Tuesday, December 13, 2016

The Lonely Shining, Goblin | Episode 3 - 3

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160117.939_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160119.227_thumb

Wang Yeo berjalan di sebuah jembatan. Seorang wanita yang menjual pernak-pernik memanggilnya dan menawarkan jepitan rambut. Wang Yeo menolak. Wanita itu menyarankan Wang Yeo untuk membelikan pacar. Wang Yeo bilang kalau dia tidak punya pacar. Wanita itu tak patah semangat. Pacar bisa datang dan pergi, tapi setelah membeli satu jepitan rambut, Wang Yeo akan memilikinya selamanya.

 

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160138.811_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160147.371_thumb

Wanita itu mengambil cermin dan dengan sengaja mengarahkan sinar matahari ke wajah Wang Yeo. Hingga akhirnya Wang Yeo melihat sebuh cincin diantara barang jualan wanita itu. Wang Yeo mengulurkan tangan untuk mengambilnya. Tapi tiba-tiba ada tangan yang lebih cepat mengambilnya. Sunny.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160200.954_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160208.419_thumb

Wang Yeo melihat Sunny, dan meneteskan air mata tanpa dia sadari. Sunny terkejut melihat Wang Yeo menangis. Begitupun Wang Yeo. Dia menganggup cepat saat Sunny menawarkan cincin itu. Sunny tidak mau memberikannya secara gratis, dia meminta nomor ponsel Wang Yeo. Tapi Wang Yeo tidak punya ponsel.

“Tidak punya ponsel? Apa kau miskin?”

“Aku tidak membutuhkannya.”

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160231.858_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160236.491_thumb

Wang Yeo berkata sejujurnya, tapi Sunny mengira Wang Yeo hanya tidak mau memberikan nomor ponselnya. Maka Sunny pun tidak mau memberikan cincin itu dan hendak memakainya. Sebelum cincin itu masuk ke jari, Wang Yeo meminta Sunny yang memberikan nomor ponselnya dan meletakkan cincin itu di meja.

Sunny mengajak Wang Yeo untuk saling memperkenalkan nama terlebih dulu. Sunny mengulurkan tangan sambil tersenyum dan menyebutkan namanya. Wang Yeo kembali meneteskan air mata. Wang Yeo menatap Sunny agak lama, lalu memasukkan tangannya ke dalam jas. Sun Hee, itu nama Sunny yang didengar Wang Yeo. Sunny memperbolehkan Wang Yeo menyebutnya dengan nama itu.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160241.595_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160242.739_thumb

Wanita penjual bertanya pada Sunny dan Wang Yeo yang sekarang saling menatap, siapa yang akan membayar cincin itu? Kemudian dari cermin, terlihat sosok wanita itu berubah menjadi nenek penjual sayur.

“Tidak masalah siapa yang membayarnya. Bagaimanapun kalian berdua akan membayar harga yang mahal untuk itu.” Ujar si nenek.

***

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160243.755_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160300.306_thumb

Kim Shin mengambil sebuah gulungan kertas dari kotak. Kim Shin membuka gulungan kertas itu. Itu adalah lukisan Ratu.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160301.627_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160324.051_thumb

[Flashback]

Kim Shin yang baru saja bangkit dari kematian pergi ke istana untuk membalas dendam pada raja. Tapi dia terlambat karena raja sudah meninggal. Kim Shin kemudian melihat meja di kamar raja yang penuh dengan lukisan ratu. Kim Sin mengambil salah satu lukisan ratu dan melihatnya dengan sedih. Kim Shin menangis.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160328.323_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160331.514_thumb

Kim Shin mengambil lukisan itu dan membakar sisanya beserta dengan ruangannya. Kim Shin teringat pada ucapan ratu yang rela berkorban untuk Kim Shin dan meminta Kim Shin untuk terus berjalan ke arah raja.

[Flshback end]

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160333.099_thumb

Sekarang Kim Shin pun masih melihat lukisan ratu dengan sedih.

***

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160527.723_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160536.843_thumb

Eun Tak membersihkan kaca restoran. Hantu penggosip datang menggangu Eun Tak. Dia mendengar kalau Eun Tak bukan pengantin goblin dan mengajak Eun Tak untuk ikut bersamanya. Hantu itu kesal karena Eun Tak mengabaikannya. Dia tak peduli dan akan terus bicara. Dia ingin melihat sampai kapan Eun Tak bisa bertahan dan dia akan mengganggu semua orang yang ada di sekitar Eun Tak. Dia menunjuk Sunny dan memutuskan untuk membunuh Sunny lebih dulu.

Tapi kemudian dia takut pada Sunny yang tiba-tiba berteriak karena kesal pada Wang Yeo yang tidak menghubunginya. Dia kesal karena biasanya para pria tidak pernah membutuhkan waktu lama untuk menghubunginya. Eun Tak memintanya untuk tenang. Tapi Sunny tak bisa tenang. Wang Yeo adalah pria paling tampan yang pernah dia temui.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160544.787_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160549.564_thumb

“Kenapa dia belum menghubungiku?”

“Pria ganteng memang selalu sulit. Lupakan saja dia.” Saran Eun Tak.

“Bagaimana bisa? Dia satu-satunya pria tidak peka yang pernah aku temui.”

Sunny menyayangkan cincin cantik itu yang seharusnya menjadi miliknya.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160552.235_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160602.348_thumb

Cincin itu di kamar Wang Yeo, bersama dengan memo bertuliskan nomor ponsel Sunny. Wang Yeo melihat memo itu dan kembali mengenang saat dia bertemu dengan Sunny.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160613.931_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160628.124_thumb

[Flashback]

Sunny meminta pulpen untuk menuliskan nomor ponselnya. Tapi Wang Yeo bilang Sunny bisa menyebutkannya saja. Sunny tertawa. Dia lalu mengambil pulpen dari tasnya sendiri dan menuliskan nomornya di sebuah memo. Sunny memberikan stempel bibir di memo itu, lalu memberikannya pada Wang Yeo.

[Flashback end]

***

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160641.899_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160647.323_thumb

Eun Tak pergi ke rumah dan terkejut melihat barang-barang dipindahkan. Eun Tak bertanya pada pemilik rumah, apakah keluarga bibinya pindah? Pemilik rumah bilang rumah itu kembali disewakan. Eun Tak bingung, apa yang harus dia lakukan? Pemilik rumah juga tidak tahu, karena sudah akan ada penghuni baru yang masuk dan bibi Eun Tak sudah mengambil semua uang depositnya. Pemilik rumah mempersilahkan Eun Tak untuk mengambil apapun yang Eun Tak butuhkan.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160810.740_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160907.339_thumb

Eun Tak mengambil bunga pemberian Kim Shin yang sekarang sudah mengering dan terbang terbawa angin.

“Kekasih.” Eun Tak mengingat arti dari bunga itu.

Eun Tak mengambil dua helai bunga kering yang tersisa dan menyimpannya dalam selipan buku.

Eun Tak menyimpan tasnya di loker subway.

***

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160913.228_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160919.483_thumb

Guru Eun Tak menyuruh Eun Tak mengosongkan tas. Di dalam tas Eun Tak ada korek api. Eun Tak hendak menjelaskan tentang korek api itu, tapi guru tidak mau mendengar. Dia bilang ada siswi yang mengadukan melihat Eun Tak sedang merokok. Guru itu yakin Eun Tak merokok setelah melihat korek api di tasnya. Dia sangat yakin Eun Tak merokok. Bahkan setelah melihat tangan Eun Tak yang bersih, guru itu malah menyebut Eun Tak begitu teliti.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160936.299_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160940.468_thumb

“Inilah mengapa anak-anak pintar itu menakutkan. Eun Tak. Aku takut ketika anak-anak sepertimu bersikap baik di sekolah. Kau bersikap baik dan kau membuat kami merasa kasihan padamu. Akan tetapi, itu semua hanya pura-pura. Orang-orang sepertimu lah yang mencerimari lingkungan kami. Itulah bagaimana orang baik berakhir diperlakukan secara tidak adil.”

Eun Tak tampak sedih mendengar kata-kata gurunya yang menyakitkan itu. Sementara teman Eun Tak yang begitu membencinya tersenyum senang karena berhasil memfitnah Eun Tak.

***

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160955.956_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_160958.931_thumb

Wang Yeo membuka minuman dan membersihkan pinggirannya. Belum sempat dia minum, Kim Shin dengan kekuatannya mengambil minuman itu dari jauh. Wang Yeo heran kenapa Khim Shin tiba-tiba minum. Kim Shin bertanya sebaliknya. Karena dia sendiri merasa tidak pernah terlalu tiba-tiba minum. Selalu lebih baik untuk memiliki minuman lebih, wanita, dan daging. Kim Shin bilang dia cukup berkedudukan tinggi saat dia menjadi jenderal.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161003.180_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161007.284_thumb

Wang Yeo terkejut mengetahui kalau Kim Shin dulunya adalah seorang jenderal. Kim Shin berbangga diri, pada saat itu Wang Yeo tidak akan berani bicara padanya. Wang Yeo mencibir, Kim Shin bahkan tidak tahu siapa dia sebenarnya di kehidupan sebelumnya.

“Kau siapa? Apa? Apa kau seorang raja?” Kim Shin mengejek.

Wang Yeo mengalihkan pembicaraan dengan bertanya apakah Kim Shin sudah membereskan barangnya. Kim Shin bilang dia tidak punya banyak barang untuk dibereskan.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161019.404_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161021.356_thumb

“Semoga selamat di perjalanan.”

“Aku akan meneleponmu.”

“Aku tidak punya ponsel.”

“Karena itulah aku mengatakannya.”

Bwahahahahahaaaa.. kemudian di orang itu menghabiskan berbotol-botol minuman. Em.. tepatnya Wang Yeo, karena Kim Shin hanya minum satu botol saja.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161040.228_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161055.211_thumb

Sekarang Wang Yeo sedang duduk di depan pintu, melihat Kim Shin yang bolak-balik membuka pintu. Kim Shin sepertinya berharap pindah ke tempat lain, tapi tidak bisa. Wang Yeo menanyakan apa yang sedang dilakukan Kim Shin, karena dia pusing melihatnya. Apakah satu botol minuman sudah cukup membuat Kim Shin bertingkah seperti itu?

“Aku tidak tahu dimana dia.”

“Siapa?”

“Dia tidak akan memanggilku. Dia tidak akan memanggilku, jadi aku tidak bisa menemukannya.”

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161119.195_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161125.788_thumb

Kim Shin galau. Tapi Wang Yeo juga tidak bisa memberikan solusi. Kim Shin mengeluh karena tidak bisa menemukan Eun Tak. Semua miliknya tidak berharga untuknya. Wang Yeo membenarkan. Kekuatan Kim Shin hanya bagus untuk menyenangkan dirinya sendiri. Lalu bagaimana waktu itu Kim Shin bisa menemukan Eun Tak? Kim Shin bilang hanya seperti itu.

Wang Yeo menyarankan Kim Shin untuk menelepon Eun Tak. Eun Tak pasti punya ponsel. Tapi Kim Shin tidak punya nomor Eun Tak. Dan dia tidak seharusnya berusaha menemukan Eun Tak. Kim Shin yang galau mengambil payung, lalu pergi. Kali ini dia berhasil pindah tempat. Tapi belum tahu kemana.

***

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161140.115_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161146.028_thumb

Eun Tak duduk di pinggir laut. Dia mencoba untuk bicara dengan ibunya. Eun Tak menanyakan kabar ibunya, apakah ibunya beristirahat dengan tenang? Bagaimana keadaan di atas sana? Apakah lebih baik daripada disini?

“Omma, aku... Omma, aku... Aku tidak baik-baik saja.” Eun Tak menangis. “Tidak ada yang menanyakan keadaanku.”

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161205.932_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161215.828_thumb

Kemudian hujan turun. Eun Tak merasa kesal, hidupnya seperti hujan. Eun Tak menunduk sambil menangis. Tiba-tiba ada yang memayunginya. Kim Shin. Eun Tak segera beranjak dari duduknya. Kim Shin bilang hujan turun karena dia sedang merasa muram. Hujannya akan berhenti sebentar lagi.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161225.509_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161230.268_thumb

“Apakah hujan turun saat Ajussi merasa muram?”

“Ya..”

“Seberapa muram hingga bisa membuat badai?”

Kim Shin bilang itu bukan dia, tapi planet.

“Bagaimana keadaanmu?”

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161240.092_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161241.043_thumb

Akhirnya ada yang menanyakan keadaan Eun Tak. Perhatian Eun Tak teralihkan pada hujan yang sudah berhenti. Kim Shin bilang kalau dia mulai merasa lebih baik (karena itu hujannya berhenti, yang bisa diartikan bahwa suasana hati Kim Shin membaik setelah bertemu Eun Tak, hehe). Kim Shin menatap Eun Tak.

Eun Tak menegaskan kalau kali ini bukan dia yang memanggil Kim Shin. Kim Shin membenarkan, Eun Tak tidak memanggilnya. Dia juga sibuk melakukan ini dan itu.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161241.876_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161246.436_thumb

Eun Tak lalu bilang mulai saat ini, jika hujan turun dia akan berpikir Kim Shin sedang muram. Eun Tak tak punya seseorang tempat bersandar, dan sekarang dia akan mengkhawatirkan Kim Shin karena hal itu. Kim Shin lalu bertanya apa yang dilakukan Eun Tak disana.

“Karena aku sedang tidak bahagia. Sekarang lebih terasa seperti demam. Kemalanganku. Kembali saat aku pikir aku telah melupakannya. Saat waktunya tiba, aku terserang lagi. Aku tidak mengatakan ini untuk membuatmu merasa buruk.”

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161251.852_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161253.467_thumb

“Kau tidak punya maksud tertentu, kan?”

Eun Tak merasa telah membuat berhasil membuat Kim Shin terpengaruh dengan kata-katanya. Eun Tak tertawa. Tapi Kim Shin sepertinya tahu Eun Tak tidak sungguh-sungguh. Dia meminta Eun Tak melanjutkan ceritanya. Eun Tak bilang ceritanya akan membuat Kim Shin menangis sedih. Kim Shin akan mencoba untuk menahannya.

“Apa kau pernah mendengar cerita ini? Manusia punya empat kehidupan. Kehidupan menanam benih, kehidupan menyirami benih, kehidupan memanen, dan kehidupan menghargai panen.”

“Bagaimana kau tahu tentang itu? Itu adalah apa yang dikatakan malaikat maut pada almarhum.” Kim Shin terkejut dengan apa yang dikatakan Eun Tak.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161315.660_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161316.699_thumb

Eun Tak telah menjadi pengantin goblin selama 19 tahun, dia telah mendengar banyak cerita dari para hantu. Eun Tak merasa tidak adil, kenapa dia tidak bisa sampai ke ‘memanen’ dalam kehidupannya. Tidak ada kemajuan. Kim Shin bilang kalau dia ikut bersedih. Eun Tak protes, itu terlalu formal, ada banyak cara untuk mengungkapkannya. Menepuk bahu, membelai rambutnya, atau memberikan 5 juta won. Sedangkan tangannya harus istirahat dari banyakanya perkerjaan paruh waktu yang dia lakukan. Eun Tak mempersiapkannya jika saja nanti seseorang menyerahkan sesuatu sepenuh tangannya.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161323.476_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161336.628_thumb

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161340.239_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161341.667_thumb

Eun Tak lalu memberikan daun maple-nya pada Kim Shin sebagai hadiah. Kim Shin menerimanya. Eun Tak bilang daunnya cantik. Kim Shin membenarkan. Kim Shin lalu membelai rambut Eun Tak.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161404.828_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161411.308_thumb

“Itu adalah salam perpisahan. Besok aku akan pergi.”

Eun Tak tak bisa berkata-kata, tapi tampak jelas kesedihan di wajahnya. Kim Shin pun sepertinya sedih, karena hujan kembali turun.

***

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161446.079_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161514.500_thumb

Kim Shin dan Wang Yeo sama-sama galau, galau atas kepergian Kim Shin. Mereka duduk bersama di sofa, tapi sisi berlawanan. Wang Yeo bertanya apakah Kim Shin sudah berkemas? Kim Shin mengingatkan kalau Wang Yeo sudah menanyakan hal itu sebelumnya. Wang Yeo beralasan ingin mengingatkan dirinya sendiri karena itu membuatnya merasa bahagia. Kemudian terdengar suara bel.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161526.072_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161540.771_thumb

“Kau mendapatkan pesan.”

“Bukan. Itu bel. Pertama kalinya berbunyi selama 60 tahun.”

“Oh...” Wang Yeo kemudian menyadari sesuatu. “Apa??”

“Apa yang baru saja aku katakan?” Kim Shin pun tampak menyadari sesuatu.

“Bel. Tidak ada orang yang membunyikan bel.”

“Hentikan. Kau menakutiku. Lihat lewat dinding.”

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161547.326_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161553.799_thumb

“Aku tidak bisa melakukannya.”

“Malaikat maut apa yang bahkan tidak bisa melihat menembus dinding?”

“Kau sendiri?”

Bel kembali berbunyi. Kim Shin menaikkan kaki ke sofa.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161620.220_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161621.667_thumb

Akhirnya Wang Yeo yang membuka pintu. Dan disana ada Eun Tak. Eun Tak terkejut melihat Wang Yeo, bukankah itu rumahnya Kim Shin. Wang Yeo bilang itu rumahnya, apa Eun Tak mencarinya langsung ke rumah? Apa Eun Tak punya janji dengannya? Tidak. Eun Tak merasa dia salah rumah dan berbalik pergi. Eun Tak tabrakan dengan Kim Shin yang sudah ada di luar.

Wang Yeo bertanya pada Kim Shin, apa Kim Shin memberitahu alamat rumahnya pada Eun Tak? Kim Shin tak menjawab dan menyuruh Wang Yeo untuk pergi.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161635.776_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161633.583_thumb

“Kenapa kau disini? Bagaimana kau menemukan tempat ini?” tanya Kim Shin pada Eun Tak.

Eun Tak ternyata mengetahui rumah Kim Shin dari para hantu. Eun Tak meminta penjelasan tentang kehadiran Wang Yeo disana. Wang Yeo merasa tidak nyaman, dia berharap mereka bisa mencapai kesimpulan yang baik. Wang Yeo kemudian masuk ke dalam.

Kim Shin bilang pada Eun Tak bahwa dia dan Wang Yeo akan tinggal serumah hanya sampai hari ini. Kim Shin kembali menanyakan alasan Eun Tak ada disana. Eun Tak ingin mengatakan sesuatu yang tidak bisa dia katakan pada Kim Shin sebelumnya.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161642.264_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161643.851_thumb

“Kau terus bertanya apakah aku melihat sesuatu. Bagaimana jika aku melihatnya?”

“Kenapa tanya? Kau tidak bisa melihatnya.”

“Kata siapa aku tidak bisa melihatnya? Satu, jika kau melihatnya, apakah kita akan langsung menikah? Dua, jika aku melihatnya, akankah kau meminjamkan uang 5 juta won? Tiga, jika aku melihatnya, apakah kau tidak akan pergi?”

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161701.654_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161707.111_thumb

Kim Shin masih diam, mencoba menelisik kebenaran ucapan Eun Tak. Eun Tak meminta Kim Shin untuk tidak pergi dan tinggal di Korea saja. Kim Shin meminta Eun Tak untuk membuktikannya jika memang Eun Tak bisa melihatnya. Tapi Eun Tak menginginkan jawaban Kim Shin terlebih dulu, satu dari 3 pertanyaannya tadi. Kim Shin menyimpulkan sendiri, Eun Tak tak bisa melihatnya. Eun Tak bersikeras, dia benar-benar bisa melihatnya.

Goblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161730.581_thumbGoblin.E03.161209.HDTV.H265.720p-SS.mkv_20161213_161735.783_thumb

“Aku benar-benar bisa melihatnya. Aku sungguh bisa melihatnya.” Eun Tak menunjuk dada Kim Shin. “Pedang ini.”

Kim Shin terkejut. Arah telunjuk Eun Tak tepat ke pedang itu.

***

Bersambung ke episode 4 ~

Komentar:

Benar Eun Tak bisa melihatnya? Kenapa dia pura-pura tidak melihatnya dan baru mengatakannya sekarang?

Dugaanku, mungkin sebelumnya dia merasa tidak enak hati jika langsung mengatakannya. Dan mungkin juga Eun Tak mencoba berpikir rasional, bahwa mereka itu berbeda. Tapi sekarang keadaan sudah lain. Eun Tak sudah tak punya siapapun. Dalam kemalangannya, dia tak bisa menahannya lagi sendirian. 19 tahun sudah cukup lama baginya, dan sekarang dia butuh sandaran. Siapa lagi kalau bukan Ajussi goblin? Tidak akan sulit bagi Kim Shin untuk menolongnya untuk kedua kalinya.

Sayangnya, Eun Tak masih belum paham maksud dari ‘pengantin goblin’ sesungguhnya. Aku pun baru paham.. bukan hanya sekedar menikah atau menarik pedang itu. Tapi sepertinya maksudnya lebih dalam lagi.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD