Introducing: Falling For Innocence

Image
Sinopsis (by Referense FFI Baidu, Chi-Eng trans by JadeCloud. Eng-Ina trans by mumuzizi):Ada seorang pria dengan masalah hati, hati yang dingin. Suatu hari, terjadi musibah yang mengerikan. Seperti sebuah keajaiban, dan dengan banyak keberuntungan dia menerima jantung baru. Dengan pengalaman masa lalu tentang cinta yang murni, polos dan sempurna. Dia menjadi seorang pria dengan hati yang hangat. Dan juga, percintaan yang tak pernah terbayangkan, ajaib dan seperti mimpi dimulai!

The Beauty Inside (K-drama) | Review Episode Terakhir

*Spoiler alert*

Drama The Beauty Inside adalah remake dari movie The Beauty Inside (2015). Dan movie-nya sendiri juga adalah remake dari American Sosial Film The Beauty Inside (2012).

Jika k-movie hampir sama dengan movie aslinya, yaitu tentang seorang pria yang berganti penampilan luar setiap hari setiap kali bangun tidur, maka di drama yang menjadi pemeran utamanya adalah wanita.

Satu lagi yang berbeda, di drama tokohnya tidak berganti penampilan luar setiap hari, melainkan setiap bulan dan dalam jangka waktu kurang lebih satu minggu. Itupun tidak berganti saat bangun tidur, tapi bisa kapan saja. Mungkin kalau dibuat setiap hari, untuk ukuran drama tidak memungkinkan kali ya.. kan episodenya juga panjang. XD

K-movie The Beauty Inside menjadi salah satu k-movie favorit. Selain karena ceritanya menarik, tentu saja karena ada Park Seo Joon yang menjadi salah satu pemeran utamanya (Hehe..), dan lumayan paling lama (karakter tidak tidur berhari-berhari).

Jujur untuk dramanya, saya suka tapi tidak terlalu berkesan. Entah karena saya yang sudah duluan nonton movie-nya sehingga tidak sesuai dengan ekspektasi saya, atau kenapa. Tapi Seo Hyun Jin dan Lee Min Ki bagus koq aktingnya. Hanya saja saat di awal episode, karakter Seo Do Jae mengingatkan saya pada karakter Nam Se Hee.. mirip. ^^

Di movie cerita hanya berpusat pada 2 tokoh utama saja, sedangkan drama banyak tokoh pendukung lainnya. Ya memang, inilah yang membedakan movie dan drama. Tapi movie-nya menguras begitu menguras emosi, sedangkan dramanya terasa ringan. Konflik antar tokohnya juga tidak beigitu berat. Semua masalah bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah.



Kembali ke review episode terakhir. Se Gye yang merasa bersalah pada Do Jae memutuskan untuk pergi menjauh, menghilang. Hal ini membuat Do Jae pun sedih.

Tapi ternyata Do Jae akhirnya mendapatkan kabar dari Woo Mi tentang dimana Se Gye bersembunyi dan bagaimana sesungguhnya Se Gye begitu merindukan Do Jae. Do Jae bahkan sempat datang tapi tidak menemui Se Gye. Dia hanya meninggalkan surat yang meminta Se Gye untuk menunggunya kembali. Do Jae takut Se Gye akan menangis jika melihatnya.





Do Jae pergi keluar negri untuk melakukan operasi. Dia memutuskan melakukan operasi dengan persen keberhasilan hanya 20% (10 tahun yang lalu hanya 5%). Beruntung Do Jae selamat dan penyakitnya sembuh. Dia sudah bisa mengenali orang lain seperti sebelum kecelakaan. Dengan kata lain di kembali normal.

Ketika kembali ke Korea, orang pertama kali ditemui Do Jae adalah ibunya. Aku suka nih writer-nim membuatnya seperti ini. Bagaimanapun juga yang paling “menderita” kan seorang ibu. Do Jae juga menemui Sa Ra.




Singkat cerita Se Gye dan Do Jae akhirnya kembali bersama.




Oya, Do Jae membawa semua foto Se Gye ke rumahnya. Saat Se Gye pergi dia ingin mengingat wajah Se Gye, tapi dia tidak tahu Se Gye pergi dengan wajah yang mana sehingga dia akhirnya membawa semua foto Se Gye.

Do Jae yang tahu passion Se Gye di akting memintanya untuk kembali ke layar lebar. Se Gye kembali syuting film dan menerima celaan orang lain karna dia dengan mudah kembali berakting setelah menyatakan pensiun.




Se Gye kemudian sibuk dengan kegiatannya sebagai aktor dan jarang sekali bertemu dengan Do Jae. Kerja keras Se Gye terbayar dengan diundang ke Cannes. Sebelum pergi ke Cannes, Do Jae bertunangan dengan Se Gye, berdua saja.




Mereka lalu pergi pantai. Disana Do Jae untuk pertama kalinya bilang “Ha Se Gye-ssi, saranghaeyo.”
(pertama kali bukan ya? Aku gak inget Do Jae pernah bilang gitu, ingetnya cuka bilang “suka” aja. XD)




Se Gye yang berdiri jauh dari Do Jae pun tersenyum dan berjalan mendekat. Lalu diperlihatkan berbagai wajah/penampilan luar Se Gye. Dan selesai. Tamat.
Cukup puas dengan adegan penutup drama ini yang (hampir) sama dengan movie-nya. 

Lalu bagaimana dengan karakter lain?



Eun Ho memutuskan untuk melanjutkan kuliah dan ingin menjadi hakim. Oya Eun Ho ini ternyata lulusan Fakultas Hukum di SNU. Sa Ra yang merasa posisinya terancam karena Eun Ho di kampusnya populer akhirnya mengajak Eun Ho untuk bertemu orang tua Eun Ho. Dalam pertemuan pertamanya itu Sa Ra langsung meminta ijin untuk menikahi Eun Ho. Eun Ho pun setuju. Dan orang tua Eun Ho pastinya setuju dong. Aku paling suka sama pasangan ini sebenarnya daripada tokoh utama, lebih menggemaskan. Hehe..



Woo Mi menikah dengan pacarnya yang tersembunyi. Kalau di drama sih dicerikan Se Gye dan yang lain pernah bertemu pacarnya Woo Mi, tapi tidak ditunjukan pada penonton. Woo Mi membagikan undangan di rumah Joo Hwan pada saat mereka kumpul bersama di pesta rumah baru. Pesta berakhir dengan Woo Mi dan Joo Hwan merasa kesal karena pasangan Se Gye-Do Jae dan Eun Ho-Sa Ra ber-lovey-dovey. XD



Joo Hwan? Dia akhirnya menjabat sebagai Direktur, bisa membeli rumahnya sendiri dan pastinya kenaikan gaji seperti apa yang dia cita-citakan. Oya Do Jae sekarang jadi Presiden di perusahaan. Joo Hwan sibuk sekali dan tidak suka Do Jae menggangunya.



Oya Yoo Ri sekarang jadi paranoid. Dia ketakutan pada semua orang yang ditemuinya setelah mendengar ancaman "pembunuhan" dari Se Gye. Jadi dia takut Se Gye berganti penampilan luar dan membunuhnya. XD



Secara keseluruhan jika membandingkan movie dan dramanya, saya lebih suka movienya dari segi alur cerita. Lebih terasa romantis.

Aku senang dengan Se Gye yang menerima dengan lapang dada cemoohan orang-orang padanya karena dia memutuskan kembali berakting setelah mengumumkan pensiun. Bagaimanapun juga saat itu dia memutuskan pensiun untuk Do Jae, dan sekarang dia kembali pun untuk Do Jae. Tidak ada yang salah dengan itu selama tidak merugikan orang lain. Lagipula sutradara film comebacknya saja senang dengan kehadiran Se Gye.

Aku juga suka dengan Do Jae yang tidak menyerah pada Se Gye. Dia tidak meminta Se Gye yang berjuang untuknya, dia tidak menyalahkan Se Gye yang pada akhirnya melarikan diri darinya. Tapi dia menunjukan cinta pada Se Gye dengan mengorbankan dirinya sendiri. Agar Se Gye bisa dengan percaya diri kembali padanya. Bahwa dia sakit bukan karena Se Gye, dan Se Gye tidak perlu merasa bersalah.

Movie dan drama The Beauty Inside sama-sama memberi pesan: cintai pasangan karena apa yang ada didalam hatinya (ketulusan, kebaikan, kehangatan, dsb), bukan penampilan luar. Jadi judul dari movie dan drama ini sudah sesuai dengan pesan yang disampaikan dalam alur cerita.
Untuk di drama pesan ini tidak hanya berlaku pada Se Gye dan Do Jae ya, tapi juga untuk Eun Ho dan Sa Ra.

Sekian. ^^

NB: Maaf ya masih terbatas tulisannya. Bingung.. baru pertama kali bikin review kayaknya. XD

Comments

Popular posts from this blog

Pinocchio Episode 20 – 2 (END)

Pinocchio Episode 2 - 1

Sinopsis MASTER’S SUN Episode 17 – 2 (end)