Monday, November 16, 2015

She Was Pretty | Episode 16 (end)

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110640.986_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110707.287_thumb

Saat kecil, Hye Jin bercita-cita menjadi seorang penulis buku cerita anak-anak. Dia ingin bisa memberikan kebahagiaan pada orang lain melalui bukunya itu. Seiring berjalannya waktu, kehidupan membuatnya semakin jauh dari impiannya itu, bahkan hampir melupakannya. Hingga akhirnya sebuah kesempatan datang padanya untuk mewujudkan impian itu.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110743.646_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110747.131_thumb

Hye Jin yang berencana menikah dengan Sung Joon terpaksa menundanya satu tahun karena hal itu. Untungnya Sung Joon mengerti dan mengantar Hye Jin ke tempat barunya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110831.220_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110829.188_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110842.321_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110840.961_thumb

Selama mengerjakan proyek buku cerita, Hye Jin diharuskan menginap dengan penulis lain. Hye Jin dan Sung Joon setiap hari berhubungan melalui telepon juga video call. Mereka menceritakan tentang kejadian hari itu, hingga makan bersama. Mereka sama-sama merindukan satu sama lain.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110852.569_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_110921.489_thumb

Suatu hari Hye Jin mendapat telepon dari Sung Joon yang terdengar sedang sakit. Hye Jin khawatir dan memastikan Sung Joon untuk makan dengan baik serta minum obat.

Lalu Hye Jin mendapat kunjungan dari Ha Ri. Ha Ri sepertinya sering mengunjungi Hye Jin. Ha Ri yang kuliah pascasarjana sekarang sedang giat belajar untuk mendapatkan beasiswa. Ha Ri mengeluh pada Hye Jin karena ada mahasiswa yang selalu mengikutinya. Mahasiswa yang baru berumur 22 tahun. Hye Jin menggoda Ha Ri untuk hal itu.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111305.139_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111321.817_thumb

Mereka kemudian makan bersama. Melihat Hye Jin yang penampilannya kembali seperti dulu, dan Hye Jin yang tampak tenang, Ha Ri merasa Hye Jin sangat senang tinggal disana. Hal ini juga membuat Ha Ri berpikir bahwa seharusnya Hye Jin melakukan apa yang Hye Jin suka sejak dulu.

Hye Jin tak sependapat. Jika bukan karena The MOST dia tidak mungkin bisa ada disana. Karena dia bertemu dengan Penulis Lee (yang mengajaknya menjadi penulis) adalah karena MOST.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111331.373_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111342.916_thumb

Saat Hye Jin hendak makan acar lobak, Hye Jin teringat pada Shin Hyuk. Saat perpisahan Shin Hyuk meminta Hye Jin untuk mengingatnya kapanpun Hye Jin makan acar lobak. Ternyata itulah yang Shin Hyuk bisikan di telinga Hye Jin. Hye Jin pun jadi penasaran dengan kabar Shin Hyuk.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111516.755_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111452.391_thumb

Sejak hari itu hingga keesokan harinya Hye Jin tidak bisa menghubungi Sung Joon. Telepon mati, video call tidak dijawab, pesan tidak dibaca. Hye Jin khawatir, karena terakhir telepon Sung Joon sedang sakit. Hye Jin tak bisa tidur dan tak nafsu makan.

Bahkan Hye Jin memikirkan hal yang buruk telah terjadi pada Sung Joon. Sakitnya semakin parah dan Sung Joon pingsan di dalam rumah tanpa ada yang tahu. Atau Sung Joon menyetir mobil di hari hukan dan terjadi kecelakaan. Hye Jin memarahi dirinya sendiri.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111530.911_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111528.246_thumb

Hye Jin kemudian menelepon Sung Joon dan tersambung. Hye Jin senang dan langsung menyerbu Sung Joon dengan berbagai pertanyaan. Tapi kemudian Hye Jin terpana melihat Sung Joon berdiri tak jauh di depannya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111544.027_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111547.247_thumb

Hye Jin langsung berlari menuju Sung Joon tanpa mempedulikan hujan. Hye Jin memeluk Sung Joon.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111706.047_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111713.995_thumb

Sung Joon memutuskan kembali ke Korea karena dia tidak tahan harus menahan rindu. Sung Joon memutuskan untuk menunggu disamping Hye Jin. Sung Joon meminta Hye Jin yang menghidupinya. Hye Jin mulai menghitung pengeluaran mana saja yang bisa dia kurangi agar cukup untuk menghidupi mereka berdua.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111730.768_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111722.346_thumb

Tapi ternyata Sung Joon hanya bercanda. Dia sudah menemukan tempat tinggal sementara dan juga pekerjaan. Sung Joon bekerja kembali di The MOST Korea sebagai pimpinan redaksi. Di Tim Editor masih ada anggota lama dan beberapa anggota baru. Mereka menyambut Sung Joon dengan gembira.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111739.065_thumb[1]She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_111754.280_thumb[1]

Tim redaksi bingung, jika Sung Joon menjadi Pimred, lalu Rara bagaimana? Poong Ho menjelaskan bahwa bibinya itu hendak menikah. Dengan seorang model Italia bernama Dario yang pernah menjadi model mereka.

Rara dan Dario berbeda 15 tahun. Tapi Dario bilang Rara adalah wanita tercantik yang pernah dia temui dan dia jatuh cinta padanya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112005.279_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112010.905_thumb

Han Sul iri melihat Rara yang akan menikah dan bertanya pada Joon Woo, apakah mereka akan menikah juga? Tentu saja. Mereka sepakat untuk menikah setahun lagi. Han Sul sangat gembira mendengarnya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112016.426_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112045.709_thumb

Sementara itu Ha Ri dibuat malu dengan ulah mahasiswa yang masih saja mengejar-ngejarnya. Mahasiswa itu memberikan kopi dengan memo, bahwa dia yakin Ha Ri juga akan segera menyukainya. Bahkan mahasiswa itu berteriak dengan lantang kalau dia menyukai Ha Ri.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112118.580_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112141.383_thumb

Hye Jin pulang ke rumah. Hye Jin hendak memberikan uang tabungannya pada ayah untuk membeli mesin baru. Tapi Hye Jin bilang kalau dia merindukan ayah ibu dan juga Hye Ri.

Hye Jin terkejut ketika melihat Sung Joon datang bersama ayah yang kembali dari tempat pemandian umum. Ternyata tempat tinggal sementara Sung Joon adalah disana. Hye Jin kesal karena Sung Joon tidak memberitahunya.

Ibu membela Sung Joon, bahwa mereka yang meminta Sung Joon tidak memberitahu Hye Jin. Karena Hye Jin yang selalu memarahi Sung Joon jika sedang di rumah.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112259.563_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112303.808_thumb

Hye Jin menyerahkan tabungannya untuk ayah. Ayah menolak dan menyuruh Hye Jin menggunakannya untuk pernikahannya nanti. Sung Joon menyela, Sung Joon menegaskan saat menikah nanti Hye Jin hanya membawa badan saja, satu sendokpun tidak usah.

Hye Jin menerangkan pada ayah bahwa itu adalah tujuannya selama bekerja untuk membeli mesin baru untuk ayah. Dan dia akan merasa tenang jika ayah menerimanya. Maka ayahpun menerimanya. Sung Joon tersenyum bangga pada Hye Jin.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112326.826_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112335.866_thumb[1]

Sung Joon mengelus kepala Hye Jin dan mencium keningnya saat Hye Jin sedang mencuci piring. Mereka lalu terkekeh bersama. Sung Joon menawarkan diri membantu Hye Jin. Dan kemudian Sung Joon tersenyum, dia merasa seperti pasangan pengantin baru.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112346.067_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112358.316_thumb

Setelah memastikan Hye Rin tidur dengan pulas, Hye Jin membuka pintu untuk mengintip Sung Joon. Tapi ternyata Sung Joon juga buka lapak di dekat pintu, hehe. Mereka saling tersenyum senang, lalu berpegangan tangan.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112535.615_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112556.428_thumb

Saat pulang dari rumah orang tuanya, Hye Jin menemukan buku tabungan terselip di tasnya. Ternyata itu adalah uang yang disisihkan ayah dan ibu selama 10 tahun untuk pernikahan Hye Jin. Hye Jin menangis haru. Di saat ayah bisa membeli mesin baru, ayah ternyata mempersiapkan uang itu untuk putrinya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112559.736_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112606.543_thumb

Sung Joon pergi bekerja. Sambil melihat tabletnya, dia salah masuk ke ruangannya yang dulu. Ruangan itu sekarang di tempat Joo Young yang telah menjadi Wakil Pimred. Rupanya Sung Joon sudah berkali-kali salah masuk ruangan. Joo Young pun tak heran jika Sung Joon dapat julukan ‘Si bodoh Ji’.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112624.829_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112635.887_thumb

Anggota baru penasaran apakah benar Ten pernah bekerja disana. Mereka penasaran dengan sosok Ten, karena jika dilihat di majalah Ten itu sangat keren. Anggota tim lama menertawakan Shin Hyuk, mereka tahu kalau Ten atau Shin Hyuk itu tidak sekeren yang ada di majalah.

Mereka kemudian penasaran dengan keadaan Shin Hyuk yang benar-benar menyembunyikan diri. Bahkan media sosialnya juga tidak update lagi sejak saat itu. Mereka merindukan Shin Hyuk.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112756.831_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112811.716_thumb

Lalu dimana Shin Hyuk? Shin Hyuk menjadi seorang backpacker dan masih menulis. Dia menggunakan penutup kepala yang dibelikan Hye Jin dengan setengah memaksa saat itu. Saat ada orang yang mengenalinya sebagai Ten, Shin Hyuk menanggapinya dengan candaan.

Dan Shin Hyuk tetaplah orang yang jahil. Dia tertawa senang berhasil menakuti teman sekamarnya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112818.991_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112826.964_thumb

Saat di wawancara kerja, ada seorang pewawancara yang mengenali Hye Jin sebagai pegawai di Hotel Ara. Pewawancara itu juga pernah bekerja di Hotel Ara. Pewawancara heran kenapa Ha Ri tidak menuliskan pengalaman kerja itu di dalam CV-nya.

Ha Ri menjelaskan bahwa saat bekerja di Ara, posisi itu tidak dia dapatkan dengan kemampuannya sendiri. Jadi Ha Ri tidak mau menganggapnya sebagai pengalaman kerja.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112829.375_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112835.541_thumb

Proyek buku Hye Jin akhirnya selesai dicetak. Hye Jin tersenyum senang dan bangga melihat namanya tertera di buku itu sebagai salah satu penulis.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112845.181_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112908.654_thumb

Sementara itu Sung Joon ternyata tetaplah Sung Joon yang tega membuang proposal timnya ke tong sampah jika menurutnya proposalnya itu tidak berkualitas.

Setelah memarahi anggota timnya, Sung Joon memberikan undangan pada semuanya. Sung Joon menujukkan cincin yang melingkar di jarinya dan memberitahu bahwa dia akan menikah. Sung Joon meminta mereka untuk datang ke acara pernikahannya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112916.071_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112917.741_thumb

Mereka terkejut mendengar Sung Joon yang tiba-tiba mengumumkan pernikahan. Dan mereka semakin terkejut begitu melihat Hye Jin adalah calon pengantin wanitanya di dalam undangan.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112932.874_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_112952.139_thumb

Ha Ri mengajak Hye Jin kencan di sebuah rumah kaca. Mereka merayakan pernikahan Hye Jin dan juga merayakan keberhasilan Ha Ri mendapatkan pekerjaan.

Selain itu Ha Ri memberikan buket bunga dan hiasan kepala untuk Hye Jin. Ha Ri membuatnya sendiri untuk Hye Jin. Mereka lalu berfoto bersama.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113007.161_thumb[1]She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113012.327_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113014.214_thumb[1]She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113018.206_thumb

Hye Jin dan Sung Joon pun kemudian menikah.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113037.495_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113036.231_thumb

Hye Jin dan Sung Joon sudah tinggal bersama di rumah mereka sendiri. Dan Hye Jin masih menggeluti dunia penulis. Saking seriusnya menulis, Hye Jin bahkan mengacuhkan Sung Joon. Sung Joon kesal, Hye Jin yang seorang maniak ciuman sekarang sudah berubah.

Sung Joon berjalan pergi sambil mengeluh kalau dia sangat kesepian. Akhirnya Hye Jin menutup laptopnya dan siap bermain dengan Sung Joon.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113047.457_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113049.944_thumb

Sementara itu Ha Ri yang sudah bekerja kembali di hotel masih sama seperti dulu. Melayani tamu hotel dengan penuh ketulusan.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113056.541_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113051.908_thumb

Dan Shin Hyuk menerbitkan sebuah novel yang berjudul TEN. Shin Hyuk kembali ke Korea, tapi dia tidak menemui siapapun. Hanya memandangi poster dirinya yang tampak keren. Bahkan Shin Hyuk merasa dirinya yang diposter itu tidak tampak seperti dirinya di kenyataan.

Shin Hyuk masih suka mengenang kebersamaannya dengan Hye Jin.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113115.911_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113119.414_thumb

Shin Hyuk ternyata mempersembahkan novel itu untuk Jackson alias Hye Jin. Shin Hyuk menuliskannya di halaman terakhir. Hye Jin tersenyum membacanya.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113131.856_thumb[1]She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113138.916_thumb

Hye Jin dan Sung Joon pergi piknik bersama, seperti waktu itu. bedanya sekarang adalah mereka sudah menjadi pasangan menikah.

Hye Jin bernarasi. Dulu Hye Jin berpikir di dunia ini ada seorang pemeran utama dan pemeran pendukung seperti dalam drama. Dan dia adalah seorang pemeran pendukung yang kehadirannya tidak disadari orang lain.

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113206.216_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113159.615_thumb

Sekarang Hye Jin masih meyakini itu, bahwa ada pemeran utama dan pemeran pendukung. Tapi sekarang Hye Jin sadar, dulu dia merasa sebagai pemeran pendukung karena dia sendiri yang menempatkan dirinya seperti itu. Dan sekarang Hye Jin mulai menempatkan dirinya sendiri sebagai pemeran utama. Hye Jin juga percaya bahwa sesuatu yang lebih indah daripada dongeng mungkin akan terjadi. Seperti cinta pertamanya yang tidak pernah dia bayangkan akan menjadi nyata, akhirnya menjadi kenyataan.

***

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113209.324_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113221.621_thumb

Seorang anak perempuan berjalan mendaului ayahnya dengan riang sambil memakai payung. Mereka berhenti di pinggir jalan, menanti lampu merah. Saat lampu hijau menyala, anak perempuan itu berseru, “Ayo jalan!”

She.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113225.917_thumbShe.Was.Pretty.E16.END.mkv_20151116_113233.415_thumb

Sang ayah, Sung Joon, tersenyum. Lalu menuntun putrinya menyeberang jalan sambil berkata, “Yeon Woo. Ayo cepat, ibu pasti sudah menunggu.”

***

TAMAT

***

Komentar:

Episode terakhir ini memang episode manis. Konflik sudah selesai di episode 15, jadi episode ini hanya semacam fan service aja menurutku. Hehe..

Jadi, pelajaran apa yang bisa kita ambil drama ini?

Jujur dan percaya diri. Jika saja Hye Jin sejak awal menemui Sung Joon langsung, mungkin Ha Ri tidak akan terjebak dengan kebohongan dan membuatnya menderita. Toh Sung Joon juga tidak menilai Hye Jin dari penampilan. Eh tapi ntar dramanya cumin 2 episode doang dong, hehe..

Jangan menunda-nunda mengakui kebohongan atau kesalahan. Semakin kita menunda, semakin dalam kita terjerumus dan sulit untuk kembali. Bukan hanya akan menyakiti diri sendiri, tapi juga orang lain yang terlibat. Contohnya Ha Ri yang terus menunda-nunda berkata jujur pada Sung Joon. Akhirnya dia sendiri yang terluka, selain Hye Jin.

Meminta maaf itu indah, tapi memaafkan jauh lebih indah. Hye Jin dan Ha Ri saling meminta maaf dan juga memaafkan. Karena mereka sama-sama terbuka, persahabatan mereka pun bisa terus berlangsung tanpa harus marahan yang berlarut-larut. Tanpa harus berpisah hanya karena masalah ‘laki-laki’. XD

Apa lagi ya? Ada yang mau nambahin gak? ^-^

Oya readers, saya tidak janji untuk menulis sinopsis lengkapnya She Was Pretty ya.. Karena sudah banyak juga yang membuat sinopsisnya. Setelah ini saya InsyaAllah akan fokus menyelesaikan Let’s Eat, Family, dan Endless Love dulu sampai akhir tahun. Yah, kalau sedang mood mungkin sedikit nulis review drama yang sedang saya tonton.

Akhir kata, terima kasih ya readers atas kesetiaannya masih membaca tulisan saya. Anyeong~ ^-^

7 comments:

  1. Annyeong......bak Mumu......
    Kamsaishimnidwa......(shin hyuk Banget)

    ReplyDelete
  2. Cerita yang keren dan ditulis Mbak Mumu dengan manis .... Syukurlah episode terakhirnya komplet. Terima kasih banyak, Mbak Mumu! Dari pembaca blogmu yang tak bisa nonton drakor. #memelas

    ReplyDelete
  3. terima kasih mb mumu......,meskipun mb sibuk py masih sempat menulis wat kita2 yang wara wiri mencari sesuatu tuk d bc....
    mf selama ini silent reader......

    ReplyDelete
  4. Semoga mba Mumu slalu sehat u menyelesaikan "proyek2" nya yg tertinggal..semangat ya mba Mumu..

    ReplyDelete
  5. Kalau boleh menambahi, drama ini juga mengajari kita, apa itu cantik yang sebenarnya. Cantik itu tidak harus mahal, cantik itu tidak harus sakit.
    Lihat bagaimana Ha Ri tetap nekad membeli sepatu yang nyata-nyatanya sepatu itu tidak muat untuk kakinya. Tapi karena sepatu itu terlihat cantik, Ha Ri tetap membelinya, meski dia sudah tahu jika memakai sepatu itu akan membuat kakinya sakit. Jauh sebelum Ha Ri menganalogikan sepatu itu seperti Sung Joon.
    Cantik itu cukup menjadi diri kita sendiri. Cantik itu cukup membuat orang lain di sekitar kita bahagia.Itulah yang dilakukan Hye Jin. Dia suka membantu orang lain hingga Shin Hyuk berulang kali mengatakan Hye Jin itu sangat cantik, jauh sebelum Hye Jin mengubah penampilannya.
    Oya, kalau diperhatikan karakter para tokohnya juga cukup unik. Sung Joon yang terlihat dingin, kejam dan berwibawa, nyatanya kalau sudah dihadapan Hye Jin seperti anak kecil yang manja bangets. Shin Hyuk tak usah tanya lagi deh, bagaimana jahil dan anehnya dia. Poong Ho sebelas dua belas kayak Shin Hyuk.
    Lol, kok jadi panjang? Ya sudahlah sampai di sini saja. Terima kasih Mbak Mumu yang telah menyempatkan waktu, pikiran dan tenaganya menyelesaikan drama ini. Salam hangat dari aku yang suka membaca tulisanmu. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener2, cantiknya yg sesuai judul malah lupa aku komenin. >,<

      Makasih ya udah baca.. :)

      Delete
  6. Akhirnya episode 13 _ 16 cukup baca sinop nya biarpun udah donlot .. Tak tega sy melihat air mata Shin Hyuk .. U_U

    Akhirnya semua Happy Ending yaa .. Amazing banget sm pasangan Kim Ra Ra .. Wkwwk .. Pake pemanis apa ya Kim Rara bisa dapet cowok cakep .. Hehehe

    Ahh .. Ituu ituu .. Poni lempar Sung Joon bikin dia nambah cakep banget ya .. ^^

    Hmm .. Jadi Mba Muzi rencana sampai akhir tahun hanya membereskan drama yg tertunda ya .. Sy pikir mba Muzi bakalan ngambil project Remember yang gantiin Achiara ..

    Terima kasih mba Muzi .. Semoga semangat untuk menulis terus ada soalnya saya suka tulisan mba Muzi bikin betah membacanya .. Hehe

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD