Sunday, February 07, 2016

One More Happy Ending | Episode 2

Note: Gambar tidak lengkap.

One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[13]One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[21]

Hari itu (bukan malam ternyata), Soo Hyuk dan Mi Mo dalam keadaan mabuk pergi ke kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan mereka. Mi Mo menghubungi Dong Mi untuk menjadi saksi, tapi hanya nomor identitas Dong Mi yang dia dapatkan. Sedangkan Soo Hyuk menghubungi Hae Joon sahabatnya.

Hae Joon datang dengan membawa bunga. Dia melihat Mi Mo dan Soo Hyuk yang begitu antusias karena akan menikah. Dia juga melihat proses lamaran mereka. Tak hanya Hae Joon, tapi semua orang yang ada dikantor catatan sipil.

One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[20]One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[2]

Setelah keluar dari kantor catatan sipil, mereka berbulan madu dengan ala mereka sendiri. Membeli cincin murahan dipinggir jalan dan membeli baju tidur kostum.

One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[22]One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[1]

Mi Mo menghubungi pelayanan publik Seoul untuk menanyakan proses membatalkan pernikahan. Tapi karena mereka menikah tanpa paksaan, tidak ada keluhan pasangan ternyata cacat setelah menikah, dan tidak ada yang berbohong, maka Mi Mo tidak bisa membatalkan pernikahan itu dan harus melalui perceraian.

One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[10]One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[19]

Soo Hyuk dan Mi Mo yang panik dan juga kesal kemudian bertemu. Mereka saling menyalahkan atas apa yang telah terjadi. Mi Mo menyalahkan Soo Hyuk yang datang ke rumahnya dan Soo Hyuk menyalahkan Mi Mo yang mengajaknya minum.

Mereka kemudian bingung dengan apa yang terjadi setelah melihat pakaian dalam Mi Mo yang berserakan. Tapi kemudian mereka yakin kalau semalam tidak terjadi apa-apa antara mereka karena mereka terbangun di tempat yang berbeda.

Mi Mo tidak ingin bercerai untuk kedua kalinya karena bisa berpengaruh pada pekerjaannya. Meskipun pernikahan mereka kesalahan, tetap saja akan ada yang namanya perceraian. Itu akan jelek untuk citra perusahaannya.

One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[11]One.More.Happy.Ending.E02.mkv_201602[26]

Mereka kemudian pergi ke catatan sipil untuk membatalkan pernikahan. Mereka protes pada petugas karena menerima permintaan mereka yang sedang mabuk untuk menikah. Mereka marah-marah. Namun ternyata petugas itu menjelaskan bahwa mereka kemarin tidak menikah. Berkat Hae Joon.

Hae Joon meyakinkan mereka untuk mendaftarkan pernikahan besok saja dan membawa mereka pulang. Formulir kemarin ternyata masih ada di saku jaket Soo Hyuk, tandanya mereka belum mendaftarkan pernikahan itu. Mereka sangat lega. Terutama Mi Mo.

***

Hae Joo adalah seorang dokter syaraf yang populer di RS. Baik di kalangan sesama rekan kerja, maupun di kalangan para pasien. Bahkan ada seorang siswi SMA yang menyukainya dan mengirimkan lagu. Dia meminta Hae Joon untuk menunggunya 2 tahun lagi.

Tapi tipe wanita idaman Hae Joon adalah seorang wanita polos yang telah mengalami banyak hal (kesulitan).

***

Mi Mo dan Soo Hyuk minum kopi di sebuah café. Mereka “merayakan” perpisahan mereka. Mi Mo meminta Soo Hyuk untuk tidak memberitahu siapapun tentang kejadian kemarin. Soo Hyuk setuju.

Setelah berpisah, Mi Mo teringat pada perceraiannya dengan mantan suaminya. Saat itu, di musim yang sama dan di café yang sama. Waktu itu dia dan mantan suaminya menangis dan saling memberi semangat mengharap kebahagian untuk masing-masing. Mi Mo mengingat perpisahan mereka di pengadilan.

Mereka mempunyai banyak perbedaan, dari cara mencuci baju, cara tidur,film kesukaan, dan perbedaan kebiasaan lainnya. Karena perbedaan-perbedaan itu mereka semakin terpisah jauh dan tidak bisa kembali. Mereka pikir mereka akan baik-baik saja setelah perceraian itu.

Tapi ternyata Mi Mo dan suaminya tetap bersedih di café itu. Dan untuk beberapa lama Mi Mo terus menangisi pria yang telah menjadi mantan suamianya. Mi Mo kemudian menyadari satu hal.

“Saat kau mencintai seseorang, kau harus memberikan segalanya. Hanya dengan itu, kau tidak akan mempunyai penyesalan.”

***

Pulang ke rumah, Mi Mo mendapatkan telepon dari Da Jung yang marah karena Mi Mo belum tiba di kantor. Bukan hanya itu saja, Mi Mo lupa bahwa hari ini adalah hari pernikahan salah satu klien mereka yang berhasil di jodohkan Mi Mo. Mi Mo pun segera bersiap.

***

Soo Hyuk pergi ke sekolah Min Woo untuk menemui gurunya tentang pilihan sekolah SMP Min Woo. Gurunya Min Woo bersikap genit dan mencoba untuk menyentuh Soo Hyuk.

***

Ae Ran pergi ke toko elektronik dengan Dong Bae. Dong Bae ingin membeli setrikaan. Ae Ran protes, dia tidak suka menyetrika baju, jadi lebih baik mereka memasukkan cucian ke laundry saja. Dong Bae tersenyum, dia yang akan menyetrika baju.

Saat sedang minum kopi, Ae Ran berkata kalau dia gugup semakin mendekati hari pernikahan. Ae Ran tidak tahu kenapa dia merasa seperti itu. Dong Bae bilang dia juga gugup, tapi gugup karena sudah tak sabar.

***

Saat Mi Mo keluar dari lift, dia bertemu Soo Hyuk. Kecanggungan terjadi, karena Soo Hyuk menangkap Mi Mo yang hampir saja terjatuh. Tapi kemudian berhasil mereka atasi.

Mi Mo lalu bertemu tetangga satu gedung apartemennya yang sedang jogging. Tetangga Mi Mo itu mengingatkan Mi Mo untuk menjaga tubuh sebelum terlambat. Karena kecantikan tidak hanya didapat dari bedah plastik.

***

Dong Mi mengajukan komplain pada situs perjodohan yang mengadakan kencan buta waktu itu. Dong Mi merasa telah ditipu.

***

Mi Mo pergi ke acara pernikahan kliennya dengan Da Jung. Dia menjelaskan tentang pernikahannya dengan Soo Hyuk yang ternyata sebenarnya tidak terjadi.

Disana Mi Mo melihat mantan suaminya. Mi Mo berjalan menghampirinya dan berlatih sapaan yang akan dia ucapkan. Tapi kemudian muncul seorang wanita muda yang disebut mantan suaminya itu sebagai tunangannya. Mantan suami Mi Mo sedang mengobrol dengan orang lain. Mi Mo berbalik dan mengambil langkah seribu.

Dari balik sebuah hiasan, Mi Mo memperhatikan mereka. Mi Mo ingat kalau mantan suaminya itu pernah berkata bahwa dia tidak bahagia bersama Mi Mo. Dan sekarang Mi Mo melihatnya tertawa bersama wanita muda yang tubuhnya tampak seperti seorang model.

***

Mi Mo akhirnya menuduh mantan suaminya sama saja dengan pria lain. Mantan suaminya itu menceraikannya karena menginginkan wanita yang lebih muda. Mi Mo kesal karena merasa telah di bodohi.

Da Jung bilang sekarang waktunya tidak tepat lagi bagi Mi Mo untuk mencari tahu apakah mantan suaminya punya wanita lain sebelum mereka bercerai atau setelah mereka bercerai.

Tapi bukan hanya Mi Mo yang sedang galau. Da Jung juga galau karena suaminya ingin bercerai di pengadilan. Dong Mi galau karena minggu depan adalah tepat 3000 hari sejak terakhir kali dia mencium seorang pria, dia mungkin akan meninggal sebagai seorang perawan. Dan Ae Ran merasa sedih karena dia harus memberitahu Dong Bae bahwa dia ingin membatalkan pernikahan.

***

Seorang klien datang pada Mi Mo. Dia menginginkan istri baru yang punya badan aduhai. Mi Mo kesal, dia terbawa emosi pribadi dan marah pada klien itu. Mi Mo menyebut klien itu cabul.

“Apa kau disini untuk mencari istri atau seseorang yang hanya ingin kau tiduri?”

Mi Mo marah, memangnya kantornya itu prostitusi. Dia terus marah meski klien itu menejelaskan bahwa dia hanya berusaha jujur seperti yang diminta Mi Mo. Klien itu pergi dengan marah.

Da Jung merasa kesal. Dia menyuruh Mi Mo untuk segera menemui Kim Seung Jae (nama mantan suami Mi Mo) dan menanyakan padanya apa yang sebenarnya terjadi setelah perceraian mereka. Jika tidak sepreti itu, Mi Mo akan terus bersikap seperti itu pada klien yang seperti pria tadi.

***

Mi Mo akhirnya menemui Seung Jae. Dia dengan jujur mengatakan bahwa dia melihat Seung Jae di pernikahan kliennya. Ternyata wanita itu adalah tunangan Seung Jae, mereka akan menikah setelah Seung Jae menyelesaikan pekerjaannya di Amerika.

Mi Mo tampak kecewa karena Seung Jae seperti melupakan bahwa mereka pernah menikah. Tapi Seung Jae merasa tidak ada salahnya, karena perceraian mereka juga sudah lama terjadi, 5 tahun yang lalu. Seung Jae menanyakan maksud Mi Mo meminta bertemu.

“Aku ingin tahu.. aku ingin tahu alasan sesungguhnya mengapa kita bercerai.” Ujar Mi Mo jujur.

Seung Jae bilang dia sudah memberitahu Mi Mo waktu itu, bahwa dia tidak bahagia bersama Mi Mo. Mi Mo ingin penjelasan lebih. Seung Jae bilang kalau dia merasa tidak punya tempat di kehidupan Mi Mo, Mi Mo membuatnya merasa tidak penting, dia merasa tak dibutuhkan. Dan tunangannya sekarang kebalikan dari Mi Mo.

Mi Mo tak percaya dan meminta Seung Jae mengaku bahwa dia hanya ingin bersama wanita dengan wanita yang lebih seksi. Seung Jae kesal, ternyata Mi Mo malah semakin egois. Seung Jae kemudian bilang kalua dia baru ingat alasan dia bercerai dengan Mi Mo waktu itu.

“Kau harus selalu benar. Kau hanya melihat dan percaya pada apa yang kau inginkan. Itulah alasan sebenarnya mengapa aku bercerai denganmu.”

***

Disaat Mi Mo menyesal telah menemui Seung Jae. Ae Ran berlutut di depan Dong Bae dalam hujan. Dia meminta maaf dan ingin membatalkan pernikahan. Ae Ran mengatakan dengan jujur bahwa hatinya merasa tidak yakin.

Dong Bae tidak terima. Ae Ran seharusnya mengatakan itu jauh-jauh hari sebelum gedung dan catering dipesan, juga sebelum undangan disebar. Dng Bae kecewa karena disaat dia sedang sibuk menyiapkan pernikahan Ae Ran ternyata malah memikirkan perasaannya sendiri. Dan itu sekarang sudah terlambat.

***

Saat Mi Mo kembali ke apartemen, dia melihat kerumunan orang dilantai bawah. Ternyata tetangga yang bertemu dengannya saat jogging tadi meninggal. Wanita itu tinggal sendirian seperti Mi Mo. Wanita itu tewas karena tersedak tulang ayam goreng. Andai ada seseorang disampingnya, mungkin wanita itu tidak akan meninggal.

Mi Mo menjadi takut sendiri. Dia membayangkan dirinyalah yang meninggal, lalu Seung Jae dan tunangannya mensyukuri kepergiaannya. Dia malah melarang Poppo (anjingnya yang tadinya ada pada Seung Jae) untuk makan ayam goreng lagi mulai sekarang.

***

Malam itu para Angels galau. Dong Mi frustasi ingin mencium seorang pria, sudah lama sejak dia melakukannya. Dong Mi juga sedih karena suaminya memilih tidur di sofa di ruang kerja, sudah 7 tahun terakhir. Ae Ran yang merasa bersalah telah membatalkan pernikahan. Dan Mi Mo yang teringat kembali pada kejadian yang telah menimpanya dua hari kebelakang.

Mi Mo yang sedang berendam kemudian masuk lebih dalam ke dalam air sambil menutup mata. Saat membuka mata Mi Mo merasa pusing dan matanya berkunang-kunang. Mi Mo lalu menghubungi Dong Mi memintanya untuk menelepon besok pagi untuk mengecek keadaannya.

***

Soo Hyuk memberitahu Min Woo bahwa dia memberikan kebebasan pada Min Woo untuk memilih apapun yang dia sukai dan ingin dia pelajari. Tapi ternyata Min Woo memang sudah memilih. Dia membuat ayahnya bertemu dengan gurunya karena ingin menjodohkan mereka.

Soo Hyuk bilang dia tidak memerlukan siapapun, dia hanya butuh Min Woo. Tapi itulah yang tidak ingin dia dengar dari ayahnya. Itu adalah keinginannya saat TK, bahwa dia ingin selalu bersama dengan ayahnya. Tapi sekarang dia takut kalau ayahnya akan ikut campur dalam hidupnya.

Soo Hyuk bilang kalau dia bertemu dengan seorang wanita, dia mungkin akan menelantarkan Min Woo. Jika itu yang Min Woo inginkan, dia meminta Min Woo untuk tidak mencegahnya.

***

Jam 2 pagi Mi Mo terbangun dan kembali merasa pusing. Matanya berkunang-kunang. Dengan susah payah dia berhasil menghubungi 119. Dia kemudian di bawa ke UGD dengan hanya menggunakan pakaian dalam.

Yang memeriksa Mi Mo adalah Hae Joon. Meskipun malu, Mi Mo mencoba meminta tolong Hae Joon untuk menyelamatkannya. Hae Joon tersenyum, Mi Mo tidak akan mati cepat. Hae Joon lalu memakaikan sebuah alat di kepala Mi Mo. Dan meminta Mi Mo melihat ke arah jarinya bergerak.

Hae Joon memegang kepala Mi Mo dan menggerakkannya. Ternyata Hae Joon memeriksa pergerakan mata Mi Mo. Mi Mo kemudian dinyatakan menderita otolithiasis (gangguan fungsional keseimbangan fisik dan kinestetik) di telinga kanannya. Mi Mo berterima kasih.

Hae Joon lalu memakaikan jas dokternya pada Mi Mo yang hanya menutupi tubuhnya dengan handuk. Mi Mo kemudian menatap Hae Joon. Terpesona. Mi Mo melihat Hae Joon tampak bercahaya.

Hae Joon meminta Mi Mo untuk hanya melihat ke arahnya, tidak kea rah yang lain. Hae Joon memegang pipi Mi Mo dan mencoba memeriksa lagi. Hae Joon kemudian bilang kalau Mi Mo sudah tidak apa-apa sekarang.

***

Hae Joon menghubungi Soo Hyuk yang sedang tidur. Dia memberitahu Soo Hyuk kalau Mi Mo ada di rumah sakit, karena tiba-tiba merasa pusing. Hae Joon bilang mungkin Mi Mo tidak ingin membuat Soo Hyuk khawatir.

Soo Hyuk bergegas keluar dan menjalankan mobilnya menuju rumah sakit.

***

Mi Mo sedang melamun di lobby rumah sakit. Mi Mo merenung. Dia sudah 11 kali berhubungan dengan pria dan 1 kali menikah, tapi sekarang tidak ada seorang pun yang ada disisinya.

Kemudian Hae Joon datang dan memberikan minuman kaleng untuk Mi Mo. Hae Joon juga memberitahu kalau dia sudah menghubungi Soo Hyuk. Mi Mo terpana, tapi kemudian mengambil kaleng minuman itu.

Mi Mo kemudian menatap Hae Joon yang sedang minum dengan terpesona. Bahkan Hae Joon juga bingung dibuatnya. Hae Joon berusaha tersenyum dengan sopan, meskipun canggung. Mi Mo lalu berkata pada Hae Joon kalau banyak “kupu-kupu” di dalam perutnya.

“Jika aku bilang aku jatuh cinta padamu, apa kau pikir aku gila?” tanya Mi Mo.

Hae Joon terkejut. Sementara itu Mi Mo bertekad dalam hati kalau dia harus menikah dengan Hae Joon.

***

Bersambung ke episode 3~

Komentar:

Saya tidak menduga Mi Mo akan secepat itu jatuh cinta pada Hae Joon setelah putus dengan Jung Hoon. Mungkin Mi Mo memang tipe orang yang seperti itu, mudah move-on dan tidak baper-an. Hehe…

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD