Saturday, June 25, 2016

Lucky Romance | Episode 10 – 1

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044226.073_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044312.173_thumb

“Tentang pertanyaan sebelumnya. Aku tidak membencimu. Kau orang baik. Bagaimana aku bisa membencimu? Tidak peduli apa yang dikatakan orang, bagiku kau orang yang ramah dan mempunyai hati yang hangat. Aku juga berharap bisa menjadi orang seperti itu untukmu. Tapi aku tidak bisa dan juga tidak seharusnya.”

Bo Nui masih memandangi Soo Ho. Bo Nui meminta Soo Ho untuk tidak sakit.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044325.406_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044253.843_thumb

Setelah itu Bo Nui berdiri dan hendak pergi, tapi tangan Soo Ho memegang tangannya.

“Jangan pergi. Tetap bersamaku.”

Bo Nui menoleh pada Soo Ho yang sekarang sudah membuka mata. Rupanya Soo Ho mendengar semua pengakuan Bo Nui.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044748.939_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044753.037_thumb

Di tempat menginap karyawan ZeZe. Para karyawan pria dan Ryang Ha masih tertidur pulas. Seung Hyun bangun dari tidurnya dan bingung karena Dal Nim tidak ada dikasurnya. Lalu dimana Dal Nim?

Dalam pelukan Ryang Ha! Ya. Semalam kan Bo Nui membawa Dal Nim yang mabuk ke kamar itu. Rupanya Dal Nim tidak bangun sampai pagi. Ryang Ha dan Dal Nim sama-sama membuka mata dan awalnya tak sadar dengan apa yang terjadi.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044800.077_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044817.312_thumb

Ketika mereka sadar, Ryang Ha menutup mulut Dal Nim yang hendak berteriak. Ryang Ha meyakinkan diri kalau itu hanya mimpi buruk. Tapi gigitan Dal Nim di jarinya terasa sakit. Dal Nim dengan panik bertanya apa yang Ryang Ha lakukan. Tapi itulah yang ingin Ryang Ha juga tanyakan pada Dal Nim, karena Dal Nim ada di kamar para pria.

“Hidupku berakhir jika kita ketahuan. Cepat pergi.” bisik Ryang Ha cepat.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044836.656_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044841.556_thumb

Tapi ketika Dal Nim hendak pergi, Seung Hyun datang mengetuk pintu. Dal Nim kembali sembunyi di dalam selimut. Ryang Ha menyapa Seung Hyun dan Seung Hyun menanyakan Dal Nim. Ryang Ha heran Seung Hyun menanyakan Dal Nim padanya karena disana kan kamar pria.

Seung Hyun pikir Dal Nim ada disana karena semalam Dal Nim mabuk. Ketika Seung Hyun tak melihatnya, Ryang Ha berbisik pada Dal Nim yang kakinya menyembul dari balik selimut, bahwa dengan begitu kaki Ryang Ha jadi kelihatan telalu panjang. Dal Nim pun menarik kakinya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044844.825_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044848.132_thumb

Ryang Ha lalu bilang mungkin Dal Nim pergi jalan-jalan dengan Bo Nui. Seung Hyun memberitahu bahwa Bo Nui sudah pulang semalam dengan Soo Ho. Mendengar hal itu Dal Nim bergerak ingin bangun. Ryang Ha menahan dan memukulnya.

“Mereka melempar Depyunim ke dalam air.” Ujar Seung Hyun.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044858.029_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044904.115_thumb

Ryang Ha terkejut, mereka melempar Soo Ho ke dalam air? Seung Hyun bilang Soo Ho tampaknya sangat marah, jadi tidak heran Soo Ho pergi malam-malam. Seung Hyun kemudian permisi pergi mencari Dal Nim.

Dal Nim langsung bangun dan terkejut mendengar Soo Ho pulang. Tapi Ryang Ha sepertinya lebih terkejut mendengar Soo Ho dilempar ke dalam air.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044908.756_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044911.246_thumb

Amy memastikan script pertanyaan wawancara Gary. Amy mengingatkan tim produksi bahwa mereka berjanji untuk tidak membahas kisah cinta apapun, gossip ataupun rumor. Jika mereka melemparkan pertanyaan saat siaran langsung, Amy akan langsung menarik Gary. Untuk cinta pertama Amy mempersilahkan tapi harus dengan kata-kata yang baik.

Amy kemudian teringat dengan Soo Ho. Tadi malam saat dia menanyakan pendapat Soo Ho tentang dirinya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044919.222_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044928.469_thumb

[kilas balik]

“Aku masih terlalu muda saat itu. Tapi setelah bertemu denganmu lagi, aku tahu pasti. Kenangan yang kita miliki sangat istimewa.”

“Kau benar. Istimewa.”

Amy tersenyum senang karena Soo Ho setuju dengannya. Apalagi Soo Ho masih ingat detail musim dan tahunnya. Amy bilang itulah cinta pertama.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044931.298_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044947.517_thumb

“Sejujurnya aku tidak yakin apakah itu cinta. Aku tidak tahu apa itu cinta. Memang benar bahwa kau pernah menjadi segalanya bagiku. Kau segalanya bagiku, saat itu.”

“Bagaimana kalau sekarang?”

Soo Ho tak menjawab pertanyaan itu dan mengalihkan ke yang lain.

[kilas balik selesai]

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044949.875_thumb

Amy sadar kalau kata-kata Soo Ho semalam itu bahwa dia adalah segalanya untuk Soo Ho menggunakan kata lampau. (Di episode 9 aku yakin kalau Amy sudah tahu Soo Ho menyukai Bo Nui..)

Tim produksi kemudian mengingatkan Amy bahwa siaran akan di mulai 10 menit lagi.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_044955.601_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_044957.500_thumb

Gary yang sedang di tata rambutnya menunggu Bo Nui yang tak kunjung datang. Dia lalu menghubungi Dal Nim, menanyakan Bo Nui. Dal Nim memberitahu Bo Nui semalam sudah pulang bersama Soo Ho.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045002.719_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045005.063_thumb

Sementara itu, Soo Ho masih tidur sambil memegang tangan Bo Nui. Bo Nui yang tertidur sambil duduk terbangun. Dia melihat jam dan teringat dengan wawancara Gun Wook. Bo Nui hendak berdiri, tapi tangan Soo Ho masih memegangnya dengan erat.

Bo Nui kemudian menatap Soo Ho dan merasa lega karena Soo Ho tidur dengan baik.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045008.127_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045019.185_thumb

Soo Ho lalu menarik tangan Bo Nui bersamaan dengan dia membalik badan. Hal itu membuat Bo Nui mendekat. Kemudian ponsel Bo Nui bergetar. Bo Nui ingin mengambilnya, tapi tak bisa, tangannya digenggam dengan erat oleh Soo Ho.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045025.619_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045035.374_thumb

Gary yang menghubungi Bo Nui tampak kesal. Tapi kemudian dia meninggalkan ponselnya di ruang tunggu dan segera pergi ke ruang siaran.

Dalam wawancara untuk pertama kalinya Gary mengungkapkan nama aslinya, Choi Gun Wook. Kemudian saat host sedang bicara, Gary melihat seseorang yang tampak seperti Bo Nui. Gary berdiri untuk memastikan. Tapi itu bukan Bo Nui. Amy memberi isyarat agar Gary duduk kembali. Kemudian ditayangkan foto-foto masa kecil Gary bersama keluarganya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045038.311_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045041.990_thumb

Di sebuah minimarket ayah Gary sedang membeli sesuatu. Acara wawancara Gary ditayangkan di televisi yang ada di minimarket itu.

“Foto-foto itu diambil beberapa waktu yang lalu, tapi tolong perhatikan. Jika anda mengenalnya atau pernah melihatnya, tolong hubungi saya.” Ujar Gary di televisi.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045917.062_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045918.637_thumb

Ahjumma pemilik minimarket berkomentar, “Apa gunanya mendapatkan jutaan dolar setahun? Dia tidak tahu dimana ayahnya berada.”

Dalam acara Gary ditanya, apakah Gary pernah membenci ayahnya? Gary menjawab kalau dia sangat membenci ayahnya. (mungkin benci disini maksudnya adalah karena ayahnya meninggalkannya..) Ayah Gary tampak terhenyak mendengarnya. Dia lalu pergi.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045933.409_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045937.485_thumb

Gary berjalan keluar dengan kesal. Kemudian Bo Nui memanggilnya. Dia baru saja datang. Bo Nui meminta maaf karena datang terlambat. Bo Nui menanyakan wawancaranya, apakah sudah selesai.

Dengan kesal Gary bertanya dari mana saja Bo Nui. Bo Nui menjelaskan kalau dia melihat tayangan Gary di bis. Gary tetap bertanya dari mana saja Bo Nui. Dia lalu mengajak Bo Nui untuk bicara di luar.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045940.291_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045945.259_thumb

Di luar, Bo Nui meminta maaf, karena ada sesuatu hal dia jadi terlambat datang. Gary meminta penjelasan. Bo Nui menjelaskan bahwa Soo Ho sedangsedikit tidak enak badan jadi dia harus tinggal di sampingnya.

“Apakah dia kecelakaan? Atau dia dioperasi? Dia benar-benar hampir mati, kan? Itu sebabnya Noona tidak menjawab teleponku dan baru sampai di sini sekarang. Benar kan?” sindir Gary.

Bo Nui heran kenapa Gary mengatakan hal itu. Gary berteriak. Bo Nui semakin heran melihatnya. Gary menghela nafas lalu mengganti nada suaranya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_045948.362_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_045953.201_thumb

“Jika bukan karena itu semua, kenapa Noona tinggal bersamanya sepanjang malam?”

“Gun Wook-ah.. Aku minta maaf datang terlambat. Tapi seseorang sakit, kau harus mengerti.”

Tapi Gun Wook tidak mau, dia tidak bisa melakukan itu, dia tidak ingin memahaminya. Siapa Soo Ho hingga membuat Bo Nui mengenyampingkannya. Bahkan dia tahu Bo Ra jauh lebih baik dari Soo Ho, tapi kenapa Bo Nui malah membawa Soo Ho untuk bertemu dengan Bo Ra.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050003.456_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050009.625_thumb

“Mengapa kau marah? Kau membuatku takut.”

“Karena aku menyukaimu.” Gary terdiam sesaat. “Benar, aku menyukaimu. Aku merasa yakin sekarang setelah aku mengatakannya.”

Bo Nui menghentikan Gary yang hendak bicara lagi. Bo Nui pikir Gary bicara dengan emosinya. Jika Gary melanjutkan pembicaraannya, nanti Gary menyesal. Gary mengelak, dia tidak akan menyesal.

“Aku tahu itu. Kau dan aku.. Kita tidak seperti itu, Gun Wook-ah.”

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050013.593_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050022.327_thumb

Gary terdiam mendengarnya. Amy kemudian datang memberitahu Gary untuk menyelesaikan acaranya. Bo Nui menyuruh Gary masuk, nanti mereka bisa bertemu lagi.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050030.312_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050028.170_thumb

Ryang Ha memanggil-manggil nama Soo Ho dengan panik dan mencarinya. Ryang Ha khawatir terjadi sesuatu pada Soo Ho. Soo Ho kemudian turun dari kamarnya dan menegur Ryang Ha yang datang ke rumah tanpa menelepon lebih dulu.

Ryang Ha langsung memeluk Soo Ho, dia merasa lega karena Soo Ho masih hidup (Ryang Ha lebaaayy…). Ryang Ha bilang kalau dia mendengar Soo Ho jatuh ke dalam air. Hatinya berdetak kencang dan dia merasa hampir mati dalam perjalannya ke rumah Soo Ho.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050032.384_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050036.126_thumb

Tapi Ryang Ha kemudian heran melihat Soo Ho yang tampak begitu baik-baik saja. Bahkan Soo Ho makan.

Ryang Ha membuka kulkas Soo Ho dan menemukan beberapa mangkuk bubur lagi, serta botol garam dan botol kacang merah. Ryang Ha terkejut.

“Apa kau.. Apa kau terjaga sepanjang malam bersama Bo Nui?” tanya Ryang Ha dengan terkejut.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050052.017_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050054.418_thumb

Sementara itu Bo Nui berjalan dengan cepat. Ucapan Gary yang menyukainya masih terngiang-ngiang. Bo Nui menggelenkan kepala.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050057.140_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050105.430_thumb

Soo Ho duduk dengan santainya. Bahkan tampak sedikit kebanggaan pada dirinya.

“Kau merindukannya ketika dia tidak ada dan mengandalkannya ketika kau sakit. Kau ingin tinggal bersamanya sedikit lebih lama sehingga kau terus mencarinya.”

Soo Ho menanggapi perkataan Ryang Ha dengan senyuman tipis. Ryang Ha tertawa, Soo Ho tidak menyangkal perkataannya dan itu menakjubkan. Ryang Ha berkata kalau dia sudah membesarkan seekor harimau. Ryang Ha lalu bertanya apakah Soo Ho sudah mengirim pesan pada Bo Nui? Ekspresi Soo Ho berubah.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050113.096_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050114.708_thumb

Ryang Ha terkejut karena itu artinya Soo Ho belum sama sekali ajakan apapun tentang kencan selanjutnya, baik melalui pesan, telepon ataupun chat. Ryang Ha bilang Soo Ho harus memindahkan perahunya saat air pasang naik (maksudnya Soo Ho harus melanjutkan pendekatan jika sudah sedekat itu..)

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050141.553_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050144.272_thumb

Di rumah Bo Nui menatap gambar yang dibuat Bo Ra. Bo Nui bingung apa yang harus dia lakukan. Bo Nui kemudian mendapatkan pesan dari Soo Ho, dia menanyakan kegiatan Bo Nui hari ini. Bo Nui membalas dengan menanyakan keadaan Soo Ho.

Soo Ho membalas dengan emoticon. Tangan, orang berturban, sepasang mata, gambar laki-laki dan perempuan, serta jam. Bo Nui bingung dibuatnya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050437.516_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050155.078_thumb

Sementara itu Soo Ho menunjukkan pesan emoticonnya itu dengan bangga pada Ryang Ha. Ryang Ha syok.

“Kau bodoh! Kau tidak seharusnya mengirim ini!”

“Kau menyuruhku untuk mengirim emoticon!”

“Bukan ini. Lebih menarik. Kirimi dia emoticon hati. Apakah kau tidak tahu tentang karakter orang menari?” ujar Ryang Ha frustasi.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050206.124_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050213.748_thumb

Ryang Ha lalu menanyakan maksud emoticon-emoticon itu pada Soo Ho. Tangan artinya ‘hai’, orang berturban maksdunya senyum. Ryang He meminta Soo Ho jujur padanya bahwa Soo Ho bohong tentang IQ nya. Ryang Ha kesal karena tidak ada balasan dari Bo Nui. Biasanya jeda waktu untuk membalas adalah 3 menit, tapi sekarang sudah 5 menit dan Bo Nui belum juga membalasnya.

“Dia mengabaikannya. Apa yang harus kau lakukan?” Ryang Ha tertawa. “Aku akan mengirimkan pesan untukmu.”

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050217.145_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050221.905_thumb

Soo Ho mulai tampak kesal, kenapa Ryang Ha malah terlihat bersemangat. Ryang Ha bilang Soo Ho harus pergi kencan dengan kecedasannya itu dan berhenti naik sepeda setiap hari. Soo Ho semakin kesal, dan menyuruh Ryang Ha untuk pulang. Ryang Ha tidak mau, dia masih mau menunggu pesan dari Bo Nui dan ingin membantu Soo Ho. Tapi Soo Ho tetap menyuruh Ryang Ha pulang.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050229.204_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050235.706_thumb

Kemudian ponsel Soo Ho berbunyi tanpa pesan masuk. Ryang Ha mendorong Soo Ho dan mengambil ponselnya. Dia kemudian tertawa setelah membaca pesan itu. Ryang Ha mengasihani Soo Ho.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_050240.154_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_050253.978_thumb

Isi pesan itu adalah : “Apa kau merasa lebih baik? Sampai bertemu lagi di kantor hari Senin.”

Soo Ho syok menatap ponselnya. Ryang Ha pikir Bo Nui tampaknya menjaga jarak aman dengan Soo Ho. Dia terlalu baik sebagai seorang karyawan. Ryang Ha meminta Soo Ho meneleponnya jika nanti Soo Ho ingin minum. bahkan sebelum pergi Ryang Ha meledek Soo Ho dengan mengajaknya bertemu hari Senin.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064046.374_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064057.803_thumb

Gary sudah selesai wawancara. Dia dan Amy tampaknya bicara di rumah Gary. Amy bilang kalau stasiun tv akan memberikan semua daftar telepon yang masuk pada mereka. Jadi Gary tidak perlu khawatir. Gary berterima kasih.

Amy yang melihat Gary mengeluarkan boneka yang diberikan Bo Nui berkata kalau dia mencurigai sesuatu. Sejak kapan Gary menyukai Bo Nui? Gary tersenyum tipis.

“Aku tidak tahu. Apakah di hari aku bertemu dengannya lagi...atau di hari aku menunggu dia sepanjang malam. Ini memalukan bahwa kau mengetahuinya.”

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064111.554_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064108.729_thumb

Amy kemudian bertanya apakah Gary berpikir untuk berpacaran dengan Bo Nui? Gary balik bertanya apakah dia harus mencobanya? Amy mempersilahkan. Jawaban Amyi itu sedikit membuat Gary terkejut. Dia tidak mengira itu yang akan dikatakan dan menyangka Amy akan menentangnya.

“Jika kau dapat putus dengan dia setelah berpacaran selama satu bulan, aku menyetujuinya. Jangan lupa. Kau adalah Gary Choi dan kau harus kembali.”

Amy juga mengingatkan bahwa waktu Gary disana tinggal satu bulan lagi. Amy kemudian pergi.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064113.658_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064117.105_thumb

Di depan gedung Amy bertemu dengan Bo Nui yang membawa seplastik tteokbokki untuk Gary. Bo Nui merasa tak enak karena datang terlambat ke acaranya Gary.

Amy bertanya apa Bo Nui juga merasa tak enakkarena melarikan diri setelah mendengar bagaimana perasaan Gary? Bo Nui terkejut mendengar Amy mengehui hal itu. Amy bilang bahwa terkadang dia lebih dekat dengan Gary daripada teman-teman atau keluarganya.

“Aku pikir dia bingung. Kami saling mengandalkan dan saling mendukung. Itu sebabnya dia bingung. Aku pikir dia bingung. Kami saling mengandalkan dan saling mendukung. Itu sebabnya dia bingung.” Jelas Bo Nui.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_065742.834_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064120.252_thumb

“Bagaimana denganmu? Apakah kau yakin tentang perasaanmu?”

“Untuk Gun Wook? Aku tidak memiliki perasaan untuk dia.”

Amy lalu bilang Bo Nui seharusnya datang lebih awal, tapi kenapa Bo Nui malah datang terlambat dan membuat Gary marah. Bo Nui menjelaskan bahwa Soo Ho sedikit tidak sehat.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064136.412_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064145.738_thumb

“Soo Ho? Apa yang terjadi? Apakah dia kecelakaan?” Amy terkejut.

Bo Nui menjelaskan bahwa para karyawan membuat lelucon dan melemparkan Soo Ho ke dalam kolam. Tapi itu tidak terlalu buruk. Lalu Amy berteriak marah mendengar Bo Nui tidak membawa Soo Ho ke rumah sakit, atau setidaknya Bo Nui menghubunginya. Amy bilang kalau hal itu bukan sesuatu yang bisa ditangani Bo Nui.

Bo Nui kesal, kenapa Amy marah padanya. Soo Ho sekarang baik-baik saja dan dia sudah merawat dia sepanjang malam. Bo Nui terlambat karena dia harus memastikan Soo Ho tertidur.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064150.663_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064155.669_thumb

Amy bilang ada sesuatu yang tidak diketahui Bo Nui.

“Aku juga tahu tentang hal itu. Kejadian saat dia masih kecil.”

“Bagaimana...kau tahu tentang hal itu? Mungkinkah.. Soo Ho memberitahumu?”

Bo Nui membenarkan dengan tegas. Lalu permisi pergi. Tampaknya ada sesuatu yang mengganjal di hati Amy. Dia terkejut mendengar Bo Nui mengetahui tentang hal itu, yang hanya diketahui orang terdekat dengan Soo Ho.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064206.910_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064202.624_thumb

Sambil menaiki tangga Bo Nui mengherankan dirinya sendiri yang bertengkar dengan Amy. Bo Nui merasa tidak punya hak untuk itu. Bo Nui lalu menggantungkan tteokbokki yang dia punya di pintu Gary, dan dia segera masuk ke rumahnya sendiri.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064211.179_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064220.226_thumb

Hari sudah malam. Soo Ho melamun di sofa. Mengingat kembali apa yang dia katakan kemarin malam pada Bo Nui saat di meminta Bo Nui untuk tidak pergi.

“Aku tidak akan pergi kemanapun. Aku akan tinggal di sini denganmu." Itu adalah ucapan Bo Nui saat itu.

Soo Ho tertawa senang mengingatnya. Saking senangnya, dia memukul-mukulkan kepala ke bantal dan meninju bantal. (susah nge-capture moment ini, soalnya Soo Ho banyak gerak. Hehe..)

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064231.702_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064239.256_thumb

Soo Ho lalu mengambil ponsel dan memikirkan kata-kata yang bagus untuk dia kirimkan pada Bo Nui. Soo Ho mengirim pesan pada Bo Nui menanyakan apakah Bo Nui besok ada waktu.

Soo Ho menunggu jawaban Bo Nui sambil menghadap tembok, dan pindah-pindah.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064244.686_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064252.294_thumb

Bo Nui membalas, kenapa Soo Ho menanyakan itu? Soo Ho membalas lagi, jika Bo Nui ada waktu dia mengajaknya makan malam. Tapi Bo Nui kemudian menjawab kalau dia ada acara. Soo Ho yang kesal menendang-nedang kursi.

“Dia selalu sibuk. Mengapa dia begitu sibuk? Haruskah aku pergi menemuinya?” Soo Ho bertanya pada dirinya sendiri. “Lalu apa yang harus aku katakan padanya? Aku tidak bisa mengatakan aku merindukannya.”

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064303.455_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064309.754_thumb

Soo Ho pun bingung sendiri. Dia lalu melihat kameranya, dan tersenyum senang.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064311.000_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064317.285_thumb

Amy menghubungi Ryang Ha untuk menanyakan tentang Soo Ho. Ryang Ha yang sedang bersama dengan Dal Nim yang menangis heran kenapa semua orang mengkhawatirkan Soo Ho. Ryang Ha bilang kalau Soo Ho baik-baik saja. Ryang Ha lalu menutup teleponnya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064318.489_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064321.736_thumb

Di hadapan Ryang Ha ada Dal Nim yang menangis menyesali nasibnya. Bahwa mengapa harus Ryang Ha si pria menjengkelkan yang menjadi orang yang menghabiskan malam pertama dengannya. Ryang Ha meminta Dal Nim untuk berhenti menangis, karena dia tidak melakukan apapun pada Dal Nim.

“Dengar, Dal Nim-ssi. Mari kita membuat ini jelas. Kau adalah orang yang datang ke kamarku.” Tegas Ryang Ha. Dia malu dan kesal karena orang-orang yang ada di café mendengar tangisan Dal Nim itu dan bisa berpikir buruk tentang dirinya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064323.500_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064329.701_thumb

“Hapus segala sesuatu tentang malam itu dari ingatanmu. Aku di sini untuk memberitahu bahwa kita tidak bisa bersama.” Dal Nim menangis lagi karena dia menyia-menyiakan satu kesempatan dalam hidupnya yang seharusnya bisa dilakukan dengan orang lain, Soo Ho misalnya, hehe.

Ryang Ha kesal, apa Dal Nim sedang syuting dan menyembunyikan kamera? Ternyata Dal Nim juga menyesalkan Soo Ho yang pulang bersama Bo Nui, seharusnya dialah yang pergi dengan Soo Ho. Ryang Ha mencibir, sekarang Dal Nim mengakui bahwa dia menyukai Soo Ho.

Dal Nim meminta Ryang Ha untuk tidak bicara padanya mulai sekarang. Dal Nim lalu berjalan pergi.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064348.841_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064350.597_thumb

Ryang Ha kemudian menawarkan diri untuk mengatakan sesuatu tentang Soo Ho. Dal Nim duduk kembali dan meminta Ryang Ha memberitahunya.

Ryang Ha mengajukan syarat. Dal Nim harus mengatakan pada semua orang di café itu bahwa tidak ada yang terjadi di antara mereka. Tapi Dal Nim malah menangis kembali dan mengatakan kalau dia menghabiskan malam pertamanya dengan Ryang Ha.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064352.396_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064355.348_thumb

Bo Nui membawa lilin ke atap. Tapi disana ada Gun Wook. Bo Nui berbalik dan mengendap-endap untuk pergi. Tapi Gun Wook memergokinya, apa Bo Nui hendak melarikan diri lagi? Gary menawarkan diri untuk pergi jika Bo Nui tidak nyaman melihatnya berada disana. Bo Nui melarang.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064422.822_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064425.439_thumb

Bo Nui kemudian menyalakan lilin dan bersiap untuk berdoa. Sementara itu di luar gedung, Soo Ho baru saja tiba dengan sepedanya. Dia benar-benar datang untuk menemui Bo Nui. Soo Ho mengeluarkan ponsel dan menghubungi Bo Nui. Tapi Bo Nui meninggalkan ponselnya di rumah.

Gary memotret Bo Nui yang sedang berdoa. Bo Nui heran apa yang sedang Gary lakukan. Gary bilang dia mengambil foto Bo Nui untuk nanti. Karena orang pasti akan selalu merindukan orang yang mereka sukai.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064426.667_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064433.906_thumb

“Aku minta maaf karena berteriak padamu. Itu tidak keren, benar kan?”

“Gun Wook-ah.. aku..”

“Jangan katakan apapun. Aku belum mencoba apa pun. Aku akan melakukan yang terbaik untuk mengesankanmu dan membuka hatimu. Aku ingin Noona untuk menjawab setelah aku mencoba semuanya.”

Jadi jika Bo Nui besok ada waktu, Gun Wook mengajaknya berkencan. Bo Nui tersenyum. Gary membenarkan Bo Nui yang tersenyum, hanya itu yang dia butuhkan. Gun Wook kemudian pamit pergi.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064447.057_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064459.980_thumb

Di rumah Gun Wook segera minum untuk menenangkan diri. Gun Wook rupanya juga merasa gugup.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064509.985_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064517.098_thumb

Soo Ho menunggu di bangku taman sambil melihat-lihat foto Bo Nui yang dia bawa. Soo Ho tersenyum melihatnya. Dia kemudian mengherankan Bo Nui yang belum juga tiba. Padahal dia hanya ingin memberikan foto-foto itu kemudian pergi. Soo Ho melihat kembali foto dan tertawa.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064533.547_thumb[1]Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064540.331_thumb[1]Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064540.331_thumb

Bo Nui yang sedang menggunakan mesin jahit tidak mendengar ponselnya bergetar. Sementara itu sambil menunggu Bo Nui, Soo Ho bermain sendiri di taman, bahkan tiduran di bangku. Hingga akhirnya Bo Nui mendengar tanda getar di ponselnya.

Soo Ho memberitahu kalau dia sedang di taman dan ingin memberikan sesuatu pada Bo Nui. Soo Ho juga mengirimkan beberapa emoticon lucunya dan meminta Bo Nui menjawab teleponnya.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064548.051_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064550.772_thumb

Bo Nui terdiam beberapa lama sebelum akhirnya berlari menuju taman. Tapi Soo Ho sudah tak ada di taman.

Di kamar, Bo Nui melihat-lihat lagi pesan Soo Ho. Bo Nui menghela nafas panjang dan berkata bahwa itu lebih baik (lebih baik karena dia tidak menemui Soo Ho). Tapi Bo Nui tampak gelisah.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064618.035_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064627.998_thumb

Jam 4 pagi. Seseorang memencet bel dan menggedor pintu rumah Bo Nui. Berkali-kali hingga Bo Nui terbangun dari tidurnya. Bo Nui bertanya siapa yang ada di depan? Begitu mendengar suara Soo Ho, Bo Nui langsung membuka pintu.

Bo Nui heran melihat Soo Ho, “Apa yang kau lakukan di sini pada jam ini?”

“Aku tidak bisa tidur sepanjang malam. Kepalaku akan meledak.”

“Apa?” Bo Nui tak mengerti.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064635.561_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064636.932_thumb

Soo Ho menunjukkan tangannya yang ada tulisan Bo Nui, “Dan aku tidak bisa menghapus ini. Jika aku menghapus ini, memori dari malam itu denganmu...mungkin akan terhapus juga. Jadi aku tidak bisa menghapusnya.”

Bo Nui menatap Soo Ho bingung.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064651.206_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064653.508_thumb

“Aku tahu bahwa tulisan ini ada secara fisik...dan tidak ada hubungannya dengan waktu yang berjalan. Aku tahu itu. Tapi itulah yang aku rasakan. Apa ini? Kau adalah wanita yang tidak masuk akal..tidak peduli berapa kali aku mengulang perhitungan. Tidak ada fungsi dapat memecahkanmu. Jadi kau memang benar-benar bug. Kau mengacaukan kepalaku, hidupku dan segalanya bagiku. Tapi aku.. tidak ingin membunuh bug itu. Aku menginginkannya untuk tetap tinggal di kepalaku. Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku membunuhnya? Atau tidak?”

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064709.847_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064723.127_thumb

Bo Nui tampak sedikit bingung, atau mungkin syok mendengar pengakuan Soo Ho, “Kau menerobos di pagi buta. Apa yang kau bicarakan? Pergi saja, ya?”

Bo Nui kemudian menutup pintunya dan termenung.

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064729.781_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064732.681_thumb

Soo Ho berjalan dengan gontai keluar dari gedung rumah Bo Nui. Sebelum pergi, sekali lagi dia melihat ke arah rumah Bo Nui. Bo Nui pergi ke atap dan menatap kepergian Soo Ho.

***

Lucky.Romance.E10.mkv_20160626_064739.526_thumbLucky.Romance.E10.mkv_20160626_064741.054_thumb

Amy menghentikan latihan Gary terlihat sedikit lebih bersemangat (atau keras). Amy mengambil raket Gary dan bertanya apakah Gary ditolak?

“Ketika pukulan pertama gagal, masih ada yang kedua. Ketika aku gagal pada set pertama, aku bisa mencoba lagi pada set kedua.” Ujar Gary kemudian meminta raketnya kembali.

“Itu benar.” Amy tersenyum.

***

Komentar:

Huaaahh.. Soo Ho menyatakan perasaannya! Tapi Bo Nui tampaknya syok dan bingung harus menjawab apa, makanya dia menyuruh Soo Ho pergi. Bingungnya disini kayaknya bukan karena dia tidak suka Soo Ho, tapi mungkin dia merasa belum waktunya untuk dia berpacaran. Mungkin juga dia bingung karena pengakuan Soo Ho yang tiba-tiba. Yang pasti Bo Nui punya perasaan khusus untuk Soo Ho, buktinya dia ke atap untuk melihat Soo Ho.

Ryang Ha yang super excited mengetahui Soo Ho menyukai Bo Nui sepertinya mewakili kita sebagai penonton dan pengamat. Karena aku pun merasa super excited melihat Soo Ho yang begitu jatuh cinta pada Bo Nui. Sudah jelas Soo Ho tidak lagi menyukai Amy, bahkan mungkin jauh sebelum dia bertemu Bo Nui. Tentang dia yang masih ingat detail kenangannya bersama Amy, itu hanya karena memang ingatan Soo Ho yang super. Hehe..

Aku juga yakin Amy sudah menyadari Soo Ho tak lagi menyukainya dan menyukai Bo Nui. Tapi Amy masih saja bersikap seolah-olah dialah yang paling mengenal Soo Ho dan Soo Ho akan selalu bergantung padanya.

Poor Dal Nim. Malam pertama yang dia jaga selama ini ternyata malah dihabiskan dengan Ryang Ha. Tanpa sadar pula. Di forum banyak orang yang mengharapkan Dal Nim pada akhirnya akan bersatu dengan Ryang Ha. Tapi aku tidak yakin tentang hal itu. Karena Dal Nim adalah penggemar Soo Ho garis keras. Hehe…

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD