Saturday, December 17, 2016

The Lonely Shining, Goblin | Episode 5 - 1

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000088478_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000877234_thumb

“Massa tidak sebanding dengan volume. Gadis sekecil bunga violet... gadis yang bergerak seperti kelopak bunga... menarikku kearahnya dengan kekuatan yang lebih dari massanya. Kemudian... seperti apel Newton, aku bergulir ke arahnya tanpa berhenti sampai tiba didekatnya. Dengan suaran detak jantung.. dengan suara detak jantung. Jantungku terus memantul antara langit dan bumi. Cinta pertamaku.”

Kim Shin menyadari perasaannya.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000205599_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000247297_thumb

Mereka kemudian pulang. Dalam perjalanan Kim Shin tak banyak bicara dan bersikap dingin pada Eun Tak. Dia bahkan mengabulkan permintaan Eun Tak tanpa basa-basi untuk menurunkannya di jalan menuju hotel. Eun Tak sendiri tampak bingung dengan sikap Kim Shin, tapi dia tak berani bertanya.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000282664_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000305368_thumb

Jantung Kim Shin masih saja berdebar hingga dia pulang ke rumah. Kim Shin mengingat senyum Eun Tak, lalu mengingat saat pedang menembus dadanya. Kim Shin merasa kesakitan. Terngiang ucapan Tuhan padanya, bahwa hanya pengantin goblin yang bisa menarik pedang itu. Dan saat pedang itu di tarik Kim Shin akan menjadi debu dan beristirahat dengan damai.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000322175_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000355847_thumb

Dalam perjalanan menuju hotel, Eun Tak mendengarkan radio. Penyiar radio berkata bahwa kehidupan adalah campuran dari berbagai genre. Apakah genre terjadi hari ini? Komedi romantis? Fantasi aneh tapi indah? Melodrama?

Ketenangan Eun Tak kemudian terganggu oleh seorang hantu wanita yang muncul di hadapannya. Eun Tak berusaha menghindar, tapi akhirnya dia mau bicara dengan hantu itu.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000382523_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000407695_thumb

Eun Tak kesal karena hantu itu mengejutkannya. Hantu itu minta maaf, dia hanya ingin meminta bantuan. Hantu itu meminta Eun Tak untuk pergi ke tempat tinggalnya dan mengisi kulkas. Kulkas?

“Iya. Aku belum lama meninggal dan ibuku terlalu sibuk dengan pemakaman. Dia akan sedih jika melihat kulkasku yang kosong. Tolong aku.”

Tapi, Eun Tak tidak punya uang. Hantu itu minta maaf karena dia tidak berpikir sampai sana. Eun Tak kemudian punya ide.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000423935_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000465373_thumb

Eun Tak pergi ke tempat tinggal hantu itu dan mengisi kulkasnya dengan berbagai makanan dan minuman yang dibawanya di dalam tas. Sebelum pergi, Eun Tak juga merapikan kamar tersebut. Hantu itu berterimakasih. Eun Tak tersenyum.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000525981_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000542781_thumb

Beberapa lama kemudian ibu dari hantu itu datang ke kamar yang sudah dirapikan Eun Tak. Seperti dugaan, ibu itu membuka kulkas anaknya. Ibu menangis. Hantu itu juga menangis di dekat ibunya.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000576136_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000579510_thumb

Hantu wanita tadi sekarang bersama Wang Yeo. Wang Yeo meminta hantu itu untuk segera meminum tehnya. Dia sudah berlaku baik di kehidupan ini, Wang Yeo meminta wanita itu pergi dengan hati-hati ke kehidupan selanjutnya. Dia kemudian meminum tehnya.

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000618967_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000621100_thumb

Sunny sudah bosan menunggu Wang Yeo di jembatan. Ketika hendak pergi, dia melihat sosok Wang Yeo. Sunny segera menghampirinya. Sunny bertanya pada Wang Yeo, apakah pertemuan mereka kebetulan? Karena baginya bukan kebetulan. Dia memang sengaja menunggu Wang Yeo. Sunny mempertanyakan Wang Yeo yang tidak juga meneleponnya, padahal dia sudah menunggu karena Wang Yeo bilang akan menelepon.

Merasa tak enak, dengan datarnya Wang Yeo bilang kalau dia akan menelepon Sunny sekarang. Wang Yeo berjalan hendak pergi. Sunny menghentikan Wang Yeo yang dia kira hendak mencari telepon umum untuk meneleponnya. Tapi Wang Yeo mau pulang ke rumah. Ada telepon di rumah, dan dia akan menelepon Sunny.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000634130_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000653996_thumb

Sunny sedikit kesal, mereka kan baru saja bertemu.

“Ah, senang bertemu denganmu.” Ujar Wang Yeo kembali dengan datar.

Sunny kesal, tapi dia tidak mau membuang kesempatan. Dari pada telepon, Sunny mengajak Wang Yeo untuk minum kopi, ada banyak kedai kopi dan dia sedang tidak sibuk.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000679180_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000681153_thumb

Mereka pun pergi ke kedai kopi. Wang Yeo sudah menghabiskan 3 gelas kopi, dan sekarang dia sedang minum gelas ke-4. Sunny bertanya apa mereka hanya akan minum kopi? Hari sudah malam, dan Wang Yeo sudah duduk minum kopi satu jam. Tidakkah seharusnya mereka saling memberi salam dan menanyakan kabar? Tidakkah seharusnya mereka mengobrol?

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000703199_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000705513_thumb

“Ah. Anyeonghaseyo. Bagaimana kabarmu?”

Sunny masih kesal, tapi dia akhirnya mengikuti alur Wang Yeo. “Ya, aku baik-baik saja. Bagaimana kabarmu? Bagaimana cincinnya? Kau masih tidak punya ponsel?”

“Ya, aku baik-baik saja. Cincinnya juga. Aku juga tidak punya ponsel.”

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000755565_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000756961_thumb

Sunny meminta Wang Yeo jujur padanya. Sunny menebak Wang Yeo sudah lupa namanya. Tapi Wang Yeo tidak lupa, dia ingat nama Sunny, Sun Hee. Sunny bukan Sun Hee. Sunny kesal karena Wang Yeo masih saja salah menyebut namanya. Tapi kemudian dia tertawa, karena Wang Yeo lucu. Apa Wang Yeo melakukannya dengan sengaja? Wang Yeo tak menjawab dan hanya menatap Sunny. Sunny pun bertanya kenapa Wang Yeo melihatnya seperti itu.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000774556_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000780520_thumb

“Aku tidak bisa tidak, karena kau tersenyum.”

Sunny tampak tersentuh dengan kata-kata tulus Wang Yeo itu. Dia kemudian sadar kalau dia tidak tahu nama Wang Yeo dan menanyakannya. Ekspresi wajah Wang Yeo berubah.

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000788344_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000809232_thumb

Wang Yeo mendinginkan botol minuman dengan tangannya, dan Kim Shin mematangkan telur juga dengan tangannya. Wang Yeo memberikan minumannya pada Kim Shin, dan Kim Shin memberikan telur rebusnya pada Wang Yeo. Mereka berdua sama-sama sedang dilanda kegalauan.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000821482_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000825069_thumb

Wang Yeo galau karena Sunny menanyakan namanya, tapi dia tidak ingat namanya sendiri. Sunny bahkan bertanya keadaannya, apakah dia bahkan masih hidup (karena tidak juga menelepon). Kim Shin menanggapi curhatan Wang Yeo hanya dengan anggukan kepala. Dia sendiri galau dalam pikirannya sendiri.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000842697_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000847376_thumb

Kim Shin berkata dalam hati, bahwa senyuman Eun Tak mencerminkan sinar matahari yang paling terang. Itu mengingatkannya pada saat dimana nyawanya diambil.

“Aku sudah memutuskan. Aku harus menghilang..sebelum aku merasakan keinginan yang lebih besar untuk hidupku. Sebelum aku menjadi lebih bahagia daripada sekarang. Ini keputusan yang aku buat untuk dirimu. Aku harus mengakhiri hidupku.” Kim Shin masih berkata dalam hati.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000891878_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000905248_thumb

“Omong-omong. Aku bisa mendengarmu.” Ujar Wang Yeo hati-hati. “Kau benar-benar akan (memilih untuk) mati?”

“Ya. Sebelum salju pertama tahun ini.”

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000931349_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000949229_thumb

Duk Hwa menatap kertas tagihan pembayaran dengan kesal. Ketika Eun Tak datang, Duk Hwa memastikan apakah Eun Tak minum-minum, karena isi kulkas kosong. Duk Hwa menuduh Eun Tak memakan semua coklat, kacang, dan bahkan daging. Duk Hwa mengerti, tapi kenapa Eun Tak membuang semua botolnya? Apa Eun Tak pikir dia tidak akan mengetahuinya jika Eun Tak membuangnya?

Eun Tak berkata kalau dia punya alasan sendiri. Tentu saja, karena Eun Tak memberikan semuanya pada hantu wanita yang tadi. Eun Tak mengingatkan kalau kakek menyuruhnya mengatakan semua yang dia perlukan pada Duk Hwa. Jadi bisakah Duk Hwa membayarnya? Karena dia tidak punya uang. Duk Hwa kesal karena dia juga tidak punya uang.

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_000987549_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001005320_thumb

Eun Tak menyalakan semua lilin di kamarnya. Kemudian ada seseorang yang membunyikan bel kamar. Eun Tak mengira itu Duk Hwa atau pihak hotel yang hendak menagih bayaran, tapi ternyata itu adalah Kim Shin. Kim Shin meminta ijin untuk masuk.

Eun Tak bertanya mengapa Kim Shin datang, apakah Duk Hwa memberitahu semuanya? Kim Shin tak mengerti. Eun Tak bilang kalau dia dimarahi Duk Hwa. Kim Shin kembali tak mengerti karena Duk Hwa tidak berada dalam posisi dimana dia bisa memarahi siapapun. Eun Tak menjelaskan, dia menghabiskan isi kulkas. Eun Tak meminta Kim Shin membayarnya lebih dulu dan dia akan mengembalikan uang Kim Shin setelah mendapatkan upah kerja paruh waktunya.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001028664_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001041886_thumb

Kim Shim diam tak menjawab. Eun Tak mengira Kim Shin tidak mau, padahal sebenarnya Kim Shin lah yang minum dan dia hanya menghabiskan sisanya untuk sesuatu yang baik. Jika Kim Shin tetap diam, Eun Tak mengancam akan meniup semua lilin sehingga dia bisa membuat Kim Shin bolak-balik sepanjang hari. Kemudian dengan kekuatannya, Kim Shin mematikan semua api di lilin.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001058631_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001061180_thumb

“Kau tidak harus membuat permohonan lagi. Tidak perlu. Karena aku akan berada disisimu mulai sekarang. Ayo pulang.”

“Rumah siapa?”

“Rumahku. Kau adalah pengantin goblin.”

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001077827_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001103468_thumb

“Ajussi. Apa kau mencintaiku?”

“Jika kau membutuhkannya, aku akan (mencintaimu).” Beberapa saat Kim Shin terdiam. “Saranghae.”

Eun Tak terdiam. Ucapan Kim Shin itu terdengar tidak tulus. Apalagi kemudian tiba-tiba hujan turun.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001176303_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001205810_thumb

Eun Tak mengira Kim Shin benar-benar membencinya. Eun Tak ingin tahu seberapa besar Kim Shin membencinya hingga Kim Shin merasa sedih dan membuat hujan. Kim Shin diam tak menjawab, karena dia bukan sedih karena membenci Eun Tak dan terpaksa bilang cinta, tapi Kim Shin memang-memang benar sedih dengan keadaannya.

“Lupakan saja. Bahkan jika kau membenciku dan aku membuatmu sedih. Aku akan hidup bersamamu. Aku tidak dalam posisi untuk memilih jadi pengantin goblin atau bukan pengantin goblin. Aku hanya perlu untuk menarik pedang itu, kan?”

“Ya. Hanya itu yang perlu kau lakukan.”

Eun Tak tampak sedih. Tapi dia berusaha tak menunjukkannya, sama seperti Kim Shin. Eun Tak permisi untuk membereskan barangnya.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001271601_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001284559_thumb

Di perjalanan, Kim Shin kembali bersikap dingin. Eun Tak menanyakan nama Kim Shin, tapi Kim Shin diam tak menjawab. Eun Tak lalu bilang kalau dia tidak bertanya karena penasaran. Dia tahu kalau hubungan mereka berada di suatu tempat diantara pernikahan dan jadi teman serumah. Eun Tak sadar dengan keambiguan itu. Tapi karena mungkin dia adalah istri goblin, maka dia harus tahu nama suami goblinnya.

“Apa kita... Oh benar, aku kira aku belum bisa menyebut kita dengan ‘kita’.”

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001326845_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001329458_thumb

“Kita..sudah mulai di lama sejak kau bahkan belum lahir.” ujar Kim Shin kemudian. “Kadang kala aku adalah Yoo Jung Shin, Yoo Ji Shin, dan sekarang aku adalah Yoo Shin Jae. Tapi nama asliku adalah Kim Shin.”

Kim Shin menatap Eun Tak. Mereka sedang dilampu merah. Eun Tak mengingatkan Kim Shin lampunya sudah hijau. Kemudian diam-diam Eun Tak tersenyum setelah tahu nama Kim Shin.

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001365967_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001373508_thumb

Mereka sampai di depan rumah. Dan kebetulan Wang Yeo keluar rumah untuk membuang sampah. Eun Tak bilang dia melihat sisi baru dari Wang Yeo setiap kali bertemu. Eun Tak meminta Wang Yeo memberikan kantong sampahnya padanya untuk dibuang. Wang Yeo menghindar, lalu mendekat pada Kim Shin.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001377716_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001390036_thumb

“Ada apa dengannya? Kenapa dia tiba-tiba baik padaku?” tanya Wang Yeo pada Kim Shin.

Kim Shin menjelaskan bahwa Eun Tak akan tinggal dirumah itu mulai hari ini. Wang Yeo teringat dengan keputusan Kim Shin waktu itu, yang akan mati demi Eun Tak. Wang Yeo yang tadinya jutek, sekarang tersenyum. Wang Yeo melemparkan kantong sampah yang dia pegang hingga masuk ke dalam truk sampah yang sedang berjalan.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001394980_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001398480_thumb

Wang Yeo menghampiri Eun Tak, “Aku akan mendukungmu dan apa yang akan kau lakukan di masa depan. Ayo masuk.”

Eun Tak berterima kasih. Eun Tak berpikir banyak pekerjaan rumah yang harus dia selesaikan.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001426382_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001444020_thumb

Mereka kemudian diam di depan pintu. Wang Yeo dan Kim Shin tidak ada yang tahu passcode pintu rumah mereka. Eun Tak merasa heran. Kim Shin bilang kalau mereka tidak perlu menekan passcode untuk masuk ke dalam rumah. Mereka kan bisa tembus dinding dan menghilang.

Eun Tak bilang hal ini mengingatkannya akan sesuatu. Itu seperti meerka hendak masuk ke rumah hantu di taman hiburan, menakutkan dan membuat penasaran. Karena tidak tahu apa yang sedang menunggu di dalam, juga penasaran apakah bisa keluar dengan selamat.

Saat Eun Tak mengatakan hal itu, dua makhluk tadi sudah menghilang. Dan Kim Shin kemudian membuka pintu dari dalam. Eun Tak tampak sedikit kesal karena dia jadi bicara sendiri. Eun Tak kemudian masuk mengikuti Kim Shin.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001466909_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001468748_thumb

Duk Hwa yang ada di dalam terkejut melihat Eun Tak. Dia bingung, kenapa, kapan, dan bagaimana bisa Eun Tak kesana? Wang Yeo memberitahu kalau Eun Tak akan tinggal di rumah itu mulai sekarang. Kim Shin meminta Duk Hwa memberitahu passcode pintunya.

“1004. Tapi kenapa dia tinggal disini? Bagaimana denganku?” Duk Hwa protes, dan ternyata dia sedang mabuk.

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001497229_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001501025_thumb

Kim Shin menunjukkan bakal kamar Eun Tak. Kim Shin dan Wang Yeo mulai berdebat. Kim Shin ingin menghias kamar Eun Tak dengan gaya antik, sedangkan Wang Yeo ingin menata kamar Eun Tak dengan warna pastel.

“Bagian ini sempurna untuk kursi antik.”

“Apa ini studio foto? Lebih baik menempatkan sofe dengan warna pastel untuk membuatnya rileks.”

“Ini bukan penitipan anak. Kita bisa menempel lukisan romantis dari abad ke-19 dengan perapian.”

“Apa kau mendekorasi villa? Kita akan menempel wallpaper dengan model skandinavia.”

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001515068_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001522480_thumb

“Ini bukan rumah model. Dia tamuku.”

“Ini rumahku.”

“Ini kamarku.” Ujar Eun Tak menengahi keributan Wang Yeo dan Kim Shin. “Aku oke dengan apapun. Bagian ini aku akan menempel wallpaper romantis dari abad ke-19, dan bagian ini aku akan menaruh perapian dengan warna pastel. Itu adil.”

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001535219_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001537858_thumb

Wang Yeo dan Kim Shin tak bisa membantah. Eun Tak lalu bertanya haruskah dia tidur di sofa di ruang tengah untuk malam ini? Jika dia membuat mereka berdua tidak nyaman, dia juga bisa tidur di ranjang bunga (taman) di luar. Karena dia tidak dalam posisi untuk memilih tempat tidur.

Wang Yeo menyalahkan Kim Shin yang seharusnya membeli kasur. Kim Shin menyuruh Eun Tak tidur di kamarnya. Eun Tak terkejut, dengan Kim Shin? Wang Yeo juga marah. Kim Shin membantah keras. Lalu dimana Kim Shin tidur?

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001541379_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001545305_thumb

Kim Shin masuk ke kamar Wang Yeo sambil membawa bantal dan memasang muka manis. Wang Yeo menanyakan maksud Kim Shin. Kim Shin bilang dia akan tidur di kasur, dan mempersilahkan Wang Yeo tidur di sofa dekat jendela. Wang Yeo menolak, itu tidak akan terjadi. Itu adalah kasurnya, dan Kim Shin tidak boleh menodainya. Kim Shin masih bermuka manis, dia tahu itu dan meminta Wang Yeo untuk tidak khawatir.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001549084_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001554664_thumb

Wang Yeo menyuruh Kim Shin tidur di sofa di ruang tengah. Kim Shin tidak bisa, karena Eun Tak nanti akan bolak-balik dan melihatnya. Wang Yeo lalu menyuruh Kim Shin tidur di hotel. Kim Shin juga tidak bisa tidur di hotel, karena nanti Eun Tak sendirian.

Wang Yeo dengan kesal berjalan keluar. Kim Shin bertanya Wang Yeo hendak kemana? Wang Yeo akan membuat Eun Tak tidur di ranjang bunga. Wang Yeo membuka pintu, dan Kim Shin sudah ada di depan pintu.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001584761_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001588239_thumb

“Apa kau selalu sangat kejam seperti ini?” Kim Shin kesal.

“Ya.”

“Kalau begitu akan akan tidur di sofa.” Kim Shin mengalah.

Wang Yeo meminta Kim Shin untuk tidak bicara padanya. Sedangkan Kim Shin meminta Wang Yeo untuk bersikap baik pada Eun Tak. Wang Yeo menutup pintu.

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001646824_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001653828_thumb

Eun Tak masuk ke kamar Kim Shin dan duduk di sofa. Eun Tak merasa nyaman, bahkan dia membayangkan posisi Kim Shin duduk. Eun Tak lalu melihat buku miliknya ada disana. Dan juga daun maple pemberian darinya yang terselip di sebuah buku. Eun Tak mengambilnya. Eun Tak senang karena Kim Shin menyimpannya.

Eun Tak lalu penasaran dengan buku tadi dan hendak membacanya. Tapi tulisan di buku itu dalam karakter China dan Eun Tak tak bisa membacanya. Eun Tak meletakkan kembali buku itu.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001705252_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001721933_thumb

[Flashback]

Buku itu adalah buku harian Kim Shin. Kim Shin menuliskan ungkapan hatinya disana.

“Perang tidak berhenti bahkan di tanah asing ini. Pedang dan panah memperbolehkan mereka untuk mencuri tanah dan makanan, dan juga kehidupan. Tuhan disini dan di Goryeo, semuanya sama. Cucu dari anak kecil yang pergi bersamaku meninggalkan Goryeo, dan cucu dari cucunya, dan cucunya semua sudah terkubur. Aku, di sebuah kursi dipojokan kamar sempit, aku menghabiskan siang dan malam. Wasiatku bukan tentang kata-kata terakhirku sebelum kematian. Tuhan, wasiatku adalah permohonan padamu untuk memberikan aku kematian. Pada satu waktu aku menganggap kehidupan ini sebagai hadiah, tapi pada akhirnya, ini adalah hukuman. Aku tidak pernah melupakan siapapun yang telah pergi. Itulah sebabnya, aku ingin mengakhiri hidup ini. Akan tetapi, Tuhan menjadi tuli pada tangisanku.”

Diperlihatkan saat ketika Kim Shin mencoba melepaskan sendiri pedang yang menancap di dadanya.

[Flashback end]

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001755620_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001760888_thumb

Kim Shin sedang melamun. Dia bertanya pada Wang Yeo, apakah Wang Yeo pernah bertemu dengan Tuhan? Wang Yeo tak menjawab. Kim Shin pun penasaran, apakah Wang Yeo sekarang sedang bertemu Tuhan? Wang kesal. Dia kan sudah meminta Kim Shin untuk tidak bicara padanya. Tapi, bagaimana mungkin seorang malaikat maut sepertinya bisa bertemu Tuhan.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001772993_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001779711_thumb

“Aku pernah melihatnya.”

“Bagaimana rupanya?” tanya Wang Yeo penasaran.

“Dia kupu-kupu.”

Wang Yeo yakin pasti memang seperti itu. Karena Tuhan memberi larangan melukai bahkan pada kupu-kupu yang sedang lewat. Kim Shin bilang jika saja Tuhan membiarkan dia melihat wajahnya, paling tidak dia bisa menyalahkan Tuhan. Wang Yeo membenarkan.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001821581_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001825639_thumb

“Jika Tuhan hanya memberikan kesulitan yang bisa kau tangani, aku pikir dia terlalu berharap tinggi dariku.”

“Sulit kah?” tanya Wang Yeo iba.

“Jangan khawatir. Aku tidak akan menangis dalam pelukanmu.”

“Manusia melihatnya setiap waktu, tapi kita tidak bisa. Tidak sekalipun.”

***

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001856959_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001882414_thumb

Eun Tak bangun karena mendengar alarm ponselnya berbunyi. Beberapa saat kemudian dia baru ingat kalau dia ada di rumah Kim Shin. Eun Tak penasaran dengan sarapan yang akan mereka buat, dan apakah bahan-bahannya tersedia?

Eun Tak melihat ke sekeliling kamar dan menyadari sesuatu. Kim Shin punya segalanya, tapi kamar itu masih terasa sepi.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001897769_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001907495_thumb

Di dapur, Kim Shin dan Wang Yeo sedang memasak. Kim Shin memanggang daging, Wang Yeo sibuk meracik dressing salad. Eun Tak yang melihat mereka sangat senang. Dia selalu penasaran dengan kehidupan pria. Dan sudah lama sejak seseorang memasak untuknya. Tapi Kim Shin bilang dia tidak memasak untuk Eun Tak. Tentu saja. Mereka hanya masak untuk mereka sendiri. Eun Tak kecewa.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001915645_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001918597_thumb

Tapi akhirnya Eun Tak mendapatkan bagian. Eun Tak berterimakasih untuk makanannya. Sambil membawa piring kotor ke dapur, Eun Tak berkata bahwa mulai besok dia akan memasak sendiri dan akan mencuci baju sendiri. Kim Shin menanggapi kalau mereka biasanya memang seperti itu. Eun Tak lalu bilang bahwa biasanya orang yang tinggal di rumah sebesar itu, ada yang membantu pekerjaan rumah.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001938460_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001940759_thumb

Eun Tak kemudian berbalik dan terkejut melihat apa yang terjadi di depannya. Dua orang yang sedang beradu kompetisi menggerakkan pisau. Eun Tak pun sadar, karena itulah mereka tidak bisa mempekerjaan seseorang untuk membantu. Wang Yeo dan Kim Shin yang ketahuan segera menghentikan kompetisi.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001959090_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001969464_thumb

Eun Tak lalu memberitahu mereka bahwa dia menuliskan sesuatu. Dan dia berharap mereka memperhatikannya dengan baik. Eun Tak mengeluarkan catatan permohonannya.

“Satu. Aku berharap tidak akan turun hujan terlalu sering. Itu akan membuat orang-orang tidak nyaman, jadi tetaplah bahagia selama aku tinggal di rumah ini.” Ujar Eun Tak pada Kim Shin. Wang Yeo menunjuk-nujuk Kim Shin.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001971797_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_001986606_thumb

“Dua. Bicara padaku jika kau tidak senang dengan sesuatu. Aku harap kau tidak akan membawaku, berencana membawaku, atau memutuskan membawaku.” Ujar Eun Tak pada Wang Yeo. Gantian Kim Shin yang menunjuk-nunjuk Wang Yeo.

“Tiga. Dalam keadaan darurat, telepon aku. Jangan muncul tanpa pemberitahuan. Ji Eun Tak, 01012341234. Sebagai informasi, jangan menghubungiku saat dikelas, juga saat aku bekerja. Aku mematikan telepon di perpustakaan. Sekian.” Eun Tak menempel catatannya di kulkas dan permisi pergi ke sekolah tanpa memberi kesempatan bicara pada mereka berdua.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002001711_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002012908_thumb

Mereka kemudian melihat kembali catatan Eun Tak. Kim Shin bingung, sebenarnya Eun Tak ingin mereka menelepon atau tidak. Wang Yeo bahkan menduga Eun Tak memandang rendah mereka karena tidak punya ponsel.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002032149_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002034817_thumb

Mereka kemudian meminta Duk Hwa untuk membelikan ponsel. Wang Yeo dengan sukacita memilih ponsel yang warna hitam, dan emmberikan yang biru pada Kim Shin. Kim Shin bersikap cool, dia bilang pada Duk Hwa kalau Wang Yeo sngat gembira sekarang karena dia tidak pernah melihat ponsel sebelumnya. Kim Shin menyuruh Duk Hwa menjelaskan tentang ponsel itu pada Wang Yeo. Kim Shin merasa dia tidak perlu dijelaskan, dan jelaskan saja hanya pada Wang Yeo yang tidak pernah melihat ponsel. Wang Yeo membenarkan, Duk Hwa hanya jelaskan saja padanya. Kim Shin mengangguk masih dengan gaya cool-nya.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002045177_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002054624_thumb

Duk Hwa tak yakin Kim Shin bisa menggunakannya, itu adalah ponsel yang sangat pintar. Kim Shin masih berlagak cool, apa Duk Hwa pikir dia tidak menggunakan ponsel karena tidak bisa menggunakannya? Kim Shin merasa tidak perlu diberi penjelasan lebih.

Wang Yeo menanyakan tentang sebuah adegan di drama pada Duk Hwa yaitu tentang orang-orang yang bicara sambil melihat wajah satu sama lain. Kim Shin meledek, jika Wang Yeo begitu terdesak, harusnya Wang Yeo membeli ponsel 300 tahun yang lalu. Duk Hwa kehabisan kata-kata menghadapi kedua pamannya itu. Duk Hwa bilang dia akan mengajari Wang Yeo tentang itu nanti saja, dan sekarang mereka akan pergi ke playstore.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002063648_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002068931_thumb

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002072582_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002076043_thumb

Kim Shin segera bangun dan mengenakan mantelnya.

“Kenapa paman berdiri?”

“Kau bilang kita pergi ke play store.”

“Oh, iya.” Wang Yeo ikut berdiri.

“Jauh?” tanya Kim Shin pada Duk Hwa. Kim Shin bahkan kemudian menyuruh Wang Yeo untuk segera mengambil mantelnya. Dan Duk Hwa benar-benar kehabisan kata-kata. Kim Shin yang sok cool ternyata juga tidak paham dengan ‘play store’. XD

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002080792_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002094210_thumb

Wang Yeo menatap ponselnya di kamar. Dia kemudian mendapatkan telepon. Dari Kim Shin. Kim Shin juga dikamarnya. Dia melakukan video call dengan Wang Yeo. Kim Shin mengangkat ponselnya tinggi-tinggi. Kim Shin bingung tidak melihat wajah Wang Yeo, padahal katanya Wang Yeo ingin melakukan video call. Wang Yeo juga heran, kenapa dia tidak bisa melihat wajah Kim Shin. (Yaiyalaahh...ponselnya di taro di telinga!XD)

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002114507_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002125579_thumb

Kim Shin menyuruh Wang Yeo menjauhkan tangannya dari wajah. Seperti ini. Kim Shin menunjuk tangannya, yang pastinya Wang Yeo tidak bisa melihatnya.

Wang Yeo mencoba memahami intruksi Kim Shin dan menjauhkan ponselnya dari telinga.

Goblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002128601_thumbGoblin.E05.161216.HDTV.H265.720p-SS.mkv_002134495_thumb

Tapi tetap saja dia tidak bisa melihat Kim Shin. (Jelaslaahh..ponselnya disamping... haha..)

“Ah..ckckckc. Apa yang harus aku lakukan denganmu?” Kim Shin berdecak.

***

Bersambung ke bagian 2~

Komentar:

Kim Shin sepertinya tidak mau menunjukkan perasaan yang sebenarnya pada Eun Tak karena takut Eun Tak terluka saat dia meninggal nantinya. Eun Tak tampak kecewa dengan pengakuan Kim Shin yang terpaksa berkata mencintainya. Padahal sebenarnya tidak terpaksa. Dan disini Eun Tak masih belum paham maksud dari pengantin goblin sesungguhnya.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf komentar akan dimoderasi ya.. jadi gak akan langsung muncul di halaman post.. Dan pasti akan saya baca semua, walau tidak saya balas. XD