Saturday, July 09, 2016

Lucky Romance | Episode 14 – 2

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_145942.326_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_145955.857_thumb

Soo Ho dan Ryang Ha minum kopi bersama. Ryang Ha lalu menatap Soo Ho dengan tatapan meledek. Soo Ho bertanya apa maksud Ryang Ha.

“Kau pria nakal. Apa kau senang tinggal di rumah Bo Nui?” Ryang Ha tertawa.

“Senang apanya? Sangat menyenangkan.” Soo Ho juga tertawa.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150020.942_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150023.667_thumb

Ryang Ha mengingatkan, jika rem Soo Ho rusak, Soo Ho akan mengalami kecelakaan (tahu kan maksudnya? Hehe..). Soo Ho bilang dia harus ada disana. Ryang Ha tertawa lagi, tentu saja, jiwa dan raga Soo Ho pasti ada disana.

Soo Ho bilang dia harus untuk menunjukkan bahwa tidak apa-apa bagi mereka untuk bersama. Ryang Ha tak mengerti apa yang Soo Ho bicarakan.

“Dia ketakutan. Dia pasti benar-benar khawatir sekarang. Aku harus tetap dekat dengannya dan menunjukkan padanya bahwa semuanya akan baik-baik saja.”

“Tunggu. Jadi kau pindah ke rumahnya hanya untuk menenangkannya? Kenapa? Kenapa Bo Nui begitu takut?”

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150027.667_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150033.012_thumb

“Dia akan berpikir bahwa semuanya adalah kesalahannya. Jika dia menyalahkan dirinya sendiri atas semua yang terjadi denganku dan perusahaan, gadis penakut itu mungkin akan meninggalkanku.”

Ryang Ha pun mengerti alasan Soo Ho yang melarangnya membicarakan tentang Dae Hae. Jika Bo Nui mengetahui bahwa orang yang dia kenalkan mungkin yang menyebabkan semuanya, itu akan mempengaruhi Bo Nui. Karena Dae Hae tidak akan bekerja untuk ZeZe jika bukan karena Bo Nui.

Itulah mengapa Soo Ho akan mencari tahu dan memperbaiki semuanya. Lalu dia akan mengatakan pada Bo Nui bahwa itu bukan apa-apa, sehingga dia tidak akan kehilangan Bo Nui.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150040.618_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150044.705_thumb

Dal Nim menghampiri Bo Nui yang sedang melamun. Dal Nim bertanya pada Bo Nui tentang apa itu cinta.

“Cinta? Itu sesuatu yang sangat berharga, bahagia dan bersemangat. Itu juga sedikit menakutkan. Bukankah begitu?”

Dal Nim berkata bahwa Bo Nui benar-benar sedang jatuh cinta. Bo Nui membenarkan. Dal Nim mengingatkan agar jangan sampai Bo Nui kehilangan dia. Dal Nim juga ingin mengalami cinta semacam itu sebelum dia mati.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150103.631_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150109.073_thumb

Dal Nim lalu terkejut melihat gambar Gary di botol. Dal Nim terkejut karena dia sekarang tidak tertarik pada pria paling tampan di bumi itu dan ingin melihatnya lebih jelek. Dal Nim tak mengerti apa yang terjadi padanya dan apa yang salah pada matanya. Dal Nim bahkan membuang gambar Gary yang dia lihat jelek itu. Bo Nui tampak bingung melihat sikap Dal Nim itu.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150114.333_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150116.475_thumb

Dal Nim berlari ke coffee shop Ryang Ha. Ryang Ha yang melihat Dal Nim bersiap-siap. Dal Nim berdiri di depan Ryang Ha dan menatap wajahnya sambil tersenyum.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150422.782_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150432.847_thumb

Ryang Ha lalu bertanya, apa Dal Nim sudah makan?

Dal Nim histeris dan berlari pergi. Dal Nim benar-benar sudah jatuh cinta pada Ryang Ha. Sementara itu Ryang Ha menyesali diri dengan pertanyaannya yang aneh itu.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150436.653_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150443.123_thumb

Soo Ho berdiri di depan gedung kantor. Para karyawan masih mengenalinya dan memberi salam. Soo Ho kemudian tersenyum pada Bo Nui yang baru saja keluar.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150449.558_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150502.368_thumb

Mereka kemudian naik bis. Bo Nui tersenyum melihat Soo Ho yang tampak antusias. Soo Ho akhirnya merasakan kencan yang seperti pada umumnya. Soo Ho menyukainya. Dia menyandarkan kepalanya di bahu Bo Nui dan juga menggenggam tangannya. Soo Ho bilang kalau dia akan menjemput Bo Nui setiap hari.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150509.161_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150523.814_thumb

“Bo Nui-ssi. Kau akan terus memegang tanganku setelah satu bulan, setelah dua bulan...dan bahkan setelah satu tahun, kan?”

Bo Nui mengangguk.

“Kau janji.”

Bo Nui kembali mengangguk dan tersenyum. Soo Ho menyandarkan kembali kepalanya. Bo Nui juga menyandarkan kepalanya.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150535.666_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150539.039_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150530.145_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150547.420_thumb

Bo Nui dan Soo Ho menggosok gigi bersama, mencuci piring bersama, menggunting kuku. Soo Ho menggendong Bo Nui di dalam rumah, lalu Bo Nui menyuapi Soo Ho.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150554.232_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150556.346_thumb

Hingga kemudian mereka berakhir di tempat tidur, dan saling tatap.

Dan terdengar narasi Bo Nui: “Ada sesuatu yang sangat ingin aku percaya. Aku ingin percaya kata-katanya. Aku ingin percaya matanya. Aku ingin percaya waktu yang aku habiskan bersamanya. Aku ingin percaya.. bahwa itu tidak apa-apa.”

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150600.114_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150603.015_thumb

Bo Nui membuka kembali catatan Soo Ho tentang kondisi Bo Ra.

“Aku berharap setiap hari akan menjadi seperti hari ini.”

Saat lampu kamar Bo Nui sudah mati dan Bo Nui sudah tidur, Soo Ho membuka laptopnya, untuk bekerja.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150607.658_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150613.385_thumb

Soo Ho dan Amy bertemu. Amy kesal karena Soo Ho terlambat datang, padahal rumah Bo Nui tepat di seberang jalan. Soo Ho bilang belakangan ini dia jadi pelupa. Tapi Amy bilang Soo Ho terlihat baik-baik saja, terlihat nyaman. Soo Ho lalu menanyakan apa yang terjadi pada IM Sport.

Amy ternyata sudah mengundurkan diri dari IM Sport karena telah kalah dalam pertempuran, mencoba membatalkan tuntutan. Soo Ho merasa tak enak, Amy seharusnya tidak melakukannya karena itu adalah sesuatu yang seharusnya ditangani ZeZe. Amy tidak seharusnya menanggungnya.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150632.242_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150631.480_thumb

Tapi Amy tahu kalau Soo Ho hanya pura-pura khawatir, dia bisa melihatnya. Soo Ho tertawa karena Amy mengetahuinya. Amy bilang mereka akhirnya berteman kembali. Soo Ho kembali tertawa. Amy lalu mengungkapkan maksudnya menemui Soo Ho, yaitu untuk mengatakan sesuatu. Tapi kita tidak diperlihatkan apa yang ditanyakan Amy pada Soo Ho.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150634.429_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150638.343_thumb

Seung Hyun tergesa-gesa masuk ke dalam kantor dan memberitahu Park Ha Sang berada dibalik kegagalan IF. Polisi menggeledahnya. Dae Kwon menebak perusahaan Rusia yang waktu itu ada dibelakangnya. Seung Hyun mengangguk membenarkan. Pantas saja, Hyun Bin bilang perusahaan itu sedang mengembangkan game virtual reality dengan konsep yang mirip dengan IF.

Ji Hoon kesal. Mereka tidak bisa mencuri game, karena itu mereka mengacaukannya. Bo Nui menanyakan siapa yang Park Ha Sung itu pada Dal Nim. Dal Nim mengingatkan, bahwa orang itu adalah yang membuat Bo Nui mengenakan kostum kelinci, orang yang mencuri Genius.

Mereka lalu bingung bagaimana Park Ha Sang bisa masuk ke kantor mereka. Dia tidak punya akses, dan mereka semua tahu wajahnya.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150659.817_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150658.411_thumb

Dae Kwon lalu berteriak mengejutkan semuanya. Ada postingan sebuah file restorasi untuk ransomware, dari anonim dan gratis. Hanya perlu men-download untuk mengembalikan data yang hilang akibar ransomware. Ji Hoon berkata mungkin itu bohong.

Bo Nui lalu mencobanya. Dan berhasil. Game IF kembali seperti semula. Semuanya merasa lega.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150709.559_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150718.977_thumb

Anonym yang membuat program itu, yaitu Soo Ho dan Young Il juga merasa senang. Soo Jo berterima kasih pada Young Il.

Tak lama kemudian Nyonya Hee Ae masuk ke dalam kantor. Young Il bilang dia yang memberitahu orangtua Soo Ho. Tuan Je sering datang ke kedainya untuk minum, tapi sekarang dia hanya minum soda. Nyonya Hee Ae membenarkan. Tuan Je menanyakan tentang Soo Ho pada Young Il, dan dia mendorong Nyonya Hee Ae untuk datang menemui Soo Ho.

Soo Ho terdiam, tak mengatakan apapun. Ahjussi Young Il lalu pergi meninggalkan mereka berdua untuk bicara.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150728.118_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150735.117_thumb

Nyonya Hee Ae menyerahkan buku tabungan dan stempel. Setiap kali Soo Ho memberinya uang saat dia datang menemui Soo Hoo, Nyonya Hee Ae tidak pernah menggunakan uang itu dan menyimpannya. Awalnya Nyonya Hee Ae berencana untuk menggunakannya untuk pernikahan Soo Ho.

Soo Ho bilang dia tidak membutuhkannya. Tapi Nyonya Hee Ae memberikan sesuatu lagi. Sertifikat perikanan kita. Tuan Je ingin dia memberikan itu pada Soo Ho. Tuan Je hendak menjual perikanan itu sehingga Soo Ho bisa menggunakannya saat sudah terjual. Soo Ho meminta ibunya untuk mengambil semuanya.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150739.666_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150741.627_thumb

“Terimalah. Kami tidak melakukan apapun untukmu. Baik saat kau berada di sini atau di Amerika, kami tidak pernah melakukan apa pun untukmu. Terimalah, Soo Ho-ya.”

“Aku benar-benar tidak membutuhkannya. Jangan menjual perikanan.”

Nyonya Hee Ae tersenyum, kalau begitu Soo Ho harus memberitahu mereka jika Soo Ho membutuhkan sesuatu. Soo Ho bilang dia akan melakukannya.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150745.597_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150744.032_thumb

Nyonya Hee Ae lalu meminta Soo Ho memberikan sebuah tas untuk Bo Nui. Bo Nui yang lembut dan manis membutuhkan sesuatu untuk melindunginya, jadi Nyonya Hee Ae menambahkan gantungan harimau di tas itu. Kemudian Nyonya Hee Ae sadar kalau Soo Ho adalah harimau. Tidak heran jika mereka berdua cocok.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150747.413_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150748.469_thumb

“Bagaimana jika kau mereka menikah di musim gugur? Kita bisa pergi ke peramal untuk melihat bagaimana kecocokan kalian.”

“Omma…” Soo Ho protes.

Nyonya Hee Ae mengerti. Tapi kemudian mengatakan kalau peramal itu bagus. Dia sudah meprediksi rakun jahat sedang mengintai Soo Ho.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150754.117_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150802.407_thumb

Amy mampir ke kantor ZeZe untuk mengucapkan salam perpisahan. Amy memberitahu kalau dia hari ini pindah dan berterima kasih untuk semuanya. Hyun Bin bilang Amy tidak perlu mengatakan itu karena merekalah yang seharusnya berterima kasih.

Dae Kwon bilang mereka akan mengganggu Amy untuk mengembangkan IF bahkan jika Amy di Kanada. Amy lalu memberitahu kalau hari ini adalah hari terakhirnya di IM Sport.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150807.301_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150809.238_thumb

Dal Nim mendekat dan bertanya apakah Amy dipecat? Tidak juga, karena Amy juga butuh istirahat.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150811.100_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150815.200_thumb

Amy lalu bicara berdua dengan Bo Nui. Bo Nui bertanya apakah Amy punya tempat tinggal di Korea? Amy sedang memikirkannya. Haruskah dia pindah ke apartemen Saetbyeol? Bo Nui terkejut, tapi Amy hanya bercanda.

“Bo Nui-ssi. Aku minta maaf untuk semuanya. Aku mengetahuinya, tapi aku mencoba untuk mengabaikan kenyataan bahwa Soo Ho mungkin menemukan orang lain selain aku. Aku pikir itu sebabnya aku begitu jahat padamu.”

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150817.772_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150825.117_thumb

Amy lalu memberitahu bahwa dia bertemu Soo Ho kemarin karena ayahnya yang meminta. Ayah Amy meminta Amy untuk membawa Soo Ho ke Amerika untuk menyelesaikan penelitian 10 tahunnya. Tapi, coba tebak apa yang dikatakan Soo Ho?

“Aku tidak mau. Sekarang, aku suka berada bersama Bo Nui.” Itulah yang dikatakan Soo Ho.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150831.255_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150841.116_thumb

Di mata Amy, Soo Ho terlihat sangat senang. Dan Bo Nui-lah yang membawa kebahagiaan itu. Karena itu Amy ingin Bo Nui dan Soo Ho berbahagia. Bo Nui bilang dia selalu berpikir kalau Amy itu keren.

“Kau cerdas, ceria dan percaya diri. Kau cukup cantik untuk dicintai oleh semua orang. Aku cemburu.”

“Orang yang paling aku cemburui.. mengatakan padaku bahwa dia cemburu padaku. Apa kau ingin bertukar?”

Bo Nui kembali terkejut. Dan lagi Amy hanya bercanda. Mereka pun tertawa.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150855.405_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150858.284_thumb

Di rumah, Bo Nui mendapatkan telepon dari perawat yang mengucapkan selamat pada Bo Nui. Dia tidak tahu kalau hari seperti itu akan datang. Perawat memberitahu kalau Bo Ra baik-baik saja sekarang.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150901.724_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150914.604_thumb

Bo Nui bergegas keluar, untuk pergi ke rumah sakit. Bo Nui hendak menelepon Soo Ho, tapi dia urungkan. Bo Nui pergi ke rumah sakit sendirian. Dan masuk ke kamar Bo Ra sendirian.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150930.874_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150939.563_thumb

“Eonni..” ucap Bo Ra. “Eonni..”

Bo Nui menggenggam tangan Bo Ra, “Akhirnya. Semuanya baik-baik saja sekarang. Semuanya akan lebih baik sekarang. Pelan-pelan pulih dan kita hidup bersama. Terima kasih, Bo Ra.”

Bo Ra menggenggam erat tangan Bo Nui.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_150943.208_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_150955.837_thumb

Di luar, Bo Nui termenung. Mungkin kutukan itu telah hilang. Bo Ra dan Soo Ho, semuanya mungkin baik-baik saja sekarang. Bo Nui berjalan pergi sambil tersenyum.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151000.016_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151007.790_thumb

Soo Ho pulang dengan membawa banyak barang belanjaan plus hadiah dari ibunya untuk Bo Nui. Soo Ho melihat bungkusan karung di depan apartemen dengan tempelan tulisan Bo Nui, agar diambil jika ada yang membutuhkannya. Soo Ho tak tahu apa itu, lalu pulang ke rumah.

Di rumah, Soo Ho melihat meja berdoa Bo Nui sudah bersih. Hanya ada gambar Bo Ra, fotonya, dan foto mereka bertiga di dinding. Soo Ho tampak bahagia, akhirnya Bo Nui melepaskan semua itu.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151015.500_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151018.840_thumb

Bo Nui kemudian muncul, dan Soo Ho memeluknya.

“Aku sangat bangga padamu, Uri Bo Nui. Kerja bagus. Aku sangat bangga.”

Bo Nui lalu memberitahu kalau Bo Ra bisa bicara sekarang. Sejauh ini dia hanya bisa menyebut Bo Nui, tapi yang penting adalah sekarang dia mulai bicara, suaranya sudah pulih.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151022.224_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151024.674_thumb

Soo Ho mengajak Bo Nui menemui Bo Ra. Tapi Bo Nui sudah menemuinya. Soo Ho terkejut karena Bo Nui menemui Bo Ra tanpa dirinya, tanpa jimatnya. Soo Ho semakin bahagia mendengar Bo Nui sudah tidak mengandalkan kepercayaannya pada hal seperti itu. Soo Ho penasaran, apakah hari ini hari spesial atau apa Bo Nui dilahirkan kembali hari ini?

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151033.024_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151035.876_thumb

Bo Nui hanya meminta Soo Ho untuk mengatkan bahwa itu tidak apa-apa dan semuanya akan baik-baik saja.

Soo Ho memegang bahu Bo Nui, “Itu akan baik-baik saja. Semuanya akan baik-baik tidak peduli apapun.”

Mereka kemudian berpelukan.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151040.834_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151041.959_thumb

Bo Nui sedang melipat baju, dan Soo Ho sedang santai di sofa. Bo Nui mengingatkan bahwa besok adalah hari ketujuh. Soo Ho kesal, apa Bo Nui benar-benar akan mengusirnya? Bo Nui bilang Soo Ho tidak bisa hidup seperti itu selamanya. Soo Ho menghela nafas. Jika itu yang terjadi.. Soo Ho mengajak Bo Nui berkencan besok.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151100.476_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151111.762_thumb

Soo Ho memberikan belanjaannya tadi pada Bo Nui. Sebuah baju. Soo Ho meminta Bo Nui berdandan karena besok akan jadi kencan spesial.

“Kau tahu aku suka mendengar YES, kan? Yes, yes. Seperti ini. Maksudku.. Ketika aku mengatakan bahwa kita harus makan, minum, atau melakukan sesuatu, kau hanya harus mengatakan yes.”

Soo Ho lalu berkata kalau dia ngantuk dan harus tidur. Soo Ho mengambil posisi tidur di sofa dan mencuri pandang malu-malu pada Bo Nui.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151123.537_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151152.367_thumb

Bo Nui tak bisa tidur. Dia melihat barang yang dibawakan Soo Ho dan tersenyum. Bo Nui lalu keluar dari kamarnya dan berbaring di samping Soo Ho. Bo Nui menatap Soo Ho yang sedang tidur dan memeluknya. Soo Ho kemudian bangun dan balas memeluk Bo Nui. Mereka pun tidur bersama.

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151157.555_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151158.857_thumb

Esok hari. Bo Nui menceritakan tentang Soo Ho yang mengajaknya kencan spesial. Dal Nim antusias, itu artinya Soo Ho hendak melamar Bo Nui! Karena Soo Ho mengajaknya kencan dan memintanya untuk mengatakan Yes. Hari ini adalah hari itu. Dal Nim bisa melihatnya karena Bo Nui terlihat lebih cantik dari biasanya.

Dal Nim bilang kalau Soo Ho pandai berkencan. Bo Nui tidak perlu mengajarinya apapun, mungkin karena dia seorang jenius. Dal Nim setuju.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151209.279_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151210.916_thumb

“Dal Nim-ah. Sekarang aku pasti diijinkan untuk bahagia, kan?”

“Apa yang kau bicarakan? Kau harus bahagia.”

***

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151213.634_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151216.682_thumb

Soo Ho berdandan rapi dengan mengenakan jas. Dia sudah menyiapkan sebuah cincin. Soo Ho lalu membeli bunga berwarna pink.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151218.231_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151219.875_thumb

Bo Nui juga bersiap untuk menemui Soo Ho. Kemudian dia menerima telepon dari Dae Hae yang memintanya segera datang.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151226.150_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151231.244_thumb

Bo Nui pun pergi ke kantor polisi, tempat dimana Dae Hae sekarang. Bo Nui mendengar perkataan detektif bahwa Dae Hae yang membiarkan pelaku masuk dan menuduhnya sebagai komplotan. Dae Hae membela diri kalau pria itu hanya melakukan pemeriksaan listrik dan dia tidak menerima apapun dari pria itu. Tapi dari rekaman CCTV terlihat seperti Dae Hae meninggalkan pria itu sendirian dengan sengaja.

Dae Hae bilang kalau dia pergi ke toilet, dan mungkin saat itulah pria itu menginstal ransomware. Bo Nui teringat pada kejadian malam itu, saat dia melihat seorang pria di kantor mereka dan Dae Hae bilang pria itu sedang memeriksa listrik. Dia keluar dari pekerjaan untuk menangkap pria itu.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151243.439_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151252.858_thumb

Dae Hae lalu melihat Bo Nui berdiri disana. Dae Ha meminta Bo Nui mengatakan pada detektif bahwa tidak tahu apapun dan dia bukan orang yang akan melakukan hal seperti itu. Bo Nui memastikan pada Dae Hae bahwa pria yang malam itu adalah pelakunya. Apa Dae Hae membiarkan pria itu masuk? Dae Hae membenarkan.

“Kenapa kau melakukan ini padaku? Itu bukan salahku. Ini bukan karena aku.” Bo Nui syok. “Aku baru saja mulai percaya bahwa kejadian malang itu murni terjadi secara kebetulan. Tapi jika itu kau.. apa yang bisa aku lakukan jika itu kau? Bagaimana bisa kau melakukan ini padaku?! Bagaimana bisa kau jadi seperti ini?!”

Bo Nui menangis. Dae Hae malah balik bertanya kenapa Bo Nui berkata seperti itu.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151312.294_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151320.815_thumb

Sementara Soo Ho sudah duduk dengan rapi di restoran menunggu Bo Nui, Bo Nui berjalan sambil mengingat perkataan Soo Ho waktu itu. Bahwa Dae Hae mendapat pekerjaa bagus karena Bo Nui. Bo Nui juga teringat perkataan Nyonya Hee Ae bahwa rakun jahat terlibat dalam kejadian itu.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151331.228_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151333.086_thumb

Bo Nui berdiri di jembatan. Dia mengingat semua perkataan peramal tentang dirinya yang bertakdir jelek dan menyebabkan orang disekitarnya menderita. Bo Nui terus berkata ‘tidak’ sambil mengingat hal itu. Bo Nui meyakinkan dirinya sendiri, bahwa dia bukanlah penyebab semuanya.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151342.804_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151345.328_thumb

Soo Ho masih di restoran. Dia sudah berlatih beberapa kali, bagaimana caranya memberikan cincin itu pada Bo Nui. Tapi Bo Nui tak kunjung datang.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151406.104_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151408.350_thumb

Dia kemudian menerima telepon dari Bo Nui dan mendengar suaranya Bo Nui yang menangis. Soo Ho bertanya, apa ada sesuatu yang terjadi?

“Aku merindukanmu. Aku sangat merindukanmu. Katakan padaku..bahwa itu tidak benar. Katakan padaku semuanya baik-baik saja.”

Soo Ho menanyakan keberadaan Bo Nui. Lalu berlari menuju Bo Nui.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151435.883_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151438.734_thumb

Soo Ho memanggil Bo Nui yang sedang duduk di seberang jalan sambil tersenyum. Bo Nui berdiri menatap Soo Ho. Soo Ho melambaikan buket bunga yang dia bawa.

“Ya, itu tidak benar. Lihat dia tersenyum seperti itu.” Bo Nui berkata dalam hati.

Soo Ho tak sabar menunggu lampu hijau untuk pejalan kaki.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151453.456_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151452.377_thumb

Ketika lampu sudah hijau, Soo Ho berlari menuju Bo Nui. Bo Nui juga berlari menuju Soo Ho. Soo Ho lalu melihat mobil mendekat ke arah Bo Nui.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151503.931_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151508.842_thumb

Soo Ho mempercepat larinya dan mendorong Bo Nui ke belakang. Mobil itu menuju ke arah Soo Ho. Buket bunga Soo Ho terjatuh.

Bo Nui teringat perkataan peramal itu, bahwa tubuh Soo Ho akan hancur oleh nasib buruk Bo Nui.

Bo Nui menangis, “Tidak.. tidak.. tidak!”

***

Bersambung ke episode 15~

***

TRUTH or DARE : Dia.

Lucky.Romance.E14.mkv_20160709_151530.362_thumbLucky.Romance.E14.mkv_20160709_151546.977_thumb

Bo Nui memasukkan semua barang-barangnya dari meja doa ke dalam karung. Bo Nui lalu berterima kasih pada mereka, karena Bo Nui sudah mengandalkan mereka saat dia sedang kesusahan.

“Tapi mulai hari ini, aku akan bersandar padanya. Aku akan percaya padanya dan bersandar pada hatinya. Aku ingin hidup bahagia seperti itu. Aku..bisa melakukan itu, kan?”

Bo Nui tersenyum.

***

Komentar:

Andwe!! Aku harap Soo Ho tidak tertabrak, mungkin hanya kesenggol dikit karena mobilnya keburu ngerem. Iya kaannn? Jangan lah ya.. kasian Bo Nui. Dia sudah memutuskan untuk meninggalkan kepercayaannya dan lebih percaya pada Soo Ho. Jika terjadi sesuatu pada Soo Ho, Bo Nui akan menjadi gadis yang dulu lagi, bahkan mungkin lebih buruk.

1 comment:

  1. Aaarrrggghhhhhh.....

    Awal episode ini manis bangeeddd. Tapi endingnya bikin speachless.

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD