She Was Pretty | Episode 14 dan 15

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1901[4]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1901[1]

Pulang piknik dengan Hye Jin, Sung Joon mendapatkan pesan dari manajer Leonard Kim bahwa wawancara dibatalkan. Sung Joon dan Shin Hyuk yang juga mengetahui tentang hal itu kebingungan. Kesempatan mereka untuk mencoba naik ke posisi pertama sudah hilang.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1902[4]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1902[5]

Sung Joon menyampaikan hal itu pada tim, bahwa mereka akan mencetak edisi ulang tahun tanpa artikel utama (wawancara L. Kim). Tim kemudian mengusulkan untuk mengganti dengan tokoh yang lain. Dan munculah nama TEN. Penulis misterius yang baru saja comeback dengan novel terbarunya. Dengan sedikit harapan, Sung Joon akhirnya menerima saran dari tim dan mencoba untuk menghubungi TEN.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1903[6]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1903[9]

Sung Joon mencoba meminta kontak TEN pada penerbit. Tapi penerbit tidak bisa memberikannya, dan mereka juga biasanya hanya berhubungan lewat email. Maka Sung Joon pun meminta tolong penerbit untuk menyampaikan pesannya lewat email bahwa The MOST ingin mewawancarai TEN. Sung Joon akan menunggu kabar dari penerbit.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1903[10]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1903[3]

Sung Joon kembali ke kantor. Hye Jin memberinya semangat dan menenangkan Sung Joon, bahwa pasti akan ada jalan untuk mereka. Tapi Sung Joon tetap khawatir apakah edisi itu bisa terbit dengan baik. Hye Jin meyakinkan Sung Joon, karena di edisi itu akan ada artikel perdananya.

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1904[4]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1904[1]

Tuan Min datang menemui Ha Ri. Mereka lalu duduk bersama di depan café samping rumah. Tuan Min telah mendengar Ha Ri keluar dari hotel dan menawarkan bantuan untuk mencarikan pekerjaan baru. Ha Ri menolak. Ha Ri memberitahu bahwa dia sedang memastikan sesuatu. Apa saja yang bisa dia lakukan sendiri dan sampai sejauh mana dia bisa melakukan itu sendirian. Ha Ri sedang mencoba berdiri dan berjalan dengan kakinya sendiri.

Tuan Min sepertinya mengerti keinginan putri semata wayangnya itu. Dia bahkan sekarang dengan jujur berkata pada istrinya di telepon bahwa dia sedang bersama Ha Ri. Tuan Min menyuruh Ha Ri mencarinya dan meminta bantuannya jika dia sedang kesulitan. Ha Ri menolak, itu akan lebih membantunya. Tuan Min tertawa. Menyadari Ha Ri yang sudah lebih dewasa.

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1906[2]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1906[6]

Selain TEN, tim mencoba untuk melakukan wawancara dengan tokoh lainnya. Tapi tak ada satupun yang berhasil. Sementara itu Sung Joon juga belum menerima kabar baik dari penerbit. TEN belum merespon email sebelumnya. Sung Joon menatap sedih pada timnya dari ruangan. Sung Joon lalu keluar dan menyuruh mereka semua untuk pulang. Dan dia sendiri yang akan menjelaskan pada tim desain tentang halaman wawancara yang tidak akan mereka isi.

Tim lalu menyadari bahwa Sung Joon juga pasti sedang tertekan. Jika edisi ulang tahun ini MOST tidak mendapat peringkat pertama, maka Sung Joon akan mendapat masalah. Dia tidak akan mendapatkan posisi apapun meskipun dia kembali ke kantor cabang. Hye Jin jadi khawatir. Shin Hyuk memberi semangat. Semuanya belum berakhir sampai benar-benar berakhir. Oya, tim juga mendapat kabar bahwa putra Presdir Jin Sung sebentar lagi akan dilantik menjadi Wakil Presdir.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1906[9]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1906[3]

Han Sul yang sudah tahu bahwa Joon Woo bukan putra Presdir Jin Sung, kali ini menduga Shin Hyuk lah orangnya. Han Sul bahkan mengajak Joon Woo untuk memikirkan kembali tentang hubungan mereka. Dia mulai menjauhi Joon Woo dan mendekati Shin Hyuk. Tapi Shin Hyuk yang jahil tak mudah didekati Han Sul.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1907[2]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1907[3]

Suatu hari Joon Woo memberitahu bahwa dia hendak pergi kencan buta dan meminta pendapat Han Sul. Han Sul mempersilahkan Joon Woo dan tak mau tahu urusan Joon Woo. Tapi setelah Joon Woo pergi, Han Sul baru menyadari perasaannya pada Joon Woo. Han Sul mengejar Joon Woo yang sudah naik bisa dan bertemu di halte berikutnya. Karena ternyata Joon Woo tidak bisa langsung turun begitu saja dari bis.

Han Sul melarang Joon Woo pergi ke kencan buta itu dan dia menyatakan perasaannya. Bahwa dia sangat sangat menyukai Joon Woo. Merekapun meresmikan hubungan mereka dengan kecupan panjang.

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1909She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1909[3]

Sung Joon yang galau pergi jogging sendirian. Tak lama kemudian Hye Jin muncul dan mengajaknya main bersama. Mereka bermain basket. Setelah selesai Hye Jin menggunting kuku Sung Joon. Rupanya Hye Jin datang untuk menghibur Sung Joon.

Hye Jin bilang bahwa Sung Joon sudah melakukan yang terbaik yang dia bisa. Dan apa yang terjadi sekarang adalah sesuatu yang tidak bisa dikendalikan Sung Joon. Hye Jin meminta Sung Joon untuk tidak terlalu menyalahkan diri sendiri. Meskipun Sung Joon merasa menyesal (karena tidak memberitahu tim dari awal), Sung Joon tidak boleh menyalahkan diri sendiri, karena Sung Joon juga sudah melakukan yang terbaik.

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1910[3]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1910[2]

Akhirnya Sung Joon memutuskan untuk benar-benar tidak membuat wawancara utama untuk edisi ulang tahun. Sung Joon bilang, meskipun tidak ada wawancara, bukan berarti mereka tidak bisa membuat majalah yang bagus. Sebagai gantinya, Sung Joon meminta tim untuk menulis artikel yang selama ini sangat ingin mereka terbitkan tapi tidak bisa. Sung Joon pikir, akan lebih berarti jika mereka mengisi majalah (terakhir) mereka dengan artikel yang mereka sukai. Rara setuju. Jika majalah itu memang majalah mereka yang terakhir, maka mereka harus mengakhirinya dengan MOST-like.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1911[8]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1911[1]

Tim pun bekerja siang malam mengejar deadline dengan mengeluarkan semua kemampuan mereka. Bahkan Joo Young pun melihat artikel yang dibuat oleh anggota tim sangat bagus. Joo Young pikir anggota tim semangat karena membuat apa yang mereka sukai. Sung Joon sadar bahwa seharusnya dia melakukan hal itu sejak dulu. Sung Joon meminta maaf dan berterima kasih pada Joo Young.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1911[6]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1912

Draft majalah pun telah selesai dibuat, Hye Jin memberikannya pada Joo Young.. Sung Joon menawarkan diri untuk mengantarnya sendiri dan mengajak tim untuk makan malam bersama. Tim tercengang karena ajakan itu keluar dari mulut Sung Joon sendiri. Setelah Sung Joon pergi, Shin Hyuk mengompori tim untuk pergi ke tempat yang mahal. Hye Jin mati-matian mencegah dan mengajak ke tempat makan ayam. Hehe..

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1913[1]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1913

Manajer percetakan heran melihat Sung Joon sendiri yang memberikan draft majalah. Sung Joon memintanya untuk mengurus majalah itu dengan perhatian khusus. Sung Joon juga memberitahu bahwa tidak akan ada tambahan artikel dari tim redaksi, mungkin hanya akan ada tambahan dari tim iklan. Manajer mengerti.

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1914[4]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1914[3]

Tim redaksi bersenang-senang di tempat karaoke. Ada yang hanya minum, menyanyi, dan bersorak. Ketika Sung Joon datang, mereka meminta Sung Joon menyanyi. Sung Joon awalnya menolak, tapi kemudian dia maju ke panggung atas desakan timnya. Dan begitu Sung Joon menyanyi, semuanya merasa menyesal telah meminta Sung Joon menyanyi. Suaranya membuat orang yang mendengar menjadi malu. Hanya Hye Jin yang sangat menikmati suara Sung Joon.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1915[5]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1915

Saat anggota tim sedang menyanyi dan menari bersama di depan, Sung Joon pergi. Hye Jin melihatnya dan mengikuti Sung Joon. Hye Jin heran melihat Sung Joon kembali masuk ke kantor.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1916[11]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1916[4]

Sung Joon termenung di pintu depan ruangan tim redaksi. Sung Joon menyadari betapa berartinya The MOST untuk masing-masing anggota tim. Sung Joon merenung.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1916[1]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1916[6]

Hye Jin lalu datang dan duduk disampingnya. Sung Joon beralasan kalau dia tiba-tiba mengantuk. Sung Joon tiduran di pangkuan Hye Jin. Hye Jin mengingat kata-kata Sung Joon waktu itu, bahwa dia tidak hanya bertanggung jawab pada The MOST, tapi pada semua anggota. Hye Jin juga teringat ketika Sung Joon akhirnya jatuh sakit karena masalah itu. Hye Jin menitikkan air mata, dia mengasihani Sung Joon yang telah bekerja keras.

Shin Hyuk datang dan melihat mereka.

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1919[2]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1919[4]

Keesokan harinya Shin Hyuk mengajak Hye Jin main. Makan bersama, bermain di taman bermain, menodong Hye Jin membelikan penutup kepala, dan di akhiri dengan minum kopi bersama. Shin Hyuk lalu bilang bahwa dia menarik kembali kata-kata yang pernah dia sebutkan sebelumnya. Bahwa dia tidak ingin berteman dengan Hye Jin. Shin Hyuk menarik kata-kata itu, karena dia merasa kalau mereka bisa berteman, benar-benar teman baik. Hye Jin setuju.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1920[5]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1920[1]

Lalu sebelum pergi Shin Hyuk bilang bahwa dia menyukai Hye Jin. Terlepas dari pria dan wanita, dia menyukai Hye Jin sebagai seorang manusia. Hye Jin heran dengan sikap Shin Hyuk. Apalagi sebelumnya Shin Hyuk bilang Hye Jin akan mengetahui tentang sesuatu besok tentang dirinya. Sementara itu dalam perjalanan pulang, Shin Hyuk tampak sedih.

***

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1921[9]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1921[6]

Sung Joon mendapat kabar dari Manajer percetakan bahwa ada orang yang menghubunginya dan meminta pencetakan majalan ditunda. Sung Joon bingung siapa orang itu. Tapi Manajer juga tidak tahu. Kemudian Sung Joon membaca email yang masuk dari TEN. TEN bersedia diwawancara oleh The MOST dengan syarat Sung Joon sendiri yang harus mewawancarainya. TEN memberikan sebuah alamat dimana mereka akan bertemu.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1921[2]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1921[7]

Tim redaksi heran melihat kursi Poong Ho dan Shin Hyuk yang kosong. Mereka mengira Poong Ho sedang tidur di suatu tempat, sedangkan Shin Hyuk entah kemana.

She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1922[2]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1922[3]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1922[8]She.Was.Pretty.E14.mkv_20151115_1922[5]

Tim redaksi lalu menghadiri pelantikan Wakil Presdir yang baru. Dan mereka terhenyak melihat Kim Poong Ho naik ke atas podium. Sementara itu, Sung Joon juga terkejut melihat Shin Hyuk yang mengaku sebagai TEN.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2001She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2001[2]

Shin Hyuk memberikan rekaman yang dia buat pada Sung Joon untuk dijadikan artikel tentang siapa dirinya sebenarnya. Shin Hyuk ingin artikel itu dimuat di majalah edisi ulang tahun. Shin Hyuk bahkan menunjukkan kertas yang ada tulisannya dan pena yang pernah dia posting di media sosial TEN. Shin Hyuk menyuruh Sung Joon untuk memotretnya. Dan ternyata Shin Hyuk yang menghubungi pihak percetakan untuk menunda proses pencetakan majalan.

Sung Joon heran Shin Hyuk memutuskan untuk membuka identitasnya, karena pasti ada alasan kenapa Shin Hyuk menyembunyikan identitasnya selama ini. Shin Hyuk bilang tidak ada sesuatu yang akan menjadi rahasia selamanya. Jika identitasnya harus terungkap, maka dia ingin mengungkapkannya dengan cara seperti MOST. Dan Shin Hyuk merasa ini adalah saat yang tepat.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2002She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2002[3]

Shin Hyuk melihat keraguan di diri Sung Joon. Dia mengherankan hal itu karena Sung Joon yang biasanya selalu cepat tanggap dalam hal pekerjaan, karena itulah alasan Shin Hyuk memanggil Sung Joon. Shin Hyuk dengan tulus meminta Sung Joon memuat artikelnya agar MOST bisa naik ke peringkat pertama. Agar tidak ada seorang pun yang punya alasan untuk menangis.

Sung Joon masih ragu, apa yang akan terjadi jika identitas Shin Hyuk terungkap. Apa yang akan Shin Hyuk lakukan nanti? Mungkin akan ada sedikit keributan di awal, tapi nantinya akan mereda sendiri. Dan Shin Hyuk meyakinkan bahwa dia akan baik-baik saja. Jika identitasnya terungkap, dia ingin mengungkapkannya melalui MOST.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2008[6]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2008

Di saat anggota tim redaksi menyatakan kekesalannya pada Poong Ho yang tidak pernah mengatakan apapun tentang siapa dirinya sebenarnya, Sung Joon sedang galau memikirkan Shin Hyuk.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2008[4]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2008[7]

Sampai di rumah, Sung Joon mendengarkan rekaman Shin Hyuk. Shin Hyuk merekamnya seolah sedang berbicara dengan Hye Jin. Sung Joon mendengarkan rekaman itu dengan seksama. Dan kemudian Sung Joon pun memutuskan. Dia menghubungi percetakan untuk mengatakan bahwa tidak akan ada materi tambahan dan meminta percetakan untuk mencetak majalah tepat pada waktunya. Ya, Sung Joon memutuskan tidak mengungkap identitas TEN hanya untuk menaikkan peringkat The MOST.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2009[3]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2009[6]

Hingga kemudian Sung Joon begitu terkejut melihat wawancara TEN di majalah MOST edisi terbaru. Sung Joon menghubungi percetakan. Manajer percetakan memberitahu bahwa Shin Hyuk datang memberikan artikel tambahan. Ketika dia hendak mengkonfirmasi pada Sung Joon, Shin Hyuk bilang bahwa dia sudah memberitahu Sung Joon dan akan bertanggung jawab sepenuhnya. Karena itu Manajer pun menambahkan materi yang dibawa Shin Hyuk.

Tak hanya Sung Joon, anggota tim redaksi juga terkejut mengetahui bahwa Shin Hyuk adalah TEN. Hye Jin pun sadar maksud Shin Hyuk waktu itu.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2009[8]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2010[2]

Sung Joon menghubungi Shin Hyuk, tapi tak bisa. Dia lalu menguhubungi hotel tempat Shin Hyuk tinggal, tapi resepsionis memberitahu bahwa Shin Hyuk sudah keluar dari hotel. Sung Joon kemudian mendapat pesan dari Shin Hyuk. Shin Hyuk meminta maaf karena telah membuat Sung Joon terkejut. Shin Hyuk bilang seharusnya dia sudah melakukannya lebih awal, Sung Joon membuat dirinya melakukannya sendiri (memuat artikel itu).

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2011[5]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2011[10]

Anggota tim redaksi masih terkejut dengan kenyataan Shin Hyuk adalah TEN. Disaat Hye Jin hendak mengirim pesan pada Shin Hyuk, Ha Ri menelepon. Ha Ri akhirnya memberitahu Hye Jin bahwa dia mengenal Shin Hyuk, dan bahwa Shin Hyuk adalah salah satu tamu dihotelnya. Shin Hyuk meminta Ha Ri untuk tidak memberitahu Hye Jin karena dia punya alasan tertentu. Dan ternyata inilah alasannya.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2011[11]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2011[4]

Hye Jin yang hendak menemui Shin Hyuk di hotel bertemu Sung Joon di lobby. Sung Joon memberitahu bahwa Shin Hyuk sudah keluar dari hotel. Sung Joon juga memberikan rekaman Shin Hyuk pada Hye Jin. Sung Joon merasa Shin Hyuk meninggalkan rekaman itu sebagai tanda perpisahan untuk Hye Jin.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2015She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2015[10]

Hye Jin mendengarkan rekaman itu. Selain nama pena TEN, Shin Hyuk punya nama lain yaitu David Joseph. Nama Amerika. Shin Hyuk di adopsi saat berusia 12 tahun. Shin Hyuk tumbuh dengan keluarga yang baik dan menerima banyak cinta dari orang tua angkatnya. Shin Hyuk mulai menulis fiksi saat SMA di sebuah web. Hingga akhirnya ada penerbit yang tertarik untuk mencetaknya dan Shin Hyuk merasa itu bukan ide yang buruk.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2015[14]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2015[2]

Tapi ternyata tidak berjalan dengan semestinya, karena mereka melihat menjadi seorang remaja adopsi adalah hal yang menarik. Dan semakin banyak orang yang ingin mengubah tulisannya menjadi seperti selera mereka.

Hingga Shin Hyuk merasa apa yang menjadi miliknya berubah menjadi milik orang lain (tulisannya). Karena itu Shin Hyuk memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya, nama asli, jenis kelamin, usia, dan asal-usulnya. Agar dia bisa melakukan apa yang dia sukai dengan menyenangkan. Hye Jin menangis mendengarkan cerita Shin Hyuk itu.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2015[11]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2015[5]

Di saat tim redaksi merasa kesal pada Shin Hyuk karena dia tidak memberikan salam perpisahan, Joon Woo menemukan rekaman Shin Hyuk. Shin Hyuk ternyata meninggalkan video salam perpisahan untuk semuanya, termasuk Sung Joon dan Rara. Tapi anehnya Shin Hyuk tidak memberikan salam perpisahan pada Hye Jin.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2017[5]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2017[4]

The MOST akhirnya menduduki peringkat pertama. Dan karena tiga bulan telah berlalu, Hye Jin akan kembali ke Bagian Logistik besok. Poong Ho yang memutuskan untuk kembali ke tim redaksi memberikan kartu Gold-nya untuk mengadakan pesta perpisahan untuk Hye Jin.

Sementara itu Sung Joon mendapat pujian dari atasannya di kantor pusat. Mereka akan memberikan reward untuk Sung Joon dan menyuruhnya untuk segera kembali ke New York.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2018[10]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2018[3]

Pulang dari pesta perpisahan, Sung Joon dan Hye Jin duduk di taman. Sung Joon memberitahu bahwa kantor pusat memanggilnya kembali dan dia dijanjikan posisi yang lebih tinggi disana. Hye Jin merasa bangga mendengarnya. Tapi tidak dengan Sung Joon, dia ingin menolak tawaran itu karena pencapaian yang kemarin tidak akan bisa dia capai tanpa bantuan Shin Hyuk.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2018[9]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2018[1]

Sung Joon bilang bahwa dia sebelumnya berjanji akan melamar Hye Jin jika semuanya sudah selesai, dan dia ingin Hye Jin ada di sampingnya disaat ada momen terbaik dalam hidupnya. Tapi kondisi yang sekarang bukanlah kondisi terbaik yang dia bayangkan. Jadi Sung Joon memutuskan untuk kembali dan memulai semuanya dari awal. Sung Joon meminta Hye Jin untuk ikut bersamanya. Hye Jin setuju. Tapi kemudian Sung Joon menegaskan bahwa itu bukanlah lamaran dan meminta Hye Jin untuk menunggu lamarannya yang sesungguhnya.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2019[5]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2019

Tim redaksi mengantar kepindahan kembali Hye Jin ke Bagian Logistik. Mereka sedih karena ada lagi yang pergi di tim mereka. Hye Jin berjanji untuk sering-sering berkunjung. Hye Jin pun kembali ke Bagian Logistik. Hye Jin merasa asing ketika pulang kantor lebih awal dari biasanya. Tidak seperti saat dia di tim redaksi yang harus pulang ketika sudah larut.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2020[1]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2020[3]

Malam itu Hye Jin bertemu Shin Hyuk. Alasan Shin Hyuk tidak mengucapkan salam perpisahan pada Hye Jin di video adalah karena dia ingin mengucapkannnya langsung. Shin Hyuk memeluk Hye Jin dan membisikan sesuatu di telinga Hye Jin sebelum dia pergi.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2021[1]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2022[8]

Hye Jin pergi berkunjung ke tempat penulis buku cerita anak-anak yang pernah dia wawancara. Hye Jin bertemu dengan para penulis lain yang sedang mengerjakan proyek bersama. Penulis buku itu juga menawarkan Hye Jin untuk bergabung, karena dia sebelumnya pernah mendengar bahwa Hye Jin punya impian jadi seorang penulis buku cerita. Tapi sayangnya Hye Jin harus menolak, karena dia harus pergi ke luar negeri.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2022[1]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2022[6]

Hye Jin menceritakan tentang pertemuannya dengan para penulis itu pada Sung Joon. Hye Jin tampak antusias dan Sung Joon melihat hal itu.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2023[10]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2023[6]

Di saat sedang mempersiapkan kepindahannya, Hye Jin galau dengan tawaran menjadi penulis itu. Itu adalah impiannya. Apalagi Ha Ri juga sudah memutuskan untuk kuliah lagi, mengejar minatnya pada dunia perhotelan. Hye Jin akhirnya memutuskan sesuatu.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2023[7]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2023[5]

Hye Jin datang ke apartemen Sung Joon. Hye Jin melamar Sung Joon. Hye Jin bahkan sudah menyiapkan cincin dan memakaikannya pada Sung Joon. Tapi Sung Joon sudah tahu kalau Hye Jin akan meminta waktu satu tahun sebelum mereka menikah. Sung Joon bahkan berterima kasih karena Hye Jin mau jujur. Hye Jin heran bagaimana Sung Joon bisa tahu. Sung Joon jelas tahu dari ekspresi Hye Jin saat bercerita waktu itu.

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2026[5]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2026[3]

Tapi Sung Joon sedikit kesal karena keduluan Hye Jin dalam melamar. Padahal dia sudah menyiapkan sesuatu. Tapi kemudian Sung Joon melamar Hye Jin.

“Sebelum bertemu denganmu, aku tidak tahu kemungkinan untuk hidup dengan sangat bahagia di dunia ini. Aku ingin membuatmu merasakan kebahagian yang aku rasakan sepanjang sisa hidup kita. Hye Jin-ah, maukah kau.. Setahun lagi, maukah kau menikah denganku?”

Hye Jin mengangguk. Dan kini mereka masing-masing mengenakan dua cincin di jari.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2027[2]She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2027[4]

Ha Ri sedih karena Hye Jin akan keluar dari rumah. Untuk mengerjakan proyek menulis buku itu, Hye Jin harus tinggal bersama dengan penulis lain. Tapi setelah itu mereka merayakan ‘keberhasilan’ mereka, selangkah lagi mencapai impian.

***

She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2028She.Was.Pretty.E15.mkv_20151115_2028[1]

Sung Joon mengantar Hye Jin. Sung Joon sendiri hari itu akan pergi ke New York, tapi dia melarang Hye Jin mengantarnya ke bandara, karena hanya akan membuatnya merasa sedih. Mereka kemudian berpisah setelah saling menyatakan perasaan dan kecupan di kening Hye Jin dari Sung Joon.

***

Komentar:

Sungguh diluar dugaan. Adegan-adegan yang mengarah pada siapa itu TEN adalah Kim Rara. Tapi ternyata TEN adalah Shin Hyuk! Harus saya akui, Seo Joon kalah ganteng dari Siwon setelah dia cukuran. Haha.. Mianhe Seo Joon-ah..

Memang jadi pilihan yang sulit untuk Sung Joon. Jika ingin MOST dan timnya selamat bahkan dia sendiri selamat, dia harus menerbitkan artikel TEN. Dan itu artinya dia harus merenggut kebebasan hidup yang telah dijalani Shin Hyuk selama ini. Apalagi setelah Sung Joon mendengar alasan Shin Hyuk selama ini menyembunyikan identitas penulisnya. Nyatanya, Sung Joon tidak bisa mengorbankan Shin Hyuk. Tapi Shin Hyuk sendiri sudah rela dengan sepenuh hati mengorbankan diri untuk rekan-rekan yang dia kasihi, terutama Hye Jin.

Comments

  1. Setia sampai akhir, shin hyuk mmg daebak....untuk hye jin"Jackson".
    Dari awal mmg dianalogikan sung jun suaranya purau total, padahal seo Jon ssi sendiri sdh beberapa kali mengisi ost dramanya.kesian......
    Saya bertwrimakasih bak mumu benar2 masih setia melanjutkan sampai akhir dan krn mmg sengaja gak nonton episode terakhir, saya nunggu sinop lengkapnya bak mumu yah, meski sdh dpt dikit review di blognya bak Dee.
    Seandainya Siwon gak mau berangkat wamil, pasti saya shiperin dg HJE....coz kayaknya Siwon itu kagum bgt dg nunanya itu gegara SWP .dan disalah satu wawancara berharap bisa akting bareng lagi.
    Di salah satu bts jg Siwon pernah berkali kali mengoda mengambil foto HJE dan bilang Karena noona begitu cantik...(hehehe)....kok saya kepo bgt??????pdhal justru waktubitu HJE masih dandan ala hye jin kribo.....saya aja kali yah yg kebangetan suka hye jin sama shin hyuk di drama ini.....mianhe seo Jon ssi.....
    Sekali lagi Kamsaeyo bak Mumu......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku gak janji bikin sinopsis lengkapnya mba.. soalnya cuma tinggal sweet-nya doang juga sih.. hehe..

      Seo Joon sama HJE mah cuman adek-kakak koq kayaknya mba. Aku liatnya gitu dari jaman KMHM.. kalo sama siwon gak tau deh.. hehe

      Delete
  2. Hahaha... ternyata sudut pandang kita beda, ya mu. Cara kita mengintepretasi diamnya Sung Joon itu beda.

    Kalo aku merasa Sung Joon ga mau menampilkan artikel TEN karena dia gak mau menang karena artikel TEN. Dengan menampilkan artikel itu, pasti The Most akan naik ke peringkat 1. Aku ngeliatnya ga suka, karena berarti Sung Joon menempatkan egonya lebih tinggi dibandingkan kepentingan orang banyak. Sung Joon kok kayaknya egois banget, milih The Most tutup daripada artikel itu muncul.

    Padahal kalo ngebaca dari cara pandang Mumu, Sung Joon ternyata bukan menempatkan egonya yang lebih tinggi, tapi lebih memikirkan Shin Hyuk. Ia tak mau mengorbankan Shin Hyuk, sehingga memutuskan untuk membatalkan artikel TEN. Walau Shin Hyuk suka ngeselin dan ngambil underwearnya, tapi ia tetap menjaga Shin Hyuk. Sebagai anak buah dan sebagai temannya.

    Hahaha.. aku kebanyakan nonton makjang nih.. jadi harus ada yang jahat. Dan keliatan aku ngeshipping sapa. Xixixi..

    Hujur aku ga ngefans Park Seo Joon, ga tau malah dia itu sapa. *dilempar sendal sama fansnya PSJ* dan emang suka sama Siwon sejak Legend of Hyang Dan dan Oh My Lady. Untung aku ga ngerecap She Was Pretty. Ini shipping keduaku sama Second Male Lead setelah Won Bin di Autumn Love Story. Kalo ngerecap, beneran deh komenku pasti banyak ngebantai Sung Joon. *semakin dilempar banyak sendal*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. iya mba. Aku ngeliatnya gitu, beda mba mimik mukanya. Dia lebih ke gak mau Shin Hyuk jadi susah. Kan kalau identitasnya terbongkar Shin Hyuk jadi gak bisa se-bebas biasanya.

      Sung Joon kan nanya tuh pas pertama ketemu TEN, "Emangnya kamu gk papa kali identitasmu terbongkar?" gitu.. Itu di telingaku kedengerannya tuh Sung Joon yang khawatir.. Apalagi setelah denger rekaman itu kan, alasan Shin Hyuk menyembunyikan identitas ke-penulisannya. Aku rasa Sung Joon gak akan tega.

      Aku emang fans Seo Joon, tapi aku gak akan setega itu koq mba. Nanti sendalku habis dong.. Hehe..

      Btw, aku juga suka Siwon koq mba sejak nonton Oh My Lady. Dan Siwon sebenernya lebih ganteng dari Seo Joon. Wkwkwkwk

      Delete
  3. pendapat q sm ky mb mu2.......
    i like siwon......

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD

Popular Posts