ji tersenyum. Lalu memegang wajah Dae Young dan menciumnya. Setelah beberapa lama, perut Soo Ji berbunyi. Sontak Soo Ji melepaskan ciumannya dan berbalik. Soo Ji memarahi dirinya sendiri. Sedangkan Dae Young tertawa.

Let's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090111.998_thumbLet's.Eat.S2.E18.END.mkv_20151127_090119.135_thumb

“Kau mau makan?”

“Ddeokbokki?”

Dae Young mengulurkan tangannya. Soo Ji menggenggam tangan Dae Young. Lalu mereka berjalan bersama.

***

TAMAT

***

Komentar:

Pertama-tama, kami (saya dan Irfa) minta maaf karena terlambat menyelesaikan synopsis drama ini. Tidak ada alasan lain yang bisa kami utarakan, karena kami tahu readers pasti sudah mengerti. Mohon maaf dan terima kasih karena telah menunggu. Yah, walaupun saya juga tahu pasti banyak dari readers yang sudah membaca atau menonton di tempat lain. Hehe…

Cinta itu tak bisa ditebak. Di saat kita mencintai seseorang, bisa jadi cinta itu berbalik haluan ke orang lain. Bukan karena tidak setia, tapi cinta itu tidak bisa dipaksakan. Kalau tidak cocok, ya mau gimana lagi.. Ya kan? Hehe..

6 comments:

  1. Tapi terimakasih banyak mbak akhirnya tetep diselesaikan T.T

    ReplyDelete
  2. Enter your comment...tetep nungguin kok..soal'y kalo d blog lain beda..maaf ea kalo selama ini jadi silent reader.. :)

    ReplyDelete
  3. Baperrrrr euy..

    ReplyDelete
  4. Terimaksih sinopsisnya. Saya baru tau tentang drama ini πŸ˜…

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD